cover
Contact Name
Ahmad Rustam
Contact Email
ahmad.rustam1988@gmail.com
Phone
+6285399507330
Journal Mail Official
ahmad.rustam1988@gmail.com
Editorial Address
http://jurnal.ardenjaya.com/index.php/ajsh/1
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Arus Jurnal Sosial dan Humaniora
Published by Arden Jaya Publisher
ISSN : 28081447     EISSN : 28081307     DOI : 10.57250
Arus Jurnal Sosial dan Humaniora (AJSH) menerbitkan karya hasil penelitian dan kajian ilmiah pada ruang lingkup ilmu sosial dan ilmu humaniora diantaranya: antropologi, kajian bisnis, kajian komunikasi, tata kelola perusahaan, kriminologi, kajian lintas budaya, demografi, kajian ekonomi pembangunan, studi pendidikan dan etika, geografi sosial, studi manajemen teknologi informasi, hubungan industrial, hubungan internasional, studi hukum, studi media, ilmu politik, studi dinamika kependudukan, studi psikologi, studi administrasi publik, sosial kesejahteraan, studi agama dan linguistik. Nama terbitan berkala : Arus Jurnal Sosial dan Humaniora (AJSH) Bulan dan tahun pertama kali terbit : Agustus (2021) Edisi berlaku ISSN yang di ajukan : Vol. 1, No. 2, Aguatus (2021) Frekuensi terbitan : 3 Kali dalam Setahun Bahasa untuk artikel yang diterbitkan : Indonesia dan Inggris Media terbitan (cetak/elektronik) : Cetak dan Elektronik Alamat url terbitan : http://jurnal.ardenjaya.com/index.php/Ajsh
Articles 1,097 Documents
Pengaruh Pendampingan Baca Buku Kesehatan Ibu dan Anak terhadap Pengetahuan Ibu tentang Perkembangan Anak 1-3 Tahun di Wilayah Kerja UPTD Puskesmas Sigenti Tahun 2025 Mutmainnah; Andi Besse Tenri Luwu; Novianto; Rahmat Makmur; Muhammad Ikbal; Verawati
Arus Jurnal Sosial dan Humaniora Vol 5 No 3: Desember (2025)
Publisher : Arden Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57250/ajsh.v5i3.2230

Abstract

Latar belakang Buku Kesehatan Ibu dan Anak (KIA) merupakan panduan penting bagi orangtua dalam memantau dan menstimulasi tumbuh kembang anak. Buku ini telah di distribusikan di seluruh provinsi di Indonesia dan menyediakan informasi penting mengenai perawatan anak di rumah, yang berkontribusi pada peningkatan pengetahuan dan praktik orangtua terkait kesehatan anak. Meskipun distribusinya luas, banyak ibu yang masih belum memahami isi buku ini dengan baik, seperti yang terungkap dalam penelitian awal di wilayah kerja Puskesmas Sigenti. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh pendampingan baca Buku KIA terhadap pengetahuan ibu mengenai tumbuh kembang anak usia 1-3 tahun di wilayah Puskesmas Sigenti. Berdasarkan wawancara dengan 10 ibu, ditemukan bahwa pengetahuan mereka tentang tumbuh kembang anak masih terbatas, dimana banyak yang hanya menilai anak mereka sehat jika tidak ada keluhan penyakit. Kurangnya pemahaman ini menekankan perlunya penyebaran informasi dan edukasi yang lebih baik terkait Buku KIA. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah pendampingan baca dapat meningkatkan kesadaran ibu tentang tahapan perkembangan anak mereka. Hasil penelitian diharapkan dapat memberikan wawasan berharga untuk memperbaiki intervensi kesehatan anak dan mendukung tumbuh kembang anak yang optimal pada usia dini.
Analisis Kebijakan Pemutihan Pajak Kendaraan Bermotor pada Optimalisasi Pendapatan Asli Daerah di Provinsi Banten Widya Tiara Damayanti; Siti Nayla Rahmadani Nasution; Siti Khaila Mirza; Muhammad Fathan Pradypta; Naufal Hisyam Mulyadi; Nur Muhammad Iqbal
Arus Jurnal Sosial dan Humaniora Vol 5 No 3: Desember (2025)
Publisher : Arden Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57250/ajsh.v5i3.2231

Abstract

Pajak Kendaraan Bermotor (PPN) merupakan salah satu sumber Pendapatan Asli Daerah (PPN) yang paling signifikan di Indonesia, termasuk di Provinsi Banten. Namun, realisasi pendapatan PPN belum sepenuhnya optimal karena tingginya tunggakan pajak dan rendahnya kepatuhan wajib pajak, kondisi yang semakin diperparah oleh gangguan ekonomi akibat pandemi COVID-19. Sebagai respons, Pemerintah Provinsi Banten menerapkan kebijakan amnesti PPN melalui Keputusan Gubernur No. 286/2025 untuk mendorong penyelesaian tunggakan, meningkatkan kepatuhan, dan meningkatkan pendapatan daerah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi kebijakan amnesti PPN dan meneliti dampaknya terhadap optimalisasi Pendapatan Asli Daerah di Provinsi Banten. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan menggunakan data sekunder, analisis dokumen kebijakan, dan tinjauan studi empiris yang relevan. Data pendapatan PPN dan PPN (BBNKB) dari tahun 2020 hingga 2024 dianalisis untuk menilai hasil kebijakan. Temuan menunjukkan bahwa kebijakan amnesti pajak berdampak positif dan signifikan terhadap peningkatan pendapatan daerah dan pengurangan tunggakan pajak dalam jangka pendek, sekaligus berkontribusi pada pembaruan basis data kepemilikan kendaraan bermotor. Namun demikian, hasil penelitian juga menunjukkan bahwa efektivitas kebijakan tersebut tidak sepenuhnya berkelanjutan, karena program amnesti yang berulang berisiko menimbulkan moral hazard dan melemahkan disiplin wajib pajak jangka panjang. Studi ini berkontribusi pada literatur tentang kebijakan fiskal daerah dengan menyoroti pentingnya mengintegrasikan program amnesti pajak dengan layanan digital, penegakan hukum yang konsisten, dan komunikasi publik yang berkelanjutan. Temuan tersebut menyiratkan bahwa kebijakan amnesti pajak harus dirancang sebagai instrumen insidental dan dilengkapi dengan reformasi struktural untuk memastikan optimalisasi pendapatan yang berkelanjutan dan kepatuhan wajib pajak jangka panjang.
Tanggung Jawab Penyedia Platform (Marketplace) dalam Perdagangan Melalui Sistem Elektronik Yang Berbentuk User Generated Content Hilda Ersella; Nurhayani
Arus Jurnal Sosial dan Humaniora Vol 5 No 3: Desember (2025)
Publisher : Arden Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57250/ajsh.v5i3.2232

Abstract

Perkembangan perdagangan elektronik melalui marketplace berbasis user-generated content (UGC) membawa tantangan hukum terkait tanggung jawab penyedia platform atas beredarnya produk yang melanggar hak cipta oleh merchant. Meskipun Surat Edaran Kominfo No. 5 Tahun 2016 telah mengatur batasan tanggung jawab berdasarkan mekanisme notice and takedown, regulasi ini bersifat administratif dan tidak memiliki kekuatan mengikat secara hukum. Sementara itu, putusan Mahkamah Konstitusi No. 84/PUU-XXI/2023 menuntut tanggung jawab yang lebih proaktif dari marketplace, menciptakan ketegangan dengan kerangka regulasi yang ada. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tanggung jawab hukum penyedia platform atas pelanggaran hak cipta berdasarkan regulasi yang berlaku serta meninjau ulang kerangka tanggung jawab tersebut melalui perspektif Teori Hukum Responsif. Penelitian menggunakan metode hukum normatif dengan pendekatan perundang-undangan dan konseptual. Bahan hukum primer meliputi SE Kominfo No. 5 Tahun 2016, UU ITE, UU Hak Cipta, serta peraturan pelaksanaannya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tanggung jawab marketplace atas pelanggaran hak cipta saat ini bersifat terbatas, prosedural, administratif dan reaktif, dengan perlindungan yang bergantung pada kepatuhan terhadap mekanisme notice and takedown dalam waktu 14 hari. Analisis melalui Teori Hukum Responsif mengungkap perlunya pergeseran paradigma menuju tanggung jawab yang proaktif, proporsional, dan berbasis kapasitas teknologi. Studi ini merekomendasikan harmonisasi regulasi yang mengatur batasan tanggung jawab marketplace guna mendorong pembaruan regulasi yang komprehensif dan tegas demi memberikan kepastian hukum serta sanksi hukum yang tegas bagi marketplace yang lalai.
Pengembangan Destinasi Wisata Desa Bermi Eco Park Berbasis Community Based Tourism (CBT) Nourma Ulva Kumala Devi; Veronica Sri Astuti; Yunaz Farada Yudha; Dwi Fitri Megayana
Arus Jurnal Sosial dan Humaniora Vol 5 No 3: Desember (2025)
Publisher : Arden Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57250/ajsh.v5i3.2234

Abstract

Pengembangan Destinasi Wisata Desa Bermi Eco Park di Kabupaten Probolinggo merupakan upaya untuk membangun model pariwisata yang berkelanjutan dan inklusif melalui pendekatan Community-Based Tourism (CBT), di mana masyarakat lokal tidak hanya menjadi penerima manfaat, tetapi juga berperan sebagai pengelola utama dalam perencanaan, pengambilan keputusan, serta pengembangan inovasi wisata. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan prinsip-prinsip CBT dalam memperkuat kapasitas masyarakat, meningkatkan peran kelembagaan desa, serta menciptakan distribusi manfaat ekonomi yang lebih adil dalam pengelolaan destinasi wisata. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi pustaka, di mana data diperoleh dari berbagai sumber ilmiah seperti jurnal, buku, dan dokumen kebijakan, kemudian dianalisis melalui model interaktif yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan CBT di Bermi Eco Park masih menghadapi kendala seperti keterbatasan manajemen, rendahnya partisipasi masyarakat, dan kapasitas sumber daya manusia yang belum optimal. Meski demikian, terdapat potensi besar untuk mengembangkan wisata edukatif dan ekonomi kreatif berbasis potensi lokal. Sinergi antara kelembagaan desa, kelompok sadar wisata, dan masyarakat menjadi kunci keberhasilan dalam menjaga keseimbangan antara manfaat ekonomi, pelestarian alam, serta keberlanjutan budaya lokal. Penelitian ini memberikan kontribusi terhadap pemahaman mengenai pemberdayaan masyarakat desa dalam pembangunan pariwisata yang berkelanjutan, dengan menekankan pentingnya harmoni antara manusia, alam, dan budaya.
Peran Literasi Media Dalam Membentuk Etika Dan Komunikasi Digital Generasi Muda Ratna Sari; Choirunnisa Choirunnisa; M. Febiandri Satya Ananda; Ramadhani Utami Dewi
Arus Jurnal Sosial dan Humaniora Vol 5 No 3: Desember (2025)
Publisher : Arden Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57250/ajsh.v5i3.2236

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran literasi media dalam pembentukan etika komunikasi digital generasi muda, mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambat baik internal maupun eksternal dalam praktik komunikasi digital yang etis, serta merumuskan rekomendasi strategis pengembangan program literasi media di lembaga pendidikan dan komunitas digital. Penelitian ini menggunakan pendekatan campuran (mixed methods) yang mengkombinasikan metode kuantitatif dan kualitatif. Tahap kuantitatif dilakukan melalui survei terhadap 250 responden berusia 15–22 tahun untuk mengukur tingkat literasi media dan perilaku komunikasi digital, dengan analisis regresi sederhana guna mengetahui pengaruh literasi media terhadap etika komunikasi digital. Selanjutnya, tahap kualitatif dilakukan melalui wawancara mendalam dan focus group discussion (FGD) bersama guru, mahasiswa, serta praktisi literasi digital untuk menggali perspektif kontekstual dan pengalaman empiris, yang dianalisis menggunakan metode tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Berbagai temuan empiris menunjukkan bahwa kelompok usia muda mendominasi pelaku maupun korban pelanggaran etika komunikasi digital, yang mengindikasikan lemahnya literasi media sebagai kemampuan kritis dalam mengakses, memahami, mengevaluasi, dan memproduksi pesan digital secara bertanggung jawab. Kondisi ini menegaskan urgensi penguatan literasi media sebagai instrumen strategis dalam membentuk etika komunikasi digital generasi muda.
Efektivitas Instagram ADS dalam Meningkatkan Brand Awareness Umkm Kuliner (Studi Kasus: Kedai Kopi “Janji Jiwa” Cabang Bandung) Anggia Hasti Benjamin
Arus Jurnal Sosial dan Humaniora Vol 5 No 3: Desember (2025)
Publisher : Arden Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57250/ajsh.v5i3.2240

Abstract

  Perkembangan teknologi digital telah mendorong pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) untuk memanfaatkan media sosial sebagai sarana promosi yang efektif. Salah satu platform yang banyak digunakan adalah Instagram, khususnya melalui fitur Instagram Ads yang memungkinkan penargetan audiens secara spesifik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas Instagram Ads dalam meningkatkan brand awareness pada UMKM kuliner, dengan studi kasus Kedai Kopi Janji Jiwa Cabang Bandung. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif dengan pendekatan deskriptif dan asosiatif. Data dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner kepada konsumen yang pernah melihat iklan Instagram Kedai Kopi Janji Jiwa, serta didukung oleh observasi dan studi pustaka. Teknik analisis data meliputi uji validitas, uji reliabilitas, analisis regresi linier sederhana, uji t, dan koefisien determinasi untuk mengetahui pengaruh Instagram Ads terhadap brand awareness. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Instagram Ads berpengaruh positif dan signifikan terhadap peningkatan brand awareness. Aspek daya tarik visual, kejelasan pesan, frekuensi penayangan, serta ketepatan penargetan audiens menjadi faktor dominan yang memengaruhi tingkat pengenalan dan pengingatan merek di kalangan konsumen. Dengan demikian, Instagram Ads dapat dijadikan sebagai salah satu strategi pemasaran digital yang efektif bagi UMKM kuliner dalam memperluas jangkauan pasar dan memperkuat posisi merek di tengah persaingan yang semakin ketat.
Integrasi Budaya Kulisusu dalam Pembelajaran Tematik untuk Meningkatkan Nilai Sosial Emosional Siswa Sekolah Dasar di Buton Utara Acoci; Muhamad Iksan Iksan; Irwan
Arus Jurnal Sosial dan Humaniora Vol 5 No 3: Desember (2025)
Publisher : Arden Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57250/ajsh.v5i3.2243

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan integrasi budaya Kulisusu dalam pembelajaran tematik serta kontribusinya terhadap pengembangan nilai sosial emosional siswa sekolah dasar di wilayah Buton Utara. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus deskriptif. Subjek penelitian meliputi guru kelas dan siswa sekolah dasar. Data dikumpulkan melalui observasi pembelajaran, wawancara mendalam, dan studi dokumentasi, kemudian dianalisis secara interaktif melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan dengan menjaga keabsahan data melalui triangulasi teknik dan sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi budaya Kulisusu dilakukan secara kontekstual melalui pengaitan tema pembelajaran dengan pengalaman sosial siswa serta nilai-nilai budaya lokal, seperti kebersamaan, gotong royong, saling menghormati, dan musyawarah. Integrasi tersebut berdampak positif terhadap peningkatan keterlibatan belajar siswa dan pengembangan nilai sosial emosional, meliputi empati, kemampuan bekerja sama, pengelolaan emosi, serta rasa percaya diri dalam interaksi sosial. Namun, integrasi budaya lokal belum dilaksanakan secara sistematis dalam perencanaan pembelajaran tertulis dan masih bergantung pada inisiatif guru. Oleh karena itu, diperlukan penguatan perencanaan pembelajaran dan peningkatan kompetensi guru agar pembelajaran tematik berbasis budaya lokal dapat dilaksanakan secara berkelanjutan dan konsisten.
Rekonstruksi Kedudukan Hukum dan Wewenang Notaris sebagai Pejabat Umum dalam Sistem Hukum Civil Law di Indonesia Nanda Rahayu Haryadi
Arus Jurnal Sosial dan Humaniora Vol 5 No 3: Desember (2025)
Publisher : Arden Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57250/ajsh.v5i3.2262

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya ambiguitas terminologi antara status notaris sebagai jabatan publik yang bersifat statis-birokratis dengan tuntutan profesionalisme yang dinamis dalam sistem hukum Indonesia. Sebagai negara penganut Civil Law, Indonesia menempatkan notaris sebagai pejabat umum, namun dalam praktiknya sering kali disepadankan dengan profesi hukum murni sebagaimana di negara Common Law. Masalah utama yang dikaji adalah bagaimana kedudukan hukum, wewenang atribusi, serta kekuatan pembuktian akta notaris menurut Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2014 (UUJN). Penelitian ini menggunakan metode penelitian hukum normatif dengan pendekatan perundang-undangan (statute approach) dan pendekatan konseptual (conceptual approach). Hasil penelitian menunjukkan bahwa notaris memiliki kedudukan unik sebagai pejabat publik yang mandiri, tidak menerima gaji negara, namun menjalankan fungsi negara di bidang hukum perdata. Wewenang notaris bersifat atribusi yang mencakup pembuatan akta autentik, legalisasi, dan waarmerken. Akta yang dihasilkan memiliki kekuatan pembuktian sempurna (volledig bewijskracht) dan dilindungi asas praduga sah (presumptio iustae causa) selama memenuhi syarat formalitas Pasal 38 UUJN. Penelitian menegaskan bahwa profesionalisme notaris merupakan fondasi utama terciptanya kepastian hukum dalam hubungan perdata di Indonesia.
Analisis Tantangan Perlindungan Hak Cipta atas Karya Sastra AI Perspektif Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Pritha Arintha Natasaputri
Arus Jurnal Sosial dan Humaniora Vol 5 No 3: Desember (2025)
Publisher : Arden Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57250/ajsh.v5i3.2263

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kedudukan hukum serta tantangan perlindungan hak cipta terhadap karya sastra yang dihasilkan oleh kecerdasan buatan di Indonesia. Metode penelitian yang digunakan adalah yuridis normatif dengan pendekatan perundang-undangan dan konseptual. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta belum mengatur secara eksplisit status hukum karya sastra berbasis Kecerdasan buatan, sehingga menimbulkan ketidakpastian hukum terkait subjek pemegang hak cipta, hak moral, dan hak ekonomi. Oleh karena itu, diperlukan formulasi pengaturan hukum yang adaptif, baik melalui atribusi hak cipta kepada pihak yang memiliki kontribusi dominan maupun melalui pembentukan rezim perlindungan hukum khusus (sui generis), guna memberikan kepastian hukum terhadap karya sastra berbasis Kecerdasan buatan di Indonesia.
Evaluasi Kebijakan Bimbingan Teknis KPPS dalam Pemilu 2024 di Provinsi Bengkulu Acita Parenza Azisya; Sunarto; Harry Nenobais
Arus Jurnal Sosial dan Humaniora Vol 5 No 3: Desember (2025)
Publisher : Arden Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57250/ajsh.v5i3.2265

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kebijakan bimbingan teknis (bimtek) bagi Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) pada Pemilu 2024 di Provinsi Bengkulu dengan menitikberatkan pada efektivitas, efisiensi, kecukupan, pemerataan, responsivitas, dan ketepatan pelaksanaannya. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi, dan telaah dokumen kebijakan. Analisis data dilakukan menggunakan model evaluasi kebijakan William N. Dunn. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kebijakan bimtek KPPS memberikan kontribusi positif terhadap peningkatan pengetahuan dan keterampilan teknis petugas KPPS, khususnya dalam pemungutan dan penghitungan suara. Namun, masih ditemukan kendala berupa keterbatasan waktu pelatihan, variasi kualitas narasumber, keterbatasan anggaran, dan rendahnya partisipasi sebagian peserta. Secara umum, kebijakan ini dinilai cukup efektif, tetapi masih memerlukan penguatan dari sisi pemerataan kualitas pelatihan dan inovasi metode pembelajaran berbasis teknologi.