cover
Contact Name
Ahmad Rustam
Contact Email
ahmad.rustam1988@gmail.com
Phone
+6285399507330
Journal Mail Official
ahmad.rustam1988@gmail.com
Editorial Address
http://jurnal.ardenjaya.com/index.php/ajsh/1
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Arus Jurnal Sosial dan Humaniora
Published by Arden Jaya Publisher
ISSN : 28081447     EISSN : 28081307     DOI : 10.57250
Arus Jurnal Sosial dan Humaniora (AJSH) menerbitkan karya hasil penelitian dan kajian ilmiah pada ruang lingkup ilmu sosial dan ilmu humaniora diantaranya: antropologi, kajian bisnis, kajian komunikasi, tata kelola perusahaan, kriminologi, kajian lintas budaya, demografi, kajian ekonomi pembangunan, studi pendidikan dan etika, geografi sosial, studi manajemen teknologi informasi, hubungan industrial, hubungan internasional, studi hukum, studi media, ilmu politik, studi dinamika kependudukan, studi psikologi, studi administrasi publik, sosial kesejahteraan, studi agama dan linguistik. Nama terbitan berkala : Arus Jurnal Sosial dan Humaniora (AJSH) Bulan dan tahun pertama kali terbit : Agustus (2021) Edisi berlaku ISSN yang di ajukan : Vol. 1, No. 2, Aguatus (2021) Frekuensi terbitan : 3 Kali dalam Setahun Bahasa untuk artikel yang diterbitkan : Indonesia dan Inggris Media terbitan (cetak/elektronik) : Cetak dan Elektronik Alamat url terbitan : http://jurnal.ardenjaya.com/index.php/Ajsh
Articles 1,097 Documents
Autentik Personal Branding “Kak Seto” di Era Disrupsi Media Rina Juliastuti
Arus Jurnal Sosial dan Humaniora Vol 5 No 3: Desember (2025)
Publisher : Arden Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57250/ajsh.v5i3.2266

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana personal branding Kak Seto terbentuk dan dipertahankan di era disrupsi media. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif, serta teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa disrupsi media menghadirkan tantangan tersendiri dalam proses pembentukan dan pemeliharaan personal branding seseorang. Di tengah dominasi media digital, Kak Seto memilih untuk tetap menggunakan media konvensional sebagai sarana utama dalam menyampaikan gagasan dan aktivitasnya di dunia anak. Pilihan tersebut didukung oleh peran wartawan yang mengutip pendapat Kak Seto sehingga aktivitasnya tetap terekspos melalui berbagai pemberitaan di media online. Personal branding yang terbentuk merupakan hasil dari kecintaan Kak Seto terhadap anak-anak yang diwujudkan melalui aktivitas keseharian yang dilakukan secara konsisten. Hal ini sejalan dengan citra yang terbentuk di masyarakat, yaitu citra Kak Seto sebagai sahabat anak. Dengan demikian, pembentukan personal branding melalui media konvensional di era disrupsi media menjadi sebuah keunikan tersendiri, namun tetap mampu menghasilkan personal branding yang autentik dan kuat.
Peran Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) dalam Menginvestigasi Pelanggaran Hak Asasi Manusia di Indonesia Simon Yoel Waruwu; Iman Kristiani Gulo; Trio Yuvenus Zega; Yunelis Zalukhu; Ruth Lestari Zai; Suenti Vor Putri Gulo; Firdamai Yanti Waruwu; Pergawan Canofan Hulu; Hendrikus Otniel Nasozaro Harefa
Arus Jurnal Sosial dan Humaniora Vol 5 No 3: Desember (2025)
Publisher : Arden Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57250/ajsh.v5i3.2285

Abstract

Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) merupakan lembaga negara independen yang memiliki peran strategis dalam upaya perlindungan dan penegakan hak asasi manusia di Indonesia. Salah satu kewenangan utama Komnas HAM adalah melakukan investigasi terhadap dugaan pelanggaran hak asasi manusia, baik pelanggaran HAM biasa maupun pelanggaran HAM berat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran Komnas HAM dalam menginvestigasi pelanggaran HAM, mekanisme pelaksanaan investigasi, serta hambatan yang dihadapi dalam praktik. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian hukum normatif dengan pendekatan perundang-undangan, konseptual, dan studi kasus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Komnas HAM telah menjalankan peran investigatif melalui penerimaan pengaduan, penyelidikan lapangan, pemanggilan pihak terkait, dan pemberian rekomendasi. Namun, keterbatasan kewenangan yang bersifat rekomendatif menjadi hambatan utama dalam efektivitas penegakan HAM. Oleh karena itu, diperlukan penguatan kewenangan dan dukungan kelembagaan agar Komnas HAM dapat menjalankan fungsi investigasinya secara optimal.
Kepastian Hukum Bagi Investor Asing dalam Kerangka Bilateral Investment Treaty (Bit) : Menjamin Keuntungan Negara dalam Perspektif EODB Rian Fauzi Rahman
Arus Jurnal Sosial dan Humaniora Vol 5 No 3: Desember (2025)
Publisher : Arden Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57250/ajsh.v5i3.2291

Abstract

Penanaman Modal Asing (PMA) dalam konteks perjanjian internasional, hal ini menjadi sektor utama dalam membantu pertumbuhan ekonomi Negara. Penelitian ini membahas Kepastian hukum dan perlindungan hukum bagi Investor Asing di Indonesia dalam  konteks Bilateral Investment Treaty selanjutnya disebut dengan (BIT) : Menjamin Keuntungan untuk Negara dalam Perspektif Easy of Doing Bussines selanjutnya disebut dengan (EODB). Perlindungan hukum tersebut memainkan peran penting dalam menciptakan iklim investasi yang stabil dan dapat berkontribusi pada peningkatan kemudahan berusaha atau EODB suatu Negara. Penelitian ini akan membahas regulasi terkait Investasi di Indonesia yang menujukan kemajuan dalam bentuk inovasi digital yang dikembangkan oleh Pemerintah yang dinamakan dengan Online Single Submission (OSS) namun hal tersebut masih diwarnai oleh fenomena regulasi yang tumpang tindih, birokrasi kompleks, conflict of interest, sampai ketidakpastian hukum  yang akan berimbas kepada minat investor dalam menanamkan investasi di Indonesia, khususnya ketika ada sengketa hukum. Fokus utama terletak pada kepastian hukum dan perlindungan hukum bagi investor asing serta efektivitas regulasi Nasional dalam mendorong iklim investasi untuk mendorong pemeringkatan kemudahan berusaha dalam hal ini EODB dalam kerangka BIT. Penelitian ini akan menggunakan metode yuridis normatif dan konseptual sebagai landasan utama dalam menganalisis dampak BIT terhadap kepastian dan perlindungan hukum bagi investor asing apakah mampu berkontribusi terhadap keuntungan Negara dalam hal ini peningkatan ekonomi khususnya pemeringkatan EODB.
Person-Organization Fit, Kepemimpinan Transformasional, dan Kinerja Auditor: Peran Mediasi Kepuasan Kerja di BPK RI Apriyana; Gatot Hery Djatmika; Jubery Marwan
Arus Jurnal Sosial dan Humaniora Vol 5 No 3: Desember (2025)
Publisher : Arden Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57250/ajsh.v5i3.2292

Abstract

Penelitian ini menganalisis pengaruh Person-Organization Fit dan Kepemimpinan Transformasional terhadap Kinerja Auditor dengan Kepuasan Kerja sebagai variabel mediasi pada Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK RI). Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif eksplanatori terhadap 176 auditor, dengan analisis regresi linier berganda dan uji mediasi. Hasil menunjukkan bahwa Person-Organization Fit (β = 0,700; p < 0,001) dan Kepemimpinan Transformasional (β = 0,248; p < 0,001) berpengaruh signifikan terhadap Kepuasan Kerja. Person-Organization Fit berpengaruh signifikan terhadap Kinerja Auditor (β = 0,843; p < 0,001), sedangkan Kepemimpinan Transformasional juga berpengaruh signifikan terhadap Kinerja Auditor dengan arah koefisien regresi bernilai negatif (β = –0,183; p = 0,003). Kepuasan Kerja berpengaruh signifikan terhadap Kinerja Auditor (β = 0,519; p < 0,001) serta memediasi secara parsial pengaruh kedua variabel independen, ditunjukkan oleh penurunan koefisien langsung, peningkatan Adjusted R Square (0,388 menjadi 0,520), dan uji Sobel (Z > 1,96). Temuan ini menegaskan pentingnya kesesuaian nilai individu–organisasi dan peran Kepuasan Kerja dalam meningkatkan kinerja auditor sektor publik yang highly regulated.
Perlindungan Hukum terhadap Anak Korban Kekerasan Seksual dalam Rumah Tangga St. Fatmawati.L; Rifkah Anniza Rahman
Arus Jurnal Sosial dan Humaniora Vol 5 No 3: Desember (2025)
Publisher : Arden Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57250/ajsh.v5i3.2293

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Bentuk perlindungan hukum bagi anak korban tindak kekerasan seksual Dalam Rumah Tangga, di Kota Kendari Penelitian ini dilaksanakan di Kota Kendari, tepatnya pada Kantor Polresta Kendari dengan melakukan wawancara sekaligus mendapatkan dokumen-dokumen terkait dengan masalah dalam tulisan penulis. Wawancara dilakukan dengan mengajukan pertanyaan-pertanyaan yang relevan dengan topik yang diajukan. Pendekatan kedua adalah dengan memaparkan secara deskriptif berbagai hasil wawancara lalu melakukan analisis terhadap data tersebut. Hasil penelitian ini menunjukkan Perlindungan hukum bagi anak korban kekerasan seksual dalam rumah tangga di wilayah hukum Polresta Kendari telah berjalan dalam kerangka yang terstruktur melalui penegakan hukum, pelayanan berbasis psikososial, serta koordinasi lintas sektor. Polresta Kendari memainkan peran penting dalam memproses hukum pelaku, sementara Pemerintah Kota Kendari menyediakan fasilitas perlindungan dan pemulihan korban. Meski sistem sudah terbentuk, penguatan kapasitas aparat, peningkatan fasilitas layanan korban, dan edukasi publik tetap menjadi pekerjaan rumah yang harus terus diperjuangkan. Tujuan utamanya bukan hanya menghukum pelaku, tetapi memastikan bahwa anak sebagai korban memperoleh pemulihan menyeluruh agar dapat melanjutkan kehidupannya dengan aman, bermartabat, dan terlindungi secara hukum maupun sosial. Selain itu, evaluasi berkala terhadap implementasi regulasi dan peningkatan partisipasi komunitas dalam pengawasan kasus menjadi langkah lanjut yang penting untuk menciptakan perlindungan anak yang.
Pengaruh Kepemimpinan, Kualitas Pelayanan dan Komitmen Organisasi terhadap Kepuasan Masyarakat di Desa Rabak Kecamatan Rumpin Kabupaten Bogor 2020 Nopa Supensi; Lijan Poltak Sinambela
Arus Jurnal Sosial dan Humaniora Vol 5 No 3: Desember (2025)
Publisher : Arden Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57250/ajsh.v5i3.2294

Abstract

Aktivitas pelayanan dalam suatu organisasi atau lembaga seorang pemimpin akan sangat berperan dalam kelancaran kegiatan organisasi. Pelayanan dalam organisasi/Pemerintahan khususnya Kantor Desa dituntut untuk cepat dan tepat. Hal tersebut merupakan kewajiban yang harus dilakukan. Pelayanan yang dilakukan dengan cepat dan tepat waktu akan berdampak baik terhadap arah pelayanan yang diterapkan. Namun pada kenyataannya hal tersebut belum sepenuhnya bisa dilakukan di desa Rabak yang mana menjadi permasalahan penelitian ini dari hasil orbservasi yang terjadi dilapangan masih banyaknya masalah-masalah urusan admnistrasi yang dikeluhkan oleh masyarakat Desa Rabak. Seperti pengeluaran surat-menyurat yang dibutuhkan seringkali terkendala dengan perangkat desa yang tidak ditempat contoh seperti surat pengantar pembuatan Kartu Keluarga, Kartu Tanda Penduduk, Akta Kelahiran dan lain-lain yang seringkali terlambat. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui apakah terdapat Pengaruh Kepemimpinan, Kualitas Pelayanan dan Komitmen Organisasi Terhadap Kepuasan Masyarakat di Kantor Desa Rabak Tahun 2020 dan telah di uraikan dalam latar belakang penelitian dan di tuangkan kedalam empat hipotesis penelitian yang telah di rumuskan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dari ketiga variabel Kepemimpinan (X1)memiliki nilai 26,86%, Kualitas Pelayanan (X2) memilikinilai 51, 89% dan Komitmen Organisasi (X3) memiliki nilai 21,25%, dengan nilai Variabel Kualitas Pelayanan memiliki pengaruh paling besar terhadap Kepuasan Masyarakat berdasarkan hasil penelitian dilapangan dengan analisis deskriptif.
Pemanfaatan Sumber Daya Pesisir terhadap Kehidupan Ekonomi Masyarakat di Teluk Amurang Injilia Klarisa Kawet; Aksilas Dasfordate; Darmawan Edi Winoto
Arus Jurnal Sosial dan Humaniora Vol 5 No 3: Desember (2025)
Publisher : Arden Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57250/ajsh.v5i3.2295

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pemanfaatan sumber daya pesisir terhadap kehidupan ekonomi masyarakat di Teluk Amurang, serta mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi dinamika perekonomian masyarakat pesisir. Wilayah pesisir Teluk Amurang memiliki potensi sumber daya alam yang melimpah, seperti perikanan tangkap, budidaya laut, serta sumber daya non-hayati yang berpotensi meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode pengumpulan data yang meliputi wawancara mendalam dengan nelayan, pelaku usaha pengolahan hasil laut, dan tokoh masyarakat, serta observasi langsung di lapangan dan studi dokumentasi terhadap data instansi terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemanfaatan sumber daya pesisir, khususnya melalui kegiatan perikanan tangkap, pengolahan hasil laut, dan perdagangan hasil perikanan, memberikan kontribusi ekonomi yang cukup signifikan bagi masyarakat sekitar. Aktivitas tersebut menjadi sumber utama pendapatan dan lapangan kerja bagi sebagian besar penduduk pesisir. Namun demikian, keberlanjutan ekonomi masyarakat pesisir masih menghadapi berbagai tantangan, antara lain keterbatasan teknologi penangkapan dan pengolahan, akses yang minim terhadap modal usaha, kurangnya infrastruktur pendukung, serta menurunnya kualitas lingkungan akibat eksploitasi berlebihan dan pencemaran. Selain faktor-faktor ekonomi, aspek sosial dan budaya juga berpengaruh terhadap pola pemanfaatan sumber daya pesisir. Nilai-nilai tradisional, sistem gotong royong, serta pola kepemimpinan lokal memainkan peran penting dalam mengatur distribusi hasil dan menjaga keseimbangan sosial di masyarakat. Dengan demikian, peningkatan kesejahteraan masyarakat pesisir di Teluk Amurang memerlukan strategi pengelolaan sumber daya yang berkelanjutan, dukungan kebijakan pemerintah, serta penguatan kapasitas masyarakat dalam mengoptimalkan potensi pesisir secara berkeadilan dan ramah lingkungan.