cover
Contact Name
Elindra Ambar Pambudi
Contact Email
proceedingsphysical.ump@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
proceedingsphysical.ump@gmail.com
Editorial Address
Lembaga Publikasi Ilmiah dan Penerbitan (LPIP) Universitas Muhammadiyah Purwokerto Jl. KH. Ahmad Dahlan, PO BOX 202 Purwokerto 53182 Kembaran, Banyumas, Jawa Tengah
Location
Kab. banyumas,
Jawa tengah
INDONESIA
Proceedings Series on Physical & Formal Sciences
ISSN : -     EISSN : 28087046     DOI : https://doi.org/10.30595/pspfs.v2i.164
Core Subject : Engineering,
The Proceedings Series on Physical & Formal Sciences aims to publish proceedings from conferences on the scope: 1. Chemistry 2. Computer Science & Artificial Intelligence 3. Engineering & Energy 4. Materials Science 5. Physics & Astronomy 6. Agricultural & Biological Sciences
Articles 282 Documents
Analisis Bibliometrik Tren Riset Bidang Resolusi Konflik Usaha Pertanian dan Perikanan dalam Mewujudkan Pembangunan yang Berkelanjutan di Era Disruptif Sawitania Christiany Situmorang; Taufik Budhi Pramono; Januar Arfin Ruslan; Dira Asri Pramita
Proceedings Series on Physical & Formal Sciences Vol. 5 (2023): Prosiding Seminar Nasional Fakultas Pertanian dan Perikanan
Publisher : UM Purwokerto Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/pspfs.v5i.700

Abstract

Bibliometerik merupakan analisis pemetaan tren riset penelitian yang bertujuan untuk mengetahui trend riset resolusi konflik bidang pertanian dan perikanan dalam menghadapi tantangan pencapaian 17 poin agenda pembangunan yang berkelanjutan. Riset dilakukan pada bulan Maret-April 2023 menggunakan bantuan alat analisis Publish or Perish, Zotero, dan Vos Viewer. Data yang digunakan ialah publikasi internasional (scopus dan google scholar) sepanjang tahun 2012-2022. Data yang berhasil dikumpulkan dianalisis secara deskriptif kualitatif berdasarkan jumlah dan kata kunci yang telah ditentukan. Untuk menghindari terjadinya bias pada data dilakukan Refinement Of The Search Results dan Threshold keywords. Hasil riset menunjukkan bahwa jumlah publikasi mengalami peningkatan secara fluktuatif dan terbanyak dipublikasikan pada tahun 2017. Hasil visualisasi Vos Viewer menunjukkan bahwa peta perkembangan riset resolusi konflik pertanian dan perikanan terbagi menjadi 17 kluster yang terdiri dari 171 kata kunci, 67 kata kunci diantaranya berkaitan dengan bidang resolusi konflik pertanian dan perikanan dalam konteks pembangunan yang berkelanjutan. Adapun topik yang potensial dikembangkan adalah competence, mediation, IPV, local government, HRM, political settlement, inter-organizational knowledge, innovation, lower level authority, conflict resolution strategy, presence, cooperation, social attribute, dan conflict management strategy.
Analisis Keragaan dan Profitabilitas Usaha Pengrajin Gula Kelapa Cetak di Desa Sudimara Kecamatan Cilongok Sulistyani Budiningsih; Watemin Watemin; Teguh Marhendi
Proceedings Series on Physical & Formal Sciences Vol. 5 (2023): Prosiding Seminar Nasional Fakultas Pertanian dan Perikanan
Publisher : UM Purwokerto Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/pspfs.v5i.701

Abstract

Tujuan khusus yang ingin dicapai dalam kegiatan penelitian fundamental II ini adalah 1). Mengkaji keragaan pelaku usaha pengrajin gula kelapa cetak di Desa Sudimara Kecamatan Cilongok. 2) Mengetahui faktor pendorong dan penghambat pelaku usaha pengrajin gula kelapa cetak di Desa Sudimara Kecamatan Cilongok. Metode penelitian yang digunakan pada berupa survey dengan pendekatan FGD. Penetapan lokasi penelitian dilakukan secara sengaja (Purposive Area Sampling) di Desa Sudimara Kecamatan Cilongok Kabupaten Banyumas dengan pertimbangan di lokasi penelitian terdapat pengrajin gula kelapa sebagai pola nafkah utama. Jenis data yang digunakan pada penelitian berupa data primer dan data sekunder. Teknik penetapan responden dilakukan secara sengaja (Purposive Sampling) sebanyak 20 pelaku usaha pengrajin gula kelapa cetak, dengan 5 pedagang pengepul/tengkulak.Teknik pengolahan data penelitian dilakukan dengan pendekatan kualitatif menggunakan Interactive Model of Analysis dan kuantitatif dengan teknik statistik deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan keragaan pelaku usaha pengrajin gula kelapa cetak di Desa Sudimara Kecamatan Cilongok mencakup status kepemilikan pohon kelapa, sumber tenaga kerja, orientasi usaha, orientasi bekerjasama, orientasi berprestasi, proses perkembangan usaha gula kelapa cetak, produksi gula kelapa cetak, penggunaan teknologi bersifat konvensional/tradisional dan kemitraan dengan kelembagaan pemasaran. Nilai profitabilitas pelaku usaha pengrajin gula kelapa cetak menunjukkan hasil 64,20 persen, artinya setiap pemakaian input produksi sebesar Rp 1,00 maka akan menghasilkan keuntungan sebesar Rp 64,20. Dengan demikian pelaku usaha pengrajin gula kelapa cetak di Desa Sudimara Kecamatan Cilongok Kabupaten Banyumas masuk kategori menguntungkan karena memiliki nilai profitabilitas > 0.
Analisis Potensi Sumberdaya Perikanan Tahun 2019-2022 di Pulau Halmahera John Etry Ririhena; Edom Bayau; Baltazar Z Erbabley; Yuliana Natan
Proceedings Series on Physical & Formal Sciences Vol. 5 (2023): Prosiding Seminar Nasional Fakultas Pertanian dan Perikanan
Publisher : UM Purwokerto Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/pspfs.v5i.702

Abstract

Sumberdaya perikanan di pulau Halmahera memiliki potensi yang besar untuk dikembangkan demi kesejahteraan masyarakat sehingga menunjang ketahanan pangan. Penelitian ini bertujuan untuk Menganalisis potensi sumberdaya alam perikanan dan Faktor Penyebab naik turunnya potensi sumberdaya perikanan di Pulau Halmahera. Penelitian ini menggunakan Metode Kuantitatif. Dari data hasil olahan yang didapat jumlah luasan Ekosistem Terumbu karang tahun 2022 untuk Halmahera Barat 2.581,1 Ha, Halmahera Selatan 16.338,3 Ha, Halmahera Tengah 6.164,8 Ha, Halmahera Timur 5.333,6 Ha dan Halmahera Utara 5.206,6 Ha. Jumlah Luasan Ekosistem Lamun untuk Halmahera Barat 470,4 Ha, Halmahera Selatan 8.283,2 Ha, Halmahera Tengah 1.215,9 Ha, Halmahera Timur 2.447,5 Ha, dan Halmahera Utara 994,7 Ha. Jumlah Luasan Ekosistem Mangrove Tahun 2022 Halmahera Barat 3.696,1 Ha, Halmahera Selatan 17.843,7 Ha, Halmahera Tengah 2.730,8 Ha, Halmahera Timur 6.634,1 Ha, Halmahera Utara 3.270,6 Ha. Jumlah Hasil Perikanan Tangkap Tahun 2019 Halmahera Barat 16.637 Ton, Halmahera Selatan 65.284 Ton, Halmahera Tengah 22.762 Ton, Halmahera Timur 15.191 Ton, Halmahera Utara 28.659 Ton. Tahun 2020 Halmahera Barat 17. 494 Ton, Halmahera Selatan 52.951 Ton, Halmahera Tengah 23.782 Ton, Halmahera Timur 9.786 Ton dan Halmahera Utara 28.841 Ton. Sedangkan Tahun 2021 Halmahera Barat 25.675 Ton, Halmahera Selatan 53.812 Ton, Halmahera Tengah 23.006 Ton, Halmahera Timur 24.231 Ton dan Halmahera Utara 32.021 Ton. Jumlah Produksi Perikanan Budidaya Tahun 2020 dan 2021 Halmahera Barat 305,46 dan 307,76 Ton, Halmahera Selatan tidak ada, Halmahera Tengah tidak ada, Halmahera Timur 50,31 dan 50,14 Ton, dan Halmahera Utara Tidak ada. Faktor Kondisi ekosistem Terumbu Karang, Lamun dan Mangrove masih dalam kategori baik. Tren produksi perikanan tangkap tidak seimbang dikarenakan karna alat tangkap tergolong sederhana, Pasokan BBM yang kurang dan harga tinggi, kapal atau perahu dijadikan transportasi antar pulau. Sedangkan untuk produksi budidaya perikanan yang tidak seimbang karna masih skala lokal yang khusus konsumsi dan sisanya di jual, sehingga belum memenuhi target.
Bauran Pemasaran (Marketing Mix 4P) Rumah Ikan Dewa pada CV. Inyong Bing di Desa Karang Tengah, Kecamatan Cilongok, Kabupaten Banyumas Yahya Rahmadian; Yusuf Enril Fathurrohman
Proceedings Series on Physical & Formal Sciences Vol. 5 (2023): Prosiding Seminar Nasional Fakultas Pertanian dan Perikanan
Publisher : UM Purwokerto Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/pspfs.v5i.703

Abstract

Rumah Ikan Dewa CV. Inyong Bing di Desa Karang Tengah, Kecamatan Cilongok, Kabupaten Banyumas bergerak dalam bisnis perikanan yang sudah dirintis dan dimulai pada tahun 2010, hingga dilegalkan secara hukum pada tanggal 24, Desember 2018 sebagai CV (Commanditaire Vennootschap). Tujuan dari penelitian ini adalah untuk Untuk mengetahui bagaimana segmentasi, targeting dan Mengetahui marketing mix yang diterapkan Rumah Ikan Dewa CV. Inyong Bing. Jenis data meliputi data primer dan data sekunder. Pengumpulan data dilakukan dengan observasi, wawancara, dokumentasi dan pengumpulan data sekunder. Data dianalisis secara deskriptif dan kualitatif. Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa: (1) strategi segmentasi, Sebagian besar pembeli Ikan Dewa di Rumah Ikan Dewa ditujukan kepada komunitas - komunitas, organisasi pecinta lingkungan, dan pengusaha maupun penikmat Ikan Dewa. Target pemasaran pemasaran yang dilakukan meliputi pemasaran domestik dan pemasaran luar negeri, (2) Targeting, Rumah Ikan Dewa memiliki dua strategi targeting yaitu single segmen targeting dan defferentiated targeting strategy dengan memfokuskan pemasaran sebesar minimal 10 Ton Per tahun ke luar negeri dan memenuhi pasar domestik, (3) Bauran Pemasaran, Product (Produk) yang dikembangkan di Rumah Ikan Dewa CV. Inyong Bing merupakan Ikan Dewa domestik Indonesia. Price (Harga) yang ditawarkan terjangkau bagi pembeli domestik maupun konsumen luar negeri. Place (Tempat) memiliki lokasi yang sangat strategis yaitu berada di Karang Tengah dengan perairan yang sangat melimpah. Promotion (Promosi) yang diterapkan Rumah Ikan Dewa CV. Inyong Bing adalah melalui website resmi berbayar, yaitu www.IkanDewa.id yang terdapat salinan media media sosial seperti Instagram, facebook, dan youtube.
Estimasi Simpanan Karbon Hutan Mangrove di Pesisir Utara Pulau Cawan, Indragiri Hilir Tri Emrinelson; Trisla Warningsih
Proceedings Series on Physical & Formal Sciences Vol. 5 (2023): Prosiding Seminar Nasional Fakultas Pertanian dan Perikanan
Publisher : UM Purwokerto Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/pspfs.v5i.704

Abstract

Hutan mangrove memegang peran penting bagi kehidupan manusia serta lingkungan pesisir di sekitarnya, salah satunya adalah hutan mangrove sebagai penyerap CO2 dan penyimpan karbon. Pesisir Utara Pulau Cawan di Indragiri Hilir memiliki hutan mangrove yang tergolong baik, sehingga diperkirakan mampu menyerap dan menyimpan karbon lebih banyak. Penelitian ini bertujuan untuk mengestimasi nilai simpanan karbon pada tegakan (batang), karbon di bawah permukaan (akar), serasah dan sedimen hutan mangrove di Pesisir Utara Pulau Cawan, Indragiri Hilir. Metode penelitian menggunakan purposive sampling dengan menetapkan 5 stasiun pengamatan, masing-masing stasiun terdiri dari transek dengan 3 plot. Pengukuran biomassa batang dan akar mangrove menggunakan metode allometrik. Pengukuran biomassa serasah menggunakan metode penimbangan berat kering dan pengukuran karbon sedimen menggunakan metode Loss on Ignition (LOI). Berdasarkan hasil penelitian, rata-rata simpanan karbon tegakan (batang) sebesar 34,56 ton/ha, karbon di bawah permukaan (akar) sebesar 16,41 ton/ha, serasah sebesar 0,10 ton/ha, dan sedimen sebesar 32,91 ton/ha. Hasil penelitian menunjukkan bahwa simpanan karbon tegakan (batang) lebih dipengaruhi oleh rata-rata diameter batang, simpanan karbon dibawah permukaan (akar) lebih dipengaruhi oleh jumlah spesies mangrove yang ditemukan serta kondisi substrat yang berlumpur, simpanan karbon serasah dipengaruhi oleh tingginya kerapatan semak, dan simpanan karbon sedimen berhubungan erat dengan simpanan karbon akar yaitu dipengaruhi oleh jumlah spesies yang ditemukan.
Evaluasi Penggunaan Faktor Produksi pada Usahatani Jagung di Kecamatan Sumbang Kabupaten Banyumas Agus Suprapto; Hari Prasetyawadi; Wasito Wasito
Proceedings Series on Physical & Formal Sciences Vol. 5 (2023): Prosiding Seminar Nasional Fakultas Pertanian dan Perikanan
Publisher : UM Purwokerto Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/pspfs.v5i.705

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh faktor-faktor produksi terhadap produk jagung serta untuk menentukan kombinasi faktor-faktor produksi sehingga dicapai tingkat keuntungan yang maksimal dari jumlah produk rata-rata yang dihasilkan. Metode penelitian yang digunakan adalah metode survai dan teknik pengambilan sampelnya adalah Simple Random Sampling. Dari hasil perhitungan dalam penelitian pendahuluan diperoleh jumlah sampel sebanyak 37 orang petani responden. Hasil analisis fungsi Cobb Douglas menunjukkan bahwa faktor produksi luas lahan garapan dan tenaga kerja berpengaruh nyata dan positif terhadap produk jagung, faktor produksi pupuk berpengaruh nyata dan negatif terhadap produk jagung. Sedangkan faktor produksi bibit dan pestisida tidak berpengaruh nyata. Bentuk hubungan fisik antara faktor-faktor produksi dan produk jagung di daerah penelitian adalah Y = 10,9518 X10,5129 X3-0,2038 X50,5673. Berdasarkan analisis efisiensi pengggunaan faktor produksi, ternyata bahwa penggunaan luas lahan garapan, pupuk, dan tenaga kerja belum berada pada tingkat optimal. Penggunaan faktor produksi luas lahan garapan (X1), pupuk (X3), dan tenaga kerja(X5) di daerah penelitian akan memberikan keuntungan maksimal jika dikombinasikan dengan perbandingan X1 : X3 : X5 = 0,0015 : 1 : 0,0994. Untuk menghasilkan tingkat produksi tertentu di daerah penelitian (Y = 20,80 kuintal), kombinasi X1, X3, dan X5 dengan biaya minimal akan tercapai jika digunakan luas lahan garapan (X1) 0,62 hektar, pupuk (X3) 416,69 kilogram dan tenaga kerja (X5) sebanyak 41,43 hari kerja pria.
Identifikasi Penggunaan Faktor Produksi pada Usahatani Sayuran Pola Tumpangsari di Kelompoktani Ganda Arum I Desa Gandatapa Kecamatan Sumbang Kabupaten Banyumas Pujiati Utami; Susi Wardhani; Watemin Watemin; Wida Purwidianti
Proceedings Series on Physical & Formal Sciences Vol. 5 (2023): Prosiding Seminar Nasional Fakultas Pertanian dan Perikanan
Publisher : UM Purwokerto Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/pspfs.v5i.706

Abstract

Penelitian ini dilakukan di Kelompoktani Ganda Arum I Desa Gandatapa Kecamatan Sumbang Kabupaten Banyumas. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor produksi yang digunakan pada usahatani sayuran dengan pola tumpangsari. Kelompoktani Ganda Arum I merupakan salah satu kelompoktani yang ada di Desa Gandatapa dengan jumlah anggota aktif berjumlah 26 orang petani sayuran. Dari 26 orang petani tersebut, 8 orang petani melakukan kegiatan usahatani sayuran dengan pola tumpangsari. Kombinasi sayuran yang dibudidayakan dengan pola tumpangsari yaitu pakcoy-cabai besar dan pakcoy-cabai rawit. Faktor produksi yang digunakan pada usahatani tersebut yaitu penggunaan lahan pertanian milik petani dan sewa, penggunaan benih (pakcoy, cabai besar, cabai rawit), penggunaan pupuk (pupuk kandang, NPK, Phonska, Urea, KCL), penggunaan pestisida (Topdor, Sagribit, Demolis, Bercak Daun, Saporo, Emazo, Topsaid, dan lain-lain), penggunaan tenaga kerja (untuk pengolahan lahan, penyemaian, penanaman, pemupukan, pengendalian hama-penyakit, panen) dan penggunaan teknologi atau alat-alat pertanian (cangkul, arit, ember, tangki semprot, mulsa, gembor).
Inovasi Kelembagaan Pertanian dalam Mewujudkan Ketahanan Pangan Yennita Sihombing
Proceedings Series on Physical & Formal Sciences Vol. 5 (2023): Prosiding Seminar Nasional Fakultas Pertanian dan Perikanan
Publisher : UM Purwokerto Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/pspfs.v5i.707

Abstract

Kajian inovasi kelembagaan pertanian dalam mewujudkan ketahanan pangan merupakan hasil kajian terhadap data dan informasi sekunder dari berbagai sumber yang relevan. Tujuan yang ingin dicapai adalah mengetahui sejauh mana penerapan inovasi kelembagaan pertanian dalam mewujudkan ketahanan pangan, sehingga dapat disusun strategi pencapaian kelembagaan ketahanan pangan yang optimal. Pengkajian dilakukan dengan menggunakan data primer dan sekunder yang dianalisis secara kuantitatif dan kualitatif dengan menggunakan Metoda Desk Research. Sumber data dan informasi utama dalam bahasan ini adalah publikasi hasil kajian ketahanan pangan yang tersedia di pustaka dan penelusuran internet. Dari hasil pengkajian diperoleh kesimpulan bahwa kelembagaan pertanian termasuk kelembagaan petani berperan sangat penting dalam menentukan keberhasilan pembangunan pertanian di masa depan, dan memudahkan pemerintah dan pemangku kepentingan lainnya dalam memfasilitasi petani dalam berusahatani. Kelembagaan pertanian merupakan prasyarat mutlak teradopsinya inovasi teknologi secara berkelanjutan dalam pengembangan usahatani. Faktor yang berpengaruh terhadap kelembagaan petani adalah: dukungan pemerintah, keterlibatan aktif anggota lembaga tani, kemampuan SDM lembaga tani, kekuatan ekonomi lembaga tani, manajemen kelembagaan, sosial budaya masyarakat tani, sarana dan prasarana kelembagaan. Kelembagaan yang mendukung terwujudnya ketahanan pangan tidak terbatas pada kelembagaan formal yang memiliki legalisasi hukum, namun secara mendasar berkaitan dengan keberhasilan usahatani. Untuk mewujudkan kelembagaan ketahanan pangan yang optimal diperlukan strategi inovasi kelembagaan pertanian sehingga upaya pencapaian ketahanan pangan dapat terwujud.
Inventarisasi Jenis Ikan Hias dan Ancaman Invasifnya yang Dipasarkan di Kabupaten Purbalingga Lintang Cyan Nugraheni; Bangkit Wiranata; Lailatul Azmi Nugrahaeni; Taufik Budhi Pramono
Proceedings Series on Physical & Formal Sciences Vol. 5 (2023): Prosiding Seminar Nasional Fakultas Pertanian dan Perikanan
Publisher : UM Purwokerto Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/pspfs.v5i.708

Abstract

Ikan invasif menjadi faktor utama penyebab kerentanan ikan endemik di Indonesia dan bahkan menyebabkan kepunahan. Ikan invansif sebagaian besar dimulai dari adanya introduksi ikan hias ke perairan umum, penting untuk melakukan pendataan dalam rangka pengendalian ikan invasif di Indonesia Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi jenis-jenis ikan hias yang dijual di Kabupaten Purbalingga dan tingkat ancaman invasifnya.pada penelitian ini pengambilan data dilakukan dengan menggunkan Survei aktif secara purposive dilakukan dengan menggunakan kuesioner kepada toko penjual ikan hias di Kabupaten Purbalingga. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada 21 spesies ikan hias dari 20 yang diperdagangkan yang termasuk dalam kategori berbahaya atau berpotensi invasif. Para penjual ikan hias yang menjadi responden tidak mengetahui bahwa jenis-jenis ikan hias yang mereka jual termasuk invasif dan berpotensi invasif. Hal tersebut menimbulkan risiko tinggi dan bahaya yang serius bagi ekosistem air apa bila tidak di imbangi dengan pengetahuan ikan invasif. Pelepas liaran ikan invasif dapat mempengaruhi keseimbangan ekosistem, menurunkan keanekaragaman hayati, dan bahkan mengancam kelangsungan hidup spesies asli di perairan tersebut. Edukasi tentang bahaya ikan invasif perlu ditingkatkan, tidak hanya pada penjual tetapi juga pada pembeli agar mereka tidak melepaskan ikan tersebut ke perairan umum. Perlu adanya regulasi pemerintah yang ketat pada impor ikan hias dalam rangka mengendalikan ikan invasif di Indonesia, pendataan dan edukasi tentang bahayanya perlu ditingkatkan. Dengan meningkatkan kesadaran tentang bahaya ikan invasif, diharapkan masyarakat dapat mengurangi dampak negatifnya pada ekosistem perairan.Penelitian ini diharapkan dapat memberikan informasi penting bagi para penjual ikan hias dan juga otoritas yang terkait.
Keberadaan Ikan Jaguar (Parachromis managuensis) (Günther, 1867), di Bagian Tengah Sungai Klawing Kabupaten Purbalingga Jawa Tengah Saprudin Saprudin; Taufik Budhi Pramono; Taufiq Wahyu Prasetyo Aji; Bangkit Wiranata
Proceedings Series on Physical & Formal Sciences Vol. 5 (2023): Prosiding Seminar Nasional Fakultas Pertanian dan Perikanan
Publisher : UM Purwokerto Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/pspfs.v5i.709

Abstract

Tujuan Penelitian ini untuk mengetahui keberadaan ikan invasif yang termasuk kategori berbahaya di Sungai Klawing Kabupaten Purbalingga Jawa Tengah. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini metode survei langsung dan penangkapan ikan dibantu oleh nelayan setempat. Jenis-jenis ikan invasif yang diperoleh diidentifikasi menggunakan Keputusan Kepala Badan Karantina Ikan, Pengendalian Mutu, Dan Keamanan Hasil Perikanan Nomor 97/Kep-BKIPM/2020 Pemetaan Sebaran Jenis Ikan Bersifat Invasif Di Indonesia. Ikan jaguar (Parachromis managuensis) ditemukan sebanyak 6 ekor di daerah Desa Lamongan Kecamatan Kaligondang Kabupaten Purbalingga.Ikan jaguar (Parachromis managuensis) yang termasuk dalam kategori berbahaya telah ada di bagian tengah Sungai Klawing. Perlu dilakukannya sosialisasi dan pemahaman tentang jenis, bahaya ikan invasif terhadap lingkungan perairan kepada masyarakat.