cover
Contact Name
Venny Karolina
Contact Email
jurnalkpk@untan.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jurnalkpk@untan.ac.id
Editorial Address
UP4I FKIP Universitas Tanjungpura Jl. Prof. Dr. Hadari Nawawi, Pontianak, Kalimantan Barat
Location
Kota pontianak,
Kalimantan barat
INDONESIA
Jurnal Kajian Pembelajaran dan Keilmuan
Core Subject : Education, Social,
Journal of Kajian Pembelajaran dan Keilmuan (JKPK) is a peer-reviewed journal which focuses on topics related to education and science in various teaching and learning fields. JKPK invites researchers, lecturers, teachers from various levels such as elementary and secondary levels of education, school principals, school supervisors, and students of Bachelor/Postgraduate/Doctoral programs to publish their research reports or literature review articles. JKPK receive all manuscripts related to original empirical research, theoretical or methodological contributions, literature reviews, and meta analyses on the topics related to teaching and learning in various field such as: 1. Teaching and Learning Mathematics 2. Teaching and Learning Science 3. Teaching and Learning Social Science 4. Teaching and Learning Language and Literature 5. Teaching and Learning Art and Music 6. Teachers and pre-service teachers’ knowledge 7. Theory and Practice in learning 8. Classroom management 9. Education policy
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 204 Documents
PENGKONDISIAN NILAI KARAKTER NASIONALISME DALAM PEMBELAJARAN TEMATIK DI SEKOLAH DASAR Basuni, Bistari
Jurnal Kajian Pembelajaran dan Keilmuan Vol 5, No 1 (2021): April 2021
Publisher : Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (435.746 KB) | DOI: 10.26418/jurnalkpk.v5i1.48740

Abstract

Abstrak Nilai-nilai karakter pada pada sebagian besar siswa sesungguhnya ada dan sudah dimiliki, namun nilai karakter tersebut bisa saja terpendam dan terkikis oleh pengalaman kontkestual. Karenanya, selaku guru nilai-nilai karakter tersebut perlu dimunculkan (ditumbuhkan) dengan usaha dan upaya yang konsisten dan terbaca oleh peserta didik. Upaya lain yang dapat dilakukan pendidik, yaitu mengkondisikan nilai-nilai karakter dalam pembelajaran. Mengkondisikan nilai-nilai karakter dalam pembelajaran merupakan usaha sadar dan disengaja. Perlakuan seperti ini merupakan suatu ciri dalam pembelajaran yang perlu dimaksimalkan, agar memperoleh hasil yang berimbang. Mengkondisikan nilai-nilai karakter dalam pembelajaran dapat dilakukan dengan cara mengembangkan tujuan pembelajaran dalam karakteristik nilai-nilai karakter yang diharapkan. Berdasarkan paparan hasil dan pembahasan permasalahan tersebut dapat disimpulkan sebagai berikut: (1) pengkondisian karakter nasionalis oleh guru tergolong sedang atau biasa-biasa saja, perlu pembiasaan pada siswa agar pengkondisian karakter nasionalis dapat berjalan baik atau sangat baik; (2) tidak semua butir indikator karakter nasionalis untuk dapat direalisasikan. Kata Kunci: Mengkondisikan, Nilai-Nilai Karakter, dan Pembelajaran
ANALISIS KUALITAS PELAYANAN LABORATORIUM TERHADAP KEPUASAN MAHASISWA PENDIDIKAN BIOLOGI FKIP UNTAN Aryati, Eka
Jurnal Kajian Pembelajaran dan Keilmuan Vol 1, No 2 (2017): Oktober 2017
Publisher : Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (811.771 KB) | DOI: 10.26418/jurnalkpk.v1i2.24929

Abstract

AbstractThis research aimed to analyze student’s satisfaction on the quality of laboratory services in Biology Education. The exploratory research was used in this research. The subjects in this research are Biology Education’s students of FKIP Tanjungpura University. The data were collected using questionnaire with Likert scale. Data were analyzed to reveal the picture on the ground that were collected descriptively by interpreting the results of data processing through the tabulation. The results of this research are: (1) The level of students’s satisfaction to the services of laboratory/laboratory staff in the amount of 41.24% stated quite satisfied, 42.27% are satisfied, and 11.34% are very satisfied; (2) The level of students’s satisfaction to the service of lab assistant in the amount of 40.21% stated quite satisfied, 40.21% are satisfied, and 12.37% are very satisfied; (3) The level of students’s satisfaction to the equipment in the lab in the amount of 58.76% stated quite satisfied, 21.66% are satisfied, and 2.06% are very satisfied; (4) The level of students’s satisfaction to the lab materials in the amount of 52.58% stated quite satisfied, 22.68% are satisfied, and 2.06% are very satisfied; (5) The level of students’s satisfaction to the physical facilities and supporting laboratories in the amount of 46.39% stated quite satisfied, 22.68% are satisfied, and 5:15% very satisfied. Overall the level of student’s satisfaction to the laboratory services of Biology Education in FKIP Tanjungpura University is quite satisfied. Keywords: student’s satisfaction, laboratory services, quite satisfied.
MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPS TERPADU PESERTA DIDIK MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE JIGSAW PADA MATERI PERDAGANGAN INTERNASIONAL DI KELAS IX MTs. NEGERI KETAPANG Yulinda, Rita
Jurnal Kajian Pembelajaran dan Keilmuan Vol 2, No 2 (2018): Oktober 2018
Publisher : Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jurnalkpk.v2i2.38322

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan hasil belajar peserta didik setelah digunakan Model Pembelajaran Kooperatif  Tipe Jigsaw Pada Materi Perdagangan Internasional di Kelas IX MTs. Negeri Ketapang dengan metode penelitian deskriptif dan sampel penelitian kelas IX A MTs. Negeri Ketapang. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah  tes,  dan lembar observasi guru. Jenis tes yang digunakan adalah tes tertulis dalam bentuk subjektif (essay). Hasil Belajar siswa yang tuntas mengalami peningkatan. Dari 36 siswa yang ikut tes pada  Siklus I diperoleh hasil  yaitu 24 siswa tuntas (67%) dan yang tidak tuntas 12 siswa (33%). Hasil Siklus II yaitu 32 siswa tuntas (89%) dan 4 siswa (11%) tidak tuntas.  Aktivitas peneliti juga mengalami peningkatan yaitu 79,31% (siklus I) menjadi 93,97% (Siklus II). Sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat peningkatan hasil belajar peserta didik setelah diterapkan Model Pembelajaran Kooperatipe Tipe Jigsaw pada materi Perdagangan Internasional di Kelas IX MTs Negeri Ketapang. Kata Kunci: Pembelajaran Kooperatif, Jigsaw, Perdagangan Internasional, IPS  Terpadu
UPAYA PENINGKATAN PEMAHAMAN GURU DALAM MENYUSUN LAPORAN PTK MELALUI PEMBIMBINGAN TERFOKUS DENGAN PENDEKATAN KOLABORATIF Setiyadi, Imam
Jurnal Kajian Pembelajaran dan Keilmuan Vol 4, No 1 (2020): April 2020
Publisher : Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jurnalkpk.v4i1.40885

Abstract

AbstrakPenelitian Tindakan Sekolah (PTS) ini berangkat dari permaslahan yang ada dilapangan khususnya di sekolah binaan, judul penelitian adalah “Upaya Peningkatan Pemahaman Guru Dalam Menyusun Laporan Penelitian Tindakan Kelas Melalui bimbingan Terfokus Dengan Pendekatan Kolaboratif di Sekolah Binaan”. Penelitian ini dilaksanakan dengan tujuan sebagai berikut: (1) Secara umum, untuk meningkatkan pemahaman guru dalam menyusun laporan penelitian tindakan kelas, dalam rangka meningkatkan kualitas proses pembelajaran. (2) Secara khusus, untuk mendeskripsikan penerapan bimbingan terfokus dengan pendekatan kolaboratif dalam meningkatkan pemahaman dan kemampuan guru menyusun laporan penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan oleh peneliti di sekolah binaan. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan angket dan penilaian laporan hasil penelitian tindakan kelas dari guru yang menjadi subjek penelitian. Penelitian ini dilaksanakan dalam dua periode siklus tindakan, dengan menerapkan penjelasan secara kelompok dan bimbingan individu, dengan subyek penelitian 2 sekolah yang terdiri dari 11 orang guru di wilayah Sekolah binaan di Kabupaten Ketapang. Dari hasil penelitian tindakan sekolah terbukti adanya peningkatan pemahaman yaitu : Sebelum diberi penjelasan skor pemahaman guru 2,2 naik menjadi 3,4 setelah bimbingan secara kelompok, dan pada pembimbingan individu naik menjadi 3,57. Oleh karena itu dengan tidak memperhatikan kemungkinan lain yang bisa terjadi, maka hipotesa tindakan penelitian ini dapat diterima kebenarannya.Kata kunci: Kemampuan Guru, Penelitian Tindakan Kelas, Pembimbingan Terfokus, Pendekatan Kolaboratif.
MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE JIGSAW UNTUK MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR BAHASA INDONESIA SISWA SMPN 1 BINTAN Widiastuty, Ninik Eka
Jurnal Kajian Pembelajaran dan Keilmuan Vol 4, No 2 (2020): Oktober 2020
Publisher : Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jurnalkpk.v4i2.43113

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan prestasi belajar bahasa Indonesia siswa pada materi cerita fantasi. Usaha meningkatkan prestasi belajar siswa dilakukan dengan menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe jigsaw. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (action reserach). Terdiri dari dua siklus yang meliputi: perencanaan tindakan, pelaksanaan tindakan, obsevasi dan refleksi. Subjek penelitian adalah siswa kelas VII G SMP Negeri 1 Bintan yang berjumlah 31 siswa. Penelitian dilaksanakan pada semester I tahun ajaran 2019-2020. Untuk mengumpulkan data hasil penelitian digunakan tes prestasi belajar dan untuk menganalisis datanya digunakan analisis deskriptif kualitatif. Dilihat dari hasil evaluasi yang telah dilakukan terjadi peningkatan dari data awal dengan rata-rata 63,87, ketuntasan belajar 41,94%, pada siklus I rata-ratanya 68,87 meningkat menjadi 77,10 dengan ketuntasan belajar 83,87%, dengan demikian dapat disampaikan simpulan bahwa penerapan model pembelajaran kooperatif tipe jigsaw dapat meningkatkan prestasi belajar peserta didik. Kata kunci: Model Pembelajaran Tipe Jigsaw, Prestasi Belajar
PENGGUNAAN FILM DOKUMENTER SEBAGAI SUMBER BELAJAR DALAM PROSES PEMBELAJARAN IPS SEJARAH DI SMP KETAPANG Sukraningsih, Juwarsi
Jurnal Kajian Pembelajaran dan Keilmuan Vol 5, No 1 (2021): April 2021
Publisher : Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jurnalkpk.v5i1.48735

Abstract

Abstrak Penelitian ini fokusnya adalah Penggunaan Film Dokumenter sebagai Sumber Belajar pada Proses Pembelajaran Sejarah di SMP Negeri 5 Magelang, antara lain adalah, (1) Keefektifitasan penggunaannya, (2) Kondisi Sarana dan Prasarana penunjang, (3) Tanggapan dan Apresiasi Guru, (4) Kendala dan Upaya dalam mengatasi masalah yang timbul dari penggunaan Film Dokumenter pada Pembelajaran Sejarah. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui (1) Keefektifitasan penggunaannya, (2) Kondisi Sarana dan Prasarana penunjang, (3) Tanggapan dan Apresiasi Guru, (4) Kendala dan Upaya dalam mengatasi masalah. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan September s.d. November 2019. Film dokumenter sendiri dapat digunakan sebagai salah satu sumber belajar mata pelajaran IPS yang dapat membawa dampak positif dalam proses pembelajaran yang dapat menumbuhkan motivasi belajar siswa. Selain untuk menumbuhkan motivasi belajar siswa, penggunaan film documenter juga diharapkan untuk memudahkan siswa dalam memahami materi yang disampaikan oleh guru. Penggunaan film dokumenter dalam kegiatan pembelajaran IPS juga menuntut guru untuk mencari film-film documenter yang menarik dan sesuai dengan materi agar tujuan pembelajaran dapat tercapai. Kata Kunci : Film Dokumenter, Sumber Belajar, Pembelajaran Sejarah
APPLICATION OF THE INQUIRY MODEL ON SCIENCE LEARNING OF VIBRATION AND WAVES Sudaryani, Tati
Jurnal Kajian Pembelajaran dan Keilmuan Vol 5, No 2 (2021): Oktober 2021
Publisher : Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jurnalkpk.v5i2.50236

Abstract

AbstractThis study aims to obtain an increase in the learning activities of class VIII A students of SMP Negeri 5 Sungai Raya in the 2018/2019 academic year. Student learning activities in science learning material Vibration and Waves using the Inquiry Model in class VIII A SMP Negeri 5 Sungai Raya have increased every cycle, it can be seen from the level of student learning completeness per cycle, namely in cycle 1 based on the results of the pre test, the score is obtained the highest is 86.6 and the lowest value obtained is 46.6. The average pre-test value of the experimental class was 68.23. Meanwhile, based on the results of the post test, the highest score was 93.3 and the lowest score was 66.6. The average post-test score for the experimental class was 82.03. Then in cycle 2 based on the results of the pre test, the highest score was 100 and the lowest score was 53.3. The average value of the experimental class pre test is 77.21. Based on the results of the post test, the highest score was 100 and the lowest score was 86.6. The average post-test score for the experimental class was 97.92. There is a very significant change in the increase in student learning activities between the pre-test and post-test. Based on the Minimum Completeness Criteria (KKM) the percentage of students has increased.  Keywords: Inquiry Model, Student Learning Activities
POLA PERILAKU PENELUSURAN INFORMASI MAHASISWA DI ERA DIGITAL NATIVE Latifa Hanum, Atiqa Nur
Jurnal Kajian Pembelajaran dan Keilmuan Vol 1, No 2 (2017): Oktober 2017
Publisher : Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jurnalkpk.v1i2.25267

Abstract

Abstract Human behavior in searching different information but can establish a pattern that can be known the model search. In the case of this study, the focus is the behavior of students in searching information to meet the learning needs on campus. Exploratory research methodology with a quantitative approach. Collecting data through distributing questionnaires to 93 respondents to the survey technique as the primary data and conducting interviews as secondary data. Data analysis techniques performed by regression analysis model tiered or SEM (structural equation modeling) with Partial Least Square approach using tools SmartPls 2.0 and SPSS program to test for normality of data. The results showed that the characteristics of all respondents belonging to the Internet generation (net generation) or better known as a digital native with instant information search behavior patterns and digital in meeting information needs. Amounting to 68.82% of respondents chose the resources in the form of electronic media format as a medium of learning than the printed media. Amounting to 62.37% of respondents prefer to access information to support their learning tasks derived from internet and as much as 54.84% using the smartphone as a support tool accessing such information. In conclusion digital native generation tend to like information search patterns that come into contact with technology, is fast and easy, and like source of information in electronic media. Thus forming the pattern of searches ranging from needs information analysis (task/add insight) – environment (economic) - access location (internet/library) – selection (source of relevant information). Keywords: behavior, information retrieval, digital native
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN INKUIRI BERKELOMPOK UNTUK MENINGKATKAN MOTIVASI DAN HASIL BELAJAR IPA SISWA SD Andriani, Lisa
Jurnal Kajian Pembelajaran dan Keilmuan Vol 2, No 1 (2018): April 2018
Publisher : Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jurnalkpk.v2i1.38082

Abstract

AbstrakPenelitian ini dilatarbelakangi rendahnya hasil belajar siswa dalam matapelajaran IPA. Setelah dikaji dari beberapa sumber informasi, penyebabnya diantaranya yakni rendahnya motivasi belajar siswa. Perlu suatu upaya untuk meningkat motivasi belajar siswa, yakni dengan model pembelajaran inkuiri secara berkelompok. Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan motivasi belajar IPA siswa kelas VI SDN 06 Nyiur Melambai Jawai Selatan. Metode penelitian yang dilakukan yakni deskriptif kualitatif berupa Penelitian Tindakan Kelas. Proses kegiatan pembelajaran pada setiap siklus mengalami peningkatan dengan metode inkuiri secara berkelompok siswa dikelas VI A SDN 6 Nyiur Melambai  lebih termotivasi untuk mengikuti pelajaran IPA. Terdapat peningkatan motivasi instrinsik dalam pelajaran IPA dengan menggunakan metode inkuiri  di Kelas VI A Sekolah Dasar Negeri 6 Nyiur Melambai dari baseline 18% ke siklus II 80% sebesar  62%  dengan demikian kenaikan motivasi instrinsik termasuk kategori tinggi. Terdapat peningkatan motivasi ekstrinsik dalam pelajaran IPA dengan menggunakan metode inkuiri   di Kelas VI A Sekolah Dasar Negeri 6  Nyiur Melambai dari baseline 28% ke siklus II  73% sebesar  45%  dengan demikian kenaikan motivasi instrinsik termasuk cukup tinggi. Kata Kunci:  Model Pembelajaran Inkuiri Berkelompok, Motivasi Belajar, Hasil Belajar
UPAYA KEPALA SEKOLAH TERHADAP KINERJA GURU STUDI KASUS DI SMP N 4 KETAPANG Sukarmin, Sukarmin
Jurnal Kajian Pembelajaran dan Keilmuan Vol 4, No 1 (2020): April 2020
Publisher : Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jurnalkpk.v4i1.40880

Abstract

AbstrakPenelitian ini difokuskan: 1. Strategi apa saja yang dilakukan oleh kepala sekolah dalam meningkatkan profesionalisme guru di SMPN 4 Ketapang. 2. Faktor apa saja yang menjadi kendala dan pendukung dalam peningkatan profesionalisme guru di SMPN4 Ketapang. 3. Upaya yang dilakukan kepala sekolah dalam menangani faktor kendala peningkatan profesionalisme guru di SMPN 4 Ketapang Kabupaten Ketapang. Metode penelitian yang dipakai dalam penelitian ini adalah rancangan kualitatif dengan metode pengambilan data melalui wawancara, observasi dan dokumentasi. Berdasarkan hasil penelitian maka peneliti memberikan saran-saran kepada Kepala sekolah agar tetap berpegang teguh dalam melaksanakan peran kepemimpinannya sebagaimana yang telah dikembangkannya sekarang ini, peningkatan kinerja tenaga pendidik secara terus menerus diupayakan dengan semangat kekeluargaan, kebersamaan, dan keteladanan karena tercapainya tujuan pendidikan yang baik sangat tergantung dari hasil kerja dari para tenaga pendidik. Para tenaga pendidik agar senantiasa meningkatkan disiplin dan menunjukkan etoskerja yang maksimal agar permasalahan-permasalahan yang dihadapi tidak dijadikan alasan untuk berkinerja yang rendah. Dinas Pendidikan Kabupaten Ketapang diharapkan dalam melaksanakan rekrutmen kepala sekolah agar lebih didasarkan pada prosedur dan peraturan yang sesuai dengan peraturan perundang-undangan yakni harus memenuhi persyaratan-persyaratan administrasi seperti kepangkatan, masa kerja, berkedudukan sebagai tenaga fungsional, berlatar belakang pendidikan, berpengalaman, berkelakuan baik, dan loyal terhadap negara Indonesia.Kata Kunci: Meningkatkan, Kinerja Guru, Studi Kasus, Upaya Kepala Sekolah.

Page 6 of 21 | Total Record : 204