cover
Contact Name
Rudy Pramono
Contact Email
rudypramono@gmail.com
Phone
+6285171561966
Journal Mail Official
registration@pkm-csr.org
Editorial Address
LPPM Universitas Pelita Harapan, Tangerang Banten
Location
Kota tangerang,
Banten
INDONESIA
Prosiding Konferensi Nasional PKM-CSR
ISSN : -     EISSN : 26553570     DOI : https://doi.org/10.37695/pkmcsr.v4i0
Prosiding PKM-CSR merupakan rangkuman hasil Konferensi Nasional Pengabdian kepada Masyarakat dan Corporate Social Responsibilty (PKM-CSR) yang diselenggarakan setiap tahun oleh kolaborasi beberapa Perguruan Tinggi yaitu Universitas Multimedia Nusantara (UMN), Universitas Pelita Harapan (UPH), Swiss German University (SGU), Universitas Sebelas Maret (UNS), Universitas Pradipta, Universitas Wijaya Putra (UWP), Universtas Lambung Mangkurat (ULM) dan Tahun 2021 bekerjasama dengan Universitas Dyana Pura Bali (Undhira) sebagai Co Host. Prosiding PKM-CSR memuat artikel mengenai kegiatan pengabdian kepada masyarakat dan corporate social responsibility, dengan topik sebagai berikut : Teknologi Tepat Guna Teknologi Komunikasi dan Informasi Kesehatan Ekonomi Pendidikan Lingkungan dan Kebencanaan
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 1,496 Documents
PENGUATAN KARAKTER DAN KEPEMIMPINAN KRISTEN PESERTA DIDIK MELALUI LDKK DI SMP ERENOS Silitonga, Roedy
Prosiding Konferensi Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat dan Corporate Social Responsibility (PKM-CSR) Vol 8 (2025): Penguatan Ekonomi Masyarakat Berbasis Ekologis untuk Mencapai Keberlanjutan Menuju Ind
Publisher : Asosiasi Sinergi Pengabdi dan Pemberdaya Indonesia (ASPPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37695/pkmcsr.v8i0.2731

Abstract

Christian Leadership Training (LDKK) is an integral part of character education that begins in the family, church, and school. The basic principle is to prepare students to be responsible, servant leaders who are rooted in the knowledge of God. The goal is to discover, train, and develop the leadership potential of students so that they are equipped to be future leaders who emulate Christ. At Erenos Junior High School, this program is implemented through a combination of LDKK and Community Service (PKM) held by lecturers, emphasizing the value of humility in accordance with the principle of “He must increase” (John 3:30). The activities took the form of leadership training, spiritual guidance, and service activities that took place on Wednesday, October 23, 2024, in Lubana Sengkol, South Tangerang, and were attended by 132 students. The expected outcome is the creation of a generation of Christian leaders who know God personally and are committed to spiritual, academic, and social life. The findings of the activity show that students are becoming more aware of their identity as children of God and understand their calling to lead with love and godly character in their daily lives.
TRANSFORMASI PENGAJARAN DI SEKOLAH: PELATIHAN METODE BELAJAR AKTIF UNTUK GURU DALAM MENINGKATKAN KETERLIBATAN DAN MOTIVASI BELAJAR SISWA DI SMPTK DAN SMTK PRESBITERI BALI Bolang, C. Mathilda V.
Prosiding Konferensi Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat dan Corporate Social Responsibility (PKM-CSR) Vol 8 (2025): Penguatan Ekonomi Masyarakat Berbasis Ekologis untuk Mencapai Keberlanjutan Menuju Ind
Publisher : Asosiasi Sinergi Pengabdi dan Pemberdaya Indonesia (ASPPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37695/pkmcsr.v8i0.2732

Abstract

Student engagement and learning motivation play a crucial role in enhancing the quality of education while preventing low academic achievement and the risk of dropout. Within the context of Generation Z, who were born in the digital era, students possess unique characteristics as visual learners with shorter attention spans, a preference for interactive learning, and a strong need for meaningful learning experiences. These conditions require teachers to adopt more relevant instructional strategies, one of which is active learning, which has been shown to enhance student motivation and engagement. This community service program was implemented at SMPTK and SMTK Presbiteri Bali, involving 11 teachers in three training sessions: (1) understanding the characteristics of Generation Z students, (2) a workshop on the application of active learning, and (3) a reflective post-implementation discussion. Descriptive analysis indicated an increase in the average scores of student engagement and motivation, rising from 208.3 to 215.9 after the program. However, the paired samples t-test revealed that the difference in scores before and after the program was not statistically significant, t(8) = -1.509, p = 0.170 (p > 0.05). Nevertheless, qualitative evaluations revealed that teachers felt supported, more confident, and motivated to enrich their instructional strategies. These findings highlight the importance of practice- and case-based teacher training conducted continuously to strengthen the implementation of active learning in addressing the educational needs of Generation Z.
LITERASI STATISTIK DAN IMPLEMENTASINYA PADA OPTIMALISASI MICROSOFT EXCEL DALAM PEMBUATAN DAN PENGELOLAAN BANK SOAL WIJAYA, ANDREAS RONY; Nirwana, Muhammad Bayu; Ferawati, Kiki; Pratiwi, Hasih; Respatiwulan, Respatiwulan; Handayani, Sri Sulistijowati; Susanti, Yuliana; Agustin, Frencilia Paulina; Hartanto, Aqila Khansa; Wardati, Bilqies Syafina
Prosiding Konferensi Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat dan Corporate Social Responsibility (PKM-CSR) Vol 8 (2025): Penguatan Ekonomi Masyarakat Berbasis Ekologis untuk Mencapai Keberlanjutan Menuju Ind
Publisher : Asosiasi Sinergi Pengabdi dan Pemberdaya Indonesia (ASPPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37695/pkmcsr.v8i0.2733

Abstract

In today’s digital era, the integration of technology in education has become increasingly important. One key aspect that can be enhanced through technology is its application in teaching and learning activities. The use of technology enables the learning process to become more efficient. One such technology that can be applied is Microsoft Excel. Traditionally, Excel has been widely recognized as data processing software. In Karanganyar Regency, particularly within the Mathematics Teachers’ Working Group Forum (MGMP Matematika), teachers already possess basic skills in using Excel. Strengthening statistical literacy through the use of Excel among teachers is expected to improve the quality of teaching, enabling them to better understand, analyze, and present data. Until now, in the preparation and development of question banks, many teachers have created exam questions manually without taking advantage of technological tools. In fact, Excel provides features that can assist teachers in designing question banks in a more systematic, efficient, and organized manner. These features include the creation, categorization, and analysis of questions. As a discipline focused on data collection, analysis, and data-driven decision-making, statistics plays a vital role in enhancing society’s understanding of quantitative information. To promote statistical literacy, the Statistics and Data Science Research Group in the Field of Environment and Health, Department of Statistics, Faculty of Mathematics and Natural Sciences, Universitas Sebelas Maret, organized a community service program in the form of training for junior high school teachers in Karanganyar through the MGMP Matematika forum. The training aimed to optimize the use of Microsoft Excel in developing question banks, enabling teachers to design and manage questions more systematically and efficiently. Through this training, teachers are expected to apply data-based techniques in test item development to improve the effectiveness of learning evaluation.
PENYULUHAN POLA KONSUMSI SEHARI-HARI DAN PELATIHAN DIVERSIFIKASI PRODUK PANGAN LOKAL BERBASIS ALPUKAT Parhusip, Adolf
Prosiding Konferensi Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat dan Corporate Social Responsibility (PKM-CSR) Vol 8 (2025): Penguatan Ekonomi Masyarakat Berbasis Ekologis untuk Mencapai Keberlanjutan Menuju Ind
Publisher : Asosiasi Sinergi Pengabdi dan Pemberdaya Indonesia (ASPPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37695/pkmcsr.v8i0.2734

Abstract

Program Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) merupakan salah satu wujud implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi. Pada Tahun Akademik 2024/2025, kegiatan PkM dilaksanakan pada semester ganjil dan genap dengan mitra komunitas yang berbeda. Kegiatan pada semester ganjil dilaksanakan di Komunitas KWT Mountain, Tangerang Selatan pada 28 November 2024 dengan tujuan memberikan penyuluhan tentang pola konsumsi makanan sehari-hari yang sehat. Kegiatan ini diikuti oleh 30 peserta dengan metode presentasi dan tanya jawab interaktif. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa seluruh peserta (100%) merasa kegiatan menarik dan bermanfaat. Pada semester genap, kegiatan PkM dilaksanakan di STT-SAPPI Ciranjang, Kabupaten Cianjur pada 24–25 April 2025 dengan tujuan meningkatkan keterampilan diversifikasi produk pangan lokal berbasis alpukat melalui pelatihan pembuatan kue kukus tinggi serat. Kegiatan diikuti oleh 44 peserta calon pendeta dengan metode presentasi, demonstrasi, pembagian brosur, dan diskusi interaktif. Hasil evaluasi menunjukkan 100% peserta menganggap kegiatan bermanfaat dan 88% sangat puas terhadap pelaksanaannya. Secara umum, kegiatan PkM-CSR ini berkontribusi dalam meningkatkan pengetahuan gizi masyarakat serta keterampilan pengolahan pangan lokal yang berkelanjutan dan relevan dengan kebutuhan mitra.
PEMBERDAYAAN PEREMPUAN MELALUI EKONOMI KREATIF PADA PROGRAM INKUBATOR TENUN PAGATAN DI KABUPATEN TANAH BUMBU Anjani, Anjani; Al Syahrin, Muhammad Najeri; Rahmatullah, Akhsanul; Hidayah, Sri; Erin, Erin; Diandra, Charennina Marsha; Annisa, Fitri
Prosiding Konferensi Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat dan Corporate Social Responsibility (PKM-CSR) Vol 8 (2025): Penguatan Ekonomi Masyarakat Berbasis Ekologis untuk Mencapai Keberlanjutan Menuju Ind
Publisher : Asosiasi Sinergi Pengabdi dan Pemberdaya Indonesia (ASPPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37695/pkmcsr.v8i0.2735

Abstract

Perempuan merupakan pilar pembangunan yang krusial, namun implementasinya sering terkendala terutama dalam pemanfaatan potensi ekonomi. Program Inkubator Tenun Pagatan ini bertujuan memberdayakan komunitas perempuan penenun di Kabupaten Tanah Bumbu melalui pendekatan ekonomi kreatif. Tenun Pagatan sebagai warisan budaya dan sebagai sumber ekonomi berkelanjutan, permasalahan yang terjadi pada pengelolaan tenun minimnya akses pelatihan manajemen usaha, inovasi produk, dan terbatasnya jangkauan pasar. Metode pengabdian dilakukan selama 7 bulan di Desa Manurung, Kecamatan Kusan Tengah, melalui tahapan Identifikasi Awal, Sosialisasi, Pelatihan Peningkatan Kapasitas (Analisis SWOT, Desain Inovasi, Manajemen Usaha), dan Digitalisasi Usaha. Tujuan spesifiknya meliputi pembentukan Inkubator Usaha, peningkatan kemandirian, regenerasi perajin (membentuk Kelompok Tenun Muda Majang Kaluku), dan perluasan jangkauan pasar melalui digitalisasi. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan kapasitas penenun Kelompok SABUMI, ditandai dengan penguasaan manajemen usaha, perolehan NIB (Nomor Induk Berusaha), dan kreasi produk turunan inovatif. Program ini berhasil mengatasi tantangan pemasaran dengan mengimplementasikan pemasaran online melalui marketplace (Shopee). Dampak signifikan yang dicapai adalah penguatan posisi perempuan sebagai aktor ekonomi lokal dan peningkatan pendapatan perajin, memastikan Tenun Pagatan menjadi aset budaya sekaligus sumber ekonomi yang tangguh dan berkelanjutan. Kata Kunci : Pemberdayaan Perempuan, Ekonomi Kreatif, Tenun Pagatan, Digitalisasi, Inkubator Usaha
PENGUATAN KONSEP DIRI POSITIF SEBAGAI STRATEGI PENCEGAHAN PERILAKU BULLYING PADA ANAK SEKOLAH Irmayanti, Nur; Purwaningtyas, Fifin Dwi
Prosiding Konferensi Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat dan Corporate Social Responsibility (PKM-CSR) Vol 8 (2025): Penguatan Ekonomi Masyarakat Berbasis Ekologis untuk Mencapai Keberlanjutan Menuju Ind
Publisher : Asosiasi Sinergi Pengabdi dan Pemberdaya Indonesia (ASPPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37695/pkmcsr.v8i0.2740

Abstract

Program pengabdian ini bertujuan untuk memperkuat konsep diri positif siswa dan mencegah perilaku bullying di MTs Darul Ulum, Kureksari, Waru, Sidoarjo, melalui pendekatan berbasis psikologi perkembangan. Kegiatan ini melibatkan empat intervensi utama, yakni pelatihan “Kenali Dirimu” untuk penguatan konsep diri, pelatihan dan simulasi anti-bullying, pelatihan komunikasi asertif dan kerja sama kelompok melalui outbound mini, serta pelatihan regulasi emosi. Metode yang digunakan meliputi sosialisasi, pelatihan, simulasi, dan lomba poster yang melibatkan siswa secara aktif. Hasil pengabdian menunjukkan adanya peningkatan konsep diri siswa sebesar 40%, pengurangan perilaku bullying sebesar 40%, peningkatan keterampilan sosial sekitar 30%, dan peningkatan regulasi emosi sebesar 35%. Program ini berhasil menciptakan lingkungan sekolah yang lebih inklusif, ramah, dan mendukung kesejahteraan emosional siswa, sekaligus meningkatkan kesadaran terhadap pentingnya penguatan karakter dan keterampilan sosial di lingkungan pendidikan
PEMBUATAN MIKROORGANISME LOKAL BONGGOL PISANG PADA KELOMPOK WANITA TANI DESA MIAWA KECAMATAN PIANI KABUPATEN TAPIN Krisba, Karisma Tia; Ananda, Aprilia; Aisyah, Siti; Rabsyah, Guruh Elkhan; Maulana, Guntur; Mulyawan, Ronny
Prosiding Konferensi Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat dan Corporate Social Responsibility (PKM-CSR) Vol 8 (2025): Penguatan Ekonomi Masyarakat Berbasis Ekologis untuk Mencapai Keberlanjutan Menuju Ind
Publisher : Asosiasi Sinergi Pengabdi dan Pemberdaya Indonesia (ASPPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37695/pkmcsr.v8i0.2741

Abstract

Pertanian di Desa Miawa, Kecamatan Piani, Kabupaten Tapin, masih sangat bergantung pada pupuk dan pestisida kimia. Praktik ini berisiko menyebabkan penumpukan hama dan penyakit karena kurangnya rotasi tanaman. Di sisi lain, desa ini memiliki sumber daya lokal melimpah yang belum dimanfaatkan secara optimal, seperti limbah bonggol pisang dan kotoran kambing. Untuk mengatasi masalah ini dan mendukung pertanian berkelanjutan, sebuah program pelatihan dan demonstrasi pembuatan Mikroorganisme Lokal (MOL) dari bonggol pisang diadakan untuk Kelompok Wanita Tani (KWT) di Desa Miawa. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam mengolah limbah organik menjadi produk yang bermanfaat. Materi yang disampaikan meliputi definisi MOL, manfaatnya, dan kandungan yang terdapat pada MOL bonggol pisang. Bonggol pisang kaya akan karbohidrat dan mikroba pengurai seperti Bacillus sp. dan Aspergillus niger, yang berperan penting dalam meningkatkan nutrisi dan kualitas tanah secara alami. Peserta, yang sebelumnya tidak memiliki pengetahuan tentang pengolahan limbah ini, diberikan pelatihan teoretis dan praktik langsung untuk membuat MOL bonggol pisang. Proses pembuatannya melibatkan bahan-bahan sederhana seperti bonggol pisang, gula merah, tepung beras, dan air. Kegiatan ini berhasil meningkatkan pemahaman peserta, dan diharapkan dapat mengurangi ketergantungan pada bahan kimia sintetis serta mengoptimalkan pemanfaatan limbah. Penggunaan MOL bonggol pisang berpotensi memperbaiki kesuburan tanah, meningkatkan hasil panen, dan mendukung konsep pertanian berkelanjutan.
EDUKASI PERTANIAN TERPADU PADA KWT DESA SALAM BABARIS MELALUI PROGRAM KERJA KWT LEVEL UP fadhilah, muhammad raihan
Prosiding Konferensi Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat dan Corporate Social Responsibility (PKM-CSR) Vol 8 (2025): Penguatan Ekonomi Masyarakat Berbasis Ekologis untuk Mencapai Keberlanjutan Menuju Ind
Publisher : Asosiasi Sinergi Pengabdi dan Pemberdaya Indonesia (ASPPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37695/pkmcsr.v8i0.2742

Abstract

Program kerja KWT Level Up bertujuan untuk mengatasi kendala pertanian yang dihadapi KWT meliputi keterbatasan teknologi penyiraman, serangan organisme pengganggu tanaman (OPT) penyebab menurunnya kualitas maupun kuantitas hasil panen, serta risiko gagal panen yang berdampak pada rendahnya produktivitas. Permasalahan ini dapat terjadi dikarenakan keterbatasan akses dan informasi teknis yang dimiliki. Tujuan kegiatan adalah meningkatkan kapasitas teknis dan keterampilan anggota KWT melalui program KWT Level Up yang berfokus pada penerapan inovasi sederhana, murah, dan ramah lingkungan yang berbasis pada edukasi pertanian terpadu. Metode pelaksanaan meliputi tiga tahap, yaitu identifikasi masalah melalui survei dan diskusi, edukasi serta demonstrasi langsung di lahan, dan tahap evaluasi serta keberlanjutan program. Kegiatan inti mencakup pembuatan springkler sederhana untuk efisiensi penyiraman, pembuatan perangkap hama lalat buah (Petrogenol Trap) berbasis Integrated Pest Management (IPM), dan penanaman refugia berupa bunga pukul sembilan (Portulaca grandiflora). Hasil kegiatan menunjukkan bahwa penggunaan Sprinkler dapat mempercepat waktu penyiraman hingga setengah dari cara manual dengan kebutuhan tenaga kerja dan air yang lebih efisien. Penerapan Petrogenol Trap terbukti mampu menarik dan menjebak lalat buah, sehingga kondisi buah hortikultura lebih terjaga. Penanaman refugia tidak sempat telaksana hingga tanaman tumbuh, namun secara teoritis diharapkan dapat mendukung keberlanjutan ekosistem pertanian. Program ini tidak hanya memberikan solusi teknis, tetapi juga meningkatkan pengetahuan dan kemandirian anggota KWT dalam mengelola lahan hortikultura yang terpadu dan berkelanjutan.
DETERJEN ECOENZYME LOKAL: TRANSFORMASI LIMBAH NANAS UNTUK KEMANDIRIAN EKONOMI DESA TINGGIRAN DARAT Rusmansyah, Rusmansyah Pd.
Prosiding Konferensi Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat dan Corporate Social Responsibility (PKM-CSR) Vol 8 (2025): Penguatan Ekonomi Masyarakat Berbasis Ekologis untuk Mencapai Keberlanjutan Menuju Ind
Publisher : Asosiasi Sinergi Pengabdi dan Pemberdaya Indonesia (ASPPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37695/pkmcsr.v8i0.2746

Abstract

Tinggiran Darat Village, Barito Kuala Regency, possesses significant pineapple production potential but faces challenges in utilizing pineapple peel waste and fluctuating market prices for pineapples. Inadequate waste management poses a risk of environmental pollution. The Community Empowerment Partnership Program (PKM) aims to empower pineapple farmers by transforming pineapple peel waste into economically valuable products, including ecoenzyme and environmentally friendly liquid detergent soap. Adopting a participatory approach based on green economy principles, the program involved 35 members of the Family Welfare Movement (PKK) and youth organizations. The proposed solutions included intensive training and continuous mentoring in the production of ecoenzyme from pineapple waste, product diversification into environmentally friendly detergents, and the introduction of effective marketing strategies. The program implementation was met with high enthusiasm from participants, evidenced by their active engagement in Q&A sessions and full involvement in practical activities. Evaluation using pre-test and post-test questionnaires demonstrated a significant increase in participants' average understanding scores. Furthermore, community perception of detergent products derived from ecoenzyme ingredients was positive. Consequently, this activity has successfully had a positive impact on the Tinggiran Darat community in managing organic waste, while fostering a sustainable economy through local innovation.
PENGUATAN KOLABORASI GURU DAN ORANG TUA UNTUK MEMBANGUN SINERGI PENDIDIKAN ANAK zuroida, aironi
Prosiding Konferensi Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat dan Corporate Social Responsibility (PKM-CSR) Vol 8 (2025): Penguatan Ekonomi Masyarakat Berbasis Ekologis untuk Mencapai Keberlanjutan Menuju Ind
Publisher : Asosiasi Sinergi Pengabdi dan Pemberdaya Indonesia (ASPPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37695/pkmcsr.v8i0.2747

Abstract

Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini dilaksanakan di SMP Mujahidin Surabaya sebagai upaya menjawab tantangan rendahnya keterlibatan orang tua, kesulitan komunikasi guru dengan wali murid, serta belum adanya mekanisme deteksi dini permasalahan siswa. Kondisi tersebut berdampak pada lemahnya penguatan karakter di rumah, kurangnya pemantauan perkembangan, dan tidak teridentifikasinya secara awal siswa dengan masalah akademik maupun perilaku. Tujuan kegiatan adalah meningkatkan kapasitas orang tua dan guru serta menghadirkan sistem deteksi dini yang membantu sekolah dalam memetakan kebutuhan siswa. Metode pelaksanaan mencakup tiga bentuk solusi, yaitu edukasi parenting untuk meningkatkan kesadaran orang tua akan peran mereka dalam pendidikan anak, pelatihan komunikasi efektif bagi guru dalam membangun kolaborasi dengan wali murid, serta penerapan instrumen screening berbasis Google Form yang diolah melalui Excel guna memetakan siswa yang membutuhkan tindak lanjut konseling. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman orang tua melalui evaluasi kuesioner, peningkatan keterampilan komunikasi guru melalui refleksi pasca pelatihan, serta teridentifikasinya siswa dengan masalah akademik maupun perilaku, sebagian direkomendasikan untuk layanan konseling. Program ini memperkuat kapasitas sekolah, guru, dan orang tua sekaligus menghadirkan mekanisme deteksi dini yang berpotensi dikembangkan lebih sistematis.