cover
Contact Name
Rudy Pramono
Contact Email
rudypramono@gmail.com
Phone
+6285171561966
Journal Mail Official
registration@pkm-csr.org
Editorial Address
LPPM Universitas Pelita Harapan, Tangerang Banten
Location
Kota tangerang,
Banten
INDONESIA
Prosiding Konferensi Nasional PKM-CSR
ISSN : -     EISSN : 26553570     DOI : https://doi.org/10.37695/pkmcsr.v4i0
Prosiding PKM-CSR merupakan rangkuman hasil Konferensi Nasional Pengabdian kepada Masyarakat dan Corporate Social Responsibilty (PKM-CSR) yang diselenggarakan setiap tahun oleh kolaborasi beberapa Perguruan Tinggi yaitu Universitas Multimedia Nusantara (UMN), Universitas Pelita Harapan (UPH), Swiss German University (SGU), Universitas Sebelas Maret (UNS), Universitas Pradipta, Universitas Wijaya Putra (UWP), Universtas Lambung Mangkurat (ULM) dan Tahun 2021 bekerjasama dengan Universitas Dyana Pura Bali (Undhira) sebagai Co Host. Prosiding PKM-CSR memuat artikel mengenai kegiatan pengabdian kepada masyarakat dan corporate social responsibility, dengan topik sebagai berikut : Teknologi Tepat Guna Teknologi Komunikasi dan Informasi Kesehatan Ekonomi Pendidikan Lingkungan dan Kebencanaan
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 1,496 Documents
OPTIMALISASI SUMBER DAYA ALAM MELALUI PENDIDIKAN EKOLOGIS UNTUK MENINGKATKAN KESEJAHTERAAN MASYARAKAT TAPANULI SELATAN Tanjung, Darinda Sofia; Hasibuan, Asnita
Prosiding Konferensi Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat dan Corporate Social Responsibility (PKM-CSR) Vol 8 (2025): Penguatan Ekonomi Masyarakat Berbasis Ekologis untuk Mencapai Keberlanjutan Menuju Ind
Publisher : Asosiasi Sinergi Pengabdi dan Pemberdaya Indonesia (ASPPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37695/pkmcsr.v8i0.2815

Abstract

Kabupaten Tapanuli Selatan, Sumatera Utara, memiliki kekayaan sumber daya alam yang melimpah, namun seringkali pemanfaatannya tidak dilakukan secara berkelanjutan. Salah satu upaya untuk mengatasi hal ini adalah melalui pendidikan berbasis ekologi yang dapat menumbuhkan kesadaran lingkungan sejak dini. PkM ini bertujuan untuk mengoptimalkan pemanfaatan sumber daya alam melalui pendidikan ekologis yang diterapkan pada guru dan siswa di tingkat sekolah dasar. Tujuan program ini adalah untuk meningkatkan pemahaman guru tentang pentingnya pendidikan lingkungan hidup dan untuk mengembangkan keterampilan siswa dalam pengelolaan sumber daya alam secara berkelanjutan. Metode yang digunakan dalam program ini meliputi pelatihan bagi guru untuk mengembangkan modul pembelajaran berbasis ekologi yang dapat diterapkan di kelas, serta kegiatan pembelajaran di luar kelas yang mengajak siswa untuk terlibat langsung dalam konservasi alam, seperti pengelolaan kebun sekolah berbasis ekologi. Hasil kegiatan ini menunjukkan peningkatan pemahaman dan keterampilan guru dalam mengintegrasikan nilai-nilai ekologis dalam pembelajaran, serta peningkatan kesadaran siswa terhadap pentingnya menjaga kelestarian alam. Melalui pendekatan ini, diharapkan tercipta generasi yang lebih peduli terhadap lingkungan dan siap berkontribusi dalam upaya menginginkan alam di masa depan.
PELATIHAN PEMBUATAN PRODUK TURUNAN HASIL OLAHAN MADU DAN BEE POLLEN LEBAH KELULUT PADA KELOMPOK PETERNAK LEBAH MILENIAL DESA TELAGA LANGSAT, TANAH LAUT, KALIMANTAN SELATAN Istikowati, Wiwin Tyas; Sunardi, Sunardi; Lismana Sari, Ratih Afrida; Arung, Enos Tangke; Paramita, Swandari; Manullang, Julinda Romauli; Nugroho, Dimas Fajar; Romadhon, Muhammad Rizky
Prosiding Konferensi Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat dan Corporate Social Responsibility (PKM-CSR) Vol 8 (2025): Penguatan Ekonomi Masyarakat Berbasis Ekologis untuk Mencapai Keberlanjutan Menuju Ind
Publisher : Asosiasi Sinergi Pengabdi dan Pemberdaya Indonesia (ASPPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37695/pkmcsr.v8i0.2816

Abstract

This community service activity was motivated by the significant potential for developing honey and bee pollen businesses from stingless bees (Trigona sp.) in Telaga Langsat Village, Tanah Laut Regency, South Kalimantan. Although the stingless bee population is quite abundant and millennial breeders have been active in cultivation, utilization of the harvest is still limited to the sale of raw honey with low economic value. Therefore, this activity aims to increase the added value of products through training in the manufacture of processed honey and bee pollen derivative products, such as honey jam. The implementation method included socialization, technical demonstrations, and direct practical assistance with a participatory approach. Evaluation was carried out through observation of participant skills, satisfaction questionnaires, and product feasibility tests. The results of the activity showed an 85% increase in participants' knowledge and skills, and the production of processed product prototypes ready for commercial development. This activity successfully fostered entrepreneurial motivation among young breeders and opened up opportunities for local economic development based on stingless bee farming products.
PENGUATAN KAPASITAS USAHA DAN AKSELERASI PADA UMKM KEMASASAN KARDUS DI DESA WONOKERTO BARAT Nanda, Aditya Surya
Prosiding Konferensi Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat dan Corporate Social Responsibility (PKM-CSR) Vol 8 (2025): Penguatan Ekonomi Masyarakat Berbasis Ekologis untuk Mencapai Keberlanjutan Menuju Ind
Publisher : Asosiasi Sinergi Pengabdi dan Pemberdaya Indonesia (ASPPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37695/pkmcsr.v8i0.2817

Abstract

Program pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan untuk meningkatkan kapasitas usaha pada UMKM pembuatan kardus kemasan sepatu milik Ibu Kartiasih di Desa Wonokerto Barat. UMKM ini menghadapi beberapa permasalahan utama, yaitu belum memiliki izin usaha resmi, pemasaran yang masih dilakukan secara konvensional, serta pencatatan keuangan yang belum terstruktur. Melalui kegiatan pendampingan, tim memberikan bantuan dalam pembuatan izin usaha berbasis OSS sehingga mitra memiliki legalitas usaha yang sah. Pada aspek pemasaran, dilakukan pelatihan penggunaan media digital seperti WhatsApp Business, Instagram, dan marketplace guna meningkatkan promosi serta jangkauan pasar. Sementara pada bidang keuangan, mitra dilatih menyusun laporan keuangan sederhana berupa buku kas harian dan arus kas agar mampu memisahkan keuangan pribadi dan usaha. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan kemampuan mitra dalam mengelola usaha secara lebih profesional, terciptanya legalitas usaha, pemasaran digital yang aktif, dan sistem pencatatan keuangan yang lebih tertata. Program ini diharapkan menjadi langkah awal dalam memperkuat daya saing UMKM dan mendukung keberlanjutan usaha di era digital.
PENINGKATAN KAPASITAS USAHA MIKRO “DAPUR ARISHA” MELALUI PENGEMBANGAN PRODUKSI, PEMASARAN, DAN DIGITALISASI KEUANGAN DI KABUPATEN GRESIK Mardiana, Fitra; Indrawati, Trisa; Pratiwi, Lili indah; Iswoyo, Andi; Sesariani, Budi; Hilal, M. Saiful
Prosiding Konferensi Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat dan Corporate Social Responsibility (PKM-CSR) Vol 8 (2025): Penguatan Ekonomi Masyarakat Berbasis Ekologis untuk Mencapai Keberlanjutan Menuju Ind
Publisher : Asosiasi Sinergi Pengabdi dan Pemberdaya Indonesia (ASPPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37695/pkmcsr.v8i0.2818

Abstract

Mitra dalam program ini adalah Ibu Widi Suci Ariani, pemilik usaha mikro Dapur Arisha yang berlokasi di Desa Cagakagung, Kecamatan Cerme, Kabupaten Gresik. Usaha kuliner ini menghasilkan dua produk utama, yaitu minuman teh dan jagung kriwil, dengan skala produksi rumahan dan peralatan sederhana. Tujuan program ini adalah meningkatkan kapasitas usaha dan pendapatan mitra melalui penguatan aspek produksi, pemasaran, dan pengelolaan keuangan. Permasalahan utama mitra meliputi keterbatasan peralatan produksi, variasi produk yang minim, penjualan yang masih terbatas pada pesanan WhatsApp, belum memiliki rombong untuk penjualan langsung, serta belum melakukan pencatatan keuangan berbasis digital. Solusi yang diterapkan mencakup pengadaan peralatan produksi, pendampingan peningkatan keterampilan, pelatihan penjualan langsung dan pemasaran online, serta penerapan pencatatan transaksi melalui QRIS. Metode pelaksanaan meliputi sosialisasi, pelatihan, penerapan teknologi tepat guna, pendampingan, dan evaluasi berkelanjutan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan keterampilan mitra dalam penggunaan peralatan hingga 60%, penambahan variasi produk menjadi 10 jenis, peningkatan kemampuan pemasaran online hingga 40%, serta peningkatan omzet penjualan sebesar 50%. Selain itu, mitra kini memiliki satu unit rombong angkringan untuk berjualan di Foodcourt Cagakagung dan telah menerapkan pencatatan keuangan berbasis digital. Dampak kegiatan ini tidak hanya meningkatkan daya saing usaha mikro, tetapi juga memperkuat kemandirian perempuan desa dalam berwirausaha secara berkelanjutan. Rekomendasi selanjutnya adalah memperluas jangkauan pasar digital dan memperkuat jejaring kemitraan dengan CSR serta pemerintah desa
PEMBELAJARAN BAHASA INGGRIS UNTUK ANAK TK DAN SD DI GKNS TAMAN UBUD Suteja, Hanna; Agustin, Atalya; Shoreamanis, Meicky
Prosiding Konferensi Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat dan Corporate Social Responsibility (PKM-CSR) Vol 8 (2025): Penguatan Ekonomi Masyarakat Berbasis Ekologis untuk Mencapai Keberlanjutan Menuju Ind
Publisher : Asosiasi Sinergi Pengabdi dan Pemberdaya Indonesia (ASPPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37695/pkmcsr.v8i0.2823

Abstract

In this era of globalization, English language skills are becoming increasingly important as a means of coping with global dynamics. Early mastery, especially at the kindergarten and elementary school levels, plays a major role in preparing children for the future. However, in reality, English lessons are considered difficult because the teaching methods are not tailored to the characteristics of the students. This program is designed to strengthen children's English skills through a culturally responsive teaching approach that emphasizes cultural relevance in the learning process. In this way, learning does not only focus on linguistic aspects, but also relates the material to the life experiences and cultural identities of the students. The main strategies used in this program are Total Physical Response (TPR) and gamification, which enable children to learn actively, enjoyably, and in accordance with their developmental needs. Adapting the methods to the cultural context helps children feel closer to the material, so that the foreign language does not seem unfamiliar or separate from their daily lives. This English language improvement program is held at the Nafiri Sion Christian Church in Taman Ubud, Tangerang. Although located in a church, this activity is inclusive because it is also attended by children from outside the church community, so that its benefits reach a wider audience.
PEMBERDAYAAN EKONOMI MASYARAKAT PESISIR MELALUI PEMANFAATAN TANAMAN MANGROVE SEBAGAI BAHAN PANGAN OLAHAN Audah, Kholis Abdurachim
Prosiding Konferensi Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat dan Corporate Social Responsibility (PKM-CSR) Vol 8 (2025): Penguatan Ekonomi Masyarakat Berbasis Ekologis untuk Mencapai Keberlanjutan Menuju Ind
Publisher : Asosiasi Sinergi Pengabdi dan Pemberdaya Indonesia (ASPPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37695/pkmcsr.v8i0.2824

Abstract

bermanfaat untuk perlindungan lingkungan dan konservasi, tanaman mangrove juga memiliki potensi sebagai Selain bahan pangan dan obat-obatan. Hasil-hasil penelitian termasuk yang telah dilakukan tim penulis juga menunjukkan bahwa mangrove mengandung berbagai jenis senyawa bioaktif. Berdasarkan bukti empiris dan hasil penelitian tersebut, mangrove jelas memiliki potensi ekonomi yang tinggi untuk mengangkat perekonomian masyarakat sekitar bahkan negara secara keseluruhan. Maka itu, tujuan dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah memperkenalkan potensi ekonomi mangrove sebagai bahan pangan olahan sekaligus mengajak masyarakat ikut serta dalam perlindungan dan konservasi tanaman mangrove. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dipusatkan di wilayah Pesisir Labuan, Kabupaten Pandeglang. Metode kegiatan ini mencakup sosialisasi, edukasi, diskusi mengenai pengolahan mangrove sebagai bahan pangan dengan melibatkan masyarakat dan pemerintah setempat melalui dinas terkait di Propinsi Banten dan pencarian dan penentuan lokasi penanaman dan pemeliharaan bibit tanaman mangrove secara tematik yang dilakukan pada akhir kegiatan ini. Kegiatan ini dilaksanakan selama periode Agustus 2024- Mei 2025. Hasil kegiatan ini berupa peningkatan pengetahuan masyarakat tentang pemanfaatan mangrove sebagai bahan pangan dan obat, pengolahan pangan berbasis mangrove, perizinan dan sertifikasi halal produk, pemilihan jenis tanaman mangrove dan lokasi percontohan penanaman tematik mangrove, yaitu di Desa Sukamaju, Kecamatan Labuan, Kabupaten Pamdeglang, Propinsi Banten.