cover
Contact Name
Rudy Pramono
Contact Email
rudypramono@gmail.com
Phone
+6285171561966
Journal Mail Official
registration@pkm-csr.org
Editorial Address
LPPM Universitas Pelita Harapan, Tangerang Banten
Location
Kota tangerang,
Banten
INDONESIA
Prosiding Konferensi Nasional PKM-CSR
ISSN : -     EISSN : 26553570     DOI : https://doi.org/10.37695/pkmcsr.v4i0
Prosiding PKM-CSR merupakan rangkuman hasil Konferensi Nasional Pengabdian kepada Masyarakat dan Corporate Social Responsibilty (PKM-CSR) yang diselenggarakan setiap tahun oleh kolaborasi beberapa Perguruan Tinggi yaitu Universitas Multimedia Nusantara (UMN), Universitas Pelita Harapan (UPH), Swiss German University (SGU), Universitas Sebelas Maret (UNS), Universitas Pradipta, Universitas Wijaya Putra (UWP), Universtas Lambung Mangkurat (ULM) dan Tahun 2021 bekerjasama dengan Universitas Dyana Pura Bali (Undhira) sebagai Co Host. Prosiding PKM-CSR memuat artikel mengenai kegiatan pengabdian kepada masyarakat dan corporate social responsibility, dengan topik sebagai berikut : Teknologi Tepat Guna Teknologi Komunikasi dan Informasi Kesehatan Ekonomi Pendidikan Lingkungan dan Kebencanaan
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 1,496 Documents
PERSIAPAN DUNIA KERJA : PENGGUNAAN KOMPETENSI SOFT SKILL DAN HARD SKILL PADA ERA DIGITAL BAGI GENERASI Z DI WILAYAH KOTA TANGERANG SELATAN Hereyah, Yoyoh -; makkuraga, Afdal; Wahyu Wibowo, Indiwan Seto; Octa Wibowo, Claudia Shinta; Supriyanto, Agus; Didi Ahmadi, Muhammad
Prosiding Konferensi Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat dan Corporate Social Responsibility (PKM-CSR) Vol 8 (2025): Penguatan Ekonomi Masyarakat Berbasis Ekologis untuk Mencapai Keberlanjutan Menuju Ind
Publisher : Asosiasi Sinergi Pengabdi dan Pemberdaya Indonesia (ASPPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37695/pkmcsr.v8i0.2786

Abstract

Hard skills adalah pengetahuan dan kemampuan khusus yang kamu pelajari melalui pendidikan formal atau pelatihan, kelas online, kursus, atau program sertifikasi.Kemampuan ini sering juga disebut sebagai keterampilan teknis karena berkaitan dengan pemahaman dan kemahiran seseorang dalam aktivitas spesifik yang melibatkan metode, proses, prosedur, atau teknik. Kemampuan ini dapat diukur karena dapat dipraktikkan secara langsung. Soft skills adalah keterampilan yang terbentuk karena kebiasaan dan sangat berkaitan dengan kepribadian seseorang dalam bersikap, berinteraksi, dan berkomunikasi. Berbeda dari hard skills yang dapat diukur dan dipraktikkan secara langsung, keterampilan yang satu ini bersifat abstrak. Soft skills baru dapat dilihat seiring waktu dan pada situasi tertentu.kedua keterampilan ini sangat penting dalam kehidupan, hard skills dapat diukur,semakin dalam pemahaman mengenai materi-materi yang dikuasai maka akan semakin bagus mendapatkan nilai. Kedua kemampuan ini penting dikuasai siswa untuk menghadapi dunia kerja. Harapannya dengan mengikuti kegiatan ini, siswa mendapat pemahaman lebih dalam mengenai kedua kompetensi yang dapat membantunya mendapatkan pekerjaan yang sesuai dengan kemampuan dan minatnya.Target luaran Pengabdian yang dilakukan terbit pada Jurnal Prosiding PKMCSR Tahun 2025 dan HKI.
PENINGKATAN KAPASITAS DIGITALISASI PEMBELAJARAN DAN KEHUMASAN DI MI CAWAN MELALUI PENYEDIAAN PERANGKAT KONTEN DIGITAL Setiadi, Haryono; Wardhani, Dewi Wisnu; Angrainingsih, Rini; Doewoes, Afrizal; Cahyono, Hasan Dwi
Prosiding Konferensi Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat dan Corporate Social Responsibility (PKM-CSR) Vol 8 (2025): Penguatan Ekonomi Masyarakat Berbasis Ekologis untuk Mencapai Keberlanjutan Menuju Ind
Publisher : Asosiasi Sinergi Pengabdi dan Pemberdaya Indonesia (ASPPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37695/pkmcsr.v8i0.2793

Abstract

Madrasah Ibtidaiyah (MI) Cawan faces challenges in adopting digital technology, reflected in its conventional learning processes and manual public relations. The scarcity of devices and limited teacher skills have led to low student engagement and restricted school promotion outreach. This community service program aimed to enhance the capacity for digitalizing learning and public relations at MI Cawan by providing supporting equipment and improving human resource competencies. A participatory method was implemented in three stages: needs assessment, implementation (a device grant and an intensive workshop), and mentoring and evaluation. The intervention included the provision of a digital content production kit (a mobile device, tripod, microphone, and lighting) and a two-day intensive workshop on basic videography, graphic design using Canva, and video editing with CapCut/VN. The program yielded positive outcomes: the availability of ready-to-use equipment, 85% of teachers becoming capable of creating simple learning videos, and the public relations team publishing five new types of promotional content. Activity on the school's Instagram account increased, with a 40% rise in interaction during the mentoring period. In conclusion, the program successfully accelerated the digital transformation at MI Cawan, promoting the modernization of learning and strengthening the school's public relations strategy.
ANALISIS STRATEGI BRANDING DAN Peningkatan kualitas umkm melalui Digitalisasi keuangan dan legalisasi produk Ermawati, Yuli
Prosiding Konferensi Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat dan Corporate Social Responsibility (PKM-CSR) Vol 8 (2025): Penguatan Ekonomi Masyarakat Berbasis Ekologis untuk Mencapai Keberlanjutan Menuju Ind
Publisher : Asosiasi Sinergi Pengabdi dan Pemberdaya Indonesia (ASPPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37695/pkmcsr.v8i0.2794

Abstract

Along with technological developments and the dynamics of the business world, more and more MSMEs are realizing that conventional business approaches are no longer sufficient. Changes in consumer behavior that are now digital are encouraging business actors to start transforming, in order to remain relevant and competitive in an ever-changing market. The purpose of this activity is to map a village branding strategy through MSMEs, and to upgrade the class of village MSMEs through Financial Digitalization and Product Legalization. The long-term goal is for business sustainability and upgrade the class of MSMEs in the RW VI Pakal area with the assistance of Karang Taruna colleagues as the successors of the activity. The method used is the Implementation Method consisting of preparation, implementation, monitoring and evaluation, and program sustainability. The results of this activity, through a SWOT Analysis, the PPM Team together with Karang Taruna discovered a Village Branding Strategy through MSMEs by highlighting the village's superior products and forming MSME groups under the management of Karang Taruna. In addition, through socialization and coaching for financial digitalization, product legalization, and digital marketing, the PPM Team accompanies MSMEs to upgrade their class.
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT AREA GAMBUT MELALUI PELATIHAN PENGOLAHAN MINYAK ATSIRI BERBAHAN DAUN GALAM Pashar, Imran; Ayu Lestari, Hayatus Sa’adah; Idris, Muddatstsir
Prosiding Konferensi Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat dan Corporate Social Responsibility (PKM-CSR) Vol 8 (2025): Penguatan Ekonomi Masyarakat Berbasis Ekologis untuk Mencapai Keberlanjutan Menuju Ind
Publisher : Asosiasi Sinergi Pengabdi dan Pemberdaya Indonesia (ASPPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37695/pkmcsr.v8i0.2795

Abstract

The Peat Hydrological Area (KHG) in South Kalimantan in 2023 covered approximately 238,465 hectares. In Pandahan Village, Tanah Laut Regency, approximately 50 hectares of land are covered with wild galam plants. Galam plants are native to peatlands that naturally associate with endophytic fungi and have the potential to produce essential oils of high economic value as an Indonesian export commodity. Until now, galam has only been used by some communities for firewood without further processing. This Student Creativity Program (PKM) aims to empower farmer groups to acquire the knowledge, skills, and managerial abilities to process galam leaves into essential oils. Activities are carried out using a participatory method through demonstrations and simulations. The program is implemented in three stages: planning, implementation, and evaluation. The activity took place from July 5–19, 2025, in Pandahan Village with 30 participants. Pre-test results showed that only 10% of participants knew the process of processing galam leaves. Following the training and mentoring, post-test results improved significantly, with 100% of participants able to successfully process galam leaves into essential oil. The program continues through monitoring activities to ensure ongoing skill improvement.
UPAYA PENGUATAN KOPING DALAM MEMBANGKITKAN ASA DAN MEMPERKUAT KESIAPAN PEMULIHAN PASIEN PENYALAHGUNAAN NAPZA Rahmah, Mutia; Sari, Emelda; Masitah, Intan Dewi; Norwaqi’ah, Norwaqi’ah; Damayanti, Eka Putri; Yuliana, Helmalia Syalsa; Yulia, Yuspita; Annisa, Nurdiani Fithri; Khairunnisa, Khairunnisa
Prosiding Konferensi Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat dan Corporate Social Responsibility (PKM-CSR) Vol 8 (2025): Penguatan Ekonomi Masyarakat Berbasis Ekologis untuk Mencapai Keberlanjutan Menuju Ind
Publisher : Asosiasi Sinergi Pengabdi dan Pemberdaya Indonesia (ASPPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37695/pkmcsr.v8i0.2800

Abstract

Penyalahgunaan NAPZA menjadi permasalahan yang bersifat universal dan menyebar luas hingga perlu upaya penanganan yang serius. Pasien yang menjalani rehabilitasi NAPZA sering mengalami stres dan kecemasan, yang menjadi pemicu utama kekambuhan. Meskipun mekanisme koping adaptif sangat penting untuk pemulihan, program penguatan keterampilan koping mandiri, seperti teknik relaksasi Butterfly Hug (yang efektif menurunkan ketegangan dan kecemasan), di ruang perawatan rehabilitasi masih belum optimal. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memberikan pemahaman dan melatih keterampilan Butterfly Hug sebagai strategi koping adaptif bagi pasien rehabilitasi NAPZA untuk meningkatkan kesiapan pemulihan. Metode yang digunakan adalah psikoedukasi dan simulasi. Hasil pelaksanaan kegiatan menunjukkan seluruh peserta memiliki tingkat kecemasan dan ketegangan psikologis yang tinggi dan kesulitan mengelola craving. Setelah sesi psikoedukasi dan demonstrasi, respons peserta sangat positif. Tingkat kepatuhan dalam melakukan gerakan Butterfly Hug mencapai 88,8% (8 dari 9 peserta) dapat melakukannya dengan benar secara mandiri setelah instruksi kedua. Kegiatan ini berhasil memberikan keterampilan koping adaptif berbasis regulasi emosi mandiri yang mudah diaplikasikan kepada pasien rehabilitasi NAPZA. Keberhasilan adopsi teknik ini menegaskan perlunya integrasi teknik self-soothing seperti Butterfly Hug ke dalam kurikulum asuhan keperawatan jiwa untuk memaksimalkan efek terapi dan mengurangi risiko kekambuhan dini.
PENGEMBANGAN EKOSISTEM SOCIOPRENEURHIP DALAM MENINGKATKAN INOVASI PRODUK LIMBAH PLASTIK Kusum, Pramandyah Fitah
Prosiding Konferensi Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat dan Corporate Social Responsibility (PKM-CSR) Vol 8 (2025): Penguatan Ekonomi Masyarakat Berbasis Ekologis untuk Mencapai Keberlanjutan Menuju Ind
Publisher : Asosiasi Sinergi Pengabdi dan Pemberdaya Indonesia (ASPPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37695/pkmcsr.v8i0.2801

Abstract

Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini dilaksanakan di Bank Sampah yang berlokasi di Kelurahan Tegalsari, Surabaya, dengan mitra utama Ibu Nanis Ikayanti. Tujuan kegiatan ini adalah meningkatkan kapasitas usaha pengolahan limbah plastik menjadi produk bernilai ekonomi melalui pendekatan sociopreneurship berbasis green economy. Metode pelaksanaan meliputi pelatihan teknis pengolahan plastik daur ulang, pelatihan manajemen usaha dan pencatatan keuangan sederhana, serta pengembangan strategi pemasaran digital. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan dalam kapasitas produksi dan kualitas produk seperti taplak plastik, tas daur ulang, gantungan lampu, dan celemek dari kemasan plastik bekas. Dari sisi manajemen, mitra telah menerapkan sistem pencatatan keuangan yang lebih transparan dan pembagian hasil yang adil kepada anggota, baik dalam bentuk barang kebutuhan rumah tangga maupun uang tunai. Pemasaran produk kini menjangkau pasar digital melalui Facebook Marketplace dan Instagram, yang berdampak pada peningkatan omzet dan pengenalan merek. Kegiatan ini berhasil memperkuat kemandirian ekonomi mitra sekaligus menumbuhkan kesadaran lingkungan, menjadikan Bank Sampah sebagai model pengembangan sociopreneurship berkelanjutan di tingkat komunitas.
PEMBERDAYAAN TP-PKK DESA CAGAKAGUNG DALAM MENDUKUNG KETAHANAN PANGAN KELUARGA MELALUI URBAN FARMING BERBASIS HIDROPONIK DAN ECO-ENZIM Susanto, Heri; Iswoyo, Andi; Daryanto, Didik; Pujianto, Pujianto; Setiawan, Dedy; Al Majida, Khilya
Prosiding Konferensi Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat dan Corporate Social Responsibility (PKM-CSR) Vol 8 (2025): Penguatan Ekonomi Masyarakat Berbasis Ekologis untuk Mencapai Keberlanjutan Menuju Ind
Publisher : Asosiasi Sinergi Pengabdi dan Pemberdaya Indonesia (ASPPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37695/pkmcsr.v8i0.2804

Abstract

Program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberdayakan ibu-ibu Tim Penggerak PKK Desa Cagakagung Kecamatan Cerme Kabupaten Gresik dalam mendukung ketahanan pangan keluarga melalui penerapan urban farming berbasis hidroponik dan pemanfaatan limbah organik rumah tangga menjadi pupuk cair. Permasalahan utama mitra adalah rendahnya pengetahuan dan keterampilan dalam budidaya tanaman pangan di lahan sempit, belum adanya pemanfaatan sampah rumah tangga, serta administrasi keuangan kelompok yang masih sederhana. Metode pelaksanaan meliputi sosialisasi, pelatihan, praktik langsung, pendampingan, dan evaluasi berkelanjutan yang diikuti oleh 38 anggota aktif PKK. Materi pelatihan mencakup pembuatan instalasi hidroponik sistem Deep Flow Technique (DFT), pengolahan limbah organik menjadi pupuk cair atau eco-enzim, serta pencatatan keuangan berbasis digital sederhana. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan keterampilan peserta dalam budidaya hidroponik sebesar 60%, pembuatan pupuk cair sebesar 50%, dan pengelolaan administrasi keuangan sebesar 50%. Selain itu, terbentuk Kelompok Hidroponik PKK Cagakagung sebagai wadah keberlanjutan kegiatan dan pengelolaan hasil panen. Dampak program meliputi peningkatan pendapatan kelompok sekitar 10–15%, penguatan solidaritas sosial antaranggota, serta berkurangnya volume sampah organik rumah tangga. Program ini terbukti efektif dalam meningkatkan kapasitas perempuan desa, menumbuhkan kesadaran lingkungan, dan memperkuat ketahanan pangan berbasis green economy di tingkat keluarga dan masyarakat.
TEBAK GAMBAR: OPTIMALISASI STIMULASI MEMORI DAN KOGNITIF BAGI LANSIA DENGAN DEMENSIA DI PANTI Yunara, Yulia; Herawati, Herawati; Primasari, Aditya Anin; Fajri, Muhammad Nur
Prosiding Konferensi Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat dan Corporate Social Responsibility (PKM-CSR) Vol 8 (2025): Penguatan Ekonomi Masyarakat Berbasis Ekologis untuk Mencapai Keberlanjutan Menuju Ind
Publisher : Asosiasi Sinergi Pengabdi dan Pemberdaya Indonesia (ASPPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37695/pkmcsr.v8i0.2808

Abstract

Demensia merupakan gangguan neurokognitif progresif yang menyebabkan penurunan memori, bahasa, dan kemampuan menjalankan aktivitas sehari-hari. Karena belum tersedia terapi farmakologis yang efektif, intervensi nonfarmakologis seperti stimulasi kognitif menjadi strategi penting dalam mempertahankan fungsi kognitif dan kualitas hidup lansia. Pendekatan visual melalui gambar dinilai efektif karena mampu menstimulasi memori episodik serta meningkatkan keterlibatan sosial. Kegiatan pengabdian ini bertujuan mengimplementasikan dan mengevaluasi program tebak gambar sebagai bentuk stimulasi kognitif bagi lansia dengan demensia di Panti Perlindungan dan Rehabilitasi Sosial Lanjut Usia (PPRSLU) Budi Sejahtera Kalimantan Selatan. Program dilaksanakan dalam sesi kelompok kecil menggunakan media gambar benda dan aktivitas sehari-hari yang familiar. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan rerata skor Mini Mental State Examination (MMSE) dari 19,8 menjadi 22,3 dan Montreal Cognitive Assessment (MoCA) dari 17,2 menjadi 19,4 setelah intervensi. Perbedaan signifikan ditemukan pada hasil Wilcoxon Signed Rank Test (p < 0,05). Selain itu, peserta menunjukkan peningkatan atensi, kemampuan penamaan, dan partisipasi sosial. Program tebak gambar terbukti sederhana, murah, dan efektif sebagai stimulasi kognitif bagi lansia dengan demensia di panti sosial serta berpotensi diadaptasi secara luas untuk meningkatkan kualitas hidup lansia.
PENGELOLAAN SAMPAH RUMAH TANGGA ORGANIK - ANORGANIK PADA MASYARAKAT WILAYAH PINGGIRAN SUNGAI Setiawan, Herry; Pertiwiwati, Endang; Nisa, Aida; Heldawati, Heldawati; Putra, M.Aditya
Prosiding Konferensi Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat dan Corporate Social Responsibility (PKM-CSR) Vol 8 (2025): Penguatan Ekonomi Masyarakat Berbasis Ekologis untuk Mencapai Keberlanjutan Menuju Ind
Publisher : Asosiasi Sinergi Pengabdi dan Pemberdaya Indonesia (ASPPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37695/pkmcsr.v8i0.2809

Abstract

Sampah merupakan sisa buangan dari suatu produk atau barang yang sudah tidak dipergunakan lagi, sampah masih dapat didaur dengan campur tangan manusia untuk dapat terurai. Sampah organik bisa dikatakan sebagai sampah ramah lingkungan sedangakan sampah non organik merupakan sampah yang tidak dapat terurai. Kesadaran akan pengelolaan sampah pada masyarakat Kecamatan Martapura Timur masih sangat rendah. Tujuan dari edukasi kesehatan ini untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dalam membuang dan memilah sampah secara tepat. Metode pelaksanaan kegiatan dengan memberikan edukasi berupa cara mengidentifikasi sampah organik dan anorganik. Kegiatan ini. dilaksanakan bertempat di Puskesmas Martapura Timur. Pelaksanaan edukasi sebagai bentuk intervensi dihadiri oleh 26 peserta masyarakat sekitar yang diajarkan bagaimana cara pemilahan sampah organik - anorganik di rumah. Masyarakat dapat memahami akan pentingnya membuang sampah pada tempatnya dan memilah sampah sesuai dengan jenisnya. Didapatkan hasil bahwa dengan metode edukasi serta demonstrasi dapat mempercepat pemahaman masyarakat terkait pentingnya membuang sampah pada tempatnya dan memilah sampah sesuai dengan jenisnya sebagai bentuk nyata pengelolaan sampah rumah tangga. Pengelolaan sampah dapat mencegah terkena penyakit-penyakit berbasis lingkungan, mencegah terjadinya penyakit pencernaan, mencegah terjadinya penyakit kulit, mencegah terjadinya bencana banjir, dan meningkatkan peluang ekonomi kreatif jika sampah dapat dilakukan proses daur ulang.
PENDEKATAN GIZI DAN EDUKASI SARAPAN UNTUK MENDUKUNG KONSENTRASI BELAJAR SISWA SD HUTADAME Sihombing, S.Si, M.Si, Dewi Restuana; Daniela, Connie; Pandiangan, Maruba
Prosiding Konferensi Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat dan Corporate Social Responsibility (PKM-CSR) Vol 8 (2025): Penguatan Ekonomi Masyarakat Berbasis Ekologis untuk Mencapai Keberlanjutan Menuju Ind
Publisher : Asosiasi Sinergi Pengabdi dan Pemberdaya Indonesia (ASPPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37695/pkmcsr.v8i0.2814

Abstract

The lack of breakfast habits among elementary school students is one factor that can reduce concentration levels during the learning process. At Huta Dame 2 Public Elementary School in Samosir Regency, most students arrive at school without breakfast, resulting in low focus and participation in learning activities. This community service activity aims to raise awareness of the importance of breakfast through educational outreach and direct intervention in the form of providing a healthy breakfast. The implementation method includes providing nutrition education materials to students and parents and providing a nutritious breakfast for three consecutive days to all students. In addition, observations and interviews with teachers were conducted to assess changes in student behavior and concentration in class. The results of the activity showed an increase in knowledge about the importance of breakfast, positive changes in students' breakfast habits, and reports from teachers regarding increased student attention and participation during learning. This activity demonstrates that an educational approach accompanied by direct practice can have a real impact on healthy behavior and support the learning process. Similar programs are recommended for continued implementation in schools with comparable conditions.