cover
Contact Name
Rudy Pramono
Contact Email
rudypramono@gmail.com
Phone
+6285171561966
Journal Mail Official
registration@pkm-csr.org
Editorial Address
LPPM Universitas Pelita Harapan, Tangerang Banten
Location
Kota tangerang,
Banten
INDONESIA
Prosiding Konferensi Nasional PKM-CSR
ISSN : -     EISSN : 26553570     DOI : https://doi.org/10.37695/pkmcsr.v4i0
Prosiding PKM-CSR merupakan rangkuman hasil Konferensi Nasional Pengabdian kepada Masyarakat dan Corporate Social Responsibilty (PKM-CSR) yang diselenggarakan setiap tahun oleh kolaborasi beberapa Perguruan Tinggi yaitu Universitas Multimedia Nusantara (UMN), Universitas Pelita Harapan (UPH), Swiss German University (SGU), Universitas Sebelas Maret (UNS), Universitas Pradipta, Universitas Wijaya Putra (UWP), Universtas Lambung Mangkurat (ULM) dan Tahun 2021 bekerjasama dengan Universitas Dyana Pura Bali (Undhira) sebagai Co Host. Prosiding PKM-CSR memuat artikel mengenai kegiatan pengabdian kepada masyarakat dan corporate social responsibility, dengan topik sebagai berikut : Teknologi Tepat Guna Teknologi Komunikasi dan Informasi Kesehatan Ekonomi Pendidikan Lingkungan dan Kebencanaan
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 1,378 Documents
Pemanfaatan Pos Pembinaan Terpadu (Posbindu) Terhadap Pengendalian Hipertensi Pada Warga Di Tangerang Riama Marlyn Sihombing; Fiolenty Sitorus; Fransiska Ompusunggu; Triulan Sidabutar; Lisandra Maria G. B. Sidabutar
Prosiding Konferensi Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat dan Corporate Social Responsibility (PKM-CSR) Vol 2 (2019): Peran Perguruan Tinggi dan Dunia Usaha dalam Mempersiapkan Masyarakat Menghadapi Era I
Publisher : Asosiasi Sinergi Pengabdi dan Pemberdaya Indonesia (ASPPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (377.571 KB) | DOI: 10.37695/pkmcsr.v2i0.334

Abstract

Sustainable Development Goals (SDGs) 2030 had made Non-Communicable Diseases (PTM) as a national priority. PTM - including hypertension - were often undetectable because it had not cause symptoms or complaints and were usually found at an advanced stage so it was difficult to cure and caused disability or premature death. One way to control PTM through Posbindu PTM activities. Purpose of the community service was to find utilization of Posbindu PTM on hypertension control in residents of RW 05 Kelurahan Bencongan Indah Tangerang Banten. Method used quantitative correlation with a cross sectional approached. Population was residents aged 29-85 years with a sample of 83 people. Implementation included measuring blood pressure and monitoring blood cholesterol levels. This community service founded 36.1% of residents who not active used Posbindu PTM, majority (74.7%) were female, more than half (68.6%) showed abnormal blood pressure while results of blood cholesterol test were almost balanced between normal and abnormal results. Data analysis using Fisher's test with an error rate of 0.05 founded a significant difference in blood pressure (p = 0.005) and no difference in cholesterol results (p = 1.00) in the utilization of Posbindu PTM. The future community service activities need to analyze the factors that were related to utilization of Posbindu PTM and improved people's understanding of the importance of Posbindu PTM activities.
Pendidikan Kesehatan Peningkatan Produksi Asi Melalui Tombong Kelapa Kepada Ibu Menyusui Di Rw 02 Kel. Binong, Tangerang Sumiaty Aiba; Belet Lydia Ingrit; Fransiska Ompusunggu; Prisca Tahapary; Dwi Yulianto Nugroho
Prosiding Konferensi Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat dan Corporate Social Responsibility (PKM-CSR) Vol 2 (2019): Peran Perguruan Tinggi dan Dunia Usaha dalam Mempersiapkan Masyarakat Menghadapi Era I
Publisher : Asosiasi Sinergi Pengabdi dan Pemberdaya Indonesia (ASPPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (210.677 KB) | DOI: 10.37695/pkmcsr.v2i0.335

Abstract

Latar belakang: jumlah ibu menyusui di RW 02 Kel. Binong, Tangerang memiliki jumlah yang cukup banyak. Akan tetapi, memiliki pemahaman yang kurang tentang metode pemberian ASI esklusif dan sumber nutrisi yang meningkatkan produksi ASI. Tujuan: menuntut peran dari para akademisi bekerja sama dengan pemerintah dan masyarakat mengaplikasikan pola pengasuhan pemberian ASI ekslusif, dan pemanfaatan tombong kelapa untuk meningkatkan kesehatan ibu dan anak. Metode yang digunakan adalah kegiatan seminar dan diseminasi melalui diskusi. Hasil:jumlah ibu menyusui di RW 02 Kel. Binong, Tangerang sangat antusias mengikuti, menyimak pemaparan materi seminar dan diseminasi tombong kelapa dan edukasi pemberian Asi ekslusif. Manfaatnya peserta memperoleh pemahaman yang baik dan baru tentang ASI ekslusif, sumber makanan yang dapat meningkatkan produksi ASI selama menyusui. Jumlah peserta kegiatan berkisar 58 orang. Kelompok umur terbanyak antara 23–39 tahun (81%) sebanyak 47 orang. Selain itu, ada beberapa peserta diluar target umur yang mengikuti kegiatan, lebih muda dengan rentang usia 20-22 tahun (10%) sebanyak 6 orang, serta pertengahan umur, yaitu 40-45 tahun (9%) sekitar 5 orang. Kesimpulan, hasil diseminasi dan edukasi tentang peningkatan produksi ASI melalui tombong kelapa kepada ibu menyusui berperan untuk memberikan informasi penting dalam peningkatan kesehatan ibu dan anak, baik di usia produktif, dewasa, dan pertengahan usia.
Pendidikan Kesehatan Pada Perempuan Menopause Tentang Screening Kesehatan Reproduksi Di Tangerang Fransiska Ompusunggu; Eva Berthy Tallutondok; Prisca Adipertiwi Tahapary; Belet Lydia Ingrit; Dwi Yulianto Nugroho
Prosiding Konferensi Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat dan Corporate Social Responsibility (PKM-CSR) Vol 2 (2019): Peran Perguruan Tinggi dan Dunia Usaha dalam Mempersiapkan Masyarakat Menghadapi Era I
Publisher : Asosiasi Sinergi Pengabdi dan Pemberdaya Indonesia (ASPPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (177.185 KB) | DOI: 10.37695/pkmcsr.v2i0.337

Abstract

Menopause merupakan proses berhentinya siklus menstruasi selama 12 bulan berturut-turut secara alamiah yang terjadi pada seorang perempuan. Walaupun kejadian alamiah, namun menopause dapat memengaruhi adaptasi fungsi tubuh sehingga perempuan harus mengetahui dampak menopause yang terjadi. Akan tetapi, kajian tentang menopause masih jarang dilakukan di masyarakat sehingga diperlukan kegiatan pengabdian kepada masyarakat berupa pendidikan kesehatan dan screening kesehatan reproduksi pada perempuan yang bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan perempuan tentang dampak menopause dan mau melakukan screening kesehatan reproduksi. Pelaksanaan pendidikan kesehatan ini dilakukan dengan pendekatan tanya jawab dengan partisipan usia 30-74 tahun dan belum pernah dilakukan operasi pengangkatan organ sistem reproduksi. Hasil diketahui responden sangat antusias pada diskusi awal (pre) melalui beberapa pertanyaan yang disampaikan oleh peserta terkait pengalaman pribadi (11%) dan meningkat pengetahuan (22%) setelah diberikan edukasi dengan menjawab benar setiap pertanyaan selama proses edukasi. Artinya ada peningkatan pengetahuan responden dua kali lipat, tetapi tidak sejalan dengan perilaku responden melakukan screening kesehatan. Hal ini dibuktikan hanya ada (66.67%) saja yang mengikuti screening kesehatan reproduksi, sehingga disimpulkan bahwa pemberian edukasi dalam waktu singkat dan tidak berkesinambungan tidak efektif terhadap perubahan sikap dan perilaku responden untuk informasi baru.
Pelatihan Pemasaran Produk Berbasis jejaring Media Sosial kepada Masyarakat Desa Curug Wetan Rudy Pramono; Vasco Adato H, Rudyanto, Juliana
Prosiding Konferensi Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat dan Corporate Social Responsibility (PKM-CSR) Vol 2 (2019): Peran Perguruan Tinggi dan Dunia Usaha dalam Mempersiapkan Masyarakat Menghadapi Era I
Publisher : Asosiasi Sinergi Pengabdi dan Pemberdaya Indonesia (ASPPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (196.924 KB) | DOI: 10.37695/pkmcsr.v2i0.339

Abstract

Curug Wetan Tangerang community has an entrepreneurial desire, but does not yet know how to do product marketing. Therefore, the PKM team (lecturers and students) held a Training on How to Marketing Social Media Network Based Products to Kampung Curug Wetan Community organized by the Faculty of Tourism of the University of Pelita Harapan as a form of Community Service in the framework of the annual Hospitour 2019 program. The PkM team provided training to improve skills and capacity for business actors in Kampung Curug Wetan in marketing social media network-based products. The PkM team provides training to around 20 participants related to online product marketing by using social media networks that are very easy to use with small investments, but have a wide impact. The PkM method is used through skills training and direct assistance (face to face) with participants in Kampung Curug Wetan ,Tangerang The results of PkM activities are expected to increase understanding and skills on marketing methods through social media networks, especially using smartphone devices connected to the internet, so participants are able to make product packaging to be displayed on smartphone social media.
Pengembangan Ekowisata Berbasis Masyarakat Rudy Pramono; D. M. Lemy, L. Soemarni, A. Pramezwary, Y Kristiana
Prosiding Konferensi Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat dan Corporate Social Responsibility (PKM-CSR) Vol 2 (2019): Peran Perguruan Tinggi dan Dunia Usaha dalam Mempersiapkan Masyarakat Menghadapi Era I
Publisher : Asosiasi Sinergi Pengabdi dan Pemberdaya Indonesia (ASPPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (408.496 KB) | DOI: 10.37695/pkmcsr.v2i0.340

Abstract

Pemerintah kota Tangerang Selatan akan menjadikan Kelurahan Keranggan Kec. Setu sebagai Kampung Ekowisata atau Kampung Pariwisata Industri. Ekowisata berbasis masyarakat dapat menciptakan kesempatan kerja bagi masyarakat setempat, dan mengurangi kemiskinan, dimana penghasilan ekowisata adalah dari jasa-jasa wisata untuk wisatawan seperti fee pemandu, biaya transportasi, penyewaan homestay, menjual kerajinan, dan sebagainya.Ekowisata membawa dampak positif terhadap pelestarian lingkungan dan budaya asli setempat yang pada akhirnya diharapkan akan mampu menumbuhkan jati diri dan rasa bangga antar penduduk setempat yang tumbuh akibat peningkatan kegiatan ekowisata. Kegiatan ini ditujukan untuk mewujudkan Kelurahan Keranggan sebagai kelurahan ekowisata berbasis masyarakat dengan dukungan mitra Pemerintah Kelurahan Keranggan dan Koperasi Cipta Boga. Permasalahan yang dihadapi pemerintahan kelurahan dan Koperasi Cipta Boga selain daya dukung fasilitas wisata, yang paling penting adalah kesiapan masyarakat dan pengelola lokal yang akan mengelola dan memelihara kegiatan-kegiatan wisata yang akan dilakukan. Kesiapan masyarakat dan pengelola lokal dalam kegiatan ekowisata ini, masih sangat kurang. Untuk mewujudkan tujuan ini selain mempersiapkan fasilitas perlu mempersiapkan masyarakat dan pengelola lokal yang mampu menjalankan kegiatan ekowisata berbasis masyarakat secara berkelanjutan. Metode yang akan dipakai dalam kegiatan ini dimulai dengan awal pelaksanaan ini adalah sosialisasi program ekowisata berbasis masyarakat, tahap kedua adalah pembentukan tim usaha yang akan dikoordinir oleh mitra Pemerintah Kelurahan dan KSU Cipta Boga, tahap ketiga mengadakan penyuluhan maupun pelatihan untuk meningkatkan kompetensi sumber daya manusia dalam pengelolaan atraksi wisata, tahap keempat peresmian ekowisata, tahap kelima kerja sama dan promosi, tahap terakhir merupakan tahap pendampingan dan evaluasi keberlanjutan. Tahap ekowisata berbasis masyarakat berkelanjutan ini merupakan hasil akhir dari serangkaian program yakni terbentuknya ekowisata berbasis masyarakat yang sinergis dan menarik di kawasan Keranggan secara berkelanjutan
Pelayanan Trauma Healing Bagi Korban Gempa Lombok Wiwit Puspitasari Dewi; Krishervina R. Lidiawati; Pradipta C. Pratiwi
Prosiding Konferensi Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat dan Corporate Social Responsibility (PKM-CSR) Vol 2 (2019): Peran Perguruan Tinggi dan Dunia Usaha dalam Mempersiapkan Masyarakat Menghadapi Era I
Publisher : Asosiasi Sinergi Pengabdi dan Pemberdaya Indonesia (ASPPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (345.051 KB) | DOI: 10.37695/pkmcsr.v2i0.341

Abstract

Rangkaian bencana gempa bumi Lombok yang dimulai sejak 29 Juli 2018 dan dilanjutkan dengan ratusan gempa susulan menimbulkan dampak fisik maupun psikologis bagi para korbannya. Salah satu dampak psikologis yang terjadi pada korban adalah munculnya gejala trauma yang membuat mereka mengalami disfungsi serta hambatan dalam menjalani rutinitas hidup sehari-hari. Oleh karena itu, diperlukan adanya kegiatan yang bertujuan untuk membantu para korban menjadi lebih stabil dan dapat kembali beradaptasi dengan kehidupan mereka. Kegiatan pengabdian pada masyarakat ini disebut dengan Trauma Healing yang merupakan lanjutan dari kegiatan serupa yang sudah terlebih dahulu dilakukan. Tim dosen Fakultas Psikologi UPH dengan latar belakang pendidikan psikologi klinis dan pendidikan bermitra dengan Baptist Global Response International (BGRI) melaksanakan kegiatan ini dalam bentuk seminar dan workshop selama satu hari. Sebanyak 23 peserta yang merupakan korban gempa dan sekaligus merupakan pemimpin komunitas di Lombok mengikuti kegiatan yang terbagi atas tiga bagian. Bagian pertama adalah seminar mengenai trauma dan Psychological First Aid (PFA), bagian kedua adalah workshop untuk mendengarkan dan relaksasi, serta bagian terakhir adalah workshop teknik bermain dan bercerita. Hasilnya secara umum peserta mendapatkan informasi yang baru mengenai trauma, mengetahui prosedur teknik relaksasi melalui pengaturan pernapasan, serta cara mendengarkan dan berkomunikasi dengan korban yang dalam kondisi trauma
Pelatihan Penggunaan Fidelio Dalam Kantor Depan Hotel Bagi Smk Binusta Tangerang Wulan Meiaya Wowor; Anastasia Chintya Angelina; Florentina Bustari, Lisya
Prosiding Konferensi Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat dan Corporate Social Responsibility (PKM-CSR) Vol 2 (2019): Peran Perguruan Tinggi dan Dunia Usaha dalam Mempersiapkan Masyarakat Menghadapi Era I
Publisher : Asosiasi Sinergi Pengabdi dan Pemberdaya Indonesia (ASPPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (259.891 KB) | DOI: 10.37695/pkmcsr.v2i0.343

Abstract

Fidelio adalah perangkat lunak komputer yang digunakan sebagai pangkalan data hotel. Perangkat ini mencatat data-data tamu menginap yang meliputi data pribadi, riwayat tinggal, masa tinggal, harga dan tipe kamar, metode pembayaran, kebiasaan tamu, dan data lainnya. Fidelio mencatat seluruh informasi tentang tamu yang dibutuhkan dalam operasional sebuah hotel. Itulah sebabnya menjadi penting bagi karyawan Kantor Depan Hotel untuk memiliki pengetahuan dan keterampilan Fidelio. SMK merupakan sekolah menengah kejuruan yang mempersiapkan peserta didiknya untuk dapat langsung bekerja di industri dengan memberikan berbagai ketrampilan, khususnya ketrampilan bidang perhotelan. Berdasarkan hasil penelitian analisa ketrampilan bidang perhotelan, penggunaan teknologi komputer merupakan salah satu ketrampilan yang dibutuhkan oleh karyawan Kantor Depan Hotel. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mendeseminasi hasil penelitian tersebut serta memberikan pengetahuan dan ketrampilan penggunaan Fidelio pada siswa SMK. Metode yang digunakan adalah pelatihan menggunakan Fidelio kepada siswa SMK dengan tahapan pembekalan teori, simulasi penggunaan Fidelio, dan praktik. Hasil dari pelatihan ini dinilai sangat baik oleh peserta karena bertambahnya pengetahuan dan ketrampilan teknologi sebagai bekal untuk bekerja di industri perhotelan
Deteksi Dini Kesehatan Dan Edukasi Ergonomi Pada Karyawan Elling Custom Made Bra Ineke Patrisia; Yenni Sitanggang; Lia Kartika; Elfrida Silalahi; Eva Ernawati Simanjuntak
Prosiding Konferensi Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat dan Corporate Social Responsibility (PKM-CSR) Vol 2 (2019): Peran Perguruan Tinggi dan Dunia Usaha dalam Mempersiapkan Masyarakat Menghadapi Era I
Publisher : Asosiasi Sinergi Pengabdi dan Pemberdaya Indonesia (ASPPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (216.148 KB) | DOI: 10.37695/pkmcsr.v2i0.344

Abstract

Salah satu cara yang bisa ditempuh agar para pekerja yang berkecimpung di dalam kegiatan yang ada di industri kecil tetap dalam kondisi yang sehat, aman, nyaman, efektif dan efisien serta produktivitasnya tinggi maka diperlukan kaidah-kaidah ergonomi yang berbasis kearifan lokal di dalam melakukan kegiatan atau aktivitas di tempat kerja. Elling Custom Made Bra merupakan suatu kelompok karyawan di area Tangerang Selatan yang bekerja dalam pembuatan bra yang selama bekerja (menjahit) duduk dari pukul 7.30 s/d 12.00 istirahat 1 jam dan pukul 13.00 s/d 15.30. Mengingat hal tersebut, kaidah ergonomi perlu diperhatikan. Sebab seandainya hal ini tidak dilakukan maka akan menimbulkan berbagai macam gangguan, kelainan dan penyakit yang terkait dengan sistem otot dan rangka. Dengan demikian kualitas kesehatan pekerja akan terancam yang pada akhirnya produktivitas kerja akan menurun. Tim PkM melakukan pemberian edukasi terkait penyakit diabetes, hipertensi dan ergonomi serta pemeriksaan darah. Hasil dari kegiatan ini adalah terdapat peningkatan pengetahuan setelah mendapatkan edukasi yaitu dengan nilai rerata 70,79 dan para karyawan mengetahui hasil pemeriksaan darahnya. Peserta mampu mendemostrasikan kembali cara mengambil barang dan duduk yang sesuai dengan ergonomi.
Teknologi Tepat Guna “Mekutus” Guna Mengurangi Resiko Pemasakan Telur Asin Hardo Wahyudi; Nurleila Jum’ati; Nurul Aini
Prosiding Konferensi Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat dan Corporate Social Responsibility (PKM-CSR) Vol 2 (2019): Peran Perguruan Tinggi dan Dunia Usaha dalam Mempersiapkan Masyarakat Menghadapi Era I
Publisher : Asosiasi Sinergi Pengabdi dan Pemberdaya Indonesia (ASPPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (404.393 KB) | DOI: 10.37695/pkmcsr.v2i0.345

Abstract

UKM yang bergerak di bidang ternak bebek dan produsen telur asin mempergunakan alat konvensional untuk pengukusan telur asin. Pengukusan telur asin dengan alat konvensional membutuhkan waktu 4 jam untuk mengukus 450 butir dengan resiko pecah dan atau retak mencapai 20 % atau 90 butir setiap kali proses produksi. Dengan demikian, mitra UKM membutuhkan alat pengukus yang dapat menyelesaikan permasalahan tersebut yaitu MEKUTUS. Alat ini terdiri dari ruang boiler, ruang telur dan ruang sirkulasi. Untuk menjaga agar suhu tidak melebihi batas yang sudah ditentukan yakni 70°C-90°C maka alat ini dilengkapi dengan otomasi pengontrol suhu yaitu digital temperature controller sebagai masukannya dan cerobong pembuangan asap sebagai output. Hasilnya proses pengukusan menjadi lebih cepat menjadi 2 jam dan resiko pecah atau retak pada telur dapat terminimalisir. Penurunan prosentase kerugian mencapai 173,6 % per bulan. Dengan efisiensi waktu, tenaga dan biaya produksi membuat produktivitas mitra semakin meningkat sehingga diperlukan viral marketing melalui media sosial untuk meluaskan pasar. Dengan demikian mitra UKM dapat meningkatkan omzet penjualan telur asin kukus.
Edukasi Kesehatan Dan Deteksi Dini Hipertensi, Kolesterol, Asam Urat Dan Diabetes Melitus Di Gereja HKBP PPGS Deborah Siregar; Yenni Ferawati Sitanggang; Veronica Paula
Prosiding Konferensi Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat dan Corporate Social Responsibility (PKM-CSR) Vol 2 (2019): Peran Perguruan Tinggi dan Dunia Usaha dalam Mempersiapkan Masyarakat Menghadapi Era I
Publisher : Asosiasi Sinergi Pengabdi dan Pemberdaya Indonesia (ASPPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (233.79 KB) | DOI: 10.37695/pkmcsr.v2i0.346

Abstract

Penyakit tidak menular (PTM) merupakan penyakit kronis yang tidak ditularkan dari orang ke orang lainnya. World Health organization (WHO) menunjukkan bahwa dari 56.4 juta kematian yang terjadi ditahun 2015, sebanyak 39.5 juta (70%) kematian disebabkan oleh penyakit tidak menular (PTM). HKBP Pos Parmingguan Gading serpong memiliki 120 jemaat yang terdiri dari anak-anak, remaja, dewasa dan lansia yang memiliki kebudayaan sumatera yang memiliki kebiasaan mengkonsumsi makanan yang berlemak dan asin. Beberapa jemaat mengaku memiliki tekanan darah yang tinggi dan gula darah yang tinggi serta jarang mengontrolkan dirinya ke tenaga kesehatan dan merasa tidak perlu jika tidak ada keluhan. Disamping itu, dua jemaat meninggal dunia akibat stroke yang diderita dalam tahun yang sama akibat hipertensi yang tidak terkontrol. Jemaat gereja HKBP PPGS belum pernah mendapatkan edukasi kesehatan terait topik sebelumnya. Tujuan dari PkM ini adalah memberikan edukasi kesehatan dan melakukan skrining dini terkait hipertensi, kolesterol dan diabetes melllitus. Metode yang digunakan adalah pemeriksaan kesehatan serta penyuluhan kesehatan. Hasil yang didapatkan dari kegiatan ini adalah tercatat nya sebanyak 31 jemaat yang memiliki tekanan darah tinggi dalam kategori pre hipertensi sampai hipertensi tahap 2. Sebanyak 14 jemaat memiliki kolesterol diatas 200mg/dl, dan 6 orang mengalami gula darah yang tinggi (gula darah setelah makan >180mg/dl)

Page 25 of 138 | Total Record : 1378