cover
Contact Name
Rudy Pramono
Contact Email
rudypramono@gmail.com
Phone
+6285171561966
Journal Mail Official
registration@pkm-csr.org
Editorial Address
LPPM Universitas Pelita Harapan, Tangerang Banten
Location
Kota tangerang,
Banten
INDONESIA
Prosiding Konferensi Nasional PKM-CSR
ISSN : -     EISSN : 26553570     DOI : https://doi.org/10.37695/pkmcsr.v4i0
Prosiding PKM-CSR merupakan rangkuman hasil Konferensi Nasional Pengabdian kepada Masyarakat dan Corporate Social Responsibilty (PKM-CSR) yang diselenggarakan setiap tahun oleh kolaborasi beberapa Perguruan Tinggi yaitu Universitas Multimedia Nusantara (UMN), Universitas Pelita Harapan (UPH), Swiss German University (SGU), Universitas Sebelas Maret (UNS), Universitas Pradipta, Universitas Wijaya Putra (UWP), Universtas Lambung Mangkurat (ULM) dan Tahun 2021 bekerjasama dengan Universitas Dyana Pura Bali (Undhira) sebagai Co Host. Prosiding PKM-CSR memuat artikel mengenai kegiatan pengabdian kepada masyarakat dan corporate social responsibility, dengan topik sebagai berikut : Teknologi Tepat Guna Teknologi Komunikasi dan Informasi Kesehatan Ekonomi Pendidikan Lingkungan dan Kebencanaan
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 1,378 Documents
Optimalisasi Taman Baca Warga Untuk Mendukung Proses Pembelajaran Anak Di Kendung Sememi Surabaya yulis setyowati
Prosiding Konferensi Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat dan Corporate Social Responsibility (PKM-CSR) Vol 2 (2019): Peran Perguruan Tinggi dan Dunia Usaha dalam Mempersiapkan Masyarakat Menghadapi Era I
Publisher : Asosiasi Sinergi Pengabdi dan Pemberdaya Indonesia (ASPPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (223.126 KB) | DOI: 10.37695/pkmcsr.v2i0.370

Abstract

Kegiatan pemberdayaan ini dilaksanakan tepatnya di Kendung RT 03 RW 06 Kelurahan Sememi Kecamatan Benowo Kota Surabaya bertujuan utamanya untuk mengaktifkan kembali fungsional perpustakaan mini yang sudah ada semenjak 2015 tetapi tidak didayagunakan oleh warga setempat. Selain itu kegiatan ini bertujuan memberikan ruang belajar dan bermain bagi anak-anak sehingga mampu mendukung tumbuh kembang mereka. Pemberdayaan perpustakan kampung mini ini dilakukan dengan metode pelatihan karang taruna salah satunya adalah pelatihan pengelolaan perpustakaan, pendampingan serta penguatan karang taruna dalam melaksanakan kegiatan serta pembimbingan untuk mencari jaringan untuk meningkatkan jumlah buku koleksi perpustakaan mini. Beberapa bentuk kegiatan pemberdayaan ini berupa menataan kembali buku koleksi, penyegaran katalog, penambahan buku serta pelatihan karang taruna untuk mengelola perpustakaan yang lebih menarik warga setempat khususnya anak-anak. Kegiatan lainnya adalah mengiatkan program-program untuk anak-anak seperti membaca buku cerita bergambar, mewarna, menggambar, bermain puzzle, bermain dengan dongeng, membuat komunitas belajar bersama, membuat media pembelajaran dari barang bekas, dan membantu Karang Taruna menemukan jejaring yang bisa mensupport penambahan koleksi buku. Dengan kegiatan pemberdayaan seperti diatas diharapkan tidak hanya mampu mendukung tumbuh kembang anak tetapi juga memberikan wadah Karang Taruna agar lebih aktif melakukan kegiatan yang biasanya hanya aktif pada peringatan Hari kemerdekaan 17 Agustus Negara Republik Indonesia.
Teacher Training: Tech Savvy Educator Community Service For Teachers In Learning Center, PPMT Parung Stella Stefany; Rijanto Purbojo
Prosiding Konferensi Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat dan Corporate Social Responsibility (PKM-CSR) Vol 2 (2019): Peran Perguruan Tinggi dan Dunia Usaha dalam Mempersiapkan Masyarakat Menghadapi Era I
Publisher : Asosiasi Sinergi Pengabdi dan Pemberdaya Indonesia (ASPPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (250.751 KB) | DOI: 10.37695/pkmcsr.v2i0.371

Abstract

Getting into Indonesia roadmap program "Making Indonesia 4.0", most of the sector industries have to divert their business into digital. Education as a stakeholder that support these main industries highlighted to put concern about digitizing their learning program. As a part of mission service, GKY Puri Indah nurturing scholar-teacher chain in a continuous program. They built several learning centers to facilitate students in improving their learning skills after school as a part of nurturing future leaders, especially for churches. Before assigned to churches, these graduates have to teach in the learning center for two years. The problem is how can these theological graduates play their role as a teacher. Teacher training systemic program that will be held continuously to educate these teachers. At the first session, conducted in two parts. First part highlighted topic about motivation, teaching, and learning, the second one, highlighted effective communication mediated by technology and approaches in using technology for managing the classroom. The method used in this community service is lecturing, discussion, and presentation as evaluation, divided into 4 phases: preparation, delivery, assessment, and evaluation. Result of this program is some motivated participants are needed to be enriched by consistent training at least twice in a year to improve their teaching skills and technology use in education.
Literasi Media Di Yayasan Perguruan Markus Tangerang Rambu Naha; Rosse Mince Hutapea
Prosiding Konferensi Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat dan Corporate Social Responsibility (PKM-CSR) Vol 2 (2019): Peran Perguruan Tinggi dan Dunia Usaha dalam Mempersiapkan Masyarakat Menghadapi Era I
Publisher : Asosiasi Sinergi Pengabdi dan Pemberdaya Indonesia (ASPPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (371.625 KB) | DOI: 10.37695/pkmcsr.v2i0.373

Abstract

Kehadiran media baik itu media mainstream maupun media baru tidak saja memberikan dampak positif tetapi juga dampak negatif. Hadirnya informasi hoaks, kesalahan menafsirkan informasi, serta informasi tidak yang disampaikan dalam ruang publik merupakan bukti bahwa masyarakat sesungguhnya perlu diberikan edukasi mengenai literasi media. Literasi media merupakan kemampuan untuk mengakses, menganalisa, mengevaluasi dan menghasilkan pesan melalui berbagai konteks (Livingstone, 2004). Edukasi mengenai literasi media berarti bahwa memberikan wawasan dan pengetahuan untuk cerdas dalam bermedia. Melihat adanya kebutuhan masyarakat untuk memperoleh edukasi mengenai literasi media, maka Universitas Pelita Harapan melalui Program Studi Pendidikan Jarak Jauh Ilmu Komunikasi turut berkontribusi melakukan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat berupa edukasi literasi media di Yayasan Perguruan Markus Tangerang. Kegiatan edukasi ini berfokus kepada siswa dan orang tua murid yang materinya dikemas secara komprehensif sehingga setiap peserta dapat memahami materi yang disampaikan. Edukasi literasi media diawali dengan kelas workshop untuk memberikan gambaran umum mengenai literasi media, kemudian peserta dibagi menjadi kelompok-kelompok kecil dengan dua orang fasilitator dari dosen dan mahasiswa untuk membantu peserta memahami lebih dalam lagi mengenai literasi media. Dalam diskusi yang bersifat dua arah ini, peserta diajak memahami literasi media menggunakan games yang dikemas secara menarik. Melalui edukasi literasi media, setiap peserta diharapkan untuk tidak saja memahami bagaimana pemanfataan media, tetapi juga mampu untuk menjadi agen untuk melakukan sosialisasi literasi media kepada teman, keluarga dan kelompok masyarakat dimana mereka terlibat didalamnya. Kata Kunci: literasi media, dampak media, edukasi literasi media
Persepsi Penerapan Model Stem (Science, Technology, Engineering And Mathematics) Untuk Meningkatkan Pemahaman Guru Dalam Menghadapi Revolusi Industri 4.0 Mia Nurkanti; Darta Darta
Prosiding Konferensi Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat dan Corporate Social Responsibility (PKM-CSR) Vol 2 (2019): Peran Perguruan Tinggi dan Dunia Usaha dalam Mempersiapkan Masyarakat Menghadapi Era I
Publisher : Asosiasi Sinergi Pengabdi dan Pemberdaya Indonesia (ASPPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (192.207 KB) | DOI: 10.37695/pkmcsr.v2i0.376

Abstract

Telah dilakukan pengabdian pada masyarakat tentang pembimbingan guru SD melaksanakan program Bandung Green School sebagai upaya penghijauan sekolah yang ada di kota Bandung. Tujuan dari PKM ini yaitu ingin bekerjasama dengan para guru Sekolah Dasar di salah satu SD yang berada di tengah kota. Masalah yang dihadapi oleh para guru adalah belum mempunyai pengetahuan mengelola lingkungan yang sehat, bersih dan nyaman sedangkan program walikota saat itu menginginkan setiap sekolah yang ada di kota Bandung menyelengarakan Bandung Green School. Tujuan penelitian adalah apakah model pembelajaran STEM (Science, Technology, Engineering and Mathematics) dapat membuat guru memahami cara mengelola lingkungan sekolah. Pengambilan sampel penelitian dilakukan di SD Cihampelas 3 dan 5. Guru yang terlibat sebanyak 43 orang sedangkan yang menjadi subjek penelitian hanya guru yang mengajar di kelas 4 dan 5 yaitu 16 orang. Metode pengambilan data dilakukan melalui metode survey dengan instrumen pre dan post test serta kuesioner. Hasil penelitian menunjukan bahwa penerapan pembelajaran model STEM dapat memberikan kontribusi signifikan terhadap kemampuan guru dalam mengelola lingkungan sekolah. STEM merupakan salah satu model pembelajaran yang efektif dapat digunakan oleh guru untuk mempersiapkan anak membangun karakter yang kompetitif secara global dan dipersiapkan untuk kesempatan karir di bidang teknis dan kreatif di masa depan.
Sosialisasi Penghijauan Lingkungan Dengan Tanaman Hidroponik Di RPTRA Amanah Bunda Tanjung Duren Selatan ferdinand fassa; Sani Heryanto
Prosiding Konferensi Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat dan Corporate Social Responsibility (PKM-CSR) Vol 2 (2019): Peran Perguruan Tinggi dan Dunia Usaha dalam Mempersiapkan Masyarakat Menghadapi Era I
Publisher : Asosiasi Sinergi Pengabdi dan Pemberdaya Indonesia (ASPPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (556.196 KB) | DOI: 10.37695/pkmcsr.v2i0.377

Abstract

Terbatasnya ruang terbuka hijau (RTH) di kota Jakarta yang disebabkan oleh pembangunan yang terus meningkat secara masif mengakibatkan perubahan lingkungan fisik sehingga menurunkan kualitas lingkungan. Ruang terbuka hijau diharapkan memberikan fungsi dasar seperti fungsi bio-ekologi, sosial dan ekomomi. Undang-undang Nomor 26 tahun 2007 tentang Penataan Ruang mewajibkan setiap provinsi memiliki 30% RTH. Dalam kenyataannya ketersediaan RTH sebesar 30% sulit untuk diwujudkan di DKI Jakarta dengan berbagai macam masalahnya. Dengan kondisi ini maka diperlukan suatu cara untuk “menghijaukan” wilayah DKI Jakarta baik itu di kawasan perumahan maupun wilayah dengan lahan terbuka yang terbatas. Salah satu cara untuk menghijaukan lingkungan dengan lahan yang terbatas dengan cara hidroponik. Media tanam hidroponik adalah cara membudidayakan tanaman dengan memanfaatkan air tanpa menggunakan banyak tanah sebagai media tanamnya. Metode hidroponik merupakan salah satu cara mengatasi keterbatasan lahan hijau, yang dalam perawatannya, tanaman hidroponik memerlukan ketelitian yang lebih. Jalur distribusi air pada hidroponik juga harus selalu diperhatikan dengan cara menghindari air hujan yang jatuh ketanaman dikarenakan mengandung asam yang membuat tanaman menjadi kekurangan nutrisi sehingga batang bisa busuk karena air yang menggenang terlalu tinggi. Sosialisasi penanaman dengan metode Hidroponik di lingkungan RPTRA Amanah Bunda ini bertujuan untuk menambah pengetahuan masyarakat dan pengelola tentang penghijauan dengan metode Hidroponik dan memotivasi masyarakat untuk peduli terhadap penghijauan lingkungan.
Pengelolaan Dan Pengembangan Bank Sampah Berbasis Kemanfaatan Dan Teknologi Informasi (Di Manukan Kulon Tandes Surabaya) Muhammad Hasan Abdullah; Nurwahyudi Widhiyanta
Prosiding Konferensi Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat dan Corporate Social Responsibility (PKM-CSR) Vol 2 (2019): Peran Perguruan Tinggi dan Dunia Usaha dalam Mempersiapkan Masyarakat Menghadapi Era I
Publisher : Asosiasi Sinergi Pengabdi dan Pemberdaya Indonesia (ASPPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (436.371 KB) | DOI: 10.37695/pkmcsr.v2i0.378

Abstract

Keberadaan Bank Sampah sangat membantu dalam mengurangi volume sampah dan dapat menunjang kehidupan ekonomi serta sosial masyarakat sekitar. Namun beberapa kendala muncul seiring berjalannya waktu. Sehingga eksistensi Bank Sampah ini mulai terancam. Beberapa persoalan muncul disebabkan antara lain karena kurangnya kesadaran dan motivasi, pengetahuan dalam pemilahan sampah, pengelolaan yang kurang efektif serta masih minimnya pengembangan dan pemanfaatan hasil Bank Sampah yang bisa dirasakan oleh masyarakat. Tujuan Program Pemberdayaan Masyarakat ini adalah untuk meningkatkan peran serta masyarakat dalam kegiatan Bank Sampah dan meningkatkan manfaat dari Bank Sampah. Sehingga Bank Sampah mempunyai daya tarik dan dapat memotivasi warga untuk lebih aktif dalam kegiatan Bank Sampah. Wujud dari program pengabdian ini adalah munculnya inovasi pemanfaatan Bank Sampah seperti kerajinan berbahan sampah kering, program kursus berbayar sampah, tabungan serta program aplikasi untuk transaksi Bank Sampah.
PKM Sistem Informasi Desa Bringkang Sebagai Portal Desa suryo atmojo; Randy Dwi Romadhoni
Prosiding Konferensi Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat dan Corporate Social Responsibility (PKM-CSR) Vol 2 (2019): Peran Perguruan Tinggi dan Dunia Usaha dalam Mempersiapkan Masyarakat Menghadapi Era I
Publisher : Asosiasi Sinergi Pengabdi dan Pemberdaya Indonesia (ASPPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (297.744 KB) | DOI: 10.37695/pkmcsr.v2i0.379

Abstract

Pembangunan pedesaan mengalami perubahan signifikan seiring pesatnya perkembangan Teknologi Informasi dan Komunikasi. Infrastruktur (TIK).TIK berdampak besar terhadap pembangunan pedesaan. Desa-desa yang selama ini termarjinalkan dalam peta TIK kini perlahan-lahan mulai dikenal secara global. Desa Bringkang merupakan salah satu desa yang berada pada Kecamatan Menganti di Kabupaten Gresik Jawa Timur. Desa ini memiliki lokasi yang cukup dekat dengan kota-kota besar, seperti Surabaya, Mojokerto dan Sidoarjo. Hal ini memungkinkan cukup banyak penduduk yang merupakan pendatang dari kota-kota besar dan akses penyebaran teknologi ke Desa Bringkang semakin tinggi sehingga penduduk melek teknologi semakin banyak. Desa Bringkang memiliki 8 perangkat desa, tetapi perangkat desa yang merupakan pengadopsi teknologi hanya 1 orang dari 8 orang, meskipun sudah ada pembinaan dan pelatihan penggunaan teknologi untuk perangkat desa hanya beberapa yang mengimplementasikannya. Berdasarkan permasalahan tersebut, sangat diperlukan adanya portal desa dengan penyuluhannya, guna mengoptimalkan informasi yang terserap oleh warga dan aspirasi. Hasil dari kegiatan ini, 93% masyarakat menilai portal mudah digunakan oleh masyarakat desa, dengan 87% masyarakat menilai pentingnya sistem informasi desa untuk penyebaran informasi di desa.
UKM Loundry Untuk Peningkatan Kesejahteraan Di Kampung Gebang Sidoarjo muharom muharom; Krisnadhi Hariyanto
Prosiding Konferensi Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat dan Corporate Social Responsibility (PKM-CSR) Vol 2 (2019): Peran Perguruan Tinggi dan Dunia Usaha dalam Mempersiapkan Masyarakat Menghadapi Era I
Publisher : Asosiasi Sinergi Pengabdi dan Pemberdaya Indonesia (ASPPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (240.23 KB) | DOI: 10.37695/pkmcsr.v2i0.380

Abstract

Kelurahan Gebang merupakan salah satu kelurahan yang berada disisi paling timur dari Kecamatan Sidoarjo, Kabupaten Sidoarjo. Perkembangan kelurahan Gebang ini sangat pesat setelah dibangunnya jalan lingkar timur Sidoarjo yang membelah perkampungan Gebang menjadi dua yaitu disisi timur dan sisi barat jalan. Dengan adanya jalan lingkar timur tersebut warga Kelurahan Gebang meningkat sangat signifikan, diantaranya karena banyak dibangun perumahan dan kawasan pergudangan dan industri. Pada UKM Izzah yang ada dikelurahan Gebang khususnya yang bergerak dibidang jasa loundry sebagian dari mereka membutuhkan area penjemuran untuk membantu proses pengeringan. Bagi masyarakat yang mempunyai mata pencaharian sebagai jasa loundry sangatlah mutlak membutuhkan panas setiap hari untuk membantu pengeringan cucian. Untuk mengatasi masalah faktor cuaca yang sering hujan dan lahan yang sempit team kami melakukan inovasi desain pembuatan alat pengering baju untuk mempercepat proses pengeringan dan menanggulangi lahan yang sempit tadi. Disamping itu juga memberikan pelatihan menejemen administrasi dan keuangan serta inovasi produk. Hasil pengukuran di laboratorium /bengkel mesin Teknik mesin UWP memperlihatkan bahwa mesin pengering pakaian bekerja dengan beban 50 baju basah hasil perasan tangan, kondisi udara masuk di dalam lemari pengering mampu mencapai suhu udara kering sekitar 74oC, dengan suhu udara basah sekitar 34oC. Dari data hasil pengukuran, dengan kondisi udara seperti tersebut , udara mempunyai kemampuan untuk mengeringkan baju- baju yang ada di dalam ruang pengering.
Peningkatan Produksi Dan Perbaikan Manajemen Ukm Kue Pudak Di Kelurahan Lumpur Gresik ASTRIA HINDRATMO; Ong Andre Wahyu Riyanto; Dyah Puspita Indah Budi Sari Wulan
Prosiding Konferensi Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat dan Corporate Social Responsibility (PKM-CSR) Vol 2 (2019): Peran Perguruan Tinggi dan Dunia Usaha dalam Mempersiapkan Masyarakat Menghadapi Era I
Publisher : Asosiasi Sinergi Pengabdi dan Pemberdaya Indonesia (ASPPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (244.75 KB) | DOI: 10.37695/pkmcsr.v2i0.383

Abstract

UKM Kue Pudak Kelurahan Lumpur Kecamatan Lumpur merupakan salah satu lokasi penjualan kue pudak yang terkenal di Gresik. UKM tersebut berproduksi selama pulah tahun. Walaupun beroperasi lama tetapi masih memiliki permasalahan. Pemasalahan produksi tidak adanya proses yang menggunakan mesin Teknologi Tepat Guna (TTG) sehingga waktu proses produksi kurang efisien terutama pada proses pengadukan bahan baku menjadi adonan. Hasil produk masih belum memiliki variasi ukuran isi yang sesuai selera konsumen. Pada aspek manajemen yaitu manajemen pemasaran yang masih belum terkonsep dengan baik sehingga belum memetakan segmentasi, taget, dan posisi produk terhadap produk pesaing. Terkait manajemen mutu dimana saat ini mitra belum sepenuhnya memperhatikan mutu produk dari segi higienis. Solusi yang kami tawarkan dalam kegiatan ini yaitu membantu merancang desain mesin TTG pada proses pengadukan bahan baku menjadi adonan agar lebih waktu produksi efisien. Kemudian juga dilatih membuat variasi produk dengan ukuran sesuai selera konsumen dan sesuai segmentasi konsumennya. Terkait aspek manajemen dilatih merancang konsep marketing dengan menentukan marketing mix (Product, Price, Place, Promotion) dan Segmentasi, Target, Positioning (STP). Sedangkan pada manajemen mutu, mitra akan dilatih menggunakan peralatan sarung tangan, masker, dan menjaga kebersihan dalam produksinya dan juga akan dibuatkan standar operation procedure (SOP) produksi yang bersih agar mutu produk menjadi higienis.
Peningkatan Kreatifitas Anak Melalui Kegiatan Children Funday RPTRA Amanah Bunda Kelurahan Tanjung Duren Selatan ferdinand fassa; Sani Heryanto; Andre Feliks Setiawan
Prosiding Konferensi Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat dan Corporate Social Responsibility (PKM-CSR) Vol 2 (2019): Peran Perguruan Tinggi dan Dunia Usaha dalam Mempersiapkan Masyarakat Menghadapi Era I
Publisher : Asosiasi Sinergi Pengabdi dan Pemberdaya Indonesia (ASPPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (803.257 KB) | DOI: 10.37695/pkmcsr.v2i0.385

Abstract

Kemaujuan teknologi terkadang dimanfaatkan untuk kegiatan yang kurang bermanfaat oleh masyarat secara umum dan anak-anak secara khusus. Penggunaan teknologi dapat memberikan dampak negatif terhadap anak-anak jika tidak diawasi dengan baik, salah satunya adalah bermain game maupun menonton youtube di gadget tanpa pendampingan orang tua. Kegiatan tersebut berdampak kepada kurangnya olah tubuh da waktu beraktifitas anak-anak dengan lingkungannya sehingga dapat menurunkan daya kreatifitas maupun disiplin anak. Untuk meningkatan kreatifitas anak-anak maka diadakan kegiatan Children Fun Day (ChiFuDay) yang bertujuan untuk meningkatkan kreatifitas Anak-anak dan menumbuhkan sikap disiplin serta tanggung jawab anak-anak. Metode kegiatan ini dengan cara mengadakan lomba-lomba dan kegiatan yang menarik bagi anak-anak RPTRA dalam upaya untuk memberikan sikap sikap positif dengan cara yang menarik sehingga anak-anak tertarik dan juga menyerap nilai-nilai kepemimpinan dan kerjasama yang ada pada permainan/lomba/kegiatan yang ada. Adapun beberapa lomba yang akan diselenggarakan pada acara “ChiFuDay” yaitu: Tebak Gambar, Kuda Bisik, Estafek Sarung, Timang-timang dan Menyebrangi lautan. Kegiatan ChiFuDay dilaksanakan di wilayah RPTRA Amanah Bunda Tanjung Duren Selatan, yang mana wilayah ini tidak jauh dari lingkungan Universitas Agung Podomoro. Hasil akhir dari pelaksanakan kegiatan ChiFuDay adalah agar anak-anak dapat bertumbuh kembang dengan lingkungan yang baik melalui kegiatan yang membangun kreatifitas mereka.

Page 27 of 138 | Total Record : 1378