cover
Contact Name
Rudy Pramono
Contact Email
rudypramono@gmail.com
Phone
+6285171561966
Journal Mail Official
registration@pkm-csr.org
Editorial Address
LPPM Universitas Pelita Harapan, Tangerang Banten
Location
Kota tangerang,
Banten
INDONESIA
Prosiding Konferensi Nasional PKM-CSR
ISSN : -     EISSN : 26553570     DOI : https://doi.org/10.37695/pkmcsr.v4i0
Prosiding PKM-CSR merupakan rangkuman hasil Konferensi Nasional Pengabdian kepada Masyarakat dan Corporate Social Responsibilty (PKM-CSR) yang diselenggarakan setiap tahun oleh kolaborasi beberapa Perguruan Tinggi yaitu Universitas Multimedia Nusantara (UMN), Universitas Pelita Harapan (UPH), Swiss German University (SGU), Universitas Sebelas Maret (UNS), Universitas Pradipta, Universitas Wijaya Putra (UWP), Universtas Lambung Mangkurat (ULM) dan Tahun 2021 bekerjasama dengan Universitas Dyana Pura Bali (Undhira) sebagai Co Host. Prosiding PKM-CSR memuat artikel mengenai kegiatan pengabdian kepada masyarakat dan corporate social responsibility, dengan topik sebagai berikut : Teknologi Tepat Guna Teknologi Komunikasi dan Informasi Kesehatan Ekonomi Pendidikan Lingkungan dan Kebencanaan
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 1,378 Documents
Design Thinking Sebagai Metode Edukasi Kreatif Anak Usia Remaja Ida Ayu Sawitri Dian Mawarni; Rendy Akbar; Andi M. Ahsan Mukhlis
Prosiding Konferensi Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat dan Corporate Social Responsibility (PKM-CSR) Vol 2 (2019): Peran Perguruan Tinggi dan Dunia Usaha dalam Mempersiapkan Masyarakat Menghadapi Era I
Publisher : Asosiasi Sinergi Pengabdi dan Pemberdaya Indonesia (ASPPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (509.379 KB) | DOI: 10.37695/pkmcsr.v2i0.611

Abstract

Anak usia remaja memiliki pola pemikiran spontan yang cenderung melompat-lompat dan belum terstruktur. Seringkali keputusan-keputusan yang diambil oleh anak usia remaja adalah keputusan yang belum matang. Pendidikan kreatif tidak melulu didapatkan dari sekolah. Kreativitas dimulai dari kemampuan afektif yang mempengaruhi kecerdasan psikomotorik anak. Selain itu, pendidikan kreatif sangat langka diajarkan dalam kurikulum dasar sekolah pada umumnya, padahal kemampuan ini merupakan bekal yang penting bagi anak remaja agar memiliki daya saing yang baik. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan yaitu dengan memberikan edukasi tentang design thinking kepada anak usia remaja yang akan menjajaki masa perkuliahan. Metode yang dilakukan adalah dengan membagi pengetahuan dasar di kelas mengenai creative thinking dan melakukan kegiatan kolektif berkelompok untuk memecahkan suatu masalah. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan sekaligus pola berpikir kreatif bagi anak-anak usia remaja serta menyiapkan anak-anak pada usia muda untuk dapat menempuh pendidikan yang lebih tinggi. Sasaran dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah SMAK Penabur Harapan Indah yang terletak di Kota Bekasi. Tingkat keberhasilan dari kegiatan ini dinilai dari kemampuan anak untuk mengungkapkan hasil karya pemikirannya secara terstruktur dengan peraga dan benda-benda yang disediakan. Hasil pemikirannya merupakan pemikiran kritis dan memberikan alternatif solusi bagi permasalahan yang diberikan.
Evaluasi Penyediaan Fasilitas Pengelolaan Sampah (Insinerator) Di Desa Kranggan alfi andri; Evita Herawati Legowo; Kholis Abdurrahman Audah
Prosiding Konferensi Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat dan Corporate Social Responsibility (PKM-CSR) Vol 2 (2019): Peran Perguruan Tinggi dan Dunia Usaha dalam Mempersiapkan Masyarakat Menghadapi Era I
Publisher : Asosiasi Sinergi Pengabdi dan Pemberdaya Indonesia (ASPPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (316.683 KB) | DOI: 10.37695/pkmcsr.v2i0.619

Abstract

Road map the community service of Swiss German University activities in 2016 until 2020 about manage of non-organic wasted. In addition, Keranggan village is used as the pilot project to implement the program of non-organic waste management which is located in district of Tangerang, Banten, Indonesia. Swiss German University provides non-organic waste tool to facilitate burn non-organic waste such as, banana peels and humid waste are name of few and its names as traditional incinerator. The objective to develop this tool is used the burn the waste and the waste may use for fertilizer and bricks manufacturer. At the same time, to educate the villagers to look after their environments and lead to life clean and healthy. The activity has been implemented in 2018 and therefore, monitoring and evaluating is implemented in 2019. The results shows that the incinerator was rarely used for burning waste and it impacts to the environment. It is an input for the SGU’s academic research center to find out another methods to improve the awareness of the villagers to utilize the incinerator tools that lead better environment
Pengelolaan Keuangan Keluarga Dalam Membangun Kemandirian Ekonomi Di Era Revolusi Industri 4.0 Wijaya Triwacananingrum
Prosiding Konferensi Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat dan Corporate Social Responsibility (PKM-CSR) Vol 2 (2019): Peran Perguruan Tinggi dan Dunia Usaha dalam Mempersiapkan Masyarakat Menghadapi Era I
Publisher : Asosiasi Sinergi Pengabdi dan Pemberdaya Indonesia (ASPPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (189.536 KB) | DOI: 10.37695/pkmcsr.v2i0.621

Abstract

Kesenjangan ekonomi di suatu negara merupakan permasalahan global yang terjadi di berbagai negara di belahan dunia ini, berbagai upaya dilakukan oleh banyak negara untuk mempersempit kesenjangan dengan memberi kesempatan-kesempatan yang luas bagi masyarakat ekonomi bawah untuk berusaha meningkatkan kesejahteraannya. Kemandirian ekonomi suatu bangsa akan dengan cepat dicapai jika dimulai dari tercapainya kemandirian ekonomi di seluruh lapisan masyarakat. Kemandirian ekonomi dari yang paling sederhana dimulai dari ekonomi keluarga, hal ini semakin diperlukan apalagi di era revolusi industri 4.0 yang mengharuskan setiap orang menyesuaikan diri dengan perubahan untuk tetap bertahan hidup. Dalam rangka memberikan respon permasalahan diatas, dalam membangun ekonomi keluarga, disadari tidak terlepas dari peran ibu dalam mengelola keuangan keluarga, untuk itu perlu digalakkan pelatihan-seminar tentang bagaimana mengelola keuangan keluarga di komunitas-komunitas perempuan, diantaranya yang telah dilakukan di perkumpulan ibu-ibu Gereja Kristen Indonesia (GKI) Serpong dan komunitas wanita Yayasan Anak Panah Indonesia. Melalui seminar ini ibu-ibu diberikan gambaran keadaan ekonomi saat ini, hal ini dilakukan untuk membangun kesadaran pentingnya mengelola keuangan keluarga, kemudian dijelaskan tahap-tahap yang harus dilakukan dalam pengelolaan keuangan keluarga, kemudian diberikan gambaran dan contoh bagaimana mengembangkan pendapatan keuangan keluarga, dan sebagai evaluasi kami melakukan tanya jawab dan diskusi tentang topik yang berhubungan dengan bagaimana mengelola keuangan keluarga.
Peranan Menwa Dalam Character Building Untuk Mendukung Keunggulan Bersaing Di Industri 4.0 Raden Didiet Rachmat Hidayat; Sandriana Marina; Aisyah Rahmawati; Reza Fauzi Jayasakti; Lira Agusinta
Prosiding Konferensi Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat dan Corporate Social Responsibility (PKM-CSR) Vol 2 (2019): Peran Perguruan Tinggi dan Dunia Usaha dalam Mempersiapkan Masyarakat Menghadapi Era I
Publisher : Asosiasi Sinergi Pengabdi dan Pemberdaya Indonesia (ASPPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (260.593 KB) | DOI: 10.37695/pkmcsr.v2i0.631

Abstract

Era industri 4.0 yang bercirikan smart automation yang dipicu dengan pengembangan Information and Communication Technologies (ICT) telah merubah pola bisnis di dunia dari offline menjadi online. Kesiapan mahasiswa sebagai generasi muda untuk menghadapi era industri tersebut harus dipersiapkan dari sekarang. Kesiapan SDM merupakan suatu persyaratan dasar untuk dapat bersaing di pasar bagi mahasiswa setelah menamatkan pendidikan. Persaingan bergeser menjadi manusia melawan mesin. Salah satu pelatihan soft skill dapat diterapkan kepada mahasiswa melalui UKM MENWA. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Hasil yang didapat adalah character building yang berbasis leadership, problem solving dan collaboration merupakan suatu competitive advantage bagi mahasiswa dalam era industri ini. Character building sebagai suatu proses atau usaha yang dilakukan untuk membina, memperbaiki dan membentuk tabiat, watak, sifat kejiwaan, akhlak, insan manusia sehingga menunjukkan perangai dan tingkah laku yang baik berlandaskan nilai Pancasila serta membutuhkan suatu konsistensi swa disiplin. Di sisi lain, character building berupa swa disiplin yang sudah terbentuk juga dapat dipergunakan untuk menurunkan radikalisme - sebagai paham atau aliran yang menginginkan perubahan atau pembaharuan social dan politik dengan cara kekerasan atau drastis - di institusi pendidikan MENWA mempunyai peranan penting dalam mengimplementasikan pendidikan character building sebagai soft skill yang telah diperoleh dengan kebutuhan di era industri 4.0.
Penerapan Teknologi Tepat Guna Pembuatan Permen Fungsional Dari Daun Sirih Pada Kwg St. Ig. Loyola Bogor Hardoko Hardoko; Wenny SL. Sinaga; Adolf JN Parhusip; Yuniwaty Halim; Titri S. Mastuti; Jessica Decyree
Prosiding Konferensi Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat dan Corporate Social Responsibility (PKM-CSR) Vol 2 (2019): Peran Perguruan Tinggi dan Dunia Usaha dalam Mempersiapkan Masyarakat Menghadapi Era I
Publisher : Asosiasi Sinergi Pengabdi dan Pemberdaya Indonesia (ASPPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (234.563 KB) | DOI: 10.37695/pkmcsr.v2i0.634

Abstract

Kelompok Wanita (KWG) St. Ig. Lolyola Bogor dalam kegiatannya tidak hanya melakukan kegiatan pendalaman iman tetapi juga kegiatan non-agama yang berguna untuk diaplikasikan pada masyarakat sekitarnya. KWG ini membutuhkan berbagai teknologi tepat guna untuk pembinan anggotanya dan juga masyarakat sekitar. Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk mengajarkan teknologi tepat guna pembuatan permen fungsional dari daun sirih. Metode yang digunakan dalam PKM adalah metode Participatory Active Learning System (PALS). Hasilnya menunjukkan bahwa teknologi pembuatan permen fungsional dari daun sirih bisa dipelajari, dipahami, dan mudah diprektekkan di KW dan juga bisa diaplikasikan dirumah dan dimasyarakat sekitarnya. Permen daun sirih yang dihasilkan dapat berfungsi untuk kesehatan secara umum dan kesehatan mulut secara khusus, sehinggga dapat disebut permen fungsional.
Acuan Desain Untuk Kegiatan & Fasilitas Ruang Menyusui Pasar Kramat Jati Dan Pasar Mayestik, Jakarta Ruth Euselfvita Oppusunggu; Anisa Rimba; Yenty Rahardjo
Prosiding Konferensi Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat dan Corporate Social Responsibility (PKM-CSR) Vol 2 (2019): Peran Perguruan Tinggi dan Dunia Usaha dalam Mempersiapkan Masyarakat Menghadapi Era I
Publisher : Asosiasi Sinergi Pengabdi dan Pemberdaya Indonesia (ASPPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (543.99 KB) | DOI: 10.37695/pkmcsr.v2i0.656

Abstract

Ruang menyusui, pendukung peran ibu beraktivitas dan bekerja di luar rumah, menjadi ruang yang perlu ada di bangunan publik berdasarkan Permen Kesehatan RI No.15 Tahun 2013. Pasar rakyat sebagai bangunan publik juga menyediakan ruang menyusui dengan mengacu pada Permen PUPR 14/PRT/M/2017. Pasar rakyat Jakarta dapat dikelompokkan menjadi 2: pasar besar dan pasar kecil. Luas ruang menyusuinya seturut dengan jenis pasarnya. Pasar Mayestik dan Pasar Kramat Jati adalah subjek paper ini, representatif dari pasar besar Jakarta. Sementara itu, konsep ruang menyusui relatif baru dan cenderung tidak fungsional bagi pengguna pasar, pedagang dan pembeli wanita menyusui atau memiliki balita, karena ternyata aktivitas mereka dan balita mereka lebih dari sekedar menyusui dan membersihkan balita yang disediakan pada ruang menyusui yang ada. Paper ini memaparkan perjalanan pengabdian akademis Program Studi Desain Interior, melalui 8 minggu matakuliah Desain Masyarakat dan Lingkungan, dengan metode berpikir desain (design thinking) terhadap aspirasi pengguna untuk acuan desain ruang menyusui yang lebih kontekstual terhadap aktivitas beserta fasilitasnya. Pengabdian ini juga merupakan kelanjutan dari kolaborasi PD Pasar Jaya dan Desain Interior, School of Design, Universitas Pelita Harapan untuk Program CSR Desain Ruang Menyusui, serta PKM Internal Universitas Pelita Harapan untuk Mendesain Ruang Menyusui dan Perawatan Bayi di Pasar Tradisional DKI Jakarta.
Pelatihan Dan Pendampingan Pembuatan Video Menggunakan Kamera Handhone Bagi Anggota GP Ansor Kabupaten Tangerang Indiwan Seto Wahjuwibowo
Prosiding Konferensi Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat dan Corporate Social Responsibility (PKM-CSR) Vol 2 (2019): Peran Perguruan Tinggi dan Dunia Usaha dalam Mempersiapkan Masyarakat Menghadapi Era I
Publisher : Asosiasi Sinergi Pengabdi dan Pemberdaya Indonesia (ASPPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (465.284 KB) | DOI: 10.37695/pkmcsr.v2i0.669

Abstract

Sebagai sebuah organisasi yang cukup besar Gerakan Pemuda ( GP ) Ansor merupakan ormas yang banyak melakukan kegiatan. Dan kegiatan ini perlu dipublikasikan ke tengah masyarakat. Tetapi seringkali kendalanya adalah organisasi itu tidak memiliki kemampuan sekaligus sumber daya yang memadai yang bisa mempublikasikan seluruh kegiatan organisasi secara cepat dan professional. GP Ansor banyak kegiatan khususnya di wilayah Kabupaten Tangerang tapi miskin publikasi, Pubikasi kurang mengenai sasaran karena keterbatasan SDM yang mengetahui bagaimana melakukan publikasi yang efektif . Maka dari itu, kami dosen UMN beserta sejumlah mahasiswa memberi pelatihan dan pendampingan kepada peserta dari GP Ansor membbuat video praktis memanfaatkan aplikasi android Videoshow dan Canva yang mudah digunakan. Metode yang dilakukan adalah dengan mengajarkan langsung bagaimana mencari aplikasi android yag sesuai untuk kepentingan publikasi, kemudian mengajari bagaimana cara mengambil gambar dan video yang baik menggunakan handphone, kemudian mengajari peserta mengedit hasil karya mereka dengan memasukan ilustrasi, efek dan music yang sesuai agar karya mmereka menarik untuk dilihat orang banyak. Terakhir memberi pendampingan dan kiat mempublikasikan karya video mereka ke media social seperti facebook, Instagram dan Youtube. Hasil dari pendampingan ini para peserta bisa mengoperasikan kamera handphone mereka untuk merekam video dan melakukan editing dan bisa mempublikasikan karya mereka di Youtube atau Instagram mereka. Secara sederhana pelatihan ini bisa menambah pemahaman dan keterampilan peserta dalam mempublikasikan karya video mereka sendiri dan di kemudian hari bisa mempublikasikan kegiatan GP Ansor Kabuoaten Tangerang secara professional dan menarik di media massa dan media social.
Dukungan Dosen-Dosen Umn Untuk Kegiatan TNI Masuk Desa- Melatih Membatik Gaya Khas Tangerang YOHANES LANGGAR BILLY; MV Santi Hendrawati; Indiwan Seto Wahjuwibowo
Prosiding Konferensi Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat dan Corporate Social Responsibility (PKM-CSR) Vol 2 (2019): Peran Perguruan Tinggi dan Dunia Usaha dalam Mempersiapkan Masyarakat Menghadapi Era I
Publisher : Asosiasi Sinergi Pengabdi dan Pemberdaya Indonesia (ASPPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (580.33 KB) | DOI: 10.37695/pkmcsr.v2i0.679

Abstract

Kegiatan TNI Masuk desa, yang sekarang berubah nama menjadi TNI Manunggal Membangun Desa merupakan ajang kegiatan tahunan yang diselenggarakan di sejumlah wilayah yang memang membutuhkan sebagaimana dilakukan oleh jajaran Kodim 0510 Tigaraksa Kabupaten Tangerang, yang berlokasi di sejumlah desa dan sekolah di wilayah Kabuooaten Tangerang Banten. SMK Mutiara Bangsa, Kecamatan Kemiri, Kabupaten Tangerang berkesempatan dikunjungi satuan tugas (Satgas) Non Fisik TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) 105 Kronjo, Kodim 0510/Tigaraksa, Selasa (30/7).Selain mendapatkan penyampaian materi soal bela negara, bahaya penyalahgunaan narkoba, kesehatan reproduksi remaja dan tertib berlalu lintas, pelajar juga mendapatkan pelatihan membatik.Batik dipilih satgas disosialisasikan kepada kaum milenial, karena merupakan warisan budaya bangsa yang telah mendunia. Selain itu pelatihan membatik dilaksanakan juga di desa Bluk Buk Kronjo bagi warga desa dan sejumlah istri tentara di lingkungan Kodim 0510 Tigaraksa Kabupaten Tangerang. Pelatihan dilakukann oleh dosen-dosen UMN menggunnakan teknik praktik langsung. Metode yang dilakukan, pertama-tama mencari tahu dan mengidentifikasi masalah dan kebutuhan mitra dalam hal ini adalah yang merasa kesulitan dalam membuat produk khas daerahh yang bisa dijual, lalu memberi pelatihan dan pendampingan peserta dalam membuat batik dan emberi pelatihan dan pendampingan agar SDM Mitra bisa memasarkan hasil produk batik mereka ke media social Kesimpulan yang bisa diambil dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini yang dilakukan oleh Yohanes Langgar Billy, Indiwan seto dan MV Santi hendrawati dosen-dosen UMN adalah pada dasarnya warga binaan, termasuk di dalamnya generasi muda di kawasan Kemiri Kabuatan Tangerang sebenarnya memiliki minat serta antusias yang besar untuk membatik. Selain itu, corak khas daerah Tangerang sangat memungkinkan dimunculkannya motif batik yang khas. Yang kedua, teknik membatik menggunakan teknik canting memang membutuhkan praktik dan pembiasaan praktik yang lama sehingga disarankan agar proses pelatihan membatik ini terus ditingkatkan oleh peserta di rumah masing-masing, agar pemakaian canting dan teknik pewarnaan batik bisa dikuasai.
Penyuluhan Mengenai Pengenalan Pangan Fungsional Di GSJA Hosana, Kabupaten Bogor Adolf Parhusip; Natania Natania; Ratna Handayani; Eveline Eveline
Prosiding Konferensi Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat dan Corporate Social Responsibility (PKM-CSR) Vol 2 (2019): Peran Perguruan Tinggi dan Dunia Usaha dalam Mempersiapkan Masyarakat Menghadapi Era I
Publisher : Asosiasi Sinergi Pengabdi dan Pemberdaya Indonesia (ASPPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (232.298 KB) | DOI: 10.37695/pkmcsr.v2i0.682

Abstract

Masyarakat mulai menyadari akan pentingnya fungsi makanan, bukan hanya sebagai kebutuhan nutrisi melainkan juga sebagai alat penunjang kesehatan maupun sebagai obat. Makanan yang memiliki fungsi tambahan ini dikenal sebagai makanan fungsional, sifat fungsional ini dapat merupakan karakter alami dari makanan, merupakan karakter yang ditambahkan, atau ditingkatkan. Oleh karena pangan fungsional sendiri masih merupakan istilah yang baru, masih belum ada peraturan yang jelas mengenai batasan-batasan definisi dari pangan fungsional, serta masih rendahnya pengawasan terhadap klaim-klaim kesehatan yang dimiliki oleh pangan fungsional. Klaim fungsional dari bahan pangan juga sering dieksploitasi oleh produsen untuk meningkatkan ketakutan di masyarakat tanpa didukung oleh bukti-bukti ilmiah. Melihat banyaknya informasi yang tidak bertanggungjawab ini, pihak yayasan GSJA Hosana, mengajukan permintaan kepada Jurusan Teknologi Pangan UPH, untuk memberikan penyuluhan mengenai teknik dan cara pengolahan makanan yang aman serta pengenalan terhadap bahan pangan fungsional, kepada orangtua murid dan jemaat gereja di GSJA Hosana. Yayasan GSJA Hosana membina sekolah SDS Hosana dan juga sebuah jemaat gereja, di daerah rancabungur, Bogor. Penyuluhan ini bertujuan untuk menambah wawasan dan menghubungkan masyarakat awam dengan kemajuan penelitian dibidang sains dan teknologi.
Pengenalan Bahasa Inggris Tepat Guna Bagi Siswa-Siswi SD Cihuni - Tangerang Santi Hendrawati
Prosiding Konferensi Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat dan Corporate Social Responsibility (PKM-CSR) Vol 2 (2019): Peran Perguruan Tinggi dan Dunia Usaha dalam Mempersiapkan Masyarakat Menghadapi Era I
Publisher : Asosiasi Sinergi Pengabdi dan Pemberdaya Indonesia (ASPPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (422.236 KB) | DOI: 10.37695/pkmcsr.v2i0.683

Abstract

Jarak tidak lagi menjadi kendala bagi individu- individu untuk mendapat informasi ataupun berinteraksi dengan individu lain di negara yang berbeda. Hanya saja, untuk bisa berkomunikasi dengan baik, lancar, tidak terjadi salah pengertian dibutuhkan kemampuan berkomunikasi dengan bahasa yang sama-sama bisa dipahami - bahasa yang universal. Bahasa universal yang dimaksud tersebut adalah bahasa Inggris. Sayangnya, menguasai dan fasih berbahasa Inggris bukan perkara sepele. Rasanya sulit bila bahasa Inggris yang secara umum sangat berbeda dari bahasa Indonesia untuk dikuasai dalam hitungan hari , dua tiga minggu, bahkan sebulan. Perbedaan kedua bahasa tersebut sangat besar - perbedaan dari sisi kaidah tatabahasa, pengucapan, maupun perbendaharaan kata. Dituntut cukup waktu, ketekunan, motivasi tinggi dan target pasti untuk memperolehnya. Diharapkan dengan mulai mempelajari bahasa Inggris dari SD, kelak lahir generasi muda Indonesia yang berkemampuan bahasa Inggris baik dan kelak mampu berkiprah di dunia internasional. Apalagi, sejak tahun 2015, Indonesia sudah menjadi salah satu negara Masyarakat Ekonomi Asia, yang jelas akan muncul kebutuhan ketersediaan tenaga kerja yang tidak hanya terampil bekerja di bidangnya, tetapi juga memiliki kemampuan berkomunikasi dalam bahasa Inggris yang baik. Dengan memiliki kemampuan bahasa Inggris yang baik, akan muncul rasa percaya diri tinggi; yang kemudian mendorong munculnya rasa diri mampu bersaing atau berdaya saing tinggi. Melihat kendala sekaligus peluang ini, Universitas Multimedia Nusantara bekerja sama dengan SD Cihuni II Tangerang, berikhtiar mengadakan pembelajaran bahasa Inggris bagi peserta didik/ siswa SD II CIHUNI, Tangerang. Metode pengajaran Bahasa Inggris cukup banyak sebagaimana dilakukan di Cihuni untuk meningkatkan minat siswa/siswi belajar adalah metode Audio-Lingual. Dengan metode ini siswa/siswi diperkenalkan dengan beberapa kata kerja, kata sifat dan kata keterangan dalam satu kalimat. Siswa/siswi diminta mengulang-ulang kata-kata itu dalam bentuk lagu. Hasilnya , minat para pelajar SD dalam mempelajari Bahasa Inggris menjadi lebih tinggi, dan Bahasa Inggris menjadi salah satu pelajaran yang disukai siswa karena diberikan secara menarik dan tepat guna.

Page 41 of 138 | Total Record : 1378