cover
Contact Name
Rudy Pramono
Contact Email
rudypramono@gmail.com
Phone
+6285171561966
Journal Mail Official
registration@pkm-csr.org
Editorial Address
LPPM Universitas Pelita Harapan, Tangerang Banten
Location
Kota tangerang,
Banten
INDONESIA
Prosiding Konferensi Nasional PKM-CSR
ISSN : -     EISSN : 26553570     DOI : https://doi.org/10.37695/pkmcsr.v4i0
Prosiding PKM-CSR merupakan rangkuman hasil Konferensi Nasional Pengabdian kepada Masyarakat dan Corporate Social Responsibilty (PKM-CSR) yang diselenggarakan setiap tahun oleh kolaborasi beberapa Perguruan Tinggi yaitu Universitas Multimedia Nusantara (UMN), Universitas Pelita Harapan (UPH), Swiss German University (SGU), Universitas Sebelas Maret (UNS), Universitas Pradipta, Universitas Wijaya Putra (UWP), Universtas Lambung Mangkurat (ULM) dan Tahun 2021 bekerjasama dengan Universitas Dyana Pura Bali (Undhira) sebagai Co Host. Prosiding PKM-CSR memuat artikel mengenai kegiatan pengabdian kepada masyarakat dan corporate social responsibility, dengan topik sebagai berikut : Teknologi Tepat Guna Teknologi Komunikasi dan Informasi Kesehatan Ekonomi Pendidikan Lingkungan dan Kebencanaan
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 1,378 Documents
Bina Karakter Dan Ahlak Di Era Teknologi Komunikasi Digital Pada Remaja Warga Bintara Jaya Iv, Bekasi Jaya, Bekasi Santa Lorita Simamora
Prosiding Konferensi Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat dan Corporate Social Responsibility (PKM-CSR) Vol 2 (2019): Peran Perguruan Tinggi dan Dunia Usaha dalam Mempersiapkan Masyarakat Menghadapi Era I
Publisher : Asosiasi Sinergi Pengabdi dan Pemberdaya Indonesia (ASPPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (256.977 KB) | DOI: 10.37695/pkmcsr.v2i0.573

Abstract

Sekitar 700 kepala keluarga atau 2800 jiwa pemulung tinggal di pemukiman tidak layak huni di wilayah Bintarajaya, Kecamatan Bekasi Barat, Kota Bekasi, Jawa Barat. Kondisi anak-anak pemulung di sana belum memperoleh akses pendidikan dan kesehatan yang layak dari pemerintah setempat, karena mereka dianggap penduduk tidak resmi sebab orang tua anak-anak tersebut tidak memiliki Kartu Keluarga dan kartu identitas sebagai penduduk resmi wilayah tersebut. Sulitnya memperoleh pendidikan secara formal membuat remaja setempat tidak memiliki pengetahuan untuk memilih atau memilah konten media digital. Tujuan utama kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat tim Fikom Kampus Jatisampurna ini adalah untuk : (1) Menguatkan kesadaran remaja untuk memiliki karakter sehingga kemampuan dalam memilih, memilah, menyaring, mengevaluasi konten media digital, (2) Menumbuhkan kesadaran menggunakan media digital secara positif (3) Meningkatkan kemampuan memilih, memilah, menyeleksi, mengevaluasi konten media digital yang bermanfaat. Mitra diharapkan nantinya smart dalam menggunakan media digital dan memiliki pola positif dalam menggunakan media digital. Pelaksanaan program sosialisasi dilaksanakan dalam 3 (tiga) tahapan yakni : 1) Tahap persiapan, 2) Tahap Pelaksanaan dan 3) Tahap Evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan tingkat partisipasi dan antusiasme tinggi dari para Mitra. Terlihat dari sikap proaktif mitra dalam bertanya di sesi interaktif dengan pemateri.
Workshop Pengayaan Materi Praktik Kerja Industri Bagi Siswa SMK ANCOP Desa Kewalelo Flores timur LYLY SOEMARNI LIOE; Ringkar Situmorang; Andi Guna
Prosiding Konferensi Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat dan Corporate Social Responsibility (PKM-CSR) Vol 2 (2019): Peran Perguruan Tinggi dan Dunia Usaha dalam Mempersiapkan Masyarakat Menghadapi Era I
Publisher : Asosiasi Sinergi Pengabdi dan Pemberdaya Indonesia (ASPPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (436.067 KB) | DOI: 10.37695/pkmcsr.v2i0.575

Abstract

Pendidikan vokasi menjadi perhatian pemerintah dalam upaya meningkatkan sumber daya manusia agar memiliki keterampilan dan daya saing yang baik. Pendidikan vokasi seperti sekolah menengah kejuruan memiliki program praktik kerja industri (Prakerin) selama 2 bulan untuk memberikan pengalaman kerja dan penerapan pengetahuan dan keterampilan bagi siswanya. SMK ANCOP melihat adanya kebutuhan pembekalan lebih dalam bagi siswa-siswinya yang mengikuti program praktik kerja industri pada biro perjalanan wisata di Jakarta sekitarnya. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan selama 7 hari dan melibatkan program studi Pariwisata, Sistem Informasi dan Manajemen Bisnis Perjalanan (STP Bandung) dengan tujuan memberikan pengayaan materi keterampilan terkait dengan bidang kerja dan meningkatan kemampuan intra dan interpersonal (soft skill). Metode yang digunakan untuk materi keterampilan melalui praktikum di lab komputer untuk penggunaan teknologi informasi seperti Computer Reservation System, penelusuran informasi melalui mesin pencari, praktik pemanduan di TMII sedangkan untuk materi soft skill melalui paparan dan diskusi dalam kelas. Hasil dari kegiatan ini berupa kumpulan tugas mandiri yang dapat memperlihatkan kemampuan dan keterampilan dari masing-masing materi pengayaan dan evaluasi tertulis dari pihak yayasan ANCOP yang menyatakan bahwa siswa-siswi SMK ANCOP dapat menjalankan tugas tanggungjawabnya selama 02 bulan dengan menunjukkan kemampuan bekerja dan mampu berinteraksi dengan rekan kerja dan beradaptasi di lingkungan baru. Manfaat dari program pengayaan ini memberikan kesempatan bagi siswa-siswi SMK ANCOP untuk memiliki pengetahuan dan keterampilan yang terkini dalam upaya menghadapi dunia kerja yang kompleks khususnya dibidang perjalanan wisata, dimana tuntutan disiplin, mandiri, inisiatif dan kemampuan beradapatsai menjadi kunci keberhasilan.
Proses Pembuatan Dan Kandungan Aktifitas Antioksidan Permen Herbal Lingzhi CV Herbal Nusantara Lia Umi Khasanah; Windi Atmaka; Kawiji Kawiji; Godras Jati Manuhara; Rohula Utami; Adhitya Pitara Sanjaya
Prosiding Konferensi Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat dan Corporate Social Responsibility (PKM-CSR) Vol 2 (2019): Peran Perguruan Tinggi dan Dunia Usaha dalam Mempersiapkan Masyarakat Menghadapi Era I
Publisher : Asosiasi Sinergi Pengabdi dan Pemberdaya Indonesia (ASPPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (180.663 KB) | DOI: 10.37695/pkmcsr.v2i0.576

Abstract

CV Herba Nusantara merupakan salah satu usaha kecil menengah yang beralamat di Desa Kudu, Kecamatan Baki, Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah. CV Herba Nusantara memiliki bidang usaha budidaya jamur antara lain jamur kuping, jamur tiram, dan jamur lingzhi. Pengembangan usaha CV Herba Nusantara selanjutnya ke arah teknologi pasca panen, diantaranya penjualan jamur dalam bentuk kering, ekstrak ataupun dalam bentuk kapsul. CV Herba Nusantara juga melakukan pengembangan produk berupa sirup lingzhi. Terdapat dua varian rasa sirup lingzhi yaitu original dan jahe. Pemanfaatan jamur lingzhi dalam industri pangan senantiasa mengalami perkembangan, terutama untuk produk pangan dengan fungsional lebih (pangan fungsional). Oleh karena itu pada kegiatan pengabdian ini dilakukan pembuatan permen herbal (soft dan hard candy) dengan penambahan sirup lingzhi. Hasil uji kandungan aktifitas antioksidan permen herbal dengan penambahan sirup lingzhi didapatkan untuk permen herbal soft candy sebesar 1,21 % dan untuk hard candy sebesar 0,98 %. Inovasi permen herbal ini diharapkan dapat menambah varian produk turunan dari jamur lingzhi, menjadikan usaha mitra semakin berkembang dan mampu memberikan kontribusi pada naiknya pendapatan perkapita masyarakat.
Pelatihan Pengelolaan Keuangan Badan Keswadayaan Masyarakat (Bkm) Di Kelurahan Lipu Kota Baubau Sulawesi Tenggara Rudi Abdullah; Asrianti Dja’wa
Prosiding Konferensi Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat dan Corporate Social Responsibility (PKM-CSR) Vol 2 (2019): Peran Perguruan Tinggi dan Dunia Usaha dalam Mempersiapkan Masyarakat Menghadapi Era I
Publisher : Asosiasi Sinergi Pengabdi dan Pemberdaya Indonesia (ASPPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (450.149 KB) | DOI: 10.37695/pkmcsr.v2i0.577

Abstract

Pentingnya perencanaan keuangan dan keterampilan mengenai pengelolaan keuangan bagi para anggota BKM sangat diperlukan karena kondisi masih banyaknya anggota BKM yang belum sepenuhnya memahami terkait kebijakan dan alur pengelolaan keuangan BKM dan Kinerja keuangan sekretariat BKM masih rendah. Tujuan penelitian ini adalah : 1) Untuk meningkatkan pemahaman tentang kebijakan manajemen keuangan dan alur pengelolaan keuangan, dan 2) Untuk meningkatkan kinerja keuangan Sekretariat BKM. Metode penelitian ini adalah: 1) Pelatihan Intensif, 2) Diskusi, dan 3) Pertanyaan dan Jawaban. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa peserta PKM telah memahami tentang kebijakan, aliran, dan prosedur manajemen keuangan yang berdampak pada kinerja BKM. Sekretariat BKM dalam manajemen keuangan terdiri dari: Kebijakan Pembukaan Rekening Bank, Pengeluaran Pendanaan Kebijakan, Kas Kebijakan, Sistem Pembukuan Kebijakan, dan Pembuatan Kebijakan RAPB BKM. Selanjutnya, aliran Pembukuan BKM dimulai dari pencatatan transaksi pada masing-masing bukti berdasarkan jenis transaksi, kemudian bukti diposting pada setiap buku sesuai dengan jenis transaksi yang telah ditulis di bukti. Setelah aliran selesai dilaporkan Penghasilakan dan Pengeluaran, dan Rencana dan Pernyataan Realisasi. Sekretariat BKM memperoleh laporan keuangan bulanan, yang menjelaskan secara rinci perubahan keuangan dalam satu bulan periode dan laporan tahunan.
Sistem Informasi Pengelolaan Data Penduduk Desa Parakanlima Sukabumi Berbasis Web Wahyu Tisno Atmojo; Erick Dazki; Aditya Bima
Prosiding Konferensi Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat dan Corporate Social Responsibility (PKM-CSR) Vol 2 (2019): Peran Perguruan Tinggi dan Dunia Usaha dalam Mempersiapkan Masyarakat Menghadapi Era I
Publisher : Asosiasi Sinergi Pengabdi dan Pemberdaya Indonesia (ASPPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (280.459 KB) | DOI: 10.37695/pkmcsr.v2i0.580

Abstract

Salah satu tugas dari pemerintah desa adalah mengelola data penduduk yang dapat digunakan untuk mengetahui berapa jumlah penduduk dari berbagai tingkatan usia dan juga dari jenis kelamin. Hal tersebut diperlukan untuk mengetahui potensi yang ada dari desa tersebut. Desa Parakanlima adalah sebuah desa yang terletak di kecamatan Cikembar, Kabupaten Sukabumi Jawa Barat. Dalam pelaksanaanya, penyajian data penduduk yang berjalan di desa Parakanlima masih menggunakan papan yang dapat dirubah datanya setiap saat dengan menggunakan penghapus, hal tersebut tentu saja sangat tidak efektif dikarenakan setiap saat perubahan data penduduk sangat mungkin terjadi. Oleh karena hal tersebut maka diperlukan sebuah sistem informasi berbasis website yang dapat digunakan untuk mengelola data kependudukan. Tujuan dari pengabdian kepada masyarakat ini adalah membuat sebuah aplikasi berbasis web yang dapat digunakan untuk mengelola data penduduk di desa Parakanlima. Dalam menganalisis dan merancang sistem pengolahan data penduduk akan digunakan metode berorientasi objek Unified Approach (UA) yang terdiri dari tahapan Object Oriented Analysis (OOA) dan Object Oriented Design (OOD) serta menggunakan Unified Modelling Languange (UML) untuk memodelkan kebutuhan sistem. Adapun hasil kegiatan yang telah dilaksanakan adalah dalam bentuk aplikasi pengolahan data penduduk berbasis website yang dapat digunakan oleh pemerintah desa untuk mengelola data-data kependudukan sehingga akan mempermudah dan mempercepat pelayanan kepada masyarakat desa serta terhindar dari duplikasi data.
Peningkatan Kualitas dan Umur Simpan Telur Asin di Industri Rumah Tangga Telur Asin melalui Inovasi Proses Produksi Setyaningrum Ariviani; Gusti Fauza; Dwi Ishartani
Prosiding Konferensi Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat dan Corporate Social Responsibility (PKM-CSR) Vol 2 (2019): Peran Perguruan Tinggi dan Dunia Usaha dalam Mempersiapkan Masyarakat Menghadapi Era I
Publisher : Asosiasi Sinergi Pengabdi dan Pemberdaya Indonesia (ASPPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (216.243 KB) | DOI: 10.37695/pkmcsr.v2i0.584

Abstract

Industri Rumah Tangga (IRT) Telur Asin memiliki kendala terbatasnya telur itik pangon (semi intensif), sehingga mengganti bahan bakunya dengan menggunakan telur itik kandang (intensif). Produksi telur asin dengan bahan baku telur itik intensif dengan proses yang sama menghasilkan telur asin dengan kualitas warna, tekstur dan rasa yang tidak sebaik penggunaan telur itik semi intensif. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas sensoris telur asin produksi IRT telur asin mitra yang dibuat dengan bahan baku telur itik intensif melalui inovasi proses produksi dengan penggunaan ekstrak daun jati dan pengovenan. Umur simpan dan kualitas mikrobiologis (total mikrobia kontaminan) serta kualitas gizi (proksimat) telur asin inovasi juga ditentukan. Hasil evaluasi kegiatan pengabdian menunjukkan bahwa terjadi peningkatan kualitas sensorsi, mikrobiologis dan umur simpan setelah introduksi inovasi proses produksi di IRT telur asin mitra. Penambahan ekstrak daun jati dan pengovenan menghasilkan telur asin dengan warna kuning telur dengan intensitas warna oranye yang lebih tinggi, dan tekstur yang lebih kesat. Umur simpan meningkat dari 4 hari menjadi 10 hari, total cemaran mikrobia pada awal masa simpan dari 8,0 x 10 CFU/g menjadi 1,1 x 10 CFU/g, pada akhir masa simpan dari 7,8 x 105 CFU/g menjadi 2,23 x 105 CFU/g. Kadar air, mineral total, lemak, protein dan karbohidrat telur asin inovasi berturut-turut 67,13±0,65 %; 7,09±0,26 % db; 45,05±1,52 %db; 40,80±2,64 %db; dan 7,06±2,02 %db.
Bunda Paud Melati Ceria Kelurahan Putat Jaya Kecamatan Sawahan Dan Dewi Sartika Kelurahan Manukan Kulon Kecamatan Tandes Surabaya Fransisca Romana Sunarmi; Apsari Fajar Prihantini, S. S., M.Pd; Dr. Mei Indrawati, MM
Prosiding Konferensi Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat dan Corporate Social Responsibility (PKM-CSR) Vol 2 (2019): Peran Perguruan Tinggi dan Dunia Usaha dalam Mempersiapkan Masyarakat Menghadapi Era I
Publisher : Asosiasi Sinergi Pengabdi dan Pemberdaya Indonesia (ASPPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (450.521 KB) | DOI: 10.37695/pkmcsr.v2i0.592

Abstract

Dalam PKM ini menitikberatkan ke kreatifitas bunda-bunda PAUD dan penambahan sarana prasarananya maka pengabdian masyarakat ini ditujukan ke 2 mitra, yakni : Pada mitra ke 1 ini adalah PPT pos PAUD terpadu Melati Ceria RW 14 kel. Putat Jaya kec. Sawahan, yang memiliki siswa 100 anak usia dini dengan para bundanya 8 orang terdiri dari 3 orang lulusan SMP, 4 orang lulusan SMA dan 1 orang sarjana bukan bidang pendidikan. Tempat pembelajarannya di pendopo makam Tionghoa yang terbuat dari papan, tidak mempunyai MCK sehingga bila siswa akan buang air besar/kecil menumpang tetangga sekitar. Melihat latar belakang pendidikan bunda PAUD tersebut perlu penambahan pengetahuan tentang pembelajaran dan perangkatnya serta sarana prasarana. Pada mitra ke 2 ini adalah PAUD Dewi Sartika RW IX Kelurahan Manukan Kulon – Tandes, bertempat di balai RW 09, siswa berjumlah 57 anak, bunda PAUD berasal dari simpatisan ibu-ibu PKK yang berijazah SMA ada 5 orang, SMK 1 orang dan Sarjana ekonomi 2 orang, terlihat sebagian besar bunda PAUD tidak berkwalifikasi guru. Berdasarkan uraian analisis situasi yang ada, permasalahan dari mitra 1 dan 2 adalah :1)Tidak mengetahui teori perkembangan anak. 2) Tidak mengenal model-model pembelajaran. 3) Tidak mengerti manajemen sekolah. 4)Sarana prasarana seadanya. 5)Media pembelajaran tidak memadai. 6)Tidak ada MCK. 7)Para pengajar tidak berkualifikasi guru. Solusinya adalah : Memberi pelatihan dan pendampingan terhadap kepala sekolah dan bunda PAUD dengan mengadakan workshop tentang : a)Perkembangan Anak. b) Pembelajaran Inovatif . c)Pembuatan media (alat peraga). d) pembuatan Silabus dan RPP. c)Mengenalkan model pembelajaran. d)Menambah sarana prasarana. (membuatkan MCK). Luaran yang dicapai adalah : 1) Jurnal Nasional ISSN 2) Media masa (koran) 3) jurnal/prosiding 4) buku ajar BerISBN
Pengembangan dan Implementasi Program Aplikasi Koreksi Ejaan untuk Membantu Guru Memeriksa Naskah Soal Viny Christanti Mawardi; Zyad Rusdi; Bagus Mulyawan
Prosiding Konferensi Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat dan Corporate Social Responsibility (PKM-CSR) Vol 2 (2019): Peran Perguruan Tinggi dan Dunia Usaha dalam Mempersiapkan Masyarakat Menghadapi Era I
Publisher : Asosiasi Sinergi Pengabdi dan Pemberdaya Indonesia (ASPPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (403.612 KB) | DOI: 10.37695/pkmcsr.v2i0.593

Abstract

Setiap guru kelas wajib untuk memberikan soal secara rutin baik untuk latihan sehari-hari, penilaian harian, tengah semester atau akhir semester.Pada saat menyiapkan naskah soal dan mengetiknya, secara tidak sadar kesalahan pengetikan dapat terjadi.Walaupun pihak guru sudah berusaha untuk memeriksa ulang dan memperbaiki naskah soal, masih juga terdapat beberapa kesalahan pengetikan yang dapat saja terjadi.Beberapa kesalahan kurang huruf, kelebihan huruf atau huruf yang tertukar adalah kesalahan yang umum terjadi. SD. Tiara Kasih adalah salah satu sekolah yang cukup ketat dalam proses memeriksa soal. Kepala sekolah selalu memeriksa kembali setiap naskah soal yang akan diberikan kepada siswa. Namun banyaknya soal dan surat lainnya yang bertumpuk membuat ketelitian pemeriksaan kurang maksimal. Saat ini aplikasi word processing sudah memiliki auto spelling correction yang dapat digunakan untuk membantu memberikan koreksi pada ejaan yang salah.Namun biasanya tersedia untuk Bahasa Inggris dan langsung memeriksa setiap kata yang diketik dan mengkoreksi kata tersebut.Sekolah membutuhkan aplikasi yang dapat memeriksa dan memberikan koreksi setelah naskah selesai dibuat.Sehingga setelah naskah dibuat, naskah dapat diperiksa kembali oleh guru lainnya sebagai peningkatan kualitas soal agar bebas dari kesalahan pengetikan.Tim PKM membuat aplikasi Sistem Koreksi Ejaan Bahasa Indonesia (SKEBI) sesuai kebutuhan sekolah untuk memeriksa naskah soal.
Pelatihan Kewirausahaan Melalui Pembuatan Produk Kue Bagi Guru Kewirausahaan SMK Se-Jakarta Selatan Rahmat Kusnedi
Prosiding Konferensi Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat dan Corporate Social Responsibility (PKM-CSR) Vol 2 (2019): Peran Perguruan Tinggi dan Dunia Usaha dalam Mempersiapkan Masyarakat Menghadapi Era I
Publisher : Asosiasi Sinergi Pengabdi dan Pemberdaya Indonesia (ASPPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (82.744 KB) | DOI: 10.37695/pkmcsr.v2i0.597

Abstract

The availability of skilled workers, specially high school graduates such as vocational schools are needed for the operation of infrastructure that will be built by the government, but in reality the results of vocational graduates do not have the capabilities and competencies that match the needs. The lack of competition among vocational high school students is also derived from the lack of competencies held by teachers as teaching staff, Nearly 80 percent of vocational teachers are normative teachers who teach Indonesian, English, Religion and PKN so that only six percent of national education output is able to compete in an global competitive. One of the subjects where teacher competition is lacking in practice is entrepreneurship and causes students to only receive learning in the form of theory, from the statement above the Pradita Institute culinary arts program initiative to provide training for vocational entrepreneurship teachers, training in the form of PkM is conducted in cooperation with Teacher Consultation on Entrepreneurship Subjects in South Jakarta. PkM activities are designed with short teaching methods and practices, training practices are focused on training in making cake products. The implementation of PkM activities took place at Gedung B Pradita Institute, training on making cake products including; chocolate chips, onde-onde, swiss roll and talam ubi. It is hoped that through this PkM the teachers will be able to add competence and teach back to their students. This PkM activity is able to spur their enthusiasm to become an entrepreneur and be useful for partner economies. Keywords: Teacher, Entrepreneur, SMK, Cake, Culinary
Pengayaan Materi Praktik Operasional Restoran Hotel Bagi Siswa Smkn Dki Jakarta LYLY SOEMARNI LIOE; Rahmat Kusnedi; Andi Guna
Prosiding Konferensi Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat dan Corporate Social Responsibility (PKM-CSR) Vol 2 (2019): Peran Perguruan Tinggi dan Dunia Usaha dalam Mempersiapkan Masyarakat Menghadapi Era I
Publisher : Asosiasi Sinergi Pengabdi dan Pemberdaya Indonesia (ASPPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (900.914 KB) | DOI: 10.37695/pkmcsr.v2i0.599

Abstract

Bentuk pembelajaran dengan metode praktikum merupakan salah satu cara untuk menyampaikan materi pelajaran kepada siswa. Manfaat dari praktikum adalah melatih keterampilannya siswa secara aktif dan memberikan kesempatan bagi siswa menerapkan pengetahuan dan keterampilan teknis pada saat yang bersamaan sehingga memberikan pemahaman secara utuh atas materi pelajaran. SMKN Pariwisata memiliki jurusan Tata Boga dan Tata Hidang yang menerapkan metode pembelajaran praktikum dan kegiatan praktikum jurusan tata boga dan tata hidang dilakukan di dalam laboratorium yang terpisah. SMKN melihat adanya kebutuhan melakukan praktikum bersama antar siswa jurusan Tata Boga dan Tata Hidang sehingga keterampilan teknis siswa dapat diterapkan dalam lingkungan yang mendekati kondisi di industri. Kegiatan pengabdian ini merupakan bagian dari program pengayaan materi praktikum bagi siswa SMKN dan pelaksanannya mengambil tempat di laboratorium restoran, laboratorium Kitchen dan Bakery & Pastry serta melibatkan dosen pengajar serta mahasiswa program studi Pariwisata. Tujuan kegiatan ini untuk memberikan pengalaman praktis bagi siswa dalam melakukan kegiatan praktikum bersama dan bersinerji antar siswa Tata Boga dan Tata Hidang. Metode kegiatan adalah siswa Tata Boga membuat menu Balinese dari makanan pembuka, sup, utama sampai penutup dengan dipandu oleh seorang Chef instruktur dan dibantu mahasiswa dalam menyiapkan peralatan. Pada waktu yang bersamaan siswa Tata Hidang akan menyusun meja kursi serta menyiapkan peralatan yang dibutuhkan untuk layanan prasmanan (buffet) dan pemberian materi tentang layanan prasmanan dan praktik pembuatan minuman. Serta demonstrasi fruit carving dan ice carving serta mencoba teknik carving sederhana. Kemudian siswa Tata Hidang menjalankan perannya sebagai greeter pembuat minuman dan waiter saat tamu datang ke restoran. Manfaat program ini adalah memberikan pengalaman atas kegiatan operasional sebuah restoran hotel dan membangun bentuk kerjasama antar siswa serta memberikan pengalaman dalam mengolah makanan dalam jumlah banyak dengan waktu terbatas serta pengalaman memberikan layanan kepada tamu undangan.

Page 40 of 138 | Total Record : 1378