cover
Contact Name
Rudy Pramono
Contact Email
rudypramono@gmail.com
Phone
+6285171561966
Journal Mail Official
registration@pkm-csr.org
Editorial Address
LPPM Universitas Pelita Harapan, Tangerang Banten
Location
Kota tangerang,
Banten
INDONESIA
Prosiding Konferensi Nasional PKM-CSR
ISSN : -     EISSN : 26553570     DOI : https://doi.org/10.37695/pkmcsr.v4i0
Prosiding PKM-CSR merupakan rangkuman hasil Konferensi Nasional Pengabdian kepada Masyarakat dan Corporate Social Responsibilty (PKM-CSR) yang diselenggarakan setiap tahun oleh kolaborasi beberapa Perguruan Tinggi yaitu Universitas Multimedia Nusantara (UMN), Universitas Pelita Harapan (UPH), Swiss German University (SGU), Universitas Sebelas Maret (UNS), Universitas Pradipta, Universitas Wijaya Putra (UWP), Universtas Lambung Mangkurat (ULM) dan Tahun 2021 bekerjasama dengan Universitas Dyana Pura Bali (Undhira) sebagai Co Host. Prosiding PKM-CSR memuat artikel mengenai kegiatan pengabdian kepada masyarakat dan corporate social responsibility, dengan topik sebagai berikut : Teknologi Tepat Guna Teknologi Komunikasi dan Informasi Kesehatan Ekonomi Pendidikan Lingkungan dan Kebencanaan
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 1,378 Documents
Pelatihan Implementasi Kewirausahaan Berbasis Lingkungan (Green Entrepreneurship) Pada Siswa SMA Negeri 9 Tangerang Slamet Mudjijah; Yugi Setyarko
Prosiding Konferensi Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat dan Corporate Social Responsibility (PKM-CSR) Vol 1 (2018): Prosiding PKM-CSR Konferensi Nasional Pengabdian kepada Masyarakat dan Corporate Socia
Publisher : Asosiasi Sinergi Pengabdi dan Pemberdaya Indonesia (ASPPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (314.177 KB)

Abstract

Pemanfaatan sumber daya alam harus mendukung prinsip pembangunan berkelanjutan (sustainable development), yaitu kegiatan pembangunan yang dilakukan saat ini tanpa mengorbankan kesempatan generasi yang akan datang dalam memenuhi kebutuhannya. Keberlanjutan sebuah usaha dalam jangka panjang bergantung pada seberapa peduli pengusaha terhadap dampak lingkungan yang ditimbulkan oleh usahanya. Kegiatan pengabdian pada masyarakat ini bertujuan untuk memberikan kesadaran lingkungan sekaligus mengembangkan jiwa kewirausahaan para generasi muda khususnya siswa SMA Negeri 9 Tangerang. Pelatihan tentang implementasi kewirausahaan berwawasan lingkungan (green enterpreneurship) pada golongan tenaga kerja produktif (siswa SMA) yang dinilai memiliki potensi untuk mengimplementasikan dan mengembangkan konsep tersebut pasca menyelesaikan studinya. Kegiatan ini dilaksanakan dengan bentuk presentasi dan evaluasi hasil. Kegiatan pada pertemuan pertama berupa presentasi diberikan oleh dosen, dan pertemuan kedua dilakukan evaluasi terhadap implementasi pelatihan yang akan digunakan sebagai pertimbangan kegiatan berikutnya. Kegiatan diikuti oleh empat puluh satu siswa kelas X. Hasil kegiatan menunjukan bahwa peserta pelatihan memahami dan menyadari arti pentingnya kemandirian ekonomi yang berbasis lingkungan. Hasil evaluasi kegiatan menghasilkan rencana lanjutan yaitu tentang perintisan usaha berbasis lingkungan sebagai inkubator bisnis bagi siswa SMA Negeri 9 Tangerang.
Pelatihan Peluang Usaha Berbasis Sumber Daya Lokal Bagi Pengrajin Batik Di Desa Kedungkamal Kecamatan Grabag Kabupaten Purworejo Slamet Mudjijah; Astrid Dita Meirina Hakim
Prosiding Konferensi Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat dan Corporate Social Responsibility (PKM-CSR) Vol 1 (2018): Prosiding PKM-CSR Konferensi Nasional Pengabdian kepada Masyarakat dan Corporate Socia
Publisher : Asosiasi Sinergi Pengabdi dan Pemberdaya Indonesia (ASPPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (371.461 KB)

Abstract

Desa Kedungkamal Kecamatan Grabag Kabupaten Purworejo menjadi salah satu andalan bagi Pemerintah Daerah sebagai upaya menciptakan wilayah eko-wisata. Pemerintah Daerah Purworejo mengembangkan kawasan kerajinan batik berbasis sumber daya lokal. Wirausaha membatik dikelola oleh beberapa ibu rumah tangga. Kendala yang dialami pembatik adalah permodalan masih menggunakan sumber pribadi para anggotanya. Motif batik yang digunakan dalam proses membatik berdasarkan permintaan pemesan atau berdasarkan penawaran pembatik yang idenya berasal dari gambar motif batik yang ada di media internet. Hal ini tidak sesuai dengan prinsip kreatif dan inovatif yang menjadi cira khas wirausahawan. Oleh karena itu perlu dilakukan edukasi bagi para pembatik di Desa Kedungkamal, Kecamatan Grabag kabupaten Purworejo tentang pentingnya kreatifitas dan inovasi dalam menjalankan usahanya. Peluang usaha akan dapat dikembangkan secara optimal bila inovasi telah mampu meningkatkan minat para pecinta batik. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk memberikan pelatihan tentang peluang usaha bagi Pengrajin Batik di Desa Kedungkamal Kecamatan Grabag Kabupaten Purworejo. Kegiatan diharapkan akan berdampak pada keberlanjutan usaha pengrajin batik dan terbentuknya kawasan eko-wisata Kabupaten Purworejo. Kegiatan diikuti oleh 12 pengrajin batik, dilaksanakan dengan metode diskusi dan pendampingan selama satu semester. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa para peserta semakin berusaha meningkatkan kualitas produk. Penjualan batik juga telah dikembangkan dengan membuat display pada toko terdekat. Rekomendasi diberikan kepada pemerintah daerah untuk memberikan pembinaan lanjutan terutama dalam bidang promosi.
EXREAD, Aplikasi Pembaca Naskah Ujian Bagi Tuna Netra Achmad Jaka Dwena Putra; Gusti Ngurah Mertayasa; Zaurarista Dyarbirru
Prosiding Konferensi Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat dan Corporate Social Responsibility (PKM-CSR) Vol 1 (2018): Prosiding PKM-CSR Konferensi Nasional Pengabdian kepada Masyarakat dan Corporate Socia
Publisher : Asosiasi Sinergi Pengabdi dan Pemberdaya Indonesia (ASPPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (282.676 KB)

Abstract

Indonesia saat ini menerapkan pelaksanaan Ujian Akhir Nasional (UAN) disegala jenjang pendidikan. Naskah soal UAN Tuna Netra dibuat menggunakan huruf timbul atau disebut sebagai huruf braille untuk memudahkan para dalam membaca dan memahami naskah soal menggunakan sentuhan. Namun penggunaan huruf braille masih belum maksimal karena membutuhkan dana yang besar. Dampaknya peserta UAN menjadi kesulitan memahami isi soal dan pengawas harus membacakan naskah soal tersebut. Meski dibacakan, justru akan menimbulkan ruangan UAN menjadi riuh dan menyebabkan peserta sulit berkonsentrasi untuk mengerjakannya. Dari permasalahan yang ada, kami memberikan solusi dengan membuat aplikasi berbasis mobile menggunakan teknologi text-to-speech agar peserta tuna netra dapat memahami soal melalui media pendengaran sehingga dapat berkonsentrasi dalam menjawab soal UAN serta dapat menghemat biaya. Metode yang digunakan adalah metode Prototype, yaitu metode yang dapat mengkonversi kebutuhan ke dalam sistem yang bekerja secara terus menerus dan diperbaiki melalui kerjasama antara pengguna dan pengembang. Dimulai dengan mengumpulkan informasi-informasi terkait pelaksanaan UAN oleh Tuna Netra, kemudian membangun prototype dan dievaluasi kembali untuk menyempurnakannya. Kemudian dibangun menjadi sebuah aplikasi yang dapat digunakan. Ke depannya pelaksanaan UAN dapat diselenggarakan menggunakan aplikasi ini dengan biaya yang murah dan tanpa harus pengawas membacakan soal di kelas. Sehingga siswa tuna netra dapat memahami soal secara mandiri.
IbM Pesantren Darul Ulum Kelurahan Duren Mekar – Bojongsari – Depok Elang Krisnadi; Puryati Puryati; Herman Herman
Prosiding Konferensi Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat dan Corporate Social Responsibility (PKM-CSR) Vol 1 (2018): Prosiding PKM-CSR Konferensi Nasional Pengabdian kepada Masyarakat dan Corporate Socia
Publisher : Asosiasi Sinergi Pengabdi dan Pemberdaya Indonesia (ASPPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (457.21 KB)

Abstract

Kegiatan Abdimas dengan pola Itpek bagi Masyarakat (IbM) dilaksanakan di TK Darul Ulum jalan H. Suaemi Parung Tengah Kecamatan Bojongsari - Depok. Kegiatan dilaksanakan dengan tujuan untuk membekali sumber daya manusia (SDM) di TK tersebut agar mampu mengembangkan berbagai kebutuhan dalam menjalankan kegiatan pembelajaran, seperti: menentukan metode pembelajaran dan media pembelajaran, mengembangkan rencana program pembelajaran harian (RPPH), mengembangkan alat evaluasi hasil belajar yang tepat untuk menilai hasil belajar siswa. Kegiatan abdimas juga memfasilitasi tersedianya sarana dan alat permainan yang mendukung kegiatan pembelajaran. Strategi pendekatan dalam abdimas dilakukan dengan metode penyuluhan dengan rincian kegiatan: Analisis situasi dan kondisi TK Darul Ulum Duren Mekar Urun pendapat dengan pimpinan dan para guru TK Darul Ulum tentang strategi pelaksanaan kegiatan Penyegaran dalam penyusunan RPPH Penyegaran pemanfaatan Metode dan Media Pembelajaran matematika di PAUD Penyegaran pengembangan assesmen di PAUD Program abdimas telah dilaksanakan sesuai dengan rencana kegiatan dan anggaran. Kegiatan berjalan efektif selama 3 bulan dan mengacu pada permasalahan yang dihadapi mitra. Para guru merasa terbantu dengan adanya kegiatan seperti ini. Terutama terkait dengan topik-topik yang disampaikan pada setiap sesi kegiatan dan juga terkait dengan terwujudnya alat-alat permainan dan media pembelajaran yang mereka perlukan. Berdasarkan evaluasi dari mitra, program ini dipandang penting untuk dilanjutkan mengingat banyaknya manfaat yang telah diperoleh dari kegiatan ini. Seandainya dapat dilanjutkan, mitra berharap pelaksanaan kegiatan ini dapat mencakup bidang-bidang lainnya, seperti keterampilan seni.
Implementasi Pembelajaran Portofolio Disertai Instruksi Guru Untuk Meningkatkan Kepedulian Lingkungan Di Sekolah Dasar Negeri Kecamatan Tambun Utara-Kabupaten Bekasi R. Sihadi Darmo Wihardjo; Sumantri Sumantri; Sofia Hartati; Agus Sujarwanta
Prosiding Konferensi Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat dan Corporate Social Responsibility (PKM-CSR) Vol 1 (2018): Prosiding PKM-CSR Konferensi Nasional Pengabdian kepada Masyarakat dan Corporate Socia
Publisher : Asosiasi Sinergi Pengabdi dan Pemberdaya Indonesia (ASPPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (247.134 KB)

Abstract

Masalah-masalah berkenaan dengan lingkungan merupakan isu global yang menuntut perhatian dari berbagai sektor termasuk pendidikan. Pendidikan lingkungan memiliki peran yang sangat penting dalam menangani masalah lingkungan yang muncul saat ini. Namun demikian pada tataran operasional di sekolah yakni pada tingkat implementasi umumnya masih kurang adanya model pembelajaran yang dapat menjadi acuan untuk guru dalam melaksanakan pembelajaran pendidikan lingkungan khususnya pada Anak Usia Dini. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat (Abdimas) ini dilakukan introduksi terhadap para guru SD berjumlah 20 orang di Kecamatan Tambun Utara yakni: SD Negeri Karang Satria 01, SD Negeri Karang Satria 04, SD Negeri Karang Satria 02, dan SD Negeri Ganda Mekar 01. Tujuan kegiatan Abdimas adalah untuk meningkatkan kompetensi guru-guru SD di Kecamatan Tambun Utara melalui implementasi pembelajaran portofolio dengan instruksi guru dalam rangka meningkatkan kepedulian lingkungan peserta didik. Metode Abdimas yang digunakan adalah memadukan workshop dan pendampingan praktek di sekolah selama 3 bulan, yakni: dari bulan Februari-April 2018. Data hasil Abdimas dikumpulkan melalui kuesioner yang mengungkap 3 aspek pembelajaran portofolio, yakni: keterampilan perencanaan (5 indikator), keterampilan melaksanakan pembelajaran (4 indikator), dan keterampilan evaluasi afektif (3 indikator). Data hasil Abdimas dianalisis dengan menggunakan teknik deskriptif. Dari hasil kegiatan Abdimas diperoleh hasil sebagai berikut: Pertama, peningkatan kategori baik pada aspek perencanaan antara lain: analisis KD untuk menetapkan tema sesuai potensi lokal (40%), menyusun lembar portofolio (20%), menyusun tabulasi rekap data (35%), menyusun rencana pembelajaran (20%), dan menyusun kisi-kisi dan instrumen kepedulian lingkungan (45%). Kedua, peningkatan kategori baik pada aspek pembelajaran antara lain: keterampilan mengidentifikasi aktifitas kepedulian lingkungan (25%), keterampilan memberikan instruksi kerja (15%), keterampilan memfasilitasi diskusi kelompok (20%), dan keterampilan mengklarifikasi hasil diskusi (30%). Ketiga, peningkatan kategori baik pada aspek evaluasi pembelajaran antara lain: keterampilan merekap data (45%), keterampilan mengintepretasi data (40%), dan keterampilan mengkonversi skor kuesioner ke nilai kompetensi afektif (45%). Secara keseluruhan para guru SD yang telah memperoleh introduksi pembelajaran portofolio disertai instruksi guru mengalami peningkatan kompetensinya dalam hal perencanaan pembelajaran, pelaksanaan pembelajaran, dan evaluasi pembelajaran portofolio.
PKM PAUD Annisa Rumpaka Dan PAUD Al Ikhlas Kecamatan Ciampea Kabupaten Bogor Dalam Mengimplementasikan Smart PAUD Melalui Penyediaan Aplikasi, Pelatihan Dan Pendampingan Pengelolaan Administrasi PAUD Bebasis Komputer Iyan Mulyana; Arie Qur’ania; Andi Chairunnas
Prosiding Konferensi Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat dan Corporate Social Responsibility (PKM-CSR) Vol 1 (2018): Prosiding PKM-CSR Konferensi Nasional Pengabdian kepada Masyarakat dan Corporate Socia
Publisher : Asosiasi Sinergi Pengabdi dan Pemberdaya Indonesia (ASPPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (412.936 KB)

Abstract

Di Kecamatan Ciampea Kabupaten Bogor terdapat sekitar 46 PAUD .Permasalahan yang dihadapi oleh pengelola PAUD di Kecamatan Ciampea seperti di PAUD ANNISA RUMPAKA dan PAUD Al IKHLAS adalah belum memiliki komputer dan belum mempunyai aplikasi untuk mengelola adminitrasi PAUD berbasis Komputer (SMART PAUD). Semua pengelolaan adminitrasi siswa maupun kegiatan pembelajaran masih dilakukan dengan pencatatan secara manual. Sehingga menghambat dalam memberikan layanan kepada siswa dan orang tua serta dalam pembuatan laporan PAUD yang sangat dibutuhkan untuk pengisian Portal DAPODIK PAUD. Keterlambatan dan ketidak tepatan dalam pengisian administrasi PAUD di Portal DAPODIK PAUD akan berdampak kepada tidak diperolehnya bantuan Operasional PAUD dari Pemerintah. Dengan kondisi tersebut di atas maka salah satu solusi adalah dengan dilaksanaakn Program Kemitraan Masyarakat ( PKM) dengan membantu meningkatkan kemampuanya para pengelola dan Guru PAUD khususnya di PAUD Annisa Rumpaka dan PAUD AL Ikhlas dalam bidang Pengelolaan adminitrasi PAUD berbasis komputer yang disebut SMART PAUD. Yaitu melalui kegiatan penyediaan sarana komputer beserta aplikasi komputer SMART PAUD termasuk kegiatan pelatihan dan pendampingannya. Sehingga apabila akan mengisi data dan laporan ke Portal DAPODIK PAUD tinggal mengambil dan mentransfer dari Aplikasi yang telah tersedia dengan cepat dan tepat. Melalui Program Kemitraan Masyarakat yang terdiri dari penyediaan Aplikasi, pelatihan dan pendampingan ini diharapkan dapat menunjang meningkatakan kualitas pengelolaan dan proses pengajaran di PAUD khususnya PAUD Annisa Rumpaka dan PAUD Al Ikhlas yang akan menjadi percontohan PAUD-PAUD lainnya di Kecamatan Ciampea
Paket Dasar Belajar Bahasa Inggris Bagi Warga Gereja Kristen Indonesia, Lippo Karawaci Jacquelinda Sandra Sembel; Renata Komalasari; Christie Lidya; Dina Valentina; Kinanthi L
Prosiding Konferensi Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat dan Corporate Social Responsibility (PKM-CSR) Vol 1 (2018): Prosiding PKM-CSR Konferensi Nasional Pengabdian kepada Masyarakat dan Corporate Socia
Publisher : Asosiasi Sinergi Pengabdi dan Pemberdaya Indonesia (ASPPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (204.063 KB)

Abstract

Kemampuan berkomunikasi dalam bahasa Inggris aktif merupakan kebutuhan dasar bagi tiap warga dunia di era informasi dan globalisasi, termasuk juga warga gereja. Kemampuan ini akan membantu tiap individu untuk membuka kesempatan untuk meningkatkan diri dan kesempatan berperan dan berkontribusi aktif di masyarakat, baik lokal, regional maupun internasional. Gereja sebagai lembaga yang ikut berperan dalam mengembangkan kualitas sumber daya manusia perlu melengkapi warga gerejanya dengan kemampuan berkomunikasi dalam bahasa asing, yaitu bahasa Inggris. Masalah: Sebagian besar warga gereja, terutama kaum ibu ingin berinteraksi aktif dalam pelayanan mereka bagi keluarga terutama anak-anak yang sudah banyak terpapar Bahasa Inggris dan masyarakat sekitar termasuk warga asing. Namun, misi pelayanan ini belum berjalan lancar, karena sebagian besar kaum ibu warga gereja merbelum memiliki kemampuan berbahasa Inggris aktif. Maksud dan Tujuan: Untuk itulah Kegiatan PKM ini ditujukan untuk mengakomodasi kebutuhan pembelajaran bahasa Inggris tingkat dasar untuk mendukung misi pelayanan gereja. Kegiatan ini akan diberikan dalam kurun waktu 14 sesi/satu sesi per minggu. Hasil dan Simpulan: Dari hasil evaluasi di akhir kegiatanditemukan bahwa para peserta mampu mendemonstrasikan peningkatan rasa percaya diri dalam berkomunikasi aktif menggunakan Bahasa Inggris dalam percakapan sehari-hari dengan kosa kata dasar dalam bahasa Inggris. Terlihat juga ada peningkatan pada kemampuan para peserta dalam menggunakan kalimat Bahasa Inggris yang benar.
Pelatihan Guru Matematika SD Pada Program Teachers Transformation Center Melda Jaya Saragih
Prosiding Konferensi Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat dan Corporate Social Responsibility (PKM-CSR) Vol 1 (2018): Prosiding PKM-CSR Konferensi Nasional Pengabdian kepada Masyarakat dan Corporate Socia
Publisher : Asosiasi Sinergi Pengabdi dan Pemberdaya Indonesia (ASPPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (454.575 KB)

Abstract

Pendidikan bersifat menyeluruh baik pedesaan maupun perkotaan tanpa memandang daerah, suku, ekonomi dan lainnya. Namun tak dapat dipungkiri, daerah perkotaan memiliki fasilitas pendidikan yang lebih memadai dibandingkan daerah 3T (Tertinggal, Terluar dan Terdepan) khususnya guru-guru, sehingga kebutuhan guru di pedesaaan termasuk kebutuhan guru-guru di sekolah Kristen cukup tinggi. Dalam rangka memenuhi kebutuhan guru-guru di sekolah Kristen yang berkualitas dan mempunyai kemampuan transformasi serta berkarakter nilai-nilai Kristiani khususnya di daerah-daerah 3T (Tertinggal, Terluar dan Terdepan) MPK terpanggil untuk melaksanakan program TTC (Teacher Transformation Centre). Tujuan dari pelaksanaan program tersebut adalah untuk membentuk guru yang berkualitas dan mempunyai kemampuan transformasi serta berkarakter nilai-nilai Kristiani. Permasalahan mitra: Adanya kebutuhan guru-guru kristen di sekolah Kristen khususnya di daerah-daerah 3T (Tertinggal, Terluar dan Terdepan) yang berkualitas dan mempunyai kemampuan transformasi serta berkarakter nilai-nilai Kristiani. Solusi yang diberikan adalah memberikan pelatihan tentang pembelajaran matematika SD dengan perspektif Alkitabiah serta pengajaran matematika SD yang kreatif. Kegiatan PKM ini merupakan tindak lanjut dari undangan MPK (Majelis Pendidikan Kristen di Indonesia). Kegiatan pelatihan Pembelajaran Matematika SD ini menjangkau banyak guru Kristen di sekolah-sekolah Kristen di Indonesia. Mitra berkontribusi dalam menyediakan tempat dan fasilitas yang dibutuhkan selama kegiatan. Kegiatan pelatihan ini diselenggarakan di EE Center, Malang, dari tanggal 5-8 Maret 2018. Adapun hasil yang dicapai adalah adanya antusisas dari para guru dalam memahami dan menerapkan perspektif Kristen dalam mengajar matematika dan para guru juga sangat antusias mendesain pembelajaran matematika untuk SD.
Pengenalan Gaya Belajar Siswa Bagi Guru-Guru SDI Desa Kedung Dalem Wiwit Puspitasari Dewi; Rijanto Purbojo; Sandra Handayani Sutanto; Yuliana Anggreany
Prosiding Konferensi Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat dan Corporate Social Responsibility (PKM-CSR) Vol 1 (2018): Prosiding PKM-CSR Konferensi Nasional Pengabdian kepada Masyarakat dan Corporate Socia
Publisher : Asosiasi Sinergi Pengabdi dan Pemberdaya Indonesia (ASPPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (436.322 KB)

Abstract

Pendidikan untuk kemajuan bangsa dilaksanakan dengan proses yang berkualitas. Diawali oleh suatu sistem pendidikan yang dilaksanakan pada level negara dan kemudian secara sistemis dilaksanakan terutama oleh guru, siswa, dan orang tua. Dalam berbagai tingkatan pendidikan, interaksi antara guru dan siswa merupakan hal yang sangat penting. Keterikatan atau engagement siswa pada proses belajar merupakan syarat utama keberhasilan proses belajar. Permasalahan yang sering muncul adalah bagaimana guru mengenali karakteristik belajar setiap siswa untuk manghasilkan proses belajar yang lebih berkualitas. Setiap siswa umumnya memiliki berbagai cara dalam menerima dan mengolah informasi, sehingga guru perlu memiliki pengetahuan mengenai sensory learning style atau gaya belajar. Gambaran permasalah ini terjadi di Desa Kedung Dalem, Tangerang di mana para guru masih banyak melakukan kegiatan belajar mengajar konvensional dengan metode ceramah. Solusi yang ditawarkan adalah dengan pemberian pengetahuan mengenai gaya belajar dan memfasilitasi pengalaman sederhana dalam merencanakan kegiatan yang memaksimalkan gaya belajar. Kegiatan PkM dilakukan satu kali kepada guru-guru SD dan PAUD di Desa Kedung Dalem bekerjasama dengan Habitat for Humanity yang sudah terlebih dahulu membangun Desa Kedung Dalem. Kegiatan ini dilakukan oleh tim Fakultas Psikologi dengan bidang keahlian di pendidikan, perkembangan anak, dan orang dewasa. Bagian pertama kegiatan berupa seminar mengenai jenis gaya belajar dan metode pengajaran berdasarkan gaya belajar. Bagian kedua berupa workshop berkelompok untuk membuat rencana dan kegiatan pembelajaran berdasarkan gaya belajar. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan rata-rata hasil posstest dibandingkan dengan pretest sebesar 3.5 poin dan hasil diskusi menunjukkan para peserta sudah mampu memberikan rencana kegiatan sesuai tujuan dengan metode yang memaksimalkan gaya belajar.
Menjawab Tantangan Dunia Kerja Melalui Penerapan Matematika Dan Sains Bagi Siswa SMAN 5 Mataram Mamika Ujianita Romdhini; Surya Hadi; Siti Raudhatul Kamali; I Gede Adhitya Wisnu Wardhana; Laila Hayati
Prosiding Konferensi Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat dan Corporate Social Responsibility (PKM-CSR) Vol 1 (2018): Prosiding PKM-CSR Konferensi Nasional Pengabdian kepada Masyarakat dan Corporate Socia
Publisher : Asosiasi Sinergi Pengabdi dan Pemberdaya Indonesia (ASPPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (210.239 KB)

Abstract

Siswa SMA atau sederajat yang ingin melanjutkan studinya ke perguruan tinggi kerap kebingungan dalam memilih bidang minatnya. Sebagian ingin mengambil ilmu-ilmu terapan (rekayasa/engineering), sebagian lainnya ingin mengambil ilmu-ilmu dasar (MIPA). Sifat utama dari ilmu rekayasa adalah instan efeknya dirasakan masyarakat, sementara ilmu dasar pada umumnya tidak bisa instan dirasakan oleh masyarakat. Akibat sifat instan ini maka minat siswa untuk melanjutkan studinya ke ilmu dasar jauh lebih sedikit daripada yang ingin melanjutkan studinya ke ilmu terapan. Salah satu cara untuk menghindari ketimpangan dari peminat ilmu-ilmu dasar di lingkungan Universitas Mataram secara khusus, dan Indonesia secara umum adalah dengan memberikan gambaran tentang Fakultas MIPA dan memberikan motivasi siswa SMA untuk menjadi saintis. Oleh karena itu, Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat ini bertujuan untuk memotivasi siswa SMAN 5 Mataram untuk menjadi saintis. Hasilnya adalah meningkatnya pengetahuan siswa SMAN 5 Mataram dalam bidang penerapan Matematika dan Sains untuk menghadapi dunia kerja.

Page 8 of 138 | Total Record : 1378