cover
Contact Name
PHIKA AINNADYA HASAN
Contact Email
phikahasan@unsulbar.ac.id
Phone
+6282259870185
Journal Mail Official
bioma@unsulbar.ac.id
Editorial Address
Jl. Prof. Dr. Baharuddin Lopa, S.H., Talumung, Majene, Sulawesi Barat
Location
Kab. majene,
Sulawesi barat
INDONESIA
BIOMA : Jurnal Biologi dan Pembelajarannya
ISSN : -     EISSN : 27460029     DOI : https://doi.org/10.31605/bioma.v3i2
BIOMA : Jurnal Biologi dan Pembelajarannya diterbitkan oleh  Universitas Sulawesi Barat. Terbit dua kali dalam setahun (Juni dan Desember) dengan tujuan sebagai media komunikasi ilmiah bidang Biologi dan pembelajarannya yang diangkat dari hasil penelitian atau studi literature. Redaksi menerima naskah dengan ketentuan penulisan seperti tercantum pada halaman sampul belakang. Naskah yang masuk ke redaksi BIOMA akan diseleksi oleh dewan redaksi.
Articles 118 Documents
Analysis of Students' Creative Thinking Skills in Biology Subjects at Senior High School 2 Lambandia Tri Maniarta Sari -; Ernawati; Saparuddin; Mega Pupika; Nur Amaliah
BIOMA: Jurnal Biologi dan Pembelajarannya Vol 5 No 1 (2023): BIOMA: Jurnal Biologi dan Pembelajarannya
Publisher : Universitas Sulawesi Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31605/bioma.v5i1.2425

Abstract

Pendidikan merupakan komponen penting dalam membangun generasi cerdas. Untuk membangun generasi ini diperlukan keterampilan abad 21, salah satunya keterampilan berpikir kreatif siswa. Kemampuan berpikir kreatif siswa adalah kemampuan untuk membangkitkan ide atau gagasan baru dalam menghasilkan suatu cara dalam permasalahan, bahkan menghasilkan cara baru sebagai alternatif pemecahannya. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan berpikir kreatif siswa pada mata pelajaran biologi di SMA Negeri 2 Lambandia Kolaka Timur Sulawesi Tenggara Indonesia. Subyek penelitian ini terdiri dari 59 siswa kelas X, XI, dan XII di SMA Negeri 2 Lambandia. Instrumen yang digunakan adalah tes berupa uraian dan pedoman wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 59 siswa kelas X, XI, dan XII SMA Negeri 2 Lambandia diperoleh hasil tes kemampuan berpikir kreatif siswa- (1) Persentase pada indikator kelancaran sebesar 64% ( 2) persentase indikator fleksibilitas 69% (3) persentase indikator keaslian 66% (4) persentase indikator detailing 66%. Kesimpulan kemampuan berpikir kreatif siswa kelas X, XI, XII SMA Negeri 2 Lambandia perlu diperhatikan, karena kemampuan siswa masih tergolong dalam kategori rendah.
Identifikasi Jenis Makroalga Yang Berpotensi Sebagai Antibakteri Di Perairan Pantai Dato Kabupaten Majene Gaby Maulida Nurdin; Arlinda Puspitasari; Ariandi
BIOMA: Jurnal Biologi dan Pembelajarannya Vol 5 No 1 (2023): BIOMA: Jurnal Biologi dan Pembelajarannya
Publisher : Universitas Sulawesi Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31605/bioma.v5i1.2448

Abstract

Macroalgae have various types of bioactive compounds that have potential as antibacterial. This study aims to determine the type of macroalgae that have the potential as an antibacterial in the waters of Dato Beach, Majene Regency. The research was conducted using cruising survey method by exploring the intertidal area of Dato Coastal Waters, Majene Regency. This study consisted of 3 (three) stages, namely the observation stage, sampling, identification stage based on morphology in the form of thallus color, thallus shape and branching type. and the stage of testing the potential of macroalgae as an antibacterial based on literature studies and phytochemical screening. The results showed that there were 9 species of macroalgae found in the intertidal area of Dato Beach consisting of 5 (five) types of brown algae (Ocrophyta), namely Turbinaria decurrens, Padina australis, Sargassum crispifolium, S. polycystum, S. oligocystum; 2 (two) types of red algae (Rhodophyta) Galaxaura rugosa, Acanthophora spicifera; 2 (two) types of green algae (Chlorophyta) Halimeda opuntia and H. macroloba. Of the 9 types of macroalgae found, 5 of them were positive for containing active compounds of flavonoids, steroids/triterpenoids and alkaloids. Meanwhile, 4 species of macroalgae were determined as antibacterial based on literature studies. Keywords— Identification, Macroalgae, Dato Beach
Pengembangan Penuntun Praktikum Inquiry Based Learning pada Materi Sel dan Jaringan Tumbuhan Nurhidayah Nurhidayah; Syamsiara Nur Nino
BIOMA: Jurnal Biologi dan Pembelajarannya Vol 5 No 1 (2023): BIOMA: Jurnal Biologi dan Pembelajarannya
Publisher : Universitas Sulawesi Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31605/bioma.v5i1.2470

Abstract

Practicum guides have an important role in practicum activities because they can help students during the practicum process. This research aims to develop a practicum guide based on Inquiry Based Learning (IBL) in Biology Subject Material of Plant Cells and Tissues for Class XI High School Students, which is valid, practical and effective. The type of research used is Research and Development (R&D) with the development procedure using the ADDIE model which consists of 5 stages namely analysis, design, development, implementation, and evaluation. The research location is MAN 2 Polman, Matakali District, Polewali Mandar Regency, West Sulawesi. The subjects of this study were Biology teachers in class XI MIPA, which consisted of 22 students. The validation results of the Inquiry Based Learning (IBL) practicum guide using assessment sheets of media experts and material experts who were assessed by 2 expert validators obtained a result of 4.2 including the valid category. Results of practicality Inquiry Based Learning (IBL) practicum guide using teacher response questionnaires and student response questionnaires. The results of the questionnaire analysis showed that the value of the teacher's response was 90% getting the very practical category and the value of the student's response was 90.1% getting the very practical category. The results of the Inquiry Based Learning (IBL) practicum guide using test questions obtained learning outcomes of 90.9% are in the very effective category. Thus the Inquiry Based Learning (IBL) practicum guide is declared valid, practical and effective for use as teaching material
Studi Etnobotani Pada Ritual Adat Masyarakat Suku Karo di Kecamatan Merdeka Kabupaten Karo Sumatera Utara Dwi Tris Apriani
BIOMA: Jurnal Biologi dan Pembelajarannya Vol 5 No 1 (2023): BIOMA: Jurnal Biologi dan Pembelajarannya
Publisher : Universitas Sulawesi Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31605/bioma.v5i1.2479

Abstract

Tumbuhan memiliki tempat yang khusus dalam perkembangan budaya manusia. Tumbuh juga telah dikembangkan oleh suku-suku yang berada di Indonesia termasuk suku karo yang berada di Kecamatan Merdeka sebagai perlengkapan ritual adat. Pemanfaatan dan pengelolaan berasal dari leluhur/nenek moyang yang bersifat tradisional. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui jenis tumbuhan ritual adat dan organtumbuhan yang dimanfaatkan masyarakat suku karo, mengetahui tingkat pengetahuan masyarakat mengenai tumbuhan ritual adat dan mengetahui ritual adat masyarakat suku karo yang memanfaatkan tumbuhan di Kecamatan Merdeka Kabupaten Karo. Metode penelitian yang digunakan yaitu metode yang bersifat kualitatif dan kuantitatif. Pengumpulan data dilakukan denganwawancara semi terstruktur menggunakan pedoman wawancara, menggunakan lembar kuisioner dan melakukan penelusuran untuk mendapatkan sampel tumbuhan. Hasil penelitian didapatkan sebanyak 47 jenis tumbuhan yang terdiri dari 24 famili yang digunakan pada ritual adat masyarakat suku karo dan jumlah persentase penggunaan organ tumbuhan yang paling banyak digunakan yaitu organ daun dengan nilai 44% Desa 1 dan Desa 2 dengan nilai 50%. Tingkat pengetahuan masyarakat suku karo di Kecamatan Merdeka terhadap tumbuhan yang dimanfaatkan sebagai tumbuhan ritual adat di Desa 1 masuk pada kategori Sangat Mengetahui dengan persentase pencapaian dari 59 % - 100 % dan Desa 2 masuk pada kategori Sangat Mengetahui 22 jenis tumbuhan dengan persentase pencapaian dari 64 % - 100 % dan Mengetahui 5 jenis tumbuhan dengan persentase pencapaian 45 %. Ritual adat masyarakat suku karo yang memanfaatkan tumbuhan yaitu ritual erpangir ku lau, mbengket rumah mbaru, mbesur-mbesuri, mbaba belo selembar, ngemban belo selembar, kerja salawari/kerja adat dan ngelengi tendi.
Efektivitas Tanaman Daun Tombak (Sagittaria lancifolia) dalam Fitoremediasi Linear Alkylbenzene Sulfonates (LAS) pada Media Air Salsa Nabila; Eva Agustina; Risa Purnamasari; Rony Irawanto
BIOMA: Jurnal Biologi dan Pembelajarannya Vol 5 No 1 (2023): BIOMA: Jurnal Biologi dan Pembelajarannya
Publisher : Universitas Sulawesi Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31605/bioma.v5i1.2489

Abstract

Pencemaran air merupakan masalah lingkungan yang serius yang mengancam kesehatan manusia dan lingkungan di seluruh dunia. Salah satu pencemar yang sering dijumpai dilingkungan adalah detergen. Adanya pencemaran air dapat mengancam kesehatan berbagai organisme termasuk manusia. Untuk itu, diperlukan solusi untuk menanggulangi permasalahan tersebut. Salah satu teknik yang dapat digunakan adalah dengan fitoremediasi menggunakan tanaman daun tombak (Sagittaria lancifolia). Tanaman ini terbukti mampu meyerap berbagai polutan yang ada di lingkungan. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektifitas tanaman daun tombak (Sagittaria lancifolia) dalam fitoremediasi detergen LAS (Linear Alkylbenzene Sulfonates) pada media air. Metode yang digunakan adalah eksperimental dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan empat perlakuan berbeda konsentrasi LAS, yaitu 0 mg/L, 10 mg/L, 30 mg/L, dan 50 mg/L. Hasil penelitian menunjukkan tanaman daun tombak (Sagittaria lancifolia) efektif dalam menyerap kandungan LAS (Linear Alkylbenzene Sulfonates) dalam air dengan daya penyisihan polutan paling tinggi sebesar 95% pada air yang tercemar LAS 10 mg/L. Nilai pH dan TDS mengalami peningkatan tiap minggu pada tiap konsentrasi dan kadar COD meningkat tiap konsentrasi seiring dengan peningkatan kandungan LAS. Namun, hasil pengukuran ketiga parameter masih sesuai dan tidak melebihi ambang batas baku mutu yang telah ditetapkan sehingga dapat dikatakan tanaman sagitaria lancifolia dapat menstabilakan kualitas air yang tercemar LAS.
SCREENING OF VOLATILE COMPOUNDS IN SHRIMP PASTE AS CANDIDATES FOR ALZHEIMER’S DRUGS THROUGH BIOINFORMATIC ANALYSIS Isdaryanti Isdar; Alexander Kurniawan Sariyanto Putera; Indriani Susi
BIOMA: Jurnal Biologi dan Pembelajarannya Vol 5 No 1 (2023): BIOMA: Jurnal Biologi dan Pembelajarannya
Publisher : Universitas Sulawesi Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31605/bioma.v5i1.2499

Abstract

Alzheimer's Disease (AD) currently has no definitive medication. The trend has shifted towards utilizing bioactive compounds found in fermented foods as potential medications for AD. Several studies have identified AD medication and prevention compounds in certain types of fermented foods. However, the potential of shrimp paste, a popular Indonesian food rich in bioactive compounds, in preventing and curing AD has not been studied yet. Therefore, this research aims to identify potential volatile compounds in shrimp paste that could be candidates for AD medication. The first method involves a systematic review to collect volatile compound data from Indonesian shrimp paste. Subsequently, an in silico approach is used to screen potential compounds through three steps: analyzing biological activity, predicting target proteins, and analyzing toxicity. The results reveal 68 volatile compounds, 9 potential compounds, and only 6 compounds with a probability value greater than 0.3. These compounds are then tested in silico for correlation with AD based on the way2drug website. The analysis identifies 30 potential target proteins for AD medication. However, the pirazina compound is found to have carcinogenic activity, highlighting the need for further in vitro and in vivo analyses to identify potentially volatile compounds that could be candidates for AD medication.
ETNOBOTANI NYAMPLUNG (Calophyllum inophyllum) DI DESA PAGATAN BESAR KABUPATEN TANAH LAUT Muhammad Arief Fadhillah; Riya Irianti; Mahrudin
BIOMA: Jurnal Biologi dan Pembelajarannya Vol 5 No 1 (2023): BIOMA: Jurnal Biologi dan Pembelajarannya
Publisher : Universitas Sulawesi Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31605/bioma.v5i1.2512

Abstract

Pemanfaatan tumbuhan oleh suatu etnis sering dikenal dengan sebutan etnobotani. Potensi lokal di lingkungan sekitar dapat dijadikan sebagai sumber belajar, khususnya tumbuh-tumbuhan dalam lingkup etnobotani. Tumbuhan Nyamplung (Calophyllum inophyllum) memiliki penyebaran dan manfaat di Desa Pagatan Besar yang mayoritasnya didominasi oleh Suku Banjar. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji etnobotani tumbuhan Nyamplung di Desa Pagatan Besar Kabupaten Tanah Laut. Penelitian dilakukan secara langsung ke lapangan dengan teknik pengambilan data menggunakan teknik Snowball sampling. Hasil penelitian menunjukkan enam kajian etnobotani Nyamplung pada masyarakat Desa Pagatan Besar. Kajian botani Nyamplung merupakan tumbuhan berhabitus pohon dengan ciri khas buahnya yang bulat seperti bola kecil dan daunnya yang tebal. Kajian etno-farmakologi Nyamplung yaitu getah pada bagian daun digunakan sebagai obat sakit mata. Kajian etno-sosioantropologi tumbuhan Nyamplung memiliki mitos yang dipercaya masyarakat sebagai tempat tinggal makhluk halus karena memiliki percabangan yang rindang. Kajian etno-ekonomi Nyamplung pada bagian batangnya digunakan sebagai bahan pembuatan kayu bakar, arang, lesung, sampan, sedangkan bagian buahnya dapat dibuat lampu colok. Kajian etno-linguistik Nyamplung berasal dari suara ketika buahnya jatuh ke air, serta kajian etno-ekologi Nyamplung berfungsi sebagai peneduh, penahan abrasi pantai, dan penahan angin laut, serta populasi tumbuhan Nyamplung di wilayah tersebut termasuk ke dalam kategori tidak kritis karena jumlahnya 30 individu/km2. Kata kunci— Etnobotani, Nyamplung (Calophyllum inophyllum), Suku Banjar
Respon Daya Tetas Telur Dan Sintasan Larva Ikan Nila (Oreochromis Niloticus) Terhadap Air Hasil Pengolahan Limbah Kolam Fakultatif IPLT Supit Urang Kota Malang Rizki Qorin Nabila
BIOMA: Jurnal Biologi dan Pembelajarannya Vol 5 No 1 (2023): BIOMA: Jurnal Biologi dan Pembelajarannya
Publisher : Universitas Sulawesi Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31605/bioma.v5i1.2537

Abstract

Manusia yang setiap harinya mengeluarkan zat metabolisme dari tubuhnya seperti tinja, dan urine menyebabkan penumpukan lumpur tinja. Mikroba patogen banyak ditemukan pada urine dan tinja. Hal ini merupakan alasan pengolahan yang harus dilakukan pada tinja karena mernyebabkan media utama bagi penyakit bawaan untuk bisa menular pada manusia. Penetasan Telur dapat dipengaruhi oleh beberapa faktor salah satunya paparan limbah membuat telur ikan nila tidak menetas Menggunakan RAL (Rancangan Acak Lengkap) dengan 4 perlakuan dimana terdapat perlakuan yaitu: A (Air kolam fakultatif 1 dengan tingkat kekeruhan yang tinggi), B (1L Air kolam fakultatif 4 dengan tingkat kekeruhan sedang), C (1L Air kolam fakultatif 6 dengan tingkat kekeruhan yang rendah) dan D (1L Air sumber desa ngesong ). Setiap perlakuan terdiri dari 3 ulangan. Telur yang dipakai di penelitian ini adalah telur ikan nila (Oreochromis niloticus) di IPB Punten Kota Batu, dengan jumlah telur yang dipakai 100 butir per wadah pada setiap pelakuan. Daya tetas telur ikan nila (Oreochromis niloticus) semakin menurun jika menggunakan air tanpa melalui tahapan pengolahan limbah tinja, dan telur mengalami keterlambatan penetasan yang normalnya 3-4 hari jika terpapapar limbah kisaran sampai 5-6 hari terjadi pada perlakuan kolam fakultatif 6 dan memiliki sintasan yang rendah. Hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa, air kolam fakultatif 1 dan 4 dalam hasil tahapan pengolahan yang berbeda terhadap daya tetas telur dan sintasan larva ikan nila (Oreochromis niloticus) di kategorikan rendah, dengan indikasi menurunnya persentase daya tetas telur dan sintasan larva selama pengamatan 10 hari.
Dampak Invasi Acacia nilotica terhadap komposisi tumbuhan bawah di Savana Bekol Taman Nasional Baluran Nurmuliayanti Muis
BIOMA: Jurnal Biologi dan Pembelajarannya Vol 5 No 1 (2023): BIOMA: Jurnal Biologi dan Pembelajarannya
Publisher : Universitas Sulawesi Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31605/bioma.v5i1.2643

Abstract

Invasi Acacia nilotica di kawasan savana Taman Nasional Baluran berhasil merubah vegetasi kawasan savana yang merupakan identitas dari TNB. Pasca pengendalian Acacia nilotica menunjukkan potensi permaslahan baru berupa dominasi gulma berdaun lebar. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melihat dampak invasi A. nilotica pada komposisi vegetasi tumbuhan bawah di savana TNB. Metode yang digunakan yaitu analisis vegetasi pada dua lokasi yaitu lokasi yang masih terinvasi A. nilotica dan lokasi yang telah bebas dari invasi A. nilotica dengan menggunakan metode kombinasi jalur transek dan plot 2x2 meter dengan jarak antar plot 20 meter. Keseluruhan hasil penelitian kemudian diolah dengan menggunakan perhitungan nilai sum dominancy ratio untuk menganalisis komposisi penyusun vegetasi tumbuhan bawah, indeks similaritas, indeks keanekaragaman, indeks kemerataan, dan indeks dominansi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa jumlah gulma berdaun lebar pada lokasi yang terinvasi lebih banyak dibandingkan pada lokasi yang telah terbebas dari invasi A. nilotica sehingga invasi A. nilotica berdampak pada perubahan komposisi vegetasi savana TNB
Hubungan Kesadaran Metakognisi dengan Pemahaman Konsep Biologi pada Siswa Sekolah Menengah Atas Indah Panca Pujiastuti; Muhammad Mifta Fausan; Muh. Rizal Kurniawan Yunus; Jirana Jirana; Mesra Damayanti
BIOMA: Jurnal Biologi dan Pembelajarannya Vol 5 No 1 (2023): BIOMA: Jurnal Biologi dan Pembelajarannya
Publisher : Universitas Sulawesi Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31605/bioma.v5i1.2783

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendefinisikan kesadaran metakognisi dan pemahaman konsep siswa, serta hubungannya dalam kajian biologi di sekolah tingkat atas. Pelaksanaan penelitian survei ini dilanjutkan dengan analisis korelasi. Kesadaran metakognisi dan pemahaman konsep biologi dalam penelitian ini diukur melalui angket Metacognitive Awareness Inventory (MAI) dan soal tes tertulis dalam bentuk uraian. Jumlah responden dalam penelitian ini sebanyak 64 siswa sekolah tingkat atas di Kabupaten Jombang, Jawa Timur. Temuan dalam penelitian ini menunjukkan bahwa rerata skor kesadaran metakognisi siswa sebesar 78, dengan standar deviasi sebesar 5,13. Adapun rerata skor pemahaman konsep biologi siswa sebesar 75, dengan standar deviasi sebesar 6,20. Hasil analisis korelasi menunjukkan bahwa terdapat keterkaitan antara kesadaran metakognisi dengan pemahaman konsep siswa pada pembelajaran biologi (p= 0,00 < 0,05), namun kontribusi kesadaran metakognisi terhadap pemahaman konsep biologi hanya sebesar 37,6% (R Square = 0,376). Tindak lanjut dari hasil penelitian ini adalah disarankan untuk menerapkan model pembelajaran yang terintegrasi sebagai alternatif dalam meningkatkan kesadaran metakognisi dan pemahaman konsep siswa dalam pembelajaran biologi di SMA.

Page 7 of 12 | Total Record : 118