Articles
110 Documents
ISOLASI, KARAKTERISASI, DAN UJI ANTIMIKROBA PADA BAKTERI ASAM LAKTAT DARI USUS Trigona Spp.
Sama, Yusuf;
Hasgun;
Depparinding, Rekianto;
Alfiana;
Rahman, Auliyah;
Manguntungi, Baso;
Sari, Arlinda Puspita;
Ariandi;
Nurmuliayanti, Nurmuliayanti
BIOMA: Jurnal Biologi dan Pembelajarannya Vol 5 No 2 (2023): BIOMA: Jurnal Biologi dan Pembelajarannya
Publisher : Universitas Sulawesi Barat
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31605/bioma.v5i2.3120
Lebah Trigona spp. merupakan lebah yang tidak mempunyai sengat (stinglees bee) dan memiliki kemampuan memproduksi propolis tinggi sebagai mekanisme pertahanan diri dan sebagai antibiotik terhadap bakteri ataupun cendawan. Pada penelitian in dilakukan proses isolasi bakteri asam laktat (BAL) dari saluran pencernaan Trigona spp. asal Sumbawa yang dilanjutkan dengan karakterisasi BAL, dan uji antimikroba metabolit BAL terhadap bakteri Salmonella thypi dan Staphylococcus aureus. Hasil isolasi diperoleh 20 isolat bakteri, kemudian dilakukan skrining BAL melalui uji katalase dan pewarnaan gram, diperoleh 18 isolat BAL. Kandidat isolat BAL dilkulturkan selama 24 jam, kemudian mengisolasi ekstrak kasar metabolit BAL. Hasil isolasi ekstrak kasar metabolit BAL diujikan ke bakteri S. thypi dan S. aureus selama enam jam menggunakan metode difusi agar, kemudian dilakukan pengukuran zona bening pada jam kedua, keempat dan keenam untuk mengetahui efektivitas daya hambat/antimikroba metabolit BAL. Hasil uji menunjukkan metabolit isolat PRT 9 memiliki kemampuan tertinggi dibandingkan dengan 17 isolat BAL lainnya dalam menghambat pertumbuhan bakteri S. thypi dengan luas zona hambat sebesar 6,7±0,471 mm dan S. aureus sebesar 3,0±0 mm.
The Effect of Corncob Powder on the Oyster Mushroom Growth (Pleurotus ostreatus)
Sri Yusal, Muh.;
Nur, Sri Mukminati
BIOMA: Jurnal Biologi dan Pembelajarannya Vol 5 No 2 (2023): BIOMA: Jurnal Biologi dan Pembelajarannya
Publisher : Universitas Sulawesi Barat
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31605/bioma.v5i2.3163
The oyster mushroom (Pleurotus ostreatus) is classified as a type of wood fungus because most of in rotting wood habitats. Corncob powder is an alternative growing medium for oyster mushrooms to anticipate the scarcity of sawdust. This research aims to examine the corn cob powder effects on the growth of white oyster mushrooms as an alternative to using artificial substrates in mushroom cultivation. The research was carried out at Biology Laboratory of FKIP, Patompo University in October-November 2023. This research was an experimental study using several treatments of corncob powder as a growth medium for F2 oyster mushroom seeds. The research data were analyzed using Analysis of Variance (ANOVA) based on a Completely Randomized Design (CRD) and met the requirements used through the error variance homogeneity test. The results showed corncob powder had a significant effect on the mushroom cap diameter, but did not have a significant effect on the mushroom stem diameter. Doses of 150 & 200 grams are a mixture of corn cob powder that is optimal for growing the diameter of the mushroom cap. Corn cob powder contains carbohydrates, protein, water, ash, cellulose, hemicellose and lignin which are needed for the growth of fungi.
Model Pembelajaran Tipe Giving Questions And Getting Answers (GQGA) untuk Mengoptimalkan Keterampilan Berpikir Kritis Siswa
Nino, Syamsiara Nur;
Jirana;
M Irfan
BIOMA: Jurnal Biologi dan Pembelajarannya Vol 5 No 2 (2023): BIOMA: Jurnal Biologi dan Pembelajarannya
Publisher : Universitas Sulawesi Barat
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31605/bioma.v5i2.3260
Keterampilan berpikir kritis adalah kapasitas untuk menganalisis keadaan secara cermat dan menyeluruh serta menghasilkan jawaban. Tujuannya untuk mengetahui apakah pemanfaatan model GQGA berdampak pada meningkatnya keterampilan berpikir kritis siswa. Terdapat dua kelas yaitu kelas eksperimen dan kelas kontrol yang dilibatkan dalam eksperimen semu dengan menggunakan metodologi kuantitatif. SMA Negeri 1 Tinambung yang terletak di Layonga Kecamatan Balanipa Kabupaten Polewali Mandar menjadi lokasi penelitian. Teknik purposive sampling dimanfaatkan dengan memilih sampel sebanyak 31 siswa X MIA 1 dan 33 siswa X MIA 2 yang dijadikan sebagai subjek penelitian. Dengan menggunakan SPSS versi 24, metode analisis data berupa analisis statistik inferensial dan deskriptif. Temuan penelitian menunjukkan adanya nilai berbeda dari keterampilan berpikir kritis siswa yang dibelajarkan dengan GQGA dan yang tanpa diberikan perlakuan. Rerata nilai kelas eksperimen sebesar 83,71, sedangkan nilai kelas kontrol hanya 67,18. Pendekatan pembelajaran kooperatif tipe GQGA ternyata memberikan dampak terhadap kemampuan berpikir kritis siswa kelas X SMA Negeri 1 Tinambung.
Studi Populasi dan Interaksi Sosial Monyet Ekor Panjang (Macaca fascicularis) di Kawasan Pura Pulaki, Bali
Jafron, Moh Jafron Syah
BIOMA: Jurnal Biologi dan Pembelajarannya Vol 5 No 2 (2023): BIOMA: Jurnal Biologi dan Pembelajarannya
Publisher : Universitas Sulawesi Barat
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31605/bioma.v5i2.3367
Macaca fascicularis is a primate that has a wide distribution in Indonesia, one of which is the island of Bali. The habitat of M. fascicularis in Bali can be found in sacred areas such as Pulaki temple which is located in Gerokgak district, Buleleng regency. This study aimed to determine the population structure and social behaviors of long-tailed monkeys with humans in the Pulaki temple area.. The observation methods used in this study are Concentration count to calculate population structure, as well as ad libitum and scan animal sampling to observe daily behavior and social interactions. As a result of the calculation, the intermediate group consisted of 11 infants, 6 juveniles, 45 sub-adults, and 25 adults. The interaction of animals with humans observed in this study is agonistic and affiliation. Based on interviews with residents at the study site, it showed that respondents were accustomed to the presence of long-tailed monkeys so they considered not bothered by the presence of M. fascicularis. Some respondents also admitted that they often feed animals, but they agreed that a ban on feeding was imposed because it could interfere with traffic and endanger animals. The role of the community in conservation efforts of M. fascicularis in Pulaki temple is needed, one of which is by minimizing non-natural feeding to animals so that their natural behavior can be maintained. The natural behavior of animals that have changed can affect the balance of ecosystems due to changes in ecological niches.
Pengaruh Model Pembelajaran Problem Based Learning (PBL) terhadap Hasil Belajar Siswa pada Materi Sel di Kelas XI MIA SMA Negeri 1 Masama
Nurlia, Nurlia
BIOMA: Jurnal Biologi dan Pembelajarannya Vol 5 No 2 (2023): BIOMA: Jurnal Biologi dan Pembelajarannya
Publisher : Universitas Sulawesi Barat
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31605/bioma.v5i2.3404
One learning approach that emphasizes the achievement of learning outcomes is Problem-Based Learning (PBL). Problem-based learning (PBL) requires students' active involvement in the learning context, not just relying on instructions from the teacher. Thus, Problem-Based Learning (PBL) stimulates the growth of a strong mindset in students, this suggests that applying a problem-solving-orientated learning model can improve student learning achievement. The purpose of this study was to determine the effect of the Problem-Based Learning (PBL) learning model on student learning outcomes on cell material in class XI MIA SMA Negeri 1 Masama. This study used a pseudo-experimental method and quantitative data-based research. The population was all students in class XI MIA at SMA Negeri 1 Masama. The research sample consisted of two classes, namely class XI MIA 1 with 25 students and class XI MIA 2 with 24 students. Thus, the total number of samples used was 49 students. Data collection techniques through the test method contained multiple choice questions used in the pre-test and post-test. Data were analyzed using descriptive analysis techniques and hypothesis testing. The results showed that the use of the Problem-Based Learning (PBL) learning model influenced student learning outcomes in class XI MIA SMA Negeri 1 Masama, with a significance value of α = 0.000 <0.05.
Penerapan Pembelajaran Berdiferensiasi Dengan Metode Inkuiri Terbimbing Terhadap Keaktifan Dan Hasil Belajar
Damayanti, Ria;
Dewi, Asih Fitriana
BIOMA: Jurnal Biologi dan Pembelajarannya Vol 6 No 1 (2024): BIOMA: Jurnal Biologi dan Pembelajarannya
Publisher : Universitas Sulawesi Barat
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31605/bioma.v6i1.3516
Kurangnya keaktifan peserta didik dapat menyebabkan rendahnya hasil belajar yang diperoleh peserta didik. Tujuan penelitian ini yaitu untuk meningkatkan keaktifan dan hasil belajar peserta didik kelas 11 Biologi 4 SMA Negeri 6 Metro dengan menerapkan pembelajaran berdiferensiasi serta metode inkuiri terbimbing khususnya pada materi sistem peredaran darah. Penelitian ini menggunakan penelitian tindakan kelas (PTK) yang berlangsung selama 2 siklus. Setelah menganalisis data, peneliti memperoleh hasil bahwa keaktifan klasikal peserta didik pada siklus I mencapai 59% dan pada siklus II mencapai 75%. Begitu pula pada hasil belajar peserta didik, persentase ketuntasan klasikal pada saat dilaksanakan pretest adalah 17%, kemudian pada siklus I terjadi peningkatan menjadi 41% dan pada siklus II ketuntasannya mencapai 83% atau mengalami peningkatan sebanyak 42% dari siklus I. Berdasarkan data hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran berdiferensiasi dengan metode inkuri terbimbing dapat meningkatkan keaktifan dan hasil belajar peserta didik.
Pengembangan Leaflet Keanekaragaman Kopi Suku Dayak Salako di Kabupaten Sambas
AGUSTINI, AGUSTINI;
Sunandar, Ari;
Setiadi, Anandita Eka
BIOMA: Jurnal Biologi dan Pembelajarannya Vol 6 No 1 (2024): BIOMA: Jurnal Biologi dan Pembelajarannya
Publisher : Universitas Sulawesi Barat
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31605/bioma.v6i1.3554
The Salako Dayak community is one of the indigenous tribes in West Kalimantan who utilizes the natural landscape of river basins and forests in Kaliau Village, Sajingan Besar District, Sambas Regency. Coffee is an important commodity that has become an inseparable part of the life of the Salako Dayak people. Researchers developed leaflet media to build students' pride, awareness and interest in the cultural heritage of the Salako Dayak tribe. This research the goal is to determine validity and practicality. diversity leaflet media (Dayak Salako coffee). This research uses the 4-D model recommended by Thiagarajan. The development procedures carried out are: (1) Define, (2) Design, (3) Development. The results of this study show that Folio. meia has evolved is very valid in the media aspect (98.52%), material aspect (87.55%) and is categorized as valid in the language aspect (83.33%). The results of students had a good response to large-scale trials of 82.54% and small-scale trials of 82.63%.
Analisis Faktor-Faktor Penyebab Peningkatan Kemampuan Merancang Percobaan Calon Guru pada Materi Fisiologi Tumbuhan
Hadistia, Nabilla;
Surakusumah, Wahyu;
Sanjaya, Yayan
BIOMA: Jurnal Biologi dan Pembelajarannya Vol 6 No 1 (2024): BIOMA: Jurnal Biologi dan Pembelajarannya
Publisher : Universitas Sulawesi Barat
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31605/bioma.v6i1.3555
Kurikulum pendidikan di Indonesia sudah menspesifikasikan capaian pembelajaran yang harus dicapai siswa, salah satunya keterampilan merancang percobaan. Calon guru perlu memiliki keterampilan tersebut sebelum mentransfer kepada siswa di kemudian hari. Penelitian ini berfokus pada menganalisis faktor-faktor penyebab apa saja yang dapat meningkatkan kemampuan merancang percobaan calon guru pada materi fisiologi tumbuhan. Metode yang digunakan adalah eksperimen dengan mengukur kompetensi mahasiswa serta ditambah dengan pengisian kuisioner terkait pendapat calon guru tentang modul praktikum yang didapat dan bagaimana persepsi mahasiswa terhadap perkuliahan (teori dan praktikum) pada materi fisiologi tumbuhan menggunakan skala Likert 1-5. Data dianalisis menggunakan persamaan model struktural (SEM) dari mulai spesifikasi model, uji estimasi parameter, uji validitas konvergen dan diskriminan serta reliabilitas, hubungan pengaruh langsung dan tudak langsung antar variabel, hingga respesifikasi model. Hasil menunjukkan bahwa terdapat pengaruh langsung antara kompetensi mahasiswa terhadap keterampilan merancang percobaan (p value 0.004), dan pengaruh modul praktikum terhadap keterampilan merancang percobaan (p value 0.009), Selain itu, hasil analisis menunjukkan bahwa modul praktikum tidak berpengaruh langsung terhadap keterampilan merancang percobaan jika hanya melalui kompetensi mahasiswa. Namun, modul praktikum berpengaruh tidak langsung terhadap keterampilan merancang percobaan melalui persepsi mahasiswa dan kompetensi yang dimilikinya.
The DINAMIKA KEANEKARAGAMAN FOSIL POLEN MANGROVE PADA LANSKAP PESISIR DI PANTAI UTARA, JAWA TENGAH
Nabilah, Rizka
BIOMA: Jurnal Biologi dan Pembelajarannya Vol 6 No 1 (2024): BIOMA: Jurnal Biologi dan Pembelajarannya
Publisher : Universitas Sulawesi Barat
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31605/bioma.v6i1.3577
Dinamika iklim merupakan proses perubahan keadaan rata-rata perubahan cuaca dalam periode yang lama hingga saat ini. Perubahan iklim masa lampau dapat diprediksi dengan studi fosil atau mikropaleontologi. Salah satu bukti fosil yang digunakan adalah polen dan spora. Bukti fosil tersebut dapat mendeskripsikan kondisi paleovegetasi pada masa itu. Pantai Utara Jawa tengah memiliki karakter geomorfologis dataran aluvial daerah pesisir yang menjadi wilayah transisi di Kota Semarang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dinamika iklim kala holosen lanskap Pantai Utara Jawa Tengah melalui data biodiversitas berdasarkan bukti fosil polen mangrove di Muara Kali Semarang. Metode penelitian yang digunakan adalah metode survei pengambilan sampel terpilih (stratified sampling). Penelitian lapangan di lanskap Pantai Utara Jawa Tengah meliputi pengamatan jenis sedimen, pengambilan sampel sedimen dan perolehan data lingkungan sekitar. Tahap penelitian laboratorium meliputi tahapan preparasi sampel sedimen menggunakan metode asetolisis, identifikasi dan klasifikasi fosil polen (analisis deskriptif) dilanjutkan dengan penghitungan fosil yang kemudian di analisis menggunakan indeks keanekaragaman Simpson, indeks similaritas Sorensen, Palynological Marine Index (PMI). Analisis palinologi didapatkan dari analisis perbandingan Arboreal Pollen atau yang kemudian disebut AP, Non Arboreal Polle) atau yang kemudian disebut NAP, dan analisis tambahan menggunakan diagram spora. Keseluruhan data AP, NAP, dan spora tersebut kemudian di analisis menggunakan software program Paleontological Statistics (PAST ver. 0.99.). Hasil menunjukkan keanekaragaman fosil polen yang diperoleh 33 taksa tumbuhan yang terdiri dari 8 tingkat famili, 21 tingkat genus dan 4 tingkat spesies. Dinamika yang muncul dari hasil analisis menunjukkan terdapat 6 kategori fluktuasi terhadap iklim. Kata kunci: Dinamika iklim, holosen, dan polen.
ANALISIS KEBUTUHAN BAHAN AJAR MATA KULIAH BIOLOGI DASAR
GH, Muliana;
Irfan, M
BIOMA: Jurnal Biologi dan Pembelajarannya Vol 6 No 1 (2024): BIOMA: Jurnal Biologi dan Pembelajarannya
Publisher : Universitas Sulawesi Barat
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31605/bioma.v6i1.3598
This research aims to determine the learning materials needs of students in the basic biology course. The research method employed is qualitative descriptive method. The research instrument utilizes a digital-based needs analysis questionnaire (Google Forms platform). The respondents in this study are 55 students from Makassar State University who have taken the basic biology course. Data collection is conducted by distributing a needs analysis questionnaire for the basic biology course learning materials. The findings of this research indicate that the basic biology material is perceived as difficult due to its complexity and abundance. Common challenges faced by students in learning include instructional media, where students commonly rely on freely available internet sources for learning materials. Specifically, topics such as inheritance of traits and genetics are considered difficult by students, while topics related to the structure and function of animals are perceived as easier. The results of this study are expected to serve as a basis for the development of learning materials or resources for the basic biology course that align with the characteristics of the learners. Keywords— Analysis, Teaching Materials, Basic Biology Course