cover
Contact Name
PHIKA AINNADYA HASAN
Contact Email
phikahasan@unsulbar.ac.id
Phone
+6282259870185
Journal Mail Official
bioma@unsulbar.ac.id
Editorial Address
Jl. Prof. Dr. Baharuddin Lopa, S.H., Talumung, Majene, Sulawesi Barat
Location
Kab. majene,
Sulawesi barat
INDONESIA
BIOMA : Jurnal Biologi dan Pembelajarannya
ISSN : -     EISSN : 27460029     DOI : https://doi.org/10.31605/bioma.v3i2
BIOMA : Jurnal Biologi dan Pembelajarannya diterbitkan oleh  Universitas Sulawesi Barat. Terbit dua kali dalam setahun (Juni dan Desember) dengan tujuan sebagai media komunikasi ilmiah bidang Biologi dan pembelajarannya yang diangkat dari hasil penelitian atau studi literature. Redaksi menerima naskah dengan ketentuan penulisan seperti tercantum pada halaman sampul belakang. Naskah yang masuk ke redaksi BIOMA akan diseleksi oleh dewan redaksi.
Articles 118 Documents
Analisis Perilaku Harian Burung Bayan (Eclectus roratus) Di Taman Margasatwa Ragunan, Jakarta Selatan Wijayani, Anisa; Pratiwi, Rina Hidayati; Fauzi, Ferry
BIOMA: Jurnal Biologi dan Pembelajarannya Vol 5 No 2 (2023): BIOMA: Jurnal Biologi dan Pembelajarannya
Publisher : Universitas Sulawesi Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31605/bioma.v5i2.2851

Abstract

Burung bayan (Eclectus roratus) merupakan salah satu jenis burung paruh bengkok dengan status konservasi berisiko rendah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perilaku harian burung bayan (Eclectus roratus). Penelitian ini dilakukan pada burung bayan di Taman Margasatwa Raguan, Jakarta Selatan. Metode penelitian yang digunakan untuk menganalisis adalah metode kualitatif deskriptif dengan teknik scan sampling dan wawancara. Berdasarkan hasil observasi dan wawancara diperoleh data rata-rata perilaku makan 6,66%, minum 4,16%, defekasi dan urinasi 3,24%, seksual 11,55%, interaksi sosial 17,40%, bergerak 30,79%, istirahat 23,28%, dan mandi 8,78%, sehingga dapat disimpulkan bahwa aktivitas terbanyak yang dilakukan oleh Burung Bayan (Eclectus roratus) jantan adalah istirahat dengan frekuensi 20 kali dengan lama waktu 366 menit. Sedangkan untuk betina aktivitas terbanyak yang dilakukan adalah interaksi sosial dengan frekuensi 19 kali dengan lama waktu 336 menit.
Pengembangan Modul Pembelajaran Biologi Berbasis Kearifan Lokal Di Kawasan Hutan Adat Tawang Panyai Kabupaten Sekadau pada Materi Ekosistem Julianti, Julianti; Rahayu, Hanum Mukti; Mahwar Qurbaniah
BIOMA: Jurnal Biologi dan Pembelajarannya Vol 5 No 2 (2023): BIOMA: Jurnal Biologi dan Pembelajarannya
Publisher : Universitas Sulawesi Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31605/bioma.v5i2.2855

Abstract

Hasil wawancara dengan guru biologi di SMA Al-Rahmah Sekadau diperoleh informasi bahwa pembelajaran pada materi ekosistem di kelas X sudah menggunakan bahan ajar berupa buku paket dan lembar kerja siswa (LKS). Namun, bahan ajar tersebut masih memiliki kekurangan diantaranya belum menampilkan informasi mengenai kearifan lokal masyarakat sekitar. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan media modul pembelajaran biologi berbasis kearifan lokal di Kawasan Hutan Adat Tawang Panyai Kabupaten Sekadau pada materi ekosistem. Metode penelitian yang digunakan ialah Research and Development (R&D), dengan model pengembangan Alessi dan Trollip. Tahapan penelitian ini memiliki tiga tahap yaitu planning, design dan development. Hasil penelitian menunjukan media modul pembelajaran biologi berbasis kearifan lokal yang dikembangkan mendapatkan nilai kelayakan pada aspek media sebesar 79,63% (valid), aspek materi sebesar 81% (sangat valid), dan aspek bahasa sebesar 79,76% (valid). Sedangkan untuk hasil respon siswa terhadap modul pembelajaran biologi berbasis kearifan lokal diperoleh nilai sebesar 79,41% dengan kriteria kuat. Maka dari itu dapat disimpulkan media modul pembelajaran biologi berbasis kearifan lokal yang dikembangkan layak digunakan dan mendapat respon positif dari siswa.
POTENSI HERBA & REMPAH SEBAGAI TANAMAN OBAT KELUARGA GH, Muliana; Rasyid, Magfirah; Hasanah, Ummul
BIOMA: Jurnal Biologi dan Pembelajarannya Vol 5 No 2 (2023): BIOMA: Jurnal Biologi dan Pembelajarannya
Publisher : Universitas Sulawesi Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31605/bioma.v5i2.2883

Abstract

This research is a literature review that aims to explore the potential of spices and herbs in their use as family medicinal plants, with a focus on collecting data on plant ingredients and the use of plants as traditional medicine. In an effort to find traditional medicines that are safe, effective and affordable for family health problems, traditional medicines derived from plants are a treatment approach that is based on natural resources. This article outlines some of the spices and herbs that have long been used in traditional medicine, and highlights the latest scientific research showing the effectiveness and safety of some medicinal plants. Some of the spices and herbs discussed in this article include ginger, turmeric, galangal, bitter, kencur, temulawak, cocor duck, betel, garlic, pagagan, meniran, lime and binahong. Further research is needed to evaluate and validate the potency of spices and herbs in their use as family medicinal plants. Keywords: Spices, herbs, medicinal plants
Analisis Pertumbuhan Hewan Karang Jenis Acropora sp. Pada Media Transplan Gantung Dan Spider -, Mifdhayani Maryam; Zainuddin, Mudasir; Priosambodo, Dody; Ambeng, Ambeng; Al Anshari, Muhammad
BIOMA: Jurnal Biologi dan Pembelajarannya Vol 5 No 2 (2023): BIOMA: Jurnal Biologi dan Pembelajarannya
Publisher : Universitas Sulawesi Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31605/bioma.v5i2.2884

Abstract

Pulau Samalona merupakan salah satu pulau wisata yang berada di Kepulauan Makassar yang terkenal dengan keindahan alam salah satunya adalah pesona terumbu karangnya yang menarik banyak perhatian wisatawan. Namun terdapat beberapa spot karang yang telah rusak karena ulah dari kegiatan manusia sendiri baik dari masyarakat setempat dan wisatawan dan pengaruh dari lingkungan. Salah satu cara dalam merehabilitasi terumbu karang adalah transplantasi. Transplantasi yang digunakan dalam penelitian ini yaitu media gantung dan media spider. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pertumbuhan karang jenis Acropora sp. pada media gantung dan spider. Fragmen karang Acropora sp. yang digunakan sebanyak 30 buah pada masing-masing media yang diamati 2 minggu sekali selama 3 bulan. Hasil yang diperoleh pada penelitian ini yaitu pada media gantung memperoleh nilai rata-rata pertumbuhan 0.70 cm/bulan dan pada media spider diperoleh nilai rata-rata pertumbuhan 0.69 cm/bulan selama 3 bulan.
Pengaruh Ekstrak Etanol Daun Serai Wangi Cymbopogon nardus (L.) Rendle Terhadap Mortalitas Wereng Coklat Niparvata lugens Stal. (Hemiptera: Delphacidae) Ramadani, Aisyah Hadi; Af'idah, Silvi Wasi'atul; Tamam, Muhammad Badrut
BIOMA: Jurnal Biologi dan Pembelajarannya Vol 5 No 2 (2023): BIOMA: Jurnal Biologi dan Pembelajarannya
Publisher : Universitas Sulawesi Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31605/bioma.v5i2.2985

Abstract

Serangan hama wereng masih menjadi permasalahan utama pada pertanian padi. Solusi pemberantasan hama dengan pestisida kimia justru menimbulkan resistensi dan ledakan populasi. Pestisida nabati dengan ekstrak tumbuhan menjadi alternatif yang dapat digunakan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui berapa konsentrasi ekstrak etanol daun serai wangi Cymbopogon nardus (L.) Rendle sebagai insektisida alami yang berpengaruh efektif terhadap mortalitas wereng coklat Nilaparvata lugens Stal. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap dengan enam perlakuan, yaitu kontrol negatif berupa 100ml akuades, kontrol positif menggunakan insektisida planum 100ml, konsentrasi ekstrak 2%, 3%, 4% dan 5%. Data yang diperoleh dari pengamatan, dianalisis menggunakan uji probit untuk mengetahui nilai dari LC50 dan LT50 dilanjutkan dengan uji ANOVA dan uji BNT (Beda Nyata Terkecil). Hasil analisis data oneway anova menunjukan taraf signifikansi berbeda nyata (α < 0,05) memiliki nilai 0,01, artinya ekstrak etanol daun serai wangi mempengaruhi mortalitas wereng coklat. Konsentrasi 5% merupakan konsentrasi ekstrak serai wangi paling efektif untuk membunuh wereng coklat pada tahap nimfa instar III. Hasil probit menyatakan bahwa LC50 ekstrak serai wangi dalam membunuh wereng coklat adalah 5.424% pada durasi infeksi selama LT50 3,7 jam.
ANALISIS BAKTERI COLIFORM PADA AIR WISATA PANTAI PARIS TIGARAS Arbi, Fauziah
BIOMA: Jurnal Biologi dan Pembelajarannya Vol 5 No 2 (2023): BIOMA: Jurnal Biologi dan Pembelajarannya
Publisher : Universitas Sulawesi Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31605/bioma.v5i2.3083

Abstract

Pantai Paris Tigaras adalah pantai yang banyak dikunjungi wisatawan yang terletak di Kecamatan Dolok Pardamean Kabupaten Simalungun. Tingginya aktivitas di sekitar Pantai Paris Tigaras memberikan dampak pada kualitas air yang berada disana. Penelitian dilakukan guna mengetahui cemaran bakteri Coliform dan mengetahui tingkat kelayakan air di Pantai Paris Tigaras dengan menggunakan metode penelitian deskriptif. Hasil pemeriksaan uji bakteri coliform dan kelayakan air pada air wisata Pantai Paris Tigaras menunjukkan adanya cemaran bakteri coliform atypical E. coli dengan nilai MPN paling rendah 23 CFU/100ml serta paling tinggi 1100 CFU/100ml. Bakteri coliform pada air tersebut merupakan bakteri gram negatif berbentuk basil. Hasil penelitian berdasarkan pH, hasil uji fisik stasiun III menunjukkan pH yang tinggi yakni 9,1 sehingga air di stasiun III tidak layak konsumsi, berdasarkan tingkat kecerahan air di stasiun I hanya 79 cm, stasiun II hanya 46 cm dan stasiun III kecerahan hanya 53 cm sehingga air di semua stasiun tidak layak dikonsumsi, sedangkan berdasarkan hasil uji coliform, total coliform di stasiun II sebesar 120CFU/100ml dan total coliform di stasiun III sebesar 1100CFU/100ml, yang mengindikasikan terjadinya cemaran dan dinyatakan tidak layak dikonsumsi.
Profiling kandungan senyawa hasil fermentasi kombucha langsat dengan GC-MS Isdar, Isdaryanti; SY, Nursyamsi; Nur Amaliah
BIOMA: Jurnal Biologi dan Pembelajarannya Vol 5 No 2 (2023): BIOMA: Jurnal Biologi dan Pembelajarannya
Publisher : Universitas Sulawesi Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31605/bioma.v5i2.3088

Abstract

Kombucha saat ini telah menjadi minuman kesehatan yang diminati oleh masyarakat karena kandungan senyawa bioaktifnya yang beragam. Selain itu, terdapat tren inovasi dalam menambahkan buah pada kombucha, meningkatkan citarasa dan nilai gizi. Penggunaan buah langsat dalam kombucha merupakan hal yang belum pernah tercatat sebelumnya. Langsat, sebagai buah lokal, terbukti kaya akan senyawa-senyawa bermanfaat bagi kesehatan manusia. Oleh karena itu, tujuan utama penelitian ini adalah membuat inovasi minuman kombucha kemudian menganalisis kandungan senyawa yang terkandung dalam kombucha langsat. Metode penelitian yang digunakan yaitu eksprimental melalui fermentasi terkontrol serta penggunaan alat GC-MS untuk menganalisis kandungan senyawa secara kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat 7 jenis metabolit yang dapat diidentifikasi dalam kombucha langsat, termasuk 4H-Pyran-4-one, 2,3-dihydro-3,5-dihydroxy-6-methyl; 5-hydroxymethylfurfural; Dodecanoic acid, 3-hydroxy; melezitose; lactose; methacrylic acid, tetradecyl ester; dan olecic acid.
Analisis Profil Keterampilan Berpikir Kritis Mahasiswa Pendidikan Biologi pada Materi Germinasi SY, NURSYAMSI SY
BIOMA: Jurnal Biologi dan Pembelajarannya Vol 5 No 2 (2023): BIOMA: Jurnal Biologi dan Pembelajarannya
Publisher : Universitas Sulawesi Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31605/bioma.v5i2.3089

Abstract

Berpikir kritis termasuk jenis berpikir yang menerapkan aspek kreatif dan evaluatif diimplementasikan dalam argumen positif ataupun negatif yang mencerminkan kualitas pemikiran seseorang, tergolong dalam kemampuan kognitif yang menjadi indikator pencapaian yang perlu dipenuhi oleh mahasiswa. konteks germinasi, mahasiswa perlu mampu mengevaluasi sumber informasi, mengidentifikasi kelemahan dalam argumen ilmiah, dan mengambil kesimpulan yang didasarkan pada bukti yang kuat. Analisis profil keterampilan berpikir kritis dapat memberikan gambaran tentang sejauh mana mahasiswa mampu melakukan evaluasi yang objektif dan kritis terhadap informasi yang mereka temui. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis profil kemampuan berpikir kritis mahasiswa Pendidikan Biologi dengan menggunakan graded response models pada materi germinasi. Penelitian yang dilaksanakan termasuk jenis penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Penelitian dilakukan pada bulan Maret sampai dengan bulan Mei 2023. Subjek penelitian mahasiswa semester IV Pendidikan Biologi Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Sulawesi Barat sebanyak 50 mahasiswa tahun akademik 2022/2023. Tehnik sampling yang digunakan adalah Purposive Sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa profil keterampilan berpikir kritis mahasiswa pendidikan biologi adalah rendah. Informasi tentang profil keterampilan berpikir kritis mahasiswa dapat digunakan untuk merancang strategi pembelajaran yang lebih baik.
The Effect of Fermentation of Papaya Sub on the Quality of Dangke (MILK PROCESSED PRODUCTS) Nasir, Yusrianto
BIOMA: Jurnal Biologi dan Pembelajarannya Vol 5 No 2 (2023): BIOMA: Jurnal Biologi dan Pembelajarannya
Publisher : Universitas Sulawesi Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31605/bioma.v5i2.3090

Abstract

Dangke is a processed dairy product which is a typical Indonesian food made traditionally by the Enrekang people. Dangke is made by heating fresh milk and adding it to a solution of papaya latex (Carica papaya) until the milk forms curds and whey. This study aims to determine the effect of fermented papaya latex (Carica papaya) on the quality of dangke (dairy products). This type of research is experimental research. This research is located at the Biology Laboratory of the Muhammadiyah University of Parepare. The research design was Completely Randomized Design (CRD) with 3 treatments and repetitions as many as 3 times. Data was obtained by observing and measuring the quality of dangke in the form of taste, texture and color of dangke. Data analysis was performed by performing analysis of variance (ANOVA) at level (0.05). The results showed that data analysis related to dangke taste obtained a value of 28.00 so that the fermentation of papaya latex (Carica papaya) affected the dangke taste. The dangke texture was obtained a value of 0 so that the fermentation of papaya latex (Carica papaya) had no effect on the dangke texture. The color of dangke obtained a value of 0 so that fermentation of papaya latex (Carica papaya) did not affect the color of dangke. Fermentation of papaya latex (Carica papaya) has an effect on dangke taste and has no effect on dangke texture and color.
Pengaruh Konsentrasi Starter Acetobacter xylinum dan Lama Fermentasi Terhadap Kualitas Produk Nata de coco Maulida Nurdin, Gaby; Nurhidayah
BIOMA: Jurnal Biologi dan Pembelajarannya Vol 5 No 2 (2023): BIOMA: Jurnal Biologi dan Pembelajarannya
Publisher : Universitas Sulawesi Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31605/bioma.v5i2.3098

Abstract

Nata de coco is an alternative food source that uses Acetobacter xylinum in the fermentation process. However, the high rate of nata de coco product failures is still commonly encountered due to the inadequate concentration of the starter and the fermentation duration. This study aims to determine whether there is an effect of starter Acetobacter xylinum and duration of fermentation on the quality of nata de coco. The research is of a quantitative experimental type. The research method employs a Completely Randomized Design (CRD) with two factors, namely the concentration of starter Acetobacter xylinum (10%, 15%, and 20%) and fermentation time (6 days, 10 days, and 14 days) with 9 treatment combinations and 3 replications. Data analysis used ANOVA followed by DMRT. The results showed that the combination of starter and fermentation time did not have a significant effect on the thickness and yield of nata de coco, but had a significant effect if tested based on a single factor. The best organoleptic results vary according to their parameters (color, aroma, texture, and taste), depending on the specific combination of Acetobacter xylinum starter concentration and fermentation duration treatment that has a significant effect. Keywords— Acetobacter xylinum, fermentation time, nata de coco

Page 8 of 12 | Total Record : 118