cover
Contact Name
Yenni Putri Sari
Contact Email
jurnal.pelastek@unib.ac.id
Phone
+6285132543667
Journal Mail Official
jurnal.pelastek@unib.ac.id
Editorial Address
WR. Supratman Kandang Limun Bengkulu 38371 Telepon (0736) 349733 Faxisimile (0736) 349733
Location
Kota bengkulu,
Bengkulu
INDONESIA
J.Pelastek
Published by Universitas Bengkulu
Jurnal Pengelolaan Laboratorium Sains dan Teknologi ( Pelastek ) merupakan suatu wadah yang menampung hasil penelitian, pikiran, dan telaah pustaka dalam bentuk naskah ilmiah yang belum pernah dipublikasikan dalam terbitan jurnal lain. Jurnal ini bersifat open acces yang memiliki tujuan membantu Pranata Laboratorium Pendidikan (PLP) dan penulis non teknis dalam pengembangan profesi nya. Redaksi menerima dan menerbitkan naskah yang telah dinilai oleh mitra bestari serta disetujui oleh dewan direksi. Jurnal ini berfokus pada bidang Pengelolaan Laboratorium dengan sub bidang sebagi berikut ; 1. Bidang Agrokompleks dan Biologi, meliputi berbagai bidang disiplin ilmu, seperti, perternakan, kehutanan, pertanian, ilmu hama dan penyakit tanaman, agronomi, proteksi tanamana, Teknologi hasil pertanian, kelautan dan perikanan, serta biologi 2. Bidang Sains (MIPA), meliputi bidang disiplin ilmu pengetahuan alam kimia, biologi, dan fisika 3. Bidang Kesehatan, meliputi bidang disiplin ilmu farmasi, keperawatan, kedokteran dan 4. Bidang Teknik, meliputi bidang disiplin ilmu arsitektur, komputer, teknologi informasi, elektro, kimia, industri, nuklir, permesinan, dan geodesi
Articles 59 Documents
Evaluasi Kinerja dan Tantangan Manajemen Laboratorium Biosekuriti dalam Pencegahan Zoonosis pada Sistem Peternakan Terpadu: Evaluation of Performance and Challenges of Biosecurity Laboratory Management in Zoonosis Prevention in Integrated Livestock Systems Hegar Nurjannah; Siska Almaniar; Rismatini; Triayu Rahmadiah; Junainah; Waliah Nur Rahayu
JURNAL PENGELOLAAN LABORATORIUM SAINS DAN TEKNOLOGI Vol 5 No 1 (2025): Juni 2025
Publisher : Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/pelastek.v5i1.41652

Abstract

Penelitian ini mengkaji evaluasi kinerja dan tantangan manajemen laboratorium biosekuriti dalam konteks pencegahan zoonosis pada sistem peternakan terpadu. Melalui tinjauan literatur komprehensif, studi ini menganalisis praktik terkini, inovasi teknologi, dan pendekatan interdisipliner dalam manajemen laboratorium biosekuriti. Hasil menunjukkan bahwa integrasi sistem manajemen mutu, penggunaan teknologi informasi canggih, dan penerapan pendekatan One Health sangat penting dalam meningkatkan efektivitas pencegahan zoonosis. Tantangan utama meliputi keterbatasan sumber daya, kesenjangan teknologi informasi, dan kurangnya tenaga ahli. Penelitian ini menyoroti pentingnya kolaborasi lintas sektor, pelatihan berkelanjutan, dan standardisasi prosedur operasional untuk mengatasi tantangan tersebut. Temuan ini memberikan wawasan berharga bagi pengembangan strategi manajemen laboratorium biosekuriti yang lebih efektif dalam sistem peternakan terpadu.
Integrasi Teknologi Blockchain untuk Ketertelusuran Pengujian Produk Perikanan Berbasis Model Laboratorium Smart System: Integration of Blockchain Technology for Traceability of Fishery Product Testing Based on Smart System Laboratory Model Triayu Rahmadiah; Siska Almaniar; Sadisman Hadi; Novendra Andika Pratama; Andi Syahrani
JURNAL PENGELOLAAN LABORATORIUM SAINS DAN TEKNOLOGI Vol 4 No 2 (2024): November 2024
Publisher : Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/pelastek.v4i2.41664

Abstract

Penelitian ini mengkaji integrasi teknologi blockchain dalam sistem laboratorium cerdas untuk meningkatkan ketertelusuran pengujian produk perikanan. Melalui tinjauan literatur komprehensif, studi ini mengeksplorasi potensi blockchain dalam meningkatkan transparansi, keamanan, dan efisiensi proses pengujian laboratorium perikanan. Hasil menunjukkan bahwa integrasi blockchain dengan sistem laboratorium cerdas dapat secara signifikan meningkatkan ketertelusuran produk, mengurangi risiko pemalsuan data, dan meningkatkan kepercayaan konsumen. Namun, tantangan seperti biaya implementasi, kompleksitas teknis, dan kebutuhan standarisasi perlu diatasi. Penelitian ini menyoroti pentingnya kolaborasi antar pemangku kepentingan dan adaptasi kerangka regulasi untuk mengoptimalkan manfaat teknologi blockchain dalam industri perikanan.
Analisis Biaya-Manfaat Implementasi Otomatisasi dalam Pengelolaan Laboratorium Bioteknologi Perikanan dari Perspektif Ekonomi dan Keberlanjutan: Cost-Benefit Analysis of Automation Implementation in Fisheries Biotechnology Laboratory Management from An Economic and Sustainability Perspective Triayu Rahmadiah; Siska Almaniar; Septi Hermalingga; Dwinda Pangentasari; Yogie Zulni Pratama; Tiara Santeri; Anis Nugrahawati; Akmal Izwar
JURNAL PENGELOLAAN LABORATORIUM SAINS DAN TEKNOLOGI Vol 5 No 1 (2025): Juni 2025
Publisher : Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/pelastek.v5i1.41665

Abstract

Penelitian ini mengkaji implementasi otomatisasi dalam pengelolaan laboratorium bioteknologi perikanan dari perspektif ekonomi dan keberlanjutan melalui analisis biaya-manfaat. Melalui tinjauan literatur komprehensif, studi ini mengeksplorasi dampak ekonomi, efisiensi operasional, dan implikasi keberlanjutan dari sistem otomatisasi laboratorium. Hasil menunjukkan bahwa meskipun investasi awal signifikan, otomatisasi laboratorium menawarkan manfaat jangka panjang dalam hal peningkatan produktivitas, akurasi, dan efisiensi energi. Namun, tantangan seperti biaya implementasi tinggi dan kebutuhan adaptasi tenaga kerja perlu diatasi. Penelitian ini menyoroti pentingnya pendekatan holistik dalam mengadopsi teknologi otomatisasi, mempertimbangkan tidak hanya aspek ekonomi tetapi juga dampak sosial dan lingkungan untuk mencapai keberlanjutan jangka panjang dalam pengelolaan laboratorium bioteknologi perikanan.
Pengembangan Sistem Informasi Terintegrasi untuk Manajemen Laboratorium Farmasi Berbasis Evidence-Based Practice: Development of An Integrated Information System for Pharmacy Laboratory Management Based on Evidence-Based Practice Mardhatillah Febiana
JURNAL PENGELOLAAN LABORATORIUM SAINS DAN TEKNOLOGI Vol 4 No 1 (2024): Juni 2024
Publisher : Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/pelastek.v4i1.41667

Abstract

Pengembangan sistem informasi terintegrasi untuk manajemen laboratorium farmasi berbasis evidence-based practice (EBP) merupakan langkah krusial dalam meningkatkan efisiensi, akurasi, dan kualitas layanan farmasi. Studi ini mengkaji perkembangan terkini, tantangan, dan solusi dalam mengimplementasikan sistem informasi terintegrasi yang mendukung praktik berbasis bukti di laboratorium farmasi. Melalui tinjauan literatur komprehensif, penelitian ini menganalisis tren teknologi, kebutuhan integrasi, dan dampak penerapan EBP dalam konteks manajemen laboratorium farmasi. Hasil menunjukkan bahwa integrasi sistem informasi dengan prinsip EBP dapat secara signifikan meningkatkan pengambilan keputusan klinis, efisiensi operasional, dan keselamatan pasien. Namun, implementasi yang efektif membutuhkan pendekatan holistik yang memadukan teknologi canggih, perubahan budaya organisasi, dan pelatihan berkelanjutan. Studi ini menyoroti pentingnya kolaborasi multidisiplin dan adaptasi berkelanjutan terhadap perkembangan teknologi untuk mencapai sistem manajemen laboratorium farmasi yang optimal berbasis EBP.
Standarisasi dan Harmonisasi Protokol dalam Pengelolaan Laboratorium Diagnostik Molekuler Era Post-Pandemi: Standardization and Harmonization of Protocols in The Management of Molecular Diagnostic Laboratories in The Post-Pandemic Era Mardhatillah Febriana
JURNAL PENGELOLAAN LABORATORIUM SAINS DAN TEKNOLOGI Vol 3 No 2 (2023): November 2023
Publisher : Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/pelastek.v3i2.41668

Abstract

Pandemi COVID-19 telah mengubah lanskap laboratorium diagnostik molekuler secara signifikan, mendorong kebutuhan akan standarisasi dan harmonisasi protokol untuk meningkatkan efisiensi dan akurasi pengujian. Artikel ini mengkaji perkembangan terkini dalam pengelolaan laboratorium diagnostik molekuler di era post-pandemi, dengan fokus pada implementasi standar internasional, kemajuan teknologi, dan tantangan dalam harmonisasi protokol. Melalui tinjauan literatur komprehensif, artikel ini mengidentifikasi praktik terbaik dalam standardisasi protokol laboratorium, sistem manajemen mutu, dan kebutuhan akreditasi. Hasil menunjukkan bahwa adopsi teknologi canggih, peningkatan sistem manajemen laboratorium, dan kolaborasi internasional adalah kunci untuk meningkatkan kinerja laboratorium diagnostik molekuler. Kesimpulannya, standarisasi dan harmonisasi protokol laboratorium sangat penting untuk memastikan kesiapan menghadapi tantangan kesehatan global di masa depan.
Implementasi Digital Twin dalam Manajemen Peralatan Laboratorium dengan Studi Kasus pada Laboratorium Teknik Industri: Implementation of Digital Twin in Laboratory Equipment Management with Case Study in Industrial Engineering Laboratory Arabiatul Adawiyah; Arif Rahman; Siska Almaniar; Triayu Rahmadiah
JURNAL PENGELOLAAN LABORATORIUM SAINS DAN TEKNOLOGI Vol 4 No 2 (2024): November 2024
Publisher : Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/pelastek.v4i2.41672

Abstract

Penelitian ini mengkaji implementasi teknologi Digital Twin dalam manajemen peralatan laboratorium, dengan fokus pada studi kasus di laboratorium Teknik Industri. Melalui tinjauan literatur sistematis, penelitian ini mengeksplorasi konsep dasar Digital Twin, aplikasinya dalam manajemen laboratorium, serta manfaat dan tantangan implementasinya. Hasil menunjukkan bahwa Digital Twin dapat meningkatkan efisiensi operasional, memperbaiki pemantauan peralatan, dan meningkatkan pengalaman pembelajaran di laboratorium Teknik Industri. Namun, implementasinya juga menghadapi tantangan seperti kompleksitas integrasi sistem dan kebutuhan akan keahlian teknis. Penelitian ini memberikan wawasan berharga bagi institusi pendidikan yang mempertimbangkan adopsi teknologi Digital Twin dalam manajemen laboratorium mereka.
Pemanfaatan Tepung Sagu sebagai Media Alternatif untuk Optimasi Pertumbuhan Khamir Saccharomyces Cerevisiae : Utilize of Sago Flour as An Alternative Medium for Optimizing Growth of Yeast Saccharomyces Cerevisiae Yunita Latupeirissa; Meske Ferdinandus
JURNAL PENGELOLAAN LABORATORIUM SAINS DAN TEKNOLOGI Vol 5 No 1 (2025): Juni 2025
Publisher : Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/pelastek.v5i1.41710

Abstract

Pohon sagu merupakan tanaman yang tumbuh subur di daerah berrawa dan awalnya ditemukan di kawasan Indonesia Timur yaitu wilayah Maluku dan Papua. Tanaman ini telah tersebar di seluruh wilayah Indonesia seperti Aceh, Sumatera Barat, Kalimantan, dan Sulawesi. Sagu diolah oleh masyarakat sebagai bahan makanan pokok dan jajanan dalam berbagai variasi, bahkan kini terus dikembangkan dalam industri pangan maupun mikrobiologi pangan. Sagu memiliki kandungan energi atau karbohidrat tinggi dalam pati sagu, sehingga dapat digunakan sebagai medium tumbuh kapang dan jamur. Tepung sagu dengan bahan tambahan urea dan KHPO4 diuji sebagai medium tumbuh dan media fermentasi khamir Saccharomyces cerevisiae Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa media alternatif yang baik untuk pertumbuhan sel khamir yaitu perlakuan P5 dengan komposisi urea 0,1% dan KHPO4 1%. Khamir Saccharomyces yang tumbuh pada media alternatif P5 menunjukkan pertumbuhan pada masa inkubasi 7 hari dengan jumlah sel 3,6 x 105 cfu/ml dan jumlah sel menurun menjadi 1,46 x 105 pada masa inkubasi 14 hari. Uji fermentasi menggunakan media tepung sagu perlakuan P5 tidak menghasilkan kadar alkohol yang tinggi yaitu hanya berkisar 6,5% sampai 7% dengan waktu inkubasi 5 sampai 14 hari. Tepung sagu dapat dipakai sebagai medium tumbuh khamir Saccharomyces dengan bahan tambahan urea dan KHPO4 maupun tanpa bahan tambahan meskipun masa inkubasi lebih lama sampai 14 hari.
Pengujian Kontaminan pada Produk Peternakan Melalui Studi Kasus Laboratorium Terakreditasi: Testing for Contaminants in Livestock Products Through Accredited Laboratory Case Studies Arya Dwiki Ramadhan
JURNAL PENGELOLAAN LABORATORIUM SAINS DAN TEKNOLOGI Vol 4 No 2 (2024): November 2024
Publisher : Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/pelastek.v4i2.41734

Abstract

Penelitian ini mengkaji penerapan machine learning (ML) dalam optimalisasi pengujian kontaminan pada produk peternakan, dengan fokus pada studi kasus laboratorium terakreditasi. Melalui tinjauan literatur komprehensif, studi ini mengungkapkan bahwa integrasi ML dalam pengujian laboratorium telah meningkatkan akurasi, efisiensi, dan kemampuan prediktif dalam deteksi kontaminan. Berbagai teknik ML, termasuk Random Forest dan Gradient Boosting, telah terbukti efektif dalam memprediksi keberadaan patogen dan mengoptimalkan proses pengujian. Studi ini juga membahas tantangan implementasi, standar regulasi, dan potensi pengembangan di masa depan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ML memiliki potensi signifikan untuk mentransformasi praktik laboratorium, meningkatkan keamanan pangan, dan memastikan kepatuhan terhadap standar regulasi dalam industri peternakan.
Optimasi Pemanfaatan Instrumentasi Laboratorium Fisika Melalui Pendekatan Internet Of Things: Optimation Utilization of Physics Laboratory Instrumentation Through The Internet of Things Kurniawan, Ashadi; Siswanto , Anang
JURNAL PENGELOLAAN LABORATORIUM SAINS DAN TEKNOLOGI Vol 3 No 1 (2023): Juni 2023
Publisher : Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/pelastek.v3i1.41759

Abstract

Artikel ini mengkaji optimasi pemanfaatan instrumentasi laboratorium fisika melalui pendekatan Internet of Things (IoT). Melalui tinjauan literatur komprehensif, penelitian ini mengeksplorasi potensi integrasi teknologi IoT dalam meningkatkan efisiensi, akurasi, dan aksesibilitas instrumentasi laboratorium fisika. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi IoT dapat secara signifikan meningkatkan kinerja laboratorium, memungkinkan pemantauan real-time, analisis data yang lebih canggih, dan kolaborasi jarak jauh. Namun, tantangan seperti keamanan data dan standardisasi protokol masih perlu diatasi. Kesimpulannya, pendekatan IoT membuka peluang besar untuk revolusi dalam praktik laboratorium fisika, mendorong inovasi dalam penelitian dan pendidikan sains.
Perancangan Sistem Otomatisasi Laboratorium Berbasis Artificial Intelligence untuk Optimalisasi Penggunaan Sumber Daya: Designing An Artificial Intelligence-Based Laboratory Automation System to Optimize Resource Use Ashadi Kurniawan; Anang Siswanto
JURNAL PENGELOLAAN LABORATORIUM SAINS DAN TEKNOLOGI Vol 4 No 1 (2024): Juni 2024
Publisher : Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/pelastek.v4i1.41760

Abstract

Otomatisasi laboratorium berbasis Artificial Intelligence (AI) menjadi tren yang semakin penting dalam upaya meningkatkan efisiensi dan produktivitas penelitian ilmiah. Studi ini mengkaji perancangan sistem otomatisasi laboratorium yang memanfaatkan AI untuk mengoptimalkan penggunaan sumber daya. Melalui tinjauan literatur komprehensif dan analisis studi kasus terkini, penelitian ini mengeksplorasi komponen kunci, tantangan implementasi, dan potensi dampak dari sistem otomatisasi berbasis AI dalam setting laboratorium. Hasil menunjukkan bahwa integrasi AI dalam otomatisasi laboratorium dapat secara signifikan meningkatkan efisiensi penggunaan sumber daya, meminimalkan limbah, dan meningkatkan akurasi hasil penelitian. Namun, implementasi yang efektif memerlukan pendekatan holistik yang mempertimbangkan aspek teknis, ekonomi, dan etika. Studi ini menyoroti pentingnya kolaborasi multidisiplin dan adaptasi berkelanjutan terhadap perkembangan teknologi AI untuk mencapai sistem otomatisasi laboratorium yang optimal dan berkelanjutan