cover
Contact Name
-
Contact Email
jbd@mail.unnes.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jbd@mail.unnes.ac.id
Editorial Address
Pusat Pengembangan KKN LPPM UNNES, Gedung Prof. Retno Sriningsih Satmoko Lantai 2, Kampus Sekaran Gunungpati Kota Semarang 50229
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Bina Desa
ISSN : 27156311     EISSN : 27754375     DOI : -
Core Subject : Social,
Jurnal Bina Desa memuat hasil pengabdian kepada masyarakat berbasis penelitian seperti Pengembangan Masyarakat (Community Development), Pembelajaran Layanan (Service Learning), PAR (Participatory Action Research), ABCD (Asset Based Community Development), CBR (Community-Based Research), dan metodologi lainnya. Pada dasarnya adalah semua kegiatan yang bertujuan memberikan layanan kepada masyarakat dengan tujuan menangani berbagai masalah di masyarakat guna meningkatkan kesejahteraan dan memberdayakan masyarakat. Oleh karenanya pendekatan yang digunakan adalah multidisiplin ilmu sesuai konteks bidang garapan. Jurnal Bina Desa juga mempublikasikan hasil program Kuliah Kerja Nyata (KKN).
Articles 189 Documents
Edukasi Stunting pada Masyarakat untuk Mencegah dan Menanggulangi Stunting di Desa Tegalombo Kecamatan Kalikajar Kabupaten Wonosobo Prehatiningtias, Era Tunggal; Devi Yonifasari, Chrisna; Rahmawati, Erika; Valek Stefani, Adiella; Nur Auliasari, Irni
Jurnal Bina Desa Vol 5, No 3 (2023): Vol 5, No 3 (2023) : Oktober
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jbd.v5i3.41270

Abstract

Stunting is a condition of failure to thrive and a problem of malnutrition in children whose basic nutrition is inadequate. Stunting is caused by many factors, namely malnutrition, diseases suffered by pregnant women, and parental factors (parenting style and economy). Stunting cases in Wonosobo Regency are more common in girls than boys. Stunting education held by GIAT 3 UNNES students in Tegalombo Village to make people aware of the dangers of stunting, prevent and overcome stunting. The method used is deformation teaching using subjects, lectures and group discussions with the help of PowerPoint media and guides. Prevention of stunting can be done by providing healthy and nutritious nutrition according to age category and socializing stunting in the community. Stunting prevention is carried out through a balanced nutritional diet, clean living, proper parenting, exclusive breastfeeding for babies aged 0 - 6 months, and MPASI for babies over 6 months - 2 years. 
Sosialisasi dan Pembinaan Cabang Olahraga Prestasi di SMP Islam Terpadu Nusantara sebagai Upaya Peningkatan Kecemerlangan Pendidikan Setiowati, Anies; Anam, Khoiril; Yuwono, Yuwono; Awang Irawan, Fajar; Supriyadi, Agung
Jurnal Bina Desa Vol 5, No 3 (2023): Vol 5, No 3 (2023) : Oktober
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jbd.v5i3.47610

Abstract

Pengabdian kepada masyarakat ini dilatarbelakangi oleh permasalahan yang dihadapi mitra yaitu belum berprestasinya dibidang olahraga. kegiatan ini menganalisis situasi di SMP IT Nusantara sebagai mitra pengabdian masyarakat dengan fokus pada masalah kurangnya minat siswa dalam mengikuti ekstrakurikuler olahraga prestasi. Metode observasi, wawancara, dan dokumentasi digunakan untuk mengumpulkan data secara langsung dari sekolah. Analisis situasi mengungkapkan masalah ketidakaktifan ekstrakurikuler, minimnya prestasi olahraga, dan ketidaktahuan guru tentang cabang olahraga potensial. Dari analisis ini, dilakukan tindakan pengabdian berupa program sosialisasi dan pembinaan cabang olahraga prestasi. Sosialisasi dilakukan melalui ceramah, diskusi, dan praktik, yang bertujuan untuk memberikan wawasan kepada guru dan siswa. Pendampingan ekstrakurikuler dilakukan untuk memastikan implementasi yang baik dari program. Solusi ini diharapkan dapat meningkatkan minat dan prestasi siswa dalam olahraga serta memperkaya pilihan ekstrakurikuler di SMP IT Nusantara.
Menanamkan Nilai-Nilai Pancasila di Era Society 5.0 melalui Pelatihan Konten Positif pada Remaja Desa Lawangrejo Manggali, Ratna; Ayu Suryandani, Anika Dyah; Sulton, Muhammad; Apriyani, Delta
Jurnal Bina Desa Vol 5, No 3 (2023): Vol 5, No 3 (2023) : Oktober
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jbd.v5i3.47158

Abstract

Kebebasan berekspresi dalam bermedia sosial tidak jarang menimbulkan disintegrasi masyarakat. Remaja sebagai generasi penerus bangsa dapat berperan memperkuat integrasi masyarakat. Dalam hal ini pembentukan karakter remaja menjadi sangat penting guna perkembangan masa depan, sehingga adanya pengenalan makna Pancasila dan nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila pada kalangan remaja menjadi penting yang diimbangi dengan pengenalan konten positif. Pengenalan konten positif dapat melalui berbagai hal, salah satunya yaitu melalui kegiatan pelatihan menggunakan aplikasi Canva. Pelatihan konten positif dengan memanfaatkan aplikasi Canva mampu meningkatkan kreativitas remaja dalam menyampaikan nilai-nilai Pancasila yang dikemas dalam sebuah poster positif. Pelatihan ini dilaksanakan selama tiga hari dengan melibatkan 10 orang remaja Desa Lawangrejo. Hasil yang dicapai setelah kegiatan pelatihan ini yaitu peningkatan kemampuan peserta dalam pembuatan konten positif berupa poster yang bernuansa nilai Pancasila. Dengan adanya pembuatan poster bernuansa Pancasila diharapkan para remaja mampu menyikapi persoalan penyebaran informasi palsu maupun berbagai permasalahan di media sosial yang mampu menimbulkan disintegrasi dalam masyarakat.Kata Kunci: Remaja, Pancasila, Pelatihan, Konten Positif, Canva
Pelatihan Pembuatan Lampu Penerangan Otomatis di Desa Malebo dalam Pembangunan SDGs Desa Nugroho, Agung; Rahma, Ilqia; Rofi'ah, Siti Hidayatur; Amrullah, Nafis Azmi; Chamidi, Jayim
Jurnal Bina Desa Vol 5, No 3 (2023): Vol 5, No 3 (2023) : Oktober
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jbd.v5i3.41669

Abstract

Tingginya ketergantungan masyarakat terhadap penggunaan listrik tentunya menimbulkan masalah peningkatan pemborosan energi dan pengeluaran, sehingga menyebabkan ketidakmerataan terpenuhinya kebutuhan listrik. Desa Malebo merupakan salah satu desa dengan masalah serupa karena susahnya penglihatan terhadap lingkungan sekitar sebab kurangnya jumlah lampu penerangan jalan. Oleh dari itu, Tim KKN UNNES GIAT 3 Desa Malebo mengadakan pelatihan pembuatan lampu penerangan jalan otomatis dengan menggunakan sensor LDR sebagai komponen utama rangkaian lampu. Alat yang digunakan yaitu sensor LDR, lampu 7 watt, resistor 220 kΩ, transistor BT136, kabel, timah solder (tenol), fitting, steker, solder, dan obeng, sedangkan bahan yang dibutuhkan yaitu cahaya dan tegangan listrik. Kegiatan pelatihan ini diikuti oleh 25 warga Desa Malebo yang bertempat di balai desa dan berhasil dilaksanakan dengan baik dan lancar. Hasil pelatihan tersebut menunjukkan bahwa masyarakat Desa Malebo antusias dalam mengikuti kegiatan. Warga telah termotivasi mempelajari pembuatan lampu otomatis dan terdorong menjadi lebih memperhatikan permasalahan global, yaitu pemborosan penggunaan listrik.
Pengoptimalan Diversifikasi Olahan Jagung melalui Pelatihan Tempe Jagung guna Meningkatkan Perekonomian di Desa Ledok Mu'awanah, Siti; Setiawati, Juniza Indah; Prasetyo, Dhonni Dwi
Jurnal Bina Desa Vol 5, No 3 (2023): Vol 5, No 3 (2023) : Oktober
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jbd.v5i3.40996

Abstract

Tempe jagung merupakan salah satu jenis makanan hasil pengoptimalan diversifikasi olahan jagung. Jagung sebagai tanaman yang berkembang dan tumbuh subur di Desa Ledok, Kecamatan Sambong, Kabupaten Blora, Jawa Tengah dapat diversifikasi menjadi berbagai macam olahan inovatif. Tempe Jagung merupakan salah satu jenis makanan hasil pengoptimalan diversifikasi terhadap olahan jagung. Dalam mengembangkan jenis makanan ini, Mahasiswa UNNES GIAT 3 mengadakan pelatihan pembuatan tempe jagung kepada para pelaku UMKM yang berdomisili di Desa Ledok. Program kegiatan ini diawali dengan diskusi dari tim mahasiswa UNNES Giat 3 dengan berdasarkan hasil observasi telah dilakukan, kemudian menentukan sasaran pelatihan kegiatan, dan diakhiri dengan pelaksanaan pelatihan yang telah direncanakan. Tujuan diadakannya kegiatan pelatihan ini adalah guna meningkatkan pengetahuan pada masyarakat tentang kandungan gizi jagung dengan mengembangkan inovasi baru, membangun kemitraan dan kerjasama yang efektif antara mahasiswa UNNES Giat 3 dengan masyarakat di Desa Ledok, meningkatkan pendapatan ekonomi dengan mengolah jagung sebagai makanan khas yaitu tempe jagung, dan meningkatan produksi baru pada olahan jagung yang relative murah dan dapat diaplikasikan dengan mudah oleh masyarakat Desa Ledok.
Implementasi Indeks Kinerja Utama 3 melalui Asistensi Atlet Cabang Olahraga Angkat Berat, Sepak Takraw, dan Dansa dalam Persiapan Porprov XVI Anam, Khoiril; Indardi, Nanang; Sumartiningsih, Sri; Nurrachmad, Limpad; Muhibbi, Muhammad
Jurnal Bina Desa Vol 5, No 3 (2023): Vol 5, No 3 (2023) : Oktober
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jbd.v5i3.47196

Abstract

Pemusatan latihan dan pembinaan atlet merupakan hal krusial dalam mencapai prestasi olahraga yang tinggi. Namun, di kabupaten Jepara, terdapat tantangan dalam hal penerapan ilmu pengetahuan olahraga (sport Science) oleh pelatih dan kurangnya pemusatan latihan atlet. Untuk mengatasi permasalahan ini  solusi yang ditawarkan oleh tim pengabdian adalah melakukan asistensi langsung kelapangan dengan metode ceramah, diskusi dan praktikum. Ini mencakup penyusunan program latihan, penerapan sport science selama proses latihan dan evaluasi hasil latihan. Dengan menerapkan ilmu pengetahuan olahraga dan strategi yang tepat, diharapkan kualitas latihan dan kinerja atlet dapat ditingkatkan, serta mempersiapkan mereka dengan baik untuk kejuaraan tingkat Provinsi.
Sosialisasi Upaya Pencegahan Stunting Melalui Pengenalan Makanan Sehat Untuk Ibu Dan Balita Di Desa Kebondalem Kabupaten Temanggung Musfika, Bella; Fibrianti, Nurul; Misrinah, Misrinah
Jurnal Bina Desa Vol 5, No 3 (2023): Vol 5, No 3 (2023) : Oktober
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jbd.v5i3.40799

Abstract

The issue of stunting is an important issue that has gone global. One of the factors is due to socioeconomic conditions with high levels of poverty and lack of knowledge. An important period that should continue to concern mothers is in the first 1000 days of the child's life. One way to reduce stunting rates is by socializing stunting prevention. This socialization activity was carried out by the UNNES GIAT KKN Team in collaboration with posyandu cadres and local puskesmas officers. This activity is also one of the implementations of community service which is summarized in the Tri Dharma of Higher Education. This activity uses observation, interview, and socialization methods by introducing simple healthy foods. Healthy food is a perfect 4 healthy 5 food, where there are carbohydrates, proteins, fats, and vitamins. The results of this socialization show that mothers understand better about stunting and its characteristics and understand prevention efforts.
Pelatihan Ecoprint Berbasis Ekonomi Kreatif dalam Rangka Penguatan Nilai-Nilai Pancasila pada Masyarakat Desa Ngadirejo Kecamatan Salaman Kabupaten Magelang Maryana, Maryana; Nisfia, Laila; Amrullah, Nafis Azmi
Jurnal Bina Desa Vol 5, No 3 (2023): Vol 5, No 3 (2023) : Oktober
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jbd.v5i3.46505

Abstract

Training ecoprint can be a means for the community to collaborate on the use of natural materials by strengthening the values of Pancasila. Strengthening Pancasila values in this case is the use of natural materials as the main ingredient in making clothecoprint. Training ecoprint supports sustainable printing practices because it uses natural materials thereby reducing negative impacts on the environment, such as the use of chemical inks and synthetic materials. Ecoprint also has an interesting business potential. Ecoprint training the aim of community service activities in Ngadirejo Village is to empower community groups, especially PKK women to train business skills in producing products that have selling points to help improve the family and village economy. The method used in this research is qualitative research through literature studies. Data collection techniques used are observation and documentation. Presentation of the data is analyzed and presented in the form of descriptive qualitative narrative. Community service implementation activities are carried out through three stages, namely the preparatory, implementation, and final stages. Products produced from community service activities, namely clothecoprint which are ready to use and can be continued into sustainable products such as scarf, clothes, bags, or home decorations.
Sosialisasi Pelatihan Tata Rias dan Busana Jawa Desa Wisata Timpik Kecamatan Susukan Kabupaten Semarang Muarifuddin, Muarifuddin; Triyono, Triyono; Saputra, Roby Bagoes; Azizah, Nova Lailatul; Rosyida, Aulia Putri
Jurnal Bina Desa Vol 6, No 1 (2024): Februari
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jbd.v6i1.47324

Abstract

Abstrak.  Desa Wisata merupakan desa yang memiliki potensi dengan segala keunikan dan daya tarik yang dapat dikembangkan sebagai produk wisata yang dapat menarik wisatawan. Salah satu upaya yang dilakukan mahasiswa GIAT 5 Universitas Negeri Semarang dalam meningkatkan kesadaran akan pentingnya budaya adalah dengan melakukan sosialisasi Desa Wisata. Sosialisasi dilaksanakan di sanggar Badhaya yang merupakan sanggar tari yang terdapat di Dusun Bogo. Pentingnya pengenalan busana Jawa dan tata rias kepada masyarakat bertujuan agar masyarakat dapat mencintai budaya Jawa dan mengembangkannya dan dapat menjadikan Desa Timpik menjadi Desa Wisata sesuai yang diharapkan.Abstract. Tourism Village is a village that has potential with all the uniqueness and charm that can be developed as a tourism product that can attract tourists. One of the efforts made by GIAT 5 students at Semarang State University in increasing awareness of the importance of culture is by socializing Tourism Villages. The socialization was carried out at the Badhaya studio which is a dance studio located in Bogo Hamlet. The importance of introducing Javanese clothing and make-up to the community is intended so that people can love Javanese culture and develop it and can make Timpik Village a Tourism Village as expected.Keywords: tourist village, Javanese clothing, Javanese culture
Pelatihan Kerajinan Ecobrick: Upaya Mengurangi Sampah Plastik Di Desa Kebonagung Sebagai Implementasi Nilai Pancasila Harjito, Harjito; Mutangabidin, Takhfiful; Fatrisia, Ihda; Amalia, Lola
Jurnal Bina Desa Vol 5, No 3 (2023): Vol 5, No 3 (2023) : Oktober
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jbd.v5i3.46779

Abstract

Abstrak Sampah plastik yang menggunung di Desa Kebonagung menjadi permasalahan lingkungan yang sampai sekarang masih belum bisa diselesaikan. Adanya permasalahan lingkungan tersebut perlu sebuah upaya atau solusi untuk mengatasinya. Penulisan artikel ini bertujuan untuk mengetahui permasalahan lingkungan di Desa Kebonagung dan memberikan pengetahuan tentang pelatihan pembuatan kerajinan ecobrick serta mengimplementasikan sila Pancasila yang ketiga. Metode yang digunakan dalam penulisan artikel ini, yaitu metode kualitatif dengan melakukan observasi dan study literature dari berbagai referensi yang relevan dengan topik penulisan. Manfaat dari penulisan artikel ini, antara lain memberikan gambaran tentang permasalahan lingkungan dan upaya untuk mengatasinya serta menanamkan sikap yang sesuai dengan sila Pancasila yang ketiga. Hasil yang didapat adalah mengetahui permasalahan lingkungan di Desa Kebonagung dan upaya untuk mengatasinya. Simpulan dari penulisan artikel ini adalah dalam menangani permasalahan lingkungan perlu adanya kerjasama semua elemen masyarakat khususnya di Desa Kebonagung.Kata Kunci: Ecobrick, Pancasila, SampahAbstract The mountain of plastic waste in Kebonagung Village is an environmental problem that has yet to be resolved. The existence of these environmental problems need an effort or solution to overcome them. Writing this article aims to find out environmental problems in Kebonagung Village and provide knowledge about training in making ecobrick crafts and implementing the third principle of Pancasila. The method used in writing this article is a qualitative method by observing and studying literature from various references that are relevant to the topic of writing. The benefits of writing this article, among other things, provide an overview of environmental problems and efforts to overcome them and instill attitudes that are in accordance with the third precept of Pancasila. The results obtained are knowing environmental problems in Kebonagung Village and efforts to overcome them. The conclusion from writing this article is that in dealing with environmental problems there needs to be cooperation from all elements of society, especially in Kebonagung Village.Keywords: Ecobrick, Pancasila, Garbage