cover
Contact Name
-
Contact Email
jbd@mail.unnes.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jbd@mail.unnes.ac.id
Editorial Address
Pusat Pengembangan KKN LPPM UNNES, Gedung Prof. Retno Sriningsih Satmoko Lantai 2, Kampus Sekaran Gunungpati Kota Semarang 50229
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Bina Desa
ISSN : 27156311     EISSN : 27754375     DOI : -
Core Subject : Social,
Jurnal Bina Desa memuat hasil pengabdian kepada masyarakat berbasis penelitian seperti Pengembangan Masyarakat (Community Development), Pembelajaran Layanan (Service Learning), PAR (Participatory Action Research), ABCD (Asset Based Community Development), CBR (Community-Based Research), dan metodologi lainnya. Pada dasarnya adalah semua kegiatan yang bertujuan memberikan layanan kepada masyarakat dengan tujuan menangani berbagai masalah di masyarakat guna meningkatkan kesejahteraan dan memberdayakan masyarakat. Oleh karenanya pendekatan yang digunakan adalah multidisiplin ilmu sesuai konteks bidang garapan. Jurnal Bina Desa juga mempublikasikan hasil program Kuliah Kerja Nyata (KKN).
Articles 189 Documents
Implementasi Sila Ke-5 Pancasila Melalui Upaya Menyejahterakan Masyarakat Desa Semen dengan Pelatihan Ekonomi Kreatif Maulana, Sylvia Faori; Setya Nugraha, Nabila Primandini; Riwayati, Susi; tasyya, Annas; Warih, Andono; Susilo, Bambang Eko; Faizin, Muhammad
Jurnal Bina Desa Vol 5, No 3 (2023): Vol 5, No 3 (2023) : Oktober
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jbd.v5i3.46814

Abstract

Abstrak. Pancasila merupakan Ideologi Negara Indonesia yang digunakan untuk mengatur dan memelihara kehidupan bernegara. Implementasi Pancasila terutama sila kelima yang berbunyi "Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia" khususnya dalam bidang perekonomian. Keberadaan cabai yang sangat melimpah menjadi potensi bagi masyarakat Desa Semen untuk mengolah produk cabai tersebut menjadi sambal kemasan yang menarik dan praktis. Metode penelitian yang dilakukan meliputi perencanaan, persiapan, dan pelaksanaan. Hasil dari penelitian ini adalah dengan adanya pelatihan pembuatan sambal kemasan kepada masyarakat dapat memberikan bekal wawasan dan ketrampilan untuk membuka usaha sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan bersama. Abstract. Pancasila is the Indonesian State Idelogy which is used to regulate and maintain the life of the state. The implementation of Pancasila, especially the fifth precept which reads “Social Justice for all Indonesian people”, especially in the economic field. The abundant presence of chili pappers is a potential for the people of Semen Village to process chili products into attractive and practical packaged chili sauce. The research method used includes planning, preparation, and implementation. The results of this study are that training in making packaged chili sauce for the community can provide insight and skills to open a business so as to improve shared welfare.  Keywords: Cabai, Desa Semen, Pelatihan, Kesejahteraan
Penanaman Nilai-Nilai Pancasila melalui Kelas Pancasila dan Pembuatan Konten Positif Bernuansa Kebhinekaan pada Siswa-Siswi Desa Gunungsari Septiyanto, Angga; Azzahra, Fatimah; Parmawati, Vitrianti Della; Ayu Dhea, Adinda Regitya; Suwadi, Suwadi
Jurnal Bina Desa Vol 5, No 3 (2023): Vol 5, No 3 (2023) : Oktober
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jbd.v5i3.46693

Abstract

The internalization of Pancasila values in action needs to be promoted among children to strengthen national identity. The behavior of children who tend to imitate foreign cultures, be hedonistic and apathetic needs special treatment. The aim of this community service is to educate the internalization of Pancasila values and create creative content. The approach to community service activities used is Participatory Rural Appraisal (PRA) in the form of counseling, mentoring and training methods. The target community is Gunungsari State Elementary School (SD) students. The service activities will be carried out from July to August 2023. The results of the service activities are that students understand the importance of having the Pancasila character and its implementation in everyday life. The nature of mutual respect between friends, family and neighbors continues to be developed so as to create harmony and security in society. Elementary students can also behave well and positively in making friends and studying together.  Keywords: Character Building, Education, Pancasila
Pelatihan Keterampilan Pembuatan Kreasi Buket sebagai Upaya Menumbuhkan Jiwa Kewirausahaan Ibu-Ibu PKK Desa Kebojongan Rahayu, Sang Ayu Putu; Zaqiyaturrohmaniah, Alfi; Amelia, Siska; Sari, Dewi Ratna; Lestari, Fauziah Ayu
Jurnal Bina Desa Vol 5, No 3 (2023): Vol 5, No 3 (2023) : Oktober
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jbd.v5i3.46673

Abstract

 The bouquet creation training aims as an effort to improve and hone the skills of the villagers. This bouquet creation training is expected to foster an entrepreneurial spirit and increase MSMEs which boosts the economy of the Kebojongan Village residents. The implementation of the bouquet creation activity consisted of several stages: the preparation of tools and materials, the planning and trial stages, the socialization and discussion stages, and the practice and demonstration stages. The training participants had high enthusiasm and positively influenced the community's ability to make crafts from snack bouquets. Bouquet training, appropriately used and skillfully, can add to daily income.
Upaya Mengurangi Pembuang Sampah Sembarangan melalui Pembuatan Taman Semawang di Bantaran Kali Semawang Desa Sidorejo Rahardian Putra, Muhammad Rifki; Alzura, Luthfian Faja
Jurnal Bina Desa Vol 5, No 3 (2023): Vol 5, No 3 (2023) : Oktober
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jbd.v5i3.46663

Abstract

Desa Sidorejo, Kecamatan Bandongan, Kabupaten Magelang merupakan daerah desa yang didominasi oleh lahan-lahan pertanian dan pemukiman warga. Permasalahan utama yang ada di desa tersebut adalah banyaknya lahan-lahan yang tidak terpakai yang dijadikan tempat membuang sampah sembarangan. Hal ini membuat lingkungan di desa tersebut menjadi kumuh atau kotor. Hal ini bisa dilihat pada area aliran sungai Kali Semawang yang menjadi salah satu area yang sering dijadikan tempat pembuangan sampah. Efek dari hal tersebut adalah aliran air tersebut menjadi kotor. Solusi yang bisa dilakukan adalah pembuatan Ruang Tanah Hijau (RTH) di sekitaran area tersebut. Selain itu, dengan pembuatan RTH, desa tersebut berpotensi menjadi tempat wisata baru di kecamatan Bandongan dan juga menambah estetika di desa tersebut. Melalui program Kuliah Kerja Nyata Unnes Giat 5 mencanangkan program pembuatan Taman Semawang di Kali Semawang, Desa Sidorejo. Target luaran dari program ini adalah (1) menyadarkan masyarakat Desa Sidorejo mengenai pentingnya menjaga lingkungan sekitar. (2) memanfaatkan lahan yang kosong untuk dijadikan lahan yang bermanfaat, dan  (3) sebagai bentuk sosialisasi mengenai bahaya membuang sampah sembarangan kepada masyarakat Desa Sidorejo.
Upaya Penanganan Stunting di Kelurahan Sumurpanggang Berbasis Orang Tua Asuh melalui Pemberian Makanan Tambahan pada Balita Terdampak Stunting Puspitasari, Tyas; Al Haq, Ghaida Tsurayya; Ramadhini, Adelia Cahyani; Putriyani, Yulia
Jurnal Bina Desa Vol 5, No 3 (2023): Vol 5, No 3 (2023) : Oktober
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jbd.v5i3.46656

Abstract

Kekurangan gizi masih menjadi permasalahan kesehatan yang perlu diperhatikan secara khusus oleh seluruh masyarakat. Salah satu permasalahan kesehatan yang masih menjadi hal tabu di masyarakat ialah stunting. Di Indonesia permasalahan stunting masih cukup tinggi termasuk di Keluruhan Sumurpanggang. Berdasarkan data dari RSU Islam Harapan Anda, permasalahan stunting di Kota Tegal mengalami penurunan dari 23,9% menjadi 16,8%. Penulis melakukan pengabdian di Kelurahan Sumurpanggang dengan memiliki tujuan salah satunya mengurangi angka risiko stunting. Oleh karena itu, penulis bersama dengan pihak kelurahan, PKK, dan kecamatan bekerjasama melakukan gerakan peduli stunting melalui program orang tua asuh dengan aksi nyata pemberian makanan tambahan balita terdampak stunting. Penulis berharap dengan adanya program tersebut, angka stunting di Kelurahan Sumurpanggang dapat menurun. Malnutrition is still a health problem that needs special attention by the whole community. One health problem that is still taboo in society is stunting. In Indonesia, the problem of stunting is still quite high, including in Sumurpanggang Village. Based on data from RSU Islam Harapan Anda, the problem of stunting in Tegal City has decreased from 23.9% to 16.8%. The author carries out community service in the Sumurpanggang Village with the goal of reducing the risk of stunting. Therefore, the authors together with the Kelurahan, PKK, and Subdistricts collaborated to carry out a stunting care movement through the foster parent program with real action in providing additional food for toddlers affected by stunting. The author hopes that with this program the stunting rate in Sumurpanggang Village can decrease.
Inovasi Produk UMKM Melalui Pelatihan Pengolahan Pepaya Menjadi Abon Pepaya Sebagai Peluang Usaha di Desa Jiwan Silaban, Alex Fernando Martua; Romadhona, Yeni; Nisa, Dita Khaerun; Alfareza, Muhammad Rifky; Rizkika, Aflah Agus
Jurnal Bina Desa Vol 6, No 1 (2024): Februari
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jbd.v6i1.49576

Abstract

Abstrak. Desa Jiwan adalah salah satu desa yang terletak di Kecamatan Karangnongko, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, yang memiliki kekayaan sumber daya alam yang sangat melimpah dan beragam terutama pada sektor perkebunan dan pertanian, dengan kekayaan sumber daya alamnya tersebut berpotensi untuk dapat dijadikan peluang usaha. Sumber daya alam yang dimiliki Desa Jiwan belum sepenuhnya dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya oleh masyarakatnya, Dengan hal tersebut perlu adanya pendampingan atau pelatihan agar mayarakat memiliki bekal dalam memanfaatkan potensi yang ada. Adapun metode pendampingan dan pelatihan berupa sosialisasi pengenalan produk inovasi yang memanfaatkan komoditas lokal khas yaitu pepaya, dibuat menjadi sebuah makanan atau cemilan yang memiliki harga nilai jual tinggi, Pelatihan branding, Pelatihan digital marketing, dan Pelatihan pendaftaran UMKM. Setelah dilaksanakan program ini hasil yang didapatkan adalah masyararakat memiliki pemikiran untuk membuka usaha, masyarakat lebih mampu berinovasi cara memanfaatkan sebuah potensi yang dimiliki, dan dapat menghidupkan dan menaikan perekonomian di Desa Jiwan. Abstract. Jiwan Village is one of the villages located in Karangnongko District, Klaten Regency, Central Java, which has a wealth of natural resources that are very abundant and diverse, especially in the plantation and agriculture sectors, with the wealth of natural resources it has the potential to be used as a business opportunity. The natural resources owned by Jiwan Village have not been fully utilised by the community, with this need for assistance or training so that the community has the provision to utilise the existing potential. The mentoring and training methods are in the form of socialisation of the introduction of innovative products that utilise typical local commodities, namely papaya, made into a food or snack that has a high selling value price, branding training, digital marketing training, and MSME registration training. After implementing this programme, the results obtained are that the community has the idea to open a business, the community is better able to innovate how to take advantage of their potential, and can revive and improve the economy in Jiwan Village.Keywords: Sosialisasi, Product Innovation, Local Commodities
Pelatihan Pembuatan Ecoprint dengan Teknik Pounding dan Sosialisasi Kewirausahaan Desa Kauman dalam Upaya Pemanfaatan Potensi Alam untuk Meningkatkan Perekonomian Prastica, Diva Ariestya; Novella, Cindy; Rahmawati, Monica
Jurnal Bina Desa Vol 5, No 3 (2023): Vol 5, No 3 (2023) : Oktober
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jbd.v5i3.46460

Abstract

Kauman Village is in Comal District, Pemalang Regency. This village has various natural potentials that can be utilized to improve the economy of the surrounding residents. In an effort to exploit this natural potential, Unnes Community Service Giat 5 held a Training Activity for Making Ecoprints with Pounding Techniques and Entrepreneurship Socialization, which aims to provide new knowledge and techniques regarding the manufacture of fabrics using natural dyes which do not have a negative effect on environmental health and provide information on marketing digital as a modern and renewable means of selling. The method used is entrepreneurship socialization, training and demonstrations of making ecoprints with pounding techniques. This training produced new skills for PKK Kauman Village cadres in making cloth with natural dyes and provided a new understanding of marketing techniques that are widely used.Keywords: (ecoprint, pounding,digital maketing,)
Environmental Law Enforcement Through Ecobrick Making Training Lestari, Berlian Putri Hayu; Dave, Yehezkiel Aldorino Didya; Azizah, Afidatul; Sulistianingsih, Dewi
Jurnal Bina Desa Vol 5, No 3 (2023): Vol 5, No 3 (2023) : Oktober
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jbd.v5i3.46549

Abstract

Environmental governance is a new paradigm in the environmental field which is an important part of achieving good governance. Plastics include alkene polymer compounds that have very large molecular shapes. Therefore, it takes 1000 years for plastic to be decomposed by decomposition or decomposition completely. Meanwhile, the production of plastic waste is increasing every day. Society is still difficult apart from the use of plastic. This can have the impact of polluting the environment because of the accumulation of plastic waste. Moreover, the use of plastic in society cannot be controlled. Plastic can also cause the water to become hotter because of its non-porous polymeric nature. In this case, ecobricks are an effective way to deal with plastic waste.. Through Ecobrick, plastic waste is packaged cleanly and dryly and then put into plastic bottles. By reprocessing plastic waste into reusable items such as chairs, tables, trash cans and many other items. With a community service entitled Utilization of Plastic Waste Through Ecobrick Making as an Effort to Reduce Plastic Waste. By empowering the community to manage plastic waste, it becomes something that is useful in the long term. This service activity involved PKK women in Tempuran village, Kaloran sub-district, Temanggung district, Central Java. This activity aims to be able to utilize plastic waste around the village into useful goods. Thus it can create a clean environment and free from plastic waste.
Membangun Kemitraan Pelaku UMKM Konveksi dengan Pemuda Karang Taruna dalam Upaya Mengembangkan Usaha di Desa Ambokulon Luthfi, Muhammad; Wafa, Aliyyul; Tri Suryani, Elysa; Imarotul Ulya, Zuhaida; Wiratno Putri, Vini
Jurnal Bina Desa Vol 5, No 3 (2023): Vol 5, No 3 (2023) : Oktober
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jbd.v5i3.44685

Abstract

Salah satu kendala yang dihadapi UMKM di Desa Ambokulon adalah kurangnya keterampilan pemasaran dengan memanfaatkan teknologi. Usaha mikro Desa Ambokulon membutuhkan pengembangan usaha berbasis teknologi untuk bersaing dengan memanfaatkan digitalisasi. Pemuda karang taruna sebagai salah satu potensi yang dimiliki desa untuk membangun suatu kemitraan dengan pelaku UMKM konveksi. Tujuan dari penulisan ini adalah 1) Mengidentifikasi kebutuhan pelaku UMKM konveksi di Desa Ambokulon Kecamatan Comal 2) Memberikan gambaran pengembangan UMKM Konveksi di Desa Ambokulon dengan sosialisasi tentang kemitraan dan pelatihan digital marketing bagi pemuda desa dan pelaku UMKM konveksi. Metode yang digunakan dalam mengidentifikasi kebutuhan pelaku UMKM Konveksi di Desa Ambokulon yaitu observasi, penyebaran kuesioner, dan wawancara. Upaya yang dilakukan untuk mengembangkan usaha pelaku UMKM Konveksi di Desa Ambokulon adalah membangun kemitraan dengan pemuda karang taruna. Hal ini dilakukan karena pelaku UMKM Konveksi di Desa Ambokulon masih banyak yang belum memanfaatkan teknologi bahkan enggan untuk memanfaatkannya akibat dari kurangnya pengetahuan mengenai digital marketing. Hasil evaluasi dari kegiatan membangun kemitraan ini dinilai dapat memberikan wawasan, pengetahuan, dan motivasi kepada pelaku UMKM Konveksi dan pemuda karang taruna di Desa Ambokulon. Kata kunci : Kemitraan; UMKM; Sosialisasi, Digital Marketing 
Optimalisasi Kesadaran Masyarakat Desa Bowongso melalui Sosialisasi Stunting dengan Pembagian Makanan Sehat dan Vitamin Rahmawati, Ismida; Zahra Mikaelasari, Rahgdah
Jurnal Bina Desa Vol 5, No 3 (2023): Vol 5, No 3 (2023) : Oktober
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jbd.v5i3.41476

Abstract

Banyak masyarakat desa yang belum memahami pentingnya kesehatan bagi balita. Salah satu permasalahan yang dialami balita di Desa Bowongso adalah stunting. Permasalahan yang muncul dimaskayarkat, antara lain: kurangnya pengetahuan tentang Kesehatan, minimnya kesadaran masyarakat dalam keikutsertaan kegiatan Kesehatan, seperti posyandu, imunisasi, serta pengecekan Kesehatan yang lain. Tahapan yang digagas oleh mahasiswa Unnes Giat 3 Desa Bowongso adalah persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Mahasiswa Unnes Giat 3 kreatif membuat makanan sehat yaitu puding labu untuk memenuhi gizi pada balita. Pada kegiatan posyandu, mahasiswa berpartisipasi dalam penimbangan berat badan,pengukuran tinggi badan, pengukuran lingkar kepala, dan pencatatan di buku KIA. Sosialisasi stunting dilakukan untuk memberikan pemahaman tentang penyebab dan akibat stunting. Diharapkan kegiatan yang diprogramkan oleh mahasiswa Unnes Giat 3 ini dapat bermanfaat dan mengoptimalkan kegiatan posyandu dalam menangani kasus stunting di Desa Bowongso.