cover
Contact Name
Felmi Violita Ingrad de Lima
Contact Email
felmid529@gmail.com
Phone
+6285243709929
Journal Mail Official
molucca.medica@gmail.com
Editorial Address
3rd Floor, Faculty of Medicine, Pattimura University Jl. Ir. M. Putuhena, Ambon, Maluku, Indonesia
Location
Kota ambon,
Maluku
INDONESIA
Molucca Medica
Published by Universitas Pattimura
ISSN : 19796358     EISSN : 2597646X     DOI : https://doi.org/10.30598/molmed
Core Subject : Health, Science,
Molucca Medica is a peer-reviewed and open access journal that focuses on promoting medical sciences generated from basic sciences, clinical, and community research to integrate researches in all aspects of human health. This journal publishes original articles, reviews, and also interesting case reports. Brief communications containing short features of medicine, latest developments in diagnostic procedures, treatment, or other health issues that is important for the development of health care system are also acceptable. Letters and commentaries of our published articles are welcome. Subjects suitable for publication include, but are not limited to the following fields of: Allergy and immunology Anesthesiology Cancer and stem cells Cardiovascular Cell and molecular biology Child health Dermato-venereology Geriatrics Histopathology Internal medicine Neuro-psychiatric medicine Ophthalmology Oral medicine Otorhynolaryngology Physical medicine and rehabilitation Physio-pharmacology Pulmonology Radiology Surgery including orthopedic and urology Women’s health Community or public health
Articles 159 Documents
EFEKTIFITAS ANTIBIOTIK ERITROMICIN TERHADAP BAKTERI PROPIONIBACTERIUM ACNES DENGAN METODE DIFUSI PADA ACNE VULGARIS Trivira Dekotyanti
Molucca Medica Vol 15 No 1 (2022): VOLUME 15, NOMOR 1, APRIL 2022
Publisher : Pattimura University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/molmed.2022.v15.i1.74

Abstract

Acne vulgaris (AV) adalah gangguan pada pilosebaceous unit yang terlihat terutama pada remaja. Sebagian besar kasus acne hadir dengan susunan pleomorfik lesi yang terdiri dari komedo, papula, pustula, dan nodul dengan tingkat keparahan yang bervariasi. Tujuan: Penelitian ini dilaksanakan bertujuan mengetahui keefektifitasan antibiotik Eritromisin terhadap bakteri Propionibacterium acne dengan metode difusi secara in vitro. Metode: Penelitian ini menggunakan metode Ekseprimental laboratorik dengan metode difusi secara in vitro, yang dilaksanakan di Laboratorium kesehatan daerah Provinsi Lampung pada bulan Januari 2022. Hasil: Hasil penelitian menunjukan bahwa Antibiotik eritromicin memiliki rata-rata diameter zona hambat 10,74 mm dan Vaselin album 0 mm. Kesimpulan: Dapat disimpulkan bahwa antibiotik Eritromisin memiliki keefektifitas terhadap bakteri Propionibacterium acnes dan efektif terhadap pengobatan Acne vulgaris.
DAMPAK PSIKOLOGIS PANDEMI COVID 19 PADA MAHASISWA Asriati Asriati; Lisda Oktavia Madu Pamangin
Molucca Medica Vol 15 No 2 (2022): VOLUME 15, NOMOR 2, OKTOBER 2022
Publisher : Pattimura University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/molmed.2022.v15.i2.100

Abstract

Pandemi COVID-19 yang telah terjadi lebih dari satu tahun memberikan pengaruh psikologis pada mahasiswa akibat pembatasan sosial dengan pembelajaran jarak jauh. Siswa selama periode pandemi ternyata menunjukkan tingkat kecemasan, depresi dan stress yang jauh lebih tinggi dibandingkan siswa pada masa-masa normal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran stress dan sumber stress akibat pandemi seperti kehidupan akademik, pembatasan sosial, beban tugas, dan takut tertular covid pada mahasiswa Universitas Cenderawasih. Jenis penelitian menggunakan survey cross sectional, yang dilaksanakan Juni – Juli 2021. Sampel sebanyak 308 mahasiswa Fakultas Kesehatan Masyarakat yang diambil menggunakan teknik propotional simple random sampling. Analisis data menggunakan Uji Kruskall-Wallis. Mayoritas mahasiswa mengalami tingkat stress sedang sebanyak 187 (60,71%) dan tingkat stress tinggi sebanyak 66 (21,43%). Sebanyak 142 (60,2%) mahasiswa perempuan mengalami tingkat stress sedang dan sebanyak 57 (24,1%) mengalami stress tinggi. Sebanyak 45 (62,5%) mahasiswa laki-laki mengalami tingkat stress sedang dan hanya 9 (12,5%) yang mengalami stres tinggi. Usia 18-29 mengalami stres tinggi sebanyak 66 orang dan usia 18-35 sebanyak 187 orang mengalami stress sedang. Mahasiwa yang mengikuti perkuliahan di Kota Jayapura 142 (60,4%) mengalami stress sedang dan sebanyak 57 (24,3%) mengalami stress tinggi. Hasil uji Kruskall Wallis menemukan variabel persepsi takut tertular covid-19 (p=0,0001), pembatasan sosial (p=0,0001), hubungan dengan dosen (0,0047) dan proses belajar selama pandemi (p=0,0002) memiliki hubungan yang bermakna dengan tingkat stress mahasiswa selama pandemi covid 19. Mengingat mayoritas mahasiswa merasa stress selama pembelajaran daring, maka diperlukan upaya untuk mencegah berkembangnya stress menjadi depresi dan frustasi.
HUBUNGAN SANITASI DASAR DAN RIWAYAT PENYAKIT INFEKSI DIARE PENYEBAB STUNTING DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS JERUSU DESA JERUSU KECAMATAN KEPULAUAN ROMANG KABUPATEN MALUKU BARAT DAYA Alvin Rodolf Diaz; Febriyanti Ramadhani
Molucca Medica Vol 15 No 2 (2022): VOLUME 15, NOMOR 2, OKTOBER 2022
Publisher : Pattimura University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/molmed.2022.v15.i2.90

Abstract

Latar Belakang : Stunting adalah suatu kondisi kekurangan gizi kronis yang terjadi pada saat periode kritis dari proses tumbuh dan kembang mulai janin. Indonesia diperkirakan pada tahun 2013 ada 37,2% dari anak usia 0-59 bulan atau sekitar 9 juta anak dengan kondisi stunting (Buletin Stunting, 2018). Salah satu target Sustainable Development Goals (SDGs) yang termasuk pada tujuan pembangunan berkelanjutan ke-2 yaitu menghilangkan kelaparan dan segala bentuk malnutrisi pada tahun 2030 serta mencapai ketahanan pangan. Target yang ditetapkan adalah menurunkan angka stunting hingga 40% pada tahun 2025. Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan sanitasi dasar dan riwayat infeksi diare penyebab stunting pada anak di Wilayah Kerja Puskesmas Jerusu Desa Jerusu Kecamatan Kepulauan Romang Kabupaten Maluku Barat Daya tahun 2021. Metode : Penelitian ini menggunakan metode penelitian analitik observasional dengan pengumpulan data kuantitatif dan kualitatif melalui pendekatan cross-sectional. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 198 responden, dengan teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling. Instrument yang digunakan dalam pengumpulan data penelitian ini berupa kuesioner. Analisis statistik dilakukan dengan analisis Univariat dan Bivariat menggunakan uji statistik berupa Uji T-test dan Uji F dengan Regresi Linear Berganda. Hasil : Hasil uji T-test secara parsial menunjukkan ada hubungan ketersediaan sumber air bersih dan air minum penyabab stunting pada anak (thitung= 4,195 > ttabel= 1,97227), ada hubungan ketersediaan jamban keluarga penyabab stunting pada anak (thitung= 2,562 > ttabel= 1,97227), ada hubungan riwayat penyakit infeksi diare penyabab stunting pada anak (thitung= 2,005 > ttabel= 1,97227). Dan uji F secara simultan menunjukkan ada hubungan ketersediaan sumber air bersih dan air minum, ketersediaan jamban, riwayat infeksi diare penyabab stunting pada anak (fhitung= 30,407 > ftabel= 2,65). Kesimpulan : Berdasarkan hasil penelitian bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara ketersediaan sumber air bersih dan air minum, ketersediaan jamban keluarga, dan riwayat penyakit infeksi diare berhubungan signifikan dengan penyebab stunting pada anak di Wilayah Kerja Puskesmas Jerusu Desa Jerusu Kecamatan Kepulauan Romang Kabupaten Maluku Barat Daya tahun 2021. Kata Kunci : Sanitasi Dasar, Riwayat Penyakit Infeksi Diare, Stunting
PENGARUH PENAMBAHAN WINE PALA TERHADAP AKTIVITAS ANTIOKSIDA DAN ANTIBAKTERI YOGHURT SARI BUAH SIRSAK (Annona muricata L.) Laury Marcia Chara Huwae; Merlyn Andrianne Alfons; Ventia Cika Tanikwele; Klarita Johana Linansera; Paulina Ester Linansera
Molucca Medica Vol 15 No 2 (2022): VOLUME 15, NOMOR 2, OKTOBER 2022
Publisher : Pattimura University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/molmed.2022.v15.i2.110

Abstract

Pendahuluan. Yoghurt merupakan produk hasil fermentasi yang mengandung asam laktat, dengan tambahan buah sebagai sumber prebiotiknya. Sirsak (Anonna muricata L.) mengandung serat pangan dan protein yang memberikan energi bagi proses metabolisme dalam yoghurt sehingga meningkatkan jumlah bakteri asam laktat dan menghasilkan lebih banyak senyawa antibakteri. Penambahan wine pala pada yoghurt buah sirsak dapat memberikan cita rasa pada yoghurt yang mengandung zat aktif yaitu alkaloid yang bekerja sebagai antioksidan primer. Tujuan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas antibakteri dan aktivitas antioksidan dari yoghurt sari buah sirsak dengan penambahan wine pala. Metode. Metode yang digunakan adalah metode hitung cawan (Total Plate Count) untuk pengujian total BAL (Bakteri Asam Laktat), metode sumuran (Well diffusion) untuk uji aktivitas antibakteri, dan metode DPPH (2,2-difenil-1-pikrilhidrazil) untuk uji aktivitas antioksidan. Hasil. Hasil menunjukkan total BAL yoghurt sari buah sirsak yang terbaik pada konsentrasi 25% (9×107). Nilai pH dari yoghurt sari buah sirsak berkisar antara 3-4. Hasil pengujian antibakteri menunjukan terbentuk zona bening di konsentrasi 75% pada Eschericia coli ATCC 8739 (2,67 mm) dan Staphylococcus aureus ATCC 6538 (8,33 mm). Aktivitas antioksidan yang terbaik pada konsentrasi 25% (53,59%). Data yang diperoleh menunjukkan total pH, total bakteri asam laktat, dan aktivitas antioksidan, yoghurt sari buah sirsak dengan penambahan wine pala yang baik adalah konsentrasi 25%. Kesimpulan. Yoghurt konsentrasi sirsak 75% dengan penambahan wine pala memiliki aktivitas antibakteri yang baik terhadap E.coli dan S. aureus, sedangkan konsentrasi 25% menunjukkan nilai total BAL, pH, dan aktivitas antioksidan yang paling baik.
HUBUNGAN NILAI RED CELL DISTRIBUTION WIDTH DAN MEAN PLATELET VOLUME SEBAGAI BIOMARKER SEPSIS NEONATORUM DI RSUD Dr. M. HAULUSSY AMBON DAN RSUD Dr. H. ISHAK UMARELLA TULEHU TAHUN 2018-2020 Lulu Febriyani Latarissa; Sri Wahyuni Djoko; Yosepina Mainase
Molucca Medica Vol 15 No 2 (2022): VOLUME 15, NOMOR 2, OKTOBER 2022
Publisher : Pattimura University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/molmed.2022.v15.i2.84

Abstract

Pendahuluan. Red-cell distribution width (RDW) dan Mean platelet volume (MPV) adalah salah satu parameter hematologi yang dapat digunakan sebagai penanda sepsis neonatorum. Sepsis neonatorum merupakan sindrom klinis yang dapat timbul akibat respon inflamasi sistemik. Hal ini dapat diakibatkan adanya infeksi bakteri, virus, jamur ataupun parasit pada bulan pertama kehidupan neonatus. Tujuan. Untuk mengetahui RDW dan MPV dapat dijadikan sebagai biomarker sepsis pada neonatus di RSUD Dr. M. Haulussy Ambon dan RSUD Dr. H. Ishak Umarella Tulehu. Metode. Penelitian ini menggunakan desain penelitian analitik korelasi yang mengambil data sekunder dengan pendekatan cross-sectional. Sampel diambil menggunakan teknik simple random sampling dengan perolehan jumlah sampel sebesar 86 neonatus dari tahun 2018-2019. Hasil. Menunjukkan bahwa tidak terdapat hubungan yang signifikan antara lama rawat dengan nilai RDW (p=0,379) dan MPV (p=0,740), diikuti usia dengan nilai RDW (p=0,602 dan MPV (p=0,026), serta jenis kelamin dengan nilai RDW (p=0,378) dan MPV (p=0,760) dengan kejadian sepsis neonatorum. Pada analisis korelasi ditemukan nilai RDW dengan korelasi yang sangat lemah (r= -0,010) dan nilai p=0,925. Begitu juga dengan nilai MPV menunjukkan korelasi yang sangat lemah (r= -0,132) dan nilai p=0,225 dengan kejadian sepsis neonatorum. Kesimpulan. Terdapat korelasi yang sangat lemah tetapi tidak memiliki hubungan yang signifikan antara nilai RDW dan MPV dengan kejadian sepsis neonatorum.
HUBUNGAN SELF EFFICACY DENGAN TINGKAT STRES MAHASISWA ANGKATAN 2021 FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS PATTIMURA AMBON Maria Renwarin; Alessandra Saija; Laura Huwae
Molucca Medica Vol 15 No 2 (2022): VOLUME 15, NOMOR 2, OKTOBER 2022
Publisher : Pattimura University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/molmed.2022.v15.i2.118

Abstract

Self efficacy merupakan keyakinan diri individu mengenai kemampuannya untuk mengorganisasi, melakukan suatu tugas, dan mengimplementasi tindakan untuk mencapai kecakapan atau suatu tujuan tertentu. Self efficacy dapat mempengaruhi tingkat stres mahasiswa tahun pertama, hal ini dihubungkan dengan stresor akademik seperti sistem pembelajaran, beban belajar, dan perkuliahan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan self efficacy dengan tingkat stres mahasiswa angkatan 2021 Fakultas Kedokteran Universitas Pattimura Ambon. Penelitian ini merupakan penelitian analitik observasional dengan menggunakan pendekatan cross-sectional yang dilakukan pada bulan September 2021. Sampel yang terkumpul berjumlah 207 responden berdasarkan total sampling. Data diperoleh menggunakan kuesioner Generalized Self Efficacy Scale (GSES) dan Perceived Stress Scale (PSS) yang telah dimodifikasi dan tervalidasi. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan self efficacy dengan tingkat stres. Variabel diuji menggunakan uji chi square dengan hasil p < 0,001 pada signifikansi 0,05. Dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan antara self efficacy dengan tingkat stres mahasiswa angkatan 2021 Fakultas Kedokteran Universitas Pattimura Ambon.
SOCIAL SUPPORT DAN PSYCHOLOGICAL DISTRESS MAHASISWA FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS PATTIMURA DI MASA PENERAPAN NEW NORMAL Johan Bruif Bension; Alessandra Saija; Amanda Gracia Manuputty; Rachmawati Dwi Agustin
Molucca Medica Vol 15 No 2 (2022): VOLUME 15, NOMOR 2, OKTOBER 2022
Publisher : Pattimura University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/molmed.2022.v15.i2.132

Abstract

Latar Belakang : Pandemi COVID-19 menyebabkan perubahan yang menimbulkan kekhawatiran. Tanggung jawab dan tuntutan kehidupan akademik pada mahasiswa dapat menjadi bagian stres yang dialami oleh mahasiswa. Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk melihat pengaruh social support terhadap psychological distress mahasiswa Fakultas Kedokteran, Universitas Pattimura di masa penerapan new normal. Metode : Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan alat ukur socialsupport sebanyak 10 pertanyaan dan psychologicaldistress sebanyak 12 pertanyaan. Partisipan dalam penelitian ini adalah 610 mahasiswa yang masih terdaftar aktif di Fakultas Kedokteran Universitas Pattimura (FK UNPATTI). Teknik statistik yang digunakan adalah total sampling, dimana semua populasi dijadikan sebagai sampel penelitian. Hasil : Hasil analisis menunjukkan bahwa terdapat pengaruh social support terhadap psycological distress mahasiswa fakultas kedokteran di masa penerapan new normal dengannilai Fhitung= 165.292 (p < 0.05). Kesimpulan : Penelitian ini menunjukan bahwa dalam menghadapi perkuliahan mahasiswa membutuhkan dukungan dari orang-orang terdekatnya, agar tercapai prestasi yang baik.
HUBUNGAN JUMLAH TROMBOSIT DENGAN SEVERITAS KLINIS PASIEN COVID-19 PADA TIGA RUMAH SAKIT RUJUKAN COVID-19 DI KOTA AMBON TAHUN 2020 Agnice Simajuntak; Indrawanti Kusadhiani; Vina Latuconsina
Molucca Medica Vol 15 No 2 (2022): VOLUME 15, NOMOR 2, OKTOBER 2022
Publisher : Pattimura University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/molmed.2022.v15.i2.138

Abstract

Coronavirus Disease 19 atau COVID-19 pertama kali dilaporkan di Wuhan Provinsi Hubei, Cina pada akhir tahun 2019. Penularan virus terjadi begitu cepat mengakibatkan terjadinya lonjakan kasus. Selain itu, tercatat jumlah kematian akibat COVID-19 juga cukup tinggi. Hal tersebut mengakibatkan COVID-19 mulai menjadi sorotan masalah kesehatan dunia. Diketahui bahwa penurunan jumlah trombosit merupakan salah satu faktor yang dapat memperberat severitas klinis pasien COVID-19. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan jumlah trombosit dengan severitas klinis pasien COVID-19 pada tiga rumah sakit rujukan COVID-19 di Kota Ambon tahun 2020. Manfaat penelitian ini dapat memberikan gambaran kepada tenaga kesehatan mengenai hubungan jumlah trombosit dengan severitas klinis pasien COVID-19. Penelitian ini merupakan penelitian analitik observasional dengan metode cross sectional dan sampel diambil menggunakan teknik total sampling. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan Statistical Package for the Social Science (SPSS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 150 sampel, sebanyak 63 orang (42%) memiliki severitas klinis ringan, 45 orang (30%) sedang, dan 42 orang (28%) berat. Sedangkan, untuk jumlah trombosit, sebanyak 45 orang (30%) mengalami trombositopenia, 88 orang (59%) normal, dan 17 orang (11%) mengalami trombositosis. Hasil analisis bivariat menggunakan uji chi-square didapatkan nilai p = <0,001 (p <0,05) yang berarti terdapat hubungan yang signifikan antara jumlah trombosit dengan severitas klinis pasien COVID-19.
HUBUNGAN PENGETAHUAN DAN POLA ASUH ORANG TUA TERHADAP PERKEMBANGAN SOSIAL ANAK DENGAN RETARDASI MENTAL DI MALUKU TENGAH Vernando Yanry Lameky; Mevy Lilipory; Clemen Halalohun
Molucca Medica Vol 15 No 2 (2022): VOLUME 15, NOMOR 2, OKTOBER 2022
Publisher : Pattimura University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/molmed.2022.v15.i2.147

Abstract

Mental retardation is a general decline in intellectual function that occurs during childhood development and is associated with impaired social adaptation. The purpose of this study was to determine the relationship between knowledge and parenting styles of parents on the social development of children with mental retardation. The research method is descriptive with a cross sectional approach. The data collection technique used a total sampling of 44 respondents. Data were collected using a questionnaire and the Vienland Social Maturity Scale (VSMS). Data analysis used Chi-Square nonparametric statistical analysis. The results of the Chi-square test showed that the p-value = 0.039 (p≤0.05) for parents' knowledge of children's social development and p-value = 0.012 (p≤0.05) for parenting styles on children's social development. The conclusion of the study is that there is a significant relationship between knowledge and parenting styles of parents on the social development of children with mental retardation. Keywords: knowledge; social development; parenting; mental retardation
A CASE REPORT NEEDLEFISH BITE WOUND TO THE LEFT PELVIC REGION Joestiantho Laurenz Kilmanun; Gregorius Batara P.S. Sutardi
Molucca Medica Vol 15 No 2 (2022): VOLUME 15, NOMOR 2, OKTOBER 2022
Publisher : Pattimura University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/molmed.2022.v15.i2.154

Abstract

Introduction : Needlefish are predatory schooling fish with long slender jaws that have been known to leap out of the surface of the water at high speeds. Needlefish (Family Belonidae) are carnivorous fish that have long beaks that are studded with teeth, elongated bodies measuring up to 2 m, and live in temperate waters. Benefits of the emergency debridement and antibiotic prophylaxis. Case illustration : A 30-year-old male, fisherman by profession, presented 7 h after an odd accident while at sea. He gave a history of being injured by the horn of a 2-ft-long needlefish, which rose above the water and went through the right pelvic region. Clinical examination revealed an entry wound of 3x5 cm based on bone. The patient was hemodynamically unstable and in pain. The routine biochemical parameters in his blood were normal. We did the emergency resuscitation and debridement with local anesthesia in primary health care. The patient was hemodynamically stable 40 hours after debridement. We gave antibiotics, pain management, and tetanus prophylaxis. The patient was discharged home and 1 week after the accident there was no complaint. Conclusion : While rare, Needlefish related injuries can have clinical sig nificance in excess of their external appearance. Injuries caused by Needlefish and other fish should be considered when the patient’s injury history is consistent with a possible injury by a Needlefish or similar organism. The diagnosis was prompt, and even though the presentation to the casualty was delayed, immediate resuscitative measures and surgery ensured successful management of the patient.

Page 10 of 16 | Total Record : 159