cover
Contact Name
Fuad Zaini
Contact Email
fuadzaini06@gmail.com
Phone
+6282360501584
Journal Mail Official
fuadzaini06@gmail.com
Editorial Address
Jl. Williem Iskandar No. K-2/22, Pos: 20222, Medan
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
INVENTION: Journal Research and Education Studies
ISSN : -     EISSN : 27742660     DOI : -
Core Subject : Education,
Journal Invention invites lecturers, scholars, researchers, and students to contribute the results of their studies and research in fields related to Education, which include textual and field studies with various perspectives, Educational Management, Educational Policy, Educational Technology, Educational Psychology, Curriculum Development and Learning strategies and contemporary research results in the field of education.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 356 Documents
Analisis Kebutuhan Pengembangan E-Modul IPA Berbasis Pembelajaran Berdiferensiasi di SMP Negeri 1 Percut Sei Tuan Hasanah, Niswatun; Saragi, Shela Estica; Simanjuntak, Mariati Purnama
Invention: Journal Research and Education Studies Volume 6 Nomor 3 November 2025 | IN PRESS
Publisher : CV. PUSDIKRA MITRA JAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51178/invention.v6i3.2914

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kebutuhan pengembangan e-modul IPA berbasis pembelajaran berdiferensiasi di SMP Negeri 1 Percut Sei Tuan. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui analisis dokumen dan wawancara mendalam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bahan ajar IPA yang digunakan selama ini belum memenuhi standar pembelajaran berdiferensiasi. Analisis dokumen mengungkapkan bahwa modul dan LKPD yang ada masih bersifat konvensional, didominasi teks, kurang interaktif, dan belum mengakomodasi keragaman belajar siswa. Wawancara dengan guru IPA mengidentifikasi kebutuhan mendesak terhadap bahan ajar digital yang fleksibel, menarik, dan mampu memfasilitasi diferensiasi konten, proses, maupun produk pembelajaran. Berdasarkan temuan tersebut, direkomendasikan pengembangan e-modul IPA "JELAJAH IPAKU" yang mengintegrasikan pendekatan diferensiasi dengan fitur multimedia dan project-based learning. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pengembangan e-modul berdiferensiasi merupakan solusi strategis untuk meningkatkan kualitas pembelajaran IPA yang inklusif dan relevan dengan tuntutan abad 21.
Penerapan Metode Tartil dalam Kemampuan Menghafal Al-Qur’an pada Santri Kelas IX MTs Pondok Pesantren Modern Tajussalam Besilam Nehe, Elfiana; Ramayani, Nurmisda
Invention: Journal Research and Education Studies Volume 6 Nomor 3 November 2025 | IN PRESS
Publisher : CV. PUSDIKRA MITRA JAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51178/invention.v6i3.2915

Abstract

Membaca Al-Qur’an bagi umat muslim merupakan ibadah kepada Allah SWT. Membaca Al-Qur’an memang tidak mengutamakan pada penyerapan dan pemahaman melaui transfer informasi semata, tetapi lebih mengutamakan pada pengembangan kemampuan. Untuk itu guru di Pondok Pesantren Tajussalam Besilam memberikan upaya kepada santri agar dapat memiliki kemampuan menghafal Al-Qur’an salah satunya yaitu dengan penerapan metode tartil ini. Metode tartil adalah cara membaca dan menghafal Al-Qur’an dengan cara pelan dan perlahan serta mengucapkan huruf-huruf dari mahrajnya dengan tepat. Membaca pelan dan tepat maka dapat terdengar dengan jelas masingmasing hurufnya dan tajwidnya. Berdasarkan permasalahan di atas pertanyaan penelitian ini adalah bagaimana penerapan metode tartil dalam meningkatkan kemampuan membaca Al-Qur’an pada santri Pondok Pesantren Modern Tajussalam Besilam. Adapun tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana penerapan metode tartil dalam kemampuan menghafal Al-Qur’an pada santri. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif yang bersifat deskriptif menggunakan teknik pengumpul data dengan wawancara, observasi, dan dokumentasi. Sumber data dalam penelitian ini adalah Guru bidang studi Al-Qur’an. Teknik pemeriksaan keabsahan data yang digunakan adalah triangulasi teknik. Teknik analisis data yang digunakan adalah dengan mereduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa penerapan metode tartil ini adalah sebuah upaya yang dilakukan guru dalam membantu santri untuk memiliki kemampuan menghafal Al-Qur’an. Setelah menggunakan metode tartil ini dapat terlihat perbedaan pada siswa dalam hal membaca sekaligus menghafal yaitu meski santri belum maksimal menghafal namun guru terus melakukan upaya tersebut agar siswa dapat membaca dan menghafal dengan baik.
Kontekstualisasi Kurikulum Merdeka: Tinjauan Literatur Peran Problem-Based Learning (PBL) dalam Menguatkan Scientific Literacy: (Studi Kasus Pembelajaran IPA SMPN 7 Medan) Siregar, Suci Asda Mutia; Sihite, Judika Adventis Maleakhi; Simanjuntak, Mariati Purnama
Invention: Journal Research and Education Studies Volume 6 Nomor 3 November 2025 | IN PRESS
Publisher : CV. PUSDIKRA MITRA JAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51178/invention.v6i3.2916

Abstract

Kurikulum Merdeka (KM) bertujuan mentransformasi pendidikan Indonesia dengan mengutamakan literasi sains dan berpikir kritis dalam pembelajaran IPA, namun implementasinya terkendala pendekatan konvensional yang kurang melibatkan siswa. Penelitian ini menganalisis peran Problem-Based Learning (PBL) dalam meningkatkan literasi sains melalui tinjauan literatur sistematis dan studi kasus di SMPN 7 Medan, berfokus pada integrasi PBL dalam KM untuk mendukung penalaran ilmiah. Pendekatan kualitatif digunakan dengan desain PRISMA dan studi kasus, mengumpulkan data melalui observasi (Januari-Maret 2024), wawancara, dan kuesioner needs assessment dianalisis dengan NVivo dan validasi triangulasi. Hasil menunjukkan PBL melalui tahapan orientasi masalah, penyelidikan, dan refleksi, meningkatkan kemampuan siswa menjelaskan fenomena ilmiah, mengevaluasi penyelidikan, dan menginterpretasi data. Studi kasus mengonfirmasi PBL berbasis isu lingkungan lokal meningkatkan motivasi dan kesadaran ilmiah siswa. Temuan ini mendukung transformasi pedagogis KM, menekankan pengembangan kompetensi guru dalam merancang masalah autentik untuk pembelajaran kontekstual.
Analisis Paradoks Pembelajaran IPA dan Desain Solusi Hybrid Blended Learning di Sekolah Menengah Purba, Greace Enita; Nasution, Irma Riavael; Simanjuntak, Mariati Purnama
Invention: Journal Research and Education Studies Volume 6 Nomor 3 November 2025 | IN PRESS
Publisher : CV. PUSDIKRA MITRA JAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51178/invention.v6i3.2917

Abstract

Abstrak. Implementasi Kurikulum Merdeka menuntut transformasi pembelajaran IPA yang berpusat pada siswa dan berorientasi pada keterampilan abad 21. Namun, cita-cita ini sering berbenturan dengan realitas keterbatasan sarana prasarana di banyak sekolah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara mendalam problematika proses pembelajaran IPA di sebuah Sekolah Menengah Pertama dan merancang solusi berbasis teknologi yang kontekstual. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Data dikumpulkan melalui observasi partisipatif terhadap proses pembelajaran satu kelas (32 siswa kelas IX) dan wawancara mendalam dengan seorang guru IPA senior. Hasil penelitian mengungkap sebuah paradoks: di satu sisi, terdapat modalitas pembelajaran kuat berupa interaksi verbal guru yang unggul dan antusiasme siswa yang tinggi; di sisi lain, potensi ini terhambat oleh kendala struktural seperti ketiadaan laboratorium IPA, dominasi metode ceramah meskipun teknologi tersedia, serta hambatan birokrasi dalam adopsi kurikulum baru. Sebagai solusi strategis, penelitian ini merekomendasikan penerapan model Hybrid Blended Learning yang terintegrasi. Model ini dirancang untuk memadukan keunggulan interaksi sinkronous (tatap muka) yang sudah baik dengan pemanfaatan sumber daya digital asinkronous (laboratorium virtual, simulasi PhET, video pembelajaran, dan proyek berbasis digital). Solusi ini diyakini tidak hanya menjembatani kesenjangan sarana, tetapi juga mengoptimalkan potensi pedagogis guru, meningkatkan partisipasi aktif siswa, dan mengakselerasi pengembangan keterampilan 4C (Critical Thinking, Creativity, Collaboration, Communication) secara sistematis.
Analisis Kebutuhan dan Pengembangan LKPD Berbasis Problem Based Learning (PBL) dalam Pembelajaran IPA di SMP Negeri 2 Percut Sei Tuan Batubara, Astrida J.A; Matanari, Ninta Dumaria; Simanjuntak, Mariati Purnama
Invention: Journal Research and Education Studies Volume 6 Nomor 3 November 2025 | IN PRESS
Publisher : CV. PUSDIKRA MITRA JAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51178/invention.v6i3.2918

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kebutuhan dan merancang pengembangan Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) berbasis Problem Based Learning (PBL) dalam pembelajaran IPA di SMP Negeri 2 Percut Sei Tuan. Latar belakang penelitian ini adalah hasil observasi dan wawancara yang menunjukkan bahwa guru belum memiliki LKPD khusus dalam pembelajaran IPA, meskipun sudah menggunakan modul ajar dan buku paket. Kondisi ini mengakibatkan pembelajaran masih berpusat pada guru dan belum mendorong keterampilan berpikir kritis serta keterlibatan aktif siswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan studi dokumen. Hasil analisis menunjukkan bahwa perangkat pembelajaran yang digunakan guru masih terbatas pada RPP dan modul ajar umum tanpa aktivitas eksploratif berbasis masalah. Berdasarkan analisis kebutuhan dan kajian literatur dari berbagai jurnal terkait, dirancang model pengembangan LKPD berbasis PBL yang kontekstual dan interaktif untuk meningkatkan keterampilan berpikir kritis dan pemecahan masalah siswa. Penelitian ini merekomendasikan pengembangan LKPD IPA berbasis PBL yang terintegrasi dengan fenomena kontekstual dan asesmen autentik agar sesuai dengan semangat Kurikulum Merdeka.
A Synthesis of Research on the Implementation and Impact of the 5E Learning Cycle Model in Science Education Sinaga, Odor Debora Pita Uli; H, Helen Veronita; Simanjuntak, Mariati Purnama
Invention: Journal Research and Education Studies Volume 6 Nomor 3 November 2025 | IN PRESS
Publisher : CV. PUSDIKRA MITRA JAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51178/invention.v6i3.2920

Abstract

The 5E Learning Cycle model has emerged as one of the most effective constructivist approaches for enhancing students’ engagement and conceptual understanding in science learning. This study aims to comprehensively review the application and impact of the 5E Learning Cycle model on various aspects of learning in primary and secondary education. A systematic analysis was conducted on twenty peer-reviewed articles published between 2017 and 2025 to identify how this model influences cognitive, affective, and psychomotor learning outcomes. The review focuses on the effects of the 5E model on students’ science process skills, science literacy, higher-order thinking skills, problem-solving abilities, and character development. Findings reveal that the implementation of the 5E Learning Cycle, which consists of the stages of Engagement, Exploration, Explanation, Elaboration, and Evaluation, successfully creates active, constructive, and meaningful learning experiences. The model’s consistent application improves learning motivation, scientific attitudes, and conceptual mastery, with reported N-Gain values ranging from 0.37 to 0.69, indicating moderate to high improvement levels. Integrating the 5E model with learning strategies such as mind mapping, STEM-based worksheets, Quizwhizzer, and educational media further enhances its effectiveness in promoting science literacy and critical thinking. Although most studies emphasize short-term outcomes, overall findings confirm that the 5E Learning Cycle is a relevant and adaptive approach for addressing 21st-century learning challenges by fostering active engagement, deep understanding, and holistic character formation.
The Role of Integrated Assessment in Enhancing Language Skills Development Kuspandi, Nabila Samira; Firdaus, Masagus
Invention: Journal Research and Education Studies Volume 6 Nomor 3 November 2025 | IN PRESS
Publisher : CV. PUSDIKRA MITRA JAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51178/invention.v6i3.2921

Abstract

Integrated assessment is increasingly recognized as an essential component in language education, especially in English as a Foreign Language (EFL) settings. Unlike traditional assessments that isolate language skills, integrated assessment combines two or more skills in meaningful tasks that reflect authentic language use. This article investigates the role of integrated assessment in enhancing language skills development through a literature review and qualitative classroom-based study. The findings suggest that integrated assessment not only promotes communicative competence but also supports critical thinking, learner autonomy, and engagement. The paper highlights practical strategies for implementing integrated assessment and provides recommendations for educators and policymakers.
The Role of the Family in Supporting Students’ Assessment Process Sari, Suci Indah; Firdaus, Masagus
Invention: Journal Research and Education Studies Volume 6 Nomor 3 November 2025 | IN PRESS
Publisher : CV. PUSDIKRA MITRA JAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51178/invention.v6i3.2925

Abstract

This study explores the role of families, particularly those from low socioeconomic backgrounds, in supporting students' readiness and performance in the assessment process. Employing a qualitative descriptive approach, data were collected through semi-structured interviews with parents, focus group discussions with teachers and counselors, and document analysis of school policies related to assessment preparation. The findings reveal that while families face various challenges such as limited educational resources, time constraints, and digital barriers they nonetheless exhibit a strong willingness to be involved in their children's academic success. Emotional support, monitoring of academic progress, and informal learning at home emerged as common forms of involvement. However, the study also highlights a lack of structured, culturally responsive, and sustainable engagement practices from schools. To enhance student outcomes in assessments, the study recommends that schools develop inclusive communication strategies, provide digital and assessment literacy support for parents, and implement community-based partnership models. The research emphasizes that meaningful school-family collaboration is essential to fostering equitable assessment readiness for all students.
Efektivitas Pendekatan Contextual Teaching and Learning (CTL) dalam Meningkatkan Hasil Belajar IPA Siswa SMP : Studi Literatur Sistematis Gultom, Febry Yeni; Solin, Naomi Putri C.; Simanjuntak, Mariati P.
Invention: Journal Research and Education Studies Volume 6 Nomor 3 November 2025 | IN PRESS
Publisher : CV. PUSDIKRA MITRA JAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51178/invention.v6i3.2926

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas pendekatan Contextual Teaching and Learning (CTL) dalam meningkatkan hasil belajar IPA siswa SMP melalui studi literatur sistematis. Metode yang digunakan adalah analisis tematik terhadap 20 jurnal ilmiah terindeks SINTA dan Scopus terbitan 2020–2025. Hasil kajian menunjukkan bahwa CTL secara konsisten berdampak positif terhadap peningkatan hasil belajar kognitif IPA, terutama ketika materi dikaitkan dengan konteks kehidupan nyata siswa, seperti pencemaran lingkungan, sistem peredaran darah, dan tumbuhan paku. Pendekatan ini juga mendorong keaktifan, minat belajar, serta pengembangan kemampuan berpikir kritis dan karakter (disiplin, kerja keras). Namun, implementasinya menghadapi tantangan, antara lain keterbatasan sarana prasarana (proyektor rusak, media kurang) dan keragaman karakteristik siswa (lambat berpikir, kurang inisiatif). Rekomendasi mencakup penguatan pelatihan guru, pengembangan LKPD kontekstual berbasis etnosains, serta penerapan penilaian autentik. Studi ini menyimpulkan bahwa CTL merupakan pendekatan yang efektif dan relevan untuk pembelajaran IPA di SMP, asalkan didukung oleh kesiapan guru, ketersediaan media, dan diferensiasi strategi sesuai kebutuhan siswa.
Pengembangan Media Pembelajaran Berbasis ICT Untuk Meningkatkan Minat dan Hasil Belajar IPA dalam Kurikulum Merdeka Pasaribu, Tania Valentina; Manalu, Mentari Trinolina Heriani; Simanjuntak, Mariati Purnamasari
Invention: Journal Research and Education Studies Volume 6 Nomor 3 November 2025 | IN PRESS
Publisher : CV. PUSDIKRA MITRA JAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51178/invention.v6i3.2927

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh dan efektivitas media pembelajaran berbasis Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) terhadap peningkatan minat dan hasil belajar siswa dalam pembelajaran IPA (IPA) dalam konteks Kurikulum Merdeka. Latar belakang penelitian ini berasal dari rendahnya minat dan aktivitas belajar mahasiswa akibat pembelajaran konvensional yang tidak memanfaatkan teknologi secara optimal. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan desain kuasi-eksperimental tipe kelompok kontrol pretest-posttest. Subjek penelitian terdiri dari siswa SD kelas IV dan siswa SMP pada tahap D yang terlibat dalam implementasi media pembelajaran digital interaktif seperti PowerPoint multimedia, Simulasi PhET, dan pembelajaran berbasis web menggunakan Google Sites. Data dikumpulkan melalui tes hasil belajar, observasi aktivitas, dan kuesioner minat belajar, kemudian dianalisis menggunakan uji-t dan tes N-Gain. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan media berbasis TIK secara signifikan meningkatkan minat belajar siswa (t_count = 10,298 > t_table = 2,036; p < 0,05) dan hasil belajar IPA mereka. Media digital seperti e-modul, video animasi, dan simulasi interaktif terbukti mendorong aktivitas, kreativitas, dan pemahaman konseptual siswa. Dengan demikian, pembelajaran IPA berbasis TIK efektif dalam meningkatkan kualitas pembelajaran abad ke-21, yang menuntut literasi digital, berpikir kritis, dan kreativitas.