cover
Contact Name
Fuad Zaini
Contact Email
fuadzaini06@gmail.com
Phone
+6282360501584
Journal Mail Official
fuadzaini06@gmail.com
Editorial Address
Jl. Williem Iskandar No. K-2/22, Pos: 20222, Medan
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
INVENTION: Journal Research and Education Studies
ISSN : -     EISSN : 27742660     DOI : -
Core Subject : Education,
Journal Invention invites lecturers, scholars, researchers, and students to contribute the results of their studies and research in fields related to Education, which include textual and field studies with various perspectives, Educational Management, Educational Policy, Educational Technology, Educational Psychology, Curriculum Development and Learning strategies and contemporary research results in the field of education.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 416 Documents
Transformasi Gaya Kepemimpinan Adaptif Dalam Membangun Iklim Organisasi Inovatif di MAS Babussalam Besilam Jannah, Jannah
Invention: Journal Research and Education Studies Volume 6 Nomor 3 November 2025
Publisher : CV. PUSDIKRA MITRA JAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51178/invention.v6i3.2972

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan transformasi kepemimpinan adaptif kepala madrasah dalam membangun iklim organisasi yang inovatif di MAS Babussalam Besilam. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif jenis studi kasus dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Data dianalisis menggunakan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepala madrasah menerapkan kepemimpinan adaptif melalui komunikasi terbuka, pemberian ruang kolaborasi, dan pelibatan guru dalam proses pengambilan keputusan. Transformasi tersebut berdampak pada meningkatnya keberanian guru untuk mencoba gagasan baru dan metode pembelajaran yang lebih variatif, sehingga mulai terbentuk budaya kerja yang lebih kolaboratif dan terbuka terhadap perubahan. Meskipun demikian, penelitian juga menemukan bahwa inovasi belum berjalan optimal karena masih terdapat hambatan berupa motivasi guru yang belum stabil dan pemanfaatan teknologi pembelajaran yang belum maksimal. Temuan ini menegaskan bahwa kepemimpinan adaptif memiliki kontribusi nyata dalam pembentukan iklim organisasi inovatif di madrasah, namun transformasi tersebut membutuhkan penguatan pada aspek motivasi dan peningkatan keterampilan teknologi agar inovasi dapat berkembang secara berkelanjutan.
Inovasi Pembelajaran Tahfiz Qur’an di Pondok Pesantren Kampung Qur’an Pulau Banyak Kecamatan Tanjung Pura Wahyuni, Ade Nurul; Qadri, Muammar Al; Hasbullah, Hasbullah
Invention: Journal Research and Education Studies Volume 6 Nomor 3 November 2025
Publisher : CV. PUSDIKRA MITRA JAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51178/invention.v6i3.2973

Abstract

Berdasarkan hasil observasi yang penulis lakukan di lokasi penelitian maka penulis mendapatkan fakta dilapangan bahwasanya belum terlaksananya program tahfiz qur’an menggunakan pembelajaran pojok baca Al-Qur’an di pondok pesantren kampung qur’an sehingga membuat guru bidang studi Al-Qur’an Hadis hanya dapat melangsungkan pembelajaran Al-Qur’an sesuai dengan alokasi waktu dan media pembelajaran sesuai dengan kurikulum pondok pesantren yang diterapkan di pondok pesantren. Sehingga penulis merumuskan masalah yaitu : Bagaimana penerapan Pojok baca dalam kegiatan belajar dan mengajar bidang studi Al-Qur’an Hadis siswa kelas VII Pondok Pesantren Kampung Qur’an Tanjung Pura. Metode penelitian yang penulis gunakan didalam penelitian ini yaitu penelitian kualitatif dengan melakukan wawancara dan observasi secara mendalam dan langsung dilakukan kepada narasumber. Maka, penulis menyimpulkan bahwasanya : Penerapan pojok baca Al-Qur’an sebagai strategi guru untuk meningkatkan kemampuan siswa menghafal Al-Qur’an adalah guru tidak menggunakan metode khusus melainkan menggunakan metode masing-masing yang dikuasai oleh siswa. Dalam proses pembelajaran, guru menggunakan strategi pembelajaran berdasarkan hasil rencana pembelajaran, pelaksanaan pembelajaran dan evaluasi pembelajaran. Sedangkan dalam proses pelaksanaan pembelajaran guru tidak ada kesulitan saat proses belajar menghafal berlangsung, karena guru tidak menggunakan metode khusus saat siswa menghafal. Jadi guru hanya menyimak dan membenarkan siswanya saat tahsin atau hafalan Al-Qur’an pada saat menerapkan pojok baca Al-Qur’an.
Rekonstruksi Konsep Pembelajaran Pendidikan Agama Islam: Analisis Teoritis Tentang Definisi, Tujuan, Ruang Lingkup, dan Kompetensi Inti dalam Perspektif Kurikulum Merdeka Mukaddam, Muhammad Faqih; Hermina, Dina
Invention: Journal Research and Education Studies Volume 6 Nomor 3 November 2025
Publisher : CV. PUSDIKRA MITRA JAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51178/invention.v6i3.2967

Abstract

Pembelajaran PAI adalah proses penanaman nilai-nilai yang sifatnya keagamaan dengan tujuan membentuk manusia berakhlak mulia yang dalam hal ini adalah peserta didik. Berdasarkan studi pendahuluan yang dilakukan peneliti mencari informasi mengenai pembelajaran PAI. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana konsep PAI yang mencakup pengertian, tujuan, ruang lingkup, dan kompetensi inti pembelajaran PAI dalam perspektif Kurikulum Merdeka. Jurnal ini membahas mengenai konsep PAI yang mencakup pengertian, tujuan, ruang lingkup, dan kompetensi inti pembelajaran PAI dalam perspektif Kurikulum Merdeka. Pendekatan yang dilakukan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif. Terkait dengan hal tersebut, peneliti menggunakan penelitian library research yaitu penelitian pustaka yang datanya diperoleh diantaranya dari hasil membaca buku, jurnal dan lain sebagainya. Adapun hasil penelitian bahwasanya pertama PAI dalam Kurikulum Merdeka adalah pembelajaran agama yang dilaksanakan dengan cara peserta didik diberikan ruang untuk menyampaikan pendapat, pertanyaaan dan lain sebagainya. Kedua, tentu tujuan utama dari PAI dalam Kurikulum Merdeka adalah membentuk peserta didik yang berakhlak mulia. Ketiga, ruang lingkup pembelajaran PAI dalam Kurikulum Merdeka mencakup formal, non formal dan informal. Kemudian kompetensi pembelajaran PAI dalam Kurikulum Merdeka yaitu terdapat beberapa aspek mencakup aspek spiritual, pengetahuan, sosial, dan keterampilan. Aspek yang terpenting dan tanpa mengabaikan apsek lainnya yaitu aspek spiritual dan sosial. Peneliti berharap hasil penelitian ini dapat menjadi khazanah ilmu pengetahuan dan bisa menjadi sebuah bahan untuk penliti selanjutnya dalam melakukan penelitian yang serupa.
Desain Pembelajaran Berbasis Inkuiri Disekolah Dasar : Sebuah Tinjauan Literatur Tentang Dampaknya Terhadap Hasil Belajar Siswa Egista, Veronicha; Puspita, Zahra; Sari, Putri Alam; Syifa, Nabila Nur; Sa’odah, Sa’odah
Invention: Journal Research and Education Studies Volume 6 Nomor 3 November 2025
Publisher : CV. PUSDIKRA MITRA JAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51178/invention.v6i3.3000

Abstract

Pendidikan memegang peranan penting dalam pengembangan individu dan kelompok, dengan guru sebagai faktor kunci dalam keberhasilan proses pembelajaran. Di sekolah dasar, pembentukan kompetensi dasar seperti pemahaman konsep, keterampilan pemecahan masalah, dan proses sains harus difasilitasi dengan model pembelajaran efektif. Salah satu pendekatan yang banyak diaplikasikan adalah pembelajaran berbasis inkuiri (Inquiry-Based Learning/IBL) yang menekankan keaktifan siswa dalam mengajukan pertanyaan, melakukan investigasi, dan menarik kesimpulan secara mandiri. Penelitian ini menggunakan metode studi literatur sistematis untuk menganalisis dampak model pembelajaran inkuiri terhadap hasil belajar siswa sekolah dasar. Hasil kajian menunjukkan bahwa IBL secara signifikan meningkatkan pemahaman konsep, keterampilan proses sains, motivasi, dan kemampuan berpikir kritis siswa. Meskipun demikian, implementasi IBL menghadapi tantangan seperti kesiapan guru, keterbatasan fasilitas, dan waktu pembelajaran. Strategi peningkatan kompetensi guru, pemanfaatan media sederhana, serta dukungan kebijakan sekolah sangat diperlukan untuk mengoptimalkan penerapan model ini. Dengan implementasi yang tepat, IBL berpotensi besar mengembangkan keterampilan berpikir tingkat tinggi (Higher Order Thinking Skills) dan sikap ilmiah pada peserta didik.
Analisis Produksi Padi di Sumatera Utara Sintong, Mahara; Miftahurridlo, Muhammad; Azizah, Rohil Al; Lumbantobing, Adelina; Maruhawa, Rafa Aurifa; Nurhalifah, Akilah; Rahmi, Rahmi; Mandailing, Arfiah Wulandari
Invention: Journal Research and Education Studies Volume 6 Nomor 3 November 2025
Publisher : CV. PUSDIKRA MITRA JAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51178/invention.v6i3.3003

Abstract

This study analyzes rice production trends in North Sumatra from 2020 to 2024 by examining fluctuations, key influencing factors, and their statistical significance. Using quantitative methods with descriptive statistics and multiple linear regression, the research utilizes secondary data from the Central Bureau of Statistics (BPS). The results show a consistent increase in rice production from 4.51 million tons in 2020 to 5 million tons in 2024, supported by growth in harvested area, fertilizer use, and seed utilization. Regression analysis reveals that harvested area, fertilizer, and seed quantities significantly influence production, while labor input is not statistically significant. Climate variability, land conversion, and limited adoption of modern agricultural technology remain key challenges. This study highlights the urgency for improved irrigation, technology adoption, and equitable subsidy distribution to support long-term production stability.
Memahami Pendidikan Inklusif Untuk Anak Usia Dini Fauziah, Elyatul; Saflisa, Fadilla Rayhan; Alfiyah, Dila; Ramadhani, Dwi Okti; Hadiati, Eti
Invention: Journal Research and Education Studies Volume 6 Nomor 3 November 2025
Publisher : CV. PUSDIKRA MITRA JAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51178/invention.v6i3.3004

Abstract

Pendidikan inklusif untuk anak-anak usia dini adalah cara yang menekankan pemberian kesempatan belajar yang sama bagi semua anak, termasuk mereka yang memiliki kebutuhan khusus. Menurut Booth dan Ainscow (2002), pendidikan inklusif adalah proses mengenali dan mengurangi hambatan belajar dengan menerapkan lingkungan yang ramah, partisipatif, dan bisa merespons keberagaman anak. Penelitian ini menggunakan metode studi literatur untuk melihat konsep inklusi dalam pendidikan anak usia dini (PAUD) serta tantangan yang terjadi saat pendidikan inklusif diterapkan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keberhasilan pendidikan inklusif bergantung pada pemahaman guru, penyesuaian kurikulum, serta dukungan dari orang tua dan tenaga profesional. Meskipun masih ada hambatan seperti kurangnya alat, pelatihan guru yang tidak cukup, dan kesadaran masyarakat yang rendah, penerapan pendidikan inklusif tetap memberikan kontribusi positif terhadap perkembangan sosial, emosional, kemandirian, dan kemampuan berinteraksi anak sejak usia dini. Penelitian ini menekankan pentingnya meningkatkan kemampuan guru dan menciptakan lingkungan belajar yang ramah terhadap keberagaman untuk mendukung keberhasilan pendidikan inklusif di PAUD.
Relevansi Etika Digital Terhadap Perilaku Tanggung Jawab Penggunaan Teknologi dalam Pembelajaran PAI Mukaddam, Muhammad Faqih; Cahyadi, Ani
Invention: Journal Research and Education Studies Volume 6 Nomor 3 November 2025
Publisher : CV. PUSDIKRA MITRA JAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51178/invention.v6i3.2992

Abstract

Etika digital adalah tata aturan yang harus deperhatikan dalam menggunakan teknologi. Dalam penggunaan teknologi baik sebagai peserta didik maupun pendidik harus memiliki perilaku tanggung jawab. Berdasarkan studi pendahuluan yang dilakukan, peneliti mencari informasi mengenai etika digital. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana relevansi etika digital terhadap perilaku tanggung jawab pengggunaan teknologi dalanm pembelajaran PAI. Jurnal ini membahas mengenai etika dalam perspektif Islam, teknologi dalam pembelajaran PAI, etika digital dalam penggunaan teknologi pada PAI, tantangan etika digital dalam penggunaan teknologi pada PAI, tanggung jawab pendidik dan peserta didik dalam penggunaan teknologi pada PAI, serta relevansi etika digital terhadap perilaku tanggung jawab penggunaan teknologi dalam pembelajaran PAI. Pendekatan yang dilakukan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif. Terkait dengan hal tersebut, peneliti menggunakan penelitian library research yaitu penelitian pustaka yang datanya diperoleh diantaranya dari hasil membaca buku, jurnal dan lain sebagainya. Adapun hasil penelitian bahwasanya etika digital sangat mempengaruhi dalam pembentukan perilaku tanggung jawab pada penggunaan teknologi. Pertama, etika digital adalah sebagai dasar pembentukan akhlak dalam dunia teknologi. Kedua, prinsip amanah dan kejujuran digital mendorong timbulnya perilaku tanggung jawab. Ketiga, etika digital Islami menjadi sebuah dasar tanggung jawab dalam memfilter konten. Keempat, etika interaksi digital mempengaruhi pada perilaku tanggung jawab komunikasi. Kelima, etika keamanan dan privasi sebagai bentuk tanggung jawab dalam melindungi data. Terakhir, prinsip maqasid Syariah mengarahkan penggunaan teknologi secara bertanggung jawab. Peneliti berharap hasil penelitian ini dapat menjadi khazanah ilmu pengetahuan dan bisa menjadi sebuah bahan untuk peneliti selanjutnya dalam melakukan penelitian yang serupa.
Hubungan Antara Media Pembelajaran, Metode Perencanaan dan Gaya Belajar Siswa di SMAN 5 Medan Sasmita Br Sianturi, Amelia; Pratiwi, Adinda Rizky; Hafifa, Fanny; Sarip, Najwa; Mukra, Rizal; Sari, Vio Joana; Arwita, Widya
Invention: Journal Research and Education Studies Volume 6 Nomor 3 November 2025
Publisher : CV. PUSDIKRA MITRA JAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51178/invention.v6i3.2993

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara media pembelajaran, metode pembelajaran, perencanaan pembelajaran, dan gaya belajar siswa dalam meningkatkan efektivitas pembelajaran biologi di SMA Negeri 5 Medan. Metode penelitian yang digunakan adalah mixed methods (metode campuran) yang menggabungkan pendekatan kuantitatif melalui angket dan pendekatan kualitatif melalui wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru biologi secara rutin menggunakan media pembelajaran, terutama media visual seperti gambar, video, dan animasi yang membantu siswa memahami konsep biologi yang abstrak. Namun, pemanfaatan media interaktif dan audio masih terbatas sehingga belum sepenuhnya mengakomodasi variasi gaya belajar siswa. Selain itu, guru menerapkan metode seperti inquiry learning, discovery learning, dan project based learning yang disesuaikan dengan karakteristik materi dan kebutuhan siswa. Kendala yang dihadapi meliputi keterbatasan kemampuan teknologi dan kurangnya pelatihan media digital. Secara keseluruhan, hasil penelitian ini menegaskan bahwa perpaduan antara perencanaan pembelajaran yang baik, pemilihan metode yang tepat, dan penggunaan media yang variatif dapat meningkatkan keterlibatan serta hasil belajar siswa dalam pembelajaran biologi.
Konstruksi Lingkungan Pembelajaran Efektif: Studi Komparatif Islam dan Psikologi Mukaddam, Muhammad Faqih; Ramli, M.
Invention: Journal Research and Education Studies Volume 6 Nomor 3 November 2025
Publisher : CV. PUSDIKRA MITRA JAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51178/invention.v6i3.3001

Abstract

Lingkungan pembelajaran yaitu semua hal yang memberikan pengaruh tingkah laku subjek yang terlibat dalam sebuah proses pembelajaran (dalam hal ini adalah guru dan murid). Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui studi komparatif antara perspektif Islam dan psikologi mengenai lingkungan pembelajaran yang efektif. Jurnal ini membahas mengenai konsep lingkungan pembelajaran, lingkungan pembelajaran yang efektif menurut Islam dan psikologi, elemen-elemen lingkungan pembelajaran yang efektif serta studi komparatif perspektif Islam dan psikologi mengenai lingkungan pembelajaran yang efektif. Terkait dengan hal tersebut, peneliti menggunakan penelitian library research yaitu penelitian pustaka yang datanya diperoleh diantaranya dari hasil membaca buku, jurnal dan lain sebagainya. Adapun hasil penelitian bahwasanya lingkungan pembelajaran yang efektif dalam perspektif Islam yaitu kondusif secara fisik dan sosial, meningkatkan kreativitas dan motivasi belajar, integrasi nilai nilai islam, serta perencanaan dan pengolahan holistik. Sedangkan lingkungan pembelajaran yang efektif dalam perspektif psikologi yaitu keamanan emosional dan rasa diterima, stimulus kognitif & keterlibatan aktif, interaksi positif dan hubungan interpersonal, kondisi fisik dan manajemen kelas baik, dapat fleksibilitas & adaptasi terhadap kebutuhan individu siswa. Integrasi keduanya akan menghasilkan lingkungan belajar yang kondusif, mendukung perkembangan holistik siswa, serta pembentukan karakter dan kompetensi akademik. Peneliti berharap hasil penelitian ini dapat menjadi khazanah ilmu pengetahuan dan bisa menjadi sebuah bahan untuk peneliti selanjutnya dalam melakukan penelitian yang serupa.
Analisis Pola Garis Gaya Medan Magnet di Sekitar Magnet Batang dan Magnet U menggunakan Serbuk Besi Samah, Azmi Aufa Ibti; Yunita, Yunita; Amnie, Erlida
Invention: Journal Research and Education Studies Volume 6 Nomor 3 November 2025
Publisher : CV. PUSDIKRA MITRA JAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51178/invention.v6i3.3007

Abstract

Percobaan ini bertujuan untuk memvisualisasikan serta membandingkan pola gaya garis medan magnet pada berbagai konfigurasi magnet batang dan magnet U menggunakan serbuk besi sebagai media indikator medan. Percobaan ini dilakukan pada beberapa variasi, yaitu magnet batang tunggal, dua magnet batang dengan kutub yang sama saling berhadapan pada jarak 2 cm, 4 cm, dan 6 cm, serta dua magnet batang kutub yang berbeda pada jarak yang sama. Selain itu percobaan ini juga dilakukan pada magnet U sebagai pembanding karena bentuknya memiliki konsentrasi medan lebih terfokus. Data diperoleh melalui observasi visual terhadap susunan serbuk besi yang mengikuti arah garis gaya medan magnet. Hasil percobaan eksperimen menunjukkan bahwa magnet batang tunggal menampilkan pola medan yang simetris, sedangkan pada konfigurasi dua magnet, semakin kecil jarak antar magnet maka semakin rapat pola garis gaya yang terbentuk. Pada konfigurasi kutub yang sama, terlihat gaya tolak sehingga garis gaya tampak menjauh, sedangkan pada kutub berbeda tampak gaya tarik dengan dengan pola medan yang lebih terarah. Magnet U menunjukkan pola gaya garis lebih padat dan terfokus di area antar kutubnya dibandingkan magnet batang. Percobaan ini menegaskan bahwa bentuk magnet, konfigurasi posisi, dan jarak antar kutub sangat mempengaruhi distribusi dan intensitas medan magnet.