cover
Contact Name
Fuad Zaini
Contact Email
fuadzaini06@gmail.com
Phone
+6282360501584
Journal Mail Official
fuadzaini06@gmail.com
Editorial Address
Jl. Williem Iskandar No. K-2/22, Pos: 20222, Medan
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
INVENTION: Journal Research and Education Studies
ISSN : -     EISSN : 27742660     DOI : -
Core Subject : Education,
Journal Invention invites lecturers, scholars, researchers, and students to contribute the results of their studies and research in fields related to Education, which include textual and field studies with various perspectives, Educational Management, Educational Policy, Educational Technology, Educational Psychology, Curriculum Development and Learning strategies and contemporary research results in the field of education.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 356 Documents
Pengaruh Motivasi Belajar Terhadap Hasil Belajar Siswa Setingkat Sekolah Menengah Atas Septianto, Moch. Edo; Darmawan, Didit
Invention: Journal Research and Education Studies Volume 6 Nomor 2 Juli 2025
Publisher : CV. PUSDIKRA MITRA JAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51178/invention.v6i2.2838

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh motivasi belajar terhadap hasil belajar siswa setingkat sekolah menengah atas. Metode penulisan yang diterapkan dalam penelitian ini adalah metode penelitian kualitatif dengan pendekatan studi literatur (Library Research) terhadap berbagai sumber ilmiah yang relevan. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa motivasi belajar yang tinggi dapat menjadi acuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa, sehingga siswa dengan motivasi belajar yang baik cenderung memperoleh hasil belajar yang lebih optimal. Upaya peningkatan motivasi belajar siswa melalui berbagai strategi dan pendekatan pembelajaran yang inovatif menjadi sangat penting untuk memaksimalkan hasil belajar dan mencapai tujuan pendidikan yang diharapkan.
Studi Literatur Review: Pengaruh Model Pembelajaran Think Talk Write (TTW) Terhadap Kemampuan Pemecahan Masalah Matematika di SD Samosir, Tasya Evelina; Manullang, Gracella Voice; Zebua, Logis Kurnia; Silalahi, Taruli Marito
Invention: Journal Research and Education Studies Volume 6 Nomor 2 Juli 2025
Publisher : CV. PUSDIKRA MITRA JAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51178/invention.v6i2.2849

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji sejauh mana pengaruh model pembelajaran Think Talk Write (TTW) terhadap kemampuan pemecahan masalah matematika pada siswa sekolah dasar. Metode yang digunakan adalah Systematic Literature Review (SLR), yaitu suatu pendekatan yang mencakup proses pengumpulan, peninjauan, dan penggabungan berbagai hasil literatur yang relevan, khususnya artikel ilmiah, untuk menarik kesimpulan yang komprehensif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model TTW memberikan dampak positif dan signifikan dalam meningkatkan kemampuan siswa dalam memecahkan masalah matematika. Berdasarkan temuan tersebut, model TTW dipandang sebagai strategi pembelajaran yang efektif dan berpotensi untuk diterapkan dalam pembelajaran matematika di tingkat sekolah dasar. Data dalam studi ini diperoleh dari berbagai sumber literatur ilmiah, seperti Semantic Scholar, Scimago Journal Rank, dan Google Scholar.
Students’ Perceptions of Using Canva as a Learning Media in Reading Argumentative Sagala, Rizka Arni; Harahap, Neni Afrida Sari
Invention: Journal Research and Education Studies Volume 6 Nomor 2 Juli 2025
Publisher : CV. PUSDIKRA MITRA JAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51178/invention.v6i2.2879

Abstract

This study aimed to investigate students’ perceptions of using Canva as a learning media in reading argumentative texts. A descriptive qualitative design was employed, involving ten twelfth-grade students of MAN 3 Langkat who had prior experience with Canva in English lessons. Data were collected through an open-ended questionnaire distributed via Google Form and analyzed using Miles (2014) framework of data condensation, data display, and conclusion drawing. The findings revealed that students’ perceptions were divided into positive and negative categories. Seven students (70%) expressed positive perceptions, describing Canva as attractive, motivating, and effective in clarifying argumentative structures such as claims, reasons, and evidence. They explained that Canva’s visuals and templates helped them stay engaged and organize ideas more clearly during reading activities. Three students (30%) expressed negative perceptions, mainly due to slow loading, restrictions caused by premium features, and readability problems when color contrasts between text and background were weak. In terms of reasons for these perceptions, the analysis showed that Canva captured students’ attention through its colorful design (35.7%) and maintained relevance by connecting visuals with their academic needs (28.6%). Confidence (14.3%) was fostered when Canva’s templates supported systematic thinking, but was reduced when poor design made comprehension difficult. Satisfaction (21.4%) was achieved when Canva functioned smoothly, but was undermined when technical problems disrupted learning. These findings imply the importance of balancing Canva’s strengths with its limitations and maximizing its pedagogical potential to support students in reading argumentative texts effectively.
Penerapan Media Pembelajaran Aplikasi Kahoot dalam Meningkat Minat Belajar Siswa pada Mata Pelajaran Akidah Akhlak Kelas VIII MTs Sinar Islami Bingai Azhari, Rika Ayu; Qadri, Muamar Al
Invention: Journal Research and Education Studies Volume 6 Nomor 2 Juli 2025
Publisher : CV. PUSDIKRA MITRA JAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51178/invention.v6i2.2880

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya minat belajar siswa pada mata pelajaran Akidah Akhlak di kelas VIII-B MTs Sinar Islami Bingai yang berdampak pada keterlibatan dan minat belajar siswa. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui peningkatan minat belajar siswa melalui penerapan media pembelajaran aplikasi Kahoot. Penelitian ini menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilakukan dalam dua siklus, masing-masing terdiri atas perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian adalah 22 siswa kelas VIII-B MTs Sinar Islami Bingai. Data dikumpulkan melalui observasi, angket, tes, dan dokumentasi, kemudian dianalisis secara deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan minat belajar siswa pada setiap siklus. Skor rata-rata minat belajar pada pra-siklus sebesar 25,27 (63,17%), meningkat pada siklus I menjadi 28,22 (70,55%), dan pada siklus II mencapai 34,04 (85,1%). Dengan demikian, penerapan aplikasi Kahoot terbukti efektif dalam meningkatkan minat belajar siswa pada mata pelajaran Akidah Akhlak.
Eksplorasi Pengalaman Mahasiswa PPKn UNIMED dalam Mengakses Konten FYP TikTok dan Kaitannya dengan Wawasan Kewarganegaraan Sari, Bertania Permata; Barus, Deo Agung Haganta; Sihotang, Agustin Pratama; Sidabutar, Eirene Dahlia; Purba, Nasywa Yasmin; Yunita, Sri; Neva, Chandra Fhutu
Invention: Journal Research and Education Studies Volume 6 Nomor 3 November 2025 | IN PRESS
Publisher : CV. PUSDIKRA MITRA JAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51178/invention.v6i3.2886

Abstract

Perkembangan teknologi informasi, terutama TikTok, telah mengubah cara mahasiswa mengakses informasi dan berinteraksi. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi pengalaman mahasiswa PPKn UNIMED dalam mengakses konten FYP TikTok dan pengaruhnya terhadap wawasan kewarganegaraan. Metodologi yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan wawancara semi-terstruktur kepada mahasiswa aktif pengguna TikTok. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas mahasiswa mengakses TikTok setiap hari, menemukan konten yang edukatif terkait nilai-nilai kewarganegaraan, toleransi, dan hak asasi manusia. Namun, mereka juga menghadapi tantangan seperti misinformasi. Kesimpulannya, TikTok dapat berfungsi sebagai media pembelajaran kewarganegaraan yang efektif, asalkan didukung oleh literasi digital yang baik. Penelitian ini memberikan rekomendasi untuk mengintegrasikan pemanfaatan media sosial dalam pembelajaran PPKn.
Penerapan Nilai-Nilai Anti Korupsi dalam Pembelajaran Pendidikan Pancasila di Sekolah Dasar: Sebuah Telaah Reflektif Mumang, Andi Sri Wahyuni; Marsuki, Andika
Invention: Journal Research and Education Studies Volume 6 Nomor 3 November 2025 | IN PRESS
Publisher : CV. PUSDIKRA MITRA JAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51178/invention.v6i3.2887

Abstract

Penelitian ini didasarkan atas kekhawatiran terhadap data yang menunjukkan adanya tren kasus korupsi yang terus meningkat dari tahun ketahun yang dihimpun oleh Transparency International Global Coalition Against Corruption dan Indonesia Corruption Watch (ICW). Sehingga diperlukan upaya pencegahan yang dapat dilakukan sejak dini sebagai langkah awal untuk menumbuhkan kesadaran diri dengan menerapkan nilai-nilai anti korupsi yang dapat diajarkan dalam pembelajaran pendidikan Pancasila mulai pada jenjang sekolah dasar. Penelitian ini menggunakan metode kajian pustaka dengan tujuan agar mampu mendapatkan, memahami, dan mendeksripsikan berbagai pandangan yang terkait dengan subjek yang dibahas. Dengan demikian dapat memperoleh pemahaman yang komprehensif dari hasil penelitian terdahulu terkait penerapan nilai-nilai anti korupsi dalam pembelajaran pendidikan pancasila di sekolah dasar. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dari berbagai faktor yang dapat menjadi penyebab perbuatan korupsi itu bisa terjadi, ada beberapa bentuk upaya penerapan nilai-nilai anti korupsi yang mendasar yang bisa diajarkan dalam pembelajaran Pancasila di sekolah dasar seperti mengutamakan perilkau jujur, disiplin, tanggung jawab, adil, berani, peduli, kerja keras, sederhana, mandiri. Namun perlu diketahui bahwa nilai-nilai tersebut tidak hanya sekedar dipahami secara kognitif, tetapi juga diinternalisasikan dalam sikap dan tindakan konkrit. Selain itu, penerapan nilai-nilai anti korupsi dalam pembelajaran pendidikan Pancasila di jenjang sekolah dasar membutuhkan keteladanan baik itu guru maupun siswa, diperlukan kerja sama serta komitmen untuk menjamin agar penerapan nilai-nilai antikorupsi dapat berlangsung secara konsisten dan berkelanjutan.
Developing Book Creator Application as Students’ Worksheet in Reading Narrative Text Lestari, Ayu; Harahap, Neni Afrida Sari
Invention: Journal Research and Education Studies Volume 6 Nomor 3 November 2025 | IN PRESS
Publisher : CV. PUSDIKRA MITRA JAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51178/invention.v6i3.2910

Abstract

This study aimed to develop a Book Creator application-based worksheet for teaching reading narrative texts to junior high school students. The research employed the Research and Development (R&D) method, adapting Borg and Gall’s (2007) model into six stages: research and information collection, data analysis, product design, expert validation, revision, and final product development. Data were collected through student needs analysis questionnaires, and expert validation questionnaires. Based on these findings, the research was carried out through six steps. First, Gathering data and information from students using questionnaires to understand their needs, lacks, and learning needs. Second, Data analysis were analyzed as the foundation for material development. Third, a draft worksheet was developed using Book Creator Application focusing on interactive and structured activities. Fourth, the draft was evaluated through expert validation to ensure its content, design, and relevance. Fifth, revisions were made based on expert feedback to improve clarity and effectiveness. Finally, the validated product received as score of 4.1 in the “good” category, indicating that the developed worksheet is suitable for use in teaching reading narrative texts.
Penerapan Pembelajaran Berbasis Difrensiasi Kelompok pada Mata Pelajaran Akidah Akhlak Kelas VIII-3 MTs Negeri 1 Langkat Qadri, Muamar Al; Usmaidar, Usmaidar; Cahayani, Efi
Invention: Journal Research and Education Studies Volume 6 Nomor 3 November 2025 | IN PRESS
Publisher : CV. PUSDIKRA MITRA JAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51178/invention.v6i3.2911

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan pembelajaran berbasis diferensiasi kelompok dalam meningkatkan kualitas pembelajaran Akidah Akhlak di kelas VIII-3 MTs Negeri 1 Langkat, khususnya dalam membentuk motivasi, keterlibatan, dan pemahaman siswa. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada kenyataan bahwa pembelajaran Akidah Akhlak seringkali bersifat teoritis dan kurang aplikatif, sehingga siswa cenderung pasif dan kurang terlibat secara emosional. Dengan adanya diferensiasi kelompok, guru dapat menyesuaikan strategi mengajar sesuai dengan kebutuhan siswa, gaya belajar, minat, serta kemampuan siswa, yang terbagi ke dalam tiga tipe utama yaitu visual, auditori, dan kinestetik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi, yang dilaksanakan mulai April hingga Agustus 2025. Subjek penelitian adalah guru mata pelajaran Akidah Akhlak dan siswa kelas VIII-3, dengan objek penelitian berupa penerapan diferensiasi kelompok pada proses pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan strategi ini dapat berjalan efektif dengan pengelompokan siswa yang tepat, sehingga mereka lebih aktif, termotivasi, dan mudah memahami materi. Siswa menunjukkan persepsi positif, terbukti dari keterlibatan mereka dalam diskusi, kerja kelompok, dan presentasi. Kendala utama yang dihadapi adalah manajemen waktu, mengingat setiap kelompok memiliki ritme belajar yang berbeda, namun hal ini tetap sejalan dengan prinsip Kurikulum Merdeka yang menekankan pembelajaran fleksibel dan berpusat pada siswa. Dengan demikian, diferensiasi kelompok terbukti mampu mendukung pembelajaran Akidah Akhlak dalam membentuk akhlak mulia sekaligus meningkatkan minat belajar siswa.
Pengaruh Model Pembelajaran Flipped Classroom Terhadap Hasil Belajar Informatika di MTsN 2 Kota Payakumbuh Ramadhan, Syahrul; Khairuddin, Khairuddin; Jasmienti, Jasmienti; Darmawati, Gusnita
Invention: Journal Research and Education Studies Volume 6 Nomor 3 November 2025 | IN PRESS
Publisher : CV. PUSDIKRA MITRA JAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51178/invention.v6i3.2912

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh rendahnya hasil belajar informatika siswa di MTsN 2 Kota Payakumbuh, hasil belajar tercermin dari hasil nilai ulangan harian dan terlihat dalam proses pembelajaran masih di dominasi oleh guru yang bisa disebut dengan motode konvensional. Pemberian materi kepada siswa melalui pendekatan ceramah, membuat peran guru lebih dominan di dalam kelas. Hal ini membuat siswa berperan sebagai agen pembelajaran yang bersifat pasif. Model pembelajaran konvensional ini tidak mampu menarik perhatian siswa, dan guru cenderung tidak melibatkan siswa secara aktif dalam proses pembelajaran. Hal tersebut yang menyebabkan siswa tidak dapat mencapai ketuntasan belajar seperti yang diharapkan dalam tujuan pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran Flipped Classroom terhadap hasil belajar Informatika di MTsN 2 Kota Payakumbuh. Jenis penelitian ini adalah kuasi eksperimen dengan metode penelitian kuantitatif dengan rancangan peneltian Grup Design Pretest-Posstest Control Design. Populasi yang di gunakan dalam penelitian ini ialah seluruh sisswa kelas VII MTsN 2 Kota Payakumbuh. Pengambilan sampel dilakukan secara acak menggunakan model simpel random sampling yang sebelum pengambilan sampel tersebut dilakukan beberapa uji yaitu : uji normalitas dan uji homogenitas. Sampel pada penelitian ini adalah kelas VII.11 sebagai kelas ekperimen dan kelas VII.9 sebagai kelas kontrol. Data penelitian diambil dari hasil belajar informatika siswa dari tes akhir (posstest), Data hasil akhir dari kedua kelas berdistribusi normal dan homogeny, Sedangkan hasil dari tes akhir yang menggunakan Uji T diperoleh nilai Sig (2-tailed) sebesar 0,019 yang artinya nilai < 0,05 yang berarti Ho ditolak dan Ha nya diterima. Jadi kita dapat simpulkan bahwa “terdapat pengaruh yang signifikan dari model pembelajaran Flipped Classroom terhadapat hasil belajar hasil belajar informatika kelas VII MTsN 2 Kota Payakumbuh.
Efektivitas Model Pembelajaran Inquiry Training Terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Siswa: Tinjauan Sistematis Sidabutar, Efimah; Situmorang, Imelda; Simanjuntak, Mariati P.
Invention: Journal Research and Education Studies Volume 6 Nomor 3 November 2025 | IN PRESS
Publisher : CV. PUSDIKRA MITRA JAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51178/invention.v6i3.2913

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara sistematis efektivitas model pembelajaran Inquiry Training dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis, hasil belajar, dan keterampilan ilmiah peserta didik di berbagai jenjang pendidikan dan bidang studi. Pendekatan yang digunakan adalah Systematic Literature Review (SLR) dengan menelaah *15 artikel ilmiah terpublikasi pada 2019–2025 di jurnal terindeks Sinta dan Scopus. Artikel dipilih berdasarkan kriteria inklusi tertentu, seperti fokus pada penerapan Inquiry Training, penyajian data empiris, serta relevansi dengan konteks pembelajaran abad ke-21. Hasil analisis menunjukkan bahwa Inquiry Training secara konsisten memberikan pengaruh positif yang signifikan terhadap peningkatan kemampuan berpikir kritis, hasil belajar, dan keterampilan ilmiah, dengan nilai effect size antara 0,885 hingga 1,90. Model ini efektif karena mendorong siswa untuk aktif bertanya, menyelidiki, dan merefleksikan pengetahuan. Integrasi dengan teknologi digital seperti PhET Simulation dan *Google Classroom memperkuat keterlibatan siswa dan memperluas pengalaman belajar. Selain itu, Inquiry Training juga efektif diterapkan pada pembelajaran non-sains, seperti Pendidikan Agama Islam dan Fiqih. Secara teoretis, keberhasilan model ini selaras dengan teori konstruktivisme dan tuntutan kompetensi abad ke-21 (4C). Dengan demikian, Inquiry Training merupakan model pembelajaran yang efektif, fleksibel, dan kontekstual untuk mengembangkan keterampilan berpikir tingkat tinggi (Higher Order Thinking Skills/HOTS). Penelitian lanjutan disarankan mengeksplorasi integrasi Inquiry Training dengan strategi lain seperti Project-Based Learning dan Problem-Based Learning guna memperkuat hasil pembelajaran.