cover
Contact Name
Yulia Febriyati
Contact Email
yuliafebriyati27@gmail.com
Phone
+6285363850807
Journal Mail Official
yuliafebriyati27@gmail.com
Editorial Address
JL. Elak Batugajah Airmolek Kec. Pasirpenyu kab. Indragiri Hulu Riau 29352
Location
Kab. indragiri hulu,
Riau
INDONESIA
Al-Ihda' : Jurnal Pendidikan dan Pemikiran
ISSN : 19078285     EISSN : 26862387     DOI : 10.55558
Core Subject : Education,
Education, learning activities, learning strategies, teacher professionalism, students, education and education personnel, issues of educational institutions, educational environment and parenting.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 231 Documents
Penerapan Corporate Social Responsibility (CSR) Pada Lembaga Keuangan Syariah Yulia Febriyati; Arfah
Al-Ihda' : Jurnal Pendidikan dan Pemikiran Vol. 14 No. 1 (2019): Mei : Jurnal Pendidikan dan Pemikiran
Publisher : STAI Nurul Falah Airmolek

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (432.624 KB) | DOI: 10.55558/alihda.v14i1.22

Abstract

Corporate Social Responsibilty (CSR) merupakan suatu kegiatan perusahaan dimana perusahaan memiliki tanggung jawab untuk mensejahterakan masyarakat dan lingkungannya. Perkembangan cara pandang terhadap CSR semakin kuat dari waktu kewaktu dimana konsep bentuk perbuatan yang bersifat sukarela (voluntary) telah bergeser secara perlahan-lahan menuju bentuk perbuatan atas dasar kewajiban (obligation) baik berbentuk kewajiban moral maupun kewajiban yuridis. Masih adanya perbedaan paradigma inilah yang mengakibatkan ketidak merataan pelaksanaan CSR di dunia. Dalam pandangan Ekonomi Syariah dalam penerapan program Corporate Socialresponsibility (CSR), terdapat tiga bentuk implementasi yang dominan, yaitu: Tanggung Jawab Sosial (CSR) terhadap para pelaku perusahaan dan stakeholder,Tanggung Jawab Sosial terhadap Lingkungan Alam, Tanggung Jawab Sosial terhadapKesejahteraan Sosial secara umum.
The Use of Minimal Pairs in Improving Students’ Vocabulary Mastery of The Fifth Year Students of SDN 018 Rumbai Pesisir Novri Susanti Suparman
Al-Ihda' : Jurnal Pendidikan dan Pemikiran Vol. 14 No. 1 (2019): Mei : Jurnal Pendidikan dan Pemikiran
Publisher : STAI Nurul Falah Airmolek

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (501.62 KB) | DOI: 10.55558/alihda.v14i1.23

Abstract

Vocabulary plays the most important part in learning a foreign language especially in the early stage of elementary school.Without knowing the vocabulary,students will not be able in the four language skills, such as speaking, reading,listening and writing. The students’ lack of vocabulary make students cannot communicate their ideas as clearly as they would have to. The fifth year students have difficulty to follow English learning if they do not have enough English vocabulary. According to guideline of English teaching, elementary students should master 500 words. Students are not able to construct, even, a simple sentence consisting of subject and predicate. Students are also not be able to pronounce a word correctly,they pronounce a word based on what they see. According to the writer’s observation in the classroom, while teacher explains the lesson, the students prefer to do something else such as drawing, writing and talking to their partner. To use minimalpair exercises as vocabulary development, the writer represented the words in each minimal pairs to teach or reinforce the meaning of vocabulary while practicing thepronunciation of the words. Students can also put the words in meaningful context sentences. The result of the research shows the students’ improvement after using minimal pairs.
PENGARUH KOMPETENSI PEDAGOGIK DOSEN TERHADAP AKTIVITAS BELAJAR MAHASISWA PERGURUAN TINGGI AGAMA ISLAM (PTAI) KABUPATEN INDRAGIRI HULU Afrida Yanis
Al-Ihda' : Jurnal Pendidikan dan Pemikiran Vol. 14 No. 1 (2019): Mei : Jurnal Pendidikan dan Pemikiran
Publisher : STAI Nurul Falah Airmolek

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (742.053 KB) | DOI: 10.55558/alihda.v14i1.24

Abstract

In higher education, lecturers are spearheading the success of students. The ability of faculty to manage and implement the teaching learning process is essential in order to improve students' learning activities. To enhance the learning activities of students,faculty required to increase pedagogical competence. The background of this research because there are some students' creativity was still lacking and half the value is below standard. This research was carried out since the beginning of August until the month of November 2016 is housed in the College of Islamic Religion (STAI Nurulfalah Airmolek and STAI Madinatun Najah Rengat). The subjects were students STAI Nurulfalah Airmolek and STAI Madinatun Najah Rengat. While the object of research is a Lecturer Pedagogic Competence Influence of Student Learning Activity Against Islamic Religion (PTAI) Indragiri Hulu. Collecting data in this study using questionnaires and documentation. Data were analyzed by descriptive quantitative research with percentages. To analyze the effect of Competence Pedagogical Lecturer Student Learning Activity Against Islamic Religion (PTAI) Indragiri Hulu collected data were analyzed using a quantitative approach with Pearson Product Moment Correlation technique. By (PPM) =Based on data analysis, it can be seen from some of the test results that have been the author of the analysis, based on the correlation of test results obtained 0.988 with 0.000 significance. The significance value 0.000 <0.05, then Ho is rejected, it means Ha accepted, meaning that the Significant Influence of Competence Pedagogical Lecturer Student Learning Activity Against Islamic Religion (PTAI) Indragiri Hulu.
DASAR-DASAR ISTINBATH HUKUM IMAM SYAFI’I Khoirul Anam, Moch.
Al-Ihda' : Jurnal Pendidikan dan Pemikiran Vol. 14 No. 1 (2019): Mei : Jurnal Pendidikan dan Pemikiran
Publisher : STAI Nurul Falah Airmolek

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (737.201 KB) | DOI: 10.55558/alihda.v14i1.25

Abstract

Madzhab adalah cara yang ditempuh atau jalan yang diikuti. Embrio dari perbedaan madzhab ini terjadi adanya perbedaan cara pandang dan analisis terhadap nash (teks), walaupun para imam madzhab semua mempunyai dasar yang sama yaitu Al-Qur’an dan As-Sunnah. Namun perbedaan tersebut dianggapwajar oleh para ulama’ fiqh. Karena adanya faktor adaptasi perkembangan zaman dimasa imam Asy-syafi’i, dalam kennyataannya perjalananan madzhabnya sebagaimana yang telah beliau rintis semaikin besar bahkan para pengikutnyatergolong paling banyak, sehingga pengikut madzhab yang sampai saat masih diikuti oleh banyak Negara-negara muslim, karena dalam mempelajari ilmu-ilmu yang didapat terasa aplikatif, representasif dan sangat persuasive menyentuhdalam jiwa masyarakat. Pembahasan mengenali dasar-dasar madzhab syafi’I dengan mengelaborasi karya-karya ulama syafi’I yang bercorak kitab-kitab ushul fiqih yang banyak ditulis seperti kitab induk seperti kitab al-Umm, dan kitab alrisalah,dengan dua jenis kitab induk ini dapat ditemukan berikutnya kitab-kitab madzhabnya seperti al-Mustashfa, (imam al-Ghazali), al-Ihkam fi ahkam alqur’an (al-Amidi) dan sebagainya, diharapkan adanya metodologi imam syafi’I menjadi pisau analisis terhadap perkembangan hukum islam khususnya di Indonesia yang notabennya banyak bermadzhab syafi’I. dengan melihat minimnya pengetahuan dasar-dasar madzhab syafi’I setidaknya dapat terbantu untuk menyelesaikan masalah hukum yang didapatkan melalui cara istinbath hukum yang tepat dan jelas serta harus memahami dasar-dasar madzhab fiqih syafi’iyah yang mapan. Pada jurnal ini akan dibahas lebih spesifik tentang biografi lengkap imamSyafi’I (guru-guru dan murid-muridnya serta karya-karya imam syafi’i), kemudian dilengkapi dasar-dasar madhzab syafi’i terdiri dari al-qur’an hadis, ijma’ dan qiyas, al-istishab, al-istidlal, qaul qadim dan jadid, al-istiqra, alakhdzu bi al-aqalli ma qala dan ‘Urf. Seluruhnya dibahas secara komprehensif. Beliau adalah perumus utama dan pengarang teori ushul fiqih, beliau bergelar nasir al-sunnah penyelamat hadis dan menjadi pembaharu agama (mujaddid) di abad kedua hijriah (abad keemasan Islam). Demikian juga imam syafi’I dalam beristinbath menggunakan nalar burhani terhadap pola atau kaidah al-Ibrah (bahwa yang dilihat pada suatu lafadzdi lihat pada keumuman (universal lafadz) dan tidak pada particular suatu lafadz yang mempunyai sebab tertentu.
NILAI MORAL DAN ETIKA DALAM KURIKULUM (Eksternal Subjektif dan Internal Objektif) Leni Fitrianti
Al-Ihda' : Jurnal Pendidikan dan Pemikiran Vol. 14 No. 1 (2019): Mei : Jurnal Pendidikan dan Pemikiran
Publisher : STAI Nurul Falah Airmolek

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (227.566 KB) | DOI: 10.55558/alihda.v14i1.26

Abstract

Kurikulum tidak terpisahkan diri dari dua sisi, yakni sisi ilmu pengetahuan dan sisi nilai moral dan etika. Kelompok eksternal subjektif memandang nilai-nilai moral dan etika tidak perlu ditampilkan secara eksplisit dalam suatu penataan kurikulum yang baku dan dalam setiap materi pengetahuan pembelajaran, tetapi nilai-nilai ini cukup tampil ketika proses interaksi pembelajaran berlansung. Berbeda dengan kelompok internal objektif berkeyakinan bahwa nilai moral dan etika harus mesti tampil dalam setiap materi pelajaran yang telah dimuatkan dalam kurikulum. Hal ini dapat dilihat dalam penerapan kurikulum 2013 yang substansi nilai moral dan etikanya ditampilkan terang-terangan dalam perangkat pembelajaran. Begitu juga dalam aktivitas pembelajaran yang berlansung.
PERAN PERGURUAN TINGGI DALAM MERUBAH PERSEPSI NEGATIF TERHADAP ISLAM DENGAN MUNCULNYA KELOMPOK RADIKALISME Juni Erpida Nasution; Hendriadi
Al-Ihda' : Jurnal Pendidikan dan Pemikiran Vol. 14 No. 1 (2019): Mei : Jurnal Pendidikan dan Pemikiran
Publisher : STAI Nurul Falah Airmolek

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (301.718 KB) | DOI: 10.55558/alihda.v14i1.27

Abstract

Islam is a religion of peace, religion rahmatan lil'alamin, religion that is tolenration. But due to the emergence of schools, schools, it was only in the name of Islam in its radical actions. One of the trigger factors for the emergence of radicalism is the understanding of religion in extreme ways, which in turn raises the assumption that other parties who are not understanding are wrong and violence is a legitimate way to change the situation. As a result, many people, especially ordinary people who perceive that Islam is a religion that is not good, even people who adhere to the religion of Islam are said to be terrorists, this makes the belief in Islamic religion unstable. This problem is caused by the lack of understanding and insight of the people towards Islam which is really and the background of the coming of radicalism itself. Here universities play an important role as people who are intellectual, think critically and act concretely, to change negative  perceptions of Islam with the emergence of radicalism groups. 
KETERAMPILAN PENDIDIK MENGKOMBINASIKAN METODE DALAM PEMBELAJARAN PENDIDKIKAN AGAMA ISLAM Usman Usman
Al-Ihda' : Jurnal Pendidikan dan Pemikiran Vol. 14 No. 2 (2019): Oktober : Jurnal Pendidikan dan Pemikiran
Publisher : STAI Nurul Falah Airmolek

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (396.501 KB) | DOI: 10.55558/alihda.v14i2.28

Abstract

Belajar adalah suatu kegiatan yang dilakukan  dengan  melibatkan unsur rohani dan jasmani. Belajar merupakan serangkaian kegiatan jiwa raga untuk memperoleh suatu perubahan tingkah laku ke arah yang lebih baik, sebagai hasil dari pengalaman individu dalam interaksi dengan lingkungannya yang menyangkut kognitif, efektif, dan psikomotor. Dalam proses pembelajaran seorang guru haruslah memiliki metode yang tepat agar mampu melaksanakan pengelolaan kegiatan pembelajaran dengan baik. Mengajar mengandung tujuan agar peserta didik dapat mengembangkan diri yang dengan pengembangan diri itu mengalami perubahan tingkah laku. Bahan pengajaran yang disampaikan berproses melalui metode tertentu, sehingga dengan metode yang digunakan tujuan pengajaran dapat tercapai. Tidak ada sebuah metode pembelajaran yang sempurna, karena setiap metode memiliki kelebihan dan kekurangan. Karena itulah penggunaan sebuah metode akan efektif jika ditopang oleh metode yang lain, dan setiap pendidik dituntut agar terampil dalam mengkombinasikan metode-metode pembelajaran, agar proses pembelajaran berjalan dengan aktif dan menyenangkan.
IMPLEMENTASI PERPUSTAKAAN SEKOLAH SEBAGAI SUMBER BELAJAR (Pemanfaatanya Bagi Peserta Didik) Muli Prima Aldi
Al-Ihda' : Jurnal Pendidikan dan Pemikiran Vol. 14 No. 2 (2019): Oktober : Jurnal Pendidikan dan Pemikiran
Publisher : STAI Nurul Falah Airmolek

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (401.705 KB) | DOI: 10.55558/alihda.v14i2.29

Abstract

The value and benefits of the school library as a learning resource do not mean anything for teaching if its existence is not utilized optimally, so this requires the attention of students and teachers to better utilize it. To obtain maximum learning outcomes students must enhance interaction with these learning resources. Thus students should have high motivation and creativity to use the school library as a source of learning so that it becomes a positive habit in themselves. In addition through the school library students can educate themselves on an ongoing basis.
STUDI ANALISIS TERHADAP FATWA DSN-MUI TENTANG DENDA KETERLAMBATAN PADA CREDIT CARD SYARI’AH Yulia Febriyati
Al-Ihda' : Jurnal Pendidikan dan Pemikiran Vol. 14 No. 2 (2019): Oktober : Jurnal Pendidikan dan Pemikiran
Publisher : STAI Nurul Falah Airmolek

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (484.831 KB) | DOI: 10.55558/alihda.v14i2.30

Abstract

Para ulama berbeda pendapat tentang kebolehan denda keterlambatan pembayaran utang pada kartu kredit syariah. Fatwa DSN-MUI membolehkan sanksi denda yang dikenakan kepada nasabah yang mampu tetapi menunda-nunda pembayaran utangnya dengan sengaja. Denda yang di peruntukan nantinya sebagai dana sosial. Para ulama kontemporer berbeda pendapat menanggapi masalah denda ini. Sebagian ulama membolehkan diadakannya denda supaya memberikan efek jera kepada nasabah yang mampu tetapi membayar utangnya. Sebagian ulama lain tidak membolehkan tentang denda karena denda yang dikenakan mengandung unsur riba 
PERAN DIDIKAN KELUARGA DALAM MEMBANGUN GENERASI BANGSA YANG BERKARAKTER wahyuni, Denny
Al-Ihda' : Jurnal Pendidikan dan Pemikiran Vol. 14 No. 2 (2019): Oktober : Jurnal Pendidikan dan Pemikiran
Publisher : STAI Nurul Falah Airmolek

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (332.058 KB) | DOI: 10.55558/alihda.v14i2.31

Abstract

If the implementation of the role of parents as natural educators can be carried out well, then the process of forming a nation's generation of character will be more easily realized.

Page 3 of 24 | Total Record : 231