cover
Contact Name
ardy rimanda putra
Contact Email
iptekbp2id@gmail.com
Phone
+6289631631771
Journal Mail Official
iptekbp2id@gmail.com
Editorial Address
Jl. Kantor Pos No.3, Gunung Mas, Teluk Betung Utara, Kota Bandar Lampung, Lampung 35225, Bandar Lampung, Provinsi Lampung, 35212
Location
Kota bandar lampung,
Lampung
INDONESIA
Jurnal Inovasi Pembangunan
ISSN : 23545704     EISSN : 2622190X     DOI : https://doi.org/10.35450/jip
Development Innovation Journal published starting from volume 01 of 2013 when it was still under the Bappeda Lampung Province in the Field of Research and Development under the name Journal of Development Innovation. Then since the enactment of Local Regulation of Lampung Province No. 3 of 2014 Regional Research and Development Agency of Innovation Lampung Province was formed on August 8, 2014. Field of Publication and Information one of the main tasks is the journal and journal title changed from Journal of Development Innovation to Journal of Innovation and Development. Furthermore, based on Regional Regulation No. 8 of 2016 Regional Research and Development Agency (Balitbangnovda) Lampung Province again changed into Regional Research and Development Agency (Balitbangda) Lampung Province, Division of Science and Technology oversees Sub Division Data Dissemination and Publication Kelitbangan as a manager of journals and the name of the journal was again changed to Journal of Development Innovation. Focus and Scope Development Innovation: Jurnal Kelitbangan (JIP) is a journal that provides a source of scientific information aimed at researchers, research institutions, government agencies, and stakeholders in all fields. JIP publishes original research manuscripts, reviews articles, studies, and case studies that focus on research: Public Culture Government Information and communication technology Social and Cultural Rights Health Economics Agriculture Technique Education Energy Transportation Tourism
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 276 Documents
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM SOLVING TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA PADA MATA PELAJARAN MEKANIKA TEKNIK Gea, Putra Jaya
Inovasi Pembangunan : Jurnal Kelitbangan Vol 8 No 02 (2020): Agustus 2020
Publisher : Balitbangda Provinsi Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35450/jip.v8i02.561

Abstract

Rendahnya kemampuan berpikir kritis siswa dapat dipengaruhi oleh berbagai faktor, salah satunya adalah penerapan model pembelajaran yang bersifat konvensional. Hal ini menghambat kemampuan siswa dalam menyelesaikan masalah selama kegiatan pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi pengaruh model pembelajaran problem solving terhadap kemampuan berpikir kritis siswa pada mata pelajaran mekanika teknik di SMK Negeri 1 Lotu. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan analisis regresi linear sederhana. Subjek penelitian adalah siswa kelas X-DPIB di SMK Negeri 1 Lotu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model problem solving memiliki pengaruh terhadap kemampuan berpikir kritis siswa. Berdasarkan hasil uji regresi linear sederhana, diperoleh persamaan regresi Y = 19,604 dan X= 0,802. Hasil pengujian hipotesis menunjukkan thitung = 4,368 yang lebih besar dari ttabel = 2,179, serta nilai signifikansi sebesar 0,001<0,05. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa hipotesis nol (Ho) ditolak dan hipotesis alternatif (Ha) diterima. Hal ini menunjukkan adanya pengaruh positif dan signifikan dari model pembelajaran problem solving terhadap kemampuan berpikir kritis siswa di kelas X DPIB pada mata pelajaran mekanika teknik di SMK Negeri 1 Lotu. Temuan ini mengindikasikan bahwa penerapan model pembelajaran yang lebih interaktif dan berbasis pemecahan masalah dapat meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa, sehingga dapat dijadikan sebagai acuan dalam meningkatkan kualitas pembelajaran.
STRATEGI PEMASARAN PONDOK PESANTREN SYUBBANUL WATHON 2 BANDONGAN DALAM MENINGKATKAN JUMLAH SANTRI BARU TAHUN 2023/2024 Rahmawati, Novi
Inovasi Pembangunan : Jurnal Kelitbangan Vol 7 No 3 (2019): December 2019
Publisher : Balitbangda Provinsi Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35450/jip.v12i02.562

Abstract

Pondok pesantren merupakan salah satu lembaga pendidikan yang berperan aktif dalam pembangunan bangsa melalui pendidikan di bidang agama. Seiring waktu berjalan di era modern ini pondok pesantren banyak di minati oleh Masyarakat. Seperti pondok pesantren Syubbanul Wathon 2 Bandongan yang santri barunya setiap tahun mengalami peningkatan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi pemasaran Pondok Pesantren Syubbanul Wathon 2 Bandongan dalam meningkatkan jumlah santri baru melalui penerapan bauran pemasaran (marketing mix). Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pondok pesantren ini menerapkan kombinasi dari tujuh elemen bauran pemasaran, yaitu produk, harga, tempat, promosi, sumber daya manusia, proses, dan bukti fisik. Produk yang ditawarkan mencakup kurikulum yang holistik dan berbasis pada nilai-nilai keagamaan dan akademik. Strategi biaya ditetapkan dengan mempertimbangkan ekonomi masyarakat sekitar sesuai dengan fasilitas yang diberikan selama proses pembelajaran dan pembayaran dengan mudah. Tempat atau lokasi pesantren yang strategis turut menjadi faktor penarik minat calon santri. Promosi dilakukan melalui berbagai saluran, baik online maupun offline, dengan memanfaatkan media sosial dan word of mouth. Faktor sumberdaya manusia, meliputi kualitas pengajar dan staf, serta proses penerimaan yang transparan dan efisien juga berkontribusi pada peningkatan jumlah santri baru. Selain itu, bukti fisik seperti fasilitas yang memadai dan lingkungan yang mendukung pembelajaran turut memperkuat daya tarik pesantren. Implementasi strategi bauran pemasaran (marketing mix) yang efektif ini berhasil meningkatkan jumlah santri baru secara signifikan, menunjukkan bahwa kombinasi elemen-elemen tersebut dapat diaplikasikan secara optimal dalam konteks pendidikan keagamaan
IMPLEMENTASI MANAJEMEN KESISWAAN DALAM MENINGKATKAN MUTU PESERTA DIDIK DI SMP SYUBBANUL WATHON 2 BANDONGAN ., Jazimatussoimah
Inovasi Pembangunan : Jurnal Kelitbangan Vol 6 No 02 (2018): August 2018
Publisher : Balitbangda Provinsi Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35450/jip.v12i02.564

Abstract

Manajemen kesiswaan melalui Penerimaan siswa baru perlu dikelola mulai dari perencanaan daya tampung sekolah atau jumlah siswa baru yang akan diterima, dilanjutkan pengelompokan dan orientasi sehingga secara fisik, mental dan emosional siswa siap untuk mengikuti pendidikan di sekolah tersebut. Peningkatan mutu pendidikan disekolah tidak hanya terpaku pada pencapaian aspek akademik, melainkan aspek non-akademik baik penyelenggaraannya dalam bentuk kegiatan kurikuler ataupun ekstrakurikuler melalui berbagai program kegiatan yang sistematis dan sistemik. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi manajemen kesiswaan di SMP Syubbanul Wathon 2 Bandongan yang meliputi perencanaan peserta didik seperti penerimaan siswa baru, orientasi siswa, kegiatan ekstrakulikuler dan organisasi siswa sampai pendataan alumni. Penelitian ini merupakan penelitian dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data yang di gunakan dalam penelitian ini meliputi observasi, wawancara dan studi dokumentasi. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa implementasi manajemen kesiswaan yang meliputi perencanaan peserta didik, pelaksanaan kegiatan pengembangan bakat melaui ekstrakulikuler dan organisasi siswa. Ekstrakulikuler merupakan salah satu kegiatan yang berpengaruh besar terhadap pencapaian prestasi siswa, dan kegiatan tersebut dapat meningkatkan mutu peserta didik serta melahirkan generasi yang lebih unggul dan berprestasi.
Pengaruh Kepemimpinan Kepala Sekolah dan Insentif Terhadap Kinerja Guru Pada Sma Dan Smk di Maluku Dengan Variabel Moderator Kepuasan Kinerja Guru Rahabav, Patrisius; Kempa, Rudolf; Lokollo, L. J.
Inovasi Pembangunan : Jurnal Kelitbangan Vol 12 No 02 (2024): Agustus 2024
Publisher : Balitbangda Provinsi Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35450/jip.v12i02.566

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kepemimpinan kepala sekolah dan insentif terhadap kinerja guru di SMA dan SMK di Maluku, dengan kepuasan kerja sebagai variabel moderator. Kepemimpinan kepala sekolah merupakan faktor kunci dalam menentukan keberhasilan pendidikan, terutama di daerah dengan tantangan geografis seperti Maluku. Kepala sekolah yang efektif dapat memotivasi guru untuk bekerja lebih optimal, sementara insentif yang tepat dapat meningkatkan motivasi dan kinerja guru. Penelitian ini menggunakan metode survei dengan kuesioner yang disebarkan kepada guru-guru di SMA dan SMK di Maluku. Sampel diambil secara acak dengan pendekatan stratified random sampling, melibatkan 320 responden. Variabel yang diukur meliputi gaya kepemimpinan kepala sekolah, insentif, kepuasan kerja, dan kinerja guru. Analisis dilakukan menggunakan regresi linier sederhana dan berganda untuk menguji pengaruh langsung dan moderasi variabel kepuasan kerja. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepemimpinan kepala sekolah dan insentif berpengaruh signifikan terhadap kinerja guru. Selain itu, kepuasan kerja terbukti memperkuat hubungan antara kepemimpinan dan insentif dengan kinerja guru. Dengan demikian, penelitian ini menegaskan pentingnya peran kepemimpinan yang efektif dan insentif yang tepat dalam meningkatkan kinerja guru, serta menyoroti peran penting kepuasan kerja sebagai variabel moderator. Penelitian ini memberikan implikasi praktis bagi pengelolaan sekolah, terutama dalam perencanaan kebijakan yang mendorong kepuasan kerja, yang pada gilirannya meningkatkan kinerja guru. Penelitian ini juga memberikan kontribusi teoretis dalam literatur manajemen pendidikan, khususnya di daerah dengan tantangan geografis seperti Maluku.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN SMALL GROUP WORK UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA PADA KOMPETENSI DASAR MEMAHAMI JENIS-JENIS KONSTRUKSI BANGUNAN Sahrir Zega1, Jul Amin Iman
Inovasi Pembangunan : Jurnal Kelitbangan Vol 10 No 02 (2022): Agustus 2022
Publisher : Balitbangda Provinsi Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35450/jip.v10i02.568

Abstract

Permasalahan dalam penelitian ini adalah penerapan model pembelajaran Small Group Work belum optimal diterapkan sehingga hasil belajar belum memenuhi standar KKM yaitu 70. Tujuan penelitian ini : (1) untuk mendeskripsikan proses pembelajaran Small Group Work pada siswa kelas X semester ganjil pada Mata Pelajaran Dasar-Dasar Konstruksi Bangunan Dan Pengukuran Tanah di SMK Negeri 1 Lotu tahun pelajaran 2024/2025 dan (2) untuk mengetahui peningkatan hasil belajar siswa pada Mata Pelajaran Dasar-Dasar Konstruksi Bangunan dan Pengukuran Tanah dengan menerapkan model pembelajaran Smal group work pada siswa kelax X semester ganjil di SMK Negeri 1 Lotu Tahun Pelajaran 2024/2025. Jenis penelitian ini adalan penelitian tindakan kelas (PTK) penelitian ini dilaksanakan di SMK Negeri 1 Lotu dengan subjek penelitian siswa kelas X Jurusan Desain Permodelan dan Informasi Bangunan (DPIB) semester ganjil tahun pelajaran 2024/2025 dengan jumlah siswa 12 orang. Instrument penelitian (1) Lembar Observasi, terdiri dari (a) lembar observasi dalam proses pembelajaran responden guru (b) lembar observasi keaktifan siswa dalam proses pembelajaran (2) Tes Hasil Belajar Siswa, dan (3) wawancara dan dokumentasi foto. Hasil penelitian : (1) pada siklus I (pertama) rata-rata pengamatan proses pembelajaran (responden guru) yaitu 53,57%, rata-rata presentase pengamatan keaktifan siswa yaitu 43,22% belum mencapai target yang ditetapkan, rata-rata hitung hasil belajar siswa adalah 50,05% tergolong kategori cukup, presentase ketuntasan siswa mencapai 50%. (2) pada siklus II (kedua) rata-rata pengamatan proses pembelajaran (responden guru) yaitu 92,85%, rata-rata presentase pengamatan keaktifan siswa yaitu 92,18% telah mencapai target yang ditetapkan, rata-rata hitung hasil belajar siswa adalah 71,86% tergolong kategori baik dan presentase ketuntasan mencapai 91,67% telah mencapai target yang ditetapkan yaitu 70%. Dari temuan penelitian diatas dapat disimpulkan bahwa dengan menerapkan model pembelajaran Small Group Work Pada Mata Pelajaran Dasar-Dasar Konstruksi Bangunan Dan Pengukuran Tanah Dengan Kompetensi Dasar Memahami Jenis-Jenis Konstruksi Bangunan Dapat Meningkatkan Hasil Belajar Siswa di SMK Negeri 1 Lotu.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN DISCOVERY LEARNING DALAM MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN PRODUK KREATIF DAN KEWIRAUSAHAAN KELAS XI OTKP SMK NEGERI 1 SOGAEADU Zai, Faatulo
Inovasi Pembangunan : Jurnal Kelitbangan Vol 10 No 02 (2022): Agustus 2022
Publisher : Balitbangda Provinsi Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35450/jip.v10i02.569

Abstract

: Penelitian ini dilatar belakangi oleh pengamatan peneliti pada pelaksanaan pembelajaran di SMK Negeeri 1 Sogaeadu yang selama ini mengalami hambatan dalam proses pembelajaran dikarenakan berbagai masalah. Dimana peneliti mengamati kegiatan pembelajaran disana masih belum menerapkan model pembelajaran Discovery Learning dan hasil belajar siswa masih belum tuntas dan metode pembelajaran yang digunakan masih menggunakan metode cerama. Penelitian ini bertujuan, (1) untuk mengetahui mengetahui penerapan Model Pembelajaran Discovery Learning Pada mata pelajaran Produk Kreatif dan Kewirausahaan kelas XI di SMK Negeri 1 Sogaeadu Tahun Ajaran 2022/2023 dan (2) untuk mengetahui hasil belajar Siswa pada mata pelajaran Produk Kreatif dan Kewirausahaan setelah menggunakan Model Pembelajaran. Discovery Learning kelas XI di SMK Negeri 1 Sogaeadu Tahun Ajaran 2022/2023. Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Populasi dalam penelitian ini adalah siswa SMK Negeri 1 Sogaeadu khususnya Kelas XI OTKP yang berjumlah 20 orang siswa. Instrument yang digunakan berupa lembar observasi guru dan siswa, tes hasil belajar, dan dokumentasi. Dalam pelaksanaan ini, penelitian berkolaborasi dengan guru mata Pelajaran Ekonomi, penulis sebagai pelaksanaan kegiatan penelitian, sedangkan guru mata Pelajaran berfungsi sebagai pengamat. Berdasarkan hasil penelitian, (1) pada siklus I hasil lembar obsevarsi guru rata-rata mencapai 43,75% dan pada siklus II mengalami peningkatan menjadi 66,25%. (2) Hasil lembar observasi siswa pada siklus I rata-rata 86,25% dan pada siklus II mengalami peningkatan signifikan dengan rata-rata mencapai 92,5%. Dari tes hasil belajar siklus I diperoleh data dan diolah sebagai hasil penelitian dengan rata-rata mencapai 68,62%, presentase ketuntasan hasil belajar siswa siklus I sebesar 362,07%, dan pada tes hasil belajar siklus II diperoleh data dan diolah sebagai hasil penelitian mencapai 80,17%, ditentukan presentasi ketuntasan siswa pada siklus II sebesar 100%. Karena nilai siswa pada siklus II lebih tinggi dari siklus I, maka penelitian menyimpulkan bahwa Penerapan Model Pembelajaran Discovery Learning Dalam Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Pada mata Pelajaran Produk Kreatif dan Kewirausahaan Kelas XI OTKP SMK Negeri 1 Sogaeadu.
PENGEMBANGAN MODUL PEMBELAJARAN SKETCHUP PADA MATA PELAJARAN KONSTRUKSI DAN UTILITAS GEDUNG DI SMK NEGERI 1 LOTU Onahia Zebua1, Kornelius
Inovasi Pembangunan : Jurnal Kelitbangan Vol 10 No 02 (2022): Agustus 2022
Publisher : Balitbangda Provinsi Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35450/jip.v10i02.570

Abstract

Pada penelitian ini yang menjadi permasalahan utama yaitu belum ada sumber atau bahan ajar lain yang digunakan oleh guru untuk menunjang pembelajaran di kelas dan metode pembelajaran yang digunakan masih konvensional yaitu guru masih menggunakan metode ceramah dan hanya melakukan sedikit praktik dalam pelajaran.Jenis penelitian ini merupakan penelitian pengembangan dengan menggunakan model pengembangan 4D (Four D Model) yang terdiri atas empat tahap yaitu tahap pendefinisian (define), tahap perancangan (design) dan tahap pengembangan (develop). Sedangkan tahap penyebaran (disseminate) tidak dilakukan karena penelitian ini hanya sebatas uji kelayakan dan efektivitas media pembelajaran berupa modul. Dalam penelitian ini modul divalidasi oleh 3 orang ahli yaitu ahli materi, ahli bahasa, dan ahli media/desain. Instrumen penelitian yang digunakan untuk mengumpulkan data berupa lembar angket. Analisis data menggunakan analisis angket. Data tersebut digunakan untuk mengetahui tingkat kelayakan dan efektivitas modul SketchUp. Berdasarkan hasil penilaian, penilaian ahli materi sebesar 91,4% dalam kategori layak, penilaian ahli bahasa sebesar 97,74% dalam kategori sangat layak, dan ahli media dan desain sebesar 91% dalam kategori sangat layak. Hasil penilaian siswa pada uji coba perorangan sebesar 78,66% dalam kategori layak, hasil uji coba kelompok kecil sebesar 79,33% hasil uji coba lapangan sebesar 89,6% dalam kategori sangat layak. Hasil keefektifan sebesar 84,3 dengan kategori sangat layak. Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa Modul Pembelajaran SketchUp dinyatakan layak digunakan pada mata pelajaran Konstruksi dan Utilitas Gedung
PENGARUH METODE PEMBELAJARAN DEMONSTRASI TERHADAP KREATIVITAS BELAJAR SISWA PADA MATERI GAMBAR KERJA (SHOP DRAWING) PADA PROYEK KONSTRUKSI DI SMK Laia, Pendianus
Inovasi Pembangunan : Jurnal Kelitbangan Vol 10 No 02 (2022): Agustus 2022
Publisher : Balitbangda Provinsi Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35450/jip.v10i02.571

Abstract

: Pada penelitian ini yang menjadi permasalahan utama yaitu belum ada sumber atau bahan ajar lain yang digunakan oleh guru untuk menunjang pembelajaran di kelas dan metode pembelajaran yang digunakan masih konvensional yaitu guru masih menggunakan metode ceramah dan hanya melakukan sedikit praktik dalam pelajaran.Jenis penelitian ini merupakan penelitian pengembangan dengan menggunakan model pengembangan 4D (Four D Model) yang terdiri atas empat tahap yaitu tahap pendefinisian (define), tahap perancangan (design) dan tahap pengembangan (develop). Sedangkan tahap penyebaran (disseminate) tidak dilakukan karena penelitian ini hanya sebatas uji kelayakan dan efektivitas media pembelajaran berupa modul. Dalam penelitian ini modul divalidasi oleh 3 orang ahli yaitu ahli materi, ahli bahasa, dan ahli media/desain. Instrumen penelitian yang digunakan untuk mengumpulkan data berupa lembar angket. Analisis data menggunakan analisis angket. Data tersebut digunakan untuk mengetahui tingkat kelayakan dan efektivitas modul SketchUp. Berdasarkan hasil penilaian, penilaian ahli materi sebesar 91,4% dalam kategori layak, penilaian ahli bahasa sebesar 97,74% dalam kategori sangat layak, dan ahli media dan desain sebesar 91% dalam kategori sangat layak. Hasil penilaian siswa pada uji coba perorangan sebesar 78,66% dalam kategori layak, hasil uji coba kelompok kecil sebesar 79,33% hasil uji coba lapangan sebesar 89,6% dalam kategori sangat layak. Hasil keefektifan sebesar 84,3 dengan kategori sangat layak. Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa Modul Pembelajaran SketchUp dinyatakan layak digunakan pada mata pelajaran Konstruksi dan Utilitas Gedung
ANALISIS KUAT TEKAN BETON MENGGUNAKAN PASIR DI SUNGAI NOYO KABUATEN NIAS BARAT Halawa, Pius Putra
Inovasi Pembangunan : Jurnal Kelitbangan Vol 10 No 02 (2022): Agustus 2022
Publisher : Balitbangda Provinsi Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35450/jip.v10i02.573

Abstract

Beton ialah campuran antara semen, agregat halus, agregat kasar dan air dengan atau tanpa bahan tambahan sehingga membentuk massa yang kuat, padat dan stabil. Agregat merupakan salah satu material pembentuk beton dengan komposisi agregat dalam campuran beton berkisar 70%-75%. Pasir merupakan salah satu jenis agregat halus yang biasa digunakan untuk membuat beton, baik pasir dari sungai, pasir dari letusan gunung berapi, pasir buatan atau pasir galian. Pasir Sungai Noyo merupakan jenis agregat halus yang berasal dari aliran Sungai Noyo, Kabupaten Nias Barat. Tujuan penelitian, yaitu: (1) Mengetahui hasil nilai kuat tekan beton yang dihasilkan dengan menggunakan agregat yang berasal dari Sungai Noyo. (2) Mengetahui proporsi bahan penyusun beton yang dibutuhkan untuk kekuatan karakteristik fc’ >20 MPa. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian eksperimen. Bahan material yang digunakan antara lain yaitu: Pasir, Kerikil, Semen, dan Air. Peneliti menggunakan sampel (bahan material) Agregat dari Sungai Noyo dan kemudian dilakukan pengujian di Laboratorium PUTR Kota Gunungsitoli. Hasil penelitian, yaitu: (1) Nilai kuat tekan beton menggunakan agregat yang berasal dari Sungai Noyo dengan material Pasir, Kerikil, Semen, dan Air dengan kontrol (material dicuci) pada Sampel Beton 1 memiliki nilai kuat tekan sebesar 312,726 Kg/cm2 (K-312 atau 25,956 MPa), selanjutnya pada Sampel Beton 2 memiliki nilai kuat tekan sebesar 314,524 Kg/cm2 (K-314 atau 26,105 MPa), pada Sampel Beton 3 memiliki nilai kuat tekan sebesar 315,871 Kg/cm2 (K-315 atau 26,217 MPa). (2) Proporsi bahan penyusun beton yang dibutuhkan untuk kekuatan karakteristik fc’ >20 MPa yaitu air dengan proporsi 0,7 liter; semen dengan proporsi 1,608 kg; agregat halus dengan proporsi 2,016 kg; dan agregat kasar dengan proporsi 3,025 kg.
ANALISIS KESULITAN BELAJAR SISWA PADA MATERI PEMBEBANAN PADA KONSTRUKSI BANGUNAN Halawa, Yulius Berkat
Inovasi Pembangunan : Jurnal Kelitbangan Vol 10 No 02 (2022): Agustus 2022
Publisher : Balitbangda Provinsi Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35450/jip.v10i02.574

Abstract

Kesulitan belajar adalah suatu kondisi yang menimbulkan hambatan dalam proses belajar siswa. Hambatan ini menyebabkan siswa tersebut mengalami kegagalan atau setidak-tidaknya kurang berhasil dalam mencapai tujuan belajar, kesulitan belajar dapat disebabkan oleh berbagai faktor. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui kesulitan belajar siswa pada mata pelajaran mekanika teknik pada materi pembebanan pada konstruksi bangunan dan faktor penyebab kesulitan belajar siswa pada mata pelajaran mekanika teknik pada materi pembebanan pada konstruksi bangunan. Jenis penelitian ini adalah penelitian yang menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis deskriptif. Penelitian ini dilaksanakan pada kelas X BKP di SMK Negeri 1 Botomuzoi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kesulitan belajar siswa disebabkan oleh beberapa faktor, yaitu faktor internal dan faktor eksternal. Faktor internal merupakan faktor yang berasal dari dalam individu sendiri, misalnya kematangan, kecerdasan, motivasi dan minat, sedangkan faktor eksternal merupakan faktor yang berasal dari luar diri siswa, misalnya keadaan keluarga, faktor ekonomi keluarga, faktor sekolah, dan lingkungan masyarakat. Upaya yang dapat dilakukan untuk mengurangi kesulitan belajar mekanika teknik berdasarkan kesulitan yang dialami dan faktor yang menyebabkan kesulitan belajar mekanika teknik antara lain menggunakan media pembelajaran yang konkret, memperbanyak latihan, dan menjalin kerja sama dengan orang tua siswa.