cover
Contact Name
Fricles A Sianturi
Contact Email
jurnaljustikpen@gmail.com
Phone
+6285372207091
Journal Mail Official
jurnaljustikpen@gmail.com
Editorial Address
Jl. Bunga Sedap Malam IV No 8A, LK.VI. Kel. Sempakata, Kec. Medan Selayang
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Jurnal Sistem Informasi, Teknik Informatika dan Teknologi Pendidikan (JUSTIKPEN)
ISSN : -     EISSN : 28287924     DOI : -
Jurnal Sistem Informasi, Teknik Komputer dan Teknologi Pendidikan (JUSTIKPEN) memiliki Topik Utama untuk diterbitkan yang mencakup: 1. IT Infrastructure and Security (ITIS): Information Security and Privacy Digital Forensics Network Security Cryptography Cloud and Virtualization Emerging Technologies Computer Vision and Image Ethics in Information Systems Human Computer Interaction Wireless Sensor Networks Medical Image Analysis Internet of Things Mobile and Pervasive Computing Real-time Systems and Embedded Systems Parallel and Distributed Systems 2. Data Engineering and Business Intelligence (DEBI): Information Security and Privacy Business Intelligence Data Mining Intelligent Systems Artificial Intelligence Autonomous Agents Intelligent Agents Multi-Agent Systems Expert Systems Pattern Recognition Machine Learning Soft Computing Optimization Forecasting Meta-Heuristics Computational Intelligence Decision Support Systems 3. Data Acquisition and Information Dissemination (DAID): Open Data Social Media Knowledge Management Social Networks Big Data Web Services Database Management Systems Semantics Web and Linked Data Visualization Information Social Information Systems Social Informatics Spatial Informatics Systems Geographical Information Systems 4. Teknologi Pendidikan
Articles 136 Documents
Analisis Pengukuran Kualitas Website Pelayanan Informasi Cuaca Maritim Di Stamar Semarang Menggunakan Metode Webqual: Analisis Pengukuran Kualitas Website Pelayanan Informasi Cuaca Maritim Di Stamar Semarang Menggunakan Metode Webqual Fajar Raharjo; Amat Wiratno; Aji Supriyanto
Jurnal Sistem Informasi, Teknik Informatika dan Teknologi Pendidikan Vol. 5 No. 1.1 (2026): Edisi Agustus Spesial Issue
Publisher : Utiliti Project Solution

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kebutuhan akan informasi cuaca maritim yang akurat dan tepat waktu sangat esensial bagi keselamatan dan efisiensi operasional di sektor kelautan. Kualitas layanan informasi yang disampaikan, terutama melalui media digital seperti website sangat menentukan efektivitas penyampaian informasi dan tingkat kepuasan pengguna. Stasiun Meteorologi Maritim (Stamar) Semarang menyediakan layanan informasi cuaca maritim melalui website maritimsemarang.com. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kualitas layanan website tersebut berdasarkan persepsi pengguna menggunakan metode WebQual 4.0 yang berfokus pada tiga dimensi utama: kualitas penggunaan (Usability Quality), kualitas informasi (Information Quality), dan kualitas interaksi layanan (Service Interaction Quality). Pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran kuesioner terhadap 108 pengguna website yang terdiri dari instansi pemerintah, nelayan, pihak swasta dan masyarakat umum. Data dianalisis menggunakan uji validitas, uji reliabilitas, analisis statistik deskriptif dan uji hipotesis berbasis SmartPLS 4. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model pengukuran sangat andal dan valid, dengan semua konstruk dan item kuesioner menunjukkan validitas konvergen (nilai AVE > 0,50 dan faktor pemuatan > 0,70) dan diskriminan yang kuat, serta reliabilitas (nilai Alpha Cronbach dan Reliabilitas Komposit > 0,70). Mayoritas hubungan yang dihipotesiskan secara statistik signifikan. Hasil ini mengindikasikan bahwa website tersebut telah memenuhi ekspektasi pengguna secara umum, namun masih perlu adanya peningkatan pada aspek kualitas interaksi layanan, sehingga dapat memberikan implikasi praktis bagi Stamar Semarang sebagai dasar penyusunan strategi peningkatan kualitas layanan website guna meningkatkan kepuasan pengguna serta efektifitas penyampaian informasi cuaca maritim.
the Perancangan Kerangka Tata Kelola TI Integratif Berdasarkan Sistem Nilai Layanan ITIL 4 Eful Syaefuloh Nurahman
Jurnal Sistem Informasi, Teknik Informatika dan Teknologi Pendidikan Vol. 5 No. 1.1 (2026): Edisi Agustus Spesial Issue
Publisher : Utiliti Project Solution

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55338/justikpen.v5i1.1.1132

Abstract

Transformasi digital di lingkungan perguruan tinggi menuntut pengelolaan layanan teknologi informasi (TI) yang andal, terintegrasi, dan berorientasi pada penciptaan nilai berkelanjutan. Namun, studi-studi terdahulu menunjukkan bahwa institusi perguruan tinggi masih sering menghadapi berbagai kendala sistemis, seperti penanganan insiden yang bersifat reaktif, kurangnya integrasi antarproses layanan, serta ketiadaan koordinasi yang terstandardisasi antarunit pendukung teknis. Penelitian konseptual ini bertujuan untuk menganalisis problematika tata kelola TI pada perguruan tinggi melalui sintesis literatur sistematis serta merancang kerangka kerja tata kelola TI integratif berbasis Service Value System (SVS) ITIL 4. Penelitian ini menggunakan metode studi literatur komprehensif terhadap publikasi ilmiah nasional dan internasional terakreditasi dalam kurun waktu sepuluh tahun terakhir. Hasil analisis sintesis literatur memetakan tiga kesenjangan utama dalam operasional TI perguruan tinggi: (1) fragmentasi titik kontak layanan (service desk), (2) ketiadaan basis data pengetahuan (knowledge base) yang terstruktur, dan (3) misalignment antara kebijakan strategis pimpinan dengan eksekusi teknis harian. Kebaruan (novelty) dari penelitian ini terletak pada perancangan model tata kelola integratif hulu-ke-hilir yang menghubungkan guiding principles dan governance tingkat makro dengan rantai nilai layanan (service value chain) serta empat management practices operasional mikro ke dalam satu ekosistem SVS ITIL 4 yang utuh. Kerangka kerja konseptual yang diusulkan menekankan pada pembentukan Single Point of Contact (SPOC), penguatan pengelolaan insiden dan masalah, serta integrasi mekanisme peningkatan berkelanjutan (continual improvement) guna menjamin efektivitas dan keberlanjutan nilai layanan TI di perguruan tinggi.
Analisis Perbandingan Latensi Protokol MQTT dan Telegram Bot pada Sistem Notifikasi Intrusion Detection System (IDS) Berbasis Snort Narendra Nur Anggita; Imam Suharjo
Jurnal Sistem Informasi, Teknik Informatika dan Teknologi Pendidikan Vol. 5 No. 1.1 (2026): Edisi Agustus Spesial Issue
Publisher : Utiliti Project Solution

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55338/justikpen.v5i1.1.1149

Abstract

Pertumbuhan jaringan komputer dan Internet of Things (IoT) meningkatkan kompleksitas komunikasi data sekaligus memperbesar potensi ancaman keamanan siber, sehingga Intrusion Detection System (IDS) menjadi komponen penting untuk memantau lalu lintas jaringan secara real-time. Penelitian ini menggunakan Snort sebagai IDS dan bertujuan menganalisis serta membandingkan latensi pengiriman notifikasi antara protokol Message Queuing Telemetry Transport (MQTT) dan Telegram Bot. Dibandingkan penelitian terdahulu yang umumnya mengkaji MQTT dan Telegram Bot secara terpisah, penelitian ini menghadirkan pengujian komparatif langsung pada satu rangkaian eksperimen IDS berbasis Snort dengan tiga skenario serangan berbeda, serta melengkapi analisis rata-rata dengan ukuran sebaran data (median, minimum, maksimum, standar deviasi) untuk menggambarkan konsistensi kinerja tiap protokol. Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif eksperimental terhadap tiga skenario serangan, yaitu ICMP, Nmap SYN Scan, dan TCP SYN Flood, masing-masing dalam satu sesi pengujian pada lingkungan virtual berbasis VMware Workstation 17 Pro dengan dua mesin virtual Kali Linux. Latensi diukur dari selisih waktu antara alert terdeteksi oleh Snort dan notifikasi diterima pengguna, kemudian dianalisis menggunakan statistik deskriptif (rata-rata, median, minimum, maksimum, dan standar deviasi). Hasil penelitian menunjukkan MQTT memiliki rata-rata waktu pengiriman alert yang lebih rendah dan lebih konsisten dibandingkan Telegram Bot pada seluruh skenario. Pada serangan Nmap SYN Scan dan SYN Flood, rata-rata latensi MQTT masing-masing 0,15 detik dan 0,38 detik dengan standar deviasi di bawah 0,15 detik, sedangkan Telegram Bot memerlukan rata-rata 41,65 detik dan 47,31 detik dengan standar deviasi di atas 24 detik. Dari sisi Alert Delivery Rate, MQTT meneruskan seluruh alert tanpa kehilangan data, sedangkan Telegram Bot hanya menerima 2,24% alert pada serangan Nmap dan 0,07% pada SYN Flood. Karena analisis pada penelitian ini bersifat deskriptif, istilah “perbedaan besar” pada hasil merujuk pada selisih nilai yang teramati, bukan hasil pengujian signifikansi statistik formal. Berdasarkan hasil tersebut, MQTT lebih sesuai digunakan sebagai media notifikasi pada sistem IDS yang membutuhkan kecepatan dan keandalan tinggi, sedangkan Telegram Bot lebih cocok untuk kebutuhan monitoring dengan frekuensi alert rendah. Penelitian lanjutan disarankan menggunakan uji statistik inferensial serta protokol pembanding tambahan untuk memperkuat generalisasi temuan.
SISTEM INFORMASI MANAJEMEN HOTEL INHIL PRATAMA BERBASIS WEBSITE M. Tri Wahyu; Bayu Rianto; Abdul Muni
Jurnal Sistem Informasi, Teknik Informatika dan Teknologi Pendidikan Vol. 5 No. 1.1 (2026): Edisi Agustus Spesial Issue
Publisher : Utiliti Project Solution

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55338/justikpen.v5i1.1.1190

Abstract

Digitalisasi operasional hotel menuntut tersedianya sistem yang mampu mengintegrasikan pengelolaan data tamu, kamar, reservasi, dan transaksi. Pada Hotel Inhil Pratama, proses tersebut sebelumnya masih bergantung pada pencatatan manual sehingga menimbulkan risiko kesalahan pencatatan, duplikasi data, keterlambatan pencarian informasi, dan keterbatasan pemantauan status kamar. Penelitian ini bertujuan mengembangkan sistem informasi manajemen hotel berbasis website yang dirancang berdasarkan kebutuhan operasional aktual dan memvalidasi fungsionalitas sistem yang dihasilkan. Pengembangan dilakukan menggunakan System Development Life Cycle (SDLC) dengan model Waterfall melalui tahapan identifikasi masalah, pengumpulan data, analisis kebutuhan, perancangan, implementasi, dan pengujian. Data kebutuhan diperoleh melalui observasi, wawancara, dan studi literatur. Sistem dikembangkan menggunakan PHP dan MySQL serta dimodelkan dengan Unified Modeling Language. Pengujian Black Box terhadap 13 skenario fungsional menunjukkan seluruh skenario menghasilkan keluaran sesuai dengan hasil yang diharapkan (13/13 skenario berhasil). Kontribusi penelitian terletak pada penerjemahan kebutuhan operasional hotel yang sebelumnya dikelola secara manual ke dalam rancangan sistem terintegrasi yang mendukung pengelolaan data tamu, reservasi, status kamar, dan transaksi dalam satu platform. Temuan ini menunjukkan bahwa sistem telah memenuhi kebutuhan fungsional yang diuji; namun, efektivitas operasional, penerimaan pengguna, dan kinerja sistem belum diukur secara kuantitatif sehingga memerlukan evaluasi lanjutan.
a EVALUASI TINGKAT USABILITY APLIKASI BLU BY BCA DIGITAL MENGGUNAKAN METODE SYSTEM USABILITY SCALE (SUS) PADA PENGGUNA DI WILAYAH JAKARTA BARAT syafrianto; Audrey Desqia Tjandra
Jurnal Sistem Informasi, Teknik Informatika dan Teknologi Pendidikan Vol. 5 No. 1.1 (2026): Edisi Agustus Spesial Issue
Publisher : Utiliti Project Solution

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Evaluasi tingkat usability aplikasi blu by BCA Digital pada penggunaan di Jakarta Barat menjadi fokus utama kajian ini dengan menggunakan metode System Usability Scale (SUS). Instrumen yang digunakan merupakan kuesioner adaptasi dari SUS standar 10 item menjadi 24 item pernyataan guna memperoleh cakupan pengukuran yang lebih mendalam terhadap aspek usability. Sebanyak 111 responden dilibatkan dalam penelitian ini melalui teknik purposive sampling dengan kriteria pengguna aktif aplikasi blu by BCA Digital yang berdomisili di Jakarta Barat. Hasil yang diperoleh menunjukkan rata-rata skor SUS sebesar 50,61 yang termasuk dalam kategori Marginal dengan predikat OK. Meskipun demikian, terdapat perbedaan antara rata-rata skor dan distribusi kategori responden, sehingga hasil tersebut menunjukkan adanya variasi persepsi usability antar responden. Analisis per item mengungkapkan bahwa aspek learnability dan kenyamanan visual mendapat penilaian tertinggi, sedangkan konsistensi antarmuka dan kerumitan navigasi masih menjadi catatan perbaikan. Adaptasi instrumen dari 10 item menjadi 24 item terbukti memberikan analisis yang lebih komprehensif, meskipun berpotensi memengaruhi sensivitas pengukuran dibandingkan SUS standar. Rekomendasi yang diberikan adalah peningkatan konsistensi desain dan penyederhanaan alur navigasi aplikasi.
Penerapan Algoritma C4.5 Decision Tree untuk Klasifikasi Prioritas Perbaikan Drainase Kota Manado Richard Gilardino Gabriel; Nelson Nainggolan; Dodisutarma Lapihu
Jurnal Sistem Informasi, Teknik Informatika dan Teknologi Pendidikan Vol. 5 No. 1.1 (2026): Edisi Agustus Spesial Issue
Publisher : Utiliti Project Solution

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55338/justikpen.v5i1.1.1201

Abstract

Sistem drainase merupakan infrastruktur penting dalam mengendalikan limpasan air permukaan untuk mengurangi risiko genangan dan banjir di kawasan perkotaan. Di Kota Manado, penentuan prioritas perbaikan drainase perlu dilakukan secara sistematis karena terdapat berbagai parameter penilaian dan keterbatasan sumber daya dalam penanganannya. Penelitian ini bertujuan mengembangkan Sistem Pendukung Keputusan (SPK) berbasis web menggunakan algoritma C4.5 Decision Tree untuk mengklasifikasikan prioritas perbaikan drainase ke dalam tiga kategori, yaitu rendah, sedang, dan tinggi. Data awal penelitian diperoleh melalui diskusi dan studi dokumentasi dengan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Manado yang mencakup 10 blok layanan drainase. Karena keterbatasan data historis, sebanyak 805 data dummy disusun berdasarkan sembilan parameter penilaian dan mekanisme pembobotan yang digunakan oleh PUPR Kota Manado. Dataset terdiri atas tinggi genangan, luas genangan, lama genangan, frekuensi genangan, kerugian ekonomi, gangguan sosial, gangguan transportasi, gangguan perumahan, dan kerugian harta benda. Data diproses melalui tahap preprocessing dan dibagi menjadi data pelatihan dan pengujian dengan rasio 80:20, masing-masing sebanyak 644 dan 161 data. Model klasifikasi dibangun menggunakan algoritma C4.5 dan dievaluasi menggunakan confusion matrix dengan metrik accuracy, precision, recall, dan F1-score. Hasil penelitian menunjukkan bahwa atribut gangguan transportasi memiliki nilai Gain Ratio tertinggi sebesar 0,179 sehingga dipilih sebagai root node pada pohon keputusan. Evaluasi model menghasilkan accuracy sebesar 76,40%, dengan 123 dari 161 data uji berhasil diklasifikasikan dengan benar. Sistem yang dikembangkan mampu menghasilkan rekomendasi prioritas perbaikan berdasarkan pola klasifikasi yang dipelajari dari dataset, sehingga dapat digunakan sebagai alat bantu dalam mendukung proses pengambilan keputusan perbaikan drainase secara lebih sistematis dan berbasis data.