cover
Contact Name
Diah Eka Sari
Contact Email
diaheka@unimed.ac.id
Phone
+6285261529917
Journal Mail Official
ekasarium@yahoo.com
Editorial Address
Jl. Willem Iskandar / Pasar V, Medan, Sumatera Utara – Indonesia Kotak Pos 1589, Kode Pos 20221
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
Kode : Jurnal Bahasa
ISSN : 23015411     EISSN : 25797957     DOI : https://doi.org/10.24114/kjb.v9i3.19972
Core Subject : Education,
Jurnal Kode adalah jurnal yang dikelola oleh Prodi Pendidikan Bahasa dan sastra Indonesia, Fakultas Bahasa dan Seni, Universitas Negeri Medan. Jurnal ini terbit empat kali dalam setahun pada bulan Maret, Juni, September, dan Desember. Aspek kajian jurnal ini berisi tentang hasil penelitian dan konseptual dalam bidang pembelajaran, penilaian, linguistik, dan sastra Indonesia. Jurnal ini juga dihadirkan untuk mendukung pengembangan akademika di Jurusan Bahasa dan sastra Indonesia.
Articles 592 Documents
Penggunaan Ujaran dalam Mengekspresikan Kemarahan pada Film Penyalin Cahaya karya Wregas Bhanuteja Indar Rupidara; Irwan Suswandi
Kode : Jurnal Bahasa Vol 12, No 3 (2023): Kode: Edisi September 2023
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/kjb.v12i3.47549

Abstract

Penelitian ini berfokus pada penggunaan ujaran dalam mengekspresikan kemarahan. Berdasarkan hal tersebut, penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penggunaan ujaran dalam mengekspresikan kemarahan pada tokoh yang terdapat dalam film Penyalin Cahaya karya Wregas Bhanuteja. Analisis penelitian ini menggunakan teori dari Jakobson.Adapun metode penelitian yang digunakan yaitu metode penelitian deskriptif kualitatif disertai teknik pengamatan cermat dalam memperoleh data penelitiannya. Hasil analisis menunjukkan ditemukan penggunaan ujaran dalam mengekspresikan kemarahan menurut teori Jakobson yaitu ujaran emosional, ujaran fatis, ujaran referensial, ujaran konatif, dan ujaran puitis. Dari data tersebut, didapat penggunaan ujaran yang paling dominan digunakan untuk mengekspresikan kemarahan yaitu ujaran referensial Kata Kunci: Ekspresi Kemarahan, Penyalin Cahaya, Jakobson, Psikolinguistik
Fungsi dan Nilai Mantra Upacara Wuat Wa’i Pada Masyarakat Rempo Desa Pondo Kabupaten Manggarai Barat-NTT Hilda Trinita Nurti; Hetty Purnamasari; Imron Amrullah
Kode : Jurnal Bahasa Vol 12, No 3 (2023): Kode: Edisi September 2023
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/kjb.v12i3.49005

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui fungsi mantra upacara wuat wa’i pada masyarakat Rempo Desa Pondo Kabupaten Manggarai Barat-NTT. Dan apa saja nilai mantra upacara Wuat wa’i pada masyarakat Rempo Desa Pondo Kabupaten Manggarai Barat-NTT. Upacara wuat wa’i (bekal perjalanan) merupakan sebuah pola kehidupan berbudaya yang sudah lama terbentuk sejak orang-orang memulai peradapan di Manggarai NTT hingga sekarang menjadi sebuah warisan kebudayaan. Penelitian ini menggunakan metode analisis data induktif yang digunakan untuk menarik suatu kesimpulan terhadap hal-hal atau peristiwa-peristiwa dari data yang telah dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, yang bisa digeneralisasikan. Hasil dari penelitian ini adalah berupa fungsi sistem pelaksana adat, sebagai pelindung, alat pendidikan, sebagai alat pembenaran ritual dan istiadat, dan nilai yang terkandung dalam upacara wuat wa’i adalah nilai cinta kasih, nilai religius, nilai solidaritas, nilai kerja keras, nilai etika, dan nilai estetika. Kata Kunci: Fungsi, Nilai, Mantra, Upacara, Wuat Wa'i
Penggunaan Kata Serapan Daerah Dan Asing dalam Novel “di Bawah Bayang-Bayang Ode” Karya Sumiman Udu Nurmin Nurmin; Muhajir Muhajir; Devito Andharu
Kode : Jurnal Bahasa Vol 12, No 3 (2023): Kode: Edisi September 2023
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/kjb.v12i3.47643

Abstract

Tujuan penulisan artikel ini untuk mengetahui tentang penggunaan kata serapan daerah dan asing dalam novel “Di Bawah Bayang-Bayang Ode” Karya Sumiman Udu. Penelitian ini menggunakan pendekatan metode deskriptif analisis, Sumber data dalam penelitian ini adalah dari buku novel “Di Bawah Bayang-Bayang Ode” Karya Sumiman Udu diterbitkan oleh penerbit Seligi Pekanbaru, Tebal buku 240 halaman. Cetakan pertama Maret 2015. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik membaca, mencatat, dan mengidentifikasi yaitu membaca serta mengamati lalu mencatat hasil penelitian tentang penggunaan kata serapan daerah dan asing dalam novel  “Di Bawah Bayang-Bayang Ode”. Karya Sumiman Udu tersebut. Setelah itu mengidentifikasi dengan mengelompokkan kata serapan daerah Buton (Wakatobi) dan bahasa asing (bahasa Inggris dan Arab) dengan menggunakan teknik analisis isi novel, mengidentifikasi, menganalisis, dan memaknai kata serapan bahasa daerah Buton (Wakatobi) dan bahasa asing (bahasa Inggris dan Arab). Penggunaan kata serapan daerah dan asing dalam novel “Di Bawah Bayang-Bayang Ode”. Karya Sumiman Udu ditemukan kata serapan daerah Buton (Wakatobi) sebanyak 45 kata serapan daerah Buton (Wakatobi) yang berupa istilah daerah, nama makanan khas daerah, dan adat dan tradisi masyarakat Buton (Wakatobi). Sedangkan serapan bahasa asing (bahasa Inggris sebanyak 3 kata dan Arab sebanyak 2 kata) yang berupa istilah atau kata umum yang biasa diucapkan masyarakat pada umunya. Kata Kunci: Kata Serapan Daerah, Serapan Asing, Novel
Konstruksi Gender dalam Roman Tjinta Merdeka Karya Kho An Kim (1934) dan Relevansinya Sebagai Bahan Ajar Bagi Mahasiswa Sartika Sari; Merry Susanty
Kode : Jurnal Bahasa Vol 12, No 3 (2023): Kode: Edisi September 2023
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/kjb.v12i3.50729

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendiskusikan konstruksi gender dalam roman Tjinta Merdeka yang ditulis oleh Kho An Kim tahun 1934. Sebagai salah satu etnis yang setia melestarikan norma dan tradisi nenek moyang, Tionghoa memiliki pemahaman dan kepercayaan sendiri mengenai kehidupan perempuan. Kendati demikian, pengetahuan tersebut belum banyak dikembangkan sebagai bahan ajar dalam pendidikan gender di kalangan mahasiswa. Atas dasar itu, penelitian terhadap karya-karya pengarang Tionghoa penting dilakukan. Selain dapat memperluas wawasan gender mahasiswa, temuan penelitian ini bermanfaat dalam memperkuat solidaritas dan kolaborasi lintas etnis. Untuk mengetahui bagaimana konstruksi gender dalam roman Tjinta Merdeka, penelitian ini memanfaatkan kerangka kajian gender. Dengan demikian, teks sebagai media penyampai gagasan dapat dicermati sebagai bangunan wacana yang mengonstruksi kehidupan perempuan di tengah kondisi masyarakat sosial yang melingkarinya.  Kata Kunci: Perempuan, Roman, Tionghoa
Citra Perempuan pada Cerita Rakyat Siti Payung Mardiah Mawar Kembaren; Rini Salsa Bella Hardi
Kode : Jurnal Bahasa Vol 12, No 3 (2023): Kode: Edisi September 2023
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/kjb.v12i3.50731

Abstract

Penelitian ini menganalisis salasa satu cerita rakyat yang berjudul legenda siti payung, cerita rakyat ini berasal dari Kabupaten Batu Bara Provinsi Sumatera Utara. Pendekatan penelitian ini menggunakan pendekatan feminisme yang mana dalam teorinya berusaha menganalisis citra citra fisik,pskis,baik, pemberani, dan sosial tokoh perempuan yang ada dalam cerita rakyat Siti Payung. Sumber data penelitian ini berasal dari buku Antologi  Cerita Rakyat Melayu Batu Bara. Teknik pengumpulan data menggunakan library research atau kepustakaa. Setelah dilakukan analisis terhadap objek kajian maka dapat diambil kesimpulan terdapat lima bentuk citra perempuan yang ada di dalam cerita rakyat Siti Payung yaitu citra fisik,psikis,baik, pemberani, dan sosial. Kata Kunci: Citra Perempuan, Cerita Rakyat, Batu Bara
Metafora Leksikal dalam Teks Berita pada Situs Goal.com Rina Nurjani Safitri; Burhanuddin Burhanuddin; Saharudin Saharudin
Kode : Jurnal Bahasa Vol 12, No 3 (2023): Kode: Edisi September 2023
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/kjb.v12i3.48278

Abstract

Teks berita adalah teks yang berisikan tentang kejadian, peristiwa, atau informasi yang berupa fakta yang disebarkan kepada masyarakat melalui beberapa media. Penggunaan gaya bahasa seperti metafora leksikal sering dijumpai dalam penulisan teks ini. Tidak hanya mampu meningkatkan kualitas sebuah teks, metafora leksikal juga bisa menimbulkan ambiguitas bagi khalayak pembaca jika digunakan secara berlebih. Oleh karena itu, tujuan dari penelitian ini adalah menjelaskan kategorisasi, makna, dan fungsi metafora leksikal dalam teks berita pada situs GOAL.com. Data dikumpulkan dengan teknik baca dan teknik catat dan dianalisis menggunakan pendekatan linguistik sistemik fungsional dengan teori Saragih (2006) dan teori Gibbs (1994). Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat 44 metafora leksikal yang ditemukan dalam 7 teks berita. Terdapat 9 data dengan pola nomina-nomina, 31 data dengan pola nomina-verba/verba-nomina, dan 3 data dengan pola nomina-adjektiva. Metafora leksikal digunakan untuk menggambarkan kehebatan seorang pemain, kekalahan, kemenangan, kerja keras, pencetakan gol, aktivitas dan posisi, benda, klasemen, penyebutan, dan taktik dalam sepak bola. Fungsi metafora pada teks berita tersebut adalah untuk mengatasi kesulitan padanan kata, menciptakan kekompakan makna yang dihasilkan, dan memberikan kejelasan makna dan pikiran. Kata Kunci: Metafora Leksikal, Teks Berita, Sepak Bola. 
Kesantunan Berbahasa Santriwati dalam Berkomunikasi di Lingkungan Pondok Pesantren Tajul Karomah Rakam, Lombok Timur Laila Yuparni Durratun Yatimah; Mahsun Mahsun; Burhanuddin Burhanuddin
Kode : Jurnal Bahasa Vol 12, No 3 (2023): Kode: Edisi September 2023
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/kjb.v12i3.47454

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Wujud kesantunan berbahasa Santriwati  dalam Berkomunikasi di Lingkungan Pondok Pesantren Tajul Karomah, Rakam, Lombok Timur dengan menggunakan teori Leech (1983) dan wujud pelanggaran kesantunan berbahasa santriwati dalam berkomunikasi di lingkungan pondok pesantren tajul karomah rakam, lombok timur dengan menggunakan teori Leech (1983). Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif. Data dalam penelitian ini adalah data bahasa lisan yakni tuturan santriwati dalam berkomunikasi di lingkungan pondok pesantren tajul karomah, rakam Lombok Timur. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode simak dengan teknik dasar teknik sadap dan teknik lanjutan yaitu teknik simak bebas cakap dan teknik simak libat cakap,  rekam, dan catat. Teknik analisis data menggunakan metode padan ekstralingual. Berdasarkan hasil analisis data 1) wujud kesantunan berbahasa santriwati dalam berkomunikasi di lingkungan pondok pesantren tajul karomah, rakam Lombok Timur mematuhi keenam prinsip kesantunan berbahasa yang meliputi maksim kebijaksanaan, maksim kedermawanan, maksim pujian/penghargaan, maksim kecocokan, dan maksim kesimpatian; 2) wujud ketidaksantunan berbahasa santriwati dalam berkomunikasi di lingkungan pondok pesantren tajul karomah rakam, Lombok Timur melanggar atau menyimpang dari keenam prinsip kesantunan berbahasa yang meliputi maksim kebijaksanaan, maksim kedermawanan, maksim penghargaan, maksim kerendahan hati, maksim kecocokan dan maksim kesimpatianKata Kunci: Kesantunan Berbahasa, Santriwati, Pondok Pesantren
Bentuk Penggunaan Reduplikasi Pada Surat Kabar Solopos dan Implikasinya dengan Pembelajaran di SMA Pangesti, Revina Tantri; Wicaksana, Muhlis Fajar; Muryati, Sri
Kode : Jurnal Bahasa Vol 12, No 4 (2023): Kode: Edisi Desember 2023
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/kjb.v12i4.54563

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk (1) menjelaskan proses reduplikasi pada majalah Solopos edisi Maret 2023 2) mengetahui makna reduplikasi pada majalah Solopos edisi Maret 2023 (3) menjelaskan makna reduplikasi pada majalah Solopos edisi Maret 2023 Novel Solopos saat dia belajar bahasa Indonesia di sekolah menengah atas. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif. Menggunakan metode analisis data yaitu dengan mencatat, mencatat semua kata yang berulang pada majalah Solopos edisi Maret 2023. ada tiga, yaitu (a) reduplikasi seluruh, (b) reduplikasi sebagian, (c) reduplikasi kombinasi dan penambahan afiks. Saat menganalisis data, ditemukan bahwa seluruh jenis kata digunakan dalam tulisan karena jenis transmisinya ada di subjek surat kabar atau surat kabar. Pengulangan yang muncul pada majalah Solopos edisi Maret 2023 banyak menggunakan breduplikasi seluruh. Hasil implikasinya pada majalah Solopos Maret 2023 tentang Pembelajaran Bahasa Indonesia di Sekolah Menengah Atas.
Penggunaan Soal HOTS pada Teks Wacana Dialog Untuk Peningkatan Kemampuan Berpikir Kritis Pardede, Oktaviandi Bertua
Kode : Jurnal Bahasa Vol 13, No 2 (2024): Kode: Edisi Juni 2024
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/kjb.v13i2.59587

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah meningkatkan kemampuan berpikir kritis melalui penggunaan soal keterampilan berpikir aras tinggi pada teks wacana dialog. Teks wacana dialog sebagai bahan pembuatan soal aras tinggi atau High Orders Thingking Skill (HOTS) akan digunakan untuk mengetahui kemampuan berpikir kritis. Aplikasi soal teks wacana dialog menggunakan konteks percakapan di tingkat mahasiswa. Disproportionate stratified random sampling akan digunakan pada populasi mahasiswa Universitas Prima Indonesia karena bersifat stratified dan kurang proporsional. Analisis data penelitian bersumber dari instrumen tes objektif dan angket dengan menggunakan metode explanatory design. Sehingga pendekatan penelitian dilakukan dengan analisis kuantitatif terlebih dahulu, kemudian hasil analisis kualitatif digunakan untuk mengeksplorasi data kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan kemampuan berpikir kritis yang signifikan setelah menggunakan soal HOTS pada teks wacana dialog. Dimensi proses kognitif dan pengetahuan menunjukkan peningkatan yang simultan dengan masing-masing peningkatan 30,1% secara konseptual; 20,5% secara prosedural; dan metakognitif meningkat 24,3%. Penggunaan soal HOTS pada teks wacana dialog dalam pembelajaran bahasa Indonesia secara simultan juga memberi dampak pembentukan perilaku kritis seperti spekulatif, toleran, dan kesementaraan
Elaborasi Sosiosemiotik Tradisi Mappadendang di Desa Paccing Provinsi Sulawesi Selatan Rahayu, Winda Nofita; Simanjuntak, Nensy Megawati; Haerussaleh, Haerussaleh; Nurfaika, Ahmad Gozali
Kode : Jurnal Bahasa Vol 13, No 1 (2024): Kode: Edisi Maret 2024
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/kjb.v13i1.57006

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memaparkan eloborasi sosiosemiotik yang bisa dilihat pada relasi tanda yang terdapat pada tradisi Mappadendang. Tradisi Mappadendang merupakan salah satu tradisi yang diwariskan oleh suku Bugis kepada masyarakat Sulawesi Selatan. Tradisi ini bertujuan untuk menyatukan petani dengan masyarakat sekitar dalam satu rasa yang disebut rasa kekeluargaan sehingga memunculkan kebersamaan. Tradisi ini memiliki makna sebagai ungkapan rasa syukur kepada Tuhan atas berhasilnya panen padi di suatu daerah. Tradisi Mappadendang kaya dengan ragam tanda dan simbol di dalamnya. Penelitian ini berfokus pada tanda tanda yang terdapat dalam tradisi Mappadendang. Metode penelitian ini bersifat kualitatif dengan menggabunggkan kedua teori sosiologi sastra dan semiotik. Penelitian ini menemukan bahwa ada relasi antara tanda dengan kehidupan masyarakat Relasi tanda pada tradisi Mappadendang melahirkan temuan bahwa budaya merupakan aset yang tidak bisa hilang dalam peradaban manusia dan budaya itu akan terus melekat dalam diri pengikutnya dan diwariskan secara turun temurun tanpa disadari oleh pelaku budaya itu sendiri.

Filter by Year

2012 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 14 No. 4 (2025): Kode: Edisi Desember 2025 Vol. 14 No. 3 (2025): Kode: Edisi September 2025 Vol. 14 No. 2 (2025): Kode: Edisi Juni 2025 Vol. 14 No. 1 (2025): Kode: Edisi Maret 2025 Vol. 13 No. 4 (2024): Kode: Edisi Desember 2024 Vol. 13 No. 3 (2024): Kode: Edisi September 2024 Vol 13, No 3 (2024): Kode: Edisi September 2024 Vol 13, No 2 (2024): Kode: Edisi Juni 2024 Vol. 13 No. 2 (2024): Kode: Edisi Juni 2024 Vol. 13 No. 1 (2024): Kode: Edisi Maret 2024 Vol 13, No 1 (2024): Kode: Edisi Maret 2024 Vol 12, No 4 (2023): Kode: Edisi Desember 2023 Vol 12, No 3 (2023): Kode: Edisi September 2023 Vol 12, No 2 (2023): Kode: Edisi Juni 2023 Vol 12, No 1 (2023): Kode: Edisi Maret 2023 Vol 11, No 4 (2022): Kode: Edisi Desember 2022 Vol 11, No 3 (2022): Kode: Edisi September 2022 Vol 11, No 2 (2022): Kode: Edisi Juni 2022 Vol 11, No 1 (2022): Kode: Edisi Maret 2022 Vol 10, No 4 (2021): Kode: Edisi Desember 2021 Vol 10, No 3 (2021): Kode: Edisi September 2021 Vol 10, No 2 (2021): Kode: Edisi Juni 2021 Vol 10, No 1 (2021): Kode: Edisi Maret 2021 Vol 9, No 4 (2020): KODE Vol 9, No 3 (2020): KODE Vol 9, No 2 (2020): KODE Vol 9, No 1 (2020): Edisi Januari Vol 8, No 4 (2019): KODE Vol 8, No 3 (2019): KODE Vol 8, No 2 (2019): KODE Vol 8, No 1 (2019): KODE Vol 7, No 4 (2018): KODE Vol 7, No 3 (2018): KODE Vol 7, No 2 (2018): KODE Vol 7, No 1 (2018): KODE Vol 6, No 3 (2017): KODE Vol 6, No 1 (2017): KODE Vol 5, No 3 (2016): KODE Vol 6, No 4 (2017): KODE Vol 6, No 2 (2017): KODE Vol 5, No 2 (2016): KODE Vol 5, No 1 (2016): KODE Vol 4, No 4 (2015): KODE Vol 4, No 3 (2015): KODE Vol 4, No 2 (2015): KODE Vol 4, No 1 (2015): kode Vol 3, No 4 (2014): KODE Vol 3, No 3 (2014): KODE Vol 3, No 2 (2014): KODE Vol 3, No 1 (2014): KODE Vol 2, No 4 (2013): KODE Vol 2, No 3 (2013): KODE Vol 2, No 2 (2013): KODE Vol 2, No 1 (2013): KODE Vol 1, No 3 (2012): KODE Vol 1, No 2 (2012): KODE Vol 1, No 1 (2012): KODE More Issue