cover
Contact Name
Halwan Alfisa Saifullah
Contact Email
halwan@ft.uns.ac.id
Phone
+6282133085744
Journal Mail Official
halwan@ft.uns.ac.id
Editorial Address
Matriks Teknik Sipil Gedung IV lt. 1 Jurusan Teknik Sipil Jl. Ir. Sutami 36A Surakarta Jawa Tengah - Indonesia 57126
Location
Kota surakarta,
Jawa tengah
INDONESIA
Matriks Teknik Sipil
ISSN : 23548630     EISSN : 27234223     DOI : -
Matrik Teknik Sipil adalah open access journal yang mempublikasikan penelitian di bidang struktur, hidrologi, transportasi, geoteknik dan management proyek. Matriks Teknik Sipil diterbitkan oleh Program Studi Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Sebelas Maret. Jurnal ini menyediakan open access yang pada prinsipnya membuat riset tersedia secara gratis untuk publik dan akan mensupport pertukaran pengetahuan global terbesar.
Articles 953 Documents
Kajian Kuat Desak Dan Modulus Elastisitas Beton Normal Dengan Bahan Tambah Abu Vulkanik Dan Serat Aluminium Antonius Mediyanto; Slamet Prayitno; Birawan Sulistiyono
Matriks Teknik Sipil Vol 4, No 4 (2016): Desember 2016
Publisher : Program Studi Teknik Sipil FT UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (351.822 KB) | DOI: 10.20961/mateksi.v4i4.37026

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui seberapa besar pengaruh penggunaan abu vulkanik dan serat aluminium terhadap kapasitas kuat desak dan modulus elastisitas beton yang dihasilkan dengan variasi campuran yang telah ditentukan. Penelitian dilakukan dengan penelitian eksperimental laboratorium. Dalam penelitian ini digunakan benda uji berupa silinder dengan ukuran diameter 150 mm dan tinggi 300 mm untuk uji kuat desak dan modulus elastisitas dengan masing-masing kadar penambahan abu vulkanik sebesar 0 % dan 20 % dan serat aluminium sebesar 0 %, 0,5 %, 1 % dan 1,5 %. Proses pengujian meliputi uji bahan, uji kuat desak, dan uji modulus elastisitas. Hasil pengujian beton yaitu sebagai berikut dimana nilai kuat desak beton normal dengan bahan tambah serat almunium dan abu vulkanik pada penelitian ini mencapai nilai tertinggi pada kadar serat almunium 1% dan abu vulkanik 20% dengan dengan kuat desak sebesar 23,44 MPa atau bertambah sebesar 12,90 % dibanding kuat desak beton normal. Kemudian untuk pengujian modulus elastisitas mencapai nilai nilai tertinggi pada kadar serat aluminium 1% dan abu vulkanik 20% dengan modulus elastisitas sebesar 22869,26 MPa. Hal ini menunjukkan bahwa terjadi peningkatan sebesar 7,08 % terhadap beton normal.
PENGANGKAT SAMPAH TERAPUNG DENGAN KINCIR HIDROLIK GANDA Bachroni Gunawan; Mamok Soeprapto; Solichin Solichin
Matriks Teknik Sipil Vol 1, No 2 (2013): Juni 2013
Publisher : Program Studi Teknik Sipil FT UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (331.696 KB) | DOI: 10.20961/mateksi.v1i2.37552

Abstract

Sampah merupakan masalah yang tidak dapat dipisahkan dari kehidupan manusia. Setiap aktifitas manusia selalu menghasilkan sampah. Seiring dengan bertambahnya jumlah penduduk, bertambah pula jumlahnya. Sampah menjadi salah satu permasalahan yang memerlukan penanganan serius. Untuk mengatasi masalah ini memerlukan terobosan teknologi. Salah satu solusi yang bisa dilakukan adalah dengan teknologi alat kincir pengangkat sampahdengan memanfaatkan tenaga air Dalam penelitian ini dicoba kincir dua roda sebagai penggerak kincir. Prototypekincir air adalah tipe undershootdengan sudu datar. Pada percobaan ini dialirkan tiga ukuran debit, yaitu 2,23 l/dt, 2,43 l/dt, dan 2,69 l/dt. Pengujian kuat angkat kincir pengangkat sampah menggunakan 12 variasi pembebanan, yaitu: 25 gr, 50 gr, 75 gr, 100 gr, 125 gr, 150 gr, 175 gr, 200 gr, 225 gr, 250 gr, 275 gr, 300 gr. Hasil penelitian menunjukkan bahwa besarnya debit dan kecepatan aliran air dipengaruhi oleh jumlah putaran kincir (rpm) dan kecepatan tangensial kincir.Daya yang dihasilkan kincir berbanding terbalik dengan debit dan kecepatan aliran air, semakin besar debit dan kecepatan aliran air, maka daya yang dihasilkan oleh kincir semakin turun.
UJI PANEL SAMBUNGAN PURUS LURUS PADA PANEL BETON BERAGREGAT KASAR PET Afifah Afifah; Sunarmasto Sunarmasto; Edy Purwanto
Matriks Teknik Sipil Vol 5, No 4 (2017): Desember 2017
Publisher : Program Studi Teknik Sipil FT UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (624.048 KB) | DOI: 10.20961/mateksi.v5i4.36913

Abstract

Beton ringan merupakan salah satu bahan yang dipilih sebagai pengganti dinding non struktural. beton ringan adalah beton yang mengandung agregat ringan, seperti penggunaan limbah plastik PET (Polyethylene Terephthalate) sebagai pengganti agregat kasar. Penggunaan limbah plastik PET sebagai agregat kasar pada campuran beton mampu mengurangi jumlah sampah yang ada di sekitar sehingga bersifat ramah lingkungan. Untuk menjadi dinding utuh, beton ringan PET yang berbentuk panel harus disambung. Salah satu model sambungan yang cocok digunakan untuk material berbentuk papan atau lembaran adalah sambungan purus lurus. Pada skripsi ini disajikan uji panel sambungan purus lurus pada panel beton beragregat kasar pet. Tiga benda uji berbentuk panel sambungan dan tiga benda uji berbentuk panel utuh sebagai pembanding disiapkan. Masing masing benda uji telah ditambahkan kawat kasa (wiremesh) 25 mm ukuran 600 mm x 600 mm (panel utuh) dan ukuran 300 mm x 600 mm (panel sambungan). Panel utuh dicetak dengan ukuran 600 mm x 600 mm x 50 mm, sedangkan panel sambungan dicetak dalam dua model cetakan dengan ukuran 300 mm x 300 mm x 50 mm. Benda uji diuji beban pada umur 28 hari. Kurva hubungan beban-deformasi masing-masing benda uji dicatat dan dibandingkan. Berdasarkan pengujian, panel beton utuh mengalami retak pertama di kisaran 11,6667 kN dan mencapai beban maksimum di kisaran 22,8333 kN, sedangkan panel hasil penyambungan mengalami retak pertama pada kisaran 6,9333 kN dan runtuh pada kisaran 11,6333 kN. Penurunan yang terjadi sebesar 41% untuk kondisi retak pertama dan 49% pada beban ultimit. Terdapat penurunan energi absorpsi rata-rata sebesar 37% atau 34,8342 Joule. Panel beton utuh memiliki energi absorpsi rata-rata sebesar 94,0197 Joule, sedangkan panel hasil penyambungan memiliki energi absorpsi rata-rata sebesar 59,1855 Joule. Pada pelat beton utuh terdapat enam hingga delapan garis leleh. Untuk pelat hasil penyambungan terdapat minimal dua garis leleh yang menjalar ke arah samping. Hal ini dikarenakan daerah sambungan mengalami lendutan yang besar akibat beban, sehingga rusak dan runtuh terlebih dahulu lalu retak akan menjalar ke arah berlawanan dari posisi sambungan (sisi terpendek).
PERENCANAAN TEMPAT PERHENTIAN BIS KAMPUS DALAM RANGKA MENDUKUNG PROGRAM GREEN CAMPUS UNS Dzul Khairina Tamimi; Dewi Handayani; Amirotul Musthofiah Mahmudah
Matriks Teknik Sipil Vol 2, No 4 (2014): Desember 2014
Publisher : Program Studi Teknik Sipil FT UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (339.438 KB) | DOI: 10.20961/mateksi.v2i4.37376

Abstract

Konsep green saat ini sangat gencar dilakukan, terlebih dalam bidang transportasi, salah satu bidang yang menyumbang emisi terbanyak. Konsep ini juga diberlakukan di lingkungan kampus seperti UNS, salah satu sarana transportasi di kampus UNS yang mendukung program green campus adalah bis kampus. Pengoperasian bis kampus ini belum optimal dikarenakan masih terdapat kendaraan pribadi (mobil dan motor) yang berada di dalam lingkungan kampus. Rencana larangan menggunakan kendaraan pribadi nantinya akan mendorong civitas akademika menggunakan bis kampus sehingga prasarana bis seperti halte diperlukan agar pengoperasian bis dapat optimal. Dari kondisi tersebut penelitian ini menganalisis variabel dan merekomendasikan perencanaan tempat perhentian bis kampus agar terciptanya kondisi lalu lintas di dalam kampus lebih tertib dan lancar.Penelitian didasarkan masukan dari para civitas akademika yang diperoleh darihasil kuesioner. Nilai dari tiap kriteria akan diberikan peringkat sesuai besarnya jumlah skor atau yang disebut metode peringkat. Kriteria dengan peringkat teratas akan menjadi acuan utama untuk menentukan lokasi halte bis kampus. Berdasarkan hasil analisis yang telah dilakukan kriteria perhentian bis kampus dengan nilai tertinggi adalah tempat perhentian bis yang nyaman dan teduh, diikuti oleh kriteria lain seperti tempat perhentian bis dekat dengan tempat tujuan, terintegrasi dengan moda lain, dan pada peringkat terakhir adalah tempat perhentian bis berada di kondisi geometri jalan yang baik.
SIMULASI DEBIT DENGAN HYDROCAD BERDASARKAN HUJAN BULANAN DI DAS ALANG Berklyson Tarigan; Rintis Hadiani; Suyanto Suyanto
Matriks Teknik Sipil Vol 2, No 2 (2014): Juni 2014
Publisher : Program Studi Teknik Sipil FT UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (276.292 KB) | DOI: 10.20961/mateksi.v2i2.37438

Abstract

Rainfall correlate with the characteristics of the DAS. Streamflow for a rainy directly correlate with the duration and intensity of rain. Theresearch is (1) to know the value of discharge parameters based of mounly rainfall in DAS Alang with HydroCAD application, (2) to knowsthe value of discharge from HydroCAD simulation to observation data, (3) to know the value correlation of discharge from HydroCADsimulation with observation data usingthe character of the DAS Alang.This research is descriptive quantitative research, where data used are secondary data. The secondary data from BTKPDAS instance. The researchphase implemented with collec dayly railfall of DAS Alang. The discharge of DAS Alang from 2002 - 2012. The results rainfall areas usingpolygon thieseen method. The rainfall areas insert to the application and then discharge simulation test. From HydroCAD application willproduce discharge simulation of DAS Alang, the produce of discharge simulation will be correlation with discharge from observation data ifcoefficiend's correlation R 0,8 until 1,0 showed a good correlation, if coefficient's correlation more than 0,4 less than 0,8 indicate the goodcorrelation, the coefficient between 0,2 until 0,4 showed not good correlation, if less than 0,2 can be ignored.The result of research to show that Curve Number CN and Time Concentration TC very influential in discharge simulation with HydroCADAplication . the less accurate of discharge observation data so the correlation value and the result discharge correlation and observation data usingTime Concentration method who different between Ponce method, Rasional method, SCS method. Using TC Ponce method to result the correlationvalue 0,8 until 1,0 in 2004,2006,2009,2011,2012, Using TC Rasional method to result the correlation value 0,8 until 1,0 in2004,2006,2011,2012, Using TC SCS method to result the correlation value 0,8 until 1,0 in 2004,2006,2009,2011,2012, it can beconciuded the TC Ponce method and TC SCS method have gred similarity of correlation coefficient. Can be applicatied in DAS Alang
HUBUNGAN DURASI PARKIR DENGAN KARAKTERISTIK OPERASIONAL ANGKUTAN BARANG MENGGUNAKAN ANALISIS REGRESI LINEAR (STUDI KASUS : JALAN KI MANGUN SARKORO - JALAN SUMPAH PEMUDA - JALAN RING ROAD SURAKARTA) Dewi Handayani; Retno Widowati; Amirotul M.H Mahmudah
Matriks Teknik Sipil Vol 3, No 4 (2015): Desember 2015
Publisher : Program Studi Teknik Sipil FT UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (335.407 KB) | DOI: 10.20961/mateksi.v3i4.37255

Abstract

Angkutan barang memiliki perananan penting dalam hal distribusi barang untuk memenuhi kebutuhan. Dalam operasionalnya, pengemudi angkutan barang akan parkir untuk beristirahat maupun untuk mengecek kondisi kendaraannya. Kebutuhan waktu parkir dapat dipengaruhi oleh operasional kendaraannya, antara lain usia sisa ban, jarak tempuh dari lokasi terakhir parkir serta rasio muatan dengan kapasitas kendaraannya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara durasi parkir dengan karakteristik operasional angkutan barang yang parkir di pinggir jalan pada ruas Jalan Ki Mangun Sarkoro, Jalan Sumpah Pemuda, dan Jalan Ring Road Surakarta. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode survei dengan cara pengisian kuesioner yang diperoleh dari wawancara terhadap pengemudi angkutan barang yang parkir di pinggir jalan pada ruas Jalan Ki Mangun Sarkoro, Jalan Sumpah Pemuda, dan Jalan Ring Road Surakarta. Metode analisis dalam penelitian ini adalah analisis regresi linear berganda dengan durasi parkir (Y, menit) sebagai variabel terikat dan variabel bebas antara lain usia sisa ban (X1, bulan), jarak tempuh dari lokasi terakhir parkir ke lokasi penelitian (X2, km) serta rasio muatan dengan kapasitas (X3). Model persamaan hubungan antara durasi parkir dengan karakteristik operasional angkutan barang yang dihasilkan adalah Y= 177,781 - 13,104X1 + 0,195X2 + 28,092X3, dengan nilai koefisien korelasi masing-masing varibel bebas dengan variabel terikat (r) < 0,25 dan nilai koefisien determinasi (r2) = 0,029. Dari model yang diperoleh diketahui bahwa karakteristik operasional angkutan barang tidak berpengaruh signifikan terhadap durasi parkir.
KARAKTERISTIK MARSHALL PADA CAMPURAN ASPAL BETON MENGGUNAKAN DASPAL SEBAGAI BAHAN PENGIKAT Permana Adi Irfansyah; Ary Setyawan; Djumari Djumari
Matriks Teknik Sipil Vol 5, No 3 (2017): September 2017
Publisher : Program Studi Teknik Sipil FT UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (552.729 KB) | DOI: 10.20961/mateksi.v5i3.36724

Abstract

Kebutuhan aspal dari miyak bumi sebagai bahan pembuatan perkerasan jalan sangat besar, sedangkan minyak bumi tergolong sumberdaya alam yang tidak dapat diperbaharui. Akibatnya minyak bumi semakin menipis dan harganya cenderung semakin mahal. Sehingga membutuhkan bahan alternatif lain sebagai pengganti aspal konfensional yaitu aspal yang berasal dari biomassa atau sering disebut bioaspal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik marshall pada campuran laston (AC) dengan bahan pengikat damar aspal (daspal) modifikasi yang terbuat dari material getah damar, minyak goreng, fly-ash, dan lateks, berupa nilai rongga dalam agregat, rongga dalam campuran, rongga terisi daspal, stabilitas, kelelehan, marshall quotient, kadar daspal optimum dan membandingkannya dengan persyaratan tes marshall yang diterbitkan oleh bina marga tahun 1987 dan Spesifikasi Umum Bina Marga 2010 (Revisi 3). Penelitian ini menggunakan metode eksperimental di laboratorium dengan benda uji yang terbuat dari campuran laston (AC) dengan bahan pengikat damar aspal (daspal) modifikasi yang terbuat dari material getah damar, minyak goreng, fly-ash, dan lateks, dan campuran gradasi agregat no VII SNI 03-1737-1989. Pengujian ini menggunakan 15 benda uji yang terbagi dalam 5 kadar daspal yakni kadar daspal 5%, 5,5%, 6%, 6,5%, dan 7%,. Setiap kadar daspal menggunakan 3 buah benda uji. Pengujian dilakukan dengan menggunakan alat uji marshall untuk mendapatkan nilai kelelehan dan stabilitas yang selanjutnya dapat dicari nilai kadar daspal optimum. Hasil analisis terhadap campuran laston (AC) dengan bahan pengikat damar aspal (daspal) modifikasi yang terbuat dari material getah damar, minyak goreng, fly-ash, dan lateks didapatkan kadar daspal optimum pada kadar daspal 5,242% sehingga diperoleh nilai VIM sebesar 2,474%, VMA sebesar 12,828%, VFB sebesar 80,758%, kepadatan sebesar 2,401%, stabilitas sebesar 1181,564 kg, flow sebesar 4,603mm, dan MQ sebesar 268,847 kg/mm.
Analisis Optimasi Biaya Dan Waktu Proyek Dengan Metode Time Cost Trade Off Menggunakan Aplikasi Primavera P6 (Studi Kasus Proyek Gedung Teknik Universitas Jendral Soedirman) Adam Satrio Jati; Setiono Setiono; Muji Rifai
Matriks Teknik Sipil Vol 10, No 1 (2022): Maret
Publisher : Program Studi Teknik Sipil FT UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (50.112 KB) | DOI: 10.20961/mateksi.v10i1.55435

Abstract

Konstuksi di Indonesia memegang peran penting dalam memajukan pertumbuhan dan perkembangan Indonesia. Pada tahun ini pihak pemerintah maupun swasta sedang gencar melakukan pembangunan guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Tak terkecuali dari pihak instansi pendidikan, salah satunya yaitu Universitas Jenderal Soedirman yang memiliki proyek pembangunan gedung fakultas teknik. Pembangunan ini dimaksudkan untuk memudahkan kegiatan perkuliahan di universitas tersebut. Proyek gedung fakultas teknik unsoed memiliki potensi untuk dioptimalisasi sehingga pekerjaan lebih efisien dan cepat selesai. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah dengan metode Time Cost Trade Off yang merupakan metode untuk menganalisis percepatan proyek. Metode ini diaplikasikan dengan cara menguji semua kegiatan dalam proyek tersebut untuk berpusat pada kegiatan yang berada di jalur kritis. Tujuan penilitian ini adalah untuk mengetahui estimasi waktu dan biaya untuk penyelesaian proyek setelah dilakukan optimasi serta dapat dibandingkan dengan hasil penjadwalan eksisting. Data yang dibutuhkan seperti Rencana Anggaran Biaya (RAB) dan Time Schedule pelaksanaan didapatkan dari pihak proyek. Dari data sudah dikumpulkan kemudian diinput kendalam program Primavera P6 untuk dianalasis.
ANALISIS BANJIR BERDASARKAN METODE GABUNGAN O’DONNEL-MUSKINGUM CUNGE DAN PEMETAAN BANJIR DI KELURAHAN SUMBER, KOTA SURAKARTA Elsa Sellyana Putri; Raden Roro Rintis Hadiani; Endah Sitaresmi Suryandari
Matriks Teknik Sipil Vol 7, No 1 (2019): Maret
Publisher : Program Studi Teknik Sipil FT UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (663.317 KB) | DOI: 10.20961/mateksi.v7i1.36525

Abstract

Kelurahan Sumber merupakan salah satu kelurahan di Kota Surakarta yang berada pada elevasi rendah dan mempunyai outlet saluran yang kurang baik sehingga menyebabkan terjadi banjir. Sungai yang menjadi penyebab banjir adalah Kali Gajah Putih. Banjir di kelurahan Sumber dianalisis dengan melakukan penelusuran banjir dengan metode gabungan O’Donnel-Muskingum Cunge dan pemetaan banjir dengan Sistem Informasi Geografis. Debit banjir rencana yang diperhitungkan adalah Q5, Q10, Q25, Q50, dan Q3-harian.Debit banjir rencana pada DAS Kali Gajah Putih dihitung dengan menggunakan metode HSS SCS menghasilkan debit banjir periode ulang 5 Tahun (Q5) adalah 16,780 m3/detik,  debit banjir periode ulang 10 Tahun (Q10) adalah 19,729 m3/detik, debit banjir periode ulang 25 Tahun (Q25) adalah 24,012 m3/detik, debit banjir periode ulang 50 Tahun (Q50) adalah 27,627 m3/detik,  serta debit banjir rencana maksimum akibat hujan 3 harian maksimum bulanan terjadi pada bulan Desember dengan debit rencana sebesar 18,838 m3/detik. Hasil perhitngan debit banjir rencana akan digunakan sebagai nput penelusuran banjir.Berdasarkan hasil penelusuran banjir dengan metode gabungan O’Donnel-Muskingum Cunge pada Kali Gajah Putih didapatkan bahwa tidak terjadi banjir di Kelurahan Sumber akibat hujan pada periode ulang dan hujan 3 harian maksimum bulanan. Peelusuran banjir dilakukan berdasarkan data pengukuran penampang melintang sungai pada bulan April tahun 2018. Berdasarkan penelitian ini didapatkan bahwa normalisasi sungai yang dilakukan Pemerintah Kota Surakarta pada Kali Gajah Putih dapat mencegah banjir di Kelurahan Sumber akibat meluapnya Kali Gajah Putih. 
ANALISIS PERCEPATAN PROYEK MENGGUNAKAN METODE TIME COST TRADE OFF DENGAN PENAMBAHAN JAM KERJA LEMBUR OPTIMUM (STUDI KASUS: PROYEK PEMBANGUNAN GEDUNG RAWAT INAP KELAS III DAN PARKIR (TAHAP LANJUTAN) RSUD Dr. MOEWARDI, SURAKARTA) RM Guntur Fathoni; Fajar Sri Handayani; Setiono Setiono
Matriks Teknik Sipil Vol 4, No 4 (2016): Desember 2016
Publisher : Program Studi Teknik Sipil FT UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (307.878 KB) | DOI: 10.20961/mateksi.v4i4.37042

Abstract

Pelaksanaan pembangunan proyek harus diperhitungkan dan diatur sedemikian rupa, baik dari segi waktu maupun biaya agar dapat mencapai hasil yang maksimal. Salah satu langkah efisiensi yang dapat dilakukan adalah dengan melakukan percepatan. Dalam melakukan percepatan, faktor waktu, biaya, dan mutu harus diperhatikan, sehingga diperoleh waktu optimum, biaya optimum, dan mutu sesuai standar yang diinginkan. Proyek Pembangunan Gedung Rawat Inap Kelas III dan Parkir (Tahap Lanjutan) RSUD Dr.Moewardi, Surakarta dipilih sebagai studi kasus karena adanya permintaan dari pemilik untuk mempercepat penyelesaian proyek menjadi lebih awal dari waktu rencana yang tercantum dalam kontrak. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk mencari waktu dan biaya optimum juga membandingkan biaya sebelum dan sesudah percepatan. Data penelitian yang digunakan adalah data primer berupa wawancara dengan pihak kontraktor dan data sekunder berupa RAB, kurva S, daftar satuan upah, dan jumlah pekerja. Penelitian ini menggunakan metode Time Cost Trade Off (TCTO) sebagai analisis percepatannya. Percepatan dilakukan dengan menambah jam kerja optimum selama 3 jam per hari. Diawali dengan mencari lintasan kritis menggunakan Microsoft Office Project 2007 kemudian melakukan crashing dan menghitung cost slope pada aktivitas yang berada pada lintasan kritis tersebut. Selanjutnya melakukan analisis TCTO dengan melakukan penekanan (kompresi) pada pekerjaan yang berada pada lintasan kritis dimulai dari cost slope terendah. Dari hasil analisis diperoleh biaya optimum sebesar Rp. 19.162.149.173 dan waktu optimumnya 85 hari, sehingga didapatkan efisiensi biaya sebesar Rp. 13.798.758 atau 0,7195 % dan efisiensi waktu selama 5 hari atau 0,056 %.