cover
Contact Name
Halwan Alfisa Saifullah
Contact Email
halwan@ft.uns.ac.id
Phone
+6282133085744
Journal Mail Official
halwan@ft.uns.ac.id
Editorial Address
Matriks Teknik Sipil Gedung IV lt. 1 Jurusan Teknik Sipil Jl. Ir. Sutami 36A Surakarta Jawa Tengah - Indonesia 57126
Location
Kota surakarta,
Jawa tengah
INDONESIA
Matriks Teknik Sipil
ISSN : 23548630     EISSN : 27234223     DOI : -
Matrik Teknik Sipil adalah open access journal yang mempublikasikan penelitian di bidang struktur, hidrologi, transportasi, geoteknik dan management proyek. Matriks Teknik Sipil diterbitkan oleh Program Studi Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Sebelas Maret. Jurnal ini menyediakan open access yang pada prinsipnya membuat riset tersedia secara gratis untuk publik dan akan mensupport pertukaran pengetahuan global terbesar.
Articles 953 Documents
ANALISIS PETROGRAFI AGREGAT TERHADAP KUAT TEKAN DAN KUAT LENTUR BETON PERKERASAN KAKU Bima Wirawan; Ary Setyawan; Agus Sumarsono
Matriks Teknik Sipil Vol 4, No 1 (2016): Maret 2016
Publisher : Program Studi Teknik Sipil FT UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (278.875 KB) | DOI: 10.20961/mateksi.v4i1.37131

Abstract

Komposisi agregat dalam beton berkisar antara 75%-90% dari volume total. Karena jumlahnya yang dominan, kualitas sifat agregat memberikan pengaruh terhadap kekuatan beton. Karakteristik petografi merupakan salah satu sifat agregat yang menjelaskan tentang kandungan dan tekstur mineral yang menyusun agregat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik petrografi dan korelasinya dengan nilai kuat tekan dan kuat lentur beton perkerasan kaku. Penelitian ini dilaksanakan menggunakan metode eksperimen dan dianilisis menggunakan analisis korelasional. Setelah pengujian berat jenis, penyerapan air, abrasi, aggregate impact value, soundness test agregat, dan petrografi agregat dibuat benda uji berupa kubus dan balok untuk mencari nilai kuat tekan dan lentur beton dengan variasi faktor air semen 0,4; 0,45 dan 0,5. Analisis petrografi agregat menunjukkan bahwa agregat eks. Ampel tergolong sebagai jenis basalt yang mengandung mineral plagioklas (40%), piroksen (8%), hornblende (2%), Kalsium feldspar (5%), mineral opak (10%) dan massa dasar gelas volkanik (35%). Sedangkan agregat eks. Kramat tergolong sebagai jenis andesit yang mengandung mineral plagioklas (40%), piroksen (15%), mineral opak (3%) dan massa dasar gelas volkanik (42%). Berdasarkan kandungan mineral agregat serta pengaruhnya terhadap sifat fisik agregat, dapat disimpulkan bahwa beton pada nilai faktor air semen terbaik (0,4) yang menggunakan agregat jenis basalt memiliki nilai kuat tekan 3,49% lebih baik dan nilai kuat lentur 22,44% lebih besar bila dibandingkan dengan kekuatan beton yang menggunakan agregat jenis andesit.
EVALUASI KAPASITAS KALI BORO SURAKARTA Aritonang, Ribur; Sobriyah, Sobriyah; Muttaqien, Adi Yusuf
Matriks Teknik Sipil Vol 1, No 1 (2013): Maret 2013
Publisher : Program Studi Teknik Sipil FT UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/mateksi.v1i1.37586

Abstract

Daerah Aliran Sungai (DAS) Kali Boro termasuk bagian daerah pengaliran Bengawan Solo, yang mempunyai luas 143,83 Ha dan panjang Kali Boro adalah 1.475,50 m. Curah hujan harian maksimum yang memiliki kecenderungan naik pada 15 (lima belas) Tahun terakhir di DAS Bengawan Solo Hulu, banyaknya pemukiman warga yang masuk ke badan sungai dan pengaruh tata guna lahan menyebabkan limpasan air permukaan tinggi dan genangan air di DAS Kali Boro.Penelitian yang dilakukan menggunakan metode Deskriptif Evaluatif, dimana objek penelitian ini adalah DAS Kali Boro.Penelitian ini untuk mengetahui Kapasitas Kali Boro dengan bantuan software HEC-RASversi 4.1.0 ketika Pintu Air Pucang Sawit dibuka. Selanjutnya, dilakukan evaluasi volume tampung Kali Boro terhadap volume air rencana yang terjadi selama durasi hujan jika pintu air Pucang Sawit di hilir Kali Boro ditutup. Hasil analisis program HEC-RAS versi 4.1.0menunjukkan bahwa kapasitas maksimum Kali Boro jika Pintu Air Pucang Sawit dibuka berada pada debit Q = 10,175 m3/dt. Volume tampung Kali Boro pada saat pintu air Pucang Sawit ditutup dan Pompa Air Pucang Sawit tidak dapat dioperasikan sebesar 12.720,60m3.
PERUBAHAN SERAPAN AIR DAN KUAT KEJUT BETON MENGGUNAKAN AGREGAT KASAR PECAHAN GENTENG BERSERAT ALUMINIUM PASCA BAKAR DENGAN VARIASI WAKTU RENDAMAN AIR Hisyam Sibarani; Antonius Mediyanto; Mukahar Mukahar
Matriks Teknik Sipil Vol 3, No 2 (2015): Juni 2015
Publisher : Program Studi Teknik Sipil FT UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (228.664 KB) | DOI: 10.20961/mateksi.v3i2.37182

Abstract

Salah satu kelemahan beton adalah memiliki berat isi yang tinggi, yaitu sebesar 2400 kg/m3. Untuk meringankan berat isi tersebut, maka digunakan pecahan genteng sebagai pengganti agregat kasar. Penambahan serat alumunium ke dalam campuran beton bertujuan meningkatkan nilai serapan air dan kuat kejut beton. Hasil penelitian pengujian serapan air pada menit ke 10+5 dan 24 jam pada beton tanpa serat aluminium pra, pasca pembakaran dan setelah mendapakan perawatan ulang selama 28 x 24, 42 x 24, dan 56 x 24 jam berturut-turut adalah 3,468% dan 9,096%; 4,889% dan 11,133%; 2,304% dan 7,435%; 1,503% dan 8,516%; 1,153% dan 4,841%. Untuk beton berserat aluminium nilai serapan air pada beton pra, pasca bakar dan setelah mendapatkan water curing sebesar 4,448% dan 11,336%; 5,656% dan 12,777%; 2,583% dan 10,548%; 2,195% dan 11,809%; 5,283% dan 9,654%. Hasil pengujian kuat kejut beton tanpa serat pada retak pertama dan runtuh total dengan perlakuan yang sama adalah 4079,00 J dan 4697,03 J; 1389,10 J dan 1618,65 J; 1536,25 J dan 1842,32 J; 2042,44 J dan 2254,34 J; 2095,42 J dan 2419,15 J. Sedangkan hasil pengujian kuat kejut beton dengan serat aluminium adalah 4585,19 J dan 5833,03 J; 2183,71 J dan 2401,49 J; 2230,79 J dan 2572,18 J; 2272,00 J dan 2678,13 J; 2260,22 J dan 2689,90 J. Berdasarkan hasil di atas penambahan serat aluminium hanya dapat meningkatkan kuat kejut beton. Pembakaran sampel mengakibatkan penurunan kekuatan karena terjadinya penguapan air beton dan terjadi dekomposisi pada senyawa CSH. Dengan dilakukan water curing dapat meningkatkan nilai serapan air dan kuat kejut beton, karena terisinya kembali rongga-rongga kosong akibat penguapan air akibat pembakaran dan terbentuknya kriltal-kristal CSH baru yang berasal dari reaksi air curing ulang dengan semen yang belum terhidrasi pada beton tersebut.
STUDI KARAKTERISTIK DASPAL MODIFIKASI DENGAN BAHAN GETAH DAMAR, FLY ASH, OLI BEKAS & LATEKS DIBANDINGKAN DENGAN ASPAL PENETRASI DAN ASBUTON Budi Widhiharjo; Ary Setyawan; Slamet Jauhari Legowo
Matriks Teknik Sipil Vol 5, No 2 (2017): Juni 2017
Publisher : Program Studi Teknik Sipil FT UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (611.47 KB) | DOI: 10.20961/mateksi.v5i2.36884

Abstract

Zaman yang semakin maju dengan pemikiran manusia semakin berkembang menjadikan perkerasan jalan terus menerus mengalami peningkatan kualitas dan alternatif bahan yang digunakan semakin bervariasi. Salah satu alternatif bahan yang ada ialah bahan yang berasal dari sumber daya alam yang dapat diperbaharui yaitu bio aspal. Damar aspal (Daspal) merupakan bahan tanpa aspal, karna daspal berasal dari bahan campuran getah damar, Fly Ash, oli bekas, dan lateks dengan perbandingan tertentu. Tujuan penelitian ini untuk untuk mengetahui sifat propertis dari daspal modifikasi dengan variasi bahan dan penambahan polimer lateks. Diharapkan daspal modifikasi ini memenuhi atau paling tidak mendekati spesifikasi Aspal Penetrasi dan Asbuton sehingga bisa menjadi salah satu alternatif pengganti aspal. Penelitian yang digunakan adalah metode eksperimental murni dengan langkah awal melakukan pengujian penetrasi pada berbagai perbandingan komposisi daspal rencana. Pada penelitian lanjutan ini dilakukan variasi pada komposisi bahan penyusun daspal itu sendiri, diantaranya getah damar dan oli bekas. Variasi pada kadar oli dalam daspal dilakukan untuk menentukan komposisi daspal yang memiliki penetrasi rentang 60-79 dmm sesuai dengan aspal penetrasi dan asbuton. Selanjutnya ditambahkan polimer lateks dengan rentang 0% sampai 10% dengan interval 2%. Dilanjutkan dengan uji sifat propertis pada daspal untuk mengetahui pengaruh penambahan polimer lateks pada daspal dengan analisis regresi. Daspal memiliki penetrasi 67,3dmm, sesuai dengan penetrasi aspal penetrasi 60/70 dan asbuton diperoleh dengan komposisi getah damar (murni) 100gr, getah damar serbuk 350gr, Fly Ash 150gr, dan oli bekas 230gr. Penambahan polimer lateks pada daspal modifikasi secara keseluruhan akan meningkatkan sifat propertis daspal itu sendiri. Persentase kadar lateks optimum diperoleh pada kadar lateks 4% dengan nilai daktilitas terpanjang 27cm, penetrasi 59,3 dmm, titik lembek 57,5 °C, berat jenis 0,975gr/cc, titik nyala 250°C, titik bakar 260°C, kelekatan daspal terhadap batuan 99%, kelarutan dalam thricoloethylene 76,25%, penurunan berat 0,1gr, Penetration Indeks 1 dan Stiffness Bitumen 5,4 Mpa. Dari hasil penambahan polimer lateks pada sifat propertis daspal modifikasi secara keseluruhan sudah memenuhi sifat propertis aspal penetrasi dan asbuton, kecuali pada angka daktilitas, berat jenis, dan kelarutan dalam Trichloroethylene.
Estimasi Parameter Model Gravity dengan Metode Penaksiran Kuadrat Terkecil dan Fungsi Hambatan Pangkat (Studi Kasus Kabupaten Sukoharjo) Haning Tri Indrawati; Syafi'i Syafi'i; Slamet Jauhari Legowo
Matriks Teknik Sipil Vol 9, No 2 (2021): Juni
Publisher : Program Studi Teknik Sipil FT UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1590.256 KB) | DOI: 10.20961/mateksi.v9i2.52804

Abstract

Perkembangan suatu daerah akan berdampak pada peningkatan jumlah pergerakan, sehingga perencanaan transportasi yang baik diperlukan untuk mengatasi permasalahan transportasi yang mungkin terjadi. Matriks Asal Tujuan (MAT) ialah matriks berdimensi dua dimana dapat mencerminkan pola pergerakan dalam suatu wilayah. Kabupaten Sukoharjo merupakan wilayah kajian pada penelitian ini dan wilayah tersebut dibagi menjadi 36 zona yang terdiri dari 12 zona’’internal dan 24 zona’’eksternal. Tujuan penelitian ini, ialah untuk memperoleh nilai β dari proses kalibrasi Newton-Raphson dengan metode kuadrat terkecil dan fungsi hambatan pangkat, mengetahui besar total distribusi pergerakan MAT menggunakan program EMME/3, selain itu juga untuk mengetahui nilai uji validitas menggunakan koefisien determinasi (R2) berdasarkan perbandingan arus’’lalu’’lintas hasil pengamatan dengan arus lalu’’lintas hasil pemodelan. Nilai arus lalu lintas hasil pemodelan diperoleh dengan membebankan matriks baru ke jaringan jalan dengan metode pembebanan User Equilibrium. Proses pengestimasian MAT menggunakan model Gravity dengan batasan bangkitan dan tarikan yang diolah melalui program EMME/3. Nilai parameter β yang diperoleh sebesar 0,0795. Total jumlah estimasi pergerakan Kabupaten Sukoharjo 2021 sebesar 16.374 smp/jam dengan tingkat validitas (R2) menunjukkan nilai sebesar 0,8272.
Prioritas Penanganan Genangan Dengan Metode Analytic Network Process (ANP) Di Kelurahan Kadipiro Bagian Timur Mamok Suprapto; Solichin Solichin; Vikry Aditya
Matriks Teknik Sipil Vol 4, No 2 (2016): Juni 2016
Publisher : Program Studi Teknik Sipil FT UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/mateksi.v4i2.37019

Abstract

Permasalahan sistem drainase yang berdampak pada timbulnya genangan yang merugikan sering terjadi di Kota Surakarta terutama di Kelurahan Kadipiro bagian Timur. Oleh karena itu penanganan daerah genangan perlu dilakukan untuk meminimalkan kerugian yang terjadi. Agar dapat optimal dari segi dana maupun manfaatnya, perlu dilakukan penentuan prioritas penangan daerah genangan. Dalam penelitian ini daerah genangan dipetakan dan dilakukan analisis spasial menggunakan ArcGis. Untuk menentukan daerah prioritas penanganan genangan digunakan metode Analytic Network Process (ANP). Metode ANP merupakan metode penentuan prioritas dengan bentuk model masalah berupa network dan memungkinkan terjadinya feedback hubungan antara kriteria, subkriteria dan alternif. Dari hasil analisis penelitian ini diperoleh daerah prioritas pertama genangan berada di wilayah RW 18 sampai RW 9 Kelurahan Kadipiro.
EVALUASI KONDISI JALAN SALATIGA-SRUWEN KM. SMG 57+050 - KM. SMG 59+050 TERHADAP KATEGORI RESIKO TERJADINYA KECELAKAAN Setyowati, Sutari; Setyawan, Ary; Djumari, Djumari
Matriks Teknik Sipil Vol 2, No 1 (2014): Maret 2014
Publisher : Program Studi Teknik Sipil FT UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (344.765 KB) | DOI: 10.20961/mateksi.v2i1.37472

Abstract

Traffic accidents is an event where the collision of vehicles moving on the road that led to humans or animals can be injured even to death. Salatiga-Sruwen STA 57+050 to STA 59+050 road is a primary arterial road that connects between Surakarta and Semarang. The road has hightraffic levels and thus potentially cause accidents on the road hence the need for an analysis of the risk category of traffic accidents. Evaluation ofroad conditions Salatiga-Sruwen over the risk of accidents need to be conducted to identify high risk situations or potential accidents that usuallycaused by human, road conditions, vehicle, weather, environment and unobstructed view. So the situation can be addressed to reduce the possibilityof accidents.This study aims to determine the category of the risk accidents level. this evaluation applies D checklist: Road Safety Audit operational road levelthat has been issued by the department of public works. Analysis focused on the answer yes or no and identified the other supporting infrastructurethat have not been technically meets the standards and requirements. Primary data obtained from the field observations and secondary data wereused in 2013 accidents that obtained from tengaran police sector and as built drawing.From the research in Salatiga-Sruwen road KM.SMG 57+050-KM.SMG 59+050 results the road conditions is good as they meet the technicalrequirements of airworthiness to provide safety for its users and administrative requirements that provide legal certainty for providers and users ofthe road that the road can be operated for the public. Salatiga-Sruwen road KM.SMG 57+050-KM.SMG 59+050 has a value risk category11 with a harmless risk and risk value 160 is quite dangerous with the risk category that should be repaired immediately to minimize the potentialfor accidents
PENGENDALIAN BIAYA DAN WAKTU DENGAN MENERAPKAN METODE EARNED VALUE ANALYSIS (EVA) MENGGUNAKAN SOFTWARE MICROSOFT PROJECT 2007 (STUDI KASUS DI PROYEK PEMBANGUNAN HOTEL BROTHERS 2 SOLO BARU, SUKOHARJO) Endar Pancaningrum; Widi Hartono; Sugiyarto Sugiyarto
Matriks Teknik Sipil Vol 6, No 1 (2018): Maret 2018
Publisher : Program Studi Teknik Sipil FT UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (535.006 KB) | DOI: 10.20961/mateksi.v6i1.36588

Abstract

Untuk mencapai keberhasilan pada sebuah proyek, diperlukan adanya manajemen yang baik yaitu dengan adanya fungsi pengendalian yang dapat mempengaruhi hasil akhir suatu proyek serta dapat meminimalisasi penyimpangan yang terjadi selama proyek berlangsung. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui hasil EVA dengan menggunakan Microsoft Project 2007, mengetahui skenario percepatan yang mengalami keterlambatan, dan mengetahui besarnya perkiraan biaya akhir proyek dan waktu yang dibutuhkan untuk menyelesaikan proyek. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif. Analisis data menggunakan metode analitis dan deskriptif. EVA adalah metode pengendalian biaya dan waktu proyek yang mampu menunjukkan indeks kinerja biaya dan jadwal pada setiap pelaporan, sehingga proyek dapat dilihat kemajuan per pelaporan. Analisis data menunjukkan bahwa perhitungan konsep nilai hasil untuk bulan Februari-Maret menunjukkan SPI < 1 yang artinya penyelenggaraan proyek terlambat, sementara untuk bulan April nilai SPI =1 yang artinya penyelenggaraan proyek tepat waktu. Nilai CPI > 1 untuk bulan Februari-Maret artinya pengeluaran proyek lebih kecil dari anggaran dan CPI = 1 untuk bulan April artinya sesuai rencana anggaran biaya. Hasil ETC 3 bulan berturut turut (Februari-April) yaitu Rp. 1.085.123.685, Rp. 357.971.843, Rp. -54.262.692. Hasil EAC 3 bulan berturut turut (Februari-April) yaitu Rp. 21.946.845.982, Rp. 21.980.555.782, Rp. 21.981.362.911. Hasil sisa anggaran berturut-turut selama 3 bulan menunjukkan angka positif berarti anggaran proyek lebih kecil dari rencana anggaran biayanya.
ANALISIS KONSTRUKSI SUMUR YANG MEMPENGARUHI MUNCULNYA BAKTERI COLI PADA KECAMATAN PASAR KLIWON KOTA SURAKARTA Yuniyarti Dwi Mahanani; Koosdaryani Koosdaryani; Sulastoro Sulastoro
Matriks Teknik Sipil Vol 3, No 1 (2015): Maret 2015
Publisher : Program Studi Teknik Sipil FT UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (231.414 KB) | DOI: 10.20961/mateksi.v3i1.37312

Abstract

Air bersih adalah air yang digunakan sehari-hari yang kualitasnya harus memenuhi syarat kesehatan.Kota sebagai tempat pemusatan penduduk dengan berbagai sarana pelayanan, sangat memerlukan penyediaan air bersih.Pertumbuhan penduduk harus diikuti dengan ketersediaan air bersih yang sehat dan cukup.Sementara itu ketersediaan air bersih sangat terbatas, baik dalam jumlah maupun kualitasnya. Denganperkembangansebuahkota, makakebutuhanakan air bersihjugaakanmeningkat. Kota Surakarta khususnya di KecamatanPasarKliwon yang terdiridari 11 Kelurahan dengan jumlah penduduk pada tahun 2011 sebesar 89.054 jiwa. Penduduk di Kecamatan Pasar Kliwon masih banyak yang menggunakan air sumur. Letak sumur yang berdekatan dengan saluran pembuangan atau septictank sangat mudah tercemar oleh bakteri coli, sehingga akan mempengaruhi kualitas air sumur dan akan berdampak bagi kesehatan masyarakat. Metode ini adalah eksperimental dengan menggunakan 99 sampel air sumur dan kuesioner serta dilakukan pengamatan terhadap konstruksi sumur yang diambil secara acak di Kecamatan Pasar Kliwon Kota Surakarta. Pengujian sampel air sumur dilakukan di Laboratorium DINKES Kota Surakarta. Variabel - variabel yang digunakan dalam kuesioner ini meliputi tingkat pendidikan, profesi, penghasilan, kondisi lingkungan, dan kualitas air sumur. Variabel - variabel tersebut di uji dengan SPSS crosstabs uji Chi-square. Dari hasil penelitian terdapat 34 sampel yang di uji mengandung coliform yang melebihi batas. Rata - rata jarak sumur penduduk kurang dari 10 meter, karena itu banyak sumur yang terkontaminasi bakteri coli. Keadaan penduduk Kecamatan Pasar Kliwon banyak yang menderita sakit yang berhubungan dengan air. Maka ada hubungan antara jumlah bakteri dengan jarak sumur dan septictank dengan keadaan penduduk Di Kecamatan Pasar Kliwon Kota Surakarta.
MANAJEMEN STRATEGI DALAM MENGHADAPI PERSAINGAN INDUSTRI JASA KONSTRUKSI MENGGUNAKAN PROGRAM DELPHI Sutanto, Reska Candra; Handayani, Fajar Sri; Setiono, Setiono
Matriks Teknik Sipil Vol 1, No 1 (2013): Maret 2013
Publisher : Program Studi Teknik Sipil FT UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/mateksi.v1i1.37603

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi alternatif yang tepat bagi kontraktor gred 6 dan 7 di Surakarta dalam menghadapi persaingan industri jasa konstruksi dengan menggunakan program Delphi. Metode penelitian dilakukan terdiri dari kajian literatur, pembuatan desain kuesioner, pengumpulan data, analisis data, dan perancangan program. Kajian literatur dilakukan untuk memperoleh faktor-faktor lingkungan baik internal maupun eksternal, yang nantinya pada analisis data akan dimasukkan ke dalam kategori strength, weakness, opportunity, dan threat. Objek penelitian adalah kontraktor gred 6 dan 7 di Surakarta. Data primer didapat melalui kuesioner dan wawancara dari kontraktor responden. Berdasarkan data yang diperoleh dilakukan analisis SWOT mengenai faktor-faktor lingkungan yang dominan. Formulasi strategi menggunakan Rational Decision Method yang dilakukan melalui tiga tahapan yaitu input stage, matching stage, dan decision stage. Dari hasil analisis data, kemudian dilakukan perancangan program menggunakan program Borland Delphi 2005. Perancangan program dimulai dengan pembuatan database pada microsoft access, pembuatan form dan komponennya, membuat koneksi Delphi dengan database, dan penulisan coding supaya program berjalan sesuai fungsi. Dari hasil formulasi strategi didapat strategi yang paling tepat adalah dengan mempertahankan sistem quality control dan metode konstruksi dengan menerapkan keunggulan biaya menyeluruh serta mempertahankan strategi operasi dalam proses konstruksi dengan meningkatkan kualitas sumber daya manusia dan menjalin hubungan timbal balik yang baik dengan masyarakat.