cover
Contact Name
Halwan Alfisa Saifullah
Contact Email
halwan@ft.uns.ac.id
Phone
+6282133085744
Journal Mail Official
halwan@ft.uns.ac.id
Editorial Address
Matriks Teknik Sipil Gedung IV lt. 1 Jurusan Teknik Sipil Jl. Ir. Sutami 36A Surakarta Jawa Tengah - Indonesia 57126
Location
Kota surakarta,
Jawa tengah
INDONESIA
Matriks Teknik Sipil
ISSN : 23548630     EISSN : 27234223     DOI : -
Matrik Teknik Sipil adalah open access journal yang mempublikasikan penelitian di bidang struktur, hidrologi, transportasi, geoteknik dan management proyek. Matriks Teknik Sipil diterbitkan oleh Program Studi Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Sebelas Maret. Jurnal ini menyediakan open access yang pada prinsipnya membuat riset tersedia secara gratis untuk publik dan akan mensupport pertukaran pengetahuan global terbesar.
Articles 953 Documents
ANALISIS POTENSI DEMAND BATIK SOLO TRANS KORIDOR 2 PADA FUNGSI GUNA LAHAN PERKANTORAN DAN ANALISIS ABILITY TO PAY (ATP) DAN WILLINGNESS TO PAY (WTP) Adidya Afandi; Slamet Jauhari Legowo; Amirotul M.H Mahmudah
Matriks Teknik Sipil Vol 4, No 4 (2016): Desember 2016
Publisher : Program Studi Teknik Sipil FT UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (384.308 KB) | DOI: 10.20961/mateksi.v4i4.37051

Abstract

Kebutuhan akan transportasi pada saat ini terus meningkat dan hal ini akan mengakibatkan kemacetan jika tidak ditangani dengan baik. Salah satu cara yang ideal adalah dengan menyediakan angkutan umum massal seperti Batik Solo Trans. Potensi demand merupakan faktor penting dalam pengembangan angkutan umum massal tersebut. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui jumlah potensi demand yaitu masyarakat yang akan beralih ke moda transportasi angkutan umum. Serta melakukan analisis ATP dan WTP dari potensi demand tersebut pada koridor pelayanan rute BST koridor 2 pada fungsi guna lahan perkantoran. Pada penelitian ini data diperoleh dengan membagikan kuisioner kepada pegawai yang berada pada fungsi guna lahan perkantoran dalam koridor area pelayanan BST koridor 2. Data yang diambil dari responden meliputi pertanyaan-pertanyaan yang hasilnya digunakan untuk analisis penambahan demand dan persepsi tarif berdasarkan kemampuan dan kemauan untuk membayar. Untuk metode sampling digunakan metode Slovin. Hasil analisis menunjukkan bahwa potensi penambahan demand BST koridor 2 pada fungsi guna lahan perkantoran sebesar 65% dari 6.987 orang pegawai. Dari analisis tersebut berarti terdapat 4.542 orang pegawai yang mau beralih menggunakan BST untuk kegiatan kesehariannya setelah dilakukan perbaikan pada beberapa fasilitas dan pelayanan transportasi seperti penambahan halte, perbaikan jadwal BST yang tetap, dan penambahan armada. Kemudian dilakukan analisis ATP dan WTP dari potensi demand tersebut dan didapat nilai ATP sebesar Rp 6.703,4 dan WTP sebesar Rp 3.861,54 untuk kondisi eksisting yaitu belum dilakukan perbaikan pada fasilitas Batik Solo Trans. Nilai WTP masih dibawah tarif yang berlaku sekarang, sehingga utilitas pegawai terhadap BST masih rendah. Pemerintah diharapkan dapat meningkatkan utilitas Batik Solo Trans dengan melakukan perbaikan dari segi fasilitas dan juga pelayanan, sehingga nantinya Batik Solo Trans dapat menjadi pilihan terbaik masyarakat untuk kebutuhan transportasi dan menghindari terjadinya kemacetan.
ANALISIS KERUNTUHAN BENDUNGAN PACAL Wijayanti, Paska; Suprapto, Mamok; Saido, Agus P.
Matriks Teknik Sipil Vol 1, No 4 (2013): Desember 2013
Publisher : Program Studi Teknik Sipil FT UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (739.177 KB) | DOI: 10.20961/mateksi.v1i4.37505

Abstract

Bendungan disamping memiliki manfaat yang besar, juga menyimpan potensi bahaya yang besar. Bendungan yang runtuh dapat menimbulkan banjir dahsyat yang akan mengakibatkan banyak korban. Tujuan dari studi ini adalah mengetahui luasan genangan yang mungkin terjadi akibat dari runtuhnya bendungan dan mengetahui sensitivitas debit puncak banjir yang dihasilkan oleh keruntuhan bendungan terhadap parameter keruntuhan. Simulasi pemodelan banjir dilakukan menggunakan software HEC-RAS 4.1.0. Analisis hujan maksimum harian rerata daerah dilakukan dengan metode Polygon Thiessen. Hasil uji agihan frekuensi yang memenuhi syarat yaitu Metode Log Pearson Type III. PMP DAS Pacal sebesar 518,179 mm. Debit banjir rancangan yang memenuhi kriteria pada grafik Creager adalah metode Hidrograf Satuan Sintetik (HSS) Nakayasu dengan PMF sebesar 2047,71 m3/dt. Selanjutnya, dilakukan pemetaan banjir akibat keruntuhan overtopping dengan menggunakan software HEC-GeoRAS 4.3.93 yang diintregrasi dalam software ArcGIS versi 9.3. Hasil analisis sensitivitas menunjukkan bahwa debit puncak banjir (Qoutflow) yang dihasilkan oleh keruntuhan bendungan sensitive terhadap perubahan parameter keruntuhan (b dan z) dan variasi koefisien n manning. Hasil analisis pemetaan genangan menunjukkan daerah yang terkena resiko banjir paling tinggi adalah desa Sukosewu, kecamatan Kapas.
KUAT LENTUR BALOK BETON TULANGAN BAMBU PETUNG VERTIKAL TAKIKAN TIDAK SEJAJAR TIPE U LEBAR 3 CM TIAP JARAK 10 CM Fresta Oktaviana; Agus Setiya Budi; Sunarmasto Sunarmasto
Matriks Teknik Sipil Vol 5, No 1 (2017): Maret 2017
Publisher : Program Studi Teknik Sipil FT UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (453.543 KB) | DOI: 10.20961/mateksi.v5i1.36938

Abstract

Seiring dengan meningkatnya jumlah penduduk terutama di Indonesia, membuat kebutuhan ekonomi menjadi naik, sehingga permintaan kebutuhan rumah dengan struktur yang aman dan ekonomis pun meningkat, sedangkan ketersediaan bahan baku biji besi untuk pembuatan tulangan baja yang merupakan sumber daya yang tidak dapat diperbaharui semakin menipis dan langka, membuat harga tulangan menjadi naik. Bahan baku baja juga sulit didapatkan di daerah pedesaan yang terpencil karena akses material yang sulit dijangkau Bambu dapat menjadi alternatif bahan pengganti tulangan baja pada balok beton bertulang yang lebih ramah lingkungan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui nilai kuat lentur pada balok beton tulangan bambu petung vertikal takikan tidak sejajar tipe u dengan lebar takikan 3 cm pada tiap jarak 10 cm. Pengujian eksperimen ini dilakukan di Laboratorium Struktur, FT UNS, pada umur beton 28 hari dengan memberikan dua titik beban terpusat pada jarak 1/3 bentang balok dari tumpuan. Dimensi bambu yang digunakan adalah panjang 1650 mm, lebar 20 mm dan tebal 5 mm. Benda uji berbentuk balok dengan dimensi panjang 1700 mm, lebar 110 mm dan tinggi 150 mm. Nilai kuat lentur analisis hasil pengujian balok bambu takikan 3 cm adalah 3.5859 N/mm2 dan nilai kuat lentur analisis hasil pengujian balok tulangan baja D 8 mm adalah 12.3693 N/mm2..
KAJIAN KUAT TARIK BELAH PADA BETON MUTU TINGGI MEMADAT MANDIRI DENGAN VARIASI KOMPOSISI METAKAOLIN DAN SUPERPLASTICIZER MASTEREASE 3029 Wibowo, Wibowo; Mediyanto, Antonius; Syaufina, Tengku Reiva
Matriks Teknik Sipil Vol 7, No 3 (2019): SEPTEMBER
Publisher : Program Studi Teknik Sipil FT UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (538.263 KB) | DOI: 10.20961/mateksi.v7i3.36494

Abstract

Dewasa ini, beton mutu tinggi memadat mandiri (HSSCC) semakin dibutuhkan di dunia konstruksi karena kuat tekannya yang tinggi dan kemudahan dalam pelaksanaan di lapangan dimana beton jenis ini dapat mengalir dan memadat mandiri tanpa bantuan alat penggetar. Beton diketahui memiliki kuat tekan yang tinggi namun kuat tariknya rendah. Pada penelitian ini, metakaolin digunakan sebagai pengganti semen Portland untuk meningkatkan kuat tarik belah pada HSSCC. Penelitian ini bertujuan mempelajari pengaruh penambahan metakaolin terhadap workabilitas dan kuat tarik belah HSSCC. Kadar metakaolin yang digunakan adalah 12.5%, 15%, 17.5%, 20%, dan 22.5% dari berat binder. Benda uji yang digunakan berbentuk silinder dengan diameter 75 mm dan tinggi 150 mm, tiga buah benda uji untuk masing-masing kadar metakaolin. Berdasarkan hasil penelitian, penambahan metakaolin menurunkan workabilitas beton, diketahui dari pengujian slump flow, L-box, dan V-funnel yg dilakukan pada beton segar, namun hasil uji tersebut masih memenuhi standar beton memadat mandiri yang tercantum pada EFNARC 2002. Pada kuat tarik belahnya, penambahan metakaolin meningkatkan nilai kuat tarik belah beton dan nilai maksimum dicapai pada kadar metakaolin 20%.
KAJIAN KUAT TEKAN, KUAT TARIK, KUAT LENTUR, DAN REDAMAN BUNYI PADA PANEL DINDING BETON RINGAN DENGAN AGREGAT LIMBAH PLASTIK PET DAN LIMBAH SEKAM PADI Adi Purwoko Wicaksono; Achmad Basuki; Sunarmasto Sunarmasto
Matriks Teknik Sipil Vol 2, No 4 (2014): Desember 2014
Publisher : Program Studi Teknik Sipil FT UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (445.109 KB) | DOI: 10.20961/mateksi.v2i4.37352

Abstract

Kerusakanlingkungansemakinmeluasdikarenakanbanyaklimbah yang tidakdimanfaatkan.Untukmengurangikerusakanlingkungan yang diakibatkankarenalimbah, dilakukanpemanfaatanlimbahdengancaramembuatagregatcampurandarilimbahplastik PET danlimbahsekampadi. LimbahPlastik PET dapatdigunakansebagaipenggantiagregatkasarpadabetonringanmelalui proses pemanasan, pendinginandanpemecahan.Limbahsekampadidigunakansebagaibahanpengisikarenamemilikikandungansilika (SiO2) yang biasadigunakanuntukcampuranpadapembuatan semen portland, kemudiandicampurdengan semen sebagaiperekat. Penelitianinibertujuanuntukmengetahuikuattekan, kuattarik, kuatlenturdanredamanbunyipada panel dindingbetondenganpenggantianagregatkasarmenggunakanlimbahplastik PET danlimbahsekampadi. Metode yang digunakandalampenelitianiniadalahmetodeeksperimen. Benda uji yang digunakandalampenelitianiniterdiridari 4 bentukdenganukuran yang berbedasetiappengujiansebanyak 3 sampel, yaitusilinder diameter 7,5 cm tinggi 15 cm untukpengujiankuattekan, balok I untukpengujiankuattarik,panel 50 x 30 x 3 cm untukpengujiankuatlentur, dansilinder diameter 10 cm tebal 3 cm untukpengujianredamanbunyi.Perencanaanmix design yang akandigunakandalamcampuranmenggunakanmetodeDreux-Corrise. Pengujiankuattekan, kuattarik, kuatlentur, danredamanbunyidilakukansetelahbendaujiberumur 28 hari. Hasilpengujianmenunjukkanbahwabetondenganagregatkasardarilimbahplastik PET danlimbahsekampadimemberikanhasilkuattekan 6,19 MPa, kuattarik 1,01 MPa, kuatlentur 1,703 MPa, dankoefisienredamanbunyiantara 0,1-0,42 padarentangfrekuensi 250-2000 Hz. Dari data tersebutuntukpengaplikasiansebagai panel dindingbetondalampengujiankuattekandankuatlenturbelummemenuhisyarat, sedangkanuntukpengujianredamanbunyimemenuhipersyaratanuntukdiaplikasikansebagai panel dindingbeton.
ANALISIS DAKTILITAS TEXTILE REINFORCED CONCRETE (TRC) DENGAN PERKUATAN SERAT CANTULA (AGAVE CANTULA ROXB) Kristiawan, Stefanus Adi; Purwanto, Edy; Fathurahman, Irfan
Matriks Teknik Sipil Vol 8, No 1 (2020): Maret
Publisher : Program Studi Teknik Sipil FT UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (785.722 KB) | DOI: 10.20961/mateksi.v8i1.41525

Abstract

Beton merupakan salah satu bahan konstruksi yang paling umum digunakan saat ini. Beton memiliki beberapa kerugian seperti kuat tarik yang rendah, perawatan beton segar yang cukup sulit dan bersifat getas. Sifat getas pada beton inilah yang harus ditanggulangi dengan penambahan tulangan untuk memberikan kekuatan dan daktilitas yang diperlukan beton untuk menopang beban struktur dan salah satu jalan keluarnya adalah menggunakan TRC. Textile reinforced concrete (TRC) adalah beton yang mengganti tulangan dengan suatu serat, serat yang digunakan adalah serat alami. Kelebihan yang dimiliki oleh serat cantula itu sendiri diantaranya yaitu harga murah, dapat diuraikan oleh alam, mudah di dapat (producible), kuat, ringan dan kemampuan mekanik yang tinggi (Kurniawan Indra P, Wijang Wisnu Raharjo, 2015). TRC diaplikasikan sebagai confinement concrete pada silinder beton untuk mengetahui pengaruh anyaman serat cantula dengan berbagai variasi pada kuat tekan beton. Textile Reinforced Concrete (TRC) pada penelitian ini terdiri dari matriks berupa silinder beton dengan dimensi diameter dan tinggi sebesar 75 mm dan 150 mm. Reinforcement berupa anyaman serat cantula yang direkatkan dengan Polymer Modified Mortar kemudian dikekangkan pada beton. Anyaman serat cantula memiliki variasi arah penulangan aksial sesuai dengan dimensi 10 mm x 10 mm, 10 mm x 15 mm, 10 mm x 20 mm, 15 mm x 10 mm, 20 mm x 10 mm. Variasi anyaman tersebut digunakan untuk mengetahui nilai daktilitas dan serapan energi dalam hal ini toughness. Pengujian pada TRC dilakukan pada umur 28 hari. Hasil penelitian penggunaan serat cantula yang dianyam untuk perkuatan meningkatkan nilai daktilitas dari beton normal. Peningkatan nilai daktilitas dalam % dari nilai terendah berturut-turut: TRC-100, TRC-150, TRC-002, TRC-200 dan TRC-051 adalah berturut-turut: 26,79%; 30%; 30,42%; 31,09% dan 37,06%. Nilai Toughness mengalami peningkatan dalam % dari nilai terendah berturut-turut: TRC-002, TRC-100, TRC-051, TRC-200 dan TRC-150 adalah berturut-turut: 24,1%; 28,7%; 39,2%; 40,2% dan 41,1%. Hal ini menunjukkan bahwa pengekangan anyaman serat cantula memberi pengaruh yang cukup signifikan membuat beton lebih daktail dan persebaran energinya meningkat.
EVALUASI KINERJA STRUKTUR BANGUNAN BERTINGKAT TERHADAP GEMPADENGAN ANALISIS RESPON SPEKTRUM DAN RIWAYAT WAKTU MENGGUNAKAN ETABS STUDI KASUS :RUMAH SAKIT UNS Dwi Putra Herucahyo; Edy Purwanto; Agus Supriyadi
Matriks Teknik Sipil Vol 3, No 4 (2015): Desember 2015
Publisher : Program Studi Teknik Sipil FT UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/mateksi.v3i4.37231

Abstract

Percepatan gempa di muka tanah merupakan parameter gempa yang berdampak terhadap struktur bangunan. Analisis dinamik respon spektrum dan riwayat waktudapat merepresentasikan sifat dinamik percepatan gempa dan respon struktur, sehingga metode analisis ini dapat memberikan gambaran dan informasi respon struktur yang lebih lengkap. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kinerja struktur berdasarkan nilai displacement dan drift dengan menggunakan analisis dinamik respon spektrum dan riwayat waktu. Penelitian ini dilakukan dengan mengambil studi kasus bangunan gedung rumah sakit Universitas Sebelas Maret di wilayah Kartasura. Gedung ini menggunakan struktur gedung beton bertulang dengan ketinggian 8 lantai dan 1 basement. Fungsi utama bangunan adalah sebagai rumah sakit yang dilengkapi dengan fasilitas-fasilitas pendukungnya. Bangunan tersebut dimodelkan sebagai rangka kaku 3D dengan program ETABS. Pada level gempa rencana digunakan analisis dinamik respon spektrum dan time history. Gempa rencana menggunakan respon spektrum dan gempa aktual digunakan analisis dinamik time history, dengan 4 sample data yang beragam nilai percepatan gempa. Data akselerogram diskalakan menurut kondisi tanah setempat dengan kekuatan gempa probabilitasterlampaui2% selama 50 tahun. Pada level gempa aktual dengan analisis dinamik time history, akselerogram yang diskalakan dan kombinasi pembebanan hanya untuk mensimulasikan arah percepatan gempa. Hasil evaluasi kinerja struktur bangunan Rumah Sakit Universitas Sebelas Maret dengan meninjau nilai displacement dan drift diproleh bahwa struktur bangunan Rumah Sakit Universitas Sebelas Maret memenuhi persyaratan batas layan dan ultimit, serta menurut ATC-40 masuk ke dalam kategori immediate occupancy.
PENELUSURAN BANJIR DENGAN MENGGUNAKAN METODE KINEMATIK DI DAERAH ALIRAN SUNGAI TEMON WONOGIRI Virdya Nurlaily Andromeda; Raden Roro Rintis Hadiyani; Solichin Solichin
Matriks Teknik Sipil Vol 4, No 3 (2016): September 2016
Publisher : Program Studi Teknik Sipil FT UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (400.312 KB) | DOI: 10.20961/mateksi.v4i3.37067

Abstract

Tata guna lahan di DAS Temon yang semula adalah lahan terbuka yang berupa kawasan hutan, telah banyak dialih fungsikan sebagai lahan pemukiman, tegalan, dan pekarangan. Dampak dari perubahan tata guna lahan adalah terjadinya penurunan kemampuan tanah untuk meresapair (infiltrasi). Selain itujika terjadi intensitas hujan yang cukup tinggi, maka volume aliran permukaan juga akan meningkat. Hal inilah yang dapat menyebabkan terjadinya potensi banjir. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui debit banjir rencana sesuai kala ulang dari perhitungan analisis Hidrograf Satuan Sintesis metode Soil Consenvation Service (SCS) dan mengetahui bagaimana model penelusuran banjir dengan menggunakan meode kinematik. Penelitian ini menggunakan metode kinematik untuk mengetahui penelusuran banjir di DAS Temon, khususnya Sungai Temon,Wonogiri yang sudah dibagi menjadi beberapa pias (titik yang ditinjau). Dalam perhitungan menggunakan metode kinematik memakai dasar persamaan Saint-Vennant. Berdasarkan analisis data, dapat disimpulkan bahwa: hasil debit dengan menggunakan metode Soil Conservation Service (SCS) yang dijadikan debit masukkan pada penelusuran banjir kinematik, didapatkan terbesar pada kala ulang 5 tahun & 20 tahun adalah: 141,257 m3/detik dan 197,3853 m3/detik. Persamaan modelnya dapat dinyatakan dengan persamaan jarak dan elevasi maksimum kala ulang 5 tahun dengan h = 289,3.L-0,70 dan h = 410,8 L-0,71 untuk kala ulang 20 tahun. Kemudian persamaan antara debit dan elevasi kala ulang 5 tahun didapatkan h = 0,070 Q0,716 dan kala ulang 20 tahun adalah h = 0,067 Q0,721. Keandalan model hubungan jarak dengan elevasi maksimum kala ulang 5 ataupun 20 tahun sebesar 95%. Namun untuk model hubungan debit dengan elevasi maksimum pada kala ulang 20 tahun memiliki keandalan 99,95%, namun pada kala ulang 5 tahun tidak andal.
Analisis Manajemen Risiko Material dengan Metode Zero-One (Studi Kasus : Pada Proyek Pembangunan Apartemen Tamansari Amarta Yogyakarta) Widi Hartono; Sugiyarto Sugiyarto; Eva Kumala Wikan Prasodjo
Matriks Teknik Sipil Vol 7, No 2 (2019): JUNI
Publisher : Program Studi Teknik Sipil FT UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (203.96 KB) | DOI: 10.20961/mateksi.v7i2.36505

Abstract

Pembangunan apartemen merupakan salah satu cara untuk menyelesaikan permasalahan meningkatnya kebutuhan hunian terutama di beberapa kota yang memiliki masalah keterbatasan lahan. Dalam pembangunan apartemen dibutuhkan analisa manajemen risiko material untuk mengetahui risiko yang berdampak terhadap waktu dan biaya. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan risiko-risiko material yang dominan terjadi dan upaya penanganan dari risiko yang paling dominan. Analisis penentuan bobot risiko menggunakan metode Zero-One sedangkan penentuan risiko dominan menggunakan perhitungan risk index. Hasil riset ini menunjukan bahwa dari 13 variabel risiko yang dipilih risiko yang paling dominan terhadap dampak waktu adalah sistem pengendalian biaya dan waktu yang lemah menyebabkann keterlambatan material dan penambahan biaya dengan rata-rata risk index sebesar 5.597. Sedangkan  risiko yang paling dominan terhadap dampak biaya adalah pemanfaatan material yang kurang efisien sehingga merugikan kontraktor dengan rata-rata risk index sebesar 6.686
RANCANG CAMPUR BETON DENSITAS TINGGI DENGAN BAHASA PEMROGRAMAN BORLAND DELPHI Uraiaga Sulthon Vektoriarda; Purnawan Gunawan; Setiono Setiono
Matriks Teknik Sipil Vol 2, No 4 (2014): Desember 2014
Publisher : Program Studi Teknik Sipil FT UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (457.023 KB) | DOI: 10.20961/mateksi.v2i4.37363

Abstract

Kepadatan/densitas beton meningkat dengan menggunakan agregat khusus yang berbobot tinggi seperti barium. Pembuatan beton densitas tinggi dapat dilakukan dengan proses Rancang Campur (Mix Design). Proses rancang campur (Mix design) memerlukan pembacaan grafik dan tabel referensi yang jumlahnya cukup banyak yang apabila dilakukan secara manual cenderung tidak efisien/lama, oleh karena itu diperlukan suatu mekanisme untuk otomatisasi proses Rancang Campur (Mix design), yaitu pembuatan program komputer untuk merangkaikan langkah-langkah proses rancang campur (Mix Design) yaitu dengan bahasa pemrograman Borland Delphi.Metodologi penelitian merupakan tahapan langkah penyelesaian kasus untuk mendapatkan hasil yang rasional. Secara umum program bahasa visual terdapat tiga bagian pokok yaitu input data, proses, dan output data. Data material untuk proses rancang campur beton densitas tinggi digunakan sebagai input data manual kemudian dimodelkan/terjemahkan kedalam bahasa pemrograman Borland Delphi. Alur tahapan dalam proses pemodelan dengan memperhatikan elemen - elemen yang terkait (data modelling). Proses pemodelan dilakukan dengan pembuatan coding yang menggunakan tool RAD dari Delphi. Hasil perancangan/disain bahasa pemrograman Borland Delphi menggunakan beberapa komponen dan variabel - variabel menghasilkan interface/tampilan berupa kotak dialog dan tombol - tombol untuk input data dan dilengkapi beberapa notifikasi/pemberitahuan, sehingga akan muncul peringatan jika terjadi kesalahan pada saat proses input data. Analisis dan uji validasi bahasa pemrograman Borland Delphi dengan proses secara manual pada rancang campur beton densitas tinggi ini menghasilkan tidak ada simpangan.