cover
Contact Name
-
Contact Email
jurnalcomserva@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
jurnalcomserva@gmail.com
Editorial Address
Greenland Sendang Residence No. RG-04, Sendang, Kec. Sumber, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat 45611
Location
Kab. cirebon,
Jawa barat
INDONESIA
COMSERVA: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat
Published by Publikasi Indonesia
ISSN : 27985652     EISSN : 27985210     DOI : 10.36418/comserva
The mission of COMSERVA : Indonesian Jurnal of Community Services and Devleopment as the result of community services activities. The activities are including the implementation of science development and applied technology to empower society and realize sustainable development. The journal highlights the existing issues that happened in various fields to empower the community. The issues including, but not limited to, increasing the community capacity, applying appropriate technology, applying research result in the community, improving the people knowledge, and also the innovation in the purpose to empower people.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 2,399 Documents
Analisis Usaha Jagal Sapi di Rumah Potong Hewan Kecamatan Langke Rembong Kabupaten Manggarai Ekaristi, Elisabet; G. Sogen, Johanes; R. Lole, Ulrikus; R.D. Ratu, Maria
COMSERVA : Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 12 (2024): COMSERVA : Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/comserva.v3i12.1277

Abstract

Suatu penelitian telah dilakukan untuk mengetahui besarnya pendapatan para jagal sapi di RPH Ruteng dan mengetahui kelayakan usaha jagal sapi tersebut. Pengambilan contoh dilakukan secara acak sederhana terhadap 6 orang jagal sapi. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancaradan studi dokumentasi. Metode analisis data yang digunakan yaitu analisis deskriptif berupa analisis pendapatan dan analisis kelayakan usaha. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata pendapatan tunai yang diperoleh tiap jagal adalah Rp43.893.644/tahun dan secara finansial diperoleh nilai R/C = 1,29 dan B/C= 0,29. Disimpulkan bahwa usaha jagal sapi di RPH Ruteng telah menghasilkan pendapatan bagi para jagal dan keluarganya dan secara finansial layak untuk diusahakan dan dikembangkan pada masa yang akan datang
Pengaruh Substitusi Kuning Telur Bebek dalam Pengencer Semen Life Terhadap Kualitas Spermatozoa Babi Landrace Manur, Felisitas
COMSERVA : Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 12 (2024): COMSERVA : Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/comserva.v3i12.1278

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh substitusi kuning telur bebek dalam pengencer semen life terhadap kualitas spermatozoa babi landrace. Materi yang digunakan adalah semen segar yang ditampung dari 2 ekor babi landrace umur 2 tahun. Penampungan dilakukan dua kali seminggu dengan menggunakan glove hand method. Semen yang berkualitas baik yaitu motilitas sperma ?70%, konsentrasi sperma ?200 x 106 sel/mL diencerkan dalam pengencer semen life (SL) dengan substitusi kuning telur bebek (KTB) sebagai perlakuan yaitu P1 : 90 % SL + 10 % KTB, P2 : 85 % SL + 15 % KTB, P3 : 80 % SL + 20 % KTB, P4 : 75 % SL + 25 % KTB. Setelah pengenceran semen disimpan didalam cool box pada suhu 18-200C. Evaluasi kualitas spermatozoa pasca pengenceran dilakukan setiap 8 jam hingga motilitas 40%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa substitusi kuning telur bebek dalam pengencer semen life berpengaruh nyata (P<0,05) terhadap motilitas, viabilitas, dan daya tahan hidup spermatozoa, namun tidak berbeda nyata (P>0,05) pada variabel abnormalitas spermatozoa setelah menyimpan. Persentase motilitas spermatozoa pada perlakuan P3 lebih tinggi dari pada perlakuan P4 dan P1, namun tidak terdapat perbedaan yang signifikan dengan perlakuan P2 (P>0,05). Perbandingan motilitas spermatozoa pada perlakuan P3 VS P1adalah sebagai berikut: motilitas 46,80 VS 28,60%, viabilitas 56,50% VS 38,24%, abnormalitas 5,57% VS 5,67%, dan daya tahan hidup 40.00 VS 30,36 jam. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa substitusi 20% kuning telur bebek dan merupakan konsentrasi terbaik dalam mempertahankan kualitas spermatozoa babi landrace
Kandungan Protein Kasar Serat Kasar dan Lemak Kasar Hijauan Pakan Padang Penggembalaan Alam di Desa Bhezamari dan Desa Raporendu Kecamatan Nangapanda Kabupaten Ende Wanda, Fransisko; B. Osa, Dominggus; Tany Temu, Stefanus
COMSERVA : Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 4 (2024): COMSERVA : Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/comserva.v4i4.1279

Abstract

Penelitian dilaksanakan selama 3 bulan dari Februari hingga April 2023 dipadang penggembalaan alam Desa Bhezamari dan Desa Raporendu Kecamatan Nangapanda Kabupaten Ende. Tujuan penelitian untuk mengetahui Kandungan Protein Kasar, Serat Kasar dan Lemak Kasar. Metode yang digunakan dalam penelitian adalah Metode survei pengukuran dan pengamatan langsung di lapangan dengan menggunakan bingkai kuadran 1 x 1 m. Data yang diperoleh ditabulasi dan dihitung untuk mendapatkan presentasi rata-rata kandungan protein kasar, serat kasar, serta Lemak Kasar hijauan padang penggembalaan alam. Hasil penelitian diperoleh rataan kandungan Protein kasar 9,91%, Serat Kasar 27,32%, serta Lemak Kasar 3,03% di Desa Bhezamari, sedangkan Desa Raporendu Protein Kasar 5,12%, Serat Kasar 26,51%, serta Lemak Kasar 1,74%. Berdasarkan analisis statistik uji t (t-student) terhadap Protein Kasar nilai t hitung (7.284) lebih besar dari t tabel (2.12) terdapat perbedaan antara Protein Kasar Desa Raporendu dengan Protein Kasar Desa Bhezamari dan Serat Kasar nilai t hitung (1.070) lebih kecil dari t tabel (2.12) tidak terdapat perbedaan antara Serat Kasar Desa Raporendu dengan Serat Kasar Desa Bhezamari. Serta Lemak Kasar nilai t hitung (4.751) lebih besar dari t tabel (2.12) terdapat perbedaan antara Lemak Kasar Desa Raporendu dengan Lemak Kasar Desa Bhezamari
Kecernaan in Vitro Bahan Kering dan Bahan Organik Hijauan Padang Rumput Alam di Desa Bhezamari dan Raporendu Kecamatan Nangapanda Kabupaten Ende Osaputra Sama, Frederikus; Djoko Sulistijo, Edi; Panca Nastiti, Herayanti
COMSERVA : Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 12 (2024): COMSERVA : Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/comserva.v3i12.1280

Abstract

Penelitian bertujuan untuk mendapatkan nilai kecernaan bahan kering dan bahan organik in vitro hijauan pakan padang rumput alam di Desa Bhezamari dan Desa Raporendu Kecamatan Nangapanda Kabupaten Ende. Penelitian ini menggunakan survei, pengukuran, dan pengamatan langsung di lapangan. Materi penelitian adalah leguminosa dan hijauan rumput yang tumbuh di padang rumput alam di lokasi penelitian. Variabel yang diukur dalam penelitian ini adalah kecernaan bahan kering dan bahan organik in vitro. Data dianalisis dengan Uji t Student. Hasil penelitian diperoleh, rataan kecernaan bahan kering in vitro hijauan pakan padang penggembalaan alam di Desa Bhezamari dan Desa Raporendu adalah 42,989% dan 37,481%. Rataan kecernaan bahan organik in vitro hijauan pakan padang penggembalaan alam di Desa Bhezamari dan Desa Raporendu adalah 41,351% dan 38,764%. Hasil analisis uji t (t-student) KcBK diperoleh nilai t hitung 2,672 t lebih besar (>) dari t tabel 2,12. Nilai t hitung KcBO diperoleh 1,365 lebih kecil (<) dari t tabel 2,12. Kesimpulan KcBK desa Bhezamari lebih tinggi dibanding desa Raporendu, sedangkan KcBO antara Desa Bhezamari dan KcBO Desa Raporendu relatif sama. Nilai kecernaan bahan kering dan bahan organik in vitro pada kedua Desa termasuk dalam kategori rendah
Analisis Hukum Terhadap Putusan Kasasi Mahkamah Agung Nomor 1146 K/PDT.SUS-HKI.2020 Terkait Penerapan Persamaan pada Pokoknya dalam Kasus Merek “PREDATOR” Berdasarkan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2016 Tentang Merek dan Indikasi Geografis Christina Marintan, Gabriella; Ratna Permata, Rika; Sudaryat, Sudaryat
COMSERVA : Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 12 (2024): COMSERVA : Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/comserva.v3i12.1281

Abstract

Keberadaan merek saat ini memilik peran penting sebagai suatu identitas yang baik untuk melindungi produk serta menjadi jaminan atas kualitas produk atau layanan dalam persaingan pasar. Untuk dapat dilindungi, suatu merek harus didaftarkan terlebih dahulu dan sudah memenuhi syarat yang telah ditentukan oleh undang-undang. Merek dapat saja ditolak atau dibatalkan apabila tidak memenuhi syarat yang ditentukan. Pada kasus sengketa merek “PREDATOR”, Acer Incorporated selaku Penggugat mengajukan gugatan kepada Komisi Banding Merek yang telah mengajukan putusan untuk menolak permohonan banding atas pendaftaran merek “PREDATOR” milik Penggugat karena adanya persamaan pada pokoknya dengan merek yang telah terdaftar dengan nama dan jenis barang yang sama. Penelitian ini menggunakan metode penelitian dengan penedekatan yuridis normatif berdasarkan hukum yang berlaku. Hasil penelitian menunjukan bahwa Pertama, terdapat disparitas antara Majelis Hakim pada Pengadilan Niaga dan Hakim Agung pada Pengadilan Kasasi. Kedua, terdapat inkosistensi pada Putusan Majelis Kasasi dalam menafsirkan unsur Persamaan Pada Pokoknya dan menafsirkan tujuan dari gugatan Penggugat
Tipikal Nilai Ketidakrataan Untuk Jalan Beton Menggunakan Roughness Meter Pusjatan: Studi Kasus Ruas Jalan Rancaekek – Solokan Jeruk, Soreang – Gading Tutuka Damayanti, Irma; Wildan, Wili; Syafier, Siegfried; Mulyawati, Fauzia
COMSERVA : Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 12 (2024): COMSERVA : Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/comserva.v3i12.1282

Abstract

Terjadinya ketidakrataan permukaan jalan raya pada ruas jalan Rancaekek – Solokan Jeruk, Soreang - Gading Tutuka yang diakibatkan karena kendaraan bermuatan besar yang sering melewati ruas tersebut. Cara penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif yaitu pendekatan penelitian yang mengandalkan penggunaan angka-angka dalam segala tahapnya, mulai dari pengumpulan data hingga presentasi hasil. Dengan Data primer nya yaitu Pengambilan data menggunakan alat Roughmeter. Roughmeter digunakan untuk survey nilai ketidakrataan pada jalan raya dan memberikan hasil berikut ini: pada ruas jalan Rancaekek - Solokan Jeruk, nilai rata-rata ketidakrataannya sebesar 4,9% yang menunjukkan kondisinya sedang, sedangkan pada ruas Solokan Jeruk - Rancaekek, nilai rata-rata ketidakrataannya sebesar 5,2% yang juga menunjukkan kondisinya sedang. Pada ruas Soreang-Gading Tutuka, nilai rata-rata ketidakrataannya sebesar 4,9% yang berarti kondisinya sedang, dan pada ruas Gading Tutuka-Soreang, nilai rata-rata ketidakrataannya sebesar 4,6% yang juga menunjukkan kondisinya sedang
Pemanfaatan Pelarut Ramah Lingkungan Natural Deep Eutectic Solvent (NADES) untuk Ekstraksi Likopen pada Tomat Ayu Mas Sarayawati, Kadek; Gede Rai Yadnya Putra, Anak Agung
COMSERVA : Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 12 (2024): COMSERVA : Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/comserva.v3i12.1283

Abstract

Likopen merupakan salah satu senyawa golongan karotenoid tetraterpen yang banyak ditemukan pada tomat yang memiliki beragam manfaat bagi kesehatan tubuh. Kandungan likopen dapat diperoleh melalui metode ekstraksi dimana biasanya digunakan pelarut organik yang penggunaannya dapat memberikan efek negatif bagi tubuh. Pelarut ramah lingkungan yang saat ini banyak dikembangkan adalah natural deep eutectic solvent (NADES). Dibandingkan dengan pelarut organik konvensional, NADES memiliki keunggulan diantaranya adalah dapat mudah terurai, praktis dan tidak beracun, serta terjangkau. Tinjauan ini bertujuan untuk melihat bagaimana penggunaan NADES untuk ekstraksi likopen pada tomat dalam meningkatkan penggunaannya dalam ekstraksi senyawa bioaktif. Dari beberapa penelitian yang telah dilakukan didapatkan hasil bahwa penggunaan NADES dapat menghasilkan ekstraksi senyawa bioaktif likopen pada tomat secara efisien
Review Artikel : Kandungan Fitokimia dan Potensi Urang Aring (Eclipta Alba L.) Sebagai Bahan Baku Obat untuk Mengatasi Kebotakan (Hair Loss) Amelia Syahrani Putri, Komang; Ngurah Agung Dewantara Putra, I Gusti
COMSERVA : Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 12 (2024): COMSERVA : Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/comserva.v3i12.1284

Abstract

Tanaman Urang-Aring (Eclipta alba L.) memiliki genus Eclipta dari famili Asteraceae. Tanaman ini sejak turun temurun dimanfaatkan sebagai obat tradisional serta diketahui memiliki berbagai aktivitas farmakologi. Tujuan review ini adalah untuk membahas manfaat E. alba mengatasi kebotakan dengan meninjau karakteristik botani, taksonomi, kandungan fitokimia, penggunaan dan bioaktivitasnya untuk mengatasi kebotakan yang diperoleh dan disusun dari hasil penelusuran literatur melalui mesin pencarian seperti ScienceDirect, SpringerLink, Google Sholar dan PubMed kemudian dibahas secara naratif. Hasil yang diperoleh menunjukkan bahwa ekstrak ethanol, petroleum ether dan fraksi etil asetat dari ekstrak metanol tanaman ini dilaporkan memiliki aktivitas meningkatkan pertumbuhan rambut. Banyak studi penelitian melaporkan bahwa terdapat senyawa fitokimia seperti triterpene, saponin, flavonoid, thiophene, kumestan, kumarin dan steroid dalam tanaman ini. Wedelolactone dan ?-sitosterol yang masing-masing tergolong sebagai senyawa kumestan dan steroid dianggap bertanggung jawab dalam aktivitas farmakologinya mengatasi kebotakan (hair loss). Wedelolactone diketahui memiliki aktivitas menghambat ekspresi TGF-?1 berakibat pada pemanjangan folikel rambut. ?-sitosterol bekerja sebagai 5?-reduktase inhibitor sehingga berkontribusi dalam pengobatan alopecia androgenik
Pengaruh Pemberian Pupuk Organik Cair Top G2 Terhadap Kandungan NDF dan ADF Serta Selulosa Rumput Gajah Mini (Pennisetum Purpureum CV. Mott) Yunita Daro Seda, Lutgardis; Benyamin Osa, Dominggus; Panca Nastiti, Herayanti
COMSERVA : Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 12 (2024): COMSERVA : Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/comserva.v3i12.1285

Abstract

Penelitian dilaksanakan di lahan perkebunan Bela Rasa PSE Keuskupan Agung Ende Jln.Udayana, Kecamatan Ende Tengah, Kabupaten Ende, yang berlangsung dari Februari hingga Mei 2023. Tujuan penelitian untuk mengetahui pengaruh pemberian pupuk organik cair Top G2 terhadap kandungan Neutral Detergent Fiber (NDF), Acid Detergent Fiber (ADF), dan Selulosa rumput gajah mini (Pennisetum purpureum cv. Mott). Metode yang digunakan yaitu metode percobaan dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri dari 4 perlakuan dan 4 ulangan M0 : tanpa perlakuan (kontrol), M1 : 10 ml POC Top G2/1 liter air, M2 : 20 ml POC Top G2/1 liter air, M3 : 30 ml POC Top G2/1 liter air. Variabel yang diukur meliputi kandungan Neutral Detergent Fiber (NDF), Acid Detergent Fiber (ADF) dan Selulosa. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan analisis varians (ANOVA) dan uji lanjut DUNCAN. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian pupuk organik cair Top G2 dengan dosis yang berbeda berpengaruh nyata (P<0,05) pada ADF, tetapi tidak berpengaruh nyata (P>0,05) pada NDF dan Selulosa rumput gajah mini (Pennisetum purpureum cv.Mott). Uji lanjut Duncan antar perlakuan M0:M1 M0:M2 M0:M3 berbeda nyata (P<0,05) sedangkan M1:M2 M1:M3 M2:M3 tidak berbeda nyata (P>0,05) terhadap kandungan ADF. Simpulan penggunaan pupuk organik cair Top G2 dengan dosis 10 sampai 30 ml cenderung menurunkan kandungan NDF dan ADF serta Selulosa rumput gajah mini (Pennisetum purpureum cv. Mott)
Formulasi serta Evaluasi Sediaan Jamu Segar dan Jamu Instan ‘Diapetto’ Sebagai Antidiare Amefi Redisti, Ni Putu; Diantari, Ni Komang; Hermiasih, Ni Kadek; Yadnyaningtias Permata Sari, Ida Ayu
COMSERVA : Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 12 (2024): COMSERVA : Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/comserva.v3i12.1287

Abstract

Diare merupakan salah satu masalah kesehatan yang umum di seluruh dunia, termasuk di Indonesia. Penggunaan jamu untuk mengatasi diare dapat dijadikan sebagai terapi alternatif bagi masyarakat. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk merancang formulasi serta evaluasi sediaan jamu segar dan jamu instan yang efektif dalam mengatasi diare. Jamu segar dan jamu instan ‘Diapetto’ diformulasikan dengan menggunakan bahan alam seperti rimpang kunyit, daun salam dan daun jambu biji. Evaluasi sediaan jamu segar dan jamu instan ‘Diapetto’ dilakukan dengan melakukan uji organoleptis, uji hedonik serta uji kemasan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa formula jamu segar sebagai antidiare yang paling baik yaitu rimpang kunyit 150 gram, daun salam 113 gram, daun jambu biji 26 gram, gula pasir 25 gram, garam 1 gram dan asam jawa 5 gram, serta air matang 500 mL. Sementara formula jamu instan yang telah dioptimasi yaitu rimpang kunyit 150 gram, daun salam 113 gram, daun jambu biji 26 gram, gula pasir 25 gram, garam 1 gram dan asam jawa 5 gram, serta air matang 250 mL. Evaluasi organoleptis menunjukkan penerimaan yang baik dari segi rasa, aroma, dan penampilan visual. Evaluasi hedonik mengungkapkan tingkat kepuasan yang tinggi dari konsumen terhadap kedua formulasi. Evaluasi kemasan menunjukkan bahwa kemasan Diapetto telah memenuhi persyaratan kemasan

Filter by Year

2021 2026


Filter By Issues
All Issue Vol. 5 No. 9 (2026): COMSERVA: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 12 (2025): COMSERVA: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 11 (2025): COMSERVA: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 10 (2025): COMSERVA: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 8 (2025): COMSERVA: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 7 (2025): COMSERVA: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 6 (2025): COMSERVA: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 5 (2025): COMSERVA: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 4 (2025): COMSERVA: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 3 (2025): COMSERVA: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2025): COMSERVA: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2025): COMSERVA: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 9 (2025): COMSERVA: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 12 (2024): COMSERVA : Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 11 (2024): COMSERVA : Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 10 (2024): COMSERVA : Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 09 (2024): COMSERVA : Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 8 (2024): COMSERVA : Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 7 (2024): COMSERVA : Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 6 (2024): COMSERVA : Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 5 (2024): COMSERVA : Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 4 (2024): COMSERVA : Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 3 (2024): COMSERVA : Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2024): COMSERVA : Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2024): COMSERVA : Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 08 (2023): COMSERVA : Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 07 (2023): COMSERVA : Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 06 (2023): COMSERVA : Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 03 (2023): COMSERVA : Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 02 (2023): COMSERVA : Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 12 (2023): COMSERVA : Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 11 (2023): COMSERVA : Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 10 (2023): COMSERVA : Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 09 (2023): COMSERVA : Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 5 (2023): COMSERVA : Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 4 (2023): COMSERVA : Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2023): COMSERVA : Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 12 (2022): COMSERVA: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 11 (2022): COMSERVA : Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 10 (2022): COMSERVA : Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 8 (2022): COMSERVA : Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 7 (2022): COMSERVA : Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 6 (2022): COMSERVA : Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 5 (2022): COMSERVA : Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 4 (2022): COMSERVA: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 3 (2022): COMSERVA : Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2022): COMSERVA: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2022): COMSERVA: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 9 (2022): COMSERVA : (Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat) Vol. 1 No. 8 (2021): COMSERVA : Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 7 (2021): COMSERVA: (Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat) Vol. 1 No. 6 (2021): COMSERVA: (Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat) Vol. 1 No. 5 (2021): COMSERVA: Indonesian Journal of Community Services and Development Vol. 1 No. 4 (2021): COMSERVA: Indonesian Journal of Community Services and Development Vol. 1 No. 3 (2021): COMSERVA: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 2 (2021): COMSERVA : Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 1 (2021): COMSERVA : Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 1 (2021): Special Issue COMSERVA : Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat More Issue