cover
Contact Name
-
Contact Email
jurnalcomserva@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
jurnalcomserva@gmail.com
Editorial Address
Greenland Sendang Residence No. RG-04, Sendang, Kec. Sumber, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat 45611
Location
Kab. cirebon,
Jawa barat
INDONESIA
COMSERVA: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat
Published by Publikasi Indonesia
ISSN : 27985652     EISSN : 27985210     DOI : 10.36418/comserva
The mission of COMSERVA : Indonesian Jurnal of Community Services and Devleopment as the result of community services activities. The activities are including the implementation of science development and applied technology to empower society and realize sustainable development. The journal highlights the existing issues that happened in various fields to empower the community. The issues including, but not limited to, increasing the community capacity, applying appropriate technology, applying research result in the community, improving the people knowledge, and also the innovation in the purpose to empower people.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 2,375 Documents
Pengaruh Hardware, Software dan Brainware Terhadap Ketepatan Waktu (Timeliness) dalam Penyajian Informasi yang Relevan di Sistem Informasi Manajemen Rumah Sakit Nugroho, Joko Agung; Jaya Hartono, Dharma; Amelia Koesdinar, Dwi; Putri Sekartani, Bianti; Petrisia Panjaitan, Cici; Paramarta, Vip
COMSERVA : Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 08 (2023): COMSERVA : Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/comserva.v3i08.1076

Abstract

Sistem Informasi Rumah Sakit harus selaras dengan proses bisnis utama (Core Bussines) Rumah Sakit,yang mempunyai visi misi,dan strategi bisnis yang inovatif dan modern. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh hardware terhadap ketepatan waktu penyajian informasi di Sistem Informasi Manajemen Rumah Sakit, mengetahui pengaruh software terhadap ketepatan waktu penyajian informasi di Sistem Informasi Manajemen Rumah Sakit dan mengetahui pengaruh brainware terhadap ketepatan waktu penyajian informasi di Sistem Informasi Manajemen Rumah Sakit. Dalam penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif serta kajian pustaka atau library research. Sistem informasi manajemen, dalam hal lain juga berfungsi sebagai sebuah sistem operasi atau mesin yang terintegrasi (integrated) untuk menyajikan sistem informasi guna mendukung kinerja pada fungsi operasi, fungsi manajemen, dan pengambilan keputusan dalam suatu lembaga, perusahaan atau organisasi. Hasil kesimpulan dalam penelitian ini menyatakan bahwa ada banyak faktor yang dapat mempengaruhi supaya Sistem Informasi Manajemen Rumah Sakit dapat berjalan dengan baik; antara lain faktor perangkat keras, perangkat lunak, kemampuan pengguna dan juga faktor ketepatan waktu penyajian informasi.
Peran Unit Pelayanan Perempuan dan Anak Polres Bekasi dalam Menangani Kekerasan terhadap Anak di Kota Bekasi Octaviani, Elizabeth; Dame Panjaitan , Junifer
COMSERVA : Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 08 (2023): COMSERVA : Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/comserva.v3i08.1081

Abstract

Penelitian ini membahas peran Unit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) Polrestabes Bekasi dalam menangani kekerasan terhadap anak di Kota Bekasi. Kekerasan terhadap anak semakin meningkat di Indonesia, dan kepolisian menjadi garda terdepan dalam menanganinya. Unit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) memiliki tanggung jawab besar dalam menjaga tegaknya hukum, mendukung upaya perlindungan, dan penanggulangan tindak pidana kekerasan terhadap anak serta memberikan pelayanan perlindungan kepada korban. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif dengan pendekatan kualitatif, dengan teknik purposive sampling untuk memilih informan, dan teknik pengumpulan data meliputi wawancara mendalam, observasi, dan studi dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Unit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Bekasi memainkan peran penting dalam penanganan kekerasan terhadap anak dengan memberikan pelayanan khusus dan perlindungan bagi korban, penyelidikan dan tindak pidana, serta melakukan kerja sama dan koordinasi dengan berbagai instansi dan lembaga terkait. Faktor pendukung yang mempengaruhi Unit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Bekasi meliputi alat bukti visum, keterangan saksi, dan sosialisasi, sedangkan faktor penghambat meliputi kurangnya penyidik terlatih, korban atau pelaku yang berbohong, dan kebutuhan khusus yang sulit dihadapi oleh Unit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Bekasi. Selain itu, pekerja sosial juga memiliki peran penting dalam menangani kasus kekerasan terhadap anak sebagai penghubung, pendidik, konselor, atau klinisi. Penelitian ini memberikan implikasi praktis dan teoritis dalam bidang ilmu kesejahteraan sosial.
Implementasi Persidangan E-Court di Pengadilan Tata Usaha Negara Kupang Menurut Peraturan Mahkamah Agung Nomor 1 Tahun 2019 Tamonob, Anastasia; Tuba Helan, Yohanes G.; K.E. R. Nuban, Detji.
COMSERVA : Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 08 (2023): COMSERVA : Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/comserva.v3i08.1082

Abstract

E-court adalah sebuah instrument pengadilan sebagai bentuk pelayanan terhadap masyarakat dalam hal pendaftaran perkara secara online, tafsiran panjar, biaya secara online, pembayaran biaya panjar secara online, pemanggilan secara online, mengirim dokumen persidangan (jawaban, replik, dan kesimpulan). Aplikasi e-court diharapkan mampu meningkatkan pelayanan dan fungsinya menerima pendaftaran perkara secara online dimana masyarakat akan menghemat waktu dan biaya saat melakukan pendaftaran perkara. Penelitian ini merupakan penelitian yuridis empiris di mana penelitian ini dilaksanakan di pengadilan Tata Usaha Negara Kupang Penelitian ini menggunakan pedoman wawancara terhadap lima narasumber. Data dianalisis secara deskriptifkualitatif. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan dapat disimpulkan: Implementasi Persidangan e-court di Pengadilan Tata Usaha Negara Kupang Menurut Peraturan Mahkamah Agung Nomor 1 Tahun 2019.(1).Penerapan e-court juga telah memberikan kemudahan bagi pencari keadilan termasuk perangkat keadilan sehingga mampu menciptakan efisien dan efektifitas di Pengadilan. (2). Administrasi perkara secara elektronik sangat membantu masyarakat karena dapat mempersingkat waktu dan menyederhanakan berbagai tahapan dari pendaftaran, pemanggilan dan pembayaran secara online, guna mewujudkan asas penyelenggaraan Pengadilan yaitu sederhana, cepat dan biaya ringan. (3). Faktor-faktor yang di alami adalah masalah kondisi jaringan yang tidak stabil, sumber daya manusia dan kurang minatnya masyarakat terkait persidangan e- court.
Penerapan Sanksi Pidana terhadap Pelaku Pembunuhan di Kabupaten Kupang Yohanis Fudikoa, Abyo; G. Manuain, Orpa; CH. Manafe , Deddy R.
COMSERVA : Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 08 (2023): COMSERVA : Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/comserva.v3i08.1083

Abstract

Kejahatan atau tindak pidana pembunuhan dengan mutilasi belakangan ini menjadi berita yang sering di perbincangkan di kalangan masyarakat, karena pembunuhan dilakukan dengan menganiaya serta memotong-motong tubuh korbannya menjadi beberapa bagian untuk menghilangkan jejak pembunuhan yang dilakukan pelakunya. Penelitian ini bertujuan menganalisis faktor penyebab kasus pemerkosaan dan pembunuhan, mengidentifikasi upaya penanggulangan kasus pemerkosaan dan pembunuhan, untuk memberikan kontribusi pemahaman yang lebih mendalam tentang faktor penyebab, klasifikasi hukum, dan penerapan sanksi pidana terkait tindak pidana pembunuhan, khususnya pada kasus yang menjadi fokus di Kelurahan Batakte, Kabupaten Kupang. Hasil penelitian ini menunjukkan terjadinya: (1) Faktor Penyebab Penerapan Sanksi Hukum Pidana Terhadap Pelaku Pembunuhan di Kabupaten Kupang Berdasarkan Pasal 338 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana, pada dasarnya disebabkan oleh beberapa faktor-faktor yaitu (a) Faktor Kejiwaan, (b) Faktor Sosial Masyarakat, (c) Faktor Ekonomi, (d) Faktor Lingkungan. (2) Upaya Penanggulangan Kejahatan Kasus Pemerkosaan dan Pembunuhan Di Kabupaten Kupang Berdasarkan Pasal 338 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana dilakukan dengan cara yaitu (1) Tindakan pre-emitif yaitu upaya-upaya awal yang dilakukan oleh kepolisian untuk mencegah terjadinya kejahatan. (2) Tindakan Preventif yaitu tindakan yang ditekankan untuk menghilangkan kesempatan dalam melakukan kejahatan (3) Tindakan Represif yaitu tindakan yang menindak para pelakunya sesuai dengan perbuatannya agar pelaku tersebut sadar bahwa perbuatan yang dilakukannya melanggar hukum  
Penatalaksanaan Fisioterapi pada Kasus Osteoarthritis KNEE di RSM Ahmad Dahlan Kediri Luthfiah, Nuraini; Rahmanto, Safun; Kirana, Wahda
COMSERVA : Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 08 (2023): COMSERVA : Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/comserva.v3i08.1084

Abstract

Latar belakang: Lansia sering mengalami tanda tanda degeneratif khususnya pada daerah lutut. Penyakit ini dinamakan osteoarthritis. Osteoarthritis merupakan penyakit degenerative yang menyerang pada persendian lutut sehingga mengakibatkan keterbatasan aktivitas. Mayoritas penyakit ini dialami oleh perempuan khususnya lansia. Hal ini disebabkan karena aktivitas berulang-ulang dan aktivitas berat. Salah satu teknik terapi menggunakan short wave diathermy (SWD) dan quadriceps exersice yang bertujuan mengurangi nyeri dan meningkatkan kekuatan otot pada lutut. Tujuan: memberikan layanan terapi pada kasus osteoarthritis knee di RSM Ahmad Dahlan Kediri. Metode: metode penatalaksanaan ini menggunakan short wave diathermy (SWD) dan quadriceps exersice. Hasil: terdapat penurunan ambang nyeri pada daerah lutut dan terdapat peningkatan kemampuan fungsional. Kesimpulan: pada penatalaksanaan fisioterapi dengan kasus osteoarthritis genu dextra menggunakan short wave diathermy (SWD) dan quadriceps exersice terdapat penurunan nyeri pada daerah lutut dan terdapat peningkatan kemampuan fungsional.
Kolaborasi dalam Pengembangan Wisata Edukasi Gerabah di Desa Rendeng Kabupaten Bojonegoro Setiawan, Andi
COMSERVA : Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 08 (2023): COMSERVA : Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/comserva.v3i08.1085

Abstract

Untuk dapat mengembangkan sebuah penyelenggaraan suatu tata kelola pemerintahan yang baik, maka diperlukan adanya suatu hubungan yang baik antara beberapa institusi yang terlibat, baik dengan pihak pemerintah ataupun pihak swasta. Hubungan yang dimaksud adalah berupa kegiatan kolaborasi. Penyelenggaraan pemerintahan membutuhkan suatu kolaborasi, salah satunya adalah dalam bidang pariwisata. Pengembangan pariwisata dilakukan oleh pemerintah kabupaten Bojonegoro, namun terdapat lokasi yang harus diperhatikan lebih jauh oleh pemerintah kabupaten yaitu Desa Rendeng dengan wisatanya yaitu Wisata Edukasi Gerabah. Dalam pengembangan pariwisata Wisaya Edukasi Gerabah telah dilakukan kolaborasi dengan berbagai aktor dari pemerintah kabupaten, swasta dan masyarakat. Penelitian yang dilakukan ini menggunakan metode penelitian Kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Sedangkan teori yang digunakan pada penelitian ini adalah teori kolaborasi milik Emerson dan Nabatchi. Hasil yang didapatkan melalui pembahasan penelitian menunjukkan beberapa proses kolaborasi yang telah dilakukan oleh seluruh partisipan berjalan dengan baik, mulai dari collaboration dynamics, Collaborative actions, Outcomes dan Adaptation. Hal tersebut dibuktikan dengan penciptaan kebijakan peresmian Wisata Edukasi Gerabah dan penetapan produk gerabah menjadi maskot Kabupaten Bojonegoro. Dengan adanya kebijakan tersebut memberikan kemajuan Desa Rendeng mulai dari kondisi lingkungan, sosial dan budaya yang mana hal tersebut memberikan dampak yang baik kepada masyarakat untuk terus memproduksi gerabah. Namun terdapat kekurangan dalam kolaborasi ini yaitu minimnya Sumber Daya Masyarakat yang berkenan menjadi pengelola sehingga pengelola yang terdiri dari 3-5 orang harus bekerja lebih keras, selanjutnya adalah permasalahan belum adanya aturan perundangan yang memayungi kolaborasi yang dilakukan.
Pemberdayaan Masyarakat dalam Program Kampung Tangguh Semeru Sebagai Upaya Pemulihan Ekonomi Terdampak Pendemi di Dusun Gerdu Kecamatan Bumiaji Kota Batu Setiawan, Andi
COMSERVA : Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 08 (2023): COMSERVA : Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/comserva.v3i08.1086

Abstract

Penelitian ini membahas mengenai pemberdayaan masyarakat dalam program kampung tangguh semeru Dusun Gerdu sebagai upaya dalam memulihkan ekonomi terdampak pendemi beserta faktor pendorong dan penghambat serta implementasinya. Peneliti menggunakan teori pemberdayaan masyarakat dengan pendekatan 7D menurut Dhamotharan. Metode penelitian yang digunakan peneliti adalah metode kualitatif dengan teknik wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberdayaan masyarakat di Dusun Gerdu melakukan pengembangan hubungan dengan adanya kegiatan silaturahmi yang terjalin diantara para stakeholders. Dalam penemuan kapasitas juga terjadi dengan adanya potensi-potensi di Dusun Gerdu yang telah dikembangkan. Membangun cita-cita masyarakat dilakukan dengan cangkrukan di waktu senggang para warga. Arah tindakan masyarakat ditentukan dengan melakukan sosialisasi sehingga setiap warga di Dusun Gerdu saling memahami visi dan misi kampung kedepannya. Perancangan tindakan masyarakat dilakukan oleh para pengurus Kampung Tangguh Semeru yang berkoordinasi dengan kepolisian dan Pemerintah Desa Tulungrejo. Dalam pelaksanaan kegiatan pemberdayaan masyarakat dilakukan kegiatan monitoring oleh pihak kepolisian, selain itu segala sesuatu yang menghambat kelancaran kegiatan akan dibantu dan dicarikan solusinya oleh kepolisian dan pemerintah desa selaku pembina pada program Kampung Tangguh Semeru. Proses dokumentasi dan pengambilan hal yang dapat dipelajari telah dilakukan oleh masyarakat, dimana segala bentuk dokumentasi telah dimiliki dan dikumpulkan sejak awal kegiatan pemberdayaan dimulai, dan masyarakat telah mendapatkan pelajaran dari setiap proses yang telah dilalui. Kesimpulannya adalah program Kampung Tangguh Semeru di Dusun Gerdu dalam memulihkan ekonomi belum sepenuhnya berhasil, dikarenakan belum berjalannya program yang berasal dari Kepolisian itu sendiri selaku fasilitator dan inisator program KTS. Namun, perekonimian membaik dengan dibukanya beberapa warung yang mampu memberikan penghasilan tambahan dan pekerjaan sampingan bagi masyarakat yang menganggur. Hal tersebut juga dipengaruhi oleh faktor pendukung berupa rasa gotong royong dan semangat ingin maju yang tinggi serta lokasi yang startegis. Adapun faktor penghambatnya yaitu modal bagi pengembangan KTS, mental masyarakat yang belum terbentuk, pemasaran dan promosi yang belum maksimal.
Hubungan Mutu Pelayanan terhadap Kepuasan Pasien di Poli Fisioterapi: Literature Review Nur Alpiah, Dini; Wardani, Anggun; Ainun, Fikma; Nurfitria, Erica
COMSERVA : Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 08 (2023): COMSERVA : Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/comserva.v3i08.1087

Abstract

Pemanfaatan pelayanan poli fisioterapi dan tenaga medis fisioterapi memerlukan kinerja yang baik tidak hanya dalam pengobatan terapi fisik tetapi juga kepuasan terhadap kualitas, kesadaran petugas dalam pelayanan fisioterapi yang baik serta akses terhadap fasilitas dan peralatan yang layak dapat memberikan keamanan . bertambah canggih tingkat pelayanan medis maka semakin puas pasien terhadap kerja poli fisioterapi. Mutu pelayanan terhadap kepuasan pasien terdapat 5 indikator Assurance , Emphaty , Responsiveness, Tangible Dan Reliability. Hasil Penelitian hubungan mutu pelayanan fisioterapi beserta kepuasan , ada ikatan dimensi fisik berupa dengan format kenyamanan pasien , assurance (0.000), empathy (0.001) atau nilai 0.004 < dari nilai p- value 0.05 Kesimpulan: Mutu memiliki fungsi menjadi sejenis acuan maupun ukuran dalam mengatur kualitas yang dipersembahkan oleh poli fisioterapi . sehingga dalam pelaksanaanya perlu dilakukan monitoring dan evaluasi .
Optimalisasi dan Efektivitas Pola Bimbingan dan Pengawasan terhadap Narapidana yang Memperoleh Pembebasan Bersyarat di Wilayah Hukum Balai Pemasyarakatan Kelas II Kupang Sandi Ali, Bayu
COMSERVA : Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 08 (2023): COMSERVA : Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/comserva.v3i08.1088

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dua hal, yaitu: pola bimbingan BAPAS untuk mencegah narapidana melakukan tindak pidana selama pembebasan bersyarat dan upaya-upaya dalam mengoptimalkan dan mengefektifkan pelaksanaan, bimbingan dan pengawasan terhadap narapidana yang mendapat pembebasan bersyarat di lingkungan BAPAS Kupang. Metode penelitian yang digunakan merupakan metode penelitian empiris dimana penulis mendapatkan data langsung dari hasil wawancara dengan petugas Balai Pemasyarakatan kelas II Kupang dan hasil wawancara dengan klien bebas bersyarat yang menjalankan pembebasan bersyarat di Balai Pemasyarakatan kelas II Kupang. Data penelitian ini meliputi data primer dan data sekunder. Teknik pengumpulan data dengan wawancara dan studi dokumen berupa buku-buku, karya ilmiah, peraturan perundang-undangan dan bahan tertulis lainnya yang berkaitan dengan penelitian ini. Analisis data menggunakan analisis data kualitatif. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) ada dua pola bimbingan yang dijalankan BAPAS Kupang dalam menjalankan bimbingan terhadap narapidana yang menjalankan pembebasan bersyarat yaitu pola bimbingan kemandirian dan pola bimbingan kepribadian. (2) Upaya agar bimbingan tersebut dapat berjalan secara optimal dan seefektif mungkin, yaitu: (a) Penyediaan program pelatihan dan rehabilitasi, (b) Peningkatan partisipasi klien, (c) Monitoring dan evaluasi, (d) Kerjasama dengan Lembaga terkait, (e) Edukasi bagi Masyarakat. Saran dari penulis untuk BAPAS Kupang agar bimbingan semakin berjalan secara optimal dan efektif yaitu: (1) Perlu adanya penambahan jumlah anggota BAPAS, (2) Perlu dibuatnya pos BAPAS, (3) Perlu perbanyak kerja sama dengan instansi lain, (4) Perlu adanya sanksi keras terhadap klien yang tidak patuh terhadap program pengawasan dan bimbingan, (5) Perlu kerja sama dengan tokoh Masyarakat agar dapat memberikan informasi penting tentang klien bebas bersyarat.
Tinjauan Hukum tentang Pembatalan Perkawinan Paksa Disbebakan Adanya Hubungan di Luar Nikah Ditinjau dari Undang-Undang Perkawinan dan Hukum Islam Intan Sekarwangi, Bestari Prahastani; Artaji, Artaji; Ayuna Putri, Sherly
COMSERVA : Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 08 (2023): COMSERVA : Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/comserva.v3i08.1089

Abstract

Perkawinan paksa menjadi permasalahan global dikarenakan tidak sesuai dengan Pasal 6 ayat (1) Undang-Undang Perkawinan, karena pada dasarnya perkawinan harus dilaksanakan atas kesepakatan kedua belah pihak. Objek kajian dalam penelitian ini adalah Putusan Pengadilan Agama Boyolali Nomor 1114/Pdt.G/PA.Bi/2018 dan Putusan Pengadilan Agama Purwokerto Nomor 950/Pdt.G/PA.Pwt/2023. Adapun tujuan penelitian ini adalah mengetahui keabsahan dan akibat hukum pembatalan paksa disebabkan adanya hubungan di luar nikah ditinjau dari Undang-Undang Perkawinan dan Hukum Islam. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan spesifikasi penelitian deskriptif analitis dengan metode pendekatan yuridis normatif. Penelitian ini menggunakan teknik pengumpulan data dalam bentuk studi dokumen dan studi lapangan. Berdasarkan hasil penelitian, pertama bagi pihak yang merasa dirugikan atas perkawinan paksa dapat mengajukan pembatalan perkawinan. Batalnya suatu perkawinan paksa berlaku sejak putusnya Putusan Pengadilan, sedangkan batalnya suatu perkawinan paksa yang terdapat unsur larangan perkawinan berlaku sejak akad atau awal perkawinan. Kedua, akibat hukum pembatalan perkawinan adalah putusnya kedudukan suami dan istri dan perkawinannya dianggap tidak pernah ada. Jangka waktu pembatalan perkawinan adalah 6 (enam) bulan dan bagi pihak yang merasa tidak puas atas putusan pembatalan perkawinan dapat mengajukan upaya hukum kasasi tanpa upaya hukum banding. Pembatalan perkawinan paksa tidak berlaku surut terhadap kedudukan anak, harta bersama, dan pihak ketiga.

Filter by Year

2021 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 4 No. 12 (2025): COMSERVA: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 11 (2025): COMSERVA: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 10 (2025): COMSERVA: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 8 (2025): COMSERVA: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 7 (2025): COMSERVA: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 6 (2025): COMSERVA: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 5 (2025): COMSERVA: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 4 (2025): COMSERVA: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 3 (2025): COMSERVA: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2025): COMSERVA: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2025): COMSERVA: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 9 (2025): COMSERVA: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 12 (2024): COMSERVA : Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 11 (2024): COMSERVA : Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 10 (2024): COMSERVA : Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 09 (2024): COMSERVA : Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 8 (2024): COMSERVA : Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 7 (2024): COMSERVA : Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 6 (2024): COMSERVA : Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 5 (2024): COMSERVA : Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 4 (2024): COMSERVA : Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 3 (2024): COMSERVA : Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2024): COMSERVA : Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2024): COMSERVA : Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 08 (2023): COMSERVA : Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 07 (2023): COMSERVA : Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 06 (2023): COMSERVA : Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 03 (2023): COMSERVA : Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 02 (2023): COMSERVA : Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 12 (2023): COMSERVA : Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 11 (2023): COMSERVA : Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 10 (2023): COMSERVA : Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 09 (2023): COMSERVA : Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 5 (2023): COMSERVA : Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 4 (2023): COMSERVA : Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2023): COMSERVA : Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 12 (2022): COMSERVA: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 11 (2022): COMSERVA : Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 10 (2022): COMSERVA : Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 8 (2022): COMSERVA : Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 7 (2022): COMSERVA : Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 6 (2022): COMSERVA : Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 5 (2022): COMSERVA : Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 4 (2022): COMSERVA: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 3 (2022): COMSERVA : Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2022): COMSERVA: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2022): COMSERVA: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 9 (2022): COMSERVA : (Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat) Vol. 1 No. 8 (2021): COMSERVA : Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 7 (2021): COMSERVA: (Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat) Vol. 1 No. 6 (2021): COMSERVA: (Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat) Vol. 1 No. 5 (2021): COMSERVA: Indonesian Journal of Community Services and Development Vol. 1 No. 4 (2021): COMSERVA: Indonesian Journal of Community Services and Development Vol. 1 No. 3 (2021): COMSERVA: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 2 (2021): COMSERVA : Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 1 (2021): Special Issue COMSERVA : Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 1 (2021): COMSERVA : Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat More Issue