cover
Contact Name
Calvin E. J. Mamahit
Contact Email
calvinmamahit@unima.ac.id
Phone
+6282189240852
Journal Mail Official
jurnal.edunitro@gmail.com
Editorial Address
Gedung Jurusan PTE, Fakultas Teknik, Jalan Kampus Unima, Kelurahan Tonsaru, Kecamatan Tondano Selatan, Kabupaten Minahasa, Sulawesi Utara.
Location
Kab. minahasa,
Sulawesi utara
INDONESIA
Jurnal Edunitro
ISSN : 27762920     EISSN : 2776284X     DOI : https://doi.org/10.53682/edunitro
Jurnal Edunitro (E-ISSN 2776-284X dan P-ISSN 2776-2920) dikelola oleh Jurusan Pendidikan Teknik Elektro, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Manado. Jurnal ini menyediakan sarana ilmiah terbuka bagi ilmuwan, akademisi, mahasiswa, guru dan praktisi industri untuk mempromosikan pengetahuan keahlian teknik elektro, temuan penelitian, serta inovasi terbaru dalam manajemen pendidikan dan pelatihan kejuruan. Ruang lingkup jurnal meliputi hasil penelitian keilmuan, pendidikan dan pelatihan di bidang teknik elektro, serta manajemen pendidikan dan pelatihan kejuruan. Jurnal ini menerbitkan dua edisi setiap tahun pada bulan April dan Oktober.
Articles 171 Documents
Hubungan Kuliah Daring dan Minat Belajar dengan Prestasi Belajar Mahasiswa Pendidikan Teknik Elektro Waraney Kamagi; Viverdy Memah; Janne Ticoh
JURNAL EDUNITRO Jurnal Pendidikan Teknik Elektro Vol. 1 No. 2 (2021): October Issue
Publisher : Department of Electrical Engineering Education, Faculty of Engineering, State University of Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (405.958 KB) | DOI: 10.53682/edunitro.v1i2.1880

Abstract

This study aims to: (1) analyze the relationship between online lectures and academic achievement in the 1st semester of Electrical Engineering Education, Manado State University; (2) analyze the relationship between interest and learning achievement in the 1st semester of Electrical Engineering Education, Manado State University; (3) analyzing the relationship between online lectures and interest in learning together with learning achievement. This study uses a correlational quantitative method approach that aims to obtain a systematic, factual, and accurate design; by describing the relationships between the independent or independent variables (X1, X2) and the dependent or dependent variable (Y); and how big is the level of correlation between the variables based on the correlation coefficient. Based on research on the relationship between online lectures and interest in learning with learning achievement in the 1st semester of Electrical Engineering Education, Manado State University that the level of relationship between online lectures and learning achievement, interest in learning and learning achievement, as well as the relationship between online lectures and interest in learning together with learning achievement that has a strong correlation level. Abstrak— Penelitian ini bertujuan untuk: (1) menganalisis hubungan kuliah daring dengan prestasi belajar mata kuliah bidang studi semester 1 Pendidikan Teknik Elektro Universitas Negeri Manado; (2) menganalisis hubungan minat dengan prestasi belajar mata kuliah bidang studi semester 1 Pendidikan Teknik Elektro Universitas Negeri Manado; (3) menganalisis hubungan kuliah daring dan minat belajar secara bersama-sama dengan prestasi belajar. Dalam penelitian ini menggunakan pendekatan metode kuantitatif korelasional yang bertujuan untuk mendapatkan rancangan secara sistematis, faktual dan akurat; dengan mendeskripsikan hubungan-hubungan antara variabel indepeden atau bebas (X1, X2) dan variabel dependen atau terikat (Y); serta seberapa besar tingkat korelasi antara variabel-variabel berdasarkan koefisien korelasi. Berdasarkan penelitian tentang hubungan kuliah daring dan minat belajar dengan prestasi belajar mata kuliah bidang studi semester 1 Pendidikan Teknik Elektro Universitas Negeri Manado bahwa tingkat hubungan kuliah daring dengan prestasi belajar, minat belajar dengan prestasi belajar, serta hubungan kuliah daring dan minat belajar secara bersama-sama dengan prestasi belajar yaitu mempunyai tingkat korelasi yang kuat.
Penerapan Sistem Proteksi Arus Bocor pada Instalasi Listrik Rumah Tinggal Billy Kilis; Calvin Mamahit
JURNAL EDUNITRO Jurnal Pendidikan Teknik Elektro Vol. 1 No. 2 (2021): October Issue
Publisher : Department of Electrical Engineering Education, Faculty of Engineering, State University of Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (397.37 KB) | DOI: 10.53682/edunitro.v1i2.2650

Abstract

This study focuses specifically on household needs because electricity is an inseparable part of daily needs. The problems identified are how the protection system uses the earth-leakage circuit breaker (ELCB) model for residential installations and how to apply it in residential homes quickly and straightforwardly. In the current protection system, the built system must work in the range of < 30 mA according to the general requirements of electrical installations (in Indonesian abbreviated: PUIL) when the muscles cannot release the conductor or are dangerous. The test results of ELCB enhancements can be applied in residential homes and thus can be helpful for the community in avoiding short circuits and fires. The conclusion is that the resistance measurement for the 21 participants went well, and the average resistance value was 3665 kΩ. Thus the tool on the simulator works according to the operation according to PUIL. Abstrak— Kajian ini lebih memfokuskan secara khusus untuk kepentingan rumah tangga, karena listrik menjadi hal yang tak terpisahkan dalam kebutuhan sehari-hari. Masalah yang dapat diidentifikasi adalah bagaimana sistem proteksi menggunakan model earth-leakage circuit breaker (ELCB), untuk instalasi rumah tinggal, dan bagaimana cara penerapannya di rumah tinggal secara mudah dan sederhana. Pada sistem proteksi arus sistem yang dibangun harus bekerja pada rentang < 30 mA menurut persyaratan umum instalasi listrik (PUIL), merupakan  saat dimana  otot tidak sanggup  melepaskan penghantar atau berbahaya. Hasil pengujian piranti tambahan ELCB dapat diterapkan di rumah tinggal dan dengan demikian dapat berguna bagi masyarakat dalam menghindari hubung singkat dan kebakaran. Kesimpulan pengukuran tahanan untuk para partisipan berjumlah 21 orang berjalan dengan baik dan diperoleh nilai tahanan rata-rata 3665 kΩ.  Dengan demikian alat pada simulator bekerja sesuai dengan operasi menurut PUIL.
Hasil Belajar Model Pembelajaran Berbasis Proyek di SMK Global Pacific Halmahera Utara Eldito Tatu; Harrichoon Angmalisang; Fransiskus Seke
JURNAL EDUNITRO Jurnal Pendidikan Teknik Elektro Vol. 1 No. 2 (2021): October Issue
Publisher : Department of Electrical Engineering Education, Faculty of Engineering, State University of Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (313.199 KB) | DOI: 10.53682/edunitro.v1i2.2667

Abstract

This study aims to analyze the differences in student learning outcomes and the ability of students to install KWH meters and MCB boxes using a project-based learning model with conventional learning in class XI TITL SMK Global Pacific Halmahera Utara. The research method used is experimental research with a research design using post-test control group design. The population in this study were students of class XI TITL 1 and class XI TITL 2 with a total of 32 people who were divided into two groups, namely the experimental group with 16 students and the control group with 16 students. The data collection technique in this study was through validity and reliability testing, while data analysis techniques went through several stages of testing, namely: (1) normality test of data; (2) homogeneity test; and (3) Hypothesis testing. Based on the results of the t-test, it was found that the value of count is 5.835 > t-table (2.069); thus, it can be concluded that there are differences in learning outcomes between the control group and the experimental group where the learning outcomes of the experimental group are better than the learning outcomes of the control group. Abstrak– Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbedaan hasil belajar siswa serta kemampuan siswa dalam memasang KWH meter dan kotak MCB menggunakan model pembelajaran berbasis proyek dengan pembelajaran konvensional pada siswa kelas XI TITL SMK Global Pasific Halmahera Utara. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian eksperimen dengan rancangan penelitian menggunakan post-test control group design. Populasi pada penelitian ini adalah siswa kelas XI TITL 1 dan siswa Kelas XI TITL 2 dengan jumlah 32 orang yang dibagi ke dalam dua kelompok yaitu kelompok eksperimen dengan jumlah 16 siswa dan kelompok kontrol dengan jumlah 16 siswa. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini melalui uji validitas dan uji reabilitas, sedangkan untuk teknik analisis data melalui beberapa tahap pengujian, yaitu: (1) Uji normalitas data; (2) Uji homogenitas; dan (3) Uji hipotesis. Berdasarkan hasil uji-t diperoleh bahwa nilai thitung 5.835 > ttabel = 2.069, dengan demikian dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan hasil belajar antara kelompok kontrol dengan kelompok eksperimen dimana hasil belajar kelompok eksperimen lebih baik dari hasil belajar kelompok kontrol.
Rancang Bangun Alat Sinkron Generator 1 Fasa dengan Sistem AC–DC-AC Menggunakan Papan Driver EGS002 Doni Yesemo; Altje Wajong; Fransiskus Seke; Viverdy Memah
JURNAL EDUNITRO Jurnal Pendidikan Teknik Elektro Vol. 2 No. 1 (2022): April Issue
Publisher : Department of Electrical Engineering Education, Faculty of Engineering, State University of Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (738.89 KB) | DOI: 10.53682/edunitro.v2i1.3277

Abstract

Abstract– This study aims to produce a single-phase synchronous generator with an AC-DC-AC system using an EGS002 driver board that produces a pure sine wave of 50 Hz. This synchronous device system first converts alternating current (AC) to direct current (DC) to facilitate the generator synchronization process, then converts it back into alternating current (AC). The EGS002 driver board uses IC EG8010 as a control chip and IR2113S as a driver chip that produces square waves with two frequencies: low frequency 50 Hz and high frequency ± 1 KHz. The EGS002 driver board generates a square wave, then amplified by a full-bridge IGBT. This synchronous device uses a series of inductors with a capacitor as a lowpass filter which converts both square waves into a pure sine wave of 50 Hz. Abstrak– Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan alat sinkron generator 1 fasa dengan sistem AC-DC-AC menggunakan papan driver EGS002 yang mengeluarkan gelombang sinus murni 50 Hz. Sistem alat sinkron ini terlebih dahulu merubah arus bolak-balik (AC) ke arus searah (DC) untuk mempermudah proses sinkronisasi generator, kemudian diubah kembali menjadi arus bolak-balik (AC). Papan driver EGS002 menggunakan IC EG8010 sebagai chip control dan IR2113S sebagai chip driver yang menghasilkan gelombang kotak dengan dua jenis frekuensi yaitu: low frekuensi 50 Hz dan high frekuensi ± 1 KHz. Papan driver EGS002 menghasilkan gelombang kotak, kemudian dikuatkan oleh IGBT yang disusun full-bridge untuk menghasilkan daya yang lebih besar. Alat sinkron ini mengunakan rangkaian induktor diseri dengan kapasitor sebagai lowpass filter yang mengubah kedua gelombang kotak menjadi gelombang sinus murni 50 Hz.
Pengembangan Video Pembelajaran Instalasi Penerangan Listrik di SMK Negeri 1 Talaud Berkam Sawenduling; Janles Malado; Ridwan Ridwan; Djamii Olii
JURNAL EDUNITRO Jurnal Pendidikan Teknik Elektro Vol. 2 No. 1 (2022): April Issue
Publisher : Department of Electrical Engineering Education, Faculty of Engineering, State University of Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (951.671 KB) | DOI: 10.53682/edunitro.v2i1.3299

Abstract

This study aims to develop a video-based learning media for electric lighting installations at SMKN 1 Talaud. Research and development are used in this research, better known as Research and Development. This study uses five stages, including (1) the needs analysis stage, namely through literature studies and field studies; (2) initial product development, namely planning for video-based learning media for electric lighting installations and then proceeding with product design; (3) Internal testing, namely validation or assessment by media experts and material experts; (4) external test, namely the assessment of video-based learning media by users/students; and (5) dissemination and implementation (final product) stages. The video-based learning method of electric lighting installations produced in this study obtained the results of a feasibility assessment: (1) The results of the assessment from material experts were 80.00; (2) the results of the assessment of media expert 1 obtained a score of 71.18%, and the assessment of media expert 2 obtained a score of 86.25%; (3) while the user's assessment obtained a score of 87.5%. The research results obtained conclude that this video-based learning media of electric lighting installations is feasible to use and develop. Abstrak– Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran berbasis video Instalasi Penerangan Listrik di SMKN 1 Talaud. Pada penelitian ini menggunakan jenis penelitian dan pengembangan atau yang lebih dikenal dengan research and development. Dalam penelitian ini menggunakan 5 tahap, diantaranya (1) tahap analisis kebutuhan yaitu melalui studi literatur dan studi lapangan; (2) pengembangan produk awal yaitu perencanaan media pembelajaran berbasis berbasis video Instalasi Penerangan Listrik dan kemudian dilanjutkan dengan perancangan produk; (3) uji internal yaitu validasi atau penilaian oleh ahli media dan ahli materi; (4) uji eksternal yaitu penilaian media pembelejaran berbasis video oleh pengguna/ siswa; dan (5) tahap desiminasi dan implementasi (produk akhir). Media pembelajaran berbasis video Instalasi Penerangan Listrik yang dihasilkan pada penelitian ini memperoleh hasil penilaian kelayakan: (1) hasil penilaian dari ahli materi sebesar 80,00; (2) hasil penilaian ahli media 1 memperoleh skor sebesar 71,18% dan penilaian dari ahli media 2 memperoleh skor 86,25%; (3) sedangkan dari penilaian pengguna memperoleh skor sebesar 87,5%. Dari hasil penelitian yang diperoleh, kesimpulan dari penelitian ini adalah media pembelajaran berbasis video Instalasi Penerangan Listrik ini layak untuk digunakan dan juga dikembangkan.
Perancangan Instalasi Tenaga Listrik di Bengkel Universitas Negeri Manado Jacki Pattinasarany; Ridwan Ridwan; Billy Kilis; Jocke Rapar
JURNAL EDUNITRO Jurnal Pendidikan Teknik Elektro Vol. 2 No. 1 (2022): April Issue
Publisher : Department of Electrical Engineering Education, Faculty of Engineering, State University of Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (681.952 KB) | DOI: 10.53682/edunitro.v2i1.3343

Abstract

Abstract— The need for electrical energy and electrical installations is a system of electrical equipment in buildings related to each other. For the need for electrical energy and electrical installations to be carried out properly, it must meet the requirements stated in the General Electrical Installation Requirements (PUIL). One of the goals of an electrical installation system in a building is to control so that a building can function as expected. The electrical power needed and the safety and conductors are used so that the electrical installation system is safe and reliable when the building is operating. Referring to the description, the author is interested in understanding and researching further about the conductors and safety installed in the Unima workshop building. The authors obtain research data by conducting case studies where a set of data is collected, processed, compared, and analyzed. The results showed that the Unima workshop electrical resources were 27.630 W. Abstrak— Kebutuhan energi listrik dan instalasi listrik adalah sistem perlengkapan listrik pada bangunan yang berkaitan satu sama lain. Agar kebutuhan energi listrik dan instalasi listrik terselenggara dengan baik maka harus memenuhi syarat yang telah tertuang pada Persyaratan Umum Instalasi Listrik (PUIL). Salah satu tujuan dari adanya sistem instalasi listrik pada sebuah bangunan adalah mengontrol agar sebuah bangunan dapat berfungsi sebagaimana yang diharapkan. Baik daya listrik yang dibutuhkan maupun pengaman dan penghantar yang dipakai, agar pada saat bangunan tersebut beroperasi, maka sistem instalasi listriknya aman dan handal. Mengacu dari uraian tersebut, penulis tertarik untuk memahami dan meneliti lebih jauh mengenai penghantar dan pengaman yang terpasang pada bangunan bengkel Unima. Dalam melakukan evaluasi penulis memperoleh data penelitian dengan cara melakukan studi kasus dimana sekumpulan data dikumpulkan, diolah, dibandingkan, dan dianalisa. Hasil penelitian menunjukan sumber daya listrik bengkel Unima sebesar 27,630 W.
Peningkatan Hasil Belajar dengan Model Pembelajaran Berbasis Masalah Siswa Kelas X TITL SMK Cokroaminoto Kotamobagu Rian Rorimpandey; Hamid Detu; Jocke Rapar; Viverdy Memah
JURNAL EDUNITRO Jurnal Pendidikan Teknik Elektro Vol. 2 No. 1 (2022): April Issue
Publisher : Department of Electrical Engineering Education, Faculty of Engineering, State University of Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (329.925 KB) | DOI: 10.53682/edunitro.v2i1.3354

Abstract

Abstract– This study aims to apply and analyze a problem-based learning model in a group of students of Class X Electrical Power Installation Engineering (in Indonesian abbreviated TITL) SMK Cokroaminoto Kotamobagu in Basic Electronics learning. This research hypothesizes that if you apply a problem-based learning model, it can improve student learning outcomes. Based on the research in the first cycle of 22 students, only 8 students (26%) achieved learning mastery with a value of 75. While in the second cycle, it increased to 22 (all) students (100%) who achieved learning mastery. Based on the results of this study, it can be seen that using a problem-based learning model can improve learning outcomes in Basic Electronics for class X TITL students at SMK Cokroaminoto Kotamobagu. Abstrak– Penelitian ini bertujuan untuk menerapkan dan menganalisis model pembelajaran berbasis masalah pada kelompok siswa Kelas X Teknik Instalasi Tenaga Listrik (TITL) SMK Cokroaminoto Kotamobagu pada pembelajaran Elektronika Dasar. Hipotesis penelitian ini adalah apabila menerapkan model pembelajaran berbasis masalah maka dapat meningkatkan hasil belajar siswa. Berdasarkan penelitian pada siklus I dari 22 siswa hanya 8 orang siswa (26%) yang mencapai ketuntasan belajar dengan nilai ≤ 75. Sedangkan pada siklus II mengalami peningkatan menjadi 22 (semua) siswa (100%) yang mencapai ketuntasan belajar. Berdasarkan hasil penelitian ini maka dapat dilihat bahwa dengan menggunakan model pembelajaran berbasis masalah dapat meningkatkan hasil belajar Elektronika Dasar siswa kelas X TITL SMK Cokroaminoto Kotamobagu.
Peningkatan Hasil Belajar dengan Pembelajaran Demonstrasi pada Pekerjaan Dasar Elektromekanik SMK Cokroaminoto Kotamobagu Andieka Sataruno; Aria Sukma Malah; Altje Wajong
JURNAL EDUNITRO Jurnal Pendidikan Teknik Elektro Vol. 2 No. 1 (2022): April Issue
Publisher : Department of Electrical Engineering Education, Faculty of Engineering, State University of Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (298.717 KB) | DOI: 10.53682/edunitro.v2i1.3407

Abstract

Abstract– This research develops knowledge and experience to improve student learning outcomes and mastery of learning materials. Increased knowledge about applying learning methods to improve learning outcomes of electromechanical elementary work students of class X TITL SMK Cokroaminoto Kotamobagu. The learning method used is a demonstration method which can be interpreted as one way of presenting lessons by demonstrating and demonstrating to students about a particular process, situation, or object being studied either in its tangible form or in an imitation form that is shown by the teacher or other learning resources used by the teacher. Expert in the topic to be demonstrated. With the demonstration method, students can develop the ability to observe all objects involved in the process and draw the expected conclusions. This study indicates that the teacher and students collect solutions obtained by students based on particular studies and then find findings of what students learn at this stage. Then the teacher stimulates students' motivation, especially students who are less active in the learning process. Applying this method in the study of Basic Electromechanical Work shows an increase in students' learning outcomes in class X TITL SMK Cokroaminoto. Abstrak– Penelitian ini mengembangkan pengetahuan dan pengalaman guna meningkatkan hasil belajar siswa serta penguasaan materi pembelajaran. Peningkatan wawasan pengetahuan tentang penerapan metode pembelajaran untuk meningkatkan hasil belajar Pekerjaan Dasar Elektro Mekanik siswa kelas X TITL SMK Cokroaminoto Kotamobagu. Metode pembelajaran yang digunakan adalah metode demonstrasi yang dapat diartikan sebagai salah satu cara penyajian pelajaran dengan memperagakan dan mempertunjukkan pada siswa tentang suatu proses, situasi atau benda tertentu yang sedang dipelajari baik dalam bentuk sebenarnya maupun dalam bentuk tiruan yang dipertunjukkan oleh guru atau sumber belajar lain yang ahli dalam topik bahasan yang harus didemonstrasikan. Dengan metode demonstrasi peserta didik berkesempatan mengembangkan kemampuan mengamati segala benda yang sedang terlibat dalam proses serta dapat mengambil kesimpulan-kesimpulan yang diharapkan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa, pada tahap ini guru dan siswa mengumpulkan solusi-solusi yang didapat oleh siswa berdasarkan studi khusus kemudian menemukan kesimpulan tentang apa yang dipelajari siswa. Kemudian guru memacu motivasi pada siswa terlebih khusus siswa yang kurang aktif dalam proses pembelajaran berlangsung. Penerapan metode ini pada pembelajaran Pekerjaan Dasar Elektro Mekanik menunjukkan adanya peningkatan hasil belajar siswa kelas X TITL SMK Cokroaminoto.
Peran Keteladanan Guru dalam Pembentukan Karakter Siswa SMK Yadika Langowan Hakim Setiawan Hamid; Irenne Lombogia; Agustinus Takaredase; Harrichoon Angmalisang
JURNAL EDUNITRO Jurnal Pendidikan Teknik Elektro Vol. 2 No. 1 (2022): April Issue
Publisher : Department of Electrical Engineering Education, Faculty of Engineering, State University of Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (272.689 KB) | DOI: 10.53682/edunitro.v2i1.3436

Abstract

Abstract— This study aims to find out how the role of exemplary teachers in SMK Yadika Langowan and how the character of students in SMK Yadika Langowan. This study uses descriptive qualitative research methods that produce descriptive data in written or spoken words from people and observed behavior. Furthermore, the researcher himself took the object of research to 8 teachers and several students, each of whom answered the researcher. Data collection techniques that researchers use are observation, interviews, and documentation. The results of this study that the researchers got are where the role of exemplary teachers in SMK Yadika Langowan can be perfect. All existing teachers work as assigned by the principal. Furthermore, regarding the character of students, there are still many other factors that influence it. However, of all these factors, the school has tried to make and prevent it through various ways, including making regulations and sanctions for those who violate them. Abstrak— Tujuan dari penelitian ini yaitu mengetahui bagaimana peran keteladanan guru yang ada di SMK Yadika Langowan, dan bagaimana karakter siswa yang ada di SMK Yadika Langowan. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif yang menghasilkan data deskriptif berupa kata-kata tertulis atau lisan dari orang-orang dan perilaku yang diamati. Peneliti sendiri mengambil objek penelitian kepada 8 orang guru dan beberapa siswa yang masing-masing telah memberikan jawaban kepada peneliti. Teknik pengumpulan data yang peneliti gunakan yaitu melalui observasi, wawancara, serta dokumentasi. Hasil dari penelitian ini yang peneliti dapatkan adalah dimana peran keteladanan guru yang ada di SMK Yadika Langowan dapat dikatakan sangat baik. Semua guru yang ada bekerja sebagaimana tugas yang telah diberikan oleh kepala sekolah.  Mengenai karakter siswa memang masih banyak lagi faktor-faktor yang mempengaruhinya. Akan tetapi dari semua faktor itu dari pihak sekolah telah berupaya membuat dan mencegah lewat berbagai cara di antaranya membuat peraturan dan sanksi bagi yang melanggarnya.
Pengembangan Sistem Gerak Robot Berkaki Enam Mildes Sanggola; Calvin Mamahit; Fransiskus Seke
JURNAL EDUNITRO Jurnal Pendidikan Teknik Elektro Vol. 2 No. 1 (2022): April Issue
Publisher : Department of Electrical Engineering Education, Faculty of Engineering, State University of Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (882.093 KB) | DOI: 10.53682/edunitro.v2i1.3644

Abstract

Teknologi rekayasa di bidang robotika untuk era sekarang bukan lagi hal yang baru terutama di dunia pendidikan tinggi, ditandai dengan adanya kontes robot Indonesia yang rutin diadakan setiap tahunnya oleh pusat prestasi nasional. yang menjadi peserta pada ajang ini adalah kelompok mahasiswa dari semua instansi Pendidikan tinggi yang tersebar di seluruh Indonesia. Perkembangan teknologi robotika Sekarang ini semakin cepat sehingga memacu individu maupun kelompok mahasiswa untuk berlomba-lomba melakukan penelitian dan pengembangan di bidang robotik. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan sistem gerak robot berkaki enam atau yang sering disebut  hexapod. Penelitian dilakukan dengan menggunakan metode penelitian model addie yang terdiri dari lima tahapan yaitu tahapan analyze untuk menganalisis kebutuhan pengembangan sistem gerak robot dan analisis kebutuhan  alat dan bahan yang akan digunakan. Tahapan design untuk merancang struktur mekanik dari robot baik dari segi hardware maupun dari segi software robot, tahapan development untuk mengembangkan sistem gerak robot berkaki enam agar lebih stabil dan lebih efisien dalam bergerak, tahap implementasi merupakan tahap uji coba sistem gerak robot yang telah dikembangkan, dan tahap evaluation merupakan tahap terakhir dari penelitian pengembangan ini pada tahap ini evaluasi dilakukan untuk memastikan sistem gerak robot layak digunakan.

Page 2 of 18 | Total Record : 171