cover
Contact Name
Aprezo Pardodi Maba
Contact Email
aprezopm@gmail.com
Phone
+6282289566677
Journal Mail Official
aprezopm@gmail.com
Editorial Address
Jl. Penyu RT. 020 RW. 008 Kelurahan Yosodadi Kecamatan Metro Timur
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Jurnal Pengabdian Multidisiplin
Published by Kuras Institute
ISSN : -     EISSN : 27752097     DOI : https://doi.org/10.51214/japamul
Jurnal Pengabdian Multidisiplin also known as JAPAMUL (Online ISSN 2775-2097) published by Kuras Institute in cooperation with Scidac Plus. JAPAMUL concerned and published articles related to the practice and processes of community service, engagement, and empowerment. Every article published is expected to provide insights and inspire activities elsewhere on related issues.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 213 Documents
Ekplorasi Pembelajaran Menulis Cerita Narasi Di SDN 05 Madiun Lor Freza Yolanda Octavia; Endang Sri Maruti; Sri Lestari
Jurnal Pengabdian Multidisiplin Vol. 6 No. 2 (2026): Jurnal Pengabdian Multidisiplin
Publisher : Kuras Institute & Scidac Plus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51214/002026062046000

Abstract

Abstrak Kemampuan menulis cerita narasi masih menjadi tantangan bagi sebagian siswa sekolah dasar. Namun, kondisi yang berbeda ditemukan di SDN 05 Madiun Lor, Kota Madiun, di mana siswa menunjukkan kemampuan menulis narasi yang baik dan meraih prestasi dalam lomba menulis. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan perencanaan, pelaksanaan, dan penilaian pembelajaran menulis cerita narasi di kelas V SDN 05 Madiun Lor. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis secara deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran menulis cerita narasi dilaksanakan melalui tahap perencanaan, pelaksanaan, dan penilaian. Pada tahap perencanaan, guru menyusun modul ajar yang memuat tujuan pembelajaran, strategi, media, dan asesmen. Pada tahap pelaksanaan, guru melaksanakan kegiatan pendahuluan, inti, dan penutup dengan menggunakan metode ceramah, tanya jawab, dan bimbingan langsung. Pada tahap penilaian, guru menggunakan indikator dan rubrik penilaian untuk menilai hasil tulisan siswa. Sebagian besar siswa mampu menulis cerita narasi sesuai tema, mengembangkan ide cerita, serta menggunakan bahasa yang jelas dan runtut. Dengan demikian, pembelajaran menulis cerita narasi di kelas V SDN 05 Madiun Lor telah terlaksana dengan baik melalui perencanaan, pelaksanaan, dan penilaian yang mendukung pencapaian kemampuan menulis siswa.
Pendampingan Manajemen Pengelolaan Uang Kas Pada Anak Migran Indonesia di PKBM PNF KBRI Kuala Lumpur, Malaysia Siti Maulidia; Siti Nur Latifah
Jurnal Pengabdian Multidisiplin Vol. 6 No. 2 (2026): Jurnal Pengabdian Multidisiplin
Publisher : Kuras Institute & Scidac Plus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51214/002026062049000

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan literasi keuangan dan keterampilan pengelolaan uang kas pada anak migran Indonesia di PKBM PNF KBRI Kuala Lumpur. Rendahnya pemahaman mengenai pengelolaan keuangan sederhana dapat memengaruhi kebiasaan konsumsi dan kemampuan perencanaan keuangan peserta didik sejak usia dini. Oleh karena itu, program pendampingan dilaksanakan menggunakan metode Service Learning dengan pendekatan partisipatif yang melibatkan peserta didik secara aktif dalam proses pembelajaran dan praktik pengelolaan keuangan. Kegiatan dilaksanakan selama 26 hari dengan melibatkan 29 siswa kelas 5. Tahapan kegiatan meliputi analisis kebutuhan, sosialisasi dan edukasi dasar, pelatihan pengelolaan uang kas, pendampingan praktik (learning by doing), serta monitoring dan evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta mengenai perbedaan kebutuhan dan keinginan, pentingnya menabung, serta kemampuan melakukan pencatatan pemasukan dan pengeluaran secara sederhana. Selain itu, peserta menunjukkan perubahan sikap yang lebih disiplin, bertanggung jawab, dan bijaksana dalam menggunakan uang saku. Program pendampingan ini juga berhasil menumbuhkan kesadaran akan pentingnya transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan keuangan bersama. Dengan demikian, pendampingan manajemen pengelolaan uang kas terbukti efektif sebagai sarana penguatan literasi keuangan dan pendidikan karakter bagi anak migran Indonesia. Program ini dapat menjadi model pembelajaran keuangan sederhana yang relevan untuk diterapkan pada lingkungan pendidikan nonformal bagi anak-anak migran di luar negeri.
Analisis Kesulitan Membaca Pada Siswa Kelas II (Studi Kasus di SDN Karas 1 Kabupaten Magetan) Ria Aulianissa Nur Fitria; Dewi Tryanasari; Sri Budyartati
Jurnal Pengabdian Multidisiplin Vol. 6 No. 1 (2026): Jurnal Pengabdian Multidisiplin
Publisher : Kuras Institute & Scidac Plus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51214/002026062053000

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bentuk-bentuk kesulitan membaca yang dialami siswa kelas II di SDN Karas 1 Kabupaten Magetan, mengidentifikasi faktor-faktor penyebabnya, serta mendeskripsikan upaya yang dapat dilakukan untuk mengatasinya. Permasalahan yang ditemukan adalah masih adanya siswa yang mengalami kesulitan mengenali huruf, membaca suku kata, membaca kata dan kalimat, membaca konsonan rangkap, serta membaca dengan lancar sehingga menghambat pemahaman bacaan. Penelitian menggunakan pendekatan studi kasus dengan melibatkan guru, siswa, dan orang tua untuk memperoleh gambaran yang komprehensif mengenai aktivitas membaca siswa di sekolah maupun di rumah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesulitan membaca dipengaruhi oleh faktor internal dan eksternal. Faktor internal meliputi konsentrasi, tingkat kecerdasan, kepercayaan diri, motivasi dan minat belajar, serta kendala fisik. Faktor eksternal meliputi strategi pembelajaran guru, lingkungan belajar, dan kurangnya pendampingan orang tua. Upaya penanganan dilakukan melalui pemberian bimbingan khusus, pembiasaan kegiatan literasi, penerapan strategi pembelajaran yang sesuai, serta penguatan kerja sama antara guru dan orang tua. Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa penanganan kesulitan membaca memerlukan pendekatan yang terpadu antara sekolah dan keluarga agar kemampuan literasi siswa dapat berkembang secara optimal.
Pengaruh Model Kooperatif Tipe Team Games Tournament Berbantuan Media Kotak Kartu Misterius Terhadap Kemampuan Pemahaman Konsep IPAS Siswa Kelas V Sekolah Dasar Nur Anifah Khoirunnisa; Hartini; Sesaria Prima Yudhaningtyas
Jurnal Pengabdian Multidisiplin Vol. 6 No. 2 (2026): Jurnal Pengabdian Multidisiplin
Publisher : Kuras Institute & Scidac Plus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51214/002026062058000

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pengaruh model kooperatif tipe Team Games Tournament berbantuan media Kotak Kartu Misterius terhadap kemampuan pemahaman konsep IPAS siswa kelas V Sekolah Dasar. Jenis penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain quasi experimen menggunakan Nonequivalen Control Group Design. Penelitian dilaksanakan di SDN 01 Manisrejo Kota Madiun pada semester genap tahun ajaran 2025/2026. Populasi sekaligus sampel penelitian adalah seluruh siswa kelas V yang berjumlah 50 siswa, terdiri dari 25 siswa kelas VA sebagai kelas kontrol dan 25 siswa kelas VB sebagai kelas eksperimen, dengan teknik pengambilan sampel jenuh. Teknik pengumpulan data menggunakan tes berupa soal pilihan ganda yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Hasil uji reliabilitas menunjukkan nilai Cronbach's Alpha sebesar 0,881 yang berarti instrumen sangat reliabel. Teknik analisis data menggunakan uji normalitas Shapiro-Wilk, uji homogenitas, dan uji hipotesis Independent Sample T-test dengan bantuan SPSS versi 25. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Levene nilai rata-rata pretest kelas eksperimen sebesar 75,20 meningkat menjadi 87,40 pada posttest, sedangkan kelas kontrol meningkat dari 68,20 menjadi 83,60. Hasil uji Independent Sample T-test menunjukkan nilai signifikansi (2-tailed) = 0,028 < 0,05, sehingga H₀ ditolak dan H₁ diterima. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa model kooperatif tipe Team Games Tournament berbantuan media Kotak Kartu Misterius berpengaruh secara signifikan terhadap kemampuan pemahaman konsep IPAS siswa kelas V Sekolah Dasar.
Pengaruh Model Pembelajaran Cooperative Integrated Reading And Composition (CIRC) Berbantuan Media E-Bookstory Terhadap Kemampuan Literasi Siswa Kelas V Sekolah Dasar Mishbahatul Lailiyah Daeng Lala; Hartini; Sesaria Prima Yudhaningtyas
Jurnal Pengabdian Multidisiplin Vol. 6 No. 1 (2026): Jurnal Pengabdian Multidisiplin
Publisher : Kuras Institute & Scidac Plus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51214/002026062060000

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pengaruh model Cooperative Integrated Reading and Composition (CIRC) berbantuan media pembelajaran E-bookstory terhadap kemampuan literasi siswa kelas V Sekolah Dasar. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan quasi eksperimen menggunakan Nonequivalent Control Group Design. Penelitian ini dilaksanakan di SDN 01 Manisrejo Kota Madiun. Populasi sekaligus sampel penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V yang berjumlah 50 siswa, terdiri dari 25 siswa kelas VA sebagai kelas eksperimen dan 25 siswa kelas VB sebagai kelas kontrol, dengan teknik pengambilan sampel jenuh. Teknik pengambilan data menggunakan tes berupa soal pililhan ganda yang sudah diuji validitas dan reliabilitasnya. Hasil uji reliabilitas menunjukkan nilai Cronbach’s Alpha sebesar 0,887. Teknik analisis data menggunakan uji normalitas Shapiro-Wilk, uji homogenitas dan uji hipotesis Independent Sample T-test berbantuan SPSS versi 25. Hasil dari penelitian ini yaitu terdapat peningkatan kemampuan literasi siswa pada kelompok eksperimen dapat dilihat dari rata-rata pretest 61,40 dan posttest 80,40. Peningkatan ini memudahkan siswa dalam pembelajaran Bahasa Indonesia, khususnya dalam mengidentifikasi ide pokok pada teks bacaan. Hal ini diperkuat oleh hasil pengujian hipotesis menggunakan Uji Independent Sample T-test, yang menunjukkan nilai signifikasi (2 tailed) sebesar 0,033, lebih kecil dari taraf signifikasi 0,033 < 0,05. Dengan demikian, Ho ditolak Ha diterima. Berdasarkan hasil penelitian tersebut maka dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran CIRC berbantuan media E-Bookstory memberikan pengaruh yang signifikan terhadap kemampuan literasi siswa.
Efektivitas Pendekatan Deep Learning Berbantuan Media Augmented Reality Terhadap Hasil Belajar Kognitif IPAS di Kelas V Sekolah Dasar Shellingga Dyah Kusumaninggar; Sri Lestari; Raras Setyo Retno
Jurnal Pengabdian Multidisiplin Vol. 6 No. 1 (2026): Jurnal Pengabdian Multidisiplin
Publisher : Kuras Institute & Scidac Plus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51214/002026062061000

Abstract

Hasil belajar kognitif siswa pada mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) masih menjadi salah satu permasalahan yang ditemukan di sekolah dasar, terutama pada materi yang bersifat abstrak seperti organ pernapasan manusia. Karakteristik materi yang tidak dapat diamati secara langsung menyebabkan siswa mengalami kesulitan dalam memahami struktur, fungsi, dan mekanisme kerja organ pernapasan sehingga berdampak pada rendahnya hasil belajar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas pendekatan Deep Learning berbantuan media Augmented Reality terhadap hasil belajar kognitif IPAS siswa kelas V sekolah dasar pada materi organ pernapasan manusia. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode quasi experiment dan desain Pretest-Posttest Control Group Design. Sampel penelitian terdiri atas 20 siswa kelas V SDN Sirapan 01 sebagai kelas eksperimen dan 18 siswa kelas V SDN Sirapan 02 sebagai kelas kontrol. Teknik pengumpulan data menggunakan tes hasil belajar kognitif berupa pretest dan posttest. Analisis data dilakukan melalui uji normalitas, uji homogenitas, dan uji hipotesis menggunakan Independent Sample t-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata nilai pretest kelas eksperimen sebesar 59,89 meningkat menjadi 91,78 pada posttest, sedangkan rata-rata nilai pretest kelas kontrol sebesar 57,61 meningkat menjadi 82,17 pada posttest. Hasil uji hipotesis menunjukkan nilai Sig. (2-tailed) sebesar 0,000 < 0,05 sehingga H₁ diterima. Dengan demikian, pendekatan Deep Learning berbantuan media Augmented Reality efektif dalam meningkatkan hasil belajar kognitif IPAS siswa kelas V sekolah.
Pelatihan Penulisan Teks Laporan Hasil Observasi sebagai Upaya Menumbuhkan Kemampuan Berpikir Kritis Siswa Rahayu Fitri; Upit Yulianti DN; Trisna Helda; Yulia Sri Hartati; Samsiarni
Jurnal Pengabdian Multidisiplin Vol. 6 No. 2 (2026): Jurnal Pengabdian Multidisiplin
Publisher : Kuras Institute & Scidac Plus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51214/002026062062000

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan menulis teks laporan hasil observasi sekaligus menumbuhkan kemampuan berpikir kritis siswa kelas VIII SMP Negeri 4 2x11 Kayutanam. Permasalahan yang melatarbelakangi kegiatan ini adalah rendahnya kemampuan siswa dalam menyusun laporan secara sistematis, penggunaan bahasa yang kurang tepat, serta belum optimalnya kemampuan berpikir kritis dalam menganalisis hasil pengamatan. Metode yang digunakan adalah pelatihan partisipatif yang dipadukan dengan pendampingan langsung melalui beberapa tahapan, yaitu sosialisasi, pelatihan, serta evaluasi. Kegiatan pelatihan meliputi pengenalan konsep, analisis contoh teks, pemutaran video pembelajaran, observasi langsung di lingkungan sekolah, penulisan laporan, serta refleksi. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan keterampilan menulis teks laporan hasil observasi yang signifikan, ditandai dengan kenaikan rata-rata skor dari 68,5 pada pretest menjadi 80 pada posttest (peningkatan 16,8%). Selain itu, kemampuan berpikir kritis siswa juga mengalami peningkatan, dengan rata-rata skor meningkat dari 66,8 menjadi 78,8 (peningkatan 17,96%). Hasil ini menunjukkan bahwa pelatihan penulisan teks laporan hasil observasi efektif dalam meningkatkan keterampilan menulis sekaligus mengembangkan kemampuan berpikir kritis siswa. Kegiatan berbasis observasi langsung memberikan pengalaman belajar yang kontekstual dan bermakna sehingga mampu mendorong siswa untuk berpikir lebih sistematis, logis, dan objektif. Dengan demikian, pelatihan ini dapat menjadi alternatif strategi pembelajaran dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa di tingkat SMP.
Peningkatan Kemampuan Berhitung Perkalian 1-10 Melalui Penerapan Model Contextual Teaching and Learning (CTL) Berbantuan Media Papan Perkalian Pada Siswa Kelas II Sekolah Dasar Putri Fajar Wahyuni; Hartini; Eka Nofri Ari Yanto
Jurnal Pengabdian Multidisiplin Vol. 6 No. 2 (2026): Jurnal Pengabdian Multidisiplin
Publisher : Kuras Institute & Scidac Plus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51214/002026062063000

Abstract

Penelitian ini bertujuan meningkatkan kemampuan siswa kelas II SDN Sugihwaras 1 dalam melakukan operasi hitung perkalian bilangan 1–10 melalui penerapan model Contextual Teaching and Learning (CTL) yang dipadukan dengan media papan perkalian. Metode yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus dengan melibatkan 20 siswa sebagai subjek penelitian. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, tes, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan teknik deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan kemampuan berhitung perkalian pada setiap tahap tindakan. Ketuntasan belajar siswa mengalami kenaikan dari 40% pada tahap prasiklus menjadi 60% pada siklus I, kemudian meningkat lagi menjadi 95% pada siklus II. Selain itu, nilai rata-rata siswa juga bertambah dari 69,50 pada siklus I menjadi 85,50 pada siklus II. Penggunaan model CTL yang didukung media papan perkalian membantu siswa memahami konsep perkalian secara lebih nyata, mendorong partisipasi aktif dalam pembelajaran, serta meningkatkan hasil belajar matematika. Oleh karena itu, model CTL berbantuan media papan perkalian terbukti efektif dalam mengembangkan keterampilan perkalian bilangan 1–10 pada siswa sekolah dasar.
Kemampuan Membaca Pemahaman Siswa Kelas III Sekolah Dasar Berbasis Deep Learni Dinda Nurrahma Agung; Dewi Tryanasari; Sri Budyartati
Jurnal Pengabdian Multidisiplin Vol. 6 No. 1 (2026): Jurnal Pengabdian Multidisiplin
Publisher : Kuras Institute & Scidac Plus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51214/002026062064000

Abstract

Rendahnya kemampuan membaca pemahaman siswa kelas 3 sekolah dasar merupakan potret nyata lemahnya literasi dasar, sebagaimana ditunjukkan oleh penurunan skor PISA Indonesia tahun 2022 menjadi 359 poin. Di tingkat mitra, masalah ini dipicu oleh penggunaan strategi pembelajaran membaca konvensional oleh guru, keterbatasan bahan ajar yang relevan, serta minimnya pelatihan pedagogis yang interaktif. Untuk mengatasi persoalan tersebut, kegiatan pengabdian masyarakat ini menerapkan pendekatan deep learning (pembelajaran mendalam) yang diintegrasikan melalui strategi SQ3R (Survey, Question, Read, Recite, Review). Kegiatan dilaksanakan di sekolah mitra dengan metode pelatihan guru, pendampingan penyusunan perangkat bimbingan membaca, serta simulasi pengajaran langsung di kelas transisi (kelas 3). Evaluasi dampak diukur melalui lembar observasi aktivitas kritis siswa dan tes kemampuan membaca pemahaman (pre-test dan post-test), yang kemudian dianalisis secara deskriptif komparatif. Hasil pengabdian menunjukkan peningkatan signifikan pada partisipasi aktif siswa dan ketajaman berpikir tingkat tinggi (HOTS). Strategi SQ3R terbukti efektif menuntun siswa memahami teks secara komprehensif, tidak sekadar menghafal, melainkan mampu mengaitkan substansi bacaan dengan realitas kehidupan. Kesimpulannya, sinergi pendekatan deep learning dan metode SQ3R berhasil meningkatkan kapasitas profesional guru dalam mengajar serta mengoptimalkan kualitas kemampuan membaca pemahaman siswa sebagai fondasi krusial keberhasilan akademik di kelas tinggi.
Pengaruh Metode Gamifikasi Berbantuan Aplikasi Digital Baamboozle Terhadap Hasil Belajar Siswa Pada Mata Pelajaran Bahasa Indonesia Kelas IV Sekolah Dasar Rindy Eka Pratiwi; Sri Lestari; Raras Setyo Retno
Jurnal Pengabdian Multidisiplin Vol. 6 No. 2 (2026): Jurnal Pengabdian Multidisiplin
Publisher : Kuras Institute & Scidac Plus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51214/002026062068000

Abstract

Hasil belajar kognitif siswa pada mata pelajaran bahasa Indonesia merupakan kemampuan yang dimiliki siswa yang ditunjukkan melalui tingkat penguasaan siswa terhadap materi. penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh metode gamifikasi berbantuan aplikasi digital Baamboozle terhadap hasil belajar Bahasa Indonesia materi kata berimbuhan pada siswa kelas IV sekolah dasar. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain Quasi Experimental tipe Non-Equivalent Control Group Design. Sampel penelitian berjumlah 39 siswa yang terdiri atas 20 siswa kelas eksperimen dan 19 siswa kelas kontrol. Data dikumpulkan melalui tes pre-test dan post-test, kemudian dianalisis menggunakan uji normalitas, homogenitas, dan Independent Sample T-Test dengan bantuan SPSS 25. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata nilai post-test kelas eksperimen sebesar 86,25 lebih tinggi dibandingkan kelas kontrol sebesar 77,89. Hasil uji hipotesis diperoleh nilai t hitung 3,524 > t tabel 2,026 dengan signifikansi 0,001 < 0,05, sehingga H₀ ditolak dan H₁ diterima. Dengan demikian, metode gamifikasi berbantuan aplikasi digital Baamboozle berpengaruh signifikan terhadap hasil belajar Bahasa Indonesia siswa kelas IV sekolah dasar.