cover
Contact Name
Aprezo Pardodi Maba
Contact Email
aprezopm@gmail.com
Phone
+6282289566677
Journal Mail Official
aprezopm@gmail.com
Editorial Address
Jl. Penyu RT. 020 RW. 008 Kelurahan Yosodadi Kecamatan Metro Timur
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Jurnal Pengabdian Multidisiplin
Published by Kuras Institute
ISSN : -     EISSN : 27752097     DOI : https://doi.org/10.51214/japamul
Jurnal Pengabdian Multidisiplin also known as JAPAMUL (Online ISSN 2775-2097) published by Kuras Institute in cooperation with Scidac Plus. JAPAMUL concerned and published articles related to the practice and processes of community service, engagement, and empowerment. Every article published is expected to provide insights and inspire activities elsewhere on related issues.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 213 Documents
Pengaruh Model Kooperatif Tipe Numbered Head Togetehr (NHT) Berbantu Media Ular Tangga Terhadap Hasil Belajar Kognitif Materi Pembagian Pada Siswa Kelas III Sekolah Dasar Trisiwi Gitarani Gita; Hartini; Eka Nofri Ari Yanto
Jurnal Pengabdian Multidisiplin Vol. 6 No. 2 (2026): Jurnal Pengabdian Multidisiplin
Publisher : Kuras Institute & Scidac Plus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51214/002026062110000

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe Numbered Head Together (NHT) berbantu media ular tangga terhadap hasil belajar kognitif materi Pembagian pada siswa kelas III SDN Bangunsari 02 Kabupaten Madiun. Penelitian ini menggunakan metode kuasi eksperimen ( quasi eksperimen ) dengan desain Nonequivalent Control Group Design . Sampel penelitian terdiri atas dua kelas, yaitu kelas eksperimen yang mendapatkan pembelajaran menggunakan model NHT berbantuan media ular tangga dan kelas kontrol yang menggunakan pembelajaran konvensional. Pengumpulan data dilakukan melalui tes berupa pretest dan posttest, sedangkan analisis data menggunakan uji validitas, reliabilitas, normalitas, homogenitas, dan uji Independent Sample t-test . Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan model pembelajaran NHT berbantu media ular tangga memberikan pengaruh positif dan signifikan terhadap hasil belajar kognitif siswa pada materi Pembagian. Siswa menjadi lebih aktif dalam berdiskusi, bekerja sama, berani menyampaikan pendapat, serta lebih mudah memahami konsep Pembagian melalui kegiatan belajar sambil bermain. Dengan demikian, model pembelajaran NHT berbantu media ular tangga dapat dijadikan sebagai salah satu alternatif pembelajaran yang efektif untuk meningkatkan hasil belajar matematika siswa kelas III sekolah dasar.
Pengaruh Model Pembelajaran TAI (Team Assisted Individualization) Berbantuan Media Geoboard Terhadap Kemampuan Pemahaman Konsep Keliling dan Luas Bangun Datar Pada Siswa Kelas V Sekolah Dasar Fayza Aulia Miranda; Hartini; Sesaria Prima Yudhaningtyas
Jurnal Pengabdian Multidisiplin Vol. 6 No. 2 (2026): Jurnal Pengabdian Multidisiplin
Publisher : Kuras Institute & Scidac Plus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51214/002026062111000

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan pemahaman konsep matematis siswa kelas V SD, khususnya pada materi keliling dan luas bangun datar. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis pengaruh penerapan model pembelajaran Team Assisted Individualization (TAI) berbantuan media Geoboard terhadap kemampuan pemahaman konsep keliling dan luas bangun datar pada siswa kelas V Sekolah Dasar. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan desain eksperimen berupa Non-Equivalent Control Group Design. Populasi dalam penelitian ini mencakup seluruh siswa kelas V SDN Bangunsari 02. Pengambilan sampel dilakukan menggunakan teknik sampling jenuh, dengan kelas VA sebanyak 25 siswa ditetapkan sebagai kelas eksperimen yang mendapatkan perlakuan model TAI berbantuan media Geoboard, dan kelas VB sebanyak 25 siswa sebagai kelas kontrol dengan metode konvensional. Instrumen pengumpulan data menggunakan tes kemampuan pemahaman konsep berupa pretest dan posttest pilihan ganda. Teknik analisis data menggunakan uji prasyarat serta uji hipotesis menggunakan Independent Sample t-test berbantuan SPSS versi 25. Hasil analisis data deskriptif menunjukkan nilai rata-rata posttest kelas eksperimen mencapai 82,4, lebih tinggi dibandingkan kelas kontrol yang hanya sebesar 50,4. Berdasarkan uji Independent Sample t-test, diperoleh nilai signifikansi Sig. (2-tailed) sebesar 0,000, yang berarti nilai tersebut lebih kecil dari taraf a = 0,05 (0,000 < 0,05). Dengan demikian, H0 ditolak dan H1 diterima, yang membuktikan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan dari penerapan model pembelajaran kooperatif tipe TAI berbantuan media Geoboard terhadap kemampuan pemahaman konsep keliling dan luas bangun datar siswa kelas V Sekolah Dasar. Kombinasi strategi ini efektif mengubah konsep abstrak menjadi konkret serta mengoptimalkan kerja sama kelompok heterogen di kelas.
Studi Deskriptif Implementasi Metode Ekspresi Bebas Berbantu Media Clay Pada Materi Karya Seni Rupa Murni Mata Pelajaran Seni Budaya dan Prakarya Kelas IV SD Elmi Andeli Imaningtyas; Hartini; Sesaria Prima Yudhaningtyas
Jurnal Pengabdian Multidisiplin Vol. 6 No. 2 (2026): Jurnal Pengabdian Multidisiplin
Publisher : Kuras Institute & Scidac Plus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51214/002026062112000

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses pelaksanaan metode pembelajaran Ekspresi Bebas menggunakan media Clay pada materi karya seni rupa murni kelas IV SDN Jatirejo Wonoasri, serta mengidentifikasi masalah dan solusi yang muncul selama proses pelaksanaan tersebut berdasarkan teori implementasi Van Meter dan Van Horn. Jenis penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Penelitian dilaksanakan di SDN Jatirejo, Kecamatan Wonoasri, Kabupaten Madiun. Sumber data primer diperoleh melalui observasi langsung pelaksanaan pembelajaran serta wawancara mendalam dengan narasumber utama yaitu wali kelas IV dan beberapa siswa kelas IV. Data dianalisis secara induktif dengan teknik triangulasi untuk memastikan keabsahan data lapangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan metode Ekspresi Bebas menggunakan media Clay di kelas IV SDN Jatirejo telah berlangsung dengan sangat baik, teratur, dan efisien melalui tiga tahap utama: tahap awal, tahap inti, dan tahap penutup. Penggunaan metode Ekspresi Bebas berbantu media Clay terbukti efektif dalam merangsang keterampilan motorik halus, koordinasi mata-tangan, serta keberanian imajinasi siswa tanpa batasan dalam berkarya. Masalah yang ditemukan meliputi faktor teknis berupa matinya proyektor LCD karena penurunan daya listrik sekolah yang diatasi guru melalui demonstrasi fisik secara langsung; faktor psikologis berupa kecemasan dalam menemukan ide yang diatasi melalui motivasi persuasif; serta kendala manajemen waktu yang diatasi dengan fleksibilitas alokasi pengerjaan proyek.
Efektivitas Penerapan Model Problem Based Learning Berbantuan Media PhET Simulation terhadap Prestasi Belajar Matematika Siswa Kelas IV Sekolah Dasar Alvira Thalia Budi Yuniar; Candra Dewi; Eka Nofri Ari Yanto
Jurnal Pengabdian Multidisiplin Vol. 6 No. 3 (2026): Jurnal Pengabdian Multidisiplin
Publisher : Kuras Institute & Scidac Plus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51214/002026062114000

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas penerapan model Problem Based Learning berbantuan media PhET Simulation terhadap prestasi belajar Matematika siswa kelas IV sekolah dasar. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode pre-eksperimen melalui desain one-group pre-test post-test. Sampel penelitian berjumlah 21 siswa kelas IV SDN Jatirejo yang ditentukan menggunakan teknik sampling jenuh. Instrumen penelitian berupa tes prestasi belajar Matematika berbentuk pilihan ganda sebanyak 25 soal dengan 20 soal valid dan reliabel (Cronbach’s Alpha = 0,714). Analisis data dilakukan melalui uji normalitas Shapiro-Wilk dan uji paired samples t-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata nilai siswa meningkat dari 60 pada pre-test menjadi 86 pada post-test. Hasil uji normalitas menunjukkan data berdistribusi normal, sedangkan hasil uji paired samples t-test memperoleh nilai signifikansi sebesar 0,000 (<0,05). Temuan tersebut membuktikan bahwa penerapan model Problem Based Learning berbantuan media PhET Simulation efektif dalam meningkatkan prestasi belajar Matematika siswa kelas IV sekolah dasar.
Pengaruh Model Cooperative Learning Tipe TGT Berbantuan Media Educaplay Terhadap Hasil Belajar PPKn Materi Pancasila dalam Diriku Siswa Kelas IV Sekolah Dasar Rahma Aulia Susanti; Candra Dewi; Eka Nofri Ari Yanto
Jurnal Pengabdian Multidisiplin Vol. 6 No. 2 (2026): Jurnal Pengabdian Multidisiplin
Publisher : Kuras Institute & Scidac Plus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51214/002026062115000

Abstract

Penelitian yang dilakukan memiliki tujuan untuk mengetahui pengaruh penerapan model cooperative learning tipe TGT berbantuan media Educaplay terhadap hasil belajar PPKn materi pancasila dalam diriku siswa kelas IV sekolah dasar. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode Quasi Experimental melalui desain Nonequivalent Control Group Design. Sampel penelitian terdiri dari dua kelas, yaitu siswa kelas IV SDN 1 Timahan sebagai kelas eksperimen yang berjumlah 15 siswa dan kelas IV SDN 3 Timahan sebagai kelas kontrol yang berjumlah 17 siswa. Instrumen pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah tes hasil belajar siswa dalam bentuk soal pilihan ganda yang telah melalui uji validitas, uji reliabilitas, uji tingkat kesukaran, dan uji daya pembeda. Teknik analisis data menggunakan uji normalitas, uji homogenitas, uji keseimbangan, dan uji hipotesis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa adanya perbedaan signifikan antara kelas eksperimen dan kelas kontrol dengan nilai signifikansi 0,000<0,05. Temuan tersebut membuktikan bahwa penerapan model cooperative learning tipe TGT berbantuan media educapaly memberikan dampak postif terhadap hasil belajar PPKn materi pancasila dalam diriku siswa kelas IV sekolah dasar.
Pengaruh Model Cooperative Learning Tipe NHT Berbantuan Media Komik Digital Terhadap Hasil Belajar IPAS Materi Sistem Pencernaan Manusia Siswa Kelas V Sekolah Dasar Tya Ameylia; Candra Dewi; Suyanti
Jurnal Pengabdian Multidisiplin Vol. 6 No. 2 (2026): Jurnal Pengabdian Multidisiplin
Publisher : Kuras Institute & Scidac Plus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51214/002026062116000

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya hasil belajar IPAS materi sistem pencernaan manusia pada siswa kelas V SDN Grobogan 02 akibat pembelajaran yang masih berpusat pada guru serta minimnya penggunaan media pembelajaran yang menarik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model cooperative learning tipe Numbered Heads Together (NHT) berbantuan media komik digital terhadap hasil belajar IPAS siswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode quasi experiment dan desain Noneuivalent Control Group Design. Subjek penelitian berjumlah 43 siswa, terdiri atas 23 siswa kelas eksperimen dan 20 siswa kelas kontrol. Teknik pengumpulan data menggunakan tes dan dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui uji normalitas, uji homogenitas, uji keseimbangan, dan uji hipotesis menggunakan independent sample t-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata nilai posttest kelas eksperimen sebesar 86,30, lebih tinggi dibandingkan kelas kontrol sebesar 76,25. Hasil uji hipotesis memperoleh nilai signifikansi 0,000 < 0,05, sehingga Ho ditolak dan Ha diterima. Temuan ini menunjukkan bahwa penerapan model cooperative learning tipe NHT berbantuan media komik digital berpengaruh positif dan signifikan terhadap hasil belajar IPAS materi sistem pencernaan manusia. Kata Kunci: Cooperative Learning tipe NHT, Komik digital, Hasil belajar IPAS
Peningkatan Keterampilan Berbicara Melalui Model Pembelajaran Kooperatif “Talking Stick” Berbantu Media Gambar Berseri Pada Mapel Bahasa Indonesia Kelas IV Sekolah Dasar Juan Tito Mahendra Putra; Sri Lestari; Naniek Kusumawati
Jurnal Pengabdian Multidisiplin Vol. 6 No. 2 (2026): Jurnal Pengabdian Multidisiplin
Publisher : Kuras Institute & Scidac Plus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51214/002026062117000

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan berbicara siswa kelas IV SDN Jatirejo dalam mata pelajaran Bahasa Indonesia. Masalah tersebut disebabkan oleh kurangnya minat, kecemasan siswa ketika tampil di depan kelas, kurangnya penguasaan kosakata siswa, dan penggunaan metode pembelajaran yang monoton menyebabkan kelas menjadi tidak aktif. Penelitian ini bertujuan untuk memperbaiki proses pembelajaran, meningkatkan aktivitas guru dan siswa, serta meningkatkan kemampuan berbicara siswa melalui penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Talking Stick dengan bantuan media gambar berseri. Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilakukan dalam dua siklus. Setiap siklus terdiri dari empat tahap utama, yaitu perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Subjek penelitian adalah 22 siswa kelas IV SDN Jatirejo, Kecamatan Wonoasri, Kabupaten Madiun tahun pelajaran 2025/2026. Data dikumpulkan melalui teknik observasi, wawancara, dan tes kemampuan berbicara, yang kemudian dianalisis secara deskriptif kuantitatif dan deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan yang nyata pada kemampuan berbicara siswa. Pada tahap pra-siklus, kemampuan siswa masih di bawah KKM. Setelah tindakan Siklus I, persentase ketuntasan belajar klasikal meningkat menjadi 70% (15 siswa tuntas). Selanjutnya, pada Siklus II, setelah perbaikan strategi seperti penambahan ice breaking, pembesaran ukuran media visual, dan modifikasi LKPD, ketuntasan belajar siswa meningkat secara signifikan menjadi 95,7% (22 siswa tuntas). Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran kooperatif Talking Stick dengan bantuan media gambar berseri terbukti efektif dalam meningkatkan kemampuan berbicara, melatih keberanian, serta menumbuhkan partisipasi aktif siswa sekolah dasar.
Teori Ekologi Media dan Tantangan Komunikasi Digital Menangani Hoaks dan Cyberbullying di Kalangan Siswa Sekolah Menengah Atas Hilda Sri Rahayu; Fahmi Anwar; Ine Anggaraini; Muhammad Kurnia; Hamzah Ramadhan
Jurnal Pengabdian Multidisiplin Vol. 6 No. 2 (2026): Jurnal Pengabdian Multidisiplin
Publisher : Kuras Institute & Scidac Plus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51214/002026062122000

Abstract

Perkembangan pesat media digital di Indonesia telah mencapai tingkat penetrasi yang tinggi, namun hal ini disertai dengan munculnya isu-isu etika digital seperti penyebaran hoaks, perundungan siber, dan perilaku negatif daring lainnya yang berdampak pada sektor pendidikan. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi keterampilan komunikasi digital dan literasi media siswa Generasi Z di Madrasah Aliyah Miftahul Falah, Bandung, sebagai upaya mempersiapkan generasi penerus menuju Indonesia Emas 2045. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Teknik pengumpulan data meliputi observasi dan wawancara mendalam dengan enam informan, yang terdiri dari tiga siswa laki-laki dan tiga siswa perempuan. Analisis didasarkan pada teori komunikasi massa dan ekologi media. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Generasi Z memiliki tingkat literasi digital yang relatif baik dalam hal memilih situs web tepercaya dan berkomunikasi di media sosial. Namun, masih terdapat tantangan terkait kesadaran etika, keraguan untuk melaporkan pelanggaran digital, serta kerentanan terhadap perundungan daring. Literasi media sangat penting untuk mencegah pengaruh negatif teknologi terhadap sikap siswa. Kolaborasi aktif antara sekolah, orang tua, dan masyarakat diperlukan untuk memberikan pendidikan etika digital guna menumbuhkan lingkungan komunikasi digital yang aman dan bertanggung jawab.
Pengembangan Media Pembelajaran Interaktif Berbasis Web Articulate Storyline pada Pembelajaran IPAS di Kelas V SDN Wonorejo 01 Syahda Fadilah; Ibadullah Malawi; Eka Nofri Ari Yanto
Jurnal Pengabdian Multidisiplin Vol. 6 No. 2 (2026): Jurnal Pengabdian Multidisiplin
Publisher : Kuras Institute & Scidac Plus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51214/002026062123000

Abstract

Pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) di kelas V SDN Wonorejo 01 masih didominasi metode ceramah dan sumber belajar konvensional sehingga siswa kesulitan memahami materi Bagaimana Bentuk Indonesiaku, khususnya konsep peta. Penelitian ini bertujuan mengembangkan dan menguji kelayakan media pembelajaran interaktif berbasis web Articulate Storyline bernama GEOBI (Geografi Bentuk Indonesiaku). Penelitian menggunakan pendekatan Research and Development (R&D) dengan model ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation). Subjek penelitian adalah 16 siswa dan satu guru kelas V SDN Wonorejo 01. Data dikumpulkan melalui angket, observasi, dan wawancara, kemudian dianalisis secara deskriptif kuantitatif. Media GEOBI memuat lima submateri peta, tiga video pembelajaran, tiga level permainan interaktif, dan 20 soal evaluasi. Hasil validasi menunjukkan kelayakan sangat tinggi: ahli media 89,4%, ahli materi 82,5%, ahli bahasa 100%, dan praktisi 95,2%, dengan rata-rata gabungan 91,7%. Uji coba produk memperoleh respons siswa sebesar 88,4% (perorangan), 90,3% (kelompok kecil), dan 93% (lapangan), serta respons guru 85,8%, seluruhnya berkategori sangat layak. Media pembelajaran interaktif berbasis Articulate Storyline ini terbukti layak digunakan sebagai alternatif media pembelajaran IPAS yang interaktif, mudah diakses, dan mampu meningkatkan motivasi belajar siswa kelas V sekolah dasar.
Implementasi Program Duta Anti-Bullying Berbasis Peer Group Sebagai Strategi Penguatan Budaya Sekolah Ramah Anak Pada Pondok Pesantren Darul Arifin Jambi, Indonesia: Nur Cahaya Nasution; Nurul Annisa Dewantari Nasution; Puput Yolanda; Dia Asri
Jurnal Pengabdian Multidisiplin Vol. 6 No. 2 (2026): Jurnal Pengabdian Multidisiplin
Publisher : Kuras Institute & Scidac Plus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51214/002026062134000

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis implementasi Program Duta Anti-Bullying berbasis peer group sebagai strategi penguatan budaya sekolah ramah anak pada pondok pesantren Darul Arifin Kota Jambi. Metode yang digunakan adalah pendekatan deskriptif-partisipatif melalui tahapan identifikasi masalah, pembentukan duta anti-bullying, pelatihan peer group, implementasi program dan evaluasi melalui pre-test dan post-test. Program melibatkan santri, ustadz maupun ustadzah serta pengurus pesantren tersebut. Hasil menunjukkan bahwa adanya peningkatan pemahaman peserta didik terkait bentuk dan dampak bullying, peningkatan kepedulian antar teman sebaya, serta peningkatan keberanian dalam melaporkan tindakan perundungan. Program juga mendorong terciptanya interaksi sosial yang lebih positif serta mendukung terbentuknya lingkungan yang aman dan inklusif. Dengan demikian, implementasi Program Duta Anti-Bullying berbasis peer group dapat menjadi strategi preventif dalam memperkuat budaya sekolah ramah anak secara berkelanjutan.