cover
Contact Name
Anita Trisiana
Contact Email
unisriresearchfair@gmail.com
Phone
+6282133068231
Journal Mail Official
unisriresearchfair@gmail.com
Editorial Address
Sumpah Pemuda Street, No.18, Kadipiro, Banjarsari, Kota Surakarta, Jawa Tengah 57136 - Phone 0271-853839
Location
Kota surakarta,
Jawa tengah
INDONESIA
Research Fair Unisri
ISSN : 25500171     EISSN : 25805819     DOI : https://doi.org/10.33061/rsfu.v6i1.6848
Journal Research Fair UNISRI is a peer-refereed open-access journal which has been established for the dissemination of state of the art knowledge in every field. This Journal is published for time per year at January and August. It is intended to be the journal for publishing original articles on the latest issues and trends occurring in Research Multidisipliner with the aim to advance our knowledge of theory and practice. Moreover, this journal also covers the issues concerned with Multidisipliner . All submitted manuscripts will be initially reviewed by editors and are then evaluated by a minimum of two reviewers through the blind review process. This is to ensure the quality of the published manuscripts in the journal. Journal Research Fair UNISRI is research services related to every field.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 231 Documents
Urgensi Perlindungan Hak Atas Kekayaan Intelektual Terhadap Produk Industri Kecil Menengah Dora Kusumastuti, Y.Djoko Suseno & Sutoyo
RESEARCH FAIR UNISRI Vol. 3 No. 1 (2019): RESEARCH FAIR UNISRI
Publisher : Universitas Slamet Riyadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (140.913 KB) | DOI: 10.33061/rsfu.v3i1.2641

Abstract

Industri Kecil Menengah sebagai salah satu penyangga ekonomi nasional yang banyak menyerap tenaga kerja disektor non formal semakin bertumbuh dari tahun ketahun. Industri Kecil menengah memerlukan suatu perlindungan atas hak kekayaan intelektual terhadap produk yang dimiliki. Tantangan yang dihadapi oleh Industri kecil menengah adalah masih rendahnya kesadaran terhadap pendaftaran hak kekayaan intektual menimbulkan produk dari industri kecil menengah rawan terhadap klaim pihak lain dan juga eksistensinya di masyarakat.Kata Kunci: Perlindungan HKI, IKM dan produk lokal
KOMBUCHA ROSELA SEBAGAI MINUMAN PROBIOTIK Merkuria Karyantina & Sumarmi
RESEARCH FAIR UNISRI Vol. 3 No. 1 (2019): RESEARCH FAIR UNISRI
Publisher : Universitas Slamet Riyadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (274.096 KB) | DOI: 10.33061/rsfu.v3i1.3076

Abstract

Kombucha adalah salah satu jenis minuman segar tradisional yang berasal dari fermentasi air teh manis selama 7-10 hari. Selama fermentasi, terjadi pertumbuhan simbiotik antara ragi dan bakteri serta kandungan alkohol ± 0,5 hingga 1% dan pH ± 3 hingga 5,5. Jenis substrat, bahan baku yang digunakan, jumlah gula, waktu fermentasi dan kompoisi jamur sangat mempengaruhi jenis mikroorganisme yang berkembang pada kombucha. Peneltian ini bertujuan untuk mengidentifikasi Bakteri asam laktat yang berperan dalam fermentasi kombucha rosella serta aplikasinya pada profil lipid tikus Sprague dawley. Hasil identifikasi menggunakan API 50CH KIT, menunjukkan bahwa dominansi bakteri asam laktat pada kombucha rosela adalah spesies Lactobacillus delbrueckii dan Lactococcus lactis. Selanjutnya, kombucha rosella diaplikasikan pada hewan coba untuk melihat profil lipidnya. Hasil menunjukkan bahwa kombucha rosella mempunyai efek positif terhadap perubahan profil lipid (penurunan kadar total kolesterol, total Trigliserida, total LDL serta menurunkan Total HDL) hewan coba dibandingkan dengan hewan coba perlakuan hiperkolesterol. Selama perlakuan, total kolesterol pada hewan coba dengan konsumsi kombucha rosella cenderung menurun (104,90 mg/dl) secara signifikan pada akhir perlakuan, dibandingkan perlakuan hiperkolesterol (197,75 mg/dl). Total trigliserida perlakuan kombucha rosella cenderung menurun (79,17 mg/dl) pada akhir perlakuan dibandingkan perlakuan hiperkolesterol (135,59 mg/dl). Total LDL perlakuan kombucha rosella cenderung naik (68,03 mg/dl) pada akhir perlakuan dibandingkan perlakuan hiperkolesterol (21,88 mg/dl). Total LDL perlakuan kombucha rosella cenderung menurun (34,50 mg/dl) pada akhir perlakuan dibandingkan perlakuan hiperkolesterol (82,68 mg/dl).Kata kunci : kombucha rosella, probiotik, profil lipid, hewan coba
PENGGUNAAN PODCAST UNTUK MEMPERBAIKI PENGUCAPAN (PRONUNCIATION) MAHASISWA DALAM BERBICARA BAHASA INGGRIS (Sebuah Penelitian Tindakan Kelas pada Mahasiswa Pendidikan Bahasa Inggris Semester I Kelas 01, FKIP UNISRI pada Tahun Akademik 2019/2020 ) Riyani Riyani; Ayu Istiana Sari
RESEARCH FAIR UNISRI Vol. 4 No. 1 (2020): RESEARCH FAIR UNISRI
Publisher : Universitas Slamet Riyadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (593.394 KB) | DOI: 10.33061/rsfu.v4i1.3380

Abstract

The objective of this research is to know whether Podcast can improve the students’ pronunciation in speaking English when it is implemented in teaching learning process in class 01 Semester I, English Education Program, Teacher Training and Education Faculty, UNISRI, Surakarta in 2019/2020 Academic Year.This research method used a Classroom Action Research which was implemented in two cycles. The subject of the research was class 01 Semester I, English Education Program, Teacher Training and Education Faculty, UNISRI, Surakarta in 2019/2020 Academic Year. This study was conducted in two cycles. The first cycle consisted of four meetings, and the second cycle consisted of three meetings. The procedure of the action research consisted of planning, acting, observing and reflecting. The data were collected through questionnaire, interview, field notes, and test. To analyze the quantitative data, the researcher applied descriptive statistics. It was used to compare the scores and means of pre-test and post-test. The pre-test was conducted in the preliminary research while post-test was conducted at the end of cycle 1 and 2. The result of the test was used to know how well the students understand the text of listening. To analyze the qualitative data, the researcher analyzed the improvement of the teaching learning process based on the results of questionnaire, interview, and field notes.The result of the research showed that the use of Podcast has helped students to get exposed to correct pronunciation. By constantly listening to Podcast of native speakers of English, students develop their skill not only in listening but also in pronouncing the words in English correctly. It also has helped the students in improving the students’ vocabulary mastery. In conclusion, by listening to Podcast, students can improve their pronunciation and vocabulary mastery so that they also can speak more during the speaking activity.Based on the result of the study, it can be concluded that students’ pronunciation in English can be improved by the use of Podcast. Therefore, it is recommended that teachers and students can use Podcast as one of the alternative techniques in teaching and learning speaking.Keywords : Podcast, Proununciation, Speaking Skill, Action Research
PENDAFTARAN HAK TENUN DAN PENGARUHNYA TERHADAP PENINGKATAN OMZET PENJUALAN SERTA NAIKNYA HARGA JUAL MENUJU PENINGKATAN DAYA SAING PENGRAJIN TENUN INDONESIA DI PEMASARAN GLOBAL Mamik Indaryani; Suparnyo, Sulistyowati, Kertati Sumekar
RESEARCH FAIR UNISRI Vol. 4 No. 1 (2020): RESEARCH FAIR UNISRI
Publisher : Universitas Slamet Riyadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (709.35 KB) | DOI: 10.33061/rsfu.v4i1.3381

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah , meningkatkan omzet penjualan dan kenaikan harga jual Pengrajin tenun dengan mendaftarkan Hak Cipta menuju pemasaran global dengan beberapa fokus kegiatan, yaitu : (1) meningkatkan kemampuan sumber daya manusia dan merumuskan manajemen Pengrajin agar mempunyai peningkatan daya saing yang tinggi , (2) meningkatkan pemahaman dan kesadaran Pengrajin untuk mendaftarkan Hak Cipta , agar meningkatkan omzet dan harga penjualan produk , (3) memperluas akses pasar sampai ke pasar global .Metode pendekatan yang dipakai adalah rantai nilai (value chain). Pendekatan ini secara sistematis memperhitungkan keseluruhan tahapan mulai dari proses produksi dan juga analisis dari berbagai keterkaitan dan aliran informasi sepanjang rantai. Strategi pengembangan didasarkan pada : (1) Pemetaan potensi sumber daya manusia dan komoditas unggulan yang dimiliki , untuk kemudian didaftarkan Hak Ciptanya , (2) Mendorong peningkatan peran Perguruan Tinggi , Pemerintah Daerah dan Pemerintah Pusat , Dinas dan Instansi Vertikal , perusahaan swasta , Badan Usaha Milik Daerah , Badan Usaha Milik Negara serta masyarakat untuk membangun ekonomi secara sinergis .Hasil penelitian menghasilkan kesimpulan bahwa masih kurangnya kemampuan sumber daya manusia Pengrajin dalam meningkatkan daya saing yang tinggi , masih banyak Pengrajin yang belum memiliki pemahaman tenang pentingnya pendaftaran hak cipta dan Pengrajin belum mampu secara mandiri mengakses pasar global .Keyword : tenun , Hak Cipta , omzet , harga penjualan , global .
PERAN INOVASI KONSUMEN DALAM MENCIPTAKAN NIAT BERPERILAKU (Survei Pada Konsumen SFA Steak & Resto Surakarta) Lamidi Lamidi; Marjam Desma Rahadhini
RESEARCH FAIR UNISRI Vol. 4 No. 1 (2020): RESEARCH FAIR UNISRI
Publisher : Universitas Slamet Riyadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (380.133 KB) | DOI: 10.33061/rsfu.v4i1.3385

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh inovasi konsumen dengan beberapa faktor yang menjadi penentu niat berperilaku konsumen. Penelitian ini berupaya mengetahui pentingnya inovasi konsumen, dengan mempertimbangkan rasa terima kasih konsumen, citra restoran dalam berinovasi, dan kewajaran harga sebagai variabel mediasi. Penelitian ini merupakan survei. Pengumpulan data menggunakan kuesioner. Populasi penelitian adalah konsumen di wilayah Surakarta. Sampel ditentukan sebanyak 130 responden dengan metode convenience sampling, yaitu konsumen yang melakukan pembelian di SFA Steak & Resto Surakarta. Pengujian validitas menggunakan Confirmatory Factor Analysis (CFA), dan Cronbach’s Alpha untuk uji reliabilitas. Analisis data menggunakan Structural Equation Model (SEM) dengan program Amos. Temuan penelitian menunjukkan bahwa inovasi konsumen berpengaruh terhadap ucapan terima kasih dan citra restoran, tetapi tidak berpengaruh terhadap kewajaran harga; ucapan terima kasih berpengaruh terhadap kewajaran harga dan niat berperilaku; citra restoran berpengaruh terhadap kewajaran harga dan niat berperilaku; kewajaran harga tidak berpengaruh terhadap niat berperilaku. Implikasi penelitian hendaknya SFA Steak & Resto Surakarta perlu mempertimbangkan pembuatan menu-menu baru supaya semakin variatif pilihan konsumen, selain itu karyawan perlu mengucapkan terima kasih setelah memberikan pelayanan kepada konsumen.Kata kunci: inovasi konsumen, rasa terima kasih, kewajaran harga, citra restoran, dan niat berperilaku
PENGUKURAN MUTU LAYANAN DAN KEPUASAN MASYARAKAT WAJIB PAJAK (SURVEY PADA KANTOR PELAYANAN PAJAK PRATAMA X) Abdul Haris; Arif Julianto Sri Nugroho; Anis Marjukah
RESEARCH FAIR UNISRI Vol. 4 No. 1 (2020): RESEARCH FAIR UNISRI
Publisher : Universitas Slamet Riyadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (255.351 KB) | DOI: 10.33061/rsfu.v4i1.3386

Abstract

Tantangan yang harus dihadapi Indonesia saat ini berupa penerimaan sektor pajak yang menyumbang lebih dari 80 persen dari total penerimaan negara. Amanah UU no 25 tahun 2009 tentang pelayanan publik mengamanahkan seluruh instansi pemerintah wajib memberikan pelayanan yang optimal dan berkualitas kepada masyarakat. Tujuan penelitian adalah menganalisis model indeks kepuasan masyarakat dari mutu layanan Kantor Pajak Pratama X dengan menganalisis gap setiap unsur layanan. Metode penelitian yang akan digunakan berupa riset kuantitatif uji gap/ kesenjangan antara harapan dan persepsi mutu layanan. Responden yang diambil sebanyak 120 orang wajib pajak dengan teknik sampling purposive. Uji kuantitatif dilakukan berupa uji gap Servqual. Hasil akhir diperoleh semua dimensi masih memiliki nilai kesenjangan dengan nilai gap terbesar pada dimensi responsiveness. Pihak pemangku kepentingan harus memperbaiki mutu layanan dengan prioritas dari nilai negatif terbesar sehingga tercipta optimalisasi mutu layanan yang bermuara pada meningkatnya kepuasan masyarakatKata kunci: Servqual, harapan, persepsi, kepuasan
KESESUAIAN INSTRUMEN PERKULIAHAN INTENSIVE READING TERHADAP KERANGKA KUALIFIKASI NASIONAL INDONESIA Sri Handayani; Luqman Alhakim
RESEARCH FAIR UNISRI Vol. 4 No. 1 (2020): RESEARCH FAIR UNISRI
Publisher : Universitas Slamet Riyadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (443.401 KB) | DOI: 10.33061/rsfu.v4i1.3387

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi kesesuaian Instrumen perkuliahan Intensive Reading terhadap Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia untuk program pendidikan bahasa Inggris di Universitas Slamet Riyadi. Jenis penelitian ini adalah content analysis. Temuan penelitian menunjukkan bahwa (1) penggunaan metode pembelajaran yang relevan untuk perkuliahan Intensive Reading masih belum bervariasi karena dosen cenderung menggunakan metode ceramah, skimming, dan scanning, (2) dosen cenderung mengadopsi materi pembelajaran tidak otentik, yaitu buku cetak sehingga perlu menggunakan kedua bahan otentik dan otentik, (3) hasil belajar didasarkan pada kurikulum meskipun belum ditulis aspek afektif, (4) pengalaman belajar kurang bervariasi karena penggunaan ruang kelas sebagai tempat untuk memberikan kuliah. (5) struktur rencana pembelajaran semester (RPS) sudah memuat 9 kriteria minimal yang sudah dipenuhi oleh RPS mata kuliah Intensive Reading, dan (6) Substansi RPS mata kuliah Intensive Reading sudah mencakup seluruh standar yang disebutkan didalam Peraturan Presiden (PP) no 8 tahun 2012 tentang kerangka kualifikasi nasional Indonesia dan Peraturan Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Permenristekdikti) No 44 tahun 2015.Kata Kunci: Mata Kuliah Intensive Reading, KKNI, Konten Analisis
KOMUNIKASI SOSIAL DI ERA INDUSTRI 4.0 (Studi Pada Etika Komunikasi Remaja Perempuan Melalui Media Sosial di Era Industri 4.0) Maya Sandra Rosita Dewi
RESEARCH FAIR UNISRI Vol. 4 No. 1 (2020): RESEARCH FAIR UNISRI
Publisher : Universitas Slamet Riyadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (474.598 KB) | DOI: 10.33061/rsfu.v4i1.3388

Abstract

Era revolusi industri 4.0 ditandai dengan berkembang pesatnya teknologi dan informasi. Indonesia menjadi salah satu negara yang memasuki era industri 4.0. Konsep penerapan dari era ini adalah otomatisasi yang dilakukan oleh teknologi tanpa memerlukan tenaga kerja manusia dalam proses pengaplikasiannya. Teknologi yang menjadi pilar utama dalam perkembangan revolusi industri salah satunya adalah internet. Teknologi ini semakin berkembang pesat, memiliki fitur-fitur yang sangat canggih dan memudahkan manusia dalam mengakses atau melakukan suatu kegiatan. Perangkat yang digunakan untuk mengakses internetpun mengalami perkembangan yang sangat pesat. Hal ini berdampak pula pada berkembangnya teknologi komunikasi dan informasi antarmanusia di berbagai belahan bumi.Komunikasi yang dahulunya masih dilakukan secara tatap muka dan menggunakan alat-alat manual, kini berubah menjadi sangat mudah. Komunikasi tidak harus dilakukan dengan tatap muka atau menggunakan alat manuak seperti surat. Dengan adanya komputer dan smartphone manusia bisa berkomunikasi dengan siapa saja tanpa harus bertemu langsung. Perkembangan teknologi komunikasi ini dikhawatirkan akan menggeser etika dalam berkomunikasi. Selain memiliki banyak manfaat yang baik, komunikasi virtual ini juga memiliki dampak yang kurang baik bagi manusia. Diantaranya membentuk menjadi pribadi yang individualis serta dapat menimbulkan krisis komunikasi sosial terutama pada generasi muda.Paper ini menggambarkan bagaimana etika komunikasi remaja perempuan di media social. Pada hakikatnya etika berkomunikasi sangat penting dan baik untuk diterapkan. Baik ketika menjadi komunikator maupun komunikan. Etika komuniaksi yang baik meniadakan kesalahpahaman maupun pertengkaran yang berujung saling menghina. Bila komunikasi disampaikan dengan kalimat yang tidak sopan, kasar, dan jauh dari nilai moral terlebih disampaikan di media social yang sifatnya sangat heterogen, maka akan menghasilkan sesuatu yang tidak bermanfaat bahkan dapat memprovokasi dan mengakibatkan terjadinya konflikKata Kunci : Media, Etika, Remaja
KEBIJAKAN PROGRESIF DALAM PELAKSANAAN PP NO. 24 TAHUN 1997 TERHADAP PEMBERIAN SERTIFIKAT SEBAGAI ALAS HAK YANG SAH Wibowo Murti Samadi; Shinta Rukmi B
RESEARCH FAIR UNISRI Vol. 4 No. 1 (2020): RESEARCH FAIR UNISRI
Publisher : Universitas Slamet Riyadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (155.5 KB) | DOI: 10.33061/rsfu.v4i1.3389

Abstract

Tujuan Penelitian. Ingin mengkaji dan menganalisis kebijakan progresif dalam pelaksanaan PP No. 24 tahun 1997 terhadap pemberian sertifikat sebagai alas hak yang sah dan mengkaji dan menganalisis faktor pendukung dan penghambat implementasi kebijakan progresif tersebut. Latar Belakang. Kebijakan Negara dalam menjalankan amanah PP No.24 Tahun 1997, Yakni melakukan proses pendaftaran tanah secara lengkap dengan menganulir hakekat konversi bidang pendaftaran tanah yang seharusnya dibeikan waktu 20 tahun dari UUPA No.5 Tahn 1960 sampai dengan Tahun 1980. Namun negara mempunyai otoritas mengambil kebijakan progresif dengan masih menerima terhadap pendaftaran tanah yang belum mempunyai alat bukti sertifikat.Hasil Penelitian. Pelaksanaan pendaftaran tanah sistem lengkap merupakan kebijakan progresif negara melalui PP 24 Tahun 1997 bahwa pemberian kepastian hukum terhadap hak atas tanah kepada masyarakat dilakukan dalam rangka tertib administrasi dan rasa nyaman atas alat bukti kepemilikan yang dipegang oleh pemilik tanah. Hal ini merupakan kebijakan negara walaupun aturan konversi bahwa sejak 24 September 1960 (UUPA) sampai dengan tahun 1980 telah dilakukan ketentuan konversi setiap pemilik hak atas tanah harus melakukan penyesuaian hak atas tanah yang tercantum dalam UUPA. Namun, sampai dengan saat ini negara masih memberlakukan proses pendaftaran tanah progresif (PTSL) sehingga dapat disimpulkan negara mempunyai kebijakan progresif yang dilakukan menurut PP 24 Tahun 1990. Faktor-faktor yang menjadi kendala dalam pelaksanaan PTSL di Kabupaten Boyolali, antara lain: a. Tingkat pendidikan masyarakat yang masih sangat rendah, menyebabkan tidak semua komponen masyarakat memahami dan memiliki daya tanggap yang cepat terkait pelaksanaan PTSL; b. Pemohon PTSL susah untuk dihadirkan pada saat kegiatan pengukuran karena adanya beberapa kesibukan. c. Pemohon tidak melakukan pemasangan tanda batas dengan beberapa alasan, baik itu karena belum ada waktu yang tepat ataupun masih terjadi sengketa dengan pemilik tanah yang berbatasan hal ini menyebabkan penundaan kegiatan pelaksanaan. d. Kelengkapan pengumpulan syarat administrasi oleh para pemohon.Kata kunci : kebijakan progresif, alat bukti sertifikat
MEDIA SOSIAL DAN PESAN POLITIK (PERSEPSI PEMILIH PEMULA DALAM MENERIMA PESAN POLITIK PADA PEMILIHAN UMUM 2019 MELALUI MEDIA SOSIAL) Herning Suryo; Haryo Kusumo Aji
RESEARCH FAIR UNISRI Vol. 4 No. 1 (2020): RESEARCH FAIR UNISRI
Publisher : Universitas Slamet Riyadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (418.249 KB) | DOI: 10.33061/rsfu.v4i1.3390

Abstract

Di era revolusi industri 4.0 ini, teknologi menjadi hal yang utama untuk menunjang segala aspek, salah satunya di dalam peran media. Anak muda atau generasi milenial dan generasi Z sebagai pengguna terbanyak internet mempunyai kecenderungan menyebarkan pengaruh mereka kepada sesama pengguna media sosial dalam partisipasi politiknya. Anak muda sebagai netizen yang paling banyak mempunyai kecenderungan memberikan pengaruh ke sesama pengguna media sosial dalam partisipasi politiknya.Patisipasi politik anak muda masa kini lebih terbuka dan dipengaruhi oleh media sosial yang mereka gunakan. Salah satu sebabnya karena intensitas yang besar dalam menggunakan media sosial. Tanpa disadari, sebagian besar kaum muda sudah membicarakan hal-hal yang berkaitan dengan politik sehingga membuat mereka ingin mengetahui perkembangan politik terkini.Oleh karena itu peneliti melihat bagaimana persepsi pemilih pemula, yang dalam hal ini adalah siswa dan mahasiswa saat menerima pesan politik pemilihan umum 2019 di dalam media sosial. Mengapa subyek yang diteliti adalah siswa dan mahasiswa karena generasi ini tidak tidak lepas dalam menggunakan media sosial untuk kesehariannya, baik itu untuk urusan pribadi maupun untuk mencari preferensi politik.Para pemilih pemula ternyata menggunakan media sosial sebagai preferensi untuk memilih dalam pilkada dan pilpres oleh karena aktifitas yang banyak dihabiskan disana. Namun situasi politik yang memanas juga mempengaruhi konten di media sosial yang diakses oleh pemilih pemula, sehingga banyak yang merasa terganggu. Ada pula yang dapat memfilter informasi yang muncul di media sosial sehingga suasana menjadi lebih kondusif.Kata Kunci : Persepsi, Media Sosial, Pemilih Pemula, Pesan Politik