cover
Contact Name
Halim Setiawan
Contact Email
halimiaisambas@gmail.com
Phone
+6282350621157
Journal Mail Official
halimiaisambas@gmail.com
Editorial Address
Jln. Raya Sejangkung Desa Sebayan, Kecamatan Sambas, Kabupaten Sambas
Location
Kab. sambas,
Kalimantan barat
INDONESIA
Syi`ar : Jurnal Ilmu Komunikasi, Penyuluhan dan Bimbingan Masyarakat Islam
ISSN : 26153181     EISSN : 26863227     DOI : https://doi.org/10.37567/syiar.v3i1
Core Subject : Education, Social,
Syiar: Jurnal Ilmu Komunikasi, Penyuluhan dan Bimbingan Masyarakat Islam is an academic journal that emphasizes actual issues related to Communication Science, Counseling, and Guidance of Islamic Society. Syiar: Journal of Communication Science, Counseling and Islamic Community Guidance focuses on several topics including Communication Science, Information Technology, Journalism, Media, Public Relations, Communication or Counseling Psychology, Extension Science, and Guidance and Counseling Science. The contents of the journal include research reports, studies of scientific analysis in the field of communication and outreach, theory application, and book reviews.
Articles 66 Documents
Profesionalisme Penyuluh Agama Islam Non Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Kecamatan Sambas Witri Lusdiandari; Rifqi Muhammad; Yusrain
Syi’ar: Jurnal Ilmu Komunikasi, Penyuluhan dan Bimbingan Masyarakat Islam Vol. 7 No. 1 (2024): Syi`ar : Jurnal Ilmu Komunikasi, Penyuluhan dan Bimbingan Masyarakat Islam
Publisher : Institut Agama Islam Sultan Muhammad Syafiuddin Sambas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37567/syiar.v7i1.2328

Abstract

Tujuan artikel ini adalah untuk mendeskripsikan tentang pelaksanaan tugas dan fungsi penyuluh agama Islam Non PNS di Kecamatan Sambas, kompetensi penyuluh agama Islam Non PNS di Kecamatan Sambas, dan hasil evaluasi kinerja penyuluh agama Islam Non PNS di Kecamatan Sambas. Artikel ini menggunakan pendekatan deskriptif dengan jenis penelitian kulitatif. Artikel ini menjelaskan secara umum pelaksanaan tugas dan fungsi penyuluh agama Islam Non PNS di Kecamatan Sambas, yaitu melakukan kegiatan bimbingan dan penyuluhan keislaman, dan pembangunan melalui bahasa agama kepada kelompok sasaran, dengan tujuan meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai ajaran agama, dan kemudian mendorong mereka untuk melaksanakannya dengan sebaik-baiknya. Fungsi dari penyuluh agama Islam Non PNS di Kecamatan Sambas terdapat 3, yaitu fungsi informatif, fungsi konsultatif, dan fungsi edukatif. Sementara itu, fungsi advokatif belum ditemukan. Kompetensi penyuluh agama Islam Non PNS di Kecamatan Sambas terdapat 3, yaitu kompetensi ilmu keagamaan, kompetensi komunikasi, dan kompetensi sosial. Hasil evaluasi kinerja penyuluh agama Islam Non PNS di Kecamatan Sambas dinilai sangat baik, yang dapat dilihat dari laporan kegiatan yang dikumpulkan oleh penyuluh.
PROBLEMATIKA GURU DALAM PEMBELAJARAN TEMATIK KELAS IV A DI SEKOLAH DASAR NEGERI 1 MENTAWA TAHUN PELAJARAN 2021/2022 Yudi Hermawan; Hifza; Topik
Syi’ar: Jurnal Ilmu Komunikasi, Penyuluhan dan Bimbingan Masyarakat Islam Vol. 5 No. 2 (2022): Syi`ar : Jurnal Ilmu Komunikasi, Penyuluhan dan Bimbingan Masyarakat Islam
Publisher : Institut Agama Islam Sultan Muhammad Syafiuddin Sambas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37567/syiar.v5i2.2335

Abstract

The purpose of This research aims to reveal about: 1) Teacher problems in planning thematic learning for class IV A at SDN 1 Mentawa for the 2021/2022 academic year; 2) Teacher problems in implementing thematic learning for class IV A at SDN 1 Mentawa for the 2021/2022 academic year; and3) Teacher problems in assessing thematic learning for class IV A at SDN 1 Mentawa for the 2021/2022 academic year. his study uses a qualitative approach and a type of phenomenological research. Data collection techniques using interviews, observation and documentation. The data analysis techniques used are data collection, data reduction, data presentation, drawing conclusions and verification. The results showed that: Teacher problems in planning thematic learning for class IV A at SDN 1 Mentawa for the 2021/2022 academic year, namely: a) obstacles in preparing lesson plans, b) Problems in developing syllabus, c) Obstacles in determining creative learning media, d) Problems in determining learning methods, e) The lack of learning material. Problems with teachers in implementing thematic learning for class IV A at SDN 1 Mentawa for the 2021/2022 academic year, namely: a) difficulties in connecting learning activities with students' real lives, b) difficulties in managing classes, c) problems in applying learning methods. Teacher problems in assessing class IV A thematic learning at SDN 1 Mentawa for the 2021/2022 Academic Year, namely a) Difficulties in carrying out daily assessments, b) Difficulties in reporting final grades.
Pola Asuh untuk Menumbuhkan Karakter Moderat pada Anak Bay Nana Nurfirdaus
Syi’ar: Jurnal Ilmu Komunikasi, Penyuluhan dan Bimbingan Masyarakat Islam Vol. 7 No. 2 (2024): Syi`ar : Jurnal Ilmu Komunikasi, Penyuluhan dan Bimbingan Masyarakat Islam
Publisher : Institut Agama Islam Sultan Muhammad Syafiuddin Sambas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37567/syiar.v7i2.2554

Abstract

Karakter moderat memiliki andil penting dalam membangun peradaban bangsa yang multicultural seperti Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk mengulas pola asuh yang dapat menumbuhkan karakter yang moderat pada anak. Penelitian ini termasuk penelitian kualitatif dengan pendekatan penelitian kepustakaan. Data dikumpulkan dengan teknik dokumentasi dan selanjutnya dianalisis dengan model Miles dan Huberman. Berdasarkan kajian ini disimpulkan bahwa dari keempat pola asuh yang terdiri dari pola asuh otoriter, permisif, otoritatif atau demokratis, dan pola asuh penelantaran, pola asuh yang berkorelasi dengan sikap moderat pada anak adalah pola asuh demokratis.
Efektivitas Manajemen Dalam Dakwah Prastiwi, Herliana; Fariza Makmun; Muhammad Shoful Umam
Syi’ar: Jurnal Ilmu Komunikasi, Penyuluhan dan Bimbingan Masyarakat Islam Vol. 7 No. 2 (2024): Syi`ar : Jurnal Ilmu Komunikasi, Penyuluhan dan Bimbingan Masyarakat Islam
Publisher : Institut Agama Islam Sultan Muhammad Syafiuddin Sambas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37567/syiar.v7i2.2591

Abstract

Manajemen merupakan suatu kesatuan pokok pelaksanaan kegiatan-kegiatan yang sangat berpengaruh terhadap keberhasilan suatu kegiatan. Pelaksanaan dakwah harus dirancang, disusun dan dikemas secara baik sehingga menghasilkan keefektifan dalam menjalankan aktivitas dakwah. Tujuan dari penulisan ini yaitu untuk menganalisis bagaimana efektivitas manajemen dalam dakwah. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kegiatan dakwah tidak hanya fokus pada proses penyampaiannya saja akan tetapi sebelum pelaksanaan sampai pada akhir kegiatan dakwah. Kegiatan inilah yang disebut dengan kegiatan dalam manajemen dakwah. Kegiatan dakwah harus dirancang, diatur, dikelola dan dikoordinasikan dengan baik oleh dai atau organisasi dakwah. Dengan melakukan manajemen dakwah maka akan menghasilkan dakwah yang berkualitas.
KOMUNIKASI INTERPESONAL KARANG TARUNA DAMARSARI DALAM MENCEGAH KENAKALAN REMAJA DI DESA SEMATA KECAMATAN TANGARAN Minarti, Minarti; Nurul Hidayat
Syi’ar: Jurnal Ilmu Komunikasi, Penyuluhan dan Bimbingan Masyarakat Islam Vol. 7 No. 1 (2024): Syi`ar : Jurnal Ilmu Komunikasi, Penyuluhan dan Bimbingan Masyarakat Islam
Publisher : Institut Agama Islam Sultan Muhammad Syafiuddin Sambas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37567/syiar.v7i1.2775

Abstract

Karang taruna merupakan suatu wadah pengembangan generasi muda yang ada disetiap desa di Indonesia, karang taruna didirikan dengan tujuan yang memberikan pembinaan dan pemberdayaan kepada remaja. Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh informasi yang jelas tentang: 1) Bagaimana bentuk komunikasi interpersonal yang dilakukan Karang Taruna Damarsari; 2) Bagaimana pelaksanaan komunikasi interpersonal Karang Taruna Damarsari; 3) Bagaimana kendala komunikasi interpersonal Karang Taruna Damarsari terhadap kenakalan remaja di Desa Semata Kecamatan Tangaran. Jenis penelitian ini adalah kualitatif dengan pendekatan komunikasi. Sumber data yang digunakan adalah data primer dan data sekunder. Teknik pengumpulan data yang digunakan dengan wawancara, observasi dan dokumentasi. Teknik analisis yang dilakukan dengan reduksi data, penyajian data dan menarik kesimpulan. Teknik pemeriksaan keabsahan data dilakukan dengan cara triangulasi, member check dan verifikasi atau kesimpulan. Hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa pertama, bentuk komunikasi interpersonal yang dilakukan dalam mencegah kenakalan remaja yaitu dengan rapat sesama anggota karang taruna, dan bertukar pendapat tentang mencegah kenakalan remaja, dan masyarakat juga harus berperan aktif terlibat secara langsung dalam masalah tersebut. Dengan sifat saling terbuka dengan remaja dapat mempengaruhi remaja ke arah yang positif. Kedua, pelaksanaan komunikasi interpersonal dengan mengadakan kegiatan setiap minggu, tatap muka secara langsung sesama anggota karang taruna saling bekerja sama untuk mengajak remaja ke arah yang positif. Ketiga, komunikasi interpersonal pastinya memiliki kendala seperti kurangnya kesadaran diri masing-masing, pemikiran remaja yang masih labil yang membuat remaja mudah terpengaruh ke arah yang kurang baik, perhatian yang kurang ditumpukan kepada remaja. Jarak antara remaja dan anggota yang jauh menyebabkan kurang komunikasi yang baik dan kurang akrab antara remaja dan anggota karang taruna.
Manajemen Produksi Berita Kabar Sambas di CSMtv Yandra; Henny Yusnita
Syi’ar: Jurnal Ilmu Komunikasi, Penyuluhan dan Bimbingan Masyarakat Islam Vol. 7 No. 1 (2024): Syi`ar : Jurnal Ilmu Komunikasi, Penyuluhan dan Bimbingan Masyarakat Islam
Publisher : Institut Agama Islam Sultan Muhammad Syafiuddin Sambas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37567/syiar.v7i1.2822

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk menjelaskan manajemen yang dilakukan CSmtv Sambas yang memenuhi lima unsur manajemen seperti perencanaan, organisasi, tahap produksi, penggontrolan dan evaluasi. Oleh karena itu, peneliti ingin meneliti lebih detail masalah dan kelebihan yang dimiliki pihak CSMtv Sambas sesuai dengan unsur manajemen yang digunakan. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif dengan jenis kualitatif. Sumber data yang digunakan primer dan sekunder. Tehnik alat pengumpul data yaitu; 1) observasi; 2) wawancara; 3) dokumentasi; Sedangkan tehnik analisis data yang digunakan reduksi data, display data, Verifikasi (penarikan kesimpulan). Kemudian tehnik pemeriksaan keabsahan data yang digunakan adalah triangulasi dan member check. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa manajemen produksi berita kabar Sambas yang dilakukan CSMtv, yaitu; 1) Proses perencanaan yang dilakukan kadang tidak formal seperti kebanyakan televisi swasta yang melaksanakan rapat kepada seluruh karyawan. Tetapi bagi direktur utama CSMtv, cukup menggunakan group whatsapp untuk merencanakan proses liputan meskipun kadang rapat bersama juga dilakukan; 2) Kinerja yang dilakukan karyawan yang tergabung dalam struktur organisasi CSMtv kurang maksimal. Hal itu dikarenakan tugas ganda yang dimiliki karyawan sehingga tidak fokus mengerjakan tugas utama yang telah terstruktur; 3) Proses pelaksanaan yang terbagi menjadi 3 tahap yaitu pra produksi, produksi dan pasca produksi sudah memenuhi standar nasional dengan menggunakan aplikasi adobe premiere pro dengan hasil yang cukup lumayan; 4) Proses pengawasan yang dilakukan dalam CSMtv Sambas sesuai dengan teori manajemen. Proses produksi yang dihasilkan cukup serius agar dapat menjadi informasi yang aktual dan faktual; 5) Proses evaluasi yang di lakukan pada rapat bersama terkait taget dan tujuannya dapat disimpulkan bahwa berita peristiwa menjadi hal yang sangat diminati masyarakat kabupaten Sambas.
Upaya Guru Bimbingan dan Konseling dalam Membina Kedisiplinan Konseli Melalui Konseling Islami Di Madrasah Aliyah Yasti Sekura Mega Purnama Sari; Manja
Syi’ar: Jurnal Ilmu Komunikasi, Penyuluhan dan Bimbingan Masyarakat Islam Vol. 7 No. 1 (2024): Syi`ar : Jurnal Ilmu Komunikasi, Penyuluhan dan Bimbingan Masyarakat Islam
Publisher : Institut Agama Islam Sultan Muhammad Syafiuddin Sambas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37567/syiar.v7i1.2834

Abstract

Hakikat konseling Islami adalah sebagai suatu upaya untuk membantu konseli belajar mengembangkan fitrah dirinya atau mengembalikan jati diri pada konseli dengan menggunakan Alquran dan hadis sebagai pedoman, agar fitrah yang ada pada konseli sesuai dengan tuntunan Allah Swt. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui dan mendapatkan informasi mengenai: 1) Permasalahan kedisiplinan yang dihadapi oleh konseli di Madrasah Aliyah Yasti Sekura; 2) Metode yang digunakan dalam penerapan konseling Islami dalam membina kedisiplinan konseli di Madrasah Aliyah Yasti Sekura; 3) Hasil dari penerapan metode konseling Islami di Madrasah Aliyah Yasti Sekura. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan menggunakan pendekatan deskriptif. Sumber data yang digunakan adalah data primer seorang guru bimbingan dan konseling dan data sekunder dalam penelitian ini adalah merupakan Kepala Madrasah. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan teknik observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data dilakukan dengan reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Teknik pemeriksaan keabsahan data dilakukan dengan teknik member check (pengecekan) dan trianggulasi (pemeriksaan). Hasil penelitian ini ditemukan bahwa permasalahan konseli di Madrasah Aliyah Yasti yaitu 1) Permasalahan kedisiplinan seperti sering membolos, tidak mengenakan atribut lengkap seragam sekolah, terlambat datang ke sekolah, kabur ketika hendak melaksanakan sholat berjamaah di Mushola sekolah dan juga terdapat konseli yang masih sering melawan guru; 2) Metode yang digunakan oleh guru bimbingan dan konseling Islami di Madrasah Aliyah Yasti Sekura yaitu: metode keteladanan, metode penyadaran, metode pembiasaan, metode pemberian nasihat, metode berdialog dan metode pemberian hukuman; 3). Hasil dari penerapan metode konseling Islami yaitu dapat mengurangi timbulnya permasalahan yang sama dan dapat mengurangi jumlah kasus di Madrasah Aliyah Yasti Sekura yang disebabkan oleh konseli, serta dapat memperkuat akhlak para konseli dan juga konseli jadi menyadari fitrah dirinya sebagai makhluk ciptaan Allah Swt.
Strategi Komunikasi Polres Sambas dalam Menyampaikan Pesan Kamtibmas (Keamanan dan Ketertiban Masyarakat) Meriono
Syi’ar: Jurnal Ilmu Komunikasi, Penyuluhan dan Bimbingan Masyarakat Islam Vol. 7 No. 1 (2024): Syi`ar : Jurnal Ilmu Komunikasi, Penyuluhan dan Bimbingan Masyarakat Islam
Publisher : Institut Agama Islam Sultan Muhammad Syafiuddin Sambas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37567/syiar.v7i1.2838

Abstract

Strategi komunikasi diperlukan agar kegiatan komunikasi bisa berjalan dengan baik. Strategi komunikasi ini diterapkan Polres Sambas dalam menyampaikan pesan Kamtibmas. Adapun tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui secara rinci mengenai langkah-langkah strategi komunikasi Polres Sambas dalam menyampaikan pesan Kamtibmas. Selain dari itu, penelitian ini juga membahas tentang faktor pendukung dan faktor penghambat strategi komunikasi Polres Sambas dalam menyampaikan pesan Kamtibmas. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan menggunakan pendekatan deskriptif. Sumber data yang digunakan dalam penelitian ini adalah Polres Sambas sebagai data primer, sedangkan data sekunder diperoleh dari hasil wawancara dengan pihak luar yang bekerja sama dengan Polres Sambas dalam menyampaikan pesan Kamtibmas. Untuk teknik pengumpulan data menggunakan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data dilakukan dengan reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Teknik pengujian keabsahan data menggunakan teknik perpanjangan pengamatan, meningkatkan ketekunan, dan triangulasi sumber. Hasil penelitian didapatkan sebagai berikut: 1) Strategi komunikasi Polres Sambas dilakukan dalam lima langkah, yaitu menetapkan komunikator, menetapkan khalayak sasaran, menyusun pesan, seleksi dan penggunaan media, serta analisis efek komunikasi; 2) Faktor pendukung upaya tersebut yaitu adanya dukungan penuh dari Kapolres Sambas, kemampuan personil Polres Sambas, tersedianya sarana dan prasarana yang cukup memadai di Mapolres Sambas, mudahnya mengakses teknologi infomasi, serta kerjasama Polres Sambas dengan pihak luar. Peneliti turut menemukan adanya faktor penghambat upaya tersebut, yaitu gangguan sinyal internet, energi listrik, cuaca yang kurang mendukung, serta wilayah hukum Polres Sambas yang cukup luas yakni meliputi 19 kecamatan yang ada di Kabupaten Sambas.
Implementasi Sujud Sajadah pada Salat Subuh Berjamaah Hari Jumat di Masjid Al-Amin Kelurahan Tanah Garam Kecamatan Lubuk Sikarah Kota Solok Kusrizal
Syi’ar: Jurnal Ilmu Komunikasi, Penyuluhan dan Bimbingan Masyarakat Islam Vol. 7 No. 2 (2024): Syi`ar : Jurnal Ilmu Komunikasi, Penyuluhan dan Bimbingan Masyarakat Islam
Publisher : Institut Agama Islam Sultan Muhammad Syafiuddin Sambas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37567/syiar.v7i2.3038

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui sejauh mana penerapan implementasi sujud sajadah pada salat subuh berjamaah hari jumat di Masjid Al-Amin, dan untuk mengetahui pelaksanaan sujud sajadah sudah sesuai dengan tuntunan syariat. Metode penelitian yang dilakukan adalah penelitian kualitatif deskriptif, dan yang menjadi informan dalam penelitian adalah 2 orang pengurus masjid (sekaligus sebagai jamaah), 1 orang imam masjid, 1 orang petugas masjid, dan 2 orang jamaah pengajian, yang ada di Masjid Al-Amin. Adapun teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah wawancara yaitu teknik pengumpulan data dengan cara menanyakan beberapa pertanyaan langsung kepada informan secara semi terstruktur yang dilakukan secara terarah dan mendalam. Hasil penelitian pertama, ditemukan bahwa pemahaman keilmuan jamaah perlu ditingkatkan tentang kaifiyat amalan sujud sajadah pada salat subuh berjamah hari jumat. Hasil penelitian kedua, Perlu kesempurnaan ibadah sunnah dengan membaca surat al-Insan secara utuh pada rakat kedua sesuai tuntunan hadis nabi. Dan pengurus masjid berperan penting dalam menjelaskan kaifiyat amalan tersebut sehingga semakin khusuk dan senang mengamalkannya.
Nilai-Nilai Dakwah pada Perayaan 1 Muharram (Studi pada Beberapa Bentuk Perayaan 1 Muharram di Indonesia) Wulan Oktaviani
Syi’ar: Jurnal Ilmu Komunikasi, Penyuluhan dan Bimbingan Masyarakat Islam Vol. 7 No. 2 (2024): Syi`ar : Jurnal Ilmu Komunikasi, Penyuluhan dan Bimbingan Masyarakat Islam
Publisher : Institut Agama Islam Sultan Muhammad Syafiuddin Sambas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37567/syiar.v7i2.3154

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan model-model perayaan 1 Muharram dari berbagai Daerah di Indonesia dan untuk mengungkap nilai-nilai dakwah yang terkandung di dalamnya. Jenis penelitian ini adalah metode penelitian kualitatif dengan pendekatan analisis konten. Teknik pengumpulan data yang digunakan dokumentasi. Teknik analisis yang dilakukan dengan data yang dihimpun selanjutnya diolah dan di analisis dengan menggunakan metode content analysis melalui pendekatan Kualitatif dan selanjutnya dianalisis secara deskriptif analitis. Untuk mendapatkan sintesis dari penelitian ini, digunakan penafsiran data secara analitis dan kritis. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa model-model perayaan 1 Muharram dari berbagai daerah di Indonesia merupakan sebagai bentuk ekspresi kebahagiaan, mempererat persatuan, bahwa esensi perayaan 1 Muharram perlu dilestarikan dan dipertahankan, sebagai pengingat pada sejarah penting Nabi Muhammad dan sebagai bahan evaluasi bagaimana merayakan momen ini dengan tepat. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa nilai-nilai dakwah yang terkandung di perayaan 1 Muharram adalah menegaskan strategi dakwah yang tepat sangat diperlukan untuk menjaga eksistensi tradisi dengan tetap berpijak pada nilai-nilai Islam.