cover
Contact Name
Wahid Fathoni
Contact Email
prosidingsemnasumy@gmail.com
Phone
+6282136574140
Journal Mail Official
semnasppm@umy.ac.id
Editorial Address
Gedung D Lt 2, LP3M UMY Jln Brawijaya, Tamantirto, Kasihan, Bantul, Yogyakarta, 55813
Location
Kab. bantul,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Prosiding Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat
ISSN : 2775376X     EISSN : 27753786     DOI : https://doi.org/10.18196/ppm
Prosiding Hasil Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat Lembaga Penelitian, Pubikasi, dan Pengabdian Masyarakat (LP3M) Universitas Muhammadiyah Yogyakarta sebagai wujud diseminasi kegiatan ilmiah pengabdian masyarakat yang dilakukan sivitas akademika Perguruan Tinggi Negeri/Swasta di Indonesia. Prosiding seminar nasional hasil program pengabdian masyarakat terbit satu kali setiap tahun. dengan tema dan topik bahasan (klaster kajian) yang dirancang secara tematik oleh Lembaga Pengabdian Masyarakat (LPM) Universitas Muhammadiayh Yogyakarta.
Articles 30 Documents
Search results for , issue "2019: 2. Pengembangan Kesehatan Masyarakat" : 30 Documents clear
Pengkaderan Kelompok Peduli Kesehatan Reproduksi Wanita Sebagai Upaya Deteksi Dini Penyakit Reproduksi Ana Majdawati; Ivanna Beru Brahmana; Inayati
Prosiding Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat 2019: 2. Pengembangan Kesehatan Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (675.029 KB) | DOI: 10.18196/ppm.22.454

Abstract

Data Dinas Kesehatan Klaten, kejadian penyakit reproduksi wanita meningkat 3 tahun terakhir diKlaten, termasuk Kecamatan Bareng Lor, Klaten Utara. Penyebabnya adalah, tingkat pengetahuan yangkurang, malu konsultasi dan kesadaran berobat yang masih rendah. Kami bekerjasama denganMuhammadiyah Bareng Lor untuk memudahkan koordinasi. Tujuan pengabdian masyarakat inimeningkatkan pengetahuan dengan ceramah, pelatihan skrining dan pembentukan kelompok pedulikesehatan reproduksi wanita di wilayah Bareng Lor, Klaten Utara. Metode pelaksanaan kegiatan yaitusosialisasi kesehatan reproduksi wanita dengan ceramah, tanya jawab, pelatihan dan pemilihan kaderberdasarkan kriteria yang ditentukan. Kader terpilih 8 dari 51 peserta diharapkan dapat memberikanpenyuluhan kepada masyarakat dan menemukan kasus berisiko penyakit reproduksi. Awal kegiatan kadermenemukan 30 kasus wanita dengan resiko penyakit reproduksi dan menindaklanjuti pemeriksaan swabvagina, pemeriksaan ginekologi dan ultrasonografi. Hasil pemeriksaan ginekologi, semua wanita keputihandengan hasil mikrobiologi 7 peserta (24,14%) keputihan normal/fisiologis dan 75,16% keputihanpatologis. Hasil USG ginekologi 24 (80%) peserta normal dengan 5 IUD in situ, kehamilan 2 (6,67%),dan abnormal 4 (13,33%). Kesimpulan: skrining pemeriksaan kesehatan organ reproduksi secara dinidapat menemukan kasus serta melakukan tindaklanjut untuk menurunkan angka kesakitan dankematian. Kegiatan ini diharapkan dapat berlanjut dengan meningkatnya kesadaran masyarakatterhadap kesehatan reproduksi dan meningkatkan kunjungan ke pelayanan kesehatan.
Peningkatan Ketrampilan Lanjut Usia (Lansia) Menuju Hidup Sehat Dan Mandiri Arfiani Nur Khusna; Liena Sofiana
Prosiding Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat 2019: 2. Pengembangan Kesehatan Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (420.787 KB) | DOI: 10.18196/ppm.22.467

Abstract

Peningkatan hidup sejahtera bagi lansia (lanjut usia) merupakan upaya yang dilakukan pemerintah untukmewujudkan lansia sehat dan produktif. Pada proses penuaan terjadi berbagai hal yang mengakibatkanfungsi dan daya tubuh menurun serta faktor terhadap penyakit meningkat, fungsi tubuh yang menurundapat menimbulkan ketidak mandirian dalam melakukan aktivitas sehari-hari sehingga terjadinyagangguan mental dan emosional. Sebagian lansia memandang usia tua dengan sikap yang menunjukkankeputusasaan dan tergantung keluarga. Lansia kurang berusaha untuk mengembangkan diri menjadimanusia produktif sehingga semakin cepat mengalami kemunduran baik jasmani maupun mental. Namundi sisi lain, terdapat lansia yang memutuskan tetap aktif bekerja sebagai bentuk aktualisasi diri dansebagian mengungkap karena keterpaksaan desakan ekonomi. Diperlukan penyuluhan kepada lansia diKelompok lansia Wijayakusuma III, RW 12 Kauman kec. Gondomanan Yogyakarta untuk memberikaninformasi mengenai hidup produktif bagi lansia, para lansia harus menyadari bahwa aktualisasi diri harusdisesuaikan dengan kemampuan fisik, jika tidak disesuaikan maka akan berpengaruh terhadap kesehatandan emosional. Penyuluhan juga diberikan tentang kesehatan, cara hidup sehat dan produktif dengansegala keterbatasan atau masalah kesehatan yang melekat pada lansia, Pelatihan ketrampilan meracikjahe instan dibutuhkan bagi lansia untuk mengasah motorik lansia sehingga dapat mandiri. Hasilpelatihan dapat meningkatkan pengetahuan dan ketrampilan lansia dalam melatih hidup sehat danproduktif, dari hasil kuisioner terdapat peningkatan pengetahuan dari nilai 63 menjadi 74, lansia mulaimerubah pola makan dan minum dan tidak merasakan keluhan sakit yang biasa diderita, lansia jugadapat membuat racikan jahe instan sendiri sehingga terlatih kemandiriannya dan tidak bergantung denganorang lain.
Gerakan Hidup Sehat Di Sekolah Bersama Para Dokter Cilik Qurratul Aini; Nur Hidayah
Prosiding Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat 2019: 2. Pengembangan Kesehatan Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (423.002 KB) | DOI: 10.18196/ppm.22.470

Abstract

SD Muhammadiyah Condongcatur adalah salah satu sekolah dasar yang berada di Gorongan,Condongcatur, Depok, Sleman, Yogyakarta. SD ini merupakan salah satu sekolah favorit. Terbukti,banyak siswanya menjuarai berbagai cabang lomba dari tingkat kecamatan, kabupaten, provinsi, nasional,dan internasional. SD ini merupakan alternatif bagi warga yang tinggal di Gorongan, untukmenyekolahkan putra-putrinya di sini. Dari tahun ke tahun animo masyarakat yang ingin masuk ke SDMuhammadiyah Condongcatur makin tinggi. Kemudian untuk mengantisipasi hal tersebut, SDMuhammadiyah membuka cabang di: SD Muhammadiyah Condongcatur di Kadisoka, SDMuhammadiyah Condongcatur di Pakem Sleman, SD Muhammadiyah Condongcatur di Prambanan.Kurikulum berbasis Kompetensi telah diserap dan diadopsi oleh SD Muhammadiyah Condongcatur sejakmulai dicetuskanya penerapan mini pilot proyek pelaksanaan Kurikulum berbasis Kompetensi tahun2001, dan salah satu sekolah yang diamanati untuk menerpakan proyek tersebut adalah SDMuhammadiyah Condongcatur. Namun kami tidak semata-mata menerapkannya secara murni, olehkarenanya Kurikulum berbasis Kompetensi tersebut hanyalah bagian dari acuan dalam mengkajikurikulum yang terbaik. Maka setelah mengkaji ulang kami (SD Muhammadiyah Condongcatur)memutuskan untuk mengembangkan Kurikulum sendiri, yang dinamakan "Kurikulum SDMuhammadiyah Condongcatur yang Berbasis Kompetensi", yakni: hasil dari perpaduan KurikulumBerbasis Kompetensi, Kurikulum Depdiknas, dan Kurikulum Persyarikatan Muhammadiyah. SDMuhammadiyah Condongcatur telah memiliki UKS Ibnu Sina yang lengkap dengan fasilitas dan memilikitampilannya yang unik dan menarik seperti ruang pemeriksaan dokter anak di rumah sakit. Tahun laluSD Muhammadiyah Condongcatur mendapatkan juara 1 lomba sekolah sehat tingkat Propinsi DIY danakan melaju ke tingkat nasional pada bulan Maret 2019.
Edukasi Cek Kesehatan, Implementasi Hidup Sehat Dan Pengendalian Penyakit Degeneratif Erika Loniza; Meilia Safitri
Prosiding Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat 2019: 2. Pengembangan Kesehatan Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (530.454 KB) | DOI: 10.18196/ppm.22.472

Abstract

Penyakit kronik menahun yang banyak mempengaruhi kualitas hidup serta produktivitas seseorang adalahPenyakit degeneratif . Peningkatan beberapa kejadian penyakit lebih banyak dialami oleh lansia. Kejadiantersebut dapat dilakukan dengan tindakan deteksi dini. Pengabdian ini dilakukan dengan Tujuan untukmeningkatkan kesadaran lansia untuk melakukan pemeriksaan secara cepat dan rutin, dengan melaluiposyandu lansia. Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mengetahui persentase kejadian kolesterol,gula darah hipertensi dan asam urat dan kolesterol pada lansia warga mutihan madurejo slemanPengabdian masyarakat ini terdiri dari 3 kegiatan utama, yaitu Pemeriksaan sekaligus cek gula darah,asam urat, dan kolesterol , Pengobatan Gratis dan edukasi kesehatan yang diderita pasien dan pendidikankesehatan bagi lansia tentang penyakit degeneratif. Hasil: pengabdian masyarakat ini adalah perempuan(62 %). Rerata usia lansia middle age (59,74 ± 6,5), lansia dengan normotensi sebanyak 67%, lansiadengan kadar glukosa normal sebanyak 96 %, Kadar asam urat normal sebanyak 100 %, dan kadarkolesterol diatas normal sebanyak 82 %. Upaya dasar yang penting dilakukan dalam rangka pengendalianpenyakit degeneratif pada lansia dan warga masyarakat .
E-Career Path: Dokumentasi Jenjang Karir Perawat Di Era Revolusi Industri Fitri Arofiati; Ekorini Listiowati
Prosiding Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat 2019: 2. Pengembangan Kesehatan Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (413.104 KB) | DOI: 10.18196/ppm.22.473

Abstract

Salah satu upaya yang dilakukan untuk memberikan pelayanan keperawatan terbaik di era revolusiindustri ini adalah dengan memberikan kesempatan bagi perawat untuk mengembangkan karir sesuaidengan credential system yang berlaku. Hal ini dilakukan untuk menjamin akuntabilitas perawat danmemastikan bahwa setiap pelayanan asuhan keperawatan bagi pasien diberikan oleh tenaga profesionalyang kompeten. Hasil penelitian tahun 2017 yang berupa pengembangan sistem elektronik e-career pathakan memudahkan perawat dalam melakukan input data dan mengamankan dokumen dalam bentuksoft copy. Tujuan pengabdian masyarakat ini adalah untuk memberikan kemudahan bagi perawat dalammelakukan dokumentasi data hasil pengembangan diri. Kegiatan ini merupakan implementasi hasilpenelitian yang telah dilakukan sebelumnya dan menghasilkan satu program e-career path yang berbasiskomputer. Kegiatan dilakukan dalam bentuk finalisasi program dan sosialisasi cara pengisian data bagiperawat di RS PKU Muhammadiyah Gamping dan RS PKU Muhammadiyah Yogyakarta pada tanggal10 Mei 2019 di aula RS PKU Muhammadiyah Gamping dengan jumlah peserta 48 perawat dariberbagai bangsal (ruang rawat inap dan rawat jalan). Hasil pengabdian masyarakat ini, sebagian besarpeserta menyatakan pengisian form dalam bentuk elektronik ini mudah (85%), murah (90%), efisien(95%) dan fleksibel dari segi waktu (100). E-career path sangat direkomendasikan untuk digunakan dandikembangkan terutama sistematika alur isian.
Peningkatan Kesehatan Untuk Anak Berkebutuhan Khusus Serta Edukasi Perilaku Hidup Bersih Dan Sehat Idiani Darmawati
Prosiding Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat 2019: 2. Pengembangan Kesehatan Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (318.783 KB) | DOI: 10.18196/ppm.22.475

Abstract

Sebagian besar anak berkebutuhan khusus (ABK) di Panti Asuhan dengan kondisi yang kurang sehat.Oleh karena itu diperlukan upaya pencegahan untuk menangani masalah tersebut, salah satunya denganmelakukan edukasi perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS). ABK merupakan anak yang mengalamigangguan dalam perkembangan baik secara interindividual maupun intra-individual sehingga memerlukanprogram layanan khusus untuk mengembangkan potensinya secara optimal. Pengetahuan PHBS belumdidapatkan oleh anak asuh Panti Asuhan Bina Siwi yang berada di daerah Pajangan Bantul Yogyakarta,merupakan salah satu panti asuhan di Daerah Istimewa Yogyakarta yang mengasuh anak-anakberkebutuhan khusus berjumlah 48. Anak Berkebutuhan khusus (ABK) merupakan anak-anak yangmemiliki kemampuan kognitif dibawah rata-rata, akan tetapi mereka berhak memperoleh kemampuanyang mampu meningkatkan rasa percaya diri dan kreatifitas mereka. Panti asuhan ini dengan tingkatkesehahteraan rendah dan belum pernah dilakukan pengkajian PHBS di panti ini. Sasaran kegiatan iniadalah untuk meningkatkan status gizi ABK serta menerapkan PHBS di panti asuhan. Kegiatan inibertujuan menyusun panduan penerapan standard gizi seimbang sesuai kondisi panti, bagi pengasuh dananak asuh di panti asuhan,. Metode yang digunakan adalah: ceramah, diskusi, pelatihan dan praktiksecara langsung. Kesimpulan dari kegiatan ini adalah Terjadi peningkatan kesehatan dan kesadaran berPHBS ABK di PA Binasiwi Bantul Yogyakarta .
Desa Peduli Peri (Pembinaan Dan Edukasi Penyakit Reproduksi Infeksi) Di Desa Tempursari, Kecamatan Ngawen, Klaten Inayati Inayati; Ivanna Beru Brahmana; Ana Majdawati
Prosiding Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat 2019: 2. Pengembangan Kesehatan Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (394.871 KB) | DOI: 10.18196/ppm.22.478

Abstract

Keputihan merupakan keadaan yang alami atau patologis sebagai gejala penyakit yang tidak disadarimasyarakat. Keputihan patologis disebabkan infeksi gonorrea sekitar 6,89 %. Tenaga kesehatan masihkurang mampu melakukan pemeriksaan swab vagina untuk deteksi infeksi reproduksi dengan keputihan.Pengetahuan masyarakat tentang keputihan patologis dan ketrampilan tenaga kesehatan melakukanpemeriksaan swab vagina perlu ditingkatkan. Metode ceramah bagi masyarakat dan pembentukankelompok peduli PERI (Pembinaan Dan Edukasi Penyakit Reproduksi Infeksi) dan pelatihan ketrampilanpemeriksaan swab vagina bagi 11 orang tenaga kesehatan. Peserta ceramah dan pemeriksaan swab vaginadilakukan pada 32 orang masyarakat desa Tempursari, Kecamatan Ngawen, Klaten Nilai pengetahuaninfeksi reproduksi masyarakat masih rendah, nilai rata-rata pretest dan post test 44 dan 52. Kelompok Peduli Peri telah terbentuk. Pelatihan pemeriksaan Swab Vagina bagi tenaga kesehatan , hasil nilai rata-rata ketrampilan baik yaitu 89,7. Hasil pemeriksaan swab vagina ditemukan 30 orang dengan bakteri patogenik dan 2 orang normal dan ditindaklanjuti sebagai temuan kasus dan konsultasi dokter.Pengetahuan masyarakat dan kesadaran pemeriksaan swab vagina perlu ditingkatkan untuk mengetahuipenyebab keputihan sehingga pengobatan tepat. Pencapaian upaya deteksi kesehatan reproduksi daninfeksi meningkat berupa temuan kasus baru sehingga menekan angka kesakitan keputihan patologis padawanita dan tercapai kesehatan reproduksi lebih baik di wilayah Puskesmas Ngawen Klaten
Pengenalan Profesi Apoteker Kepada Siswa Sma Melalui Lomba Keterampilan Kefarmasian Ingenida Hadning; Muhammad Fariez Kurniawan; Bangunawati Rahajeng; Pinasti Utami
Prosiding Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat 2019: 2. Pengembangan Kesehatan Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (439.741 KB)

Abstract

Dewasa ini, untuk menyempurnakan pembinaan pendidikan dan pelayanan kesehatan perlu adanyaprogram untuk pengenalan profesi apoteker sejak dini.Kegiatan ini bertujuan untuk mengenalkan profesiapoteker kepada siswa SMA di Kabupaten Bantul. Kegiatan ini bekerjasama dengan Ikatan ApotekerIndonesia Kabupaten Bantul dan Indonesia Young Pharmacist Groups DIY.Peserta terdiri dari 35 orangsiswa dari 7 SMA di Kabupaten Bantul. Kegiatan pertama adalah pemberian informasi terkait pekerjaanapoteker di berbagai tempat kerja. Kegiatan kedua adalah kunjungan ke berbagai laboratorium Farmasidi FKIK UMY dan melakukan praktek pembuatan obat sederhana, yaitu hand sanitizer di LaboratoriumTeknologi Farmasi. Kegiatan ketiga adalah perlombaan cerdas cermat dengan materi terkait pekerjaanapoteker. Dalam lomba cerdas cermat yang dilakukan, terpilih SMA N 1 Bantul sebagai juara 1, SMAN 1 Kasihan sebagai juara 2, dan SMA N 1 Bambanglipuro sebagai juara 3. Evaluasi kegiatan berupapre test dan post test. Hasil evaluasi pelaksanaan kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman pesertamengenai profesi apoteker dan pekerjaan kefarmasian.Hal ini menunjukkan bahwa kegiatan yangdilakukan bermanfaat bagi peningkatan pemahaman peserta yang mengikuti kegiatan pengabdiantersebut.Program ini diharapkan dapat menjadi cikal bakal ekstrakurikuler baru di bidang kesehatankhususnya pengenalan obat-obatan dasar di SMA, yaitu Apoteker Cilik.
Pengembangan Tanaman Obat Keluarga Kelompok Wanita Tani, Kayuhan Wetan, Pajangan, Bantul Muhammad Fariez Kurniawan; Sabtanti Harimurti; Ingenida Hadning
Prosiding Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat 2019: 2. Pengembangan Kesehatan Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (566.124 KB) | DOI: 10.18196/ppm.22.483

Abstract

Dusun Kayuhan Wetan merupakan salah satu dusun yang terdapat di Kelurahan Triwidadi, Pajangan,Bantul. Dusun ini merupakan dusun mitra dari Islamic Research Pharmacy Club (IRPC), suatu wadahorganisasi mahasiswa Program Studi Farmasi yang berkecimpung di bidang kajian riset pengetahuankeislaman. Dusun Kayuhan Wetan resmi menjadi dusun mitra pada tanggal 16 Desember 2018. Dalamkegiatan pengabdian masyarakat pemberdayaan desa mitra ini dilakukan beberapa tahap kegiatan yangberkelanjutan yang sudah terlaksana, meliputi : Penyuluhan Obat Tradisional, Penyuluhan BudidayaTanaman Obat Keluarga (TOGA), Pemberian Hibah dan Penanaman Tanaman Obat Keluarga(TOGA), Pelatihan Pembuatan Jamu Instan, Pelatihan Pembuatan Agar-Agar Jamu Kering, danPemberian Hibah Alat. Hasil yang didapatkan adalah meningkatnya pengetahuan warga masyarakattentang teknik budidaya dan teknik pengolahan produk empon-empon yang menjadi produk jamu instandan agar-agar kering jamu yang lebih praktis dalam konsumsi nya.
Pembinaan Desa Ngawen, Klaten Sebagai Desa Sadar Deteksi Dini Kanker Serviks Dengan IVA (Inspeksi Visual Asam Asetat) Ivanna Beru Brahmana; Ana Majdawati; Inayati
Prosiding Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat 2019: 2. Pengembangan Kesehatan Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (446.326 KB) | DOI: 10.18196/ppm.22.485

Abstract

Latar belakang: Sekitar 500.000 kanker serviks terdeteksi setiap tahun sebagai kasus baru, dan sekitar274.000 wanita meninggal karenanya. Survei Riskesdas 2007 tentang distribusi kanker di Indonesia,Jawa Tengah merupakan propinsi ranking tertinggi kanker (23,6%) dengan kanker serviks mendudukiperingkat tertinggi. Klaten, salah satu kabupaten di Jawa Tengah dengan prevalensi kanker serviks cukuptinggi. Kasus IVA positif ditemukan di Puskesmas Klaten Tengah, Ngawen, Manisrenggo, Bayat, danTulung. Tujuan: meningkatkan pengetahuan masyarakat wilayah Puskesmas Ngawen tentang kankerserviks. Metode: ceramah, diskusi dan tanya jawab, pembentukan kelompok sadar deteksi dini kankerserviks, dan pelatihan IVA pada tenaga kesehatan. Pemeriksaan IVA diikuti 23 peserta. Hasil danimplikasi: Hasil post test peserta meningkat daripada pretest, nilai di atas 5 sebanyak 95,65%. Skor tenagakesehatan 1x pelatihan 80-90 dan setelahnya 100. Positif IVA ada 4 orang (17,39%): 2 orang IVApositif dan 2 orang IVA meragukan (+/-). Hasil IVA disampaikan langsung kepada peserta, yang IVApositif dianjurkan melakukan pemeriksaan lanjutan (Pap Smear). Luaran pengabdian berupa videodengan materi: 1. Diskusi dan tanya jawab tentang kanker serviks, pencegahan, pemeriksaan danpengobatannya; 2. Pelatihan pemeriksaan IVA bagi tenaga kesehatan. Simpulan: deteksi dini kankerserviks dapat dilakukan dengan IVA, mudah, murah, dan dapat dilakukan oleh tenaga kesehatan dipuskesmas.

Page 1 of 3 | Total Record : 30


Filter by Year

2019 2019


Filter By Issues
All Issue Vol. 8 No. 1 (2025): Rekonstruksi Pendidikan di Indonesia Vol. 7 No. 1 (2024): SIBISA - Seminar Nasional Pengabdian kepada Masyarakat UMY 2024 Vol. 6 No. 2 (2023): Semnas PPM 6 Tahun 2023 Vol. 6 No. 1 (2023): Semnas PPM 6 Tahun 2023 Vol. 5: 2: December 2022 2022: 7. Sarana dan Prasarana Publik dan Mitigasi Bencana 2022: 6. Digitalisasi Syiar Islam 2022: 5. Produktifitas dan Daya Saing Industri Pangan 2022: 4. Kapasitas Daya Saing Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dan Badan Usaha Milik Desa (BU 2022: 3. Kesehatan Keluarga dan Masyarakat 2022: 2. Kreatifitas Pendidikan dan Pembelajaran di Sekolah dan Perguruan Tinggi 2022: 1. Peningkatan Kapasitas Kelembagaan Publik 2021: 7. Sarana dan Prasarana Publik dan Mitigasi Bencana 2021: 6. Digitalisasi Syiar Islam 2021: 5. Produktivitas dan Daya Saing Industri Pangan 2021: 4. Kapasitas Daya Saing Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dan Badan Usaha Milik Desa( BU 2021: 3. Kesehatan Keluarga dan Masyarakat 2021: 2. Kreatifitas Pendidikan dan Pembelajaran di Sekolah dan Perguruan Tinggi 2021: 1. Peningkatan Kapasitas Kelembagaan Publik 2020: 9. Manajemen Rumah Sakit Era Pandemi Covid-19 2020: 11. Teknologi Informasi dalam Pemberdayaan Masyarakat 2020: 10. Digitalisasi Dakwah Syiar Islam 2020: 8. Teknologi Produksi dan Daya Saing Industri Pangan 2020: 7. Edukasi Penyelesaian Pertikaian di Masyarakat (Litigasi) 2020: 6. Kinerja Kelembagan Sosial Masyarakat dalam Pengelolaan Lingkungan dan Penanganan Bencana 2020: 5. Kreatifitas Pendidikan dan Pembelajaran di Sekolah dan Perguruan Tinggi 2020: 4. Pemberdayaan Kapasitas Perempuan 2020: 3. Kapasitas Daya Saing UMKM dan BUMDES 2020: 2. Kemitraan dalam Pemberdayaan Masyarakat 2020: 1. Kebijakan Publik Pengembangan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah dan Industri Kreatif 2019: 6. Penanggulangan Bencana dan Pelestarian Lingkungan Hidup 2019: 5. Pemberdayaan Kaum Perempuan 2019: 4. Pemberdayaan Badan Usaha Milik Desa 2019: 3. Pengembangan Usaha Mikro, kecildan Menengah (UMKM), Serta Ekonomi Kreatif 2019: 2. Pengembangan Kesehatan Masyarakat 2019: 1. Pengembangan Pendidikan Masyarakat 2018: 5. Penguatan Inovasi Pendidikan Bagi Pemerintah Daerah 2018: 4. Penguatan Inovasi Ekonomi dan UMKM Bagi Pemerintah Daerah 2018: 3. Penguatan Inovasi Kesehatan dan Obat Bagi Pemerintah Daerah 2018: 2. Penguatan Inovasi Teknologi (Pangan, Pertanian, Energi, Transportasi) Bagi Pemerintah Daera 2018: 1. Penguatan Inovasi Sosial Humaniora Bagi Pemerintah Daerah More Issue