cover
Contact Name
Wahid Fathoni
Contact Email
prosidingsemnasumy@gmail.com
Phone
+6282136574140
Journal Mail Official
semnasppm@umy.ac.id
Editorial Address
Gedung D Lt 2, LP3M UMY Jln Brawijaya, Tamantirto, Kasihan, Bantul, Yogyakarta, 55813
Location
Kab. bantul,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Prosiding Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat
ISSN : 2775376X     EISSN : 27753786     DOI : https://doi.org/10.18196/ppm
Prosiding Hasil Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat Lembaga Penelitian, Pubikasi, dan Pengabdian Masyarakat (LP3M) Universitas Muhammadiyah Yogyakarta sebagai wujud diseminasi kegiatan ilmiah pengabdian masyarakat yang dilakukan sivitas akademika Perguruan Tinggi Negeri/Swasta di Indonesia. Prosiding seminar nasional hasil program pengabdian masyarakat terbit satu kali setiap tahun. dengan tema dan topik bahasan (klaster kajian) yang dirancang secara tematik oleh Lembaga Pengabdian Masyarakat (LPM) Universitas Muhammadiayh Yogyakarta.
Articles 1,338 Documents
PENGUATAN DIGITAL BRANDING KEPADA BETANG MUDA PEDULI (BMP) KOTA PALANGKA RAYA Farid Zaky Yopiannor; Milka; Ainun Jariah
Prosiding Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat 2020: 11. Teknologi Informasi dalam Pemberdayaan Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (915.243 KB) | DOI: 10.18196/ppm.311.273

Abstract

Betang Muda Peduli (BMP) adalah komunitas pemuda di Kota Palangka Raya yang aktif melakukan kampanye, advokasi dan pembukaan serta penyaluran donasi dari masyarakat melalui media digital. Permasalahan yang dihadapi adalah masih terbatasnya saluran digital yang mereka gunakan, kemudian media sosial yang mereka kelola masih belum mempunyai branding yang kuat. Aktivitas pengabdian kepada masyarakat ini dilakukan dengan metode ceramah menggunakan Zoom Meeting sebanyak 3 (tiga) kali pertemuan, kemudian pendampingan membuat website dan mendesain booklet profil komunitas serta mengolah tampilan akun media sosial agar mempunyai daya tarik yang kuat. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan peningkatan pemahaman anggota komunitas terhadap pentingnya digital branding dalam aktivitas mereka di media sosial. Hal tersebut diperkuat dengan peningkatan kesadaran pada penciptaan citra positif (brand awareness) yang dibuktikan dengan tampilan akun media sosial menjadi lebih menarik. Sebagai contoh salah satu akun media sosial Instagram mengalami peningkatan jumlah pengikut (followers) karena unggahan-unggahan yang tidak hanya bersifat advokatif, tetapi juga kreatif. Nilai tambah kegiatan juga terlihat dari peningkatan kemampuan komunitas Betang Muda Peduli (BMP) dalam mendesain kegiatan sosial yang bersifat kolaboratif bersama pemangku kepentingan dengan mengoptimalkan penggunaan tagar secara efektif pada platform media sosial.
Penyuluhan dan Pelatihan Kesehatan Gigi dan Mulut pada Masa Pandemi Covid-19 Nyka Dwi Febria; Dian Yosi Arinawati
Prosiding Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat 2020: 4. Pemberdayaan Kapasitas Perempuan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (668.471 KB) | DOI: 10.18196/ppm.34.274

Abstract

Minimnya pengetahuan masyarakat tentang kesehatan gigi dan mulut serta rendahnya kesadaran masyarakat untuk memeriksakan kesehatan gigi menjadi dasar pengabdian masyarakat ini dilakukan. Pelaksanaan kegiatan ini dilakukan di masjid Al-Barokah desa Piring dengan peserta adalah Ibu-ibu pengajian. Tujuan pengabdian masyarakat ini adalah untuk dapat meningkatkan pengetahuan dan kesadaran kesehatan gigi dan mulut masayarakat. Masa pandemi Covid-19 ini merubah cara pengabdian masyarakat dengan menerapkan protokol yang sesuai. Protokol seperti cek suhu tubuh, pemakaian hand sanitizer dan masker diterapkan dalam kegiatan ini. Pelaksaan penyuluhan dilakukan pada 30 Ibu-ibu pengajian dan dipilih 10 orang dengan beberapa kriteria yang ditetapkan untuk dilakukan penyuluhan dan pelatihan. Kegiatan ini dilakukan melalui tahap pretest, penyuluhan, pelatihan dan posttest yang dilakukan pada tanggal 19 Juli 2020 di desa Piring Srihardono Pundong Bantul yang bertempat di Masjid Al-Barokah. Materi kegiatan pengabdian ini tentang kesehatan gigi dan mulut. Jumlah ibu pengajian berjumlah 75 orang, kemudian dikarenakan pandemi covid-19 maka diambil 30 orang untuk penyuluhan dan 10 orang untuk dilakukan pelatihan. Data diambil melalui kegiatan pretest dan posttest menunjukkan bahwa terdapat peningkatan pengetahuan masyarakat tentang Kesehatan gigi dan mulut. Peserta diharapkan dapat menerapkan pengetahuan kesehatan gigi dan mulut dalam perilaku kehidupan sehari-hari. Penyuluhan dan pelatihan kesehatan gigi dan mulut merupakan upaya yang tepat untuk dapat memberikan pengetahuan tentang kesehatan gigi dan mulut pada masayarakat.
Pengembangan Sistem Informasi Desa bagi Pembangunan Kesehatan Perempuan Rochimah; Hajar Nur Setyowati; Siti Noordjannah Djohantini
Prosiding Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat 2020: 4. Pemberdayaan Kapasitas Perempuan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (500.631 KB) | DOI: 10.18196/ppm.34.275

Abstract

Sistem Informasi Desa (SID) merupakan salah satu mandat dalam UU Desa No 6 Tahun 2014 tentang Desa untuk mendukung tata kelola pembangunan desa. Namun demikian SID ini masih banyak dipahami secara kurang tepat oleh perangkat desa maupun masyarakat desa yaitu sebagai sebuah produk sistem informasi semata, padahal SID dapat meningkatkan kualitas pembangunan desa, khususnya pada pembangunan kesehatan dan pemberdayaan perempuan berbasis data dengan mengedepankan prinsip partisipatif dan adil gender. Arus utama yang banyak terjadi di desa bahwa pembangunan dalam bidang kesehatan dan pemberdayaan perempuan masih belum menjadi prioritas. Merespon kondisi tersebut maka dilakukan pendampingan pengembangan SID dengan menggunakan pendekatan perspektif gender dan partisipatif di desa Kalibening, kecamatan Dukun, Magelang. Metode yang dilakukan diawali dengan need assessment, workshop SID dan perencenaan desa, workshop partisipatif penyusunan peta desa, penyusunan instrumen dan monev. Hasil dari pendampingan yang telah dilakukan adalah bahwa pengembangan manajemen SID secara partisipatif dan berpihak pada perempuan, berdampak pada ketersediaan data dan informasi desa yang sesuai dengan kondisi sosial ekonomi dan budaya desa serta kebutuhan maupun potensi perempuan di desa tersebut. Selain itu, integrasi data Program Indonesia Sehat dengan Pendekatan Keluarga ke dalam SID dapat meningkatkan kualitas perencanaan pembangunan desa berbasis data.
PENDIDIKAN KESEHATAN PENGARUH GADGET TERHADAP REMAJA Rodiyah Soekardi; Theresia Puspitawati; Nur Avira Pasca Wati
Prosiding Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat 2020: 4. Pemberdayaan Kapasitas Perempuan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (774.025 KB) | DOI: 10.18196/ppm.34.276

Abstract

PROFILING PEREMPUAN PESISIR MENDUKUNG USAHA PERIKANAN DI KAMPUNG BUGIS, BANTEN Dini Surilayani; Ririn Irnawati; Rifki Prayoga Aditia
Prosiding Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat 2020: 4. Pemberdayaan Kapasitas Perempuan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (623.909 KB) | DOI: 10.18196/ppm.34.277

Abstract

Perempuan pesisir merupakan salah satu faktor yang memiliki peran produktif dalam pembangunan wilayah dan memiliki peran yang produktif dalam keluarga. Dalam sektor perikanan, peran perempuan tidak hanya dalam bentuk membantu pemenuhan kebutuhan ekonomi rumah tangga, tetapi ikut menentukan tersedianya sumber daya ekonomi untk kebutuhan rumah tangga. Tujuan penelitian ini untuk mengidentifikasi pekerjaan yang dilakukan oleh perempuan pesisir pada sektor perikanan, tingkat pendapatan, serta kontribusi pendapatan perempuan pesisir terhadap pendapatan keluarga. Pengumpulan data penelitian dilakukan dengan metode wawancara, observasi lapangan, dokumentasi, serta memanfaatkan sumber data sekunder di Kampung Bugis Karangantu, Banten. Hasil dari penelitian menggambarkan bahwa peran perempuan pesisir cukup kuat dan mendominasi, baik dalam kehidupan rumah tangga maupun dalam masyarakat. Dalam sektor perikanan, peran perempuan tidak hanya dalam bentuk membantu pemenuhan kebutuhan ekonomi rumah tangga, tetapi ikut menentukan tersedianya sumber daya ekonomi untuk kebutuhan rumah tangga. Mayoritas aktifitas perempuan pesisir Kampung Bugis adalah mengurus rumah tangga (40%), pekerjaan sampingan sebagai pengolah ikan (29%), pekerjaan sampingan sebagai wirausaha (28%) dll (meliputi bidan, guru, buruh pabrik) sebesar 3%. Pertimbangan kawan pesisir memiliki potensi sumber daya alam yang besar bukan satu-satunya yang menjadi perhatian, tetapi juga ada potensi sosial masyarakat yang akan mengelola sumber daya alam tersebut secara berkelanjutan.
PENINGKATAN PEMAHAMAN DAN KETERAMPILAN DALAM PENGURUSAN JENAZAH BAGI MASYARAKAT MEJING, AMBARKETAWANG, GAMPING Muh. Endriyo Susila; Juanda Juanda; Wardanik Wardanik
Prosiding Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat 2020: 4. Pemberdayaan Kapasitas Perempuan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (407.82 KB) | DOI: 10.18196/ppm.34.278

Abstract

Pemahaman dan keterampilan dalam pengurusan jenazah dibutuhkan oleh masyarakat pedesaan yang bersifat komunal. Berbeda dengan masyarakat di perkotaan yang bisa dan biasa menggunakan jasa layanan pengurusan jenazah yang disediakan oleh yayasan yang khusus bergerak dalam bidang itu, masyarakat pedesaan mengatasi sendiri keperluan pengurusan jenazah di antara mereka secara bergotong royong. Tulisan ini bertujuan menjelaskan upaya yang telah dilakukan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan terkait pengurusan jenazah di beberapa lokasi di dusun Mejing, desa Ambarketawang, Kecamatan Gamping. Metode yang digunakan untuk mewujudkan pemahaman dan keterampilan dimaksud adalah melalui pengajian dan pelatihan. Pelaksanaan kegiatan mendapat sambutan cukup antusias dari warga masyarakat meski dilaksanakan dalam suasana keprihatinan akibat pandemik Covid-19. Kegiatan pelatihan yang sudah terlaksana bisa menjadi model untuk peningkatan pemahanan dan keterampilan dalam pegurusa jenazah di lokasi lain di wilayah Desa Ambarketawang.
POS SALING TOGA: POS SADAR LINGKUNGAN TANAMAN OBAT KELUARGA Pinasti Utami; Ingenida Hadning; M. T. Ghozali; Muhammad Fariez Kurniawan; Sabtanti Harimurti; Bangunawati Rahajeng; Azizah Khoiriyati; Devi Puspitasari
Prosiding Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat 2020: 4. Pemberdayaan Kapasitas Perempuan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (939.244 KB) | DOI: 10.18196/ppm.34.279

Abstract

Gencarnya gaya hidup back to nature berdampak pada perilaku masyarakat dalam konsumsi tanaman obat baik yang masih alam maupun yang sudah dalam bentuk sediaan. Minimnya pengetahuan mengakibatkan penggunaan Tanaman Obat Keluarga (TOGA) yang kurang bijak, selain itu minimnya lahan terbatas juga membuat sulit untuk membudidayakan. Untuk itu pengabdi tergerak untuk meluruskan dari penyimpangan penggunaan TOGA dan mengajarkan tanaman tumbuh dalam pot (Tambulampot). Mitra yang digaet adalah Lembaga Lingkungan Hidup dan Penanggulangan Bencana Pimpinan Wilayah Aisyiyah Daerah Istimewa Yogyakarta (LLHPB PWA DIY) yang memiliki fokus terhadap permasalahan lingkungan, dengan menggerakkan potensi wanita. LLHPB memiliki 5 kader Aisyiyah di tiap kabupaten sehingga harapannya bisa ditularkan di tingkat ranting. Kegiatan ini dilaksanakan pada tanggal 15 Maret 2020 di Kampus Terpadu Universitas Muhammadiyah Yogyakarta dihadiri oleh 35 peserta dari LLHPB. Pada kegiatan ini juga menyosialisasikan Modul SALING TOGA di mana tiap peserta diukur dari pretes dan postes untuk evaluasi tingkat pemahaman. Pada kesempatan ini tiap daerah/POS diberikan paket TOGA sesuai penyakit yang marak dikalangan masyarakat diantaranya gangguan pada Nafas, Hormon, Cerna, Jantung dan Syaraf. Hasil program ini menunjukan adanya peningkatan pemahaman sebesar 13,7% tentang TOGA. Hal ini menunjukkan bahwa sosialisasi bermanfaat bagi peningkatan pengetahuan bagi para kader dan harapannnya bisa secara rutin.
PEMBERDAYAAN EKONOMI ANGGOTA PENGAJIAN BAITUS SHOLIKHIN MELALUI KETRAMPILAN SHIBORI, SIDOMULYO, GODEAN, YOGYAKARTA Hasnah Rimiyati; Tri Maryati
Prosiding Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat 2020: 4. Pemberdayaan Kapasitas Perempuan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (908.991 KB) | DOI: 10.18196/ppm.34.280

Abstract

Program Pengabdian Kemitraan Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk mendorong kemandirian ekonomi para ibu kelompok pengajian Baitus Sholikhin, dusun Sembuh, Sidomulyo, Godean, Yogyakarta. Membekali ketrampilan bernilai jual agar memiliki kemampuan berwirausaha, diharapkan dapat mengurangi tingkat ketergantungan terhadap orang lain, dapat membantu para suami dalam upaya ikut andil menyejahterakan kehidupan dan pendapatan keluarganya. Dari prasurvei yang dilakukan pada kelompok tersebut terdapat beberapa permasalahan, di antaranya yaitu: 1) kurangnya pemahaman kewirausahaan serta kemampuan di bidang pemasaran; 2) kurangnya keterampilan yang memadai sehingga belum mampu menemukan jenis usaha dan jenis produk yang layak untuk dijual. Berdasarkan permasalahan tersebut, solusinya berupa: 1) memberikan pembekalan melalui pelatihan motivasi wirausaha agar memiliki jiwa serta sikap mental sebagai seorang wirausaha. Melalui pelatihan ini peserta termotivasi untuk menjadi wirausaha, di samping itu juga mampu menggali ide bisnisnya untuk menghasilkan produk yang layak dipasarkan; 2) membekali peserta dengan pelatihan ketrampilan membuat kerajinan kain Shibori, dalam hal ini peserta ikut aktif terlibat langsung dalam membuat kerajinan kain shibori, yaitu membuat kerajinan kain dengan teknik mengikat, melipat dan mewarnai. Melalui pelatihan ketrampilan ini peserta mulai berlatih mengembangkan kreativitasnya dengan memunculkan motif baru yang bervariasi.
PELATIHAN PARENTING PENDAMPINGAN ANAK BELAJAR DI ERA DIGITAL Tesaviani Kusumastiwi
Prosiding Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat 2020: 4. Pemberdayaan Kapasitas Perempuan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (452.537 KB) | DOI: 10.18196/ppm.34.281

Abstract

Anak yang terlahir di era digital memiliki karakter mudah menyerap perkembangan teknologi dan mengutamakan kenyamanan. Hal ini menjadikan media digital sebagai kebutuhan anak, termasuk kebutuhan dalam belajar. Media digital tidak hanya memberikan dampak positif, namun juga dampak negatif. Peran orangtua sangat diperlukan dalam mendampingi penggunaan media digital, akan tetapi tidak semua orangtua memahami karakter anak di era digital dan aturan dalam penggunaan media digital. Pelatihan ini ditujukan untuk meningkatkan pemahaman orangtua mengenai pendampingan belajar di era digital. Pelatihan dilakukan dengan metode daring yang terdiri dari dua sesi. Pretest dan postes dilakukan sebagai sarana evaluasi pelatihan. Didapatkan perbedaan skor pengetahuan yang bermakna secara statistik sebelum dan sesudah pelatihan dilaksanakan. Feedback positif didapatkan dari peserta setelah mengikuti pelatihan baik secara materi, penyampaian maupun kemanfaatan dan ketepatan materi pelatihan dengan kebutuhan mitra pengabdian. Pelatihan ini dapat secara efektif meningkatkan pengetahuan orangtua mengenai pendampingan belajar anak di era digital.
PEMBERDAYAAN EKONOMI KELUARGA MELALUI UNIT PRODUKSI PENGOLAHAN MAKANAN PADA KELOMPOK DASAWISMA RW 07 NASRI MOYUDAN Harjanti Widiastuti; Evy Rahman Utami
Prosiding Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat 2020: 4. Pemberdayaan Kapasitas Perempuan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1032.932 KB) | DOI: 10.18196/ppm.34.282

Abstract

Mitra yang terlibat dalam kegiatan pengabdian ini adalah kelompok dasa wisma RW 07 di pedukuhan Nasri Sumbersari Moyudan Sleman Yogyakarta. Permasalahan yang dihadapi mitra yaitu perempuan usia produktif dan berkeluarga yang tidak mempunyai ketrampilan dan pekerjaan, sementara suami-suami mereka rata-rata bekerja di sektor informal. Pandemi sangat berdampak pada kondisi perekonomian mitra, sehingga membuat usaha makanan rumahan merupakan pilihan mereka untuk dapat menyokong ekonomi keluarga. Program pengabdian ini dilaksanakan dengan pembentukan kelompok usaha, pelatihan pengolahan makanan, perhitungan harga pokok dan manajemen keuangan, pengemasan, dan pemasaran secara online. Kegiatan ini memberikan solusi terhadap permasalahan mitra dengan terbentuknya beberapa kelompok usaha dan peningkatan keterampilan masyarakat sehingga kelompok dasa wisma mampu memberdayakan diri untuk memulai berwirausaha, mendukung ekonomi keluarga, dan diharapkan mampu menciptakan masyarakat yang mandiri secara ekonomi.

Page 27 of 134 | Total Record : 1338


Filter by Year

2018 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 8 No. 1 (2025): Rekonstruksi Pendidikan di Indonesia Vol. 7 No. 1 (2024): SIBISA - Seminar Nasional Pengabdian kepada Masyarakat UMY 2024 Vol. 6 No. 2 (2023): Semnas PPM 6 Tahun 2023 Vol. 6 No. 1 (2023): Semnas PPM 6 Tahun 2023 Vol. 5: 2: December 2022 2022: 7. Sarana dan Prasarana Publik dan Mitigasi Bencana 2022: 6. Digitalisasi Syiar Islam 2022: 5. Produktifitas dan Daya Saing Industri Pangan 2022: 4. Kapasitas Daya Saing Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dan Badan Usaha Milik Desa (BU 2022: 3. Kesehatan Keluarga dan Masyarakat 2022: 2. Kreatifitas Pendidikan dan Pembelajaran di Sekolah dan Perguruan Tinggi 2022: 1. Peningkatan Kapasitas Kelembagaan Publik 2021: 7. Sarana dan Prasarana Publik dan Mitigasi Bencana 2021: 6. Digitalisasi Syiar Islam 2021: 5. Produktivitas dan Daya Saing Industri Pangan 2021: 4. Kapasitas Daya Saing Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dan Badan Usaha Milik Desa( BU 2021: 3. Kesehatan Keluarga dan Masyarakat 2021: 2. Kreatifitas Pendidikan dan Pembelajaran di Sekolah dan Perguruan Tinggi 2021: 1. Peningkatan Kapasitas Kelembagaan Publik 2020: 9. Manajemen Rumah Sakit Era Pandemi Covid-19 2020: 11. Teknologi Informasi dalam Pemberdayaan Masyarakat 2020: 10. Digitalisasi Dakwah Syiar Islam 2020: 8. Teknologi Produksi dan Daya Saing Industri Pangan 2020: 7. Edukasi Penyelesaian Pertikaian di Masyarakat (Litigasi) 2020: 6. Kinerja Kelembagan Sosial Masyarakat dalam Pengelolaan Lingkungan dan Penanganan Bencana 2020: 5. Kreatifitas Pendidikan dan Pembelajaran di Sekolah dan Perguruan Tinggi 2020: 4. Pemberdayaan Kapasitas Perempuan 2020: 3. Kapasitas Daya Saing UMKM dan BUMDES 2020: 2. Kemitraan dalam Pemberdayaan Masyarakat 2020: 1. Kebijakan Publik Pengembangan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah dan Industri Kreatif 2019: 6. Penanggulangan Bencana dan Pelestarian Lingkungan Hidup 2019: 5. Pemberdayaan Kaum Perempuan 2019: 4. Pemberdayaan Badan Usaha Milik Desa 2019: 3. Pengembangan Usaha Mikro, kecildan Menengah (UMKM), Serta Ekonomi Kreatif 2019: 2. Pengembangan Kesehatan Masyarakat 2019: 1. Pengembangan Pendidikan Masyarakat 2018: 5. Penguatan Inovasi Pendidikan Bagi Pemerintah Daerah 2018: 4. Penguatan Inovasi Ekonomi dan UMKM Bagi Pemerintah Daerah 2018: 3. Penguatan Inovasi Kesehatan dan Obat Bagi Pemerintah Daerah 2018: 2. Penguatan Inovasi Teknologi (Pangan, Pertanian, Energi, Transportasi) Bagi Pemerintah Daera 2018: 1. Penguatan Inovasi Sosial Humaniora Bagi Pemerintah Daerah More Issue