cover
Contact Name
Wahid Fathoni
Contact Email
prosidingsemnasumy@gmail.com
Phone
+6282136574140
Journal Mail Official
semnasppm@umy.ac.id
Editorial Address
Gedung D Lt 2, LP3M UMY Jln Brawijaya, Tamantirto, Kasihan, Bantul, Yogyakarta, 55813
Location
Kab. bantul,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Prosiding Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat
ISSN : 2775376X     EISSN : 27753786     DOI : https://doi.org/10.18196/ppm
Prosiding Hasil Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat Lembaga Penelitian, Pubikasi, dan Pengabdian Masyarakat (LP3M) Universitas Muhammadiyah Yogyakarta sebagai wujud diseminasi kegiatan ilmiah pengabdian masyarakat yang dilakukan sivitas akademika Perguruan Tinggi Negeri/Swasta di Indonesia. Prosiding seminar nasional hasil program pengabdian masyarakat terbit satu kali setiap tahun. dengan tema dan topik bahasan (klaster kajian) yang dirancang secara tematik oleh Lembaga Pengabdian Masyarakat (LPM) Universitas Muhammadiayh Yogyakarta.
Articles 1,338 Documents
PENINGKATAN LITERASI ANAK MELALUI PROGRAM IBU BACA DI BANGUNJIWO BARAT Lanoke Intan Paradita; Fitria Rahmawati
Prosiding Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat 2020: 4. Pemberdayaan Kapasitas Perempuan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (732.246 KB) | DOI: 10.18196/ppm.34.293

Abstract

Program Ibu Baca merupakan kegiatan pengabdian yang bertujuan untuk mendukung peningkatan literasi anak melalui penguatan literasi ibu. Kegiatan yang dilakukan adalah penguatan kemampuan ibu untuk membacakan nyaring sebagai salah satu strategi untuk menumbuhkan minat baca anak. Sasaran dari program ini adalah ibu-ibu Pengurus Ranting Aisyiyah Bangunjiwo Barat dan guru TK/KB yang dibawah naungan PRA Bangunjiwo Barat. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah pelatihan, praktik secara langsung dan juga pendampingan. Hasil dari kegiatan ini adalah pemahaman ibu terhadap membaca nyaring dan kegunaannya, praktik membaca nyaring dalam keluarga, serta manfaat langsung dari membaca nyaring yang didapat orang tua dan anak.
PEMBERDAYAAN IBU PKK SEBAGAI KADER PENGELOLAAN FAKTOR RISIKO HIPERTENSI Sherly Usman; RR. Yuningtyaswari
Prosiding Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat 2020: 4. Pemberdayaan Kapasitas Perempuan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (926.33 KB) | DOI: 10.18196/ppm.34.294

Abstract

Hipertensi adalah penyakit tidak menular tertinggi di Sleman tahun 2017. Kebanyakan penderita hipertensi yang telah terdeteksi tidak menyadari kondisinya. Hipertensi dapat dicegah apabila faktor risiko dikelola dan dikendalikan. Dalam pandemi Covid-19, warga khawatir kontrol rutin kesehatannya ke layanan kesehatan. Hal ini berdampak pada peningkatan risiko dan komplikasi kasus hipertensi. Pelatihan dan pendampingan ibu-ibu PKK sebagai kader penting agar dapat membantu warga dusun ngemplak untuk memantau tekanan darah tanpa harus ke layanan kesehatan. Tujuan kegiatan ini menghasilkan kader dari ibu PKK yang memiliki pengetahuan lebih mengenai hipertensi. Metode: Kegiatan diawali mengukur pengetahuan mengenai hipertensi dan hiperurisemia calon kader dengan memberikan pretes. Setelah itu dilanjutkan memberikan pendampingan dan pelatihan kepada 10 peserta kader secara online dengan memberikan panduan modul pengetahuan dan pemeriksaan tekanan darah dan leaflet mengenai pengetahuan asam urat. Di akhir kegiatan, pemberian postes diberikan untuk menilai hasil pendampingan dan pelatihan para kader. Selanjutnya hibah alat kesehatan kepada kader untuk pemeriksaan kepada warga dusun ngemplak, Donoharjo, Sleman. Hasil kegiatan dan Implikasi: meningkatnya pengetahuan kader mengenai hipertensi dan hiperurisemia. Para kader dapat berpartisipasi dan membantu memeriksa tekanan darah warga ketika dilaksanakan agenda pemeriksaan kesehatan warga. Kesimpulan: peningkatan pengetahuan para kader dapat meningkatkan pengelolaan faktor risiko hipertensi.
Pembentukan Kelompok Sedekah Sampah Ibu-Ibu PKK  RW 09 Kwarasan Nogotirto Gamping Sleman Yogyakarta Sri Tasminatun; Sri Nabawiyati Nurul Makiyah
Prosiding Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat 2020: 4. Pemberdayaan Kapasitas Perempuan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (758.012 KB) | DOI: 10.18196/ppm.34.295

Abstract

Jumlah sampah yang berlimpah menjadi masalah di hampir seluruh wilayah di Indonesia. Sampah yang dihasilkan warga RW 09 Kwarasan belum dikelola secara optimal. Sedekah sampah merupakan alternatif pengelolaan sampah yang ramah lingkungan dan memberikan manfaat bagi warga. Tujuan pengabdian masyarakat ini untuk mengajak masyarakat mengelola sampah dan membentuk kelompok gerakan sedekah sampah. Ibu-Ibu PKK RW 09 Kwarasan, Nogotirto, Gamping Sleman diberikan sosialisasi pengelolaan sampah rumah tangga, dilanjutkan praktek pemilahan sampah rumah tangga. Pemilahan sampah dilakukan di rumah warga dan sampah anorganik dikumpulkan pada minggu terakhir setiap bulan. Sampah anorganik berupa botol plastik, botol kaca, kertas, alat rumah tangga dan lain-lain dipilah lagi antara yang dapat dimanfaat oleh warga lain atau dijual ke pengepul. Uang hasil penjualan dimasukkan dalam kas sedekah sampah dan digunakan untuk kegiatan sosial seperti menjenguk warga yang sakit dan membeli alat sekolah untuk dibagikan kepada anak-anak. Kegiatan sedekah sampah berjalan dengan baik dan pemasukan uang kelompok sedekah sampah semakin meningkat.
PEMBERDAYAAN PEREMPUAN MELALUI KELUARGA TANGGUH KELOMPOK TANI WANITA DI MASA PANDEMI COVID-19 Dyah Mutiarin; Adhianty Nurjannah; Dianita Sugiyo; Sakir Sakir
Prosiding Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat 2020: 4. Pemberdayaan Kapasitas Perempuan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (427.236 KB) | DOI: 10.18196/ppm.34.296

Abstract

Pemberdayaan perempuan melalui keluarga tangguh di masa pandemi covid-19 menjadi kebutuhan bagi tiap keluarga untuk mengantisipasi dampak covid-19 yang semakin meluas. Tulisan ini fokus pada keluarga tangguh, karena keluarga menjadi benteng pertahanan yang paling dasar untuk melawan covid-19. Berdasar problem dampak covid-19 pada berbagai aspek seperti kesehatan, ekonomi, social dan Pendidikan, maka pemberdayaan perempuan melalui keluarga tangguh dilakukan di desa Trimulyo, Bantul, Yogyakarta. Metode yang dilakukan adalah dengan melakukan penyadaran, sosialisasi, peningkatan pengetahuan dan melatih ibu-ibu untuk bercocok tanam tanaman sayuran di lahan rumah masing-masing untuk menekan dampak ekonomi karena covid-19. Hasil yang diperoleh adalah meningkatnya kesadaran, pengetahuan dan terbentuknya komunitas keluarga tangguh melawan covid-19.
MENYIAPKAN KELUARGA BERDAYA DASAWISMA DI MASA PANDEMI COVID-19 Dyah Mutiarin; Muhammad Eko Atmojo; Muhamad Heri Zulfikar
Prosiding Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat 2020: 4. Pemberdayaan Kapasitas Perempuan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (360.43 KB) | DOI: 10.18196/ppm.34.297

Abstract

Tulisan ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis peningkatan kapasitas perempuan di era pandemi Covid-19. Model yang dilakukan adalah dengan meningkatkan kapasitas perempuan sebagai ibu maupun anggota rumah tangga dalam keluarga berdaya, khususnya di Kecamatan Banguntapan, Bantul, Yogyakarta. Pandemi Covid-19 berdampak pada seluruh aspek kehidupan seperti kesehatan, ekonomi, social dan Pendidikan. Perempuan sebagai subyek pemberdayaan selama ini pun tidak lepas dari dampak Covid-19 sebagai pandemi global sejak Akhir 2019 yang lalu. Metode dalam pemberdayaan meliputi: identifikasi problem, perumusan agenda pemberdayaan, pengambilan keputusan, dan pelatihan peningkatan kapasitas dalam membentuk keluarga berdaya. Hasil dari peningkatan kapasitas perempuan melalui keluarga berdaya ini adalah perempuan mampu mengidentifikasi masalah, merumuskan pemecahan masalah, dan melaksanakan pelatihan dalam keluarga berdaya melawan Covid-19.
KESETARAAN GENDER SEBAGAI KUNCI AISYIYAH BERKEMAJUAN Nur Azizah; Zain Maulana; Ali Maksum
Prosiding Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat 2020: 4. Pemberdayaan Kapasitas Perempuan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (817.639 KB) | DOI: 10.18196/ppm.34.298

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk memberikan gambaran tentang pelaksanaan pengabdian masyarakat yang dilakukan oleh Tim Prodi S1 dan S2 Hubungan Internasional, Universitas Muhammadiyah Yogyakarta di Cabang Aisyiyah Wirobrajan dan Cabang Aisyiyah Ngampilan, Yogyakarta, dengan tema pengabdian “Kesetaraan Gender sebagai Kunci Aisyiyah Berkemajuan”. Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mensosialisasikan tentang pentingnya kesetaraan gender, menumbuhkan dan meningkatkan kesadaran akan pentingnya kesetaraan gender, serta mengusahakan program pemberdayaan ekonomi perempuan di tingkat akar rumput. Sesuai dengan tujuan tersebut maka metode pengabdian yang dipilih adalah sosialisasi, diskusi dan pemberian bantuan stimulan untuk rintisan usaha kecil bagi Cabang Aisyiyah Wirobrajan dan Ngampilan. Sampai dengan saat ini perempuan masih dihadapkan pada berbagai masalah, seperti tingginya angka pernikahan anak, perceraian, kekerasan dalam rumah tangga, kemiskinan yang semakin parah sehubunga dengan pandemi COVID, hingga rendahnya partisipasi perempuan dalam politik. Sejak pendiriannya pada 1917, tujuan utama Aisyiyah adalah menumbuhkan kesadaran masyarakat, khususnya perempuan, terhadap berbagai masalah yang ada di masyarakat. Aisyiyah sengaja dibentuk sebagai basis gerakan untuk berkiprah di masyarakat, bagi bangsa dan kemajuan peradaban dunia. Misi ini hanya dapat dicapai jika perempuan berani berfikir maju, tidak terkungkung pada sekat gender yang membelenggu. Hasil diskusi dalam pengabdian masyarakat tersebut menunjukkan tentang pentingnya kesetaraan gender untuk meningkatkan kualitas hidup perempuan, keluarga, masyarakat dan Negara. Kesetaraan gender merupakan prinsip dasar yang akanmenjadi kunci untuk mewujudkan kesetaraan dibidang kesehatan, pendidikan, perekonomian dan politik antara perempuan dan laki-laki sehingga baik perempuan maupun laki-laki akan menjadi sumberdaya manusia yang berkualitas, yang diperlukan bagi pembangunan Indonesia dan umat manusia pada umumnya.
PENGELOLAAN PEKARANGAN UNTUK KETAHANAN PANGAN DI MASA PANDEMI COVID-19 Septi Nur Wijayanti; Agus Nugroho Setiawan
Prosiding Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat 2020: 4. Pemberdayaan Kapasitas Perempuan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (652.615 KB) | DOI: 10.18196/ppm.34.299

Abstract

Saat ini lahan pertanian tanaman pangan di Gondoarum, Wonokerto, Turi mengalami penyusutan sehingga untuk mencukupi kebutuhan bahan pangan masyarakat harus membeli di warung atau pasar. Salah satu lahan yang potensial untuk dikelola menjadi lahan pertanian untuk menghasilkan bahan pangan adalah pekarangan. Sebagian besar masyarakat Gondoarum merupakan petani, namun yang mengelola halaman dan pekarangan untuk budidaya tanaman pangan masih terbatas, karena keterbatasan pengetahuan dan keterampilannya. Oleh karena itu, dilakukan kegiatan pengabdian pada masyarakat dengan tujuan menjadikan pekarangan rumah di Gondoarum menjadi lahan pertanian produktif. Program pengabdian pada masyarakat dilakukan dengan metode partisipatif, melalui beberapa tahapan mulai dari koordinasi dan sosialisasi kepada masyarakat, implementasi di lapangan, sampai monitoring dan evaluasi dengan melibatkan Tim Pelaksana dari UMY, ibu-ibu PKK, Kepala Dukuh dan Ketua RT serta Ketua RW. Program pengabdian pada masyarakat telah berjalan baik dengan tingkat partisipasi masyarakat Gondoarum cukup tinggi, dan memberikan hasil masyarakat mampu mengelola pekarangan dan mampu mewujudkan halaman asri, teratur, indah dan nyaman, serta produktif. Program pengabdian pada masyarakat telah memberikan kemanfaatan yang luas dengan mampu menyediakan berbagai bahan pangan dari hasil panen di pekarangan dalam masa pandemi Covid-19.
TINGKAT ADOPSI TEKNOLOGI SOBLOG SIRKULASI UAP DI PABRIK TEMPE AULIA SLEMAN Totok Suwanda; Agung Astuti; Alni Rahmawati
Prosiding Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat 2020: 4. Pemberdayaan Kapasitas Perempuan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (508.172 KB) | DOI: 10.18196/ppm.34.300

Abstract

Pabrik tempe AULIA di Sleman menghadapi permasalahan tentang pengukusan kedelai yang tidak merata matangnya, sehingga menyebabkan kegagalan produksi tempe. Teknologi inovasi pengukusan dengan alat Soblog Sirkulasi Uap, dapat merata matangnya, lebih cepat dan hemat bahan bakar. Tujuan pengabdian ini adalah meningkatkan pengetahuan dan ketrampilan kepada karyawan pabrik tempe AULIA untuk mengkukus kedelai menggunakan alat Soblog Sirkulasi Uap. Pelaksanaan kegiatan dilakukan dengan metode Penyuluhan tentang alat pengkukus Soblog Sirkulasi Uap dan Pelatihan serta pendampingan menggunakannya, kemudian dievaluasi menggunakan pre dan post tes serta hasil kematangan kukusan kedelai. Tingkat adopsi teknologi diukur melalui peningkatan persentase pengetahuan dan ketrampilan. Dengan penyuluhan menggunakan media Power point maka karyawan yang memahami soblog meningkat 60%. Setelah diadakan pelatihan dan pendampingan cara menggunakan alat Soblog Sirkulasi Uap, maka jumlah keryawan terampil meningkat 32 %.
PEMBERDAYAAN EKONOMI AKTIVIS AISYIYAH MELALUI PELATIHAN ECOPRINT RAMAH LINGKUNGAN Akif Khilmiyah; Arni Surwanti
Prosiding Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat 2020: 4. Pemberdayaan Kapasitas Perempuan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (821.331 KB) | DOI: 10.18196/ppm.34.301

Abstract

Permasalahan yang ditemukan di Dusun Brajan Tamantirto Kasihan Bantul, antara lain: adanya potensi bahan alami berupa aneka ragam tumbuhan yang belum dimanfaatkan dengan baik, kurangnya ketrampilan ibu ibu aktivis aisyiyah dalam mengelola potensi alam desa untuk meningkatkan penghasilan, dan belum membudayanya batik yang ramah lingkungan di kalangan ibu ibu aktivis aisyiyah. Tujuan Program Kemitraan Masyarakat ini yaitu: (1) memberikan solusi berupa pemanfaatan potensi bahan alam yang dimiliki dusun Brajan, dan (2) meningkatkan keterampilan aktivis aisyiyah dalam menciptakan batik yang alami. (3) menambah sumber ekonomi keluarga. Kontribusi Program Kemitraan Masyarakat ini yaitu Melalui pelatihan pembuatan ecoprint dengan memanfaatkan bahan alami yang ada di lingkungan Dusun Brajan Tamantirto Kasihan, maka dapat memberikan manfaat langsung terhadap kehidupan aktivis aisyiyah dan masyarakat Brajan di bidang sosial dan ekonomi melalui ketrampilan batik ecoprint serta dapat meningkatkan kualitas sumberdaya melalui pemberdayaan ibu-ibu aktivis Aisyiyah Ranting Tamantirto Tengah yang meliputi Sembilan Kelompok Majlis Taklim di Dusun Brajan Tamantirto Kasihan. Hasil Pelatihan ecoprint ini (1) dapat meningkatkan kesadaran aktivis Aisyiyah untuk memanfaatkan potensi desa untuk meningkatkan kesehjahteraan keluarga. (2) dapat meningkatkan ketrampilan dalam membuat batik yang berasal dari bahan alam. (3) dapat menambah pendapatan keluarga.
PERBAIKAN MANAJEMEN INTERNAL KWT AMANAH BAUSASRAN MENUJU KELOMPOK TANI YANG BERKEMAJUAN Isthofaina Astuty; Meika Kurni PRDA
Prosiding Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat 2020: 4. Pemberdayaan Kapasitas Perempuan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (823.853 KB) | DOI: 10.18196/ppm.34.302

Abstract

Kelompok Tani KWT Amanah yang berlokasi di Masjid Al Amna Bausasran sudah berdiri sejak 21 Januari 2012, namun sejak tahun 2017 perkembangan tidak mengembirakan bahkan bisa dikatakan mengalami penurunan. Hasil observasi di lapangan dan ditindaklanjuti dengan wawancara dengan berbagai pihak menunjukkan beberapa permasalah mitra yang membuat kondisi KWT Amanah saat ini kurang mengembirakan dan terkesan kurang mendapatkan perhatian dari anggota dan pengurus KWT Amanah. Permasalahan yang terindentifikasi adalah kurang bagusnya komunikasi dan koordinasi dalam internal KWT Amanah, manajemen pengelolaan organisasi yang kurang berkualitas, program kegiatan yang kurang variatif serta kurangnya variasi tanaman. Agar komunikasi dan kordinasi berjalan dengan baik, maka solusi yang ditawarkan adalah berbagai kegiatan pendampingan yang mampu meningkatkan konsolidasi antar anggota KWT Amanah serta dilakukan penyegaran kembali tentang manajemen pengelolaa kelompok tani. Solusi yang dipilih terkait dengan masalah produksi adalah penyelengaraan lomba menanam sayur pada anggota KWT. Terkait dengan kurangnya variasi tanaman , maka solusi yang ditawarkan adalah pengadaan tanaman sayur. Melalui metode pendampingan dan didukung dengan pengadaan kegiatan dan fasilitas kebun, maka luaran yang diharapkan dari program pengabdian masyarakat, yakni KWT Amanah yang dikelola dengan manajemen yang baik serta mampu memberikan kontribusi sosial ekonomi kepada para anggota di lingkungan PRA Bausasran

Page 29 of 134 | Total Record : 1338


Filter by Year

2018 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 8 No. 1 (2025): Rekonstruksi Pendidikan di Indonesia Vol. 7 No. 1 (2024): SIBISA - Seminar Nasional Pengabdian kepada Masyarakat UMY 2024 Vol. 6 No. 2 (2023): Semnas PPM 6 Tahun 2023 Vol. 6 No. 1 (2023): Semnas PPM 6 Tahun 2023 Vol. 5: 2: December 2022 2022: 7. Sarana dan Prasarana Publik dan Mitigasi Bencana 2022: 6. Digitalisasi Syiar Islam 2022: 5. Produktifitas dan Daya Saing Industri Pangan 2022: 4. Kapasitas Daya Saing Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dan Badan Usaha Milik Desa (BU 2022: 3. Kesehatan Keluarga dan Masyarakat 2022: 2. Kreatifitas Pendidikan dan Pembelajaran di Sekolah dan Perguruan Tinggi 2022: 1. Peningkatan Kapasitas Kelembagaan Publik 2021: 7. Sarana dan Prasarana Publik dan Mitigasi Bencana 2021: 6. Digitalisasi Syiar Islam 2021: 5. Produktivitas dan Daya Saing Industri Pangan 2021: 4. Kapasitas Daya Saing Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dan Badan Usaha Milik Desa( BU 2021: 3. Kesehatan Keluarga dan Masyarakat 2021: 2. Kreatifitas Pendidikan dan Pembelajaran di Sekolah dan Perguruan Tinggi 2021: 1. Peningkatan Kapasitas Kelembagaan Publik 2020: 9. Manajemen Rumah Sakit Era Pandemi Covid-19 2020: 11. Teknologi Informasi dalam Pemberdayaan Masyarakat 2020: 10. Digitalisasi Dakwah Syiar Islam 2020: 8. Teknologi Produksi dan Daya Saing Industri Pangan 2020: 7. Edukasi Penyelesaian Pertikaian di Masyarakat (Litigasi) 2020: 6. Kinerja Kelembagan Sosial Masyarakat dalam Pengelolaan Lingkungan dan Penanganan Bencana 2020: 5. Kreatifitas Pendidikan dan Pembelajaran di Sekolah dan Perguruan Tinggi 2020: 4. Pemberdayaan Kapasitas Perempuan 2020: 3. Kapasitas Daya Saing UMKM dan BUMDES 2020: 2. Kemitraan dalam Pemberdayaan Masyarakat 2020: 1. Kebijakan Publik Pengembangan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah dan Industri Kreatif 2019: 6. Penanggulangan Bencana dan Pelestarian Lingkungan Hidup 2019: 5. Pemberdayaan Kaum Perempuan 2019: 4. Pemberdayaan Badan Usaha Milik Desa 2019: 3. Pengembangan Usaha Mikro, kecildan Menengah (UMKM), Serta Ekonomi Kreatif 2019: 2. Pengembangan Kesehatan Masyarakat 2019: 1. Pengembangan Pendidikan Masyarakat 2018: 5. Penguatan Inovasi Pendidikan Bagi Pemerintah Daerah 2018: 4. Penguatan Inovasi Ekonomi dan UMKM Bagi Pemerintah Daerah 2018: 3. Penguatan Inovasi Kesehatan dan Obat Bagi Pemerintah Daerah 2018: 2. Penguatan Inovasi Teknologi (Pangan, Pertanian, Energi, Transportasi) Bagi Pemerintah Daera 2018: 1. Penguatan Inovasi Sosial Humaniora Bagi Pemerintah Daerah More Issue