cover
Contact Name
Wahid Fathoni
Contact Email
prosidingsemnasumy@gmail.com
Phone
+6282136574140
Journal Mail Official
semnasppm@umy.ac.id
Editorial Address
Gedung D Lt 2, LP3M UMY Jln Brawijaya, Tamantirto, Kasihan, Bantul, Yogyakarta, 55813
Location
Kab. bantul,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Prosiding Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat
ISSN : 2775376X     EISSN : 27753786     DOI : https://doi.org/10.18196/ppm
Prosiding Hasil Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat Lembaga Penelitian, Pubikasi, dan Pengabdian Masyarakat (LP3M) Universitas Muhammadiyah Yogyakarta sebagai wujud diseminasi kegiatan ilmiah pengabdian masyarakat yang dilakukan sivitas akademika Perguruan Tinggi Negeri/Swasta di Indonesia. Prosiding seminar nasional hasil program pengabdian masyarakat terbit satu kali setiap tahun. dengan tema dan topik bahasan (klaster kajian) yang dirancang secara tematik oleh Lembaga Pengabdian Masyarakat (LPM) Universitas Muhammadiayh Yogyakarta.
Articles 1,338 Documents
PENINGKATAN KETRAMPILAN OFFICE APPLICATION DAN DESAIN GRAFIS UNTUK SANTRI PESANTREN IQRO KARANGGAN Haryadi; Ika S. Windiarti; Aidin Najihi; Miftahurrizqi; Citra Amalia; Doddy Teguh Yuwono
Prosiding Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat 2020: 11. Teknologi Informasi dalam Pemberdayaan Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1931.224 KB) | DOI: 10.18196/ppm.311.283

Abstract

Abstrak Para santri di lingkungan pesantren IQRO memerlukan kemampuan dan keterampilan berbasis teknologi digital memecahkan masalah di kalangan masyarakat terutama dalam hal penguasaan teknologi informasi, khususnya untuk aplikasi perkantoran dan desain grafis. Kemampuan dan keterampilan ini diperlukan untuk para santri di kemudian hari saat mereka terjun ke masyarakat baik sebagai dai maupun sebagai anggota masyarakat pada umumnya. Hanya saja di lingkungan pesantren, mereka tidak mendapatkan pelatihan untuk penguasaan dua hal tersebut. Salah satu solusi dalam membantu permasalahan ini adalah mengadakan program pelatihan office application dan desain grafis yang dikhususkan kepada para santri penghafal Al Quran di Pondok Pesantren Salafiyyah IQRO Karanggan. Adapun pelaksanaan kegiatan pengabdian ini adalah sebagai berikut; 1) Pemetaan kemampuan santri 2 Penyampaian materi (microsoft office dan canva) dengan metode ceramah, 3) Metode Project Based Training (mengerjakan contoh soal untuk tiap materi), dan 4) Evaluasi. Pelatihan ini dilakukan berbasis project, di mana para peserta diminta untuk menyelesaikan contoh-contoh project sesuai dengan materi yang diberikan yaitu microsoft word, excel dan power point, serta aplikasi canva untuk belajar desain grafis berbasis Android. Hasil capaian yang diperoleh pada saat pelatihan ini terlihat dari antusiasme peserta dalam mengikuti pelatihan ini secara kualitatif cukup memuaskan.
PKM ANEKA OLAHAN KELOR (Moringa oleifera) DI KELOMPOK TOGA SURTRI’AS PANBAR BANTUL Titiek Widyastuti; Eni Istiyanti; Sukuriyati Susilo Dewi
Prosiding Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat 2020: 4. Pemberdayaan Kapasitas Perempuan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (876.362 KB) | DOI: 10.18196/ppm.34.284

Abstract

Abstrak Dusun Gluntung Kidul, Kelurahan Caturharjo, Kecamatan Pandak, Kabupaten Bantul, DIY merupakan suatu wilayah yang subur dan masih terdapat banyak pekarangan. Kelompok TOGA Surtri’as Panbar Bantul yang berlokasi di Dusun Gluntung Kidul, telah rutin membudidayakan Tanaman Obat Keluarga (TOGA) di pekarangan. Beberapa TOGA yang ada sudah dimanfaatkan untuk pengobatan keluarga maupun dijadikan makanan olahan. Kelompok TOGA Surtri’as Panbar juga sudah merintis usaha yang mengarah ke ekonomi produktif berupa penjualan makanan berbahan baku TOGA menggunakan angkringan yang berlokasi di pekarangan. Rintisan yang sudah ada ini ingin dikembangkan. Permasalahan yang dihadapi adalah masih terbatasnya olahan berbahan baku TOGA, pengelolaan usaha masih perlu ditingkatkan, serta masih memerlukan bantuan peralatan produksi. Kegiatan PKM meliputi: Pelatihan dan praktik Olahan Kelor (Nuget Kelor, Omelet Kelor, dan Sayur Kelor), Penyuluhan Manajemen Usaha, Bantuan seperangkat alat olahan Kelor. Metode yang digunakan yaitu: FGD, pelatihan dan praktek, Monev, dan Publikasi. Kegiatan PKM ini bertujuan untuk menambah variasi menu makanan berupa olahan Kelor pada Angkringan TOGA dan meningkatkan manajemen usaha. Hasil PKM dapat disimpulkan bahwa kegiatan berjalan lancar, dengan hasil sesuai yang diharapkan yaitu mitra bisa membuat Olahan Kelor dengan kualitas yang baik, penyuluhan manajemen usaha bisa dipahami, alat yang diperbantukan sudah dipakai dan diinventarisir.
PENINGKATAN KAPASITAS KULINER BERBASIS TOGA DI KELOMPOK “SURTRI’AS PANBAR” BANTUL Titiek Widyastuti; Mutia Hariati Hussin; Eni Istiyanti
Prosiding Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat 2020: 4. Pemberdayaan Kapasitas Perempuan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (998.794 KB) | DOI: 10.18196/ppm.34.285

Abstract

Pengabdian Masyarakat yang berjudul PENINGKATAN KAPASITAS KULINER BERBASIS TOGA DI KELOMPOK “SURTRI’AS PANBAR” BANTUL telah dilakukan dengan mitra Kelompok “Surtri’as Panbar” Bantul yang berlokasi di Dusun Gluntung Kidul, Caturharjo, Pandak, Bantul, DIY. Kelompok “Surtri’as Panbar” Bantul dipilih sebagai mitra karena Dusun Gluntung Kidul wilayahnya subur dan terdapat banyak pekarangan. Kelompok “Surtri’as Panbar” Bantul telah rutin melakukan budidaya TOGA di pekarangan dan sudah merintis usaha Angkringan TOGA yang berlokasi di pekarangan. Usaha ini ingin dikembangkan, namun ada beberapa permasalahan yaitu pekarangan belum tertata dengan baik, olahan TOGA masih terbatas jenisnya, pengelolaan usaha dan pemasaran masih perlu ditingkatkan, masih dibutuhkan peningkatan peralatan produksi. Kegiatan ini bertujuan untuk mewujudkan masyarakat yang sehat dan mandiri di Dusun Gluntung Kidul, Kelurahan Caturharjo, Kecamatan Pandak, Kabupaten Bantul, DIY. Kegiatan meliputi pembuatan taman TOGA, pelatihan dan praktik olahan kelor dan olahan jahe, penyuluhan manajemen usaha dan strategi pemasaran, bantuan peralatan untuk pembuatan taman TOGA serta alat olahan kelor dan jahe. Metode yang digunakan adalah FGD, pelatihan dan praktik, ceramah dan diskusi, monev, dan publikasi. Hasil kegitan adalah: Taman TOGA sudah bermanfaat; Olahan kelor berupa bakmi kelor (mentah dan matang), puding kelor, dan wedang kelor, serta olahan jahe berupa permen jahe, manisan jahe, air infused jahe, sirup jahe, sudah bisa dibuat; penyuluhan bisa dipahami; alat yang diperbantukan sudah dipakai dan diinventarisir.
SOSIALISASI PENCEGAHAN STUNTING DENGAN EDUKASI PERBAIKAN POLA MAKAN REMAJA PUTRI Ane Permatasari; Muhammad Iqbal
Prosiding Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat 2020: 4. Pemberdayaan Kapasitas Perempuan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (686.383 KB) | DOI: 10.18196/ppm.34.286

Abstract

Di Indonesia, stunting merupakan masalah serius dan juga merupakan masalah gizi utama. Masalah stunting memiliki dampak yang cukup serius. Bisa jangka pendek terkait morbiditas dan mortalitas pada bayi dan balita, jangka menengah terkait dengan intelektual dan kemampuan kognitif yang rendah, dan jangka panjang terkait dengan kualitas sumber daya manusia dan masalah penyakit degeneratif di usia dewasa. Rata-rata prevalensi balita stunting di Indonesia tahun 2015-2017 adalah 31,4%, jauh di atas batas yang diberikan WHO yaitu 20%. Pemerintah dengan Perpres No 42/2013 telah menetapkan gerakan nasional 1000 hari pertama kehidupan dalam upaya meningkatkan status gizi balita sebagai upaya penanganan stunting di Indonesia. Berdasarkan pemikiran tersebut maka kegiatan pengabdian masyarakat ini dilaksanakan dengan tujuan mengedukasi remaja putri sejak awal tentang pentingnya asupan nutrisi/gizi bagi mereka. Target kegiatan ini adalah anggota Karang Taruna di Desa Tegaltirto. Alasan pemilihan lokasi adalah karena Kecamatan Berbah dimana Desa Tegaltirto berada adalah salah satu wilayah dengan angka stunting yang tinggi di Kabupaten Sleman. Dari evaluasi yang dilakukan setelah kegiatan sosalisasi dilaksanakan, tampak bahwa ada peningkatan pengetahuan kognitif dari para peserta tentang stunting dan pencegahannya melalui perbaikan pola makan.
SOSIALISASI UU PKDRT DENGAN SIMULASI PKDRT DI DUSUN BECICI, TURI Nanik Prasetyoningsih; Arie Kusuma Paksi
Prosiding Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat 2020: 4. Pemberdayaan Kapasitas Perempuan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (602.129 KB) | DOI: 10.18196/ppm.34.287

Abstract

Pengabdian dilakukan dengan maksud untuk memberikan informasi yang akurat kepada masyarakat agar pemahaman masyarat Dusun Becici mengenai penghapusan kekerasan dalam rumah tangga (PKDRT) meningkat. Kekerasan dalam rumah tangga sangat sering terjadi di kalangan masyarakat, baik kekerasan fisik maupun psikis. Korban KDRT secara statistik lebih banyak anak-anak dan perempuan, dibandingkan laki-laki. Kasus KDRT tidak boleh dibiarkan, untuk itu pengabdian ini mengajak peran serta anggota masyarakat untuk menanggulangi, mengatasi, dan bahkan menangani perkara KDRT, agar kasus KDRT dapat berkurang. Metode Simulasi PKDRT terbukti sangat efektif untuk mensosialisasikan UU PKDRT. Simulasi juga dapat digunakan untuk penyuluhan KDRT, karena dalam permainan simulasi ada diskusi antarpeserta membahas suatu topik. Dalam diskusi, para peserta bebas menyampaikan pendapat sesuai topik yang dibahas. Permainan simulasi juga sebagai pembelajaran demokrasi, mengingat setiap peserta memiliki hak yang sama untuk menyampaikan pendapatnya, serta mendengarkan dan menanggapi pendapat peserta lain. Simulasi juga dapat mempercepat pemahaman peserta terhadap nilai-nilai PKDRT. Pada akhirnya diharapkan, masyarakat mampu mengantisipasi perilaku tindakan kekerasan sejak awal, yang selanjutnya dapat bertindak dengan bijak melakukan pencegahan kekerasan dalam rumah tangga.
Meningkatkan Orientasi Masa Depan Remaja Bidang Pendidikan Melalui Pelatihan Fasilitator Masyarakat Gunungkidul Novia Fetri Aliza
Prosiding Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat 2020: 4. Pemberdayaan Kapasitas Perempuan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (740.994 KB) | DOI: 10.18196/ppm.34.288

Abstract

Pendampingan yang dilakukan dalam pemberdayaan masyarakat ini membahas tentang manfaat pelatihan masyarakat sebagai fasilitator untuk meningkatkan orientasi masa depan remaja bidang Pendidikan di dusun Pule kecamatan Saptosari Gunungkidul Yogyakarta. Adapun faktor yang melatar belakangi dilakukan pendampingan ini adalah terdapatnya remaja yang putus sekolah dan rendahnya minat remaja di dusun pule untuk melanjutkan Pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi. Akibat dari rendahnya orientasi masa depan remaja bidang Pendidikan ini menjadikan dusun Pule mengalami kesulitan untuk memelihara fasilitas yang sudah disediakan pemirintah dan LSM untuk meningkatkan kesejahteraan warga, serta warga dusun Pule juga kesulitan mengelola Sumber Daya Alam yang ada. Metode pendampingan yang dilakukan berupa pelatihan untuk anggota masyarakat supaya mampu menjadi fasilitator dalam mendampingi remaja yang ada di dusun Pule untuk meningkatkan orientasi masa depan bidang Pendidikan. Pelatihan fasilitator masyarakat ini dilakukan selama 2 sesi. Hasil dari pelatihan fasilitator ini adalah sudah mulai terlihat adanya perubahan maind set masyarakat tentang arti pentingnya Pendidikan, remaja yang putus sekolah dan tidak melanjutkan sekolah ke jenjang Pendidikan yang lebih tinggi mulai berkurang terutama selama masa follow up menurun hingga 30%, selain itu warga juga sudah mulai serius mendorong remaja untuk melanjutkan Pendidikan dan merasa kekhawatiran bila ada orangtua yang berdiam diri menyaksikan anaknya memilih untuk tidak melanjutkan sekolah.
LITERASI ETIKA PERGAULAN DAN PENDIDIKAN SEKS Nawari Ismail; Muh Samsudin
Prosiding Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat 2020: 4. Pemberdayaan Kapasitas Perempuan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1591.833 KB) | DOI: 10.18196/ppm.34.289

Abstract

Kegiatan ini berupaya untuk meningkatkan pemahaman dan perilaku pergaulan dan pendidikan seks masyarakat. Secara khusus kegiatan ini bertujuan: (1) peningkatan literasi etika pergaulan di kalangan perempuan, khususnya ibu-ibu yang telah memiliki anak-anak dan remaja. (2) peningkatan literasi pendidikan seks di kalangan ibu-ibu dan remaja. Metode kegiatan dilakukan denga workshop, penyuluhan, dan sosialisasi melalui banner. Workshop melibatkan pimpinan lembaga di dusun yaitu kepala dusun, ketua RT dan kader PKK. Penyuluhan ditujukan kepada masyarakat umum dengan menjadikan wakil kader PKK, dan remaja Karang Taruna sebagai fasilitator dan narasumbernya. Sosialisasi berupa banner ditempatkan di lokasi strategis yaitu: rumah ketua RT, gereja, pos ronda, dan papan informasi kampung. Kegiatan ini memberika dampak positif bagi masyarakat Juwono, terkhusus bagi ibu-ibu dan dari kalangan remaja. Sebab hampir separuh ibu-ibu dan remaja berubah menjadi lebih baik lagi dalam beretika dan bertambah pengetahuannya tentang pendidikan seks.
PERJUANGAN PEMBERANTASAN BUTA AKSARA HURUF HIJAIYYAH PADA KAUM IBU Kholifatul Fauziah; Syah Amelia Manggala Putri
Prosiding Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat 2020: 4. Pemberdayaan Kapasitas Perempuan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (494.335 KB) | DOI: 10.18196/ppm.34.290

Abstract

Program intensif pemberantasan buta aksara pada kaum ibu Jamaah Pengajian Masjid Al Mubarok ini ditujukan untuk mengurangi tingkat buta aksara huruf Arab (hijaiyyah) di lingkungan sekitar kampus Universitas Muhammadiyah Yogyakarta. Sasaran kegiatan ini adalah kaum Ibu yang merupakan anggota jamaah pengajian Masjid Al Mubarak, RT 002, Tegalrejo, Tamantirto, Kasihan, Bantul. Studi pendahuluan melalui uji kompetensi dasar menunjukkan bahwa sekitar 95% peserta belum mampu membaca sebagian huruf-huruf hijaiyah secara sempurna sesuai tajwid. Oleh karena itu, kegiatan ini bertujuan untuk mengajarkan sekaligus me-review kompetensi warga belajar dalam membaca Al-Quran melalui metode CBSA (Cara Belajar Santri Aktif) Buku Iqra yang dilakukan selama 20 kali pertemuan. Selain itu, kegiatan pengabdian ini juga diperluas dengan pengembangan manajemen pelaksanaan program sekaligus peningkatan motivasi warga belajar untuk selalu bersemangat menuntut ilmu. Peserta aktif dari kaum ibu dengan indikator menghadiri pelatihan sekurang-kurangnya 10 kali pertemuan (50% dari total pertemuan) ada 16 orang. Adapun peserta yang dinyatakan berhasil mengenal dan melafadzkan huruf hijayyah sesuai makharijul huruf-nya pada pelatihan buta aksara huruf hijaiyyah tingkat dasar ini ada 12 orang. Dengan prosentase keberhasilan sebesar 75%, dapat disimpulkan bahwa program ini telah berhasil meningkatkan kapasitas melek aksara huruf hijaiyyah secara efektif dan perlu untuk dilanjutkan.
PENGEDUKASIAN WARGA MELALUI PEMBERDAYAAN KELOMPOK PKK DALAM PENCEGAHAN TINDAK HUMAN TRAFFICKING Nurul Aisyah
Prosiding Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat 2020: 4. Pemberdayaan Kapasitas Perempuan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (665.002 KB) | DOI: 10.18196/ppm.34.291

Abstract

Pengabdian ini bertujuan untuk memberdayakan masyarakat padukuhan Jambusari, Wonokerto, Turi, Sleman yaitu pada kelompok PKK dalam pengedukasian pencegahan human trafficking. Hal ini didasarkan karena Yogyakarta merupakan salah satu wilayah rawan human trafficking, maka sedini mungkin desa Wonokerto Turi PKK Jambusari merasa perlu diedukasi keterkaitan agar human trafficking tidak melanda daerahnya. Metode pemberdayaan yang digunakan sehingga mencapai keefektifan yaitu melalui sosialisasi, simulasi, kampanye dan pendampingan. Target luaran telah tercapai yaitu warga PKK telah mengampanyekan kepada keluarganya dan masyarakat bahwa berbagai dampak negatif yang didapatkan dari kegiatan terlarang ini human trafficking. Pemberdayaan ini telah dilakukan selama 3-4 bulan dengan rangkaian kegiatan yaitu 1) menyelenggarakan workshop tentang menghindari human trafficking dengan menghadirkan ahli hukum dan ahli agama; 2) menyelenggarakan dan mendampingi simulasi menolak human trafficking, sebagai langkah awal menyiapkan kader mensyiarkan ke masyarakat di Wonokerto; 3) Pemasangan berbagai pamflet penolakan human trafficking di berbagai sudut desa; 4) Kesiapan sebagai tim yang mewakili desa untuk lomba yang nantinya sebagai percontohan desa anti human trafficking. Pemberdayaan ini sangat dirasakan kebermanfaatannya, salah satunya menjadi awal kesiapan kelompok PKK untuk menjuarai lomba tingkat desa Wonokerto tahun ini dan menghindarkan wilayah Turi dari kejahatan aksi human trafficking.
PENGUATAN PERAN WANITA DI DALAM KELUARGA MELALUI “PROGRAM KOPER BUKU” Maryam Sorohiti; Eko Purwanti
Prosiding Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat 2020: 4. Pemberdayaan Kapasitas Perempuan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1279.863 KB) | DOI: 10.18196/ppm.34.292

Abstract

Peran seorang ibu dalam meningkatkan literasi keluarga sangatlah penting. Namun, belum semua ibu dalam sebuah keluarga memiliki minat baca yang tinggi. Melalui program “Koper Buku” yang diadakan oleh tim Abdimas Universitas Muhammadiyah Yogyakarta, Ibu-ibu PKK di wilayah RT 50 RW 12 Kelurahan Tahunan, Kecamatan Umbulharjo, Yogyakarta, dilibatkan untuk berperan aktif meningkatkan minat baca keluarga melalui pembiasaan membaca yang dimulai dari ibu. Program ini dimulai dengan sosialisasi kepada anggota PKK di wilayah RT 50 RW 12 dalam salah satu pertemuan rutin bulanan. Sosialisasi program dibarengi dengan penyediaan berbagai jenis bacaan dalam bentuk buku dan majalah dengan topik yang beragam yang dapat dipinjam dan dibawa pulang. Dua minggu sekali, kelompok kecil bertemu meluangkan waktu untuk membaca bersama selama satu jam. Pada pertemuan PKK rutin bulanan, satu ibu bergiliran menyampaikan hal-hal yang menarik dan bermanfaat dari buku yang sudah dibaca. Penghargaan diberikan kepada tiga anggota yang memiliki minat baca tinggi yang termonitor dalam kartu peminjaman. Melalui program Koper Buku ini, ibu-ibu merasakan minat baca mereka meningkat.

Page 28 of 134 | Total Record : 1338


Filter by Year

2018 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 8 No. 1 (2025): Rekonstruksi Pendidikan di Indonesia Vol. 7 No. 1 (2024): SIBISA - Seminar Nasional Pengabdian kepada Masyarakat UMY 2024 Vol. 6 No. 2 (2023): Semnas PPM 6 Tahun 2023 Vol. 6 No. 1 (2023): Semnas PPM 6 Tahun 2023 Vol. 5: 2: December 2022 2022: 7. Sarana dan Prasarana Publik dan Mitigasi Bencana 2022: 6. Digitalisasi Syiar Islam 2022: 5. Produktifitas dan Daya Saing Industri Pangan 2022: 4. Kapasitas Daya Saing Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dan Badan Usaha Milik Desa (BU 2022: 3. Kesehatan Keluarga dan Masyarakat 2022: 2. Kreatifitas Pendidikan dan Pembelajaran di Sekolah dan Perguruan Tinggi 2022: 1. Peningkatan Kapasitas Kelembagaan Publik 2021: 7. Sarana dan Prasarana Publik dan Mitigasi Bencana 2021: 6. Digitalisasi Syiar Islam 2021: 5. Produktivitas dan Daya Saing Industri Pangan 2021: 4. Kapasitas Daya Saing Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dan Badan Usaha Milik Desa( BU 2021: 3. Kesehatan Keluarga dan Masyarakat 2021: 2. Kreatifitas Pendidikan dan Pembelajaran di Sekolah dan Perguruan Tinggi 2021: 1. Peningkatan Kapasitas Kelembagaan Publik 2020: 9. Manajemen Rumah Sakit Era Pandemi Covid-19 2020: 11. Teknologi Informasi dalam Pemberdayaan Masyarakat 2020: 10. Digitalisasi Dakwah Syiar Islam 2020: 8. Teknologi Produksi dan Daya Saing Industri Pangan 2020: 7. Edukasi Penyelesaian Pertikaian di Masyarakat (Litigasi) 2020: 6. Kinerja Kelembagan Sosial Masyarakat dalam Pengelolaan Lingkungan dan Penanganan Bencana 2020: 5. Kreatifitas Pendidikan dan Pembelajaran di Sekolah dan Perguruan Tinggi 2020: 4. Pemberdayaan Kapasitas Perempuan 2020: 3. Kapasitas Daya Saing UMKM dan BUMDES 2020: 2. Kemitraan dalam Pemberdayaan Masyarakat 2020: 1. Kebijakan Publik Pengembangan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah dan Industri Kreatif 2019: 6. Penanggulangan Bencana dan Pelestarian Lingkungan Hidup 2019: 5. Pemberdayaan Kaum Perempuan 2019: 4. Pemberdayaan Badan Usaha Milik Desa 2019: 3. Pengembangan Usaha Mikro, kecildan Menengah (UMKM), Serta Ekonomi Kreatif 2019: 2. Pengembangan Kesehatan Masyarakat 2019: 1. Pengembangan Pendidikan Masyarakat 2018: 5. Penguatan Inovasi Pendidikan Bagi Pemerintah Daerah 2018: 4. Penguatan Inovasi Ekonomi dan UMKM Bagi Pemerintah Daerah 2018: 3. Penguatan Inovasi Kesehatan dan Obat Bagi Pemerintah Daerah 2018: 2. Penguatan Inovasi Teknologi (Pangan, Pertanian, Energi, Transportasi) Bagi Pemerintah Daera 2018: 1. Penguatan Inovasi Sosial Humaniora Bagi Pemerintah Daerah More Issue