Articles
1,338 Documents
Pemberdayaan Limbah Pertanian-Peternakan Dan Rumah Tangga Secara Terpadu Di Dusun Ngaglik Ngeposari Semanu Gunungkidul
Sutrisno Sutrisno
Prosiding Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat 2019: 6. Penanggulangan Bencana dan Pelestarian Lingkungan Hidup
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (385.709 KB)
|
DOI: 10.18196/ppm.26.544
Tujuan dari kegiatan ini adalah memberdayaan potensi limbah peternakan, pertanian dan limbahrumahtangga agar terbentuk pola keterpaduan dalam rangka perbaikan lingkungan dan peningkatankesejahteraan masyarakat. Masalah yang ditangani adalah petani masih banyak yang belummemanfaatkan limbah pertanian untuk pakan ternak dan limbah ternak untuk pertanian karena belummemiliki ketrampilan yang cukup. Kendala lain adalah ketersediaan bahan decomposer yang digunakanuntuk proses pemanfaatan tersebut, Pada satu sisi, limbah dari rumahtangga (sampah) termasuk sampahdari sisa pepohonan disekitar pemukiman juga belum dimanfaatkan secara optimal. Dalam program inidilakukan kegiatan pelatihan membuat decomposer, pelatihan pemanfaatan limbah pertanian untukpakan sapi, dan pemanfaatan sampah organic dari rumah tangga untuk pemupukan tanaman dihalaman rumah. Tanaman yang diujicobakan adalah Jambu Jamaika yang dalam jangka panjangdiharapkan menjadikan Dusun Ngaglik menjadi sentra buah-buahan unggulan dalam rangkapengembangan Desa Ngeposari sebagai Desa Wisata dan Budaya.
Pemanfaatan Sumber Air Tak Terpakai Untuk Kesejahteraan Masyarakat Di Dusun Brengosan, Kabupaten Sleman
Yashinta Farahsani;
Novi Caroko;
Harini Sosiati
Prosiding Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat 2019: 6. Penanggulangan Bencana dan Pelestarian Lingkungan Hidup
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (281.675 KB)
|
DOI: 10.18196/ppm.26.545
Program KKN PPM ini bertujuan untuk membentuk masyarakat yang mandiri dan sadar lingkungandalam memanfaatkan sumber daya alam yang ada di sekitarnya, serta meningkatkan kesejahteraanmasyarakat dalam peningkatan ekonomi dengan memanfaatkan hasil produksi domestik daerahtersebut. Program KKN PPM ini dilaksanakan di dusun Brengosan, Desa Donoharjo, KecamatanNgaglik, Kabupaten Sleman. Salah satu permasalahan yang muncul di dusun ini adalah terdapatsumber air yang belum dimanfaatkan secara maksimal oleh warga. Oleh sebab itu, target dalamprogram KKN PPM ini adalah pemberdayaan masyarakat dalam kegiatan pendistribusian air yangakan bermanfaat untuk mendukung kebutuhan pokok dan kebutuhan tambahan seperti mencuci,mandi, dan pemanfaatan yang lain. Demi mewujudkan hal ini, perlu adanya kerjasama antarapengurus dan masyarakat sehingga terbentuk komunikasi yang baik dan program kerja dapat berjalandengan baik dan efektif. Manfaat dari kegiatan ini di kemudian hari adalah masyarakat tidak lagikekurangan air saat musim kemarau. Metode yang digunakan untuk pelaksanaan program ini adalah1) sosialisasi kepada warga terkait program distribusi air dari sumber air, ke tower, lalu dialirkan kerumah-rumah warga, 2) memberikan pendampingan dalam proses pipanisasi. Untuk mengawaliprogram ini, tim KKN PPM membuat peta jalur pipa yang terhubung ke rumah-rumah warga. Setelahitu, program pipanisasi dalam dilakukan dan dapat dikembangkan sendiri oleh warga setelah programKKN PPN berakhir.
Pelatihan Penguatan Resiliensi Siswa Sekolah Menengah Atas Dalam Menghadapi Bencana Alam Pada SMAN 2 Kotaagung Kabupaten Tanggamus
Simon Sumanjoyo Hutagalung;
Meiliyana,;
Dewie Brima Atika
Prosiding Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat 2019: 6. Penanggulangan Bencana dan Pelestarian Lingkungan Hidup
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (347.172 KB)
|
DOI: 10.18196/ppm.26.546
Kabupaten Tanggamus merupakan salah satu daerah di Provinsi Lampung yang berlokasi padamorfologi pegunungan dan berbatasan langsung dengan lautan. Daerah ini merupakan daerahrawan bencana tsunami, gempa bumi dan bencana alam lainnya. Kegiatan pengabdian kepadamasyarakat dilakukan dengan sasaran adalah siswa –siswi SMA N 2 Kotaagung, KabupatenTanggamus sebanyak 32 orang. Metode pelatihan dilakukan dengan ceramah, diskusi,menonton film, dengan evaluasi dilakukan melalui pre dan post test. Hasilnya pelatihan inimampu meningkatkan resiliensi peserta dalam menghadapi bencana sebesar 33.6 persen.
Peningkatan Kesiapsiagaan Bencana Tsunami Bagi Remaja Di SMA N 2 Kotaagung Kabupaten Tanggamus
Rahayu Sulistiowati;
Nana Mulyana;
Rahayu sulistiowati;
Syamsul Maarif
Prosiding Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat 2019: 6. Penanggulangan Bencana dan Pelestarian Lingkungan Hidup
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (433.479 KB)
|
DOI: 10.18196/ppm.26.547
Bencana tsunami merupakan salah satu bencana alam yang terjadi akibat adanya fenomenagempa di lautan yang menyebabkan tingginya gelombang laut serta mampu merusak apapunyang ada di lingkungan sekitar. Faktor utama timbulnya banyak korban akibat bencanatsunami adalah kurangnya pengetahuan masyarakat tentang bencana dan kesiapan merekadalam mengantisipasi bencana. Sekolah merupakan salah satu media transformasi ilmupengetahuan yang paling efektif dalam menyerap dan mengaplikasikan pengetahuan kesiapanmenghadapi bencana dengan menggunakan metode yang tepat dan benar. Metode yangdilakukan yaitu simulasi bencana tsunami. Permasalahan yang terjadi pada mitra yaitu pertama,materi pembelajaran mengenai bencana tsunami pada pelajaran geografi hanya sebataspenyampaian materi saja, tidak ada simulasi mengenai hal-hal yang berkaitan dengankesiapsiagaan bencana tsunami. Kedua, kurangnya pengetahuan mengenai hal-hal yangberkaitan dengan kesiapsiagaan bencana tsunami. Ketiga, kurangnya sikap antisipasi terhadapbencana. Pengabdian ini memberikan solusi yaitu menyelenggarakan pelatihan kesiapsiagaanbencana tsunami dengan tujuan pertama, untuk membangun budaya keselamatan danketahanan khususnya pelajar SMAN 2 Kotaagung. Kedua, untuk membangun pengetahuanpelajar SMAN 2 Kotaagung mengenai hal-hal yang berkaitan dengan kesiapsiagaan bencanatsunami.Ketiga, untuk membangun sikap antisipasi terhadap bencana tsunami. SasaranPengabdian ini yaitu pelajar SMAN 2 Kotaagung Kabupaten Tanggamus.
Pemberdayaan Media Baru dalam Dakwah di Pimpinan Daerah Muhammadiyah (Pdm) Bantul
Rhafidilla Vebrynda
Prosiding Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat 2020: 10. Digitalisasi Dakwah Syiar Islam
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (790.396 KB)
|
DOI: 10.18196/ppm.310.548
Perkembangan teknologi dan kebutuhan akan digitalisasi saat ini semakin banyak. Sebagai majelis yang memiliki fungsi menyampaikan dakwah Muhammadiyah, majelis Tabligh PDM Bantul, memiliki tanggung jawab untuk menyampiakan dakwah sesuai dengan target peserta tanpa lupa mengikuti perkembangan zaman. PDM Bantul memiliki dai yang memadai namun dalam memenuhi target perkembangan teknologi, masih sangat kurang bahkan dikatakan belum memadai. Hal tersebut dikarenakan belum adanya sumber daya manusia yang mampu dan menguasai bidang teknologi komunikasi yang menyebabkan hambatan dalam mencapai target peserta terutama anak muda. Mengembangkan dakwah dengan lebih luas lagi adalah salah satu target dari PDM Bantul yang akan dibantu oleh pengusul dengan pengabdian berupa peningkatan kualitas sumber daya manusia PDM Bantul dalam membuat konten dakwah berupa video dan menyebarkan via youtube dan instagram. Kegiatan ini dilakukan dengan melaksanakan pelatihan intensif perekaman video sederhana dengan smartphone dan pelatihan editing video serta publikasi di youtube dan instagram. Kegiatan ini tidak hanya dalam rangka membuat konten saja, namun lebih kepada pemberdayaan sumber daya manusia di PDM Bantul, sehingga ke depannya dapat mengelola teknologi berupa pembuatan video pengelolaan media baru dalam berdakwah. Kegiatan pengabdian ini dalam bentuk pelatihan pembuatan video, edit video, dan publikasi di media sosial. Hasil kegiatan ini ternyata mendapatkan antusiasme dari sebagian peserta yang bersemangat membuat video, namun sisanya belum berkenan mempublikasikan kegiatan dakwahnya di sosial media. Hingga akhir kegiatan didaptkan 26 video konten dakwah yang telah dibuat. Untuk kegiatan perekaman dan editing serta pengelolaan sosial media sendiri, dibutuhkan tim khusus dari anak muda. Setelah kegiatan selesai, didaptkan dua anak muda yang ke depannya dapat dijadikan tim produksi video untuk membantu peserta dari majelis tabligh PDM Bantul dalam mempublikasikan konten dakwahnya.
Upaya Peningkatan Pemahaman Masyarakat Dalam Membina Dan Membentuk Karakter Remaja
Arif Humaini
Prosiding Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat 2019: 1. Pengembangan Pendidikan Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (402.007 KB)
|
DOI: 10.18196/ppm.21.549
Pembinaan terhadap anak yang sudah menginjak remaja memerlukan perhatian bagi orang tua. Semakinmaraknya kegiatan remaja yang mengarah kepada hal-hal negatif bahkan mengarah kepada kriminalseringkali kita dapatkan seperti tawuran, narkoba, perkelahian hingga berujung kepada pembunuhan,pergaulan bebas antara laki-laki dan perempuan, dan sebagainya. Kenakalan remaja tersebut acap kalidisebabkan oleh permasalahan kehidupan mereka dalam keluarga. Keluarga yang merupakanmasyarakat atau lingkungan paling terdekat bagi seorang anak harus mampu memberikan pengaruhpositif dan arahan terhadap anak. Meskipun usia anak sudah remaja, perhatian dan arahan darikeluarga tetap lah dibutuhkan. Oleh karena itu, diperlukan pemberian wawasan bagi masyarakattentang tata cara pembinaan konseling yang ideal dilakukan bagi anak remaja. Bagaimana pendekatanyang tepat dilakukan khususnya oleh para orang tua dan masyarakat terhadap anak yang sudahmenginjak usia remaja, tentunya butuh pendekatan khusus dengan melihat pada perkembanganpsikologisnya. Pengetahuan dan wawasan yang luas dalam tata cara pembinaan dan pendidikan anakdi usia remaja akan memberikan pengembangan diri terhadap kualitas masyarakat dan keluarga didalam menyikapi perilaku dan kehidupan remaja yang mana pada usia tersebut merupakan masa transisidan pencarian jati diri bagi seorang anak. Pemberian wawasan dilakukan melalui kegiatan penyuluhan,selain penyuluhan terhadap keluarga program penyuluhan konseling bagi anak remaja ini juga diberikankepada anak itu sendiri, dengan memberikan pengetahuan dan wawasan terhadap perkembangankehidupan remaja saat ini. Karena sangat dimungkinkan kenakalan remaja yang ada dipengaruhi olehketidakpahaman mereka terhadap dampak dari apa yang telah dilakukan baik dilihat dari segi agamaterlebih lagi tindakan hukum yang berlaku. Kegiatan penyuluhan dilakukan bekerjasama dengan pihakkepolisian setempat. Diawali dengan pemberian wawasan pengetahuan tentang pendidikan remaja inikemudian terbentuk suatu wadah atau perkumpulan remaja yang bisa menjadi tempat pembinaankonseling bagi remaja, yang dalam kegiatannya bisa memberikan aktifitas keremajaan danpendampingan terhadap permasalahan yang dihadapi remaja.
Meningkatkan Peran Pengurus Perpustakaan Sebagai Agen Baca Masyarakat Melalui Kencan Baca
Evi Puspitasari;
Maryam Sorohiti
Prosiding Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat 2019: 1. Pengembangan Pendidikan Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (404.702 KB)
|
DOI: 10.18196/ppm.21.550
Kencan Baca merupakan program yang diadakan oleh tim Abdimas Universitas MuhammadiyahYogyakarta untuk mengatasi masalah yang dihadapi perpustakaan Masjid Gedhe Kauman Yogyakartaterkait dengan minat baca dan rasa percaya diri dalam menjalankan peran sebagai agen bacamasyarakat. Pada prakteknya, prinsip-prinsip membaca ekstensif yang menekankan membaca untukkesenangan dikombinasikan dengan sosio kultural masyarakat Indonesia menjadi dasar pertimbanganuntuk membuat Kencan Baca. Program dimulai dengan sosialisasi untuk menarik peserta mengikutiprogram, kemudian insisiasi atau pembekalan kepada peserta, minggu baca, gathering, dan Open Mic.Dari hasil interview, kuesioner dan analisis dokumen, diketahui bahwa 18 orang dari 45 peserta, dapatbertahan secara konsisten mengikuti program sampai akhir. 18 peserta tersebut mengakui bahwa sejakmengikuti Kencan Baca selama lima minggu, mereka mulai rutin membaca dan sudah mulai terbiasadengan kegiatan tersebut. Meskipun demikian, mereka juga mengakui bahwa mereka merasa terbebanidengan tugas mingguannya. Selanjutnya, ada 11 peserta yang ingin mengadakan program Kencan Bacasecara mandiri di lingkungan mereka dan 3 orang peserta yang tetap melanjutkan Minggu Bacameskipun program sudah usai. Dapat disimpulkan bahwa meskipun terjadi peluruhan, program KencanBaca cukup berhasil untuk membentuk kebiasaan membaca pada diri pengurus dan sukarelawanPerpustakaan Masjid Gedhe Kauman.
Pengembangan Buku Cerita Anak Dwibahasa Untuk Meningkatkan Motivasi Pembelajaran Bahasa Inggris Dan Character-Building
Puput Arfiandhani;
Ika Wahyuni Lestari
Prosiding Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat 2019: 1. Pengembangan Pendidikan Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (302.855 KB)
|
DOI: 10.18196/ppm.21.551
Berdasarkan survei PISA (2015), Indonesia menduduki peringkat bawah di bidang literasi. Oleh karenaitu, perlu upaya dari berbagai pihak untuk meningkatkan budaya literasi di masyarakat Indonesia.Program pengabdian masyarakat ini bertujuan mengembangkan buku cerita anak dwibahasa, Aisyahdan Ahmad. Selain ditujukan untuk menambah khasanah literasi di Indonesia, pengembangan bukucerita anak dwibahasa ini juga bertujuan untuk meningkatkan motivasi belajar Bahasa Inggris siswa.Di samping itu, tema buku yang mengangkat nilai kejujuran juga bertujuan agar buku cerita anak inidapat menjadi sarana pendidikan karakter untuk anak-anak kaum marjinal. Menyasar adik-adik pantiasuhan, khususnya di Panti Asuhan Mustika Tama dan Panti Asuhan Abdul Alim, program inidilaksanakan sebanyak 12 kali pertemuan di kedua panti asuhan tersebut. Dari hasil pretest dan posttestserta observasi selama pendampingan, diketahui bahwa program kemitraan masyarakat ini berdampakpositif bagi peningkatan motivasi dan pendidikan karakter siswa.
Pengembangan Panduan Thaharah Dan Shalat Menurut Majelis Tarjih Dan Tajdid Muhammadiyah Berbasis Tik Di Panti Asuhan Asy-Syifa’ Muhammadiyah Bambanglipuro Bantul
Chusnul Azhar;
Aprilia Kurnianti
Prosiding Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat 2019: 1. Pengembangan Pendidikan Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (294.802 KB)
|
DOI: 10.18196/ppm.21.552
Salah satu tujuan dibentuknya Majelis Tarjih dan Tajdid di persyarikatan Muhammadiyah adalah agarpemahaman dan praktik ibadah seluruh warga Muhammadiyah sesuai dengan al-Quran dan as-Sunnahal-Maqbulah serta memiliki kesamaan bagi seluruh warga Muhammadiyah yang berdomosili dimanapun.Dalam pengambilan hukumnya di ranah ibadah, diterapkanlah tajrid atau pemurnian, yaitu pengambilan kesimpulan hukum yang harus betul-betul berdasarkan nas al-Qur’an dan as-Sunnah al-Makbulah (hadis yang diindikasi dari Nabi Muhammad saw.). Konsep pengambilan hukum yang demikian didasarkan pada kaidah dalam ilmu Ushul Fiqh yang menyatakan bahwa “Hukum asalibadah adalah haram, hingga ada nas yang memerintahkan”. Dengan demikian, ranah ibadah adalahpermasalahan yang sudah rinci aturannya dan tidak boleh ditambah atau pun dikurangi. Dalamprogram pengabdian pada masyarakat ini, dilakukan pengembangan panduan tata cara ibadah praktisyang berkaitan dengan praktik ibadah sehari-hari tentang thaharah dan shalat sesuai dengan HimpunanPutusan Tarjih Muhammadiyah berbasis TIK di Panti Asuhan Asy-Syifa’ MuhammadiyahBambanglipuro yang merupakan salah satu Amal Usaha Muhammadiyah yang dikelola langsung olehPimpinan Daerah Muhammadiyah Kabupaten Bantul dalam bentuk menyusun media pembelajarandengan video dan power point dengan kontain foto gerakan, bacaan do’a, dan dalil yang menjadi dasargerakan dan bacaan do’a tersebut agar pembelajaran ibadah lebih efektif dan efisien.
Peningkatan Minat Dan Pembekalan Bahasa Inggris Bagi Siswa Sekolah Dasar Melalui Fun English Club
Puput Arfiandhani;
Ika Wahyuni Lestari
Prosiding Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat 2019: 1. Pengembangan Pendidikan Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (361.51 KB)
|
DOI: 10.18196/ppm.21.553
Berdasarkan survei PISA (2015), Indonesia menduduki peringkat bawah di bidang literasi. Oleh karenaitu, perlu upaya dari berbagai pihak untuk meningkatkan budaya literasi di masyarakat Indonesia.Program pengabdian masyarakat ini bertujuan mengembangkan buku cerita anak dwibahasa, Aisyahdan Ahmad. Selain ditujukan untuk menambah khasanah literasi di Indonesia, pengembangan bukucerita anak dwibahasa ini juga bertujuan untuk meningkatkan motivasi belajar Bahasa Inggris siswa.Di samping itu, tema buku yang mengangkat nilai kejujuran juga bertujuan agar buku cerita anak inidapat menjadi sarana pendidikan karakter untuk anak-anak kaum marjinal. Menyasar adik-adik pantiasuhan, khususnya di Panti Asuhan dan Abdul Alim, program ini berdampak positif bagi peningkatanmotivasi dan pendidikan karakter siswa.