cover
Contact Name
Nyokro Mukti Wijaya
Contact Email
nyokromw@fkip.unila.ac.id
Phone
085809937263
Journal Mail Official
jurnalpenelitiangeografi@fkip.unila.ac.id
Editorial Address
Jl. Soemantri Brojonegoro No. 1
Location
Kota bandar lampung,
Lampung
INDONESIA
Jurnal Penelitian Geografi (JPG)
Published by Universitas Lampung
ISSN : 23020032     EISSN : 2746248X     DOI : http://doi.org/10.23960/jpg
Jurnal Penelitian Geografi merupakan jurnal yang diterbitkan oleh Program Studi Pendidikan Geografi Jurusan Ilmu Pengetahuan Sosial Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Lampung. Jurnal ini berisikan kumpulan karya ilmiah dalam bentuk artikel baik berupa skripsi, tesis, ataupun disertasi, serta hasil-hasil penelitian lain yang berhubungan dengan kajian pendidikan geografi dan geografi.
Articles 642 Documents
NILAI NILAI KECAKAPAN HIDUP ETNIS BUGIS PERANTAUAN DI KOTAKARANG BANDAR LAMPUNG Pargito, Pargito
Jurnal Penelitian Geografi (JPG) Vol 9, No 2 (2021): Jurnal Penelitian Geografi (JPG)
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jpg.v9i2.21341

Abstract

Penelitian ini memberikan gambaran tentang nilai nilai kecakapan hidup etnis bugis perantauan di kota karang Bandar lampung. Tema ini diangkat dari pemikiran kuatnya tradisi dan pendidikan masyarakat bugis sebagai masyarakat nelayan yang tersebar dan berkembang di berbagai daerah serta adanya perkembangan perubahan global. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif jenis ethnografis dengan sasaran masyarakat etnis bugis perantauan di kota karang bandarlampung. Data dikumpulkan dengan observasi, wawancara dan dokumen, serta FGD. Analisis data dilakukan dengan analisis interaktif model Hubermans. Hasil ditemukan bahwa nilai nilai kecakapan hidup etnis bugis perantau di kotakarang bandar lampung masih mempertahankan tradisi leluhur etnis bugis di Makasar Sulawesi selatan. Nilai nilai kecakapan hidup enis bugis diantaranya tentang kepemimpinan, rasa pengabdian, jujur, bekerja keras, gotongroyong, dan tenggang rasa. Kata Kunci: Etnis Bugis, Kecakapan hidup, Perantauan DOI: http://dx.doi.org/10.23960/jpg.v9.i2.21341Full Text:PDF ReferencesAbidin, A. Zaenal.1983. Persepsi Orang Bugis Makasar Tentang Hukum, Negara dan Dunia Luar. Bandung.Alumni Bandung.Basrowi dan Suwandi. 2008. Memahami Penelitian Kualitatif. Jakarta. RinekaCipta.1982. Sistem Kesatuan Hidup Setempat Daerah Sulawesi Selatan. Jakarta. Depdikbud.Fitriyah, Laila. 2006. Stratifikasi Sosial dan Hubungan Kerja Nelayan Desa Jatimalang Kecamatan Purwodadi Kabupaten Purworejo. Yogyakarta. UGM.Hafid, Muh. Yunus, dkk.1996. Pola Pemukiman dan Kehidupan Sosial Ekonomi Masyarakat Bajau Daerah Sulawesi Selatan. Ujung pandang-Sulawesi Selatan. Depdikbud.Irawan, Rudi. 2004. (Skripsi) Bagang: Sistem Sosial Punggawa-Sawi Etnis Bugis pada Masyarakat Nelayan di Kelurahan Kota Karang Kecamatan Teluk Betung Barat Kota Bandar Lampung. Lampung. FKIP Unila.Kusnadi. 2002. Konflik Sosial Nelayan; Kemiskinan Dan Perebutan Sumber Daya Perikanan. Yogyakarta. LKIS Yogyakarta.Monografi Kelurahan Kota Karang. Maret 2003. Bandar Lampung.Paeni, Mukhlis, dkk. 1995. Sejarah Kebudayaan Sulawesi Selatan. Jakarta. Depdikbud.Rex, Jhon.1985. Analisa Sistem Sosial. Bina Aksara. Jakarta.Susilo, Edi. 2010. Dinamika, Struktur Sosial Dalam Ekosistem Pesisir. Malang. UB PressThontowi, Jawahir. 2007. Hukum, Kekerasan dan Kearifan Lokal Penyelesaian Sengketa di Sulawesi Selatan. Yogyakarta. Pustaka Fahima.Usman, Sunyoto. 2004. Sosiologi; Sejarah, Teori dan Metodologi. Yogyakarta. Center for Indonesian Research and Development [CIReD]. Cetakan Pertama.Wahyono, Ary, dkk. 2000. Pemberdayaan Masyarakat Nelayan. Yogyakarta. Media Pressindo.Warsito, Rukmadi, dkk. 1984. Transmigrasi; Dari Daerah Asal sampai Benturan Budaya di Tempat Pemukiman. CV. Rajawali.
Pengaruh Belajar Kelompok Melalui Inkuiri Terhadap Hasil Belajar Kelas XI SMAN 13 Bandar Lampung Pertama, Selly Septi; Jaya, M. Thoha B.S.; Sudarmi, Sudarmi
Jurnal Penelitian Geografi (JPG) Vol 8, No 1 (2020): Jurnal Penelitian Geografi (JPG)
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jpg.v8i1.18643

Abstract

The object of this research is to find out and analyze (1) the differences between the students who used cooperative learning inquiry as a learning model and used conventional model as a learning model. (2) the influence of using inquiry learning model to the students learning result in geography subject. This research used quasy experimental method which compared the learning results before and after the learning model was being applied. The data of this research were analyzed by using t-test and simple linear regression. The result of this research proved that the experiment class had a higher score then the control class, and inquiry learning method was affected the results.  Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis (1) perbedaan hasil belajar siswa yang menggunakan model pembelajaran inkuiri dengan hasil belajar siswa yang menggunakan pembelajaran konvensional (2) pengaruh aktivitas belajar melalui model pembelajaran inkuiri terhadap hasil belajar siswa pada mata pelajaran geografi. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen semu yaitu metode yang membandingkan hasil belajar dengan pemberian perlakuan pada suatu objek. Data dianalisis menggunakan uji t-tes dan regresi linier sederhana. Hasil penelitian membuktikan bahwa dimana kelas eksperimen lebih tinggi rata-rata hasil belajarnya dari kelas kontrol, dan ada pengaruh model pembelajaran inkuiri terhadap hasil belajar siswa pada mata pelajaran geografi.Kata kunci: aktivitas belajar, hasil belajar, model inkuiri
Pengaruh Penerapan Model Pembelajaran SFAE Terhadap Hasil Belajar Geografi Di MAN 1 Bandar Lampung Syah, Nurul Indah; Pargito, Pargito; BS Jaya, Muhammad Thoha
Jurnal Penelitian Geografi (JPG) Vol 9, No 1 (2021): Jurnal Penelitian Geografi (JPG)
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jpg.v9i1.19927

Abstract

This research is aimed at analyzing the difference between the in the results of learning achiement X IPS 3 students using the SFAE learning model with the results of learning achiement X IPS 4 students using conventional learning, (2) the effect of using the SFAE learning model the learning outcomes of class X IPS 3 on geography in MAN 1 Bandar Lampung. This study uses a quasi-experimental method. Analysis data techniques that used in this research were t test and effect size. The results showed that (1) there were difference in the results of learning achiement X IPS 3 students using SFAE learning models with the results of learning achiement X IPS 4 students using conventional learning, (2) there was the influence of using the SFAE learning model the learning outcomes of class X IPS 3 on geography in MAN 1 Bandar Lampung.Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis (1) perbedaan hasil belajar siswa kelas X IPS 3 yang menggunakan model pembelajaran SFAE dengan hasil belajar siswa kelas X IPS 4 yang menggunakan pembelajaran konvensional, (2) pengaruh penggunaan model pembelajaran SFAE terhadap hasil belajar kelas X IPS 3 pada mata pelajaran geografi di MAN 1 Bandar Lampung. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen semu. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas X IPS 3 dan kelas X IPS 4. Teknik analisis data yang digunakan adalah uji t dan uji efek. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) ada perbedaan hasil belajar siswa kelas X IPS 3 yang menggunakan model pembelajaran SFAE dengan hasil belajar  siswa kelas X IPS 4 yang menggunakan pembelajaran konvensional, (2) ada pengaruh penggunaan model pembelajaran SFAE terhadap hasil belajar kelas X IPS 3 pada mata pelajaran geografi di MAN 1 Bandar Lampung.Kata kunci: pengaruh, model student facilitator and explaining, hasil belajar.
Design of Educational Facility Service Standards in Indonesia (Case: Junior High School in Lampung Province) Sri Utami, Rahma Kurnia; Sudarmi, Sudarmi; Afriansyah, Rafif; Akbar, M Satria
Jurnal Penelitian Geografi (JPG) Vol 12, No 2 (2024): Jurnal Penelitian Geografi (JPG)
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jpg.v12i2.31371

Abstract

The educational facility standards in Indonesia do not meet regional needs. A strategic design aligned with regional demographics is necessary. This research aims to create verified standardized designs for educational facility services. The research uses quantitative methods with formal schools at junior high school level in Lampung Province as the research object. The research uses documentation data with secondary data analysis techniques and descriptive statistics. The research results denote (1) educational services condition facilitated by the government in Lampung Province for junior high school level according to Ministry of Education criteria is 16.20%, while according to BSN criteria is 38.87%. The amount of junior high school level standard, both according to Permendiknas and BSN criteria, is stated undersupply. (2) The standard design used is Utami version (2023), modified according to Ministry of Education and BSN criteria, using threshold changes and number of school-age population. The design is equipped with school type criteria: type A, B, and C. (3) Implementation results indicate that if the government maximizes the junior high school facilities with type A relatively then it can be declared as capable of meeting the standard needs for the number of schools, even without the involvement of private schools. Keyword: Educational facility; Service standards; Design; Junior high school; Lampung province
KELAYAKAN KAWASAN PANTAI LHOK PUUK KECAMATAN SEUNUDDON KABUPATEN ACEH UTARA SEBAGAI DESTINASI WISATA ALAM Mastura, Cut Yenni; Desfandi, Mirza; Gadeng, Ahmad Nubli
Jurnal Penelitian Geografi (JPG) Vol 11, No 1 (2023): Jurnal Penelitian Geografi (JPG)
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jpg.v11i1.27114

Abstract

Kawasan Pantai Lhok Puuk merupakan salah satu kawasan objek wisata pantai yang terletak di Kecamatan Seunuddon Kabupaten Aceh Utara. Semenjak masyarakat mulai membangun objek wisata pantai, jumlah pengunjung mulai mengalami peningkatan, bahkan pengunjung yang datang tidak hanya dari dalam kabupaten melainkan juga dari luar kabupaten. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah bagaimana kelayakan kawasan Pantai Lhok Puuk sebagai destinasi wisata alam. Tujuan penelitian untuk mengetahui kelayakan kawasan Pantai Lhok Puuk sebagai destinasi wisata alam. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Populasi yang digunakan adalah populasi wilayah dan populasi manusia.Teknik pengumpulan data terdiri dari studi literatur, observasi dan angket. Hasil penelitian ini adalah kawasan Pantai Lhok Puuk termasuk dalam kategori layak sebagai destinasi wisata alam. Hal ini didasarkan pada hasil penjumlahan skor kriteria penilaian daya tarik, aksesibilitas, akomodasi dan sarana prasarana yang terdapat di kawasan Pantai Lhok Puuk. Kata Kunci: Kelayakan, Destinasi Wisata, Pantai Lhok Puuk, Aceh Utara DOI: http://dx.doi.org/10.23960/jpg.v11.i1.27114
Pemetaan Kawasan Rawan Longsor Menggunakan Sistem Informasi Geografi (SIG) Berbasis Komunitas di Desa Kebonagung Kecamatan Sawahan Kabupaten Nganjuk Rahmawati, Lenny Pratiwi
Jurnal Penelitian Geografi (JPG) Vol 12, No 1 (2024): Jurnal Penelitian Geografi (JPG)
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jpg.v12i1.28561

Abstract

Desa Kebonagung termasuk dalam kawasan dataran tinggi dengan ancaman bencana tanah longsor. Kejadian tanah longsor menimbulkan berbagai kerugian mulai dari kerugian material, kerusakan lingkungan, terhambatnya aktivitas warga, dan bahkan korban jiwa. Untuk mengurangi kerugian tersebut, dilakukan pemetaan terhadap kawasan rawan longsor. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kawasan di Desa Kebonagung yang rawan terjadi longsor. Selain itu, penelitian ini juga dapat menjadi informasi, serta bahan belajar bagi masyarakat untuk melakukan mitigasi bencana. Pemetaan dilakukan dengan memanfaatkan Sistem Informasi Geografi (SIG) dengan metode pembobotan. Pendekatan penelitian juga melibatkan partisipasi masyarakat dalam proses penggalian data melalui wawancara, plotting, validasi, dan Focus Group Discussion (FGD). Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat tiga kelas kerawanan longsor di Desa Kebonagung, yakni rendah, sedang, dan tinggi. Daerah rendah kebanyakan berada di bagian utara Desa Kebonagung, sedangkan daerah sedang kebanyakan berada di selatan. Adapun kawasan dengan potensi longsor yang tinggi hanya di titik dekat dengan Desa Kweden. Kata Kunci: Pemetaan, Longsor, Partisipasi masyarakat 
PROFIL KEMAMPUAN MENGAJAR GURU GEOGRAFI BERDASARKAN STANDAR PROSES Sari, Lisa Retno; Pargito, Pargito; Widodo, Sugeng
Jurnal Penelitian Geografi (JPG) Vol 9, No 1 (2021): Jurnal Penelitian Geografi (JPG)
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jpg.v9i1.2398

Abstract

The purposes of this research are to know the (1) the ability of planning lesson, (2) the ability of implementing lesson, (3) the assessment of learning result of the geography teacher based on standard process in  public and private senior high school in the Metro City school year 2012-2013. The method used in this research is descriptive method, and the population is the whole of geography teacher at Public and private senior high school in the Metro City of 25 teachers. The instruments of data collection are questionnaire and documentation. Technique of data analysis used independent sample T test. The results of this research indicate that there are differences of geography teachers’ ability to plan learning process, implement learning procces and ability in assesment of learning result at Public and Private senior high school in the Metro City school year in academic year 2012-2013.Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui (1) kemampuan perencanaan pembelajaran, (2) kemampuan pelaksanakan pembelajaran, (3) kemampuan penilaian hasil belajar  guru geografi berdasarkan standar proses pada SMA Negeri dan SMA Swasta di Kota Metro Tahun Ajaran 2012-2013. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode deskriptif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh guru geografi pada SMA Negeri dan SMA Swasta di Kota Metro yang berjumlah 25 orang guru. Alat pengumpulan data yang digunakan adalah teknik kuesioner dan teknik dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan uji independent sample T test. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat perbedaan guru geografi dalam kemampuan perencanakan proses pembelajaran, pelaksanaan proses pembelajaran dan  penilaian hasil belajar guru geografi pada SMA Negeri dan SMA Swasta di Kota Metro Tahun Ajaran 2012-2013.Kata kunci: geografi, guru, mengajar, profil, standar proses.
Persepsi Wisatawan Terhadap Obyek Wisata Pantai Tirtayasa Desa Way Tataan Kecamatan Teluk Betung Timur Yulia, Devi; Asyik, Buchori; Zulkarnain, Zulkarnain
Jurnal Penelitian Geografi (JPG) Vol 8, No 2 (2020): Jurnal Penelitian Geografi (JPG)
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jpg.v8i2.19722

Abstract

The research purpose was to obtain the information about tourists' perceptions of Tirtayasa Beach Tourism Objects. This research uses a descriptive method. The population in this study was tourists visiting Tirtayasa Beach Tourism Object. The method of determining the sample in this study was accidental sampling of 30 respondents. Data collection techniques carried out by observation, interviews, questionnaires and documentation. Data analysis technique is percentage analysis. The results showed that: (1) tourists' perceptions of the attractiveness of Tirtayasa Beach are not attractive compared to other attractions in Lampung Bay. (2) tourists stated that Tirtayasa Beach Tourism Object facilities are incomplete and not maintained. (3) tourists said the security situation of Tirtayasa Beach Tourism Object is not safe. (4) promotion and information of Tirtayasa Beach Tourism Object is not optimal. (5) Tirtayasa Beach Tourism Object cannot compete with other tourism objects in Lampung Bay with the current condition.Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan informasi mengenai persepsi wisatawan terhadap Obyek Wisata Pantai Tirtayasa. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif. Populasi pada penelitian ini adalah wisatawan yang berkunjung ke Obyek Wisata Pantai Tirtayasa. Metode penentuan sampel dalam penelitian ini adalah accidental sampling sebanyak 30 responden. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi, wawancara, kuesioner dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan analisis persentase. Hasil penelitian menunjukan bahwa: (1) persepsi wisatawan mengenai daya tarik Pantai Tirtayasa tidak menarik dibandingkan dengan obyek wisata lain yang ada di Teluk Lampung. (2) wisatawan menyatakan bahwa fasilitas Obyek Wisata Pantai Tirtayasa tidak lengkap dan tidak terawat. (3) wisatawan keadaan keamanan Obyek Wisata Pantai Tirtayasa tidak aman bagi wisatawan. (4) promosi dan informasi Obyek Wisata Pantai Tirtayasa kurang optimal (5) Obyek Wisata Pantai Tirtayasa kalah bersaing dengan obyek wisata Teluk Lampung dengan keadaan saat ini.Kata kunci: persepsi, wisatawan, pantai tirtayasa
Simulasi Hujan Lebat Pemicu Banjir Bandang Di Sub Das Sumbergunung Kota Batu Menggunakan Model WRF-ARW Skema Kessler Kain Fritsch Pratama, Ilham Diki; Nurjani, Emilya; Sekaranom, Andung Bayu
Jurnal Penelitian Geografi (JPG) Vol 11, No 2 (2023): Jurnal Penelitian Geografi (JPG)
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jpg.v11i2.27701

Abstract

Peristiwa banjir bandang dipicu oleh curah hujan lebat. Dampak banjir bandang di Kota Batu tanggal 4 November 2021 mengakibatkan kerusakan harta benda, lahan pertanian, hancurnya permukiman masyarakat, matinya hewan ternak dan hilangnya nyawa manusia. Penelitian ini dilakukan di Sub DAS Sumbergunung Kota Batu, Jawa Timur dengan menggunakan model WRF-ARW skema mikrofisika Kessler dan skema cumulus Kain Fritsch. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data GFS pada tanggal 30 Oktober 2021 dengan resolusi 0,25ox0,250 yang digunakan untuk memprediksi kejadian hujan hingga pada tanggal 4 November 2021.Verfikasi model dilakukan dengan menggunakan tabel kontingensi dan verifikasi menggunakan batas toleransi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa model ini mampu memprediksi kejadaian hujan dan tidak hujan dengan sangat baik. Akan tetapi model ini belum cukup baik dalam memprediksi ketebalan hujan hingga pada tanggal 4 November 2021. Meskipun demikian, model ini mampu memprediksi hujan hingga 2 hari kedepan yakni hingga tanggal 1 November 2021. Kata kunci: banjir bandang; kota batu; parameterisasi; sub das sumbergunung; WRF-ARW DOI: http://dx.doi.org/10.23960/jpg.v11.i2.27701
DESKRIPSI KONDISI SOSIAL EKONOMI DAN DEMOGRAFI PASANGAN USIA SUBUR MUDA PARITAS RENDAH (PUSMUPAR) DI KAMPUNG KB Bramantio, Bimo; Trisnaningsih, Trisnaningsih; Widodo, Sugeng; Asyik, Buchori
Jurnal Penelitian Geografi (JPG) Vol 10, No 1 (2022): Jurnal Penelitian Geografi (JPG)
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jpg.v10i1.22643

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan kondisi sosial ekonomi dan demografi pasangan usia subur muda paritas rendah (PUSMUPAR). Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif eksploratif. Populasi pada penelitian ini adalah wanita PUSMUPAR unmet need KB yang berjumlah 178 dengan sampel sebanyak 64 wanita yang tersebar di 3 lingkungan dan diperoleh dengan proportional random sampling. Data dikumpulkan dengan wawancara terstruktur yang di pandu oleh kuesioner. Analisis data menggunakan tabel persentase. Hasil penelitian menunjukan bahwa 1) 51,56% wanita PUSMUPAR memiliki pengetahuan KB yang baik, 2) sebagian besar wanita PUSMUPAR memiliki persepsi yang negatif dan memilih tidak menyetujui empat dari lima pernyataan mengenai persepsi pada kuesioner, 3) Wanita PUSMUPAR memiliki usia ≤ 35 tahun menjadi faktor penyebab terjadinya unmet need KB, 4) tingkat pendidikan wanita PUSMUPAR sebesar 56,25% memiliki tingkat pendidikan menengah, 5) 65,62% wanita PUSMUPAR tidak memperoleh dukungan suami terkait dengan penggunaan alat kontrasepsi, 6) tingkat pendapatan wanita PUSMUPAR sebagian besar tergolong memiliki pendapatan rendah yaitu sebesar 81,25%, 7) 89,06% wanita PUSMUPAR tidak menggunakan alat kontrasepsi dikarenakan efek samping. Kata Kunci: Keluarga Berencana, Pasangan Usia Subur Paritas Rendah, Unmet Need KB. DOI: http://dx.doi.org/10.23960/jpg.v10.i1.22643

Filter by Year

2013 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 13 No 2 (2025): Jurnal Penelitian Geografi (JPG) Vol 13 No 1 (2025): Jurnal Penelitian Geografi (JPG) Vol 12, No 2 (2024): Jurnal Penelitian Geografi (JPG) Vol 12, No 1 (2024): Jurnal Penelitian Geografi (JPG) Vol 11, No 2 (2023): Jurnal Penelitian Geografi (JPG) Vol 11, No 1 (2023): Jurnal Penelitian Geografi (JPG) Vol 10, No 2 (2022): Jurnal Penelitian Geografi (JPG) Vol 10, No 1 (2022): Jurnal Penelitian Geografi (JPG) Vol 1, No 1 (2022): Jurnal Penelitian Geografi (JPG) Vol 9, No 2 (2021): Jurnal Penelitian Geografi (JPG) Vol 9, No 1 (2021): Jurnal Penelitian Geografi (JPG) Vol 8, No 2 (2020): Jurnal Penelitian Geografi (JPG) Vol 8, No 1 (2020): Jurnal Penelitian Geografi (JPG) Vol 7, No 6 (2019): Jurnal Penelitian Geografi (JPG) Vol 7, No 5 (2019): Jurnal Penelitian Geografi (JPG) Vol 7, No 4 (2019): Jurnal Penelitian Geografi (JPG) Vol 7, No 3 (2019): Jurnal Penelitian Geografi (JPG) Vol 7, No 2 (2019): Jurnal Penelitian Geografi (JPG) Vol 7, No 1 (2019): Jurnal Penelitian Geografi (JPG) Vol 6, No 6 (2018): Jurnal Penelitian Geografi (JPG) Vol 6, No 5 (2018): Jurnal Penelitian Geografi (JPG) Vol 6, No 4 (2018): Jurnal Penelitian Geografi (JPG) Vol 6, No 3 (2018): Jurnal Penelitian Geografi (JPG) Vol 6, No 2 (2018): Jurnal Penelitian Geografi (JPG) Vol 6, No 1 (2018): Jurnal Penelitian Geografi (JPG) Vol 5, No 6 (2017): Jurnal Penelitian Geografi (JPG) Vol 5, No 5 (2017): Jurnal Penelitian Geografi (JPG) Vol 5, No 4 (2017): Jurnal Penelitian Geografi (JPG) Vol 5, No 3 (2017): Jurnal Penelitian Geografi (JPG) Vol 5, No 2 (2017): Jurnal Penelitian Geografi (JPG) Vol 5, No 1 (2017): Jurnal Penelitian Geografi (JPG) Vol 4, No 6 (2016): Jurnal Penelitian Geografi (JPG) Vol 4, No 5 (2016): Jurnal Penelitian Geografi (JPG) Vol 4, No 4 (2016): Jurnal Penelitian Geografi (JPG) Vol 4, No 3 (2016): Jurnal Penelitian Geografi (JPG) Vol 4, No 2 (2016): Jurnal Penelitian Geografi (JPG) Vol 4, No 1 (2016): Jurnal Penelitian Geografi (JPG) Vol 3, No 6 (2015): Jurnal Penelitian Geografi (JPG) Vol 3, No 5 (2015): Jurnal Penelitian Geografi (JPG) Vol 3, No 4 (2015): Jurnal Penelitian Geografi (JPG) Vol 3, No 3 (2015): Jurnal Penelitian Geografi (JPG) Vol 3, No 2 (2015): Jurnal Penelitian Geografi (JPG) Vol 3, No 1 (2015): Jurnal Penelitian Geografi (JPG) Vol 2, No 6 (2014): Jurnal Penelitian Geografi (JPG) Vol 2, No 5 (2014): Jurnal Penelitian Geografi (JPG) Vol 2, No 4 (2014): Jurnal Penelitian Geografi (JPG) Vol 2, No 3 (2014): Jurnal Penelitian Geografi (JPG) Vol 2, No 2 (2014): Jurnal Penelitian Geografi (JPG) Vol 2, No 1 (2014): Jurnal Penelitian Geografi (JPG) Vol 1, No 6 (2013): Jurnal Penelitian Geografi (JPG) Vol 1, No 5 (2013): Jurnal Penelitian Geografi (JPG) Vol 1, No 4 (2013): Jurnal Penelitian Geografi (JPG) Vol 1, No 3 (2013): Jurnal Penelitian Geografi (JPG) Vol 1, No 2 (2013): Jurnal Penelitian Geografi (JPG) Vol 1, No 1 (2013): Jurnal Penelitian Geografi (JPG) More Issue