cover
Contact Name
Muhtar Mochamad Solihin
Contact Email
muhtarsolihin@uinjkt.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jpa.bpi@uinjkt.ac.id
Editorial Address
Lt 3 Gedung Fak. Dakwah dan Ilmu Komunikasi Jl. Ir. H. Juanda No. 95 Ciputat Timur, Kota Tangerang Selatan, Banten 15412
Location
Kota tangerang selatan,
Banten
INDONESIA
Jurnal Penyuluhan Agama
ISSN : 28280121     EISSN : 2828013X     DOI : https://doi.org/10.15408/jpa
Focus This journal focused on religion extention the results of field research, the results of literature reviews (critical/literature review), as well as the results of community development activities and/or social religion extention carried out by individuals and/or groups of researchers, practitioners and academics (students and/or lecturers) Jurnal ini berfokus pada penyuluhan agama hasil penelitian lapangan, hasil kajian pustaka (kritis/review literatur), serta hasil kegiatan pemberdayaan masyarakat dan/atau penyuluhan sosial keagamaan yang dilakukan oleh individu dan/atau kelompok peneliti, praktisi dan akademisi (mahasiswa dan/atau dosen) Scope Religion Guidance | Spiritual Guidance | Religion Extension | Social Extension | Community Development Extension | Non-Formal Education | Behavior Change Communication | Community Empowerment/ Development | Community Intervention | Islam and Mental Health | Gender and Development Studies Bimbingan Agama | Bimbingan Spiritual | Penyuluhan Agama | Penyuluhan Sosial | Penyuluhan Pembangunan Masyarakat | Pendidikan Non Formal | Komunikasi Perubahan Perilaku | Pemberdayaan/ Pengembangan Masyarakat | Intervensi Komunitas | Islam dan Kesehatan Mental | Kajian Gender dan Pembangunan
Articles 140 Documents
Pengaruh Bimbingan Agama Terhadap Motivasi Beribadah Mahdah Anak Punk di Yayasan Laskar Berani Hijrah Depok Jawa Barat Hasanah, Hasanah; Negoro, Noor Bekti
Jurnal Penyuluhan Agama Jurnal Penyuluhan Agama | Vol. 8 No. 1, 2021
Publisher : Islamic Extension Guidance Study Program (BPI) of the Faculty of Da'wah and Communication

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/jpa.v8i1.24376

Abstract

Komunitas punk adalah sebuah fenomena sosial yang tengah mewabah di seluruh kota-kota besar di Indonesia salah satunya di Kota Depok Jawa Barat. Namun fenomena yang banyak menarik perhatian adalah adanya anak punk hijrah, anak punk yang tetap nge-punk tetapi tidak meninggalkan nilai-nilai agama dengan mengikuti pengajian serta belajar membaca al-Quran. Hal ini menjadi pembeda bagi anak-anak punk di Yayasan Laskar Berani Hijrah dengan anak punk lainya. Oleh karena itu peneliti tertarik untuk meneliti Pengaruh Bimbingan Agama Terhadap Motivasi Beribadah Mahdah Anak Punk di Yayasan Laskar Berani Hijrah Depok Jawa Barat dengan menggunakan teori bimbingan agama menurut Samsul Munir dan teori motivasi beribadah menurut Muhamad Tholchah Hasan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mengetahui seberapa besar pengaruh bimbingan agama terhadap motivasi beribadah mahdah anak punk di Yayasan Laskar Berani Hijrah Depok Jawa Barat dengan menggunakan pendekatan kuantitatif melalui metode sensus. Dengan analisis data yang digunakan yaitu uji normalitas, uji linearitas, uji heteroskedastisitas, uji regresi linear sederhana, uji koefisien korelasi, uji koefisien determinasi, uji F, dan uji t. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa bimbingan agama berpengaruh secara positif dan signifikan terhadap motivasi beribadah mahdah anak punk di Yayasan Laskar Berani Hijrah Depok Jawa Barat dengan nilai signifikan 0,000 < 0,05. Serta terdapat hubungan sangat kuat antara Bimbingan agama dengan motivasi beribadah dengan didukung oleh nilai r square sebesar 0,829. Artinya sebesar 82,9% motivasi beribadah dipengaruhi oleh bimbingan agama sedangkan sisanya sebesar 17,1% dipengaruhi oleh variabel lain diluar penelitian.
Peran Penyuluh Agama dalam Menjalankan Fungsi Profesi untuk Kasus Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) di Parung Bogor Inayah, Khomsiatul; Prihatini, Rini Laili
Jurnal Penyuluhan Agama Jurnal Penyuluhan Agama | Vol. 8 No. 1, 2021
Publisher : Islamic Extension Guidance Study Program (BPI) of the Faculty of Da'wah and Communication

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/jpa.v8i1.24377

Abstract

Keutuhan dan kerukunan rumah tangga dapat terganggu jika kualitas pengendalian diri tidak dapat dikontrol, terlebih pada permasalahan yang dapat menimbulkan terjadinya kekerasan. Menanggapi hal tersebut, keberadaan profesi penyuluh agama memiliki fungsi strategis dalam pembangunan bangsa melalui bahasa agama. Penelitian ini bertujuan menjelaskan 1) Peran penyuluh agama dalam menjalankan fungsi profesinya untuk kasus kekerasan dalam rumah tangga 2) Menjelaskan faktor pendukung dan faktor penghambat penyuluh agama dalam mencegah KDRT di Parung Bogor. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif. Informan dalam penelitian ini berjumlah 3 orang penyuluh agama Islam, 1 orang mediator Badan Penasihatan Pembinaan dan Pelestarian Perkawinan (BP4) dan 3 orang masyarakat Parung. Adapun teknik penentuan informan menggunakan purposive sampling. Teknik analisis data yang digunakan ialah reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukan bahwa 1) Peran penyuluh agama dalam menjalankan fungsi informatif dan edukatif ialah menyampaikan informasi mengenai prosedur apabila pasangan yang berkonflik memutuskan untuk bercerai, memberikan pengajaran di majelis ta’lim dan menjadi pemateri dalam kegiatan bimbingan perkawinan pra-nikah. Melakukan layanan konsultasi dengan masyarakat yang memiliki permasalahan rumah tangga sebagai fungsi konsultatif dan menjadi pendamping (mediator) pada masyarakat yang memiliki konflik rumah tangga sebagai fungsi advokatif. 2) Faktor pendukung penyuluh dalam mencegah kekerasan dalam rumah tangga adalah kemampuan penyuluh melakukan metode penyuluhan, kerjasama antara penyuluh dan BP4, keterampilan penyuluh melakukan pendampingan bagi masyarakat yang berkonflik. Faktor penghambat penyuluh adalah keterbatasan fasilitas, jumlah SDM yang terbatas dan rendahnya kemampuan penyuluh memanfaatkan media massa dalam melakukan penyuluhan.
Dampak Intervensi Komunitas Terhadap Kebersyukuran Orang Tua Anak Down Syndrome Di Yayasan Persatuan Orang Tua Anak Dengan Down Syndrome (Potads) Pejaten Nazhifah, Farah Salsabila; Arwan, Artiarini Puspita
Jurnal Penyuluhan Agama Jurnal Penyuluhan Agama | Vol. 8 No. 1, 2021
Publisher : Islamic Extension Guidance Study Program (BPI) of the Faculty of Da'wah and Communication

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/jpa.v8i1.24379

Abstract

Ketika orangtua mengetahui anaknya didiagnosis Down Syndrome, maka akan terjadi konflik dalam diri masing-masing baik sang ayah maupun sang ibu. Konflik tersebut terkait dengan keinginan dan harapan yang mungkin tidak dapat terpenuhi untuk memiliki anak normal yang bisa dibanggakan dalam lingkungan sosialnya,maka pada saat itulah muncul kekecewaan yang mendalam. Karena hal tersebut, peneliti tertarik untuk meneliti dampak intervensi komunitas yang diadakan oleh  Yayasan POTADS terhadap kebersyukuran orang tua anak down syndrome. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Data penelitian ini dihasilkan dari pengumpulan data primer yaitu dari hasil wawancara, dan observasi dan dokumentasi, juga dari data sekunder yaitu hasil dari referensi dalam bentuk buku-buku yang relevan dengan tema penelitian untuk mendukung dan melengkapi data-data dilapangan. Subjek dalam penelitian ini terdiri dari 1 orang Wakil Ketua 2 Yayasan POTADS, 1 orang Psikolog, dan 3 orang tua anak down syndrome yang tergabung di POTADS, dan untuk pengambilan sample, peneliti menggunakan purposive sampling. Adapun hasil temuan yang peneliti dapatkan mengenai intervensi komunitas yang diberikan oleh Yayasan POTADS kepada orang tua anak down syndrome dapat dilihat dari adanya peningkatan rasa bersyukur dan penerimaan dirinya semenjak awal bergabung dengan POTADS, dan semakin bertambah ketika mengikuti berbagai kegiatan intervensi komunitas seperti  melalui self help group, seminar, dan kopdar. Hal ini di tandai dengan memperlakukan dan mendidik anak down syndromenya menjadi lebih baik dan percaya diri.
Kesadaran Bencana Jamaah Majelis Taklim Nurul Iman Desa Ciagel Kecamatan Kibin Kabupaten Serang – Banten Cherunnisa, Cherunnisa; Solihin, Muhtar Mochamad
Jurnal Penyuluhan Agama Jurnal Penyuluhan Agama | Vol. 8 No. 2, 2021
Publisher : Islamic Extension Guidance Study Program (BPI) of the Faculty of Da'wah and Communication

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/jpa.v8i2.24382

Abstract

Indonesia adalah negara kepulauan yang memiliki beragam resiko bencana sehingga masyarakatnya diharapkan memiliki kesadaran bencana yang tinggi agar mampu bertahan ketika bencana yang tidak diharapkan terjadi. Salah satu upaya untuk meningkatkan kesadaran bencana tersebut dengan mengadakan penyuluhan mitigasi bencana yang diselenggarakan oleh pemerintah melalui Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) yang bekerjasama dengan lembaga swasta maupun Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM). Namun sayangnya kegiatan penyuluhan tersebut sering kali baru berfokus pada sudut pandang umum saja, belum menyentuh sudut pandang agama. Maka dari itu, tujuan penelitian ini (1) menganalisis pengaruh penyuluhan agama terhadap kesadaran bencana jamaah Majelis Taklim Nurul Iman (2) menganalisa faktor-faktor penyuluhan agama yang berpengaruh terhadap kesadaran bencana jamaah Majelis Taklim Nurul Iman. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif dengan metode eksperimen semu (quasi experiment) dengan bentuk nonequivalent control group. Jumlah sampel dalam penelitian ini adalah 66 responden yang terbagi ke dalam kelas eksperimen dan kelas kontrol. Analisis yang digunakan adalah uji regresi sederhana dengan mengguakan bantuan SPSS for windows 26.0. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) penyuluhan agama berpengaruh secara positif dan signifikan terhadap kesadaran bencana Jamaah Majelis Taklim Nurul Iman (2) faktor-faktor yang mempengaruhi kesadaran bencana adalah metode dan materi penyuluhan agama yang digunakan.
Metode Bimbingan Wisata Religi Dalam Meningkatkan Sikap Sosial Jama’ah Majelis Taklim Nurul Iman di Desa Bukit Kemuning Kabupaten Lampung Utara Nabila, Salsa; Tasman, Tasman
Jurnal Penyuluhan Agama Jurnal Penyuluhan Agama | Vol. 8 No. 2, 2021
Publisher : Islamic Extension Guidance Study Program (BPI) of the Faculty of Da'wah and Communication

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/jpa.v8i2.24383

Abstract

Metode bimbingan wisata religi ziarah makam wali sebagai salah satu metode bimbingan pada jama’ah Majelis Taklim Nurul Iman di Desa Bukit Kemuning, Kabupaten Lampung Utara. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peningkatan sikap sosial jama’ah melalui metode bimbingan wisata religi yang terbagi menjadi dua tahapan yakni pra keberangkatan dan pelaksanaan wisata religi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Data penelitian ini dihasilkan dari wawancara, observasi, dokumentasi serta buku-buku yang relevan dengan tema penelitian untuk mendukung dan melengkapi data-data di lapangan. Pengambilan sampel dilakukan dengan menggunakan purposive sampling dengan informan yang terdiri dari 1 orang pengurus yayasan, 2 orang pembimbing dan 8 orang jama’ah Majelis Taklim Nurul Iman di Desa Bukit Kemuning Kabupaten Lampung Utara. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa melalui metode bimbingan wisata religi pada ziarah makam wali terdapat perubahan sikap sosial yang signifikan pada jama’ah Majelis Taklim Nurul Iman. Perubahan sikap sosial jama’ah merujuk kepada sifat para wali. Hal ini ditandai dengan adanya perubahan sikap jama’ah menjadi pribadi yang selalu bermuhasabah dan taat dalam beribadah, saling menghargai dan mengasihi kepada non muslim serta aktif mengikuti kegiatan pengajian yang bersifat sosial dengan turut hadir serta berkontribusi disetiap kegiatannya.
Dukungan Sosial Dalam Menumbuhkan Kebermaknaan Hidup Lansia di Panti Sosial Tresna Werdha Budi Mulia 3 – Jakarta Selatan Mahmuda, Umi; Jalal, Mahmud
Jurnal Penyuluhan Agama Jurnal Penyuluhan Agama | Vol. 8 No. 2, 2021
Publisher : Islamic Extension Guidance Study Program (BPI) of the Faculty of Da'wah and Communication

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/jpa.v8i2.24384

Abstract

Usia lanjut adalah suatu kejadian yang pasti akan dialami oleh semua  orang  yang  dikaruniai  usia  panjang, terjadinya tidak bisa dihindari oleh siapapun, namun manusia dapat berupaya untuk menghambat kejadiannya. Dalam dukungan sosial tentunya banyak sekali cara yang dapat dilakukan sehingga mampu membentuk hidup yang lebih bermakna bagi lingkungan, salah satunya melalui dukungan sosial khususnya dukungan emosional. Dalam dukungan sosial, termuat jenis-jenis dukungan yang terdapat dalam faktor makna hidup, yakni spiritualitas, kebebasan dan tanggung jawab. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bentuk dukungan sosial dalam menumbuhkan kebermaknaan hidup lansia di Panti Sosial Tresna Werdha Budi Mulia 3. Metodologi penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan metode fenomenologi. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara, observasi, dan dokumentasi. Analisis data yang digunakan adalah deskriptif naratif dari Miles dan Huberman yang terdari reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan/verifikasi. Hasil penelitian menjelaskan bahwa: (1) bentuk dukungan sosial yang diberikan oleh petugas, pramu sosial kepada Warga Bina Sosial (WBS) lansia di Panti Sosial Tresna Werdha Budi Mulia 3 Jakarta Selatan yaitu dukungan emosional, dukungan instrumental, dukungan penghargaan, dukungan informasional maupun dukungan jaringan sosial. Dan untuk menumbuhkan kebermaknaan hidup kepada lansia Panti Sosial Tresna Werdha Budi Mulia 3 dalam hal ini peneliti dapat mengartikan bahwasannya lanjut usia mendapatkan dukungan sosial dari pramu sosial yang dapat menumbuhkan kebermaknaan hidup.
Pengaruh Intensitas Bimbingan Agama Terhadap Pengetahuan Agama Anak Jalanan di Panti Sosial Bina Remaja Taruna Jaya 2 Dinas Sosial DKI Jakarta Velina, Nur Ossa; Arwan, Artiarini Puspita
Jurnal Penyuluhan Agama Jurnal Penyuluhan Agama | Vol. 8 No. 2, 2021
Publisher : Islamic Extension Guidance Study Program (BPI) of the Faculty of Da'wah and Communication

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/jpa.v8i2.24385

Abstract

Fenomena pertambahan anak jalanan di DKI Jakarta semakin tahun terus meningkat. Worldometers mencatat pada 2019 jumlah penduduk perkotaan di Indonesia sebanyak 150,9 juta jiwa atau 55,8% dari total penduduk Indonesia yang sebesar 270,6 juta jiwa. Dominasi tersebut meningkat 0,7% dari tahun sebelumnya. Dan selama lima tahun mendatang jumlah penduduk perkotaan di Indonesia semakin meningkat. Kehidupan anak jalanan yang jauh dari pembinaan, pengayoman dan pendidikan menjadikan anak jalanan tidak memiliki masa depan yang cerah. Keberadaan Panti Sosial diperuntukkan untuk memberikan keterampilan, pendidikan dan salah satunya pembinaan dalam bidang agama. Penelitian ini bertujuan untuk melihat Intensitas Bimbingan Agama yang diberikan pada saat anak jalanan di dalam panti sosial terhadap Pengetahuan Agama Anak Jalanan di Panti Sosial Bina Remaja Taruna Jaya 2 Dinas Sosial DKI Jakarta. Pendekatan dalam penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif. Sampel diambil dari 80 populasi dengan menggunakan non-probability sampling. Analisis data yang digunakan adalah uji regresi linear berganda, uji koefisien korelasi, uji koefisien determinasi, uji F dan uji T (parsial) dengan menggunakan software SPSS 24.0 for windows. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Intensitas Bimbingan Agama berpengaruh secara signifikan dan positif terhadap Pengetahuan Agama Anak Jalanan di Panti Sosial Bina Remaja Taruna Jaya 2 Dinas Sosial DKI Jakarta. Adapun nilai signifikannya adalah (0,001) atau kurang dari (0,050). Dengan nilai koefisien determinasi sebesar 31,6%. Dapat disimpulkan bahwa Intensitas Bimbingan Agama berpengaruh sebesar 31,6% terhadap Pengetahuan Agama Anak Jalanan di Panti Sosial Bina Remaja Taruna Jaya 2 Dinas Sosial DKI Jakarta.
Pengaruh Terapi Mental Spiritual Terhadap Kesadaran Beragama Penerima Manfaat di Balai Rehabilitasi Sosial Penyandang Disabilitas Sensorik Rungu Wicara (BRSPDSRW) Melati Bambu Apus Jakarta Timur Nabila, Ufaira; Negoro, Noor Bekti
Jurnal Penyuluhan Agama Jurnal Penyuluhan Agama | Vol. 8 No. 2, 2021
Publisher : Islamic Extension Guidance Study Program (BPI) of the Faculty of Da'wah and Communication

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/jpa.v8i2.24387

Abstract

Menurut Pusdatin dan Direktorat Orang Dengan Kecacatan, sampai tahun 2009 terdapat 2.126.000 jiwa mengalami disabilitas. 223.665 jiwa di antaranya menyandang tuna rungu, 151.371 jiwa menyandang tuna wicara dan 73.560 jiwa menyandang tuna rungu wicara. Dari data tersebut tergambarkan secara keseluruhan 21% penduduk dari 24 provinsi mengalami disabilitas rungu wicara. Tuna rungu wicara mengakibatkan ketidakmampuan mendengar, mulai dari tingkatan yang ringan sampai yang berat sekali yang diklasifikasikan kedalam tuli (deaf). Dampak langsung yang diakibatkan ketunarunguan adalah terhambatnya proses komunikasi, salah satunya komunikasi dalam keagamaan sehingga dapat menyebabkan ketidaktahuan atau ketidak pahaman mengenai agama. Maka dari itu diperlukan sebuah terapi mental spiritual untuk menanamkan dan membiasakan para tuna rungu wicara untuk berlaku sesuai perintah agama. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa pengaruh terapi mental spiritual terhadap kesadaran beragama penerima manfaat di Balai Rehabilitasi Sosial Penyandang Disabilitas Sensorik Rungu Wicara Melati Bambu Apus, Jakarta Timur. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode eksplanasi. Analisis data yang digunakan adalah uji regresi linear berganda, uji koefisien korelasi dan determinasi, uji F-test simultan dan uji koefisien korelasi parsial (uji t). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang positif antara terapi mental spiritual dengan kesadaran beragama penerima manfaat serta pengaruh yang signifikan dengan nilai signifikansi (0,019) atau kurang dari 0,05, di mana aspek afektif berpengaruh positif dan signifikan terhadap kesadaran beragama penerima manfaat di Balai Rehabilitasi Sosial Penyandang Disabilitas Sensorik Rungu Wicara  Melati Bambu Apus Jakarta Timur.
Mekanisme Problem Focused Coping Perempuan Korban Kekerasan Dalam Rumah Tangga Melalui Bimbingan Mental dan Spiritual Naimah, Nella Alfin; Prihatini, Rini Laili
Jurnal Penyuluhan Agama Jurnal Penyuluhan Agama | Vol. 8 No. 2, 2021
Publisher : Islamic Extension Guidance Study Program (BPI) of the Faculty of Da'wah and Communication

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/jpa.v8i2.24389

Abstract

Data Komisi Nasional (Komnas) Perempuan (2019) menunjukan bahwa terdapat 9.637 kasus Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) terhadap perempuan. Data tersebut belum sepenuhnya menunjukan kasus yang sebenarnya terjadi di lapangan karena masih banyak korban KDRT yang belum berani melapor. Hal tersebut memberikan makna bahwa perempuan korban KDRT perlu mendapatkan bimbingan agar mereka memiliki kemampuan Problem Focused Coping dalam menyelesaikan permasalahannya serta membantu mereka berani melihat penyebab masalah secara realistis dan berusaha mencari jalan keluar demi kehidupan masa depannya yang lebih baik. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis: 1) metode yang dilakukan pembimbing mental spiritual dalam mendorong mekanisme problem focused coping, 2) bentuk problem focused coping yang dilakukan perempuan korban KDRT di PSP Bhakti Kasih.Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori problem focused coping serta metode bimbingan mental spiritual. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa: 1) metode yang digunakan pembimbing mental spiritual PSP Bhakti Kasih adalah metode group guidance dan metode direktif, 2) bentuk problem focused coping yang dilakukan WBS PSP Bhakti Kasih adalah active coping, seeking social support, dan planful problem solving.
Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Motivasi Penyuluh Agama Islam Honorer di Jakarta Selatan Masripah, Siti; Prihatini, Rini Laili
Jurnal Penyuluhan Agama Jurnal Penyuluhan Agama | Vol. 9 No. 1, 2022
Publisher : Islamic Extension Guidance Study Program (BPI) of the Faculty of Da'wah and Communication

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/jpa.v9i1.24480

Abstract

Abstract: The wide field of duties and functions of Islamic Extension Workers, and the many challenges that must be faced, are not accompanied by the amount of attention and appreciation they receive, especially for those who are Honorary Islamic Extension Workers. But interestingly, the existence and performance of Honorary Islamic Extension Workers to date have shown good development. This study aims to: (1) analyze the relationship between internal and external factors with the work motivation of the Honorary Islamic Extension Workers in South Jakarta, (2) analyze the factors that have the strongest relationship with the work motivation of the Honorary Islamic Extension Workers in South Jakarta. The main theory used in this research is Herzberg's Two-Factor Theory regarding internal and external factors. This research uses a quantitative approach, with data collection done through questionnaires, observation, and literature study. The data obtained were analyzed using the Rank Spearman technique. The conclusions of the results of this study are: (1) internal factors have a very strong and significant positive relationship with the work motivation of the Honorary Islamic Extension Workers in South Jakarta, while external factors have a strong and significant positive relationship with the work motivation of the Honorary Islamic Extension Workers in South Jakarta; (2) the factor that has the strongest correlation with the work motivation of Honorary Islamic Extension Workers in South Jakarta is internal factors, while the sub-factors that have the strongest relationship with the work motivation of honorary Islamic extension workers in South Jakarta are achievement, progress and the possibility of growth.Abstrak: Luasnya medan tugas dan fungsi Penyuluh Agama Islam, dan banyaknya tantangan yang harus dihadapi, ternyata tidak diiringi dengan besarnya perhatian dan apresiasi yang mereka terima, khususnya bagi mereka yang merupakan penyuluh agama honorer. Namun menariknya, eksistensi dan performa penyuluh agama islam honorer sampai saat ini tetap menunjukan perkembangan yang baik.  Penelitian ini bertujuan untuk: (1) menganalisis hubungan antara faktor internal dan eksternal dengan motivasi kerja Penyuluh Agama Islam Honorer di Jakarta Selatan, (2) menganalisis faktor yang memiliki hubungan paling kuat dengan motivasi kerja Penyuluh Agama Islam Honorer di Jakarta Selatan. Teori utama yang digunakan dalam penelitian ini adalah Teori Dua Faktor Herzberg mengenai faktor internal dan eksternal. Penelitian ini menggunakan pendekatan  kuantitatif, dengan pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner, observasi dan studi literatur. Data yang diperoleh kemudian di analisis dengan menggunakan teknik Rank Spearman. Kesimpulan dari hasil penelitian ini adalah: (1) faktor internal memiliki hubungan positif yang sangat kuat dan signifikan dengan motivasi kerja Penyuluh Agama islam Honorer di Jakarta Selatan, sementara faktor ekternal memiliki hubungan positif yang kuat dan signifikan dengan motivasi kerja Penyuluh Agama islam Honorer di jakarta selatan; (2) faktor yang berhubungan paling kuat dengan motivasi kerja penyuluh agama islam honorer di jakarta selatan adalah faktor internal, sedangkan sub-faktor yang memiliki hubungan paling kuat dengan motivasi kerja penyuluh agama islam honorer di Jakarta Selatan adalah pencapaian, kemajuan dan kemungkinan untuk tumbuh.    

Page 8 of 14 | Total Record : 140