cover
Contact Name
Muhtar Mochamad Solihin
Contact Email
muhtarsolihin@uinjkt.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jpa.bpi@uinjkt.ac.id
Editorial Address
Lt 3 Gedung Fak. Dakwah dan Ilmu Komunikasi Jl. Ir. H. Juanda No. 95 Ciputat Timur, Kota Tangerang Selatan, Banten 15412
Location
Kota tangerang selatan,
Banten
INDONESIA
Jurnal Penyuluhan Agama
ISSN : 28280121     EISSN : 2828013X     DOI : https://doi.org/10.15408/jpa
Focus This journal focused on religion extention the results of field research, the results of literature reviews (critical/literature review), as well as the results of community development activities and/or social religion extention carried out by individuals and/or groups of researchers, practitioners and academics (students and/or lecturers) Jurnal ini berfokus pada penyuluhan agama hasil penelitian lapangan, hasil kajian pustaka (kritis/review literatur), serta hasil kegiatan pemberdayaan masyarakat dan/atau penyuluhan sosial keagamaan yang dilakukan oleh individu dan/atau kelompok peneliti, praktisi dan akademisi (mahasiswa dan/atau dosen) Scope Religion Guidance | Spiritual Guidance | Religion Extension | Social Extension | Community Development Extension | Non-Formal Education | Behavior Change Communication | Community Empowerment/ Development | Community Intervention | Islam and Mental Health | Gender and Development Studies Bimbingan Agama | Bimbingan Spiritual | Penyuluhan Agama | Penyuluhan Sosial | Penyuluhan Pembangunan Masyarakat | Pendidikan Non Formal | Komunikasi Perubahan Perilaku | Pemberdayaan/ Pengembangan Masyarakat | Intervensi Komunitas | Islam dan Kesehatan Mental | Kajian Gender dan Pembangunan
Articles 131 Documents
Problem Lanjut Usia dalam Ketakutan Menghadapi Kematian Melalui Bimbingan Ibadah Mahmudah, Laela; Nurjannah, Nurjannah
Jurnal Penyuluhan Agama Jurnal Penyuluhan Agama | Vol. 11 No. 1, 2024
Publisher : Islamic Extension Guidance Study Program (BPI) of the Faculty of Da'wah and Communication

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/jpa.v11i1.26533

Abstract

Abstract: Elderly is an individual who has entered the final stage of the aspect of life and is categorized as an aging process. This study focuses on the problem of the elderly who experience fear in the face of death. The purpose of this study is to explain the problem of elderly people who are afraid of facing death by using worship guidance services. The research method used in this research is qualitative research. Collecting data used in this study by observation, interviews. The results of this study indicate that an elderly person experiences a fear of facing death, the fear experienced by an elderly person due to age factors, imagining life after death, physical conditions that begin to become unstable or decline. With this, the instructor or counselor in an effort to overcome the fear of an elderly person with worship guidance, is closer to Allah SWT.Abstrak: Lanjut usia merupakan seorang indvidu yang telah memasuki tahap akhir dari aspek kehidupam dan di kategorikan sebagai aging processi. Penelitian ini berfokus pada masalah lanjut usia yang mengalami takut dalam menghadapi kematian. Tujuan penelitian ini agar dapat menjelaskan masalah lanjut usia yang mengalami ketakutan menghadapi kematian dengan menggunakan layanan bimbingan ibadah. Adapun metode penelitian yang dilakukan dalam penelitian ini dengan penelitian kualitatif. Pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini dengan observasi, wawancara. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa seorang lanjut usia mengalami ketakutan menghadapi kematian, ketakutan yang dialami seorang lanjut usia karena faktor usia, membayangkan kehidupan setelah mati, kondisi fisik yang mulai tidak stabil atau menurun. Dengan hal tersebut, penyuluh atau konselor dalam upaya mengatasi ketakutan seorang lanjut usia tersebut dengan bimbingan beribadah, lebih mendekatkan diri kepada Allah Swt.
Religious Extension Methods for Adult Community in Somawangi Village, Banjarnegara District Kibtyah, Maryatul; Hanifah, Ayuk; Oktaviana, Ajeng Meli; Setyoningsih, Lilis
Jurnal Penyuluhan Agama Jurnal Penyuluhan Agama | Vol. 10 No. 1, 2023
Publisher : Islamic Extension Guidance Study Program (BPI) of the Faculty of Da'wah and Communication

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/jpa.v10i1.26691

Abstract

Abstrak: Dengan adanya perkembangan zaman memberikan pengaruh terhadap kemajuan pembangunan, tidak luput dari hal ini termasuk juga dalam kualitas manusia pembangunan untuk menghasilkan generasi pembangunan yang berkualitas diperlukan perhatian yang sungguh-sungguh terhadap kualitas penyuluhan. Dalam usaha membangun manusia pembangunan merupakan hal yang sangat penting termasuk memberikan penyuluhan bagi komunitas dewasa, karena pada proses penyuluhan ini harus disesuaikan dan dikembangkan sesuai dengan laju pembangunan bangsa. Penyuluhan bukan hanya diberikan melalui lembaga pemeritah yang berpaku pada kebijakan yang sudah di tetapkan oleh pemerintah, namun lebih dari itu komunitas dewasa juga bisa mendapatkan penyuluhan seperti terjun langsung di lapangan atau di luar lembaga pemerintah. Penyuluhan dapat diberikan pada komunitas dewasa dalam usaha menghasilkan manusia pembangunan, namun pada kenyataannya memberikan penyuluhan bagi komunitas dewasa tidaklah mudah. Ada banyak hal yang harus diperhatikan dalam pelaksanaannya, untuk memberikan penyuluhan pada komunitas dewasa dapat dilakukan dengan berbagai metode dan strategi penyulahan yang dibutuhkan. Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap strategi serta metode penyuluhan yang tepat bagi komunitas dewasa. Adapun metode yang digunakan yakni metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi kasus. Hasil dari penelitian ini didapatkan bahwa metode penyuluhan bagi komunitas dewasa bisa dilakukan dengan penyuluhan lebih banyak tercipta diskusi dan aksi dibandingkan hanya mendengarkan ceramah penyuluh.Abstract: With the development of the times, it has an influence on the progress of development, including the quality of human development. To produce a quality generation of development, serious attention is needed to the quality of counseling. In an effort to build human development is very important, including providing counseling for adult communities, because the extension process must be adjusted and developed in accordance with the pace of national development. Extension is not only provided through government institutions that adhere to policies set by the government, but more than that, adult communities can also get extension such as directly in the field or outside government institutions. Extension can be provided to adult communities in an effort to produce human development, but in reality providing extension for adult communities is not easy. There are many things that must be considered in its implementation, to provide extension to adult communities can be done with various methods and strategies of extension needed. This study aims to reveal the strategies and methods of counseling that are appropriate for adult communities. The method used is descriptive qualitative method with a case study approach. The results of this study found that the method of extension for adult communities can be done by extension more created discussions and actions rather than just listening to extension workers.
Strategi Komunikasi Penyuluh Agama Swadaya Dalam Menanamkan Nilai Toleransi Antar Umat Beragama di Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) DKI Jakarta Nuriah, Rizky; Prihatini, Rini Laili
Jurnal Penyuluhan Agama Jurnal Penyuluhan Agama | Vol. 9 No. 2, 2022
Publisher : Islamic Extension Guidance Study Program (BPI) of the Faculty of Da'wah and Communication

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/jpa.v9i2.26800

Abstract

Abtsract: Various events in several regions have caused divisions because of the exclusion of tolerance. There are also many conflicts on individual and collective scales of a religious nature. In response to this, the existence of self-help extension workers who are members of the DKI Jakarta FKUB has a strategic role in instilling the value of tolerance between religious communities. This study aims to explain 1) the communication strategy of extension workers in instilling the value of tolerance between religious communities in FKUB DKI Jakarta. 2) Explain the determinants of the success of the extension's communication in instilling the value of tolerance between religious communities in FKUB DKI Jakarta. The method used is descriptive qualitative with an ethnomethodological approach. Informants in this study amounted to 5 self-help extension workers who are members of the management of FKUB DKI Jakarta. The technique of determining the informant uses non-probability sampling. The data analysis technique used is data reduction, data presentation and conclusion drawing. The results showed that 1) The strategy in determining the extension method was to choose a method based on an individual approach, a group approach and a mass approach. 2) Strategies in determining the extension communication techniques used include informative communication techniques, persuasive communication techniques and coercive communication techniques. 3) Strategies in using extension media are using print media, electronic media and outdoor media. The determinants of success in instilling the value of tolerance between religious communities in FKUB DKI Jakarta include; 1) there is good cooperation with stakeholders. 2) optimal use of mass media. 2) the selection of appropriate methods, techniques, and media that are tailored to the target. 3) increasing the role of the community in maintaining religious harmony.Abstrak: Berbagai peristiwa di beberapa daerah menimbulkan perpecahan karena mengesampingkan toleransi. Konflik skala individual dan kolektif juga banyak terjadi bersifat keagamaan.  Menanggapi hal tersebut, keberadaan penyuluh swadaya yang tergabung dalam FKUB DKI Jakarta memiliki peran strategis dalam menanamkan nilai toleransi antar umat beragama.  Penelitian ini bertujuan menjelaskan 1) Strategi komunikasi penyuluh dalam menanamkan nilai toleransi antar umat beragama di FKUB DKI Jakarta. 2) Menjelaskan faktor penentu keberhasilan komunikasi penyuluh dalam menanamkan nilai toleransi antar umat beragama di FKUB DKI Jakarta. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan etnometodologi. Informan dalam penelitian ini berjumlah 5 orang penyuluh swadaya yang tergabung dalam kepengurusan FKUB DKI Jakarta. Adapun teknik penentuan informan menggunakan non probability sampling. Teknik analisis data yang digunakan adalah reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) Strategi dalam menentukan metode penyuluhan yakni dengan memilih metode berdasarkan pendekatan perseorangan, pendekatan kelompok dan pendekatan massal. 2) Strategi dalam menentukan teknik komunikasi penyuluhan yang dipakai diantaranya adalah teknik komunikasi informatif, teknik komunikasi persuasif dan teknik komunikasi koersif. 3) Strategi dalam menggunakan media penyuluhan yakni menggunakan media cetak, media elektronik dan media luar ruang. Faktor penentu keberhasilan dalam menanamkan nilai toleransi antar umat beragama di FKUB DKI Jakarta diantaranya adalah; 1) adanya kerjasama yang baik dengan stakeholders. 2) pemanfaatan media massa dengan optimal. 2) pemilihan metode, teknik, dan media yang tepat yang disesuaikan dengan sasaran. 3) meningkatnya peran masyarakat dalam menjaga kerukunan umat beragama.
The Relationship of Religion to Tribal, Racial and Interfaith Conflicts Khotimah, Husnul; Musthofa, Indhra
Jurnal Penyuluhan Agama Jurnal Penyuluhan Agama | Vol. 10 No. 1, 2023
Publisher : Islamic Extension Guidance Study Program (BPI) of the Faculty of Da'wah and Communication

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/jpa.v10i1.26844

Abstract

Abstrak: Keberadaan berbagai agama merupakan sunatullah yang telah ditetapkan oleh tuhan di bumi ini. Dengan adanya agama, manusia akan mendapat pandangan hidup yang akan mereka pegang seumur hidupnya. Dalam beragama, setiap masyarakat dipengaruhi oleh suku maupun budaya di masing masing daerah. Dalam pelaksanaanya, setiap agama saling mengadakan kontak sosial antar masyarakat baik itu positif maupun negatif. Dalam beragama, setiap umatnya akan mengembangkan dan menyeruh kepada masing masing pemeluk agamanya. Selain itu dalam setiap agama tentunya terdapat perintah untuk toleransi antar agama. Artikel ini ditulis dengan menggunakan metode kajian pustaka. Adanya pluralitas agama dan suku serta makin tingginya moderenitas horizontal bangsa Indonesia telah menimbulkan kontak kontak sosial budaya secara cepat dan meluas, termasuk kontak antar umat beragama. Akibat terjadinya kontak atau interaksi antar umat beragama tersebut kemudian dapat terjadi konflik ketika satu diantara kedua kelompok menganggap kelompok lain merugikannya, baik identitas maupun berbagai kebutuhannya. Persoalan persoalan pada level sosial-budaya antar kelompok agama maupun ditambah dengan persoalan politik sering melahirkan konflik antar umat beragama. Oleh karena itu, persoalan agama dalam masyarakat merupakan persoalan yang harus ditangani dan ditanggulangi dengan segera karena menyangkut penganut umat beragama agar tercipta kehidupan masyarakat yang damai dan hidup rukun selaras sesuai dengan yang dicita-citakan oleh setiap agama di seluruh dunia.Abstract: The existence of various religions is a sunatullah that has been established by God on this earth. With the existence of religion, humans will get a view of life that they will hold for the rest of their lives. In religion, every society is influenced by ethnicity and culture in each region. In its implementation, each religion establishes social contact between people, both positive and negative. In religion, every member of the community will develop and call upon each adherent of their religion. In addition, in every religion, of course, there is an order for tolerance between religions. This article was written using the literature review method. The existence of religious and ethnic plurality as well as the increasing horizontal modernity of the Indonesian nation has given rise to fast and widespread socio-cultural contacts, including contact between religious communities. As a result of contact or interaction between religious communities, conflict can then occur when one of the two groups considers the other group to be detrimental to them, both their identity and their various needs. Issues at the socio-cultural level between religious groups and coupled with political issues often give birth to conflicts between religious communities. Therefore, the issue of religion in society is a problem that must be addressed and dealt with immediately because it involves adherents of religious communities in order to create a peaceful society and live in harmony in accordance with what every religion in the world aspires to.
Opportunities and Challenges of the Religious Extension Profession in the Digital Age Kibtyah, Maryatul; Mufidah, Dzurratul Lailil; Astuti, Nur Winda
Jurnal Penyuluhan Agama Jurnal Penyuluhan Agama | Vol. 10 No. 2, 2023
Publisher : Islamic Extension Guidance Study Program (BPI) of the Faculty of Da'wah and Communication

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/jpa.v10i2.27222

Abstract

Abstrak: Perkembangan zaman yang semakin canggih, perkembangan iptek yang semakin modern, ditandai dengan penggunaan internet di dunia sudah sangat luar biasa. Pengguna aktif media sosial sekarang di Indonesia ini lebih dari 100 juta populasi dalam mengaksesnya. Media digital dengan segala kemudahan mendorong manusia mengalihkan aktivitas hidup melalui perangkat digital. Tidak terkecuali aktivitas keagamaan. Aspek-aspek sosial keagamaan dapat dilakukan melalui media digital di antaranya penyuluhan agama. Penyuluhan agama dapat dikatakan sebagian dari dakwah, yaitu proses penyampaian ajaran Islam yang dilakukan oleh seseorang yang memiliki keterampilan di bidangnya guna memberikan bimbingan dan penyuluhan baik berupa pembinaan ataupun pemberdayaan kepada masyarakat luas. Penyuluh agama menggunakan digital sebagai peluang untuk melakukan melakukan aktivitasnya terhadap masyarakat. Sekalipun menjadi tantangan tersendiri untuk profesi penyuluh agama yang mana harus benar-benar menguasi ilmunya. Dalam penelitian ini, peneliti menggunakan metode kualitatif deskriptif yang bertujuan untuk memahami peluang serta tantangan penyuluh di era digital.Abstract: The development of an increasingly sophisticated era, the development of increasingly modern science and technology, is marked by the use of the internet in the world which is extraordinary. Currently active users of social media in Indonesia have more than 100 million people accessing it. Digital media with all its convenience encourages people to divert their life activities through digital devices. Religious activities are no exception. Social and religious aspects can be carried out through digital media, including religious extension. Religious extension can be said to be part of da'wah, namely the process of conveying Islamic teachings carried out by someone who has skills in their field in order to provide guidance and extension in the form of guidance or empowerment to the wider community. Religious educators use digital as an opportunity to carry out their activities for the community. Even though it is a challenge in itself for the religious extension profession, which must really master its knowledge. In this research, researchers used a descriptive qualitative method which aims to understand the opportunities and challenges of extension workers in the digital age.
Tingkat Pengetahuan Agama Penonton Tayangan Buya Yahya Menjawab pada Channel Youtube Al-Bahjah TV di Masa Pandemi COVID-19 Oftaviani, Sri; Negoro, Noor Bekti
Jurnal Penyuluhan Agama Jurnal Penyuluhan Agama | Vol. 9 No. 2, 2022
Publisher : Islamic Extension Guidance Study Program (BPI) of the Faculty of Da'wah and Communication

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/jpa.v9i2.27295

Abstract

Abstract: The use of the internet and social media during the pandemic is a solution in various activities. The We are social Hootsuite data (2021), shows that YouTube is the most frequently accessed social media by Indonesians with the percentage of Youtube (93.8%), then Whatsapp (87.7%), Instagram (86.6%), and Facebook (85). ,5%). This phenomenon is seen as a great opportunity to be able to carry out religious education through YouTube social media. The YT Al-Bahjah TV channel is one of the da'wah channels that takes advantage of this opportunity to conduct religious counseling. The purpose of this research; (1) describe the characteristics of the audience of Buya Yahya Answers show (2) describe the level of religious knowledge of the audience of Buya Yahya Answers show (3) analyze the influence between Religious Counseling and the religious knowledge of the audience of Buya Yahya Answers. This research uses a quantitative approach with a survey method. The number of samples in this study was 100 people. The data analysis used was the classical assumption test, multiple linear regression test, correlation coefficient test and determination, t test (partial) and F test (simultaneous). The results of this study indicate that (1) the majority of respondents are 15-28 years old, while the majority of respondents have their last bachelor's degree in addition to that the majority of research respondents are female and the majority of respondents have one gadget, (2) the level of religious knowledge of viewers of Buya Yahya's shows. Al-Bahjah TV's youtube channel is in the high category with a percentage of 45.54 percent, and (3) there is an influence between religious counseling and religious knowledge of viewers of Buya Yahya Answers' show on the Al-Bahjah TV youtube channel with a percentage of 39.1 percent.Abstrak: Pemanfaatan internet dan media sosial di masa pandemi menjadi solusi dalam berbagai kegiatan. Data We are social Hootsuite (2021), menunjukkan bahwa media sosial youtube paling sering diakses masyarakat Indonesia dengan persentase Youtube (93,8%), kemudian Whatsapp (87,7%), instagram (86,6%), dan Facebook (85,5%). Fenomena tersebut dipandang sebagai peluang besar untuk dapat melakukan penyuluhan agama melalui media sosial youtube. Channel YT Al-Bahjah TV adalah salah satu channel dakwah yang memanfaatkan peluang tersebut untuk melakukan penyuluhan agama. Penelitian ini bertujuan; (1) mendeskripsikan karakteristik penonton tayangan Buya Yahya Menjawab (2) mendeskripsikan tingkat pengetahuan agama penonton  tayangan Buya Yahya Menjawab (3) menganalisis pengaruh antara Penyuluhan Agama dengan pengetahuan agama penonton tayangan Buya Yahya Menjawab. Peneltian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Jumlah sampel penelitian ini sebanyak 100 orang Analisis data yang digunakan adalah uji asumsi klasik, uji regresi linear berganda, uji koefisien korelasi dan determinasi, uji t (parsial) dan uji F (simultan). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) mayoritas usia responden adalah 15-28 tahun sedangkan mayoritas responden menempuh pendidikan terakhir S1 selain itu responden penelitian mayoritas berjenis kelamin perempuan dan mayoritas responden memiliki satu gadget, (2) tingkat pengetahuan agama penonton tayangan Buya Yahya Menjawab pada channel youtube Al-Bahjah TV berkategori tinggi dengan persentase 45,54 persen, dan (3) terdapat pengaruh antara penyuluhan agama dengan pengetahuan agama penonton tayangan Buya Yahya Menjawab pada channel youtube Al-Bahjah TV dengan persentase sebesar 39,1 persen.
Pengaruh Celebrity Worship dan Kesepian terhadap Kecenderungan Adiksi Internet pada Remaja Penggemar K-Pop Cahyani, Okmy Intan; Zakaria, Alif Muhammad; Ghaybiyyah, Faatihatul
Jurnal Penyuluhan Agama Jurnal Penyuluhan Agama | Vol. 9 No. 2, 2022
Publisher : Islamic Extension Guidance Study Program (BPI) of the Faculty of Da'wah and Communication

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/jpa.v9i2.27888

Abstract

Abstract: Korean music, also known as K-Pop, is currently being loved by teenagers. This study aims to determine the effect of celebrity worship and loneliness together and partially on the tendency of internet addiction in adolescent K-Pop fans. The sample in this study was determined through a purposive sampling technique with the characteristics of young K-pop fans, the number of samples that were obtained was 210 people. Data collection techniques used three types of scales, namely, the celebrity worship scale consisting of 21 items (α = 0.897), the loneliness scale consisting of 11 items (α = 0.920), and the internet addiction tendency scale consisting of 27 items (α = 0.903). The data analysis technique is multiple linear analysis. The results showed that there was a significant positive effect between celebrity worship and loneliness with internet addiction tendencies in K-Pop fans, there was a positive influence between celebrity worship and internet addiction tendencies, and there was a positive relationship between loneliness and internet addiction tendencies.Abstrak: Musik Korea atau yang dikenal K-Pop saat ini tengah disukai oleh kalangan remaja. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh celebrity worship dan kesepian secara bersama–sama dan parsial terhadap kecenderungan adiksi internet pada remaja penggemar K-Pop.Sampel pada penelitian ini ditentukan melaui teknik purposive sampling dengan karakteristik remaja penggemar K-pop, jumlah sampel yang berhasil didapat sebanyak 210 orang. Teknik pengumpulan data menggunakan tiga jenis skala yaitu, skala celebrity worship terdiri 21 butir (α = 0,897), skala kesepian yang terdiri 11 butir (α = 0,920), dan skala kecenderungan adiksi internet yang terdiri 27 butir (α = 0,903). Adapun teknik analisis data adalah analisis linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh positif signifikan antara celebrity worship dan kesepian dengan kecenderungan adiksi internet pada remaja penggemar K-Pop, terdapat pengaruh positif antara celebrity worship terhadap kecenderungan adiksi internet, dan terdapat hubungan positif antara kesepian terhadap kecenderungan adiksi internet.
Tingkat Ketakutan (Fear of COVID Scale) Masyarakat di Masa Pandemi COVID-19 Hoirunnisa, Hoirunnisa; Arwan, Artiarini Puspita
Jurnal Penyuluhan Agama Jurnal Penyuluhan Agama | Vol. 9 No. 2, 2022
Publisher : Islamic Extension Guidance Study Program (BPI) of the Faculty of Da'wah and Communication

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/jpa.v9i2.28471

Abstract

Abstract: The Covid-19 pandemic has an impact on a person's psychology and even the wider community, such as feelings of fear, worry, depression, stress and anxiety. This study aims to determine the level of public fear in the face of the Covid-19 pandemic. This study uses a quantitative research design with a cross sectional approach. The population in this study was the age group of 14-60 years from adolescence to late adulthood. Based on gender, the sample consisted of 209 males and 266 females with a total of 475 respondents. The sampling technique used was non-probability sampling, namely accidental sampling. Data collection uses google forms which are shared through various social media. The research instrument used was the Fear of covid -19scale (FCV-19S) developed by Ahorsu, et. All (2020) which consists of 7 items. In this study, 14 items were added, with a total of 21 items. The independent variables of this study were gender and age. The variable of this research is the level of people's fear. Statistical test used for univariate analysis is frequency distribution and bivariate analysis using chi-square test. Tests used in this study using Amos and SPSS software. The results of the community network level for Covid-19 based on gender are at a moderate level of fear, with a higher percentage of women, namely 57% and men 43%. The results of the Covid-19 network relationship test with gender were said to be significantly related to a chi-square value of 0.001 (< 0.05). Likewise, the results of the community's level of fear of Covid-19 based on age are at a moderate level of fear, with the percentage of adults being 90% higher than 10% of teenagers. The results of the test of the relationship between COVID-19 fear and age were said to be not significantly related, because the chi-square value was >0.05 (0.265).Abstrak: Pandemi Covid-19 khawatir berdampak pada psikologis seseorang bahkan masyarakat luas, seperti perasaan takut, khawatir, tertekan, stress dan kecemasan. Penelitian ini bertujuan mengetahui tingkat ketakutan masyarakat dalam menghadapi pandemi Covid-19. Penelitian ini menggunakan desain penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah usia 14-60 tahun kategori remaja sampai dewasa akhir. Berdasarkan jenis kelamin, sampel terdiri atas 209 laki-laki dan 266 perempuan dengan total 475 responden. Teknik pengambilan sampel menggunakan non probabillity sampling yaitu accidental sampling. Pengumpulan data menggunakan google form yang dibagikan melalui berbagai media sosial. Instrumen penelitian yang digunakan adalah Fear of covid -19scale (FCV-19S) yang dikembangkan oleh Ahorsu, et. All (2020) yang terdiri dari 7 item. Pada penelitian ini ditambahkan 14 item, dengan jumlah keseluruhan 21 item. Variabel bebas penelitian ini adalah jenis kelamin dan usia. Variabel terikat penelitian ini adalah tingkat ketakutan Covid-19 masyarakat. Uji statistik yang digunakan untuk analisis univariat adalah distribusi frekuensi serta analisis bivariat menggunakan uji chi-square. Pengujian yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan software Amos dan SPSS. Hasil tingkat ketakutan masyarakat terhadap Covid-19 berdasarkan jenis kelamin berada pada tingkat ketakutan sedang, dengan presentase perempuan lebih banyak yaitu 57% dan laki-laki 43%. Hasil uji hubungan ketakutan Covid-19 dengan jenis kelamin dikatakan berhubungan signifikan dengan nilai chi-square 0,001 (<0,05). Begitupun dengan hasil tingkat ketakutan masyarakat terhadap Covid-19 berdasarkan usia berada pada tingkat ketakutan sedang, dengan presentase usia dewasa jauh lebih banyak 90% dibandingkan usia remaja 10%. Hasil uji hubungan ketakutan covid-19 dengan usia dikatakan tidak berhubungan signifikan, karena nilai chi-square >0,05 (0,265).
Kematangan Beragama dan Kepuasan Pernikahan di Ciputat Timur Tangerang Selatan Hafid, Salsabila; Prihatini, Rini Laili
Jurnal Penyuluhan Agama Jurnal Penyuluhan Agama | Vol. 10 No. 1, 2023
Publisher : Islamic Extension Guidance Study Program (BPI) of the Faculty of Da'wah and Communication

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/jpa.v10i1.28547

Abstract

Abstract: Religious maturity and marriage satisfaction can be used as reinforcing factors to maintain household life. This study aims to: 1) describe the level of marital satisfaction among lecturers at religious campuses, and 2) analyze the influence of religious maturity on marital satisfaction among lecturers at religious campuses. This research approach uses quantitative with survey method. The number of samples in this study was 90 respondents. The data analysis used is classical assumption test, simple linear regression test, t test (partial), correlation coefficient test, and determination coefficient test. The results showed that: 1) the level of marital satisfaction among lecturers on religious campuses is classified as moderate tends to be high, and 2) religious maturity has a positive and significant effect on marital satisfaction among lecturers on religious campuses. That is, the higher the religious maturity, the higher the marriage satisfaction, and vice versa.Abstrak: Kematangan beragama dan kepuasan pernikahan dapat dijadikan faktor penguat untuk mempertahankan kehidupan rumah tangga. Penelitian ini bertujuan untuk: 1) mendeskripsikan tingkat kepuasan pernikahan pada kalangan dosen di kampus agama, dan 2) menganalisis pengaruh kematangan beragama terhadap kepuasan pernikahan pada kalangan dosen di kampus agama. Pendekatan penelitian ini menggunakan kuantitatif dengan metode survei. Jumlah sempel penelitian ini sebanyak 90 responden. Analisis data yang digunakan adalah uji asumsi klasik, uji regresi linear sederhana, uji t (parsial), uji koefisien kerelasi, dan uji koefisien determinasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) tingkat kepuasan pernikahan pada kalangan dosen di kampus agama tergolong sedang cenderung tingg, dan 2) kematangan beragama berpengauh positif dan signifikan terhadap kepuasan pernikahan pada kalangan dosen di kampus agama. Artinya, semakin tinggi kematangan agama maka semakin tinggi juga kepuasan pernikahan, dan begitupun sebaliknya.
Improving Religious Literacy in Muallaf in Pituruh Sub- District, Purworejo District Astuti, Wiji; Aziz, Abdul
Jurnal Penyuluhan Agama Jurnal Penyuluhan Agama | Vol. 10 No. 1, 2023
Publisher : Islamic Extension Guidance Study Program (BPI) of the Faculty of Da'wah and Communication

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/jpa.v10i1.30013

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pemahaman keagamaan para muallaf di Kecamatan Pituruh Kabupaten Purworejo dan menganalisis strategi pelaksanaan penyuluh Islam dalam meningkatkan literasi agama pada muallaf serta mengidentifikasi  faktor pendukung dan faktor penghambat penyuluh agama Islam dalam meningkatkan literasi agama pada muallaf di Kecamatan Pituruh Kabupaten Purworejo. Penelitian ini menggunakan penelitian lapangan yang berbentuk deskriptif kualitatif. Dalam rangka mendapatkan data yang dibutuhkan, penulis menggunakan teknik observasi partisipatif, wawancara dan dokumentasi. Sumber informasinya adalah kepala KUA dan penyuluh Agama Islam Kecamatan Pituruh dan Muallaf di Kecamatan Pituruh. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi pelaksanaan penyuluhan agama Islam dalam meningkatkan literasi agama pada muallaf adalah ceramah dan silaturahmi. Jenis ceramahnya adalah khutbah Jum’at, ceramah ramadhan dan ceramah majlis taklim. Faktor pendukung penyuluh agama dalam meningkatkan  literasi agama pada muallaf yaitu banyaknya majlis taklim yang sudah terbentuk di setiap desa, sarana transportasi yang memadai, banyaknya masjid dan mushola, mayoritas masyarakat beragama Islam dan ormas Islam yang sedang gencar dibentuk. Sedangkan faktor penghambat penyuluh agama islam dalam meningkatkan literasi agama pada muallaf adalah kurangnya jumlah penyuluh, status muallaf dan perbedaan pendapat mengenai agama.Abstract: This study aims to describe the religious understanding of converts in Pituruh Subdistrict, Purworejo Regency and to analyze the implementation strategy of Islamic instructors in increasing religious literacy in converts and to identify supporting factors and inhibiting factors of Islamic religious instructors in increasing religious literacy in converts in Pituruh Subdistrict, Purworejo Regency. This study uses field research in the form of qualitative descriptive. In order to obtain the required data, the authors used participatory observation techniques, interviews and documentation. The source of the information was the head of the KUA and Islamic Religious Education instructors in the Pituruh and Muallaf sub-districts in the Pituruh sub-district. The results of the study show that the strategy for implementing Islamic religious counseling in increasing religious literacy in converts is lectures and hospitality. The types of lectures are Friday sermons, Ramadan lectures and majlis taklim lectures. Factors supporting religious instructors in increasing religious literacy among converts are the large number of majlis ta'lim that have been formed in each village, adequate transportation facilities, the large number of mosques and prayer rooms, the majority of Muslim communities and Islamic mass organizations which are being intensively formed. Meanwhile, the inhibiting factors for Islamic religious instructors in increasing religious literacy among converts are the lack of number of instructors, the status of converts and differences of opinion regarding religion.

Page 10 of 14 | Total Record : 131