cover
Contact Name
Muhtar Mochamad Solihin
Contact Email
muhtarsolihin@uinjkt.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jpa.bpi@uinjkt.ac.id
Editorial Address
Lt 3 Gedung Fak. Dakwah dan Ilmu Komunikasi Jl. Ir. H. Juanda No. 95 Ciputat Timur, Kota Tangerang Selatan, Banten 15412
Location
Kota tangerang selatan,
Banten
INDONESIA
Jurnal Penyuluhan Agama
ISSN : 28280121     EISSN : 2828013X     DOI : https://doi.org/10.15408/jpa
Focus This journal focused on religion extention the results of field research, the results of literature reviews (critical/literature review), as well as the results of community development activities and/or social religion extention carried out by individuals and/or groups of researchers, practitioners and academics (students and/or lecturers) Jurnal ini berfokus pada penyuluhan agama hasil penelitian lapangan, hasil kajian pustaka (kritis/review literatur), serta hasil kegiatan pemberdayaan masyarakat dan/atau penyuluhan sosial keagamaan yang dilakukan oleh individu dan/atau kelompok peneliti, praktisi dan akademisi (mahasiswa dan/atau dosen) Scope Religion Guidance | Spiritual Guidance | Religion Extension | Social Extension | Community Development Extension | Non-Formal Education | Behavior Change Communication | Community Empowerment/ Development | Community Intervention | Islam and Mental Health | Gender and Development Studies Bimbingan Agama | Bimbingan Spiritual | Penyuluhan Agama | Penyuluhan Sosial | Penyuluhan Pembangunan Masyarakat | Pendidikan Non Formal | Komunikasi Perubahan Perilaku | Pemberdayaan/ Pengembangan Masyarakat | Intervensi Komunitas | Islam dan Kesehatan Mental | Kajian Gender dan Pembangunan
Articles 131 Documents
Pembinaan Keagamaan dalam Meningkatkan Penerimaan Diri Penerima Manfaat Rumah Singgah Shelter Sehati Dompet Dhuafa di Jakarta Pusat Puji Rahayu, Retno Puji; Arwan, Artiarini Puspita
Jurnal Penyuluhan Agama Jurnal Penyuluhan Agama | Vol. 12 No. 1, 2025
Publisher : Islamic Extension Guidance Study Program (BPI) of the Faculty of Da'wah and Communication

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/jpa.v0i0.45173

Abstract

Abstract: Shelter Sehati Dompet Dhuafa provides temporary housing for patients and their families undergoing treatment. In this challenging situation, self-acceptance is an important aspect for an individual's psychological well-being. Religious guidance carried out at the shelter aims to provide moral and spiritual support, which is expected to increase the self-acceptance of beneficiaries. This study aims to explore religious guidance activities in increasing the self-acceptance of beneficiaries at Rumah Singgah Shelter Sehati Dompet Dhuafa in Central Jakarta. Guidance activities carried out iclude congregational prayer, fiqh studies, and regular religious studies. The research method used is qualitative with a phenomenological approach, which involves in-depth interviews with beneficiaries and observations of guidance activities. The results of the study indicate that religious guidance can increase the self-acceptance of beneficiaries. Before joining the program, many beneficiaries had difficulty accepting their psychological conditions due to the treatment process such as anxiety, depression and trauma. However, after being involved in guidance activities, there was a clear increase in self-acceptance, which was marked by their ability to come to terms with difficult circumstances and reduce feelings of anxiety and depression.Abstrak: Shelter Sehati Dompet Dhuafa menyediakan hunian sementara bagi pasien dan keluarga yang sedang menjalani perawatan. Dalam situasi yang penuh tantangan ini, penerimaan diri merupakan aspek penting bagi kesejahteraan psikologis individu. Pembinaan agama yang dilaksanakan di shelter bertujuan untuk memberikan dukungan moral dan spiritual yang diharapkan dapat meningkatkan penerimaan diri penerima manfaat. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi kegiatan bimbingan agama dalam meningkatkan penerimaan diri penerima manfaat di Shelter Rumah Singgah Sehati Dompet Dhuafa Jakarta Pusat. Kegiatan bimbingan yang dilaksanakan meliputi shalat berjamaah, kajian fiqih, dan kajian agama rutin. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan fenomenologi yaitu wawancara mendalam kepada penerima manfaat dan observasi kegiatan bimbingan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bimbingan agama dapat meningkatkan penerimaan diri penerima manfaat. Sebelum mengikuti program, banyak penerima manfaat yang mengalami kesulitan menerima kondisi psikologisnya akibat proses perawatan seperti kecemasan, depresi dan trauma. Namun, setelah terlibat dalam kegiatan bimbingan, terjadi peningkatan penerimaan diri yang nyata, yang ditandai dengan kemampuan mereka untuk menerima keadaan sulit dan mengurangi perasaan cemas dan depresi.
Pengaruh Dukungan Sosial Teman Sebaya terhadap Resiliensi Akademik Mahasiswa UIN Syarif Hidayatullah Jakarta Melani, Dian Puspita; Solihin, Muhtar Mochamad
Jurnal Penyuluhan Agama Jurnal Penyuluhan Agama | Vol. 12 No. 1, 2025
Publisher : Islamic Extension Guidance Study Program (BPI) of the Faculty of Da'wah and Communication

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/jpa.v0i0.45218

Abstract

Abstract: Final year students need to have good academic resilience, this can happen if there is social support from outside parties, one of which is social support from peers. Therefore, the objectives of this research are: 1. To describe the level of academic resilience of final students at the Faculty of Da'wah and Communication Sciences, UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, 2. To analyze the influence of the variable (X) Peer Social Support on the variable (Y) Academic Resilience of Students at the Faculty of Da'wah and Communication Sciences. This research approach uses the Quantitative Correlational Method with a sample size of 85 students from the Faculty of Da'wah and Communication Sciences, UIN Syarif Hidayatullah Jakarta. The data analysis techniques used in this research are the Kolmogrov Smirnov normality test, simple linear test, correlation coefficient test, coefficient of determination test, T hypothesis test (partial), and F hypothesis test (simultaneous) using the SPSS Statistics 20 application. Social Support from Peers' Social Friends influences Academic Resilience so that Ha is accepted. The results of this research show: 1) The level of peer social support on academic resilience is 0.410, which is classified as a moderate correlation and has a positive value, 2) There is a significant influence between the social support variable of peers on the academic resilience variable of students in the faculty of da'wah and communication sciences with a value of Tcount (4.091) > Ttable (1.989), meaning that the higher the social support of peers, the higher the academic resilience of students in the faculty of Da'wah and communication sciences at UIN Syarif. Hidayatullah Jakarta.Abstrak: Mahasiswa tingkat akhir perlu memiliki resiliensi akademik yang baik, hal tersebut dapat terjadi apabila ada dukungan sosial dari pihak luar salah satunya yaitu dukungan sosial teman sebaya. Oleh karena itu tujuan dari penelitian ini : 1. Untuk mendeskripsikan tingkat Resiliensi Akademik Mahasiswa Akhir Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, 2. Untuk menganalisis pengaruh variabel (X) Dukungan Sosial Teman Sebaya Terhadap Variabel (Y) Resiliensi Akademik Mahasiswa Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi. Pendekatan penelitian ini menggunakan Metode Kuantitatif Korelasional dengan jumlah sampel 85 Mahasiswa Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi UIN Syarif Hidayatullah Jakarta. Teknik analisis data yang digunakan penelitian ini adalah uji normalitas kolmogrov smirnov, uji linear sederhana, uji koefisien korelasi, uji koefisien determinasi, uji hipotesis T (parsial), dan uji hipotesis F (simultan) dengan menggunakan aplikasi SPSS Statistics 20. Dukungan Sosial Teman Sosial Teman Sebaya berpengaruh terhadap Resiliensi Akademik sehingga Ha di terima. Hasil penelitian ini menunjukkan : 1) Tingkat dukungan sosial teman sebaya terhadap resiliensi akademik sebesar 0,410 tergolong korelasi sedang dan memiliki nilai positif, 2) Terdapat pengaruh yang siginifikan antara variabel dukungan sosial teman sebaya terhadap variabel resiliensi akademik mahasiswa fakultas dakwah dan ilmu komunikasi dengan nilai Thitung (4,091) > Ttabel (1,989), artinya semakin tinggi dukungan sosial teman sebaya maka semakin tinggi resiliensi akademik mahasiswa fakultas dakwah dan ilmu komunikasi UIN Syarif Hidayatullah Jakarta.
Strategi Peningkatan Pengetahuan Agama Islam pada Jama’ah Majelis Taklim Al-Sakinah Mempawah Subawaihin, Imam
Jurnal Penyuluhan Agama Jurnal Penyuluhan Agama | Vol. 12 No. 1, 2025
Publisher : Islamic Extension Guidance Study Program (BPI) of the Faculty of Da'wah and Communication

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/jpa.v0i0.45542

Abstract

Abstract: Every human being, especially Muslims, is obliged in their lives to always improve their religious knowledge. This is because in Islam there are many rules that must be obeyed and done to lead the perpetrator to a happy life in this world and the hereafter. In its implementation, it requires several strategies for its success. This study aims to determine the strategy of increasing Islamic religious knowledge in Majelis Taklim Al-Sakinah Pak Nungkat Hamlet, Sekabuk Village, Sadaniang District, Mempawah Regency. The method used in this research is descriptive qualitative by using observation, interviews, and documentation in data collection. The subject and object of this research are the chairman of Majelis Taklim Al-Sakinah and the improvement of Islamic religious knowledge in the congregation of Majelis Taklim Al-Sakinah. The results of the research include the routine activities of majelis taklim which are held once a week with Qur'an learning activities, giving religious lectures, and qosidah art skills. In its strategy, it uses a personal approach by embracing the congregation of mothers and practices related to fardhu kifayah. The supporting factors of the activities are adequate facilities and infrastructure as well as the support of local and regional governments and organizations. The inhibiting factors are not all worshipers have private vehicles and road access and unfavorable weather as well as the clash of activity schedules with the livelihoods of worshipers. Abstrak: Setiap manusia khususnya umat Islam wajib dalam kehidupannya agar selalu meningkatkan ilmu pengetahuan agamanya. Hal ini dikarenakan dalam agama Islam banyak aturan-aturan yang harus ditaati dan dikerjakan untuk mengantarkan pelakunya mendapatkan kehidupan yang bahagia dunia dan akhiratnya. Dalam pelaksanaanya membutuhkan beberapa strategi untuk keberhasilannya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi peningkatan pengetahuan agama Islam di Majelis Taklim Al-Sakinah Dusun Pak Nungkat Desa Sekabuk Kecamatan Sadaniang Kabupaten Mempawah. Metode yang digunakan dalam Penelitian ini yaitu kualitatif deskriptif dengan menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi dalam pengumpulan datanya. Adapun subjek dan objek penelitian ini yaitu ketua Majelis Taklim Al-Sakinah dan peningkatan pengetahuan agama Islam pada jama’ah Majelis Taklim Al-Sakinah. Hasil penelitian antara lain adanya kegiatan rutin majelis taklim yang diadakan sepekan sekali dengan aktivitas belajar Al Qur’an, pemberian ceramah agama, dan keterampilan seni qosidah. Dalam strateginya menggunakan pendekatan personal dengan merangkul jamaah ibu-ibu dan adanya praktek terkait fardhu kifayah. Adapun Faktor pendukung kegiatan sarana dan prasarana memadai serta dukungan pemerintah setempat dan daerah serta organisasi. Faktor penghambat tidak semua jamaah memiliki kendaraan pribadi dan akses jalan serta cuaca yang kurang baik serta bentroknya jadwal kegiatan dengan mata pencaharian jamaah.
Implementasi Nilai Agama Islam mMelalui Mauidhoh Hasanah di MT Baitul Atiq Sokolilo Tuban Jawa Timur Nihayah, Ulin
Jurnal Penyuluhan Agama Jurnal Penyuluhan Agama | Vol. 12 No. 1, 2025
Publisher : Islamic Extension Guidance Study Program (BPI) of the Faculty of Da'wah and Communication

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/jpa.v0i0.45667

Abstract

Abstract: religious guidance using the mauidhoh hasanah method plays an important role in internalizing Islamic values among the congregants of the majelis taklim. The main issue faced is the lack of understanding and awareness in practicing Islamic teachings. Mauidhoh hasanah is an effective method as it is delivered wisely, touchingly, and relevantly, making it easier for the congregants to understand and apply these values in their daily lives. This study employs a qualitative method with a phenomenological approach. Data is obtained through interviews, observations, and documentation. The findings show that the internalization of Islamic values occurs in three stages: value transformation through sermons containing advice, stories, tabsyir wa tandzhir, and wasiat; value transactions through discussions; and value trans-internalization, reflected in changes in attitudes and behavior. The internalized values include faith (aqidah), worship (ibadah), and morality (akhlaq). The congregants experience increased faith, discipline in worship, and improved character. The forms of mauidhoh hasanah applied include direct advice, inspirational stories from the Qur’an and hadith, motivation through tabsyir wa tandzhir, and moral and spiritual messages.Abtrak: bimbingan agama dengan metode mauidhoh hasanah berperan penting dalam menginternalisasi nilai-nilai Islam pada jamaah majelis taklim. Permasalahan utama yang dihadapi adalah kurangnya pemahaman dan kesadaran dalam mengamalkan ajaran Islam. Mauidhoh hasanah menjadi metode efektif karena penyampaiannya bijak, menyentuh, dan relevan, sehingga jamaah lebih mudah memahami dan mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Data diperoleh melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa internalisasi nilai Islam berlangsung dalam tiga tahap: transformasi nilai melalui ceramah berisi nasihat, kisah, tabsyir wa tandzhir, dan wasiat; transaksi nilai melalui diskusi; serta transinternalisasi nilai dalam perubahan sikap dan perilaku jamaah.Nilai-nilai yang diinternalisasi meliputi akidah, ibadah, dan akhlak. Jamaah mengalami peningkatan keyakinan, kedisiplinan beribadah, serta perubahan akhlak menjadi lebih baik. Bentuk mauidhoh hasanah yang diterapkan mencakup nasihat langsung, kisah inspiratif dari Al-Qur’an dan hadis, motivasi tabsyir wa tandzhir, serta wasiat moral dan spiritual.
Pengaruh Lingkungan Masyarakat terhadap Sikap Religius Alumni Pesantren Tahfidz Qur’an Terpadual-Hikmah Cirebon Salsabila, Zahra; Negoro, Noor Bekti
Jurnal Penyuluhan Agama Jurnal Penyuluhan Agama | Vol. 12 No. 1, 2025
Publisher : Islamic Extension Guidance Study Program (BPI) of the Faculty of Da'wah and Communication

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/jpa.v0i0.46528

Abstract

Abstract: The Islamic boarding school (pesantren) serves as a platform for developing the knowledge, abilities, and skills of its alumni to become religious experts and acquire competencies to build a civil society. However, the graduation of students presents a challenge: whether alumni can maintain and apply the religious values instilled during their education in different community environments. This study aims to analyze the significant influence of the community environment on the religious attitudes of alumni of Al-Hikmah Integrated Tahfidz Qur'an Islamic Boarding School, Cirebon, using a quantitative approach with 79 respondents. The results show that the community environment (X) positively and significantly influences religious attitudes (Y). However, further analysis indicates that peer association (X1) does not significantly affect religious attitudes, with a significance value of 0.203 > 0.05 and t-value of 1.283 < t-table 1.992. In contrast, the condition of the surrounding community significantly influences religious attitudes, with a significance value of 0.01 < 0.05 and t-value of 3.614 > t-table 1.992.Abstrak: Pesantren merupakan wadah untuk mengembangkan pengetahuan, kemampuan, serta keterampilan para alumninya agar menjadi seorang ahli agama dan memiliki keahlian serta keterampilan untuk membangun kehidupan masyarakat madani. Namun, lulusnya santri dari Pesantren menjadi tantangan tersendiri: apakah alumni Pesantren dapat mempertahankan dan menerapkan nilai-nilai serta sikap religius yang telah ditanamkan saat di Pesantren ketika berada di lingkungan masyarakat yang berbeda. Berdasarkan observasi awal peneliti, terdapat berbagai fenomena perubahan sikap religius di kalangan alumni Pesantren yang menjadi perhatian, khususnya dalam sikap religius. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis adakah pengaruh yang signifikan antara lingkungan masyarakat terhadap sikap religius alumni Pesantren Tahfidz Qur’an Terpadu Al-Hikmah Cirebon dan untuk menganalisis seberapa signifikan pengaruh antara variabel. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jumlah sampel 79 responden. Hasil penelitian menunjukan bahwa variabel X (lingkungan masyarakat) berpengaruh positif dan signifikan terhadap variabel Y (sikap religius), namun ketika dilakukan analisis lebih lanjut untuk mengetahui indikator variabel X mana yang mempunyai pengaruh yang lebih signifikan, didapatkan bahwa X1 (teman bergaul) tidak berpengaruh secara signifikan terhadap variabel Y (sikap religius) dengan nilai signifikan 0,203 > 0,05 dan nilai t hitung 1,283 < Ttabel 1,992. Adapun untuk kondisi masyarakat sekitar dinyatakan berpengaruh secara signifikan terhadap sikap religius (Y) dengan nilai signifikan 0,01 < 0,05 dan nilai t hitung 3,614 > Ttabel 1,992. 
Pengaruh Komunikasi Penyuluhan Agama Swadaya terhadap Peningkatan Motivasi Kerja pada Anggota Makoopsud I Jakarta Rizkulloh, Mochamad Azmi; Prihatini, Rini Laili
Jurnal Penyuluhan Agama Jurnal Penyuluhan Agama | Vol. 12 No. 1, 2025
Publisher : Islamic Extension Guidance Study Program (BPI) of the Faculty of Da'wah and Communication

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/jpa.v0i0.45240

Abstract

Abstract: This study aims to analyze the influence of self-reliant religious counseling communication on improving work motivation among members of MAKOOPSUD I Jakarta. The research employs a quantitative approach, involving 80 respondents selected through simple random sampling from a total population of 404 individuals. Data were collected using a Likert-scale questionnaire and analyzed using simple linear regression. The findings reveal that self-reliant religious counseling communication significantly influences work motivation. Effective communication, both verbal and non-verbal, enhances understanding of spiritual values and work ethics, ultimately fostering greater enthusiasm and dedication in task execution. Key factors such as message clarity, appropriate communication media, and active involvement of counselors were found to be crucial for the success of this communication. This study is expected to serve as a reference for the development of mental coaching programs in military environments, particularly in enhancing work motivation through spiritual approaches. Furthermore, it provides guidance for self-reliant religious counselors to optimize their communication strategies for greater effectiveness. Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh komunikasi penyuluhan agama swadaya terhadap peningkatan motivasi kerja anggota MAKOOPSUD I Jakarta. Penelitian dilakukan menggunakan pendekatan kuantitatif dengan melibatkan 80 responden yang dipilih secara acak sederhana dari total populasi 404 orang. Data dikumpulkan melalui kuesioner berskala Likert dan dianalisis menggunakan regresi linear sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pola komunikasi berorientasi digunakan oleh penyuluh agama swadaya atau petugas bintal, tingkat singinkasnsi 75,8% terpengaruh oleh komunikasi yang dilakukan, dan pesan yang disampaikan adalah faktor terbesar yang mempengaruhi keberhasilan komunikasi.. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi acuan dalam pengembangan program pembinaan mental di lingkungan militer, khususnya untuk meningkatkan motivasi kerja melalui pendekatan spiritual, serta memberikan panduan bagi penyuluh agama swadaya untuk meningkatkan efektivitas strategi komunikasi mereka.
Dinamika Kesejahteraan Psikologis Guru Honorer SD Negeri 02 Tiudan, Kecamatan Gondang, Kabupaten Tulungagung Ghaybiyyah, Faatihatul; Mahpur, Mohammad
Jurnal Penyuluhan Agama Jurnal Penyuluhan Agama | Vol. 8 No. 1, 2021
Publisher : Islamic Extension Guidance Study Program (BPI) of the Faculty of Da'wah and Communication

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/jpa.v8i1.24367

Abstract

Guru honorer merupakan guru yang diangkat secara resmi oleh pemerintah untuk mengatasi kekurangan guru (Mulyasa, 2006). Birokrasi pemerintah yang kurang memperhatikan hak guru honorer membuat guru honorer harus memutar otak agar bisa mencukupi kebutuhan hidup sehari-hari. Hal ini bukan  hanya terjadi di satu wilayah saja, namun menyebar di seluruh wilayah di Indonesia. Pemerintah diharapkan bisa memberikan perhatian khusus bagi guru-guru yang ada di seluruh Indonesia, utamanya adalah guru honorer. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dinamika kesejahteraan psikologis guru honorer SD Negeri 02 Tiudan, upaya guru honorer untuk menghadapi situasi sulit, upaya yang dilakukan guru honorer untuk mencapai kesejahteraan psikologis. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah fenomenologi. Subjek dalam penelitian ini berjumlah dua orang. Subjek yang pertama dengan karakteristik perempuan berada pada usia 33 tahun yang telah menjadi guru selama 11 tahun di SD Negeri 02 Tiudan. Sedangkan subjek yang kedua dengan karakteristik laki-laki berada pada usia 33 tahun yang telah menjadi guru honorer selama 8 tahun di SD Negeri 02 Tiudan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dinamika kesejahteraan psikologis pada guru honorer SD Negeri 02 Tiudan ditunjukkan secara signifikan oleh kedua subjek. Terdapat dinamika kesejahteraan psikologis pada kedua subjek, yakni perubahan dalam fisik, psikologis, finansial, spiritual, sosial, dan kognitif. Kesimpulan dalam penelitian ini adalah terdapat dinamika kesejahteraan psikologis pada guru honorer SD Negeri 02 Tiudan. Dinamika ini mengacu pada adanya perubahan yang signifikan pada kedua subjek. Upaya kedua subjek untuk menghadapi keadaan sulit adalah dengan berusaha memaksimalkan potensi yang dimiliki kedua subjek. Sedangkan untuk upaya mencapai kesejahteraan psikologis, kedua subjek mempunyai usaha yang berbeda untuk mencapai kesejahteraan psikologis. Subjek pertama mempunyai usaha yang linier dalam keilmuannya yakni membuka bimbingan belajar, sedangkan subjek yang kedua adalah memilih untuk membuka bisnis makanan, minuman, dan pulsa.
Bimbingan Agama Dalam Mengatasi Kecemasan Pada Lansia Melalui Dzikir di Panti Sosial Tresna Werdha Budi Mulia 1 Cipayung – Jakarta Timur Dewini, Adelia Pratiwi; Halim, M Jufri
Jurnal Penyuluhan Agama Jurnal Penyuluhan Agama | Vol. 8 No. 1, 2021
Publisher : Islamic Extension Guidance Study Program (BPI) of the Faculty of Da'wah and Communication

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/jpa.v8i1.24369

Abstract

Lanjut usia meruakan suatu keadaan yang ditandai dengan perubahan dan penurunan kesehatan, kekuatan, ketahanan fisik serta daya kemampuan untuk menjalankan kegiatan sehari-hari. Kondisi kelemahan dan penurunan tersebut menjadi masalah yang serius yang dapat mengakibatkan kecemasan. Selain mengalami penurunan fisik, para lansia harus menghadapi masalah psikologis seperti kekhawatiran tentang rasa takutnya terhadap kematian, kehilangan keluarga atau teman karib, dukungan sosial. Panti sosial ini telah memberikan bimbingan agama kepada lansia terutma kegiatan dzikir “Dzikir Ratib Al-Hadad” secara khusus diberikan oleh pihak panti berupa memberikan jalan yang dapat mengatasi lansia dari kecemasan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis proses bimbingan agama dalam mengatasi kecemasan pada lansia melalui dzikir dan faktor pendukung dan penghambat bimbingan agama dala mengatasi kecemasan pada lansia melalui dzikir. Metodologi penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Teknik pengumpulan data yan digunakan adalah observasi, wawancara dan dokumentasi. Juga dari referensi buku, jurnal dan data lembaga yang terkait dengan lansia. Hasil penelitin ini menjelaskan bahwa proses pelaksanaan bimbingan agama memiliki berpengaruh terutama dalam kegiatan dzikir dalam mengatasi kecemasan pada lansia. Kegiatan dzikir khusus dengan materi Dzikir Ratib Al-Hadad. Keutaman dari dzikir ini adalah jika mengamalkannya akan dipanjangkan umur, mendapat khusnul khotimah dan senantiasa berada dalam perlindungan Allah SWT. Dzikir ini membawa perubahan pada lansia dalam mengatasi kecemasan. Adanya ketenangan dan ketentraman jiwa, kebahagiaan serta mengingatkan akan kematian dengan khusnul khotimah. Faktor pendukungnya yaitu dari sarana dan prasarana serta dukungan besar dari semua pihak panti sosial. Sedangkan faktor penghambatnya adalah kondisi penurunan fisik dan kesehatan.
Pembinaan Akhlak Remaja Melalui Dzikir di Majelis Dzikir Seroja Tangerang Selatan Mulyani, Susi; Jamal, Fauzun
Jurnal Penyuluhan Agama Jurnal Penyuluhan Agama | Vol. 8 No. 1, 2021
Publisher : Islamic Extension Guidance Study Program (BPI) of the Faculty of Da'wah and Communication

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/jpa.v8i1.24373

Abstract

Pembinaan akhlak adalah suatu penanganan yang berbentuk pengarahan terhadap kemampuan seseorang agar berperilaku lebih baik. Salah satu bentuk pembinaan yang dapat memberikan perubahan terhadap perilaku adalah dzikir. Dzikir adalah salah satu kegiatan mengingat Allah SWT yang meliputi segala bentuk ibadah dan perbuatan yang bertujuan untuk menghindarkan diri dari kejahatan atau perilaku yang tidak baik. Pelaksanaan dzikir dalam membina akhlak yang dilakukan di Majelis Dzikir Seroja menjadi fokus dalam penelitian ini. Tujuan penelitian adalah menganalisis proses pelaksanaan dzikir yang dilakukan di Majelis Dzikir Seroja Tangerang Selatan, menganalisis faktor pendukung dan penghambat dalam pembinaan akhlak remaja di Majelis Dzikir Seroja Tangerang Selatan. Penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan metode fenomenologi. Teknik pengambilan sampel menggunakan Purposive Sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara dan dokumentasi. Analisis data dengan mengumpulkan segala bentuk informasi dari berbagai sumber yang berkaitan dengan judul skripsi ini, kemudian disusun dalam bentuk rangkuman, dan kemudian dianalisis kembali dengan menggunakan analisis SWOT. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa proses pelaksanaan dzikir dilakukan dengan mengidentifikasi terlebih dahulu masalah yang dihadapi oleh remaja, melakukan penelaahan dan pengungkapan masalah dengan tujuan memberikan solusi terhadap permasalahan masalah yang dihadapi oleh remaja, konseling dengan tujuan menunjukkan kesadaran dan menjawab terhadap identifikasi masalah dan faktor pendukung terdiri dari respon masyarakat dan dukungan orang tua yang baik, partisipasi para Ustadz dalam memberikan pengetahuannya kepada remaja, dan faktor penghambat terdiri dari target penyelesaian pembinaan yang tidak optimal dan kondisi Covid-19 yang tidak memungkinkan untuk melakukan kegiatan.
Hubungan Penyuluhan Agama Dengan Pengetahuan Agama Jamaah di Majelis Ta’lim Aisyahturidho Kecamatan Cilodong - Depok Fitriyani, Anisa; Solihin, Muhtar Mochamad
Jurnal Penyuluhan Agama Jurnal Penyuluhan Agama | Vol. 8 No. 1, 2021
Publisher : Islamic Extension Guidance Study Program (BPI) of the Faculty of Da'wah and Communication

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/jpa.v8i1.24375

Abstract

Pendidikan agama islam non formal seperti majelis taklim merupakan pendidikan yang memberikan pengetahuan mengenai islam agar senantiasa meningkatkan keimanan dan ketakwaannya kepada Allah SWT. sesuai dengan Al-Qur’an dan Hadits. Penyuluhan agama islam merupakan salah satu upaya yang dapat dilakukan dalam memberikan pengetahuan kepada jamaah majelis ta’lim. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan pengetahuan agama jamaah majelis ta’lim, menganalisis hubungan penyuluhan agama serta untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan pengetahuan agama jamaah di Majelis Taklim Aisyahturidho Kecamatan Cilodong. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian kuantitatif dengan metode sensus. Responden penelitian ini adalah ibu-ibu jamaah Majelis Ta’lim Aisyaturridho yang berjumlah 30 responden. Analisis data korelasi rank spearman yang diuji menggunakan SPSS 22. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan dan positif antara penyuluhan agama dengan pengetahuan agama jamaah Majelis Taklim Aisyahturidho dengan nilai signifikan 0,000<0,05 dan nilai koefisien korelasi sebesar 0,634 artinya tingkat keeratan korelasi yang kuat dan bernilai positif bermakna searah artinya apabila penyuluhan tinggi maka pengetahuan agama meningkat, dan apabila penyuluhan rendah maka pengetahuan agama rendah pula. Kemudian tingkat pengetahuan agama jamaah Majelis Taklim Aisyahturidho tinggi sebesar 57 persen, dan faktor-faktor yang berhubungan dengan pengetahuan agama adalah aqidah, ibadah, akhlak, metode, ceramah, serta media audio visual.

Page 7 of 14 | Total Record : 131