cover
Contact Name
Ahmad Fatoni
Contact Email
jurnalstifibp@gmail.com
Phone
+6281368741387
Journal Mail Official
jurnalstifibp@gmail.com
Editorial Address
Jl. Ariodillah III No.22A, RT.27/RW.9, 20 Ilir D. IV, Kec. Ilir Tim. I, Kota Palembang, Sumatera Selatan 30128
Location
Kota palembang,
Sumatera selatan
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Bakti Farmasi
ISSN : 25026712     EISSN : 26215519     DOI : -
Core Subject : Health, Science,
Jurnal Ilmiah Bakti Farmasi memuat hasil penelitian dan review hasil penelitian yang berhubungan dengan ilmu dan teknologi farmasi. Topik-topik karya ilmiah adalah di bidang kimia farmasi, biologi farmasi, farmakologi dan farmasi klinis, farmasetika, serta pemanfaatan bahan alam untuk produk farmasi
Articles 128 Documents
UJI AKTIVITAS EKSTRAK BUNGA TELANG (Clitorea Ternatea Linn.) SEBAGAI ANTIHIPERKOLESTEROLEMIA PADA HEWAN UJI MENCIT (Mus Musculus) Iman, Devansyah; Abdulkadir, Widy Susanti; Hiola, Faramita; Suleman, Ahmad
Jurnal Ilmiah Bakti Farmasi Vol 10 No 1 (2025): Jurnal Ilmiah Bakti Farmasi
Publisher : Lembaga Penelitian & Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM) STIFI Bhakti Pertiwi Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61685/jibf.v10i1.153

Abstract

Bunga telang (Clitorea ternatea L.) merupakan salah satu tanaman yang terbukti bisa digunakan sebagai obat alami yang mengandung beberapa senyawa kimia. Kolesterol adalah lemak yang diproduksi secara alami oleh hati dan bisa juga berasal dari makanan hewani. Jika kadar kolesterol melebihi batas normal maka akan timbul suatu kondisi penyakit yang disebut hiperkolesterolemia. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui efektifitas pemerian ekstrak bunga telang untuk menurunkan kadar kolesterol pada mencit. Penelitian ini menggunakan metode eksperimental pre test and post test dengan subjek penelitian mencit jantan (Mus musculus). Hewan uji dibagi menjadi 4 kelompok perlakuan yaitu kontrol positif (Simvastatin 20 mg/KgBB), kelompok ekstrak Bunga Telang dosis 100 mg/Kg BB, 200 mg/Kg BB dan 400 mg/Kg BB. Hasil penelitian ekstrak methanol bunga telang menunjukan bahwa kontrol positif simvastatin 20 mg/kgBB memiliki presentase terbesar untuk menurunkan kadar kolesterol pada mencit dengan hasil 97%, sedangkan untuk kelompok ekstrak yang memiliki presentase terbesar menurunkan kadar kolesterol yaitu ekstrak dengan dosis 400mg/kgBB dengan hasil 47%, dan kelompok esktrak dengan dosis 100mg/kgBB memiliki presentase penurunan paling kecil dengan hasil 37,7%. Kesimpulan dari penelitian didapatkan hasil bahwa ekstrak methanol bunga telang mampu menurunkan kadar kolesterol pada hewan uji mencit (Mus musculus).
UJI EFEK ANTIINFLAMASI FRAKSI ETIL ASETAT EKSTRAK DAUN SIRIH MERAH (Piper Crocatum Ruiz & Pav) TERHADAP TIKUS PUTIH JANTAN YANG DIINDUKSI DENGAN KARAGENIN Lely, Nilda; Erjon; Puspitasari, Dina
Jurnal Ilmiah Bakti Farmasi Vol 10 No 1 (2025): Jurnal Ilmiah Bakti Farmasi
Publisher : Lembaga Penelitian & Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM) STIFI Bhakti Pertiwi Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61685/jibf.v10i1.154

Abstract

Daun sirih merah (Piper crocatum Ruiz & Pav) merupakan tanaman yang digunakan sebagai obat tradisional. Daun sirih merah mengandung metabolit skunder yang berpotensi sebagai antiinflamasi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui efek antiinflamasi fraksi etil asetat daun sirih merah terhadap tikus putih jantan yang di induksi karagenin. Ekstrak di peroleh dari proses maserasi dan dilanjutkan dengan fraksinasi. Hewan uji dibagi menjadi 5 kelompok, yaitu kelompok kontrol negatif (tween 80 1%), kelompok kontrol positif (natrium diklofenak 0,9 mg/kgBB), kelompok perlakuan fraksi etil asetat daun sirih merah dosis 25 mg/kgBB, 50 mg/kgBB dan 100 mg/kgBB. Hewan uji diinduksi dengan karagenin 1% dengan volume pemberian 0,1 ml secara subplantar. Parameter yang diamati adalah persen penurunan udema pada telapak kaki tikus putih jantan yang diukur menggunakan alat pletismometer setiap 30 menit selama 360 menit. Hasil penelitian menunjukkan bahwa fraksi etil asetat ekstrak daun sirih merah memiliki persen daya antiinflamasi berturut-turut 45,6%, 57,9%, 69%. Natrium diklofenak digunakan sebagai pembanding dengan dosis 0,9 mg/kgBB memiliki persen daya antiinflamasi yaitu 75,8%. Berdasarkan hasil statistik dengan uji ANOVA one way terdapat perbedaan yang signifikan (p<0.05). Dari penelitian yang dilakukan dapat disimpulkan bahwa fraksi etil asetat daun sirih merah memiliki efek antiinflamasi dengan dosis lebih efektif 100 mg/kgBB.
ANALISIS AKTIVITAS ANTIOKSIDAN EKSTRAK DAUN NIPAH (NYPA FRUTICAN) YANG DIEKSTRAKSI DENGAN VARIASI METODE EKSTRAKSI Hasanah, Mauizatul
Jurnal Ilmiah Bakti Farmasi Vol 10 No 2 (2025): Jurnal Ilmiah Bakti Farmasi
Publisher : Lembaga Penelitian & Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM) STIFI Bhakti Pertiwi Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61685/jibf.v10i2.156

Abstract

Penelitian dilakukan untuk membandingkan potensi antioksidan dari ekstrak metanol daun nipah (Nypa fruticans) yang diekstraksi dengan metode maserasi, perkolasi dan soxhletasi. Sampel penelitian yang digunakan adalah daun nipah kering sebanyak 200 g. Maserasi dilakukan selama 3 x 5 hari, perkolasi dilakukan selama 2 hari pada suhu ruangan, dan soxhletasi dilakukan selama 6 jam, pada suhu 800C. Pelarut yang digunakan untuk proses ekstraksi adalah metanol. Hasil ekstraksi memperoleh ekstrak dengan nilai rendemen dari metode maserasi, perkolasi dan soxhletasi berturut-turut sebesar 1,71%; 1,55% dan 1,50% b/b. Hasil uji antioksidan dengan pereaksi DPPH menunjukan nilai persen % inhibisi pada konsentrasi sampel (ppm) 200,160, 120, 80, 40 ppm dengan nilainya pada sampel ekstrak maserasi berturut-turut adalah 82,4; 74,17; 68,08; 57,71; 53,31%, sampel ekstrak perkolasi berturut – turut 80,33; 73,21; 67,04; 60,01; 52,17% sedangkan untuk sampel ekstrak soxhletasi berturut – turut 78,43; 73,17; 64,88; 58,74; 51,31%. Persamaan regresi linear untuk kurva konsentrasi digunakan untuk mendapatkan intensitas aktivitas antioksidan berupa IC50 dengan nilai ekstrak maserasi diperoleh 21,38 ppm, untuk ekstrak perkolasi 24,85 ppm dan ekstrak soxhletasi 31,05 ppm. Hasil perhitungan IC50 menunjukkan aktivitas antioksidan tertinggi terdapat pada ekstrak hasil maserasi, dilanjutkan ekstrak hasil perkolasi dan ekstrak hasil soxhletasi. Semua ekstrak memberikan aktivitas antioksidan yang bernilai sangat kuat.
UJI AKTIVITAS ANTIBAKTERI SEDIAAN OBAT KUMUR EKSTRAK BUNGA TELANG (Clitoria ternatea L.) TERHADAP STREPTOCOCCUS MUTANS Abdilah, Nurullah Asep; Jayantie, Dhyneu Dwi; Fauziah, Apipah
Jurnal Ilmiah Bakti Farmasi Vol 10 No 2 (2025): Jurnal Ilmiah Bakti Farmasi
Publisher : Lembaga Penelitian & Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM) STIFI Bhakti Pertiwi Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61685/jibf.v10i2.157

Abstract

Penyakit gigi dan mulut menempati urutan tertinggi yang diderita oleh masyarakat Indonesia dikarenakan banyaknya mengkonsumsi makanan cepat saji tinggi gula dan rendah nutrisi yang dapat mempercepat pembentukan plak dan meningkatkan risiko karies gigi oleh bakteri Streptococcus mutans. Bunga telang (Clitoria ternatea L.) secara tradisional memiliki kemampuan sebagai sumber antibakteri karena mengandung metabolit sekunder flavonoid dan alkaloid yang berpotensi sebagai antibakteri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas sediaan obat kumur ekstrak bunga C. ternatea sebagai antibakteri terhadap S. mutans. Bunga C. ternatea diekstraksi menggunakan pelarut etanol 96 % dengan metode maserasi, uji aktivitas antibakteri ekstrak bunga C. ternatea dengan cara mikrodilusi untuk menentukan Konsentrasi Hambat Minimum (KHM) dan uji aktivitas antibakteri obat kumur dilakukan dengan metode difusi cakram menggunakan pengukuran zona hambat, data dianalisis menggunakan SPSS (Statistical Product and Service Solutions). Hasil rendemen ekstrak bunga C. tenatea diperoleh 15.733 %, pada konsentrasi 0,125 mg/mL menunjukan penghambatan yang signifikan > 90 % terhadap S. mutans. Formulasi obat kumur dengan konsentrasi 1 % (F2) menunjukan aktivitas antibakteri sedang berdasarkan diameter zona hambat sebesar 6 mm. Penelitian ini menunjukan bahwa formulasi obat kumur ekstrak bunga C. ternatea memiliki potensi yang baik sebagai produk antibakteri alami terhadap S. mutans.
PENGARUH VARIASI KONSENTRASI VCO SEBAGAI MINYAK TERHADAP KARAKTERISTIK SELF NANO EMULSIFYING DRUG DELIVERY SYSTEM (SNEDDS) SIMVASTATIN Rosanta Sihombing, Esra; Patmayuni, Dewi; Munarsih, Ensiwi
Jurnal Ilmiah Bakti Farmasi Vol 10 No 2 (2025): Jurnal Ilmiah Bakti Farmasi
Publisher : Lembaga Penelitian & Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM) STIFI Bhakti Pertiwi Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61685/jibf.v10i2.159

Abstract

Simvastatin merupakan obat untuk pengobatan hiperlipidemia yang termasuk ke dalam Biopharmaceutical classification system (BCS) kelas II yang memiliki kelarutan dalam air yang buruk sekitar 0,01 mg/L. Self Nano-Emulsifiying Drug Delivery System (SNEDDS) merupakan suatu modifikasi sistem penghantaran obat yang dapat meningkatkan kelarutan obat. Tujuan penelitian ini untuk mendapatkan formula terbaik dari variasi VCO 1g, 1,5g, 2g dan mengetahui kestabilan serta visual sediaan SNEDDS yang terbaik. SNEDDS diformulasikan dalam fase minyak VCO, surfaktan Tween 80, dan ko-surfaktan PEG 400. Sediaan SNEDDS dilakukan uji organoleptis, % transmitan, waktu emulsifikasi, viskositas, pH, ukuran droplet, indeks polidispersitas, zeta potensial, dan sentrifugasi. Berdasarkan evaluasi yang telah dilakukan diperoleh formula terbaik SNEDDS simvastatin pada konsentrasi VCO 1g, dengan karakteristik organoleptis kuning bening, bau khas, tidak terjadi pemisahan, % transmitan 97,67 %, waktu emulsifikasi 5,38 detik 0,66, viskositas lebih dari 30 cPs, pH 8, ukuran partikel yaitu 25,44 nm ± 0,21, indeks polidispersitas 0.19 ± 0,08, nilai zeta potensial sebesar -13.63 mV dan penetapan kadar 99,9%.
PENGARUH KARAKTERISTIK SOSIODEMOGRAFI DAN KLINIS TERHADAP KEPATUHAN PENGOBATAN SERTA KUALITAS HIDUP PASIEN DIABETES MELITUS TIPE II DI RSUD DR. SOBIRIN MUSI RAWAS agungsriwijaya, reza; Lely, Nilda; Isromarina, Rini; miranda, vivi
Jurnal Ilmiah Bakti Farmasi Vol 10 No 2 (2025): Jurnal Ilmiah Bakti Farmasi
Publisher : Lembaga Penelitian & Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM) STIFI Bhakti Pertiwi Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61685/jibf.v10i2.158

Abstract

Diabetes Melitus (DM) merupakan penyakit metabolik kronis yang membutuhkan kepatuhan minum obat yang tinggi untuk mengontrol kadar gula darah, mencegah terjadi komplikasi dan meningkatkan kualitas hidup. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara karakteristik sosiodemografi dan klinis terhadap kepatuhan minum obat serta dampaknya terhadap kualitas hidup pasien diabetes melitus tipe 2 di RSUD dr. Sobirin Musi Rawas. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif analitik observasional dengan desain cross sectional menggunakan teknik quota sampling dengan 100 responden. Pengumpulan data menggunakan lembar observasi, kuesioner MMAS-8 dan WHOQOL-BREFF kemudian di analisa menggunakan uji statistik Chi-Square dan Mann-Whitney. Hasil analisis statistik Mann-Whitney menunjukkan adanya hubungan antara pendidikan (p=0,001) terhadap kepatuhan minum obat. Selain itu, hasil analisis Chi-Square menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara kepatuhan minum obat terhadap kualitas hidup pasien diabetes melitus tipe 2 di RSUD dr. Sobirin Musi Rawas (p=0,001). Faktor pendidikan berpengaruh terhadap kepatuhan minum obat, yang pada akhirnya berdampak pada kualitas hidup pasien.
STUDI IN SILICO: TOKSISITAS SENYAWA FENOLIK PADA BUAH KELAPA (Cocos nucifera) Nabilla, Zalfa
Jurnal Ilmiah Bakti Farmasi Vol 10 No 2 (2025): Jurnal Ilmiah Bakti Farmasi
Publisher : Lembaga Penelitian & Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM) STIFI Bhakti Pertiwi Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61685/jibf.v10i2.161

Abstract

Buah kelapa merupakan salah satu produk pertanian yang bernilai ekonomi tinggi. Buah kelapa dapat dimanfaatkan untuk pengobatan dan kecantikan karena mengandung senyawa kimia seperti polifenol, flavonoid, monoterpen/seskuitepen, asam fenolik. Beberapa senyawa fitokimia tersebut dapat berfungsi sebagai antioksidan. Air kelapa muda mengandung berbagai senyawa asam fenolik seperti asam p-hidroksibenzoat, asam p-coumaric, asam ferulat, asam vanilat. asam syringat, dan asam caffeic. Buah kelapa mengandung banyak senyawa (ligan) yang belum diketahui keamanannya menjadi dasar dilakukan penelitian prediksi toksisitas senyawa secara in silico menggunakan website KnapSack untuk mencari senyawa metabolit sekunder pada buah kelapa dan website ProTox untuk memprediksi tingkat toksisitas senyawa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa senyawa fenolik pada buah kelapa berada pada toksisitas kelas 4 dan 5 berdasarkan perbedaan nilai LD50, terdapat 2 dari enam senyawa fenolik pada buah kelapa yaitu p-coumaric acid terindikasi toksisitas aktif pada karsinogen dan ferulic acid toksisitas pada imun, sedangkan keempat senyawa fenolik lainnya yaitu caffeic acid, 4-hydroxybenzoic acid, syringic acid, dan vanillic acid aman dari prediksi toksisitas dan dapat digunakan untuk kesehatan.
PENGARUH VIDEO EDUKASI SWAMEDIKASI OBAT DIARE TERHADAP PENGETAHUAN DAN PERILAKU MASYARAKAT DI DESA MUNDU KABUPATEN CIREBON Saefullah, Indah Silviyanti; Zuniarto, Ahmad Azrul; Anjastika, Luky Septiansyah
Jurnal Ilmiah Bakti Farmasi Vol 10 No 2 (2025): Jurnal Ilmiah Bakti Farmasi
Publisher : Lembaga Penelitian & Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM) STIFI Bhakti Pertiwi Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61685/jibf.v10i2.162

Abstract

Swamedikasi merupakan tindakan pengobatan mandiri yang banyak dilakukan masyarakat, termasuk dalam menangani diare. Namun, kurangnya pengetahuan dan perilaku yang tepat dapat menyebabkan penggunaan obat yang tidak rasional. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh edukasi swamedikasi obat diare terhadap tingkat pengetahuan dan perilaku masyarakat di Desa Mundu, Kabupaten Cirebon. Penelitian ini menggunakan metode pre-eksperimental dengan desain pre-test dan post-test tanpa kelompok kontrol. Populasi penelitian berjumlah 6.993 orang dengan sampel sebanyak 98 orang yang dipilih menggunakan teknik non-probability purposive sampling. Instrumen penelitian berupa kuesioner pengetahuan dan perilaku swamedikasi obat diare yang disusun sendiri dan telah teruji valid dan reliabel. Analisis data dilakukan menggunakan uji Wilcoxon. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat peningkatan pengetahuan dan perubahan perilaku swamedikasi yang signifikan setelah pemberian edukasi, dengan nilai signifikansi masing-masing 0,0001. Temuan ini menunjukkan bahwa edukasi berperan penting dalam meningkatkan pemahaman dan mendorong perilaku yang lebih tepat dalam penggunaan obat diare secara mandiri. Oleh karena itu, intervensi edukatif perlu terus dikembangkan sebagai strategi promosi kesehatan dalam rangka meningkatkan kualitas swamedikasi di masyarakat.

Page 13 of 13 | Total Record : 128