cover
Contact Name
Arif Dwi Hartanto
Contact Email
arif.hartanto@unmer.ac.id
Phone
+6281331350416
Journal Mail Official
jrei@unmer.ac.id
Editorial Address
Terusan Dieng Street 62-64, Sukun, Malang City, East Java, 65146, Indonesia
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Journal of Regional Economics Indonesia
ISSN : -     EISSN : 27235769     DOI : 10.26905/jrei
Core Subject : Economy,
The Journal of Regional Economics Indonesia welcomes studies on the themes of development economics, especially those concerning four main issues, namely: (i) regional finance; (ii) banking; (iii) human resources; and (iv) regional / spatial economics. These four issues are obtained through empirical writing and ideas (literature review). The main objective is to provide a sharp analytical related to efforts to develop development economics. The objectives of the journal are expected to be able to contribute to the literature as well as practically.
Articles 75 Documents
DIGITALISASI DAN KEMISKINAN EKSTREM PADA WIRAUSAHA PERTANIAN DI JAWA TIMUR Natalia, Christiayu; Putranto, FX Gugus Febri
Journal of Regional Economics Indonesia Vol 4, No 2 (2023): Agustus 2023
Publisher : University Merdeka Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26905/jrei.v4i2.10959

Abstract

Masih tingginya angka kemiskinan ekstrem khususnya pada sektor pertanian di Jawa Timur, memerlukan solusi untuk pengentasannya. Penggunaan digitalisasi pertanian diharapkan dapat mengakselerasi efisiensi perekonomian pada sektor pertanian serta berdampak pada pengentasan kemiskinan ekstrem. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis determinan kemiskinan ekstrem pada wirausaha pertanian di Jawa Timur. Dengan melakukan analisis terhadap data Survei Sosial Ekonomi Nasional (Susenas) Maret 2022 menggunakan Regresi Logistik Ordinal Partially Proportional Odds Model (PPOM) diketahui bahwa digitalisasi berpengaruh secara signifikan terhadap kemiskinan. Wirausaha pertanian yang tidak menggunakan digitalisasi usaha lebih cenderung untuk menjadi miskin dan miskin ekstrem. Maka, diperlukan kebijakan untuk mendorong digitalisasi pertanian dalam mencapai efisiensi perekonomian dan pengentasan kemiskinan ekstrem.
Strategi Pengembangan Ekonomi Lokal Berbasis Pemberdayaan UMKM (Studi pada UMKM Tape Singkong di Desa Kenduruan, Kabupaten Pasuruan) Farizqiyah, Saila
Journal of Regional Economics Indonesia Vol. 5 No. 1 (2024): Februari 2024
Publisher : University Merdeka Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26905/jrei.v5i1.10479

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk melihat penyebab keberhasilan pengembangan ekonomi lokal di Desa Kenduruan, Kabupaten Pasuruan. Kasus di Desa Kenduruan dapat memberikan inspirasi mengenai model pengembangan ekonomi lokal yang selama ini masih relatif banyak mengalami kegagalan. Berdasarkan pendekatan kualitatif, hasil penelitian mengungkapkan bahwa telah terjadi transformasi kelembagaan ekonomi lokal (kelompok petani) singkong yang mengubah karakteristik masyarakat konservatif ke inovatif berbasis UMKM. Kelembagaan lokal bisa merubah struktur pasar ekonomi lokal yang lebih kompetitif. Pada kondisi pembentukan harga, kelembagaan ekonomi lokal berbasis UMKM di Desa Kenduruan dapat merubah daya tawar masyarakat lokal (petani) menjadi lebih kuat. Kelembagaan ekonomi lokal berbasis UMKM yang berkembang di Desa Kenduruan dapat menginspirasi pentingnya penguatan kewirausahaan di lingkungan masyarakat yang konservatif.
Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Kemiskinan di Kota Malang Amelia, Findy Rizky; Priana, Wiwin
Journal of Regional Economics Indonesia Vol. 5 No. 1 (2024): Februari 2024
Publisher : University Merdeka Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26905/jrei.v5i1.13176

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pengaruh inflasi, pengangguran, pendidikan, dan pertumbuhan ekonomi terhadap kemiskinan di Kota Malang. Pendekatan yang digunakan menggunakan model kuantitatif dengan data tingkat kemiskinan, infalsi, tingkat pengangguran terbuka, pengeluaran pemerintah di bidang pendidikan, dan pertumbuhan ekonomi di Kota Malang tahun 2010-2021. Hasil penelitian menginterpretasikan bahwa dari empat variabel independen tersebut, hanya tingkat pengangguran yang memiliki pengaruh signifikan positif terhadap variabel kemiskinan. Sedangkan variabel inflasi, pengeluaran pemerintah di bidang pendidikan, dan variabel pertumbuhan ekonomi memiliki pengaruh positif dan tidak signifikan terhadap kemiskinan. Hasil ini menekankan pentingnya pengurangan tingkat pengangguran sebagai kebijakan prioritas dalam mempercepat pengurangan tingkat kemiskinan, terutama daerah perkotaan seperti Kota Malang.
ANALISIS FAKTOR YANG MEMPENGARUHI TINGKAT PENGANGGURAN TERBUKA DI KABUPATEN PAMEKASAN Fannani, Royhan
Journal of Regional Economics Indonesia Vol 4, No 2 (2023): Agustus 2023
Publisher : University Merdeka Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26905/jrei.v4i2.11094

Abstract

Pengangguran yang tinggi di Indonesia khususnya di Kabupaten Pamekasan mengindikasikan ketimpangan kesejahteraan dan belum terselesaikannya pembangunan ekonomi. Penelitian bertujuan untuk mengetahui pengaruh Tingkat Pendidikan, Jumlah Pesantren, Pertumbuhan Ekonomi, Pertumbuhan. Penduduk terhadap Tingkat Pengangguran Terbuka di Kabupaten Pamekasan. Metode analisis yang digunakan adalah analisis kuatitatif deskriptif dengan model regresi linier berganda dari data sekunder yang bersumber dari BPS. Untuk melakukan analisis penulis menggunakan alat bantu berupa aplikasi SPSS 25. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Jumlah Pondok Pesantren dan Pertumbuhan ekonomi berpengaruh negatif signifikan, sedangkan untuk Pertumbuhan Penduduk berpengaruh negatif signifikan, sementara Tingkat Pendidikan tidak berpengaruh signifikan.
Peningkatan Perekonomian Masyarakat Lokal Melalui Pengembangan Potensi Kewilayahan Berbasis Pariwisata (Studi pada Pengelolaan Wisata Pemandian Alam Banyubiru di Kabupaten Pasuruan) Laili, Shofiyatul
Journal of Regional Economics Indonesia Vol. 5 No. 1 (2024): Februari 2024
Publisher : University Merdeka Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26905/jrei.v5i1.10480

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana perekonomian masyarakat lokal dapat dikembangkan melalui potensi kewilayahan berbasis pariwisata. Studi kasus mengangkat Pemandian Alam Banyubiru yang terletak di Desa Sumber Rejo Kecamatan Winongan, Kabupaten Pasuruan. Penelitian dilakukan berbasis penelitian kualitatif yang didukung dengan data sekunder yang didapat dari google trend untuk melihat popularitas objek wisata berbasis persepsi pengunjung. Hasil penelitian menemukan bahwa Pemandian Alam Banyubiru relatif butuh upaya untuk menata empat prinsip tata kelola pariwisata atau 4A (Attraction, Amenities, Accesibility, dan Ancillary) agar tingkat popularitasnya bisa ditingkatkan. Penelitian ini mengusulkan pentingnya pentingnya penerapan Legitimated Participation, Collaborative Participation maupun Consulting Participation untuk mendongkrak peningkatan kesejahteraan masyarakat lokal berbasis pariwisata.
Analisis Dampak Covid-19 terhadap Perekonomian dan Tenaga Kerja di Jawa Timur Kristyanto, Visi Saujaningati
Journal of Regional Economics Indonesia Vol. 5 No. 1 (2024): Februari 2024
Publisher : University Merdeka Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26905/jrei.v5i1.10990

Abstract

Pandemi Covid-19 telah berdampak pada perekonomian nasional, terutama Provinsi Jawa Timur sebagai kontributor terbesar ketiga perekonomian nasional. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi sektor-sektor yang paling rentan terdampak oleh pandemi dan memperkirakan kerugian ekonomi serta guncangan pada pasar tenaga kerja akibat penurunan permintaan akhir di sektor ekonomi di Jawa Timur. Metode yang dipakai adalah menggunakan Tabel Input-Output Inter Regional Indonesia untuk Provinsi Jawa Timur tahun 2016. Penggunaan analisa ditujukan untuk sektor-sektor dengan tingkat ketergantungan tinggi terhadap tenaga kerja dan simulasi perubahan permintaan akhir. Hasil analisis menunjukkan sektor yang paling terdampak adalah pertanian, perdagangan, penyediaan makanan, pergudangan, jasa angkutan, pos, dan kurir. Dalam skenario penurunan permintaan hingga 20 persen akibat kebijakan pembatasan kegiatan masyarakat, terjadi penurunan output antara -1,9 hingga -7,8 persen, dengan penurunan tenaga kerja sekitar -2,8 hingga -8,5 persen. Hasil ini sangat dibutuhkan untuk mengantisipasi kinerja sektoral dalam menghadapi ancaman perekonomain yang ke depannya bisa terjadi sewaktu-waktu.
Dampak Pembangunan Jalan Tol Pekanbaru-Dumai Terhadap Sosial Ekonomi Masyarakat Di Kecamatan Pinggir Kabupaten Bengkalis Juneidi, M. Bagus
Journal of Regional Economics Indonesia Vol 4, No 2 (2023): Agustus 2023
Publisher : University Merdeka Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26905/jrei.v4i2.11006

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dampak pembangunan jalan tol Pekanbaru-Dumai terhadap sosial ekonomi masyarakat di Kecamatan pinggir, untuk mengetahui dampak pembangunan jalan tol Pekanbaru-Dumai terhadap pendapatan, pengeluaran dan harga lahan di Kecamatan Pinggir, serta untuk mengetahui dampak pembangunan jalan tol Pekanbaru-Dumai terhadap kondisi sosial masyarakat di Kecamatan Pinggir. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode kualitatif dengan menggunakan data primer sebagai sumber data yang diperoleh dari wawancara dan kuesioner sebagai Teknik pengumpulan data. Adapun populasi dari penelitian ini mencakup masyarakat yang memiliki yang terdampak baik masyarakat yang memiliki usaha maupun masyarakat yang memiliki pekerjaan lainnya dan sampel yang digunakan yaitu sebanyak 50 responden. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa antara terdapat perbedaan pendapatan masyarakat sebelum adanya pembangunan jalan tol dengan sesudah pembangunan jalan tol. Pada pengeluaran tidak terdapat perbedaan yang signifikan terhadap pengeluaran masyarakat sebelum adanya pembangunan jalan tol dengan sesudah pembangunan jalan tol. Dan terdapat harga lahan sebelum adanya pembangunan jalan tol dengan sesudah pembangunan jalan tol
Pengaruh Kebijakan Subsidi terhadap Tingkat Kemiskinan di Provinsi Jawa Timur Asfar, Mirza Aldhia; Wijaya, Riko Setya
Journal of Regional Economics Indonesia Vol. 5 No. 1 (2024): Februari 2024
Publisher : University Merdeka Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26905/jrei.v5i1.13253

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui upaya pemerintah dalam memberikan subsidi energi yang memuat subsidi listrik, subsidi LPG 3Kg, dan subsidi Raskin untuk pemenuhan kebutuhan masyarakat miskin benar-benar mampu memberikan pengaruh signifikan terhadap pengurangan tingkat kemiskinan di Jawa Timur. Metode pendekatan yang digunakan adalah kuantitatif. Sampel yang digunakan merupakan tingkat kemiskinan di Provinsi Jawa Timur selama tahun 2017-2021. Hasil penelitian menginterpretasikan bahwa subsidi listrik memiliki pengaruh negatif signifikan terhadap kemiskinan, subsidi LPG memiliki pengaruh negatif tidak signifikan terhadap kemiskinan, sementara subsidi Raskin memiliki pengaruh negatif signifikan terhadap kemiskinan. Melalui hasil penelitian, pemerintah diharapkan mampu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat miskin dan memastikan bahwa sumber daya yang tersedia dialokasikan dengan optimal.
Kualitas Perencanaan Sektoral dan Perencanaan Wilayah Terhadap Kinerja Perekonomian Daerah (Studi Kasus Provinsi Gorontalo) Olilingo, Fahrudin Zain; Dai, Sri Indriyani S Dai; Santoso, Ivan Rahmat
Journal of Regional Economics Indonesia Vol 4, No 2 (2023): Agustus 2023
Publisher : University Merdeka Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26905/jrei.v4i2.12341

Abstract

Sasaran jangka panjang pembangunan adalah ingin mencapai masyarakat yang sejahtera adil dan makmur. Sasaran ini diwujudkan melalui tahapan pembangunan jangka pendek dengan sasaran pertumbuhan ekonomi meningkat dan stabil, terciptanya kesempatan kerja, penurunan kemiskinan dan terdapatnya distribusi pendapatan yang semakin meningkat. Tulisan ini ingin mengupas dampak perencanaan pembangunan sektoral terhadap capaian pertumbuhan ekonomi, kemiskinan dan distribusi pendapatan dengan mengambil kasus di Provinsi Gorontalo. Hal ini didukung dengan pandangan yang mengulas beberapa kelemahan perencanaan sektoral dan juga mengkaji alternatif perencanaan berbasis wilayah. Pendekatan kajian adalah literature review dengan menampilkan data capaian kinerja pembangunan berbasis perencanaan sektoral. Hasil pembahasan mengindikasikan bahwa perencanaan sektoral tidak sepenuhnya mampu menyelesaikan masalah pembangunan, terutama bagi pengentasan kemiskinan dan capaian distribusi pendapatan. Tulisan ini mengusulkan urgensi bagi pemerintah untuk mengkombinasikan antara perencanaan sektoral dengan perencanaan wilayah dengan cara memperbanyak kutub pertumbuhan yang membentuk hexagonal pusat pertumbuhan.
Pengaruh Belanja Pemerintah dan PDRB terhadap Peningkatan IPM di Indonesia Timur Firmansyah, Alhafiz Hamzah; Wasil, Mohammad
Journal of Regional Economics Indonesia Vol. 5 No. 1 (2024): Februari 2024
Publisher : University Merdeka Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26905/jrei.v5i1.13048

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk melihat pengaruh besaran pendidikan, kesehatan, permukiman dan instalasi umum pemerintah daerah, serta PDRB terhadap IPM di Kawasan Timur Indonesia. Metode analisis yang digunakan adalah analisis regresi model data panel dengan lokasi penelitian di 13 provinsi yang terletak di Kawasan Timur Indonesia periode 2013-2021. Variabel dalam penelitian ini terdiri dari belanja pemerintah daerah bidang pendidikan, kesehatan, permukiman dan instalasi umum yang bersumber dari publikasi DJPK Kemenkeu RI, PDRB dan IPM yang bersumber dari BPS. Hasil penelitian menunjukkan secara parsial belanja pendidikan, kesehatan, dan PDRB berpengaruh positif dan signifikan terhadap IPM di Kawasan Timur Indonesia. Sedangkan pengeluaran untuk permukiman dan instalasi umum mempunyai dampak negatif dan signifikan terhadap IPM di Kawasan Timur Indonesia. Secara bersamaan belanja pendidikan, kesehatan, permukiman dan instalasi umum, serta PDRB mempunyai dampak yang signifikan terhadap IPM di Kawasan Timur Indonesia.