cover
Contact Name
Parwito
Contact Email
parwitougm@gmail.com
Phone
+6281328676033
Journal Mail Official
pakdemas.jpkm@gmail.com
Editorial Address
Fakultas Pertanian, Universitas Ratu Samban, Jl. Jend. Sudirman No 87 Arga Makmur Bengkulu Utara
Location
Kab. bengkulu utara,
Bengkulu
INDONESIA
PAKDEMAS : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
ISSN : 28096614     EISSN : 28097602     DOI : -
PAKDEMAS : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat dengan EISSN 2809-7602 dan PISSN 2809-6614 merupakan jurnal pengabdian kepada masyarakat diterbitkan oleh Fakultas Pertanian Universitas Ratu Samban berisi hasil-hasil kegiatan pengabdian dan pemberdayaan masyarakat berupa penerapan berbagai bidang ilmu diantaranya pertanian, kesehatan, pendidikan, teknik, sosial humaniora, ekonomi dan komputer. PAKDEMAS : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat diterbitkan setahun 3 kali terbit di bulan (April, Agustus dan Desember). PAKDEMAS : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat diterbitkan oleh Fakultas Pertanian Universitas Ratu Samban adalah peer-reviewed journal yang memuat artikel-artikel ilmiah dari berbagai disiplin ilmu yang diadopsi dalam berbagai aktivitas pengabdian kepada masyarakat dan hasil penelitian terapan lainnya. Artikel-artikel yang dipublikasikan di PAKDEMAS meliputi hasil-hasil penerapan penelitian ilmiah asli, artikel ulasan ilmiah yang bersifat baru, atau komentar atau kritik terhadap tulisan yang ada dimuat di PAKDEMAS maupun dalam terbitan berkala ilmiah lainnya. PAKDEMAS menerima manuskrip atau naskah artikel dalam pengabdian hasil penerapan penelitian dan hilirisasi hasil penelitian ilmiah kuantitatif maupun kualitatif berbasis komunitas kedalam format pengabdian masyarakat yang mencakup bidang keilmuan yang relevan mencakup: Pertanian Kesehatan Keteknikan Sosial Humaniora Kependidikan Sains Keolahragaan Bahasa Bisnis dan Ekonomi Teknik dan Kejuruan Kesenian
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 164 Documents
Fenomena Tari Tradisional Singam Pari Kecamatan Limun Sebagai Landasan Penciptaan Karya Tari Balui Hujung: Kajian Bentuk Tari Putri Yeni; Eko Supriyanto
PAKDEMAS : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5 No 1 (2025): Desember
Publisher : Fakultas Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58222/pakdemas.v5i1.509

Abstract

Balui hujung merupakan karya tari yang bersumber dari fenomena tari tradisional Singgam Pari di Kabupaten Limun, Provinsi Jambi. Karya tari kontemporer ini hadir berdasarkan empiris pada gaya hidup dan vitalitas masyarakat yang memengaruhi eksistensi tari Singgam Pari dan ekosistem sungai. Melalui karya tari ini, masyarakat diajak untuk membaca ulang praktik penambangan emas ilegal yang telah menjadi cambuk dalam kehidupan dan budaya mereka sendiri. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengkaji bentuk dan metode penciptaan karya tari Balui Hujung. Metode penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Data diperoleh melalui observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tari Balui Hujung merupakan karya tari kontemporer yang memiliki unsur-unsur tari secara umum. Tarian ini memiliki tiga bagian karya dengan gerakan yang berkembang dari gerakan tari Singgam Pari. Busana yang digunakan berwarna putih polos dengan makna keanggunan, penarinya merupakan penari pria dan wanita, alunan musik yang digunakan berasal dari suara mesin tambang emas ilegal, dan tempat pementasan karya tersebut berada di lokasi tambang emas ilegal Kecamatan Limun.
Potensi Kreatif dan Nilai Ekonomi Baru dari Barang Bekas di Dusun Jagaraga Timur Ni Kadek Sutrianingsih; Putu Listiawati; Ni Putu Ade Resmayani; I Komang Widya Purnamayasa
PAKDEMAS : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5 No 1 (2025): Desember
Publisher : Fakultas Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58222/pakdemas.v5i1.531

Abstract

Kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) ini bertujuan untuk mengembangkan kreativitas anak-anak di Dusun Jagaraga Timur dengan memanfaatkan barang bekas, khususnya botol plastik dan tali rapia, menjadi produk yang bermanfaat. Pemanfaatan barang bekas tidak hanya membantu mengurangi limbah, tetapi juga mendorong anak-anak untuk berpikir kreatif, berkolaborasi, dan mengasah keterampilan sosial. Metode pelaksanaan dilakukan melalui tahap persiapan, pelatihan, dan evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan meningkatnya kreativitas anak-anak dalam menciptakan produk seperti sapu gagang dan kemoceng, serta tumbuhnya kesadaran akan pentingnya daur ulang dan nilai ekonomi dari barang bekas. Program ini berkontribusi pada pendidikan lingkungan, peningkatan keterampilan, dan membuka peluang kewirausahaan sederhana bagi anak-anak. Dengan demikian, kegiatan KKN ini memberikan dampak positif baik dari sisi pendidikan, sosial, maupun ekonomi.
PENDAMPINGAN MASYARAKAT DALAM PENCEGAHAN STUNTING MELALUI REMUNGGAI DAN VERTIMINAPONIK DI BENGKULU UTARA Risnita Tri Utami
PAKDEMAS : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5 No 1 (2025): Desember
Publisher : Fakultas Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58222/pakdemas.v5i1.554

Abstract

Stunting is a serious health problem that affects the growth and development of children under five, and Indonesia has one of the highest prevalence of stunting in Southeast Asia. In an effort to tackle stunting in North Bengkulu Regency, particularly in Suka Maju, Suka Makmur and Karya Pelita villages, various steps have been taken, including education on stunting and the benefits of remunggai, as well as food processing and vertiminaponics training. The education provided has improved the community's understanding of the importance of stunting and the health benefits of remunggai. Training on processing remunggai into additional food products, such as nuggets and milk, as well as vertiminaponik training for simultaneous fish and plant cultivation, received a positive response from the community. This program demonstrates that improving knowledge and skills on nutrition and aquaculture technology can make a significant contribution to stunting prevention and control efforts. Through education, nutritious food processing, and innovations such as vertiminaponik, it is expected to help reduce stunting rates and improve family welfare in the target areas.
PRODUCTION OF DISHWASHING LIQUID FROM BANANA PEEL WASTE WITH THE ADDITION OF CALAMANSI ORANGE Wica Elvina; Ulfah Anis
PAKDEMAS : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5 No 1 (2025): Desember
Publisher : Fakultas Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58222/pakdemas.v5i1.563

Abstract

Banana peel is a by-product of banana fruit processing that has not been optimally utilized. This waste material tends to contribute to environmental pollution and can emit unpleasant odors. Despite being discarded, banana peel still contains active compounds such as pectin, lignin, cellulose, hemicellulose, tannins, flavonoids, saponin, and phenols. These compounds hold potential for use as raw materials in industrial products. Among them, saponins can serve as functional additives in the production of liquid soap. Saponins are chemical compounds known for their ability to produce foam when in contact with water, making them effective cleansing agents in soap formulations. The objective of this community service initiative is to provide knowledge and educational outreach to the residents of Banyumas Village, Kerkap Subdistrict, North Bengkulu Regency, regarding the utilization of banana peel waste as a primary ingredient in the production of dishwashing liquid. The methods employed in this program include coordination, public dissemination, lectures, and hands-on practical sessions. The activities involved the delivery of information on the potential uses of banana peel waste—which have yet to be widely explored by the local community—as well as instruction on the necessary tools and materials, and the step-by-step process for producing dishwashing liquid using banana peel and calamansi. Practical demonstrations were carried out by the implementing team. Participants were provided with detailed explanations regarding the functions of the tools and ingredients used, along with the procedural stages of soap-making. Informational handouts were also distributed to serve as references for independent practice. Additionally, time was allocated for open discussion, allowing participants to ask questions and offer feedback. The outcomes of this initiative indicated a high level of enthusiasm and engagement among participants, both during the instructional and practical components of the program.
PEMBERDAYAAN MAHASISWA KKM, GURU DAN SISWA SD MELALUI PELATIHAN ECOPRINT DARI TUMBUHAN LOKAL DENGAN PENDEKATAN LEARNING BY DOING DI KECAMATAN MENUKUNG KABUPATEN MELAWI Sirilus Sirhi; Nelly Wedyawati; Sapomo
PAKDEMAS : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5 No 1 (2025): Desember
Publisher : Fakultas Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58222/pakdemas.v5i1.567

Abstract

Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk meningkatkan kreativitas, keterampilan, dan kesadaran lingkungan guru, siswa, serta mahasiswa melalui pelatihan ecoprint sederhana berbasis tumbuhan lokal di Kecamatan Menukung, Kabupaten Melawi. Kegiatan dilaksanakan selama enam bulan, mulai September 2025 hingga Februari 2026, di dua sekolah dasar mitra, yaitu SD Negeri 01 dan SD Negeri 02 Menukung. Pelatihan melibatkan tiga dosen pelaksana, sembilan mahasiswa KKM Program Studi PGSD STKIP Persada Khatulistiwa Sintang, sepuluh guru, dan lima puluh siswa. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan learning by doing, yaitu pembelajaran berbasis pengalaman langsung melalui praktik pembuatan ecoprint dengan memanfaatkan daun dan bunga lokal seperti daun jambu, ketapang, belimbing, dan bunga kertas. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dokumentasi, serta pretest dan posttest, kemudian dianalisis secara deskriptif kualitatif. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan rata-rata sebesar 27,7%, yang mencakup peningkatan kreativitas sebesar 26%, keterampilan praktis 30%, dan kesadaran lingkungan 27%. Pelatihan ecoprint terbukti efektif dalam mengembangkan kemampuan berpikir kreatif dan keterampilan praktis peserta, serta menumbuhkan kepedulian ekologis melalui pemanfaatan potensi tumbuhan lokal sebagai media pembelajaran kontekstual, edukatif, dan berkelanjutan.
KIDNEY HEALTH EDUCATION AND URINE CREATININE TESTING FOR MOTHERS IN SENDANGMULYO TEMBALANG, SEMARANG Roni Afriansya; Ririh Jatmi Wikandari; Ichsan Hadipranoto; Iin Desmiany Duri; Widodo; Sy Didik Widiyanto; Hamun Mirza Ababil; Niska Ramadani
PAKDEMAS : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5 No 1 (2025): Desember
Publisher : Fakultas Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58222/pakdemas.v5i1.579

Abstract

The background of this activity is the high incidence of kidney failure in Indonesia and the low utilization of simple screening in the community. The service was carried out in Sendangmulyo Village, Tembalang, Semarang, targeting mothers as family health managers. The purpose of this activity was to improve kidney health literacy and provide feedback through urine creatinine testing. The approach used was a pretest-posttest, which was measured before and after education. The intervention took the form of counseling using leaflets and brief discussions. 24-hour urine samples were collected using containers accompanied by instructions during distribution. Creatinine was tested using test strips. Thirty mothers participated in the activity, which went according to plan. Knowledge scores increased among all participants. All urine creatinine results were within the reference range, indicating no filtration disorders. These findings suggest that concise and contextual education effectively improves literacy, and that simple creatinine screening can be implemented at the community level. This program is relevant for strengthening kidney disease prevention in households and can serve as an entry point for ongoing monitoring in further services.
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MELALUI BUDIDAYA MAGGOT BLACK SOLDIER FLY SEBAGAI SOLUSI PENGELOLAAN LIMBAH ORGANIK DAN PENINGKATAN EKONOMI DI DESA LABORATORIUM TERPADU PUDAK Weni Wilia; Herni Dwinta Pebrianti; Yulia Alia; Agus Kurniawan Mastur; Dedy Antony; Yusfaneti
PAKDEMAS : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5 No 1 (2025): Desember
Publisher : Fakultas Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58222/pakdemas.v5i1.583

Abstract

Pudak Village, Kumpeh Ulu District, is approximately 19 km from the Pinang Masak Campus of Jambi University and is a rice production center covering approximately 180 hectares. To support sustainable agriculture, Black Soldier Fly (BSF) maggot cultivation is a potential innovation because it can decompose household and agricultural organic waste, while simultaneously producing highly nutritious animal feed and organic fertilizer. The main obstacle faced by farmers is a lack of knowledge about maggot cultivation techniques and their use in integrated farming systems. This activity aims to improve farmers' understanding and skills through outreach and field practice, covering maggot cultivation, waste utilization as a medium, and crop application. This program is expected to reduce dependence on chemical fertilizers, increase rice productivity, and sustainably preserve the environment
PENGEMBANGAN KEWIRAUSAHAAN MAHASISWA MELALUI BUDIDAYA MAGGOT BSF SEBAGAI SOLUSI SAMPAH DAN PELUANG USAHA KAMPUS Dedy Antony; Lizawati; Islah Hayati; Heri Junedi; Weni Wilia
PAKDEMAS : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5 No 1 (2025): Desember
Publisher : Fakultas Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58222/pakdemas.v5i1.584

Abstract

Kegiatan PPM ini bertujuan untuk memberikan pelatihan budidaya larva Hermetia illucens atau sering dikenal dengan Black Soldier Fly (BSF) sebagai peluang bisnis dan penanganan sampah perkotaan menjadi pembuatan pupuk organik dengan bantuan dekomposer Maggot untuk mendukung program pemerintah dalam penanganan masalah sampah. Universitas Jambi sebagai universitas terbesar di Provinsi Jambi saat ini memiliki banyak produksi sampah, baik dari hasil alamiah seperti serasah pepohonan yang ada dilingkungan kampus juga hasil dari kegiatan manusia, seperti kantin dan perkantoran. Sampah ini secara umum terdiri dari sampah organik maupun non organik.Salah satu langkah yang dapat diambil adalah menggunakan larva BSF (Hermetia illucens) sebagai pengurai bahan organik menjadi pupuk. Ini merupakan solusi untuk mengatasi masalah sampah di perkotaan yang seringkali menyebabkan pencemaran lingkungan akibat penumpukan sampah rumah tangga. Larva lalat tentara hitam, juga dikenal sebagai maggot BSF (Black Soldier Fly), memiliki beragam manfaat, termasuk sebagai pengurai limbah organik. Mereka dapat digunakan untuk mengurai sampah dari dapur dan pasar, serta sebagai sumber protein alternatif untuk pakan ternak, budidaya, dan nutrisi manusia. Maggot BSF mampu mencerna bahan organik seperti bangkai hewan, sisa-sisa dapur, dan limbah tumbuhan. Pelatihan ini bertujuan untuk menginspirasi mahasiswa Universitas Jambi yang tertarik membuka usaha, terutama di sektor pertanian, dengan fokus pada kreativitas dan inovasi bisnis yang berbasis teknologi ramah lingkungan. Tujuannya adalah memberikan pengetahuan serta keterampilan kepada mahasiswa agar mereka dapat menggunakan potensi lokal dan teknologi yang ramah lingkungan untuk menciptakan bisnis yang inovatif dan berkelanjutan
WORKSHOP PENGEMBANGAN PERANGKAT PEMBELAJARAN BERBASIS PENDEKATAN DEEP LEARNING BAGI GURU PENDIDIKAN DASAR DAN MENENGAH DI SMKN 5 BARRU Firdaus; Andi Imran; Hamidah Hamris; Aulia Rahmah
PAKDEMAS : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5 No 1 (2025): Desember
Publisher : Fakultas Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58222/pakdemas.v5i1.586

Abstract

Program pengabdian kepada masyarakat ini diarahkan untuk memperkuat kompetensi guru SMKN 5 Barru dalam mengembangkan perangkat pembelajaran berbasis pendekatan deep learning. Kebutuhan pelatihan teridentifikasi melalui survei awal yang menunjukkan keterbatasan pemahaman guru terhadap konsep pembelajaran mendalam serta tantangan dalam merancang RPP, LKPD, dan instrumen asesmen yang selaras dengan Kurikulum Merdeka. Menanggapi temuan tersebut, kegiatan dilaksanakan melalui tahapan analisis kebutuhan, penyusunan materi, implementasi workshop, evaluasi, dan dokumentasi. Pelatihan menggunakan metode ceramah interaktif, diskusi kelompok, praktik penyusunan perangkat ajar, serta pemberian umpan balik terstruktur untuk memastikan ketercapaian tujuan pembelajaran. Hasil pelaksanaan menunjukkan peningkatan kemampuan guru dalam memahami prinsip deep learning dan mengintegrasikannya ke dalam perangkat ajar secara lebih kontekstual dan berpusat pada peserta didik. Selain peningkatan kompetensi individual, kegiatan ini juga mendorong terbentuknya komunitas guru inovatif yang berperan sebagai forum keberlanjutan praktik pedagogik kolaboratif. Secara keseluruhan, program ini memberikan kontribusi nyata terhadap penguatan implementasi Kurikulum Merdeka dan upaya peningkatan kualitas proses pembelajaran yang relevan dengan tuntutan kompetensi abad ke-21 di satuan pendidikan mitra.
APPLICATION OF DECANTER CAKE TECHNOLOGY IN VEGETABLE CULTIVATION IN THE PERINTIS JAYA WOMEN’S FARMERS GROUP (KWT), PANDAN SEJAHTERA VILLAGE, GERAGAI DISTRICT Made Deviani Duaja; Elis Kartika; Gusniwati; Buhaira; Lizawati
PAKDEMAS : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5 No 1 (2025): Desember
Publisher : Fakultas Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58222/pakdemas.v5i1.591

Abstract

Every house in KWT Perintis Jaya has a spacious yard, many of which are located near oil palm plantations. The backyards are typically used for raising cows, chickens, and goats, while the front yards are cultivated with various plants, reflecting simple polyculture practices. Land management remains minimal, with vegetable plots rarely maintained or fertilized, resulting in low yields that are only sold at weekly markets. Some women farmers use fertilizers occasionally but inconsistently, resulting in low productivity. To improve yields while supporting low-income women, organic cultivation methods that reduce reliance on chemical fertilizers and production costs are needed. The village has two palm oil mills, PT. Muara Jambi Sawit Sejahtera and PT. Agro Jaya Perdana, which produces abundant plant-based waste. Through education and mentoring, this waste can be converted into organic fertilizer. Decanter Cake (DC) is the most easily transported and decomposed waste, and when enriched with Trichoderma sp., it becomes an effective biofertilizer. Activities at KWT Perintis Jaya include producing and applying DC and Trichoderma sp. in vegetable cultivation. Socially, KWT's active involvement strengthens networks and solidarity, while support from village officials enhances program legitimacy and opens opportunities for additional assistance. Economically, the frequency of daily kale harvests indicates rapid cash flow, making low-cost DC fertilizer adoption beneficial for reducing expenses and increasing profit margins. The target was achieved: 100 kg of Decanter Cake and 10 kg of Trichoderma sp. every two months. Keywords: Pandan Sejahtera village; decanter cake; mycorrhiza; biodecomposer