cover
Contact Name
Parwito
Contact Email
parwitougm@gmail.com
Phone
+6281328676033
Journal Mail Official
pakdemas.jpkm@gmail.com
Editorial Address
Fakultas Pertanian, Universitas Ratu Samban, Jl. Jend. Sudirman No 87 Arga Makmur Bengkulu Utara
Location
Kab. bengkulu utara,
Bengkulu
INDONESIA
PAKDEMAS : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
ISSN : 28096614     EISSN : 28097602     DOI : -
PAKDEMAS : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat dengan EISSN 2809-7602 dan PISSN 2809-6614 merupakan jurnal pengabdian kepada masyarakat diterbitkan oleh Fakultas Pertanian Universitas Ratu Samban berisi hasil-hasil kegiatan pengabdian dan pemberdayaan masyarakat berupa penerapan berbagai bidang ilmu diantaranya pertanian, kesehatan, pendidikan, teknik, sosial humaniora, ekonomi dan komputer. PAKDEMAS : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat diterbitkan setahun 3 kali terbit di bulan (April, Agustus dan Desember). PAKDEMAS : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat diterbitkan oleh Fakultas Pertanian Universitas Ratu Samban adalah peer-reviewed journal yang memuat artikel-artikel ilmiah dari berbagai disiplin ilmu yang diadopsi dalam berbagai aktivitas pengabdian kepada masyarakat dan hasil penelitian terapan lainnya. Artikel-artikel yang dipublikasikan di PAKDEMAS meliputi hasil-hasil penerapan penelitian ilmiah asli, artikel ulasan ilmiah yang bersifat baru, atau komentar atau kritik terhadap tulisan yang ada dimuat di PAKDEMAS maupun dalam terbitan berkala ilmiah lainnya. PAKDEMAS menerima manuskrip atau naskah artikel dalam pengabdian hasil penerapan penelitian dan hilirisasi hasil penelitian ilmiah kuantitatif maupun kualitatif berbasis komunitas kedalam format pengabdian masyarakat yang mencakup bidang keilmuan yang relevan mencakup: Pertanian Kesehatan Keteknikan Sosial Humaniora Kependidikan Sains Keolahragaan Bahasa Bisnis dan Ekonomi Teknik dan Kejuruan Kesenian
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 147 Documents
SKRINING FAKTOR RISIKO DAN RIWAYAT PENYAKIT TIDAK MENULAR Arifin, Zaenal; Dewi Nursukma Purqoti; Baiq Ruli Fatmawati; Ilham; Dian Istiana
PAKDEMAS : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4 No 3 (2025): Agustus
Publisher : Fakultas Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58222/pakdemas.v4i3.432

Abstract

Non-communicable diseases [NCDs] have now become one of the most common causes of death, namely around 73% of all deaths. Non-communicable diseases can be influenced by non-modifiable risk factors and modifiable risk factors. Efforts to prevent and control NCDs can be carried out through promotive and preventive means. The purpose of this community service is to find out the risk factors and history of NCDs of the participants. The community services is implemented through identification of risk factors and history of NCDs through examination of several NCD indicators and preparation of a NCD risk factor monitoring book. The results of the implementation of community service activities [PkM] on risk factors and history of non-communicable diseases [PTM] obtained the results of the examination of one of the NCD indicators in several individuals, it was found that the average cholesterol level was above normal. And based on the results of the identification of the history of non-communicable diseases that are most commonly experienced in the family is hypertension, which is 41.9%. Based on the results of the implementation of this PKM activity, it is hoped that participants are able and willing to make efforts to prevent NCDs through early detection or regular screening using the NCD risk factor monitoring book.
PENDAMPINGAN TEKNIS IDENTIFIKASI PERMASALAHAN DESA DALAM PENINGKATAN AKSES AIR BERSIH BERBASIS PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DI DUSUN III AIR SOLOK DESA SAMBAN JAYA KECAMATAN BATIK NAU BENGKULU UTARA Munizar, Rezi; Wulan Puspa Anggraini; Muhammad Latif; Buyung Mantap
PAKDEMAS : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4 No 3 (2025): Agustus
Publisher : Fakultas Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58222/pakdemas.v4i3.505

Abstract

Akses air bersih masih menjadi permasalahan utama di beberapa desa tertinggal di Indonesia, salah satunya adalah Dusun III Air Solok Desa Samban Jaya Kecamatan Batik Nau Bengkulu Utara. Desa yang berada di atas bukit ini masih mengalami kesulitan akses air bersih dikarenakan minimnya terbatasnya fasilitas air bersih. Sumber air bersih utama di dusun ini awalnya adalah beberapa sumur tampungan air hujan yang berlokasi beberapa ratus meter dari pemukiman warga dan 2 buah sumur bor air tanah yang diprakarsai oleh dana desa. Jarak tempuh yang sulit dan terjal, serta sumur bor air tanah yang tidak berfungsi dengan optimal menjadi juga permasalahan di dusun ini, ditambah lagi dengan minimnya pengetahuan masyarakat dalam pengelolaan fasilitas air bersih terkait jaringan perpipaan yang sampai ke rumah-rumah warga. Berdasarkan survei yang dilakukan tim PKM Prodi Teknik Sipil UNRAS ke Dusun III Air Solok, menyimpulkan bahwa dusun ini perlu dibantu dalam memberdayakan masyarakat untuk mengoptimalkan fasilitas air bersih yang sudah ada, sehingga pengelolaan bisa lebih tertata dengan baik. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilakukan dengan pendekatan observasi lapangan dengan meninjau langsung permasalahan-permasalahan yang ada di desa yang terkait dengan akses dan ketersediaan air bersih. Metode yang dilakukan adalah melalui wawancara terstruktur terhadap warga desa dan perangkat pemerintah desa. Tahapan pelaksanaan kegiatan yang dilakukan adalah survei lapangan, mengidentifikasi potensi masalah, menentukan rencana solusi dan rencana tindakan, menentukan indikator keberhasilan, serta menentukan tujuan desa jangka panjang
KEGIATAN BTQ PADA ANAK DI MUSHOLA AL-MUSTHOFA DESA JATI KESUMA KEC NAMORAMBE Ahmad Syukri Sitorus; Nayla Anastasia; Putri Alyumi Amin; Della Alfitriyah; Rizka Hasanah Nasution; Novia Aldana
PAKDEMAS : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4 No 3 (2025): Agustus
Publisher : Fakultas Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58222/pakdemas.v4i3.506

Abstract

Program pengabdian masyarakat ini dilaksanakan oleh mahasiswa Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan UIN Sumatera Utara di Mushola Al-Musthofa, Desa Jati Kesuma, Deli Serdang, dengan tujuan meningkatkan kemampuan baca tulis Al-Qur’an (BTQ) anak usia dini. Kegiatan dirancang khusus untuk anak-anak yang selama ini belajar mengaji secara mandiri tanpa bimbingan guru tetap, dengan fokus pada peningkatan minat, kemampuan membaca, penerapan tajwid, serta adab membaca Al-Qur’an. Metode yang digunakan adalah pendampingan intensif selama lima hari melalui pembelajaran langsung, latihan terstruktur, dan penanaman nilai-nilai akhlak. Pemilihan lokasi didasarkan pada hasil observasi awal yang menunjukkan minimnya pendampingan formal dalam pembelajaran mengaji. Hasil pelaksanaan menunjukkan adanya peningkatan kemampuan BTQ pada sebagian besar peserta, terlihat dari kelancaran membaca, ketepatan penerapan tajwid, dan meningkatnya motivasi belajar. Selain itu, terjalin hubungan positif antara mahasiswa dan masyarakat setempat. Kesimpulannya, program ini efektif dalam meningkatkan keterampilan BTQ anak usia dini sekaligus menumbuhkan kecintaan terhadap Al-Qur’an sejak dini, serta memperkuat sinergi antara perguruan tinggi dan masyarakat. This community service program, implemented by students of the Faculty of Tarbiyah and Teacher Training at the State Islamic University of North Sumatra, took place at Al-Musthofa Prayer Hall in Jati Kesuma Village, Deli Serdang, with the aim of improving early childhood Qur’anic literacy (BTQ) skills. The program specifically targeted children who had been learning to recite the Qur’an independently without the guidance of a permanent teacher, focusing on increasing their interest, reading proficiency, application of tajwid, and proper Qur’anic reading etiquette. The method applied was a five-day intensive mentoring program involving direct instruction, structured practice, and the integration of moral values. The location was selected based on preliminary observations indicating a lack of formal guidance in Qur’anic learning for children in the area. The results showed an improvement in BTQ skills among most participants, as evidenced by smoother reading, more accurate tajwid application, and higher learning motivation. Additionally, positive relationships were established between the students and the local community. In conclusion, this program proved effective in enhancing early childhood BTQ skills, fostering a love for the Qur’an from an early age, and strengthening collaboration between the university and the community.
KARYA TARI KAMPILAN BUAYE, BUDAYA MASYARAKAT TELUK MAJELIS: STUDI KASUS KOREOGRAFI DAN ETNOGRAFI Setyaningsih, Puji Rahayu; Matheus Wasi Bontolo
PAKDEMAS : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4 No 3 (2025): Agustus
Publisher : Fakultas Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58222/pakdemas.v4i3.504

Abstract

Kampilan Buaye merupakan karya tari yang berbicaramengenai filosofi dan makna budaya di Desa Teluk Majelisberupa seekor buaya, atau dalam bahasa melayu disebutbuaye. Karya tari ini lahir sebagai sebuah refleksi dan empirismanusia dalam bertahan hidup di perantauan serta kaitannyadengan buaye di Teluk Majelis. Tujuan penelitian ini adalahmenganalisis studi koreografi dan etnografi dalam karya taridan hubungannya dengan budaya masyarakat Teluk Majelis. Proses penciptaan karya tari Kampilan Buaye menggunakanmetode 3R, tahap persiapan, eksplorasi, tahap pembentukan, tahap penggarapan dan refleksi. Hasil penelitian secarakoreografi tari Kampilan Buaye adalah karya tari yang tersusunatas 23 idiom gerak, menggunakan busana teluk belango dan baju kurung melayu yang diberi motif menyerupai sisik buaya, pendukung karya yang terdiri dari penari dan beberapamasyarakat, musik iringan berupa musik melayu dan lyric yang menggambarkan kehidupan masyarakat melayu, dan tersusunatas tiga segmen karya yang berada di air, darat dan air & darat. Karya tari Kampilan Buaye juga meliputi unsur-unsurobjek penciptaan, wujud karya, dan melalui proses peninjauan.Hasil penelitian secara etnografi Kampilan Buaye adalahsebuah kaya yang berdasar dari budaya masyarakat lahir darinenek moyang dan terus berjalan turun-temurun dalmmasyarakat.
Improving Community Knowledge and Skills through Innovation in Utilizing Sorghum Waste as Organic Fertilizer in Batu Layang Village, North Bengkulu Regency Susilo, Edi; Salamun; Dwi Hermawati; Parwito; Rita, Wismalinda; Indra Warman; Ina Asitalia; Tila Watil Muslim Meini; Leres Puspitasari; Fitria Yulianti; Shinta Risti Astuti; Rahmat Setiaji; Sanju Diosi Arisca; Mini Asmarita; Iskarnedi
PAKDEMAS : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5 No 1 (2025): Desember
Publisher : Fakultas Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58222/pakdemas.v5i1.534

Abstract

Diversification of local foods is a strategic step in achieving food self-sufficiency and reducing dependence on imports and a single major commodity. However, the dominance of rice as a staple food remains a challenge for national food security. Sorghum (Sorghum bicolor L.) has great potential for development due to its high nutritional content, tolerance to marginal land, and gluten-free properties. However, its utilization in Indonesia is still relatively limited. In Batu Layang Village, Hulu Palik Subdistrict, North Bengkulu Regency, this community service activity targeted farmer groups, PKK, youth, and the general public. The Participatory Rural Appraisal (PRA) method was applied through socialization, training, and demonstration of sorghum waste processing, product downstreaming assistance, evaluation, and marketing strategy strengthening. The results of the activities showed a significant increase in the knowledge and skills of the community, particularly in processing sorghum waste into high-quality organic fertilizer. The evaluation showed increased post-harvest capabilities and a high level of participant satisfaction. In addition to producing economically valuable products, this program also broadened the community's knowledge of food diversification and encouraged forming joint business groups in the future.
Edukasi Pencegahan Stunting bagi Perempuan dalam Mewujudkan Hak Anak atas Gizi Sehat di Desa Bukit, Bengkulu Tengah Meilisa; Rendra Edwar Fransisko; Uswatun Hasanah; Fitri Anita; Maria Yana Lestari Daeli; Dhita Viona Felisya; Naufal Budi Putra Athallah
PAKDEMAS : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5 No 1 (2025): Desember
Publisher : Fakultas Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58222/pakdemas.v5i1.526

Abstract

Stunting merupakan masalah gizi kronis yang masih menjadi isu serius di pedesaan Indonesia, termasuk Desa Bukit, Kecamatan Semidang Lagan, Kabupaten Bengkulu Tengah. Rendahnya pemahaman masyarakat, khususnya perempuan, tentang pentingnya pemenuhan gizi sejak masa remaja hingga menyusui menjadi faktor utama penyebab tingginya angka stunting. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini bertujuan meningkatkan pemahaman perempuan mengenai stunting melalui metode sosialisasi, presentasi, serta diskusi kelompok terarah (FGD). Edukasi dilakukan dengan penyampaian materi interaktif tentang stunting, faktor risiko, dampak jangka panjang, serta kaitannya dengan pemenuhan hak anak atas gizi sehat. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan dalam pengetahuan peserta, yang terlihat dari partisipasi aktif remaja putri, ibu hamil, dan ibu menyusui selama diskusi. Peserta lebih memahami pentingnya gizi seimbang, risiko pernikahan dini, dan peran keluarga dalam pencegahan stunting. Secara saintifik, kegiatan ini membuktikan bahwa pendekatan edukasi berbasis komunitas efektif dalam menjembatani kesenjangan pengetahuan dan mendorong perubahan perilaku. Meskipun demikian, diperlukan pendampingan berkelanjutan dari bidan desa dan puskesmas untuk menjaga implementasi hasil edukasi secara konsisten. Dengan demikian, program ini menjadi langkah strategis dalam mewujudkan hak anak atas perlindungan gizi sehat di Desa Bukit.
PKM KELOMPOK TANI RAWANG BELENGAI: PEMANFAATAN JAKABA SEBAGAI BIOREMEDIATOR DALAM PEMBUATAN POP DAN POC UNTUK MENDUKUNG PERTANIAN RAMAH LINGKUNGAN Sari, Dia Novita; Togatorop, Eny Rolenti Togatorop; Novita Hamron; Parwito, Parwito
PAKDEMAS : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4 No 3 (2025): Agustus
Publisher : Fakultas Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58222/pakdemas.v4i3.577

Abstract

The soaring price of fertilizer followed by the scarcity of fertilizer supplies has caused farmers to be unable to buy. The impact of this has caused crop production to decline and has decreased farmers' income. This community service activity aims to provide a solution to reduce fertilizer prices by introducing and practicing how to make solid organic fertilizer (SOF) and liquid organic fertilizer (LOF). The community service activity method uses socialization, practice, application of technology, assistance, and evaluation. The perceptions and expectations before and after the practice of making solid organic fertilizer and liquid organic fertilizer are the same, namely 95% are in the high category. All participants were very enthusiastic about the solid organic fertilizer and liquid organic fertilizer manufacturing technology package, as seen from the high perception of 95%. Participants also have high expectations of 95% for the technology package provided as seen that the participants will practice making SOF and LOF independently.