cover
Contact Name
Jakiatin Nisa
Contact Email
sosiodidaktika.fitk@uinjkt.ac.id
Phone
+6221-7401925
Journal Mail Official
sosiodidaktika.fitk@uinjkt.ac.id
Editorial Address
Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan, UIN Syarif Hidayatullah Jakarta Jl. Ir. H. Juanda, No. 95, Ciputat, Tangerang 15412 http://jounal.uinjkt.ac.id/index.php/SOSIO-FITK Email: sosiodidaktika.fitk@uinjkt.ac.id
Location
Kota tangerang selatan,
Banten
INDONESIA
Sosio-Didaktika: Social Science Education Journal
ISSN : 23561386     EISSN : 24429430     DOI : 10.15408
Sosio Didaktika: Social Science Education Journal publishes and disseminates lecturers’ research results and analyses, master students’ theses research, and doctoral students’ dissertations research from various colleges/universities in Indonesia. The results of research and analysis contained in the journal accommodate manuscripts on integrated social sciences, history, economics, sociology, geography, and other relevant social sciences.
Articles 249 Documents
Efektivitas Penggunaan Microsoft Teams sebagai Media Pembelajaran pada Mata Pelajaran IPS (Studi Kasus Kelas VIII MTsN 1 Kota Tangerang Selatan Erika Hidayati; Anissa Windarti; Andri Noor Ardiansyah
Sosio-Didaktika: Social Science Education Journal Vol 9, No 2 (2022)
Publisher : Faculty of Education and Teacher Training, UIN (State Islamic University) Syarif Hidayatul

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/sd.v9i2.28883

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas penggunaan Microsoft Teams sebagai media pembelajaran pada mata pelajaran IPS. Penelitian ini dilakukan di MTsN 1 Kota Tangerang Selatan. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik analisis data Miles dan Huberman yang terdiri dari reduksi data, penyajian data dan kesimpulan atau verifikasi. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini yaitu pedoman observasi, wawancara dan dokumentasi.  Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penggunaan Microsoft Teams sebagai media pembelajaran pada mata pelajaran IPS dikategorikan tidak efektif, dapat dilihat berdasarkan pada indikator efektivitas pembelajaran menurut Slavin yaitu  mutu pengajaran, tingkat pengajaran yang tepat, insentif dan waktu yang harus saling berkesinambungan antara satu dengan lainnya agar dapat dinyatakan efektif. Semua aspek atau indikator dari efektivitas saling berkesinambungan antara satu dengan lainnya dan telah memenuhi kriteria untuk dinyatakan efektifKata Kunci: Efektivitas, Microsoft Teams, Media Pembelajaran    AbstractThis study aims to determine the effectiveness of using Microsoft Teams as a learning medium in social studies subjects. This research was conducted at MTsN 1 South Tangerang City. The research method used is descriptive qualitative with data analysis techniques Miles and Huberman consisting of data reduction, data presentation and conclusions or verification. The instruments used in this research are observation, interview and documentation guidelines. The results of this study indicate that the use of Microsoft Teams as a learning medium in social studies subjects is categorized as ineffective, it can be seen based on the indicators of learning effectiveness according to Slavin, namely the quality of teaching, the right level of teaching, incentives and time that must be mutually sustainable with one another in order to achieve success. declared effective. All aspects or indicators of effectiveness are mutually sustainable with each other and have met the criteria to be declared effectiveKeywords: Effectiveness, Microsoft Teams, Learning Media
Pemanfaatan Platform Google Classroom Dalam Meningkatkan Pemahaman Materi Pembelajaran Serta Hasil Belajar Peserta Didik Di Masa Pandemi Tina Agustina
Sosio-Didaktika: Social Science Education Journal Vol 9, No 2 (2022)
Publisher : Faculty of Education and Teacher Training, UIN (State Islamic University) Syarif Hidayatul

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/sd.v9i2.26066

Abstract

AbstrakPada abad 21 terus akan menghadapi perubahan-perubahan cepat di dunia pendidikan akibat perkembangan teknologi. Pandemi memberikan pengaruh yang luar biasa terhadap aspek kehidupan termasuk bidang Pendidikan salah satunya perubahan pada paradigma Pendidikan yang harus mengintegrasikan dari pembelajaran konvensional ke dalam pembelajaran teknologi. Salah Platform yang bisa digunakan dan banyak digunakan oleh guru dalam pembelajaran adalah platform Google Clasroom. Di dalam penelitian ini metode yang digunakan adalah berupa metode deskriptif, yaitu metode analisis yang mendeskripsikan atau menjelaskan peristiwa dan kejadian yang terjadi pada saat penelitian. Di dukung dengan Teknik pengumpulan data yang di peroleh hasil dari data berupa kuesioner atau  angket, survey dan wawancara. Berdasarkan hasil penilitian menyatakan bahwa pemanfaatan Plafform Google Classroom dalam pembelajaran daring di masa pandemi memiliki tingkat keefektifan yang baik dilihat dari aspek partisipasi siswa, pemahaman dan hasil belajarKata Kunci : Pemahaman, Platform Google Classroom
Zero Waste Lifestyle: Minimalisasi Resiko Bencana dalam Perspektif Kearifan Lokal Masyarakat Baduy Adinda Maharani
Sosio-Didaktika: Social Science Education Journal Vol 9, No 2 (2022)
Publisher : Faculty of Education and Teacher Training, UIN (State Islamic University) Syarif Hidayatul

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/sd.v9i2.27879

Abstract

Gaya hidup zero waste baru-baru ini mendapatkan perhatian dari masyarakat sebagai gaya hidup positif minim sampah. Konsep zero waste bukan menjadi hal yang baru sebenarnya, terlebih dahulu masyarakat adat sudah menerapkan hal ini sebagai gaya hidup mereka yang berbasis kearifan lokal, salah satunya adalah pada masyarakat adat Baduy. Masyarakat Baduy meyakini bahwa manusia harus bersinergi dengan lingkungan alam sebagai upaya dalam menjalankan adat istiadat dan bentuk pelestarian alam. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode survey dan teknik wawancara untuk menggali bagaimana konsep zero waste yang diterapkan oleh masyarakat Baduy dapat mengurangi risiko bencana berupa penyelamatan lingkungan dari pencemaran tanah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, masyarakat Baduy sudah sejak dahulu menerapkan konsep zero waste sebagai sarana dalam mengharmoniskan kehidupannya dengan lingkungan. Konsep zero waste ini menjadikan sebuah gaya hidup minimalis ditandai dengan bagaimana mereka secara sederhana memanfaatkan alam sebagai sumber penghidupan mereka agar tidak mencemari wilayah mereka. Pengelolaan lingkungan yang dilakukan masyarakat Baduy menjadikan sebuah kearifan lokal berupa gaya hidup berkelanjutan yang dapat mengurangi risiko bencana.
Analisis Kebutuhan Mahasiswa Terhadap Pengembangan E-Modul Praktikum Manajemen UMKM dan Koperasi Yuliana FH; Firmansyah Firmansyah; Jaji Jaji
Sosio-Didaktika: Social Science Education Journal Vol 9, No 2 (2022)
Publisher : Faculty of Education and Teacher Training, UIN (State Islamic University) Syarif Hidayatul

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/sd.v9i2.28047

Abstract

Jenis penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif yang bertujuan untuk memperoleh informasi dan deskripsi secara mendalam terkait kebutuhan pengembangan e-modul praktikum pada mata kuliah Manajemen UMKM dan Koperasi yang sesuai dengan analisis kebutuhan mahasiswa dan analisis kurikulum. Responden pada penelitian ini adalah mahasiswa Program Studi Pendidikan Ekonomi FKIP Universitas Sriwijaya yang telah mengambil mata kuliah manajemen UMKM dan koperasi berjumlah 60 orang dan tim dosen pengampu mata kuliah yang berjumlah 3 orang. Teknik pengumpulan data yang digunakan berupa, angket, wawancara dan dokumentasi. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan, Sebagian besar mahasiswa membutuhkan bahan ajar menarik yang dapat memenuhi karakteristik belajar mahasiswa yang beragam. Selain itu, kegiatan pembelajaran perlu diarahkan pada kegiatan pembelajaran bersifat praktik, karena peranan mata kuliah ini untuk mendukung kegiatan kewirausahaan di program studi. Selanjutnya, hasil analisis kebutuhan ini nantinya akan dijadikan pedoman/acuan bagi peneliti dalam mengembangkan e-modul praktikum Manajemen UMKM dan Koperasi berbasis team based project yang layak untuk dapat digunakan dalam kegiatan pembelajaran baik secara offline maupun online. 
Model Pengukuran Faktor-Faktor Pembentuk Pembelajaran Daring Berdasarkan Teori Ekologi Bronfenbrenner Lailatul Istima; Bagus Liyanto Leonardo; Rif'atus Sa'adah Irma; Nuansa Bayu Segara
Sosio-Didaktika: Social Science Education Journal Vol 9, No 2 (2022)
Publisher : Faculty of Education and Teacher Training, UIN (State Islamic University) Syarif Hidayatul

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/sd.v9i2.27913

Abstract

Selama pandemi Covid-19, kegiatan akademik pada semua jenjang pendidikan dialihkan dari sistem pembelajaran tatap muka menjadi sistem pembelajaran daring, sehingga terjadinya Learning Loss. Posisi pebelajar yang jauh dari pengawasan membutuhkan kemandirian belajar untuk mencapai tujuan pembelajaran. Kemandirian menggambarkan keterampilan seseorang untuk mengatur dirinya sendiri dan memutuskan sesuatu tanpa tergantung kepada orang lain. Menggunakan kerangka teoritis Bronfenbrenner, riset ini mengungkap faktor lingkungan yang mempengaruhi kemandirian belajar. Tujuan penelitian adalah mendeskripsikan profil dan mengkaji faktor pembentuk kemandirian belajar selama pembelajaran daring berdasarkan Teori Ekologi Bronfenbrenner. Jenis penelitian adalah kuantitatif dengan menggunakan analisis Structural Equation Modelling (SEM). Penelitian dilakukan melalui enam tahapan yaitu penyusunan instrumen, pengumpulan data, tabulasi data, analisis data, interpretasi hasil dan penulisan laporan. Subjek penelitian adalah 425 mahasiswa Universitas Negeri Surabaya yang dipilih dengan teknik accidental sampling. Variabel dalam penelitian yaitu mikrosistem, eksosistem, dan makrosistem sebagai variabel independen, dan Self Regulated Learning (SRL) sebagai variabel dependen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kecenderungan tingkat kemandirian belajar mahasiswa Unesa selama pembelajaran daring berada pada tingkat kategori sedang. Variabel eksosistem dan makrosistem berpengaruh positif dalam membentuk kemandirian belajar mahasiswa. Sementara itu, variabel mikrosistem berpengaruh negatif terhadap pembentukan kemandirian belajar mahasiswa. Hal ini terjadi karena terdapat sistem yang rusak, sehingga dapat direkomendasikan untuk melakukan perbaikan pada mikrosistem.Kata Kunci: Pembelajaran Daring, Self Regulated Learning, Teori Ekologi Bronfenbrenner
Model Pengukuran Faktor-Faktor Pembentuk Pembelajaran Daring Berdasarkan Teori Ekologi Bronfenbrenner Lailatul Istima; Bagus Liyanto Leonardo; Rif'atus Sa'adah Irma; Nuansa Bayu Segara
Sosio-Didaktika: Social Science Education Journal Vol 9, No 2 (2022)
Publisher : Faculty of Education and Teacher Training, UIN (State Islamic University) Syarif Hidayatul

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/sd.v9i2.27913

Abstract

Selama pandemi Covid-19, kegiatan akademik pada semua jenjang pendidikan dialihkan dari sistem pembelajaran tatap muka menjadi sistem pembelajaran daring, sehingga terjadinya Learning Loss. Posisi pebelajar yang jauh dari pengawasan membutuhkan kemandirian belajar untuk mencapai tujuan pembelajaran. Kemandirian menggambarkan keterampilan seseorang untuk mengatur dirinya sendiri dan memutuskan sesuatu tanpa tergantung kepada orang lain. Menggunakan kerangka teoritis Bronfenbrenner, riset ini mengungkap faktor lingkungan yang mempengaruhi kemandirian belajar. Tujuan penelitian adalah mendeskripsikan profil dan mengkaji faktor pembentuk kemandirian belajar selama pembelajaran daring berdasarkan Teori Ekologi Bronfenbrenner. Jenis penelitian adalah kuantitatif dengan menggunakan analisis Structural Equation Modelling (SEM). Penelitian dilakukan melalui enam tahapan yaitu penyusunan instrumen, pengumpulan data, tabulasi data, analisis data, interpretasi hasil dan penulisan laporan. Subjek penelitian adalah 425 mahasiswa Universitas Negeri Surabaya yang dipilih dengan teknik accidental sampling. Variabel dalam penelitian yaitu mikrosistem, eksosistem, dan makrosistem sebagai variabel independen, dan Self Regulated Learning (SRL) sebagai variabel dependen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kecenderungan tingkat kemandirian belajar mahasiswa Unesa selama pembelajaran daring berada pada tingkat kategori sedang. Variabel eksosistem dan makrosistem berpengaruh positif dalam membentuk kemandirian belajar mahasiswa. Sementara itu, variabel mikrosistem berpengaruh negatif terhadap pembentukan kemandirian belajar mahasiswa. Hal ini terjadi karena terdapat sistem yang rusak, sehingga dapat direkomendasikan untuk melakukan perbaikan pada mikrosistem.Kata Kunci: Pembelajaran Daring, Self Regulated Learning, Teori Ekologi Bronfenbrenner
Pengaruh Penggunaan E-LKPD Berbasis Kearifan Lokal Tradisi Nyadran Untuk Meningkatkan Kemampuan Melestarikan Budaya Lokal Annisa Febrianti Putri; Ketut Prasetyo; Sukma Perdana Prasetya; Ali Imron
Sosio-Didaktika: Social Science Education Journal Vol 10, No 1 (2023)
Publisher : Faculty of Education and Teacher Training, UIN (State Islamic University) Syarif Hidayatul

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/sd.v10i1.32284

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penggunaan E-LKPD berbasis kearifan lokal terhadap hasil belajar peserta didik pada mata pelajaran menumbuhkan IPS dan mengembangkan semangatnya serta perbedaan menganalisis hasil belajar antara penggunaan E-LKPD dan LKPD non elektronik dalam pembelajaran IPS. Metode penelitian ini menggunakan jenis penelitian kuantitatif dengan metode eksperimen. Desain penelitian menggunakan rancangan Pretest-postest nonequivalent control group design (menggunakan dua kelas) .  Subyek penelitian ini peserta didik kelas VIII dari SMP Negeri 2 Sidoarjo. Teknik pengumpulan data menggunakan tiga teknik, yaitu Observasi, Tes, dan Dokumentasi. Analisis data menggunakan uji validitas, uji N-gain, uji normalitas, uji homogenitas, dan uji independent t-Test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan E-LKPD cukup efektif dari hasil penelitian yang telah diterapkan pada peserta didik di kelas VIII SMP Negeri 2 Sidoarjo dalam meningkatkan kemampuan menghasilkan budaya lokal. Sedangkan di kelas pembanding menunjukkan hasil dari data penelitian yang kurang efektif dari hasil penelitian dalam penggunaan non E-LKPD. Berdasarkan data hasil penelitian nilai post-test kedua kelas menunjukkan adanya perbedaan dengan menggunakan E-LKPD dalam meningkatkan kemampuan mengatasi budaya lokal. Maka,
Pengembangan Desain Pembelajaran Kewirausahaan di Perguruan Tinggi Berbasis OBE (Outcome Based Education) Dalam Rangka Meningkatkan Jiwa Entrepreneur Mahasiswa Tri Harjawati; Dedek Kustiawati
Sosio-Didaktika: Social Science Education Journal Vol 9, No 2 (2022)
Publisher : Faculty of Education and Teacher Training, UIN (State Islamic University) Syarif Hidayatul

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/sd.v9i2.30104

Abstract

Penelitian ini tentang pengembangan desain perkuliahan kewirausahaan dengan pendekatan OBE dalam rangka menumbuhkan jiwa Entrepreneur mahasiswa. Oleh karena itu, tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui bagaimana Desain Perkuliahan Kewirausahaan Berbasis OBE (Outcome Best Education), bagaimana Implementasi dari penerapan Desain tersebut, dan bagaimana evaluasi dari penerapan desain tersebut dalam rangka meningkatkan Jiwa Entrepreneur Mahasiswa. Metode yang digunakan menggunakan Model ADDIE, dimana terdiri dari lima langkah yaitu analyze, design, deveop, implementation, dan evaluation. Populasinya Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, dan sampel penelitiannya Jurusan PGMI dan Jurusan Pendidikan Matematika. Teknik pengumpulan dan pengolahan data disesuaikan dengan tahapan dalam ADDIE yaitu studi literatur, studi lapangan, pengamatan dikelas, telaah ahli (judge expert), uji coba, angket terbuka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Desain Perkuliahan Kewirausahaan Berbasis OBE yaitu Tahap awal analisys menganalisis Deskripsi Mata Kuliah, Capaian Pembelajaran Program Studi (CPPS), menganalisis karakteristik mahasiswa berkenaan dengan pengetahuan, sikap jiwa entrepeuner, dan keterampilan dalam Capaian Pembelajaran Mata Kuliah (CPM) Kewirausahaan, menganalisis materi, mengembangkan dan menemukan pengalaman siswa yang berhubungan dengan materi. Tahap kedua merancang design, data yang diperoleh dimanifestasikan ke dalam rancangan bahan ajar. Tahap ke tiga melakukan Pengembangan, menyusun bahan materi kemudian dinilai kelayakan draft bahan ajarnya oleh JUDGE EXPERT. Tahap keempat mengimplementasikan pembelajaran selama 1 semester. Tahap kelima Evaluasi, dengan menggunakan angket terbuka. Implementasi desain pembelajarannya dilakukan dengan tahap persiapan meliputi penyusunan RPS, Persiapan Modul Ajar, Pelaksanaan Perkuliahan Kewirausahaan Berbasis OBE dengan mengikuti langkah-langkah sesuai dengan RPS, dan Evaluasi dengan melakukan UTS dengan Praktek pelaksanaan bisnis dalam berupa Pelatihan dan UAS dalam bentuk Praktek Bisnis di BAZAR. Dan Evaluasi, secara keseluruhan desain perkuliahan kewirausahaan berbasis OBE bisa meningkatkan jiwa entrepreneur mahasiswa, hal ini dibuktikan dari score angket terbuka sebesar 100% setuju dengan rincian menguasai materi sebesar 90,9%, metode mengajar yang digunakan sebesar 95,85%, Sumber belajar sebesar 70% dan teknik penggunaan evaluasi sebesar 93,4%.
Analisis Efektivitas Pembelajaran Geografi pada Pelaksanaan Tatap Muka Terbatas (TMT) di SMA se-Kecamatan Taman Sari Jakarta Barat Fellix Rimba
Sosio-Didaktika: Social Science Education Journal Vol 10, No 1 (2023)
Publisher : Faculty of Education and Teacher Training, UIN (State Islamic University) Syarif Hidayatul

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/sd.v10i1.26126

Abstract

This study aims to determine the implementation of geography learning during the pandemic and the effectiveness of geography learning in senior high schools throughout the Taman Sari sub-district, West Jakarta. This research is located in Senior high school in Taman Sari, West Jakarta, which consists of 5 schools namely, SMAN 17 West Jakarta, SMA Sentosa Pagi, SMAN 2 Jakarta, SMA Santo Leo and Ricci School. The data collection techniques used in this study were observation techniques, documentation studies and interview techniques. The analytical technique used in this research is descriptive qualitative analysis, which is to explain the analysis of the effectiveness of geography learning in the implementation of limited face-to-face learning in class X IPS SMA in Taman Sari, West Jakarta. Which will be presented in the form of percentages, tables, graphs, images and others. The results showed that (1) the implementation of learning in high schools throughout the Taman Sari District during the covid-19 pandemic was carried out face-to-face limited and online by using the whatsapp group application, google classroom and zoom meeting. (2) the effectiveness of learning geography in the face-to-face period is limited, judging from the quality of learning that is classified as quite effective with a score of 76.22%, the level of teaching is quite effective with a score of 78.37%, incentives are categorized as quite effective with a score of 68.90% and learning time is in the category of quite effective with a score of 90% Learning geography in face-to-face limited shows quite effective results, which is equal to 78.37%.Keywords:  Learning Effectiveness, Limited Face-to-face
Efektivitas Penggunaan Microsoft Teams sebagai Media Pembelajaran pada Mata Pelajaran IPS (Studi Kasus Kelas VIII MTsN 1 Kota Tangerang Selatan Erika Hidayati; Anissa Windarti; Andri Noor Ardiansyah
Sosio-Didaktika: Social Science Education Journal Vol 9, No 2 (2022)
Publisher : Faculty of Education and Teacher Training, UIN (State Islamic University) Syarif Hidayatul

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/sd.v9i2.28883

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas penggunaan Microsoft Teams sebagai media pembelajaran pada mata pelajaran IPS. Penelitian ini dilakukan di MTsN 1 Kota Tangerang Selatan. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik analisis data Miles dan Huberman yang terdiri dari reduksi data, penyajian data dan kesimpulan atau verifikasi. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini yaitu pedoman observasi, wawancara dan dokumentasi.  Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penggunaan Microsoft Teams sebagai media pembelajaran pada mata pelajaran IPS dikategorikan tidak efektif, dapat dilihat berdasarkan pada indikator efektivitas pembelajaran menurut Slavin yaitu  mutu pengajaran, tingkat pengajaran yang tepat, insentif dan waktu yang harus saling berkesinambungan antara satu dengan lainnya agar dapat dinyatakan efektif. Semua aspek atau indikator dari efektivitas saling berkesinambungan antara satu dengan lainnya dan telah memenuhi kriteria untuk dinyatakan efektifKata Kunci: Efektivitas, Microsoft Teams, Media Pembelajaran    AbstractThis study aims to determine the effectiveness of using Microsoft Teams as a learning medium in social studies subjects. This research was conducted at MTsN 1 South Tangerang City. The research method used is descriptive qualitative with data analysis techniques Miles and Huberman consisting of data reduction, data presentation and conclusions or verification. The instruments used in this research are observation, interview and documentation guidelines. The results of this study indicate that the use of Microsoft Teams as a learning medium in social studies subjects is categorized as ineffective, it can be seen based on the indicators of learning effectiveness according to Slavin, namely the quality of teaching, the right level of teaching, incentives and time that must be mutually sustainable with one another in order to achieve success. declared effective. All aspects or indicators of effectiveness are mutually sustainable with each other and have met the criteria to be declared effectiveKeywords: Effectiveness, Microsoft Teams, Learning Media